Blog Jobnas
Halaman artikel blog terbaru di Jobnas.com.Bagaimana Aturan Cuti Besar dalam Undang-Undang?
Jobnas.com - Cuti hamil, sakit, dan cuti tahunan tentu sangat lumrah terjadi dalam dunia kerja. Namun, tahukah Anda tentang cuti besar atau hari libur nasional?
Sebagai karyawan baru, istilah ini mungkin masih terdengar sangat asing di telinga Anda.
Mengapa tidak, sebab hanya karyawan yang sudah lama bekerja di perusahaan yang sama yang dapat menggunakan cuti seperti ini.
Apakah aturan cuti panjang tertulis dalam UU Ketenagakerjaan?
Untuk menjawab rasa penasaran Anda pada artikel kali ini, Jobnas akan menjelaskannya satu per satu. Ayo, simak baik-baik!
Apa Itu Cuti Besar?
Pada dasarnya istilah cuti besar berarti hak isitirahat karyawan dengan rentang waktu yang lumayan panjang.
Jika Anda telah bekerja di perusahaan selama 6 tahun, Anda berhak mengambil cuti panjang.
Karena menurut UU Ketenagakerjaan, setiap karyawan berhak atas cuti minimal 2 bulan pada tahun ketujuh dan kedelapan.
Dalam pelaksanaannya, hak cuti panjang dapat digunakan baik pada tahun ketujuh maupun tahun kedelapan bulan itu.
Oleh karena itu, jika Anda mengambil cuti panjang, Anda tidak berhak atas cuti tahunan.
Ketentuan-ketentuan yang berkaitan dengan hak cuti panjang berlaku kembali setiap 6 tahun setelah bekerja.
Jadi Anda secara otomatis mendapatkan jatah lain ketika Anda memasuki siklus kerja 12 tahun dan diambil di tahun 13 dan ke 14.
Baca Juga: Screening Interview, Sebagai Tahap Awal Sekaligus Penentu Pelulusan Para Pekerja!
Hak, Jenis dan Aturan Cuti Menurut UU
Undang-undang yang mengatur waktu cuti karyawan adalah Undang-Undang Ketenagakerjaan (UU) No. 13 Tahun 2003.
Undang-undang tersebut menetapkan tujuh macam hak cuti yang berkaitan dengan karyawan, yaitu:
1. Cuti Tahunan
jenis cuti pertama yang diatur dalam UU Ketenagakerjaan adalah karyawan berhak atas cuti tahunan.
Hal ini mengacu pada waktu istirahat dimana karyawan tetap dibayar. Dengan kata lain, meski dalam kondisi cuti, namun tetap dibayar.
Karyawan dapat menggunakan sendiri cuti tahunannya untuk tujuan apapun sesuai dengan kebutuhan dan keinginannya.
2. Cuti Besar/Umum
Cuti diatur oleh undang-undang yang berlaku umum dan secara khusus disepakati dalam kontrak kerja karyawan.
Jadi perhentian besar ini sering disebut jeda panjang. Ini sengaja dirancang untuk karyawan setia yang telah bekerja di perusahaan yang sama selama 6 tahun.
Jika Anda ingin mengambil cuti tersebut, Anda harus mengaturnya terlebih dahulu.
Lalu mengapa? Karena waktunya cukup lama yaitu 1 (satu) bulan. Oleh karena itu, tentunya juga harus memperhatikan karya lainnya.
3. Cuti Bersama
Cuti bersama adalah hak karyawan yang sering diabaikan oleh advokat SDM.
Jenis cuti ini sebenarnya merupakan cuti khusus bagi pegawai instansi pemerintah seperti kedutaan dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Namun, beberapa lembaga swasta dapat menerapkan hak cuti ini juga kepada karyawan, jika hal itu tertulis dalam kebijakan perusahaan.
4. Cuti Hamil atu Persalinan
Seperti namanya, cuti jenis ini merupakan hak bagi perempuan atau ibu hamil dan melahirkan.
Sebagaimana diatur dalam undang-undang no. 13 Tahun 2003, dimana tenaga kerja yang hamil diperbolehkan cuti selama 1,5 bulan sebelum melahirkan dan 1,5 bulan setelah melahirkan.
Akan tetapi, di beberapa perusahaan, cuti melahirkan diatur untuk jangka waktu kumulatif 3 bulan.
Hal ini dilakukan karena HPL (Hari Lahir) tidak mudah untuk dihitung dan ditentukan.
5. Cuti sakit
Jika merasa tidak enak badan, jangan takut untuk meminta cuti sakit.
Cuti jenis ini adalah cuti yang diterima karyawan pada saat sakit dan tidak dapat melakukan tugasnya.
Kebijakan ini juga dijelaskan dalam UU Ketenagakerjaan No. 13 Tahun 2003 (UU 13/2003) pada Pasal 93, Ayat 2, Butir a.
Dijelaskan bahwa perusahaan wajib membayar upah karyawan yang sakit. Dengan kata lain, perusahaan memberikan kesempatan kepada karyawan untuk beristirahat jika kesehatannya kurang baik.
6. Cuti alasan penting
Berdasarkan Pasal 93 Ayat (2) dan (4) disebutkan bahwa bahwa hak cuti dengan alasan penting memiliki ketentuan sebagai berikut:
- Karyawan menikah: 3 hari
- Menikahkan anaknya: 2 hari
- Mengkhitankan anaknya: 2 hari
- Membaptis anak: 2 hari
- Isteri melahirkan atau keguguran kandungan: 2 hari
- Suami/isteri, orang tua/mertua atau anak atau menantu meninggal dunia: 2 hari
- Anggota keluarga dalam satu rumah meninggal dunia: 1 hari
Itulah dia penjelasan singkat mengenai definisi, cara mengajukan dan jenis-jenis cuti yang karyawan wajib ketahui.
Ingat, cuti adalah hak karyawan yang sudah diatur dalam UU Ketenagakerjaan. Maka dari itu, jangan ragu untuk memanfaatkannya sesuai kebutuhanmu.
Apakah Cuti Besar Tetap Mendapatkan Gaji?
Sebagaiaman dijelaskan di atas, setiap karyawan berhak untuk mengambil hak cuti besar, namun apakan tetap dapat gaji?
Tenang saja, kamu akan tetap mendapatkan gaji berupa upah pokok ditambah dengan tunjangan tetap saat melaksanakan cuti besar.
Bahkan, menurut Pasal 3 Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. 51/MEN/IV/2004, di tahun kedelapan kamu akan mendapatkan kompensasi hak istirahat tahunan sebesar setengah bulan gaji.
Dalam sebuah peraturan, perusahaan juga akan memberitahukan kepada seluruh karyawan selambat-lambatnya 30 hari sebelum hak istirahat panjang muncul.
Sebagai contoh, kamu masuk di suatu perusahaan pada tanggal 21 Mei 2011 dan sudah bekerja sampai 21 Mei 2017.
Setelah genap enam tahun, perusahaan wajib memberitahukan kepadamu paling lambat tanggal 21 April 2017.
Aturan dalam Perusahaan
Karyawan yang hendak mengambil cuti, harus memberitahu minimal 30 hari sebelum cuti, beberapa peraturan masih berlaku di perusahaan mengenai jenis cuti ini.
Semua ketentuan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Migrasi No. 51/MEN/IV/2004.
Sebagaiman Pasal 4 dijelaskan bahwa hak cuti besar dapat dibatalkan jika pekerja tidak menggunakannya dalam waktu enam bulan sejak hak itu berada.
Namun, hak cuti besar Anda tidak dianggap batal jika Anda tidak menggunakannya karena kehendak perusahaan.
Misalnya, ketika liburan Anda tiba, ternyata perusahaan membutuhkan Anda untuk mengerjakan proyek tertentu.
Baca juga: Kenali 5 Perbedaan Antara Bos vs Pemimpin
Itulah dia beberapa penjelasan tentang hari-hari besar dan aturannya yang disebutkan dalam UU Ketenagakerjaan No. 13 Tahun 2003 dan Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Migrasi No. 51/MEN/IV/2004.
Baca Selengkapnya5 Posisi PNS Dengan Tunjangan Tertinggi Di Indonesia
Jobnas.com - Pegawai Negeri Sipil (PNS), saat ini menjadi salah satu jabatan yang banyak diminati oleh masyarakat Indonesia.
Hal itu berangkat dari data hasil laporan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang terangkum dalam Buku Statistik Aparatu Sipil Negara Juni 2022, disebutkan bahwa, jumlah pegawai negeri sipil di indonesia per 30 juni 2022, tercatat ada 3.992.766.
Jumlah tersebut meliputi instansi pusat dan daerah, untuk instansi pusat terdapat 963.171 pegawai, sementara instansi daerah berjumlah 3.029.595 pegawai yang tersebar di seluruh tanah air.
Wajar saja kemudian ketika jabatan sebagai PNS banyak digemari oleh pelamar, salah satu alasan terkuatnya adalah soal gaji PNS yang cukup fantastis.
Baca Juga: Bocoran Gaji CPNS dan PPK 2023, Berikut Ulasan Lengkapnya!
Tidak hanya itu saja, menjadi PNS juga memiliki tunjangan yang nilainya juga cukup fantastis, tergantung posisi dan tanggung jawab yang emban.
Di Indonesia, posisi PNS dengan tunjangan tertinggi mungkin bervariasi tergantung pada beberapa faktor seperti golongan, masa kerja, dan tingkat jabatan.
Posisi PNS dengan Tunjangan yang Tinggi
Namun, beberapa posisi yang biasanya memiliki tunjangan dan gaji yang tinggi antara lain:
1. Menteri dan kepala departemen pemerintah
2. Gubernur dan Bupati/Walikota
3. Jaksa Agung dan Hakim Agung
4. Pimpinan tertinggi lembaga negara, seperti Kepala BPK, Kepala BIN, dan lainnya.
5. Pimpinan militer TNI, seperti Jenderal TNI dan Marsekal TNI
Harus diingat bahwa nominal tunjangan dan gaji yang diterima oleh PNS dengan posisi tertentu dapat berubah sesuai peraturan pemerintah saat ini.
Lantas kenapa posisi tersebut memiliki tunjangan yang tinggi? Tentu semua itu ada alasan tertentu, sebab semua jabatan tersebut memiliki hubungan langsung dengan pemerintah dan juga masyarakat.
Alasan Kenapa Posisi Tersebut Memiliki Tunjangan Tinggi
Posisi-posisi PNS tertentu dengan tunjangan dan gaji yang tinggi memiliki beberapa alasan sebagai berikut:
1. Jabatan strategis
Menteri dan kepala departemen pemerintah, Gubernur dan Bupati/Walikota, serta pimpinan tertinggi lembaga negara memiliki tanggung jawab dan tugas yang strategis dan memiliki dampak besar terhadap pemerintahan dan masyarakat.
Oleh karena itu, mereka menerima tunjangan dan gaji yang lebih tinggi untuk mencerminkan tanggung jawab dan beban yang mereka pikul.
2. Pendidikan dan pengalaman
Dalam urusan pendidikan dan pengalaman, Jaksa Agung dan Hakim Agung memerlukan pendidikan dan pengalaman yang tinggi dalam bidang hukum dan peradilan, dan mereka memiliki tugas dan tanggung jawab yang penting dalam memastikan keadilan dan hukum yang berlaku.
Oleh karena itu, mereka menerima tunjangan dan gaji yang lebih tinggi untuk menghormati pengalaman dan kompetensi mereka.
3. Tanggung jawab dan tugas
Pimpinan militer TNI memiliki tanggung jawab dan tugas yang besar dalam menjaga stabilitas dan keamanan nasional, serta memimpin personel TNI dalam tugas dan operasi.
Oleh karena itu, mereka menerima tunjangan dan gaji yang lebih tinggi untuk menghormati tanggung jawab dan beban yang mereka pikul.
Semua posisi PNS dengan tunjangan dan gaji yang tinggi memiliki tugas dan tanggung jawab yang penting dan memiliki dampak besar terhadap pemerintahan dan masyarakat.
Oleh karena itu, mereka menerima tunjangan dan gaji yang lebih tinggi untuk menghormati tanggung jawab dan beban yang mereka pikul.
Dari beberapa alasan diatas, maka tidak heran ketika posisi PNS menjadi jabatan yang bergengsi saat ini, dan tidak sedikit dari masyarakat yang berlomba-lomba untuk mendapatkan posisi tersebut.
Namun demikian, setiap posisi memiliki kekurangannya masing-masing sehingga dari beberapa jabatan di atas, maka terdapat beberapa kekurangan yang mungkin bisa dijadikan pertimbagan.
5 Kekurangan Menjadi PNS
lantas apa saja kekurangan dari posisi tersebut? Misalnya Posisi PNS dengan jenjang eselon tertinggi memiliki beberapa kekurangan, meskipun mereka memiliki tunjangan tertinggi dan prestige. Berikut beberapa di antaranya:
1. Tanggung jawab yang besar
Posisi PNS dengan jenjang eselon tertinggi memiliki tanggung jawab yang sangat besar, seperti memimpin dan mengkoordinasikan aktivitas dalam bidang mereka, membuat kebijakan, dan menjaga kestabilan lingkungan kerja.
2. Beban kerja yang tinggi
Posisi ini membutuhkan tingkat dedikasi dan konsentrasi yang tinggi, karena mereka harus membuat keputusan penting dan memimpin tim yang besar.
3. Tekanan politik
Posisi PNS dengan jenjang eselon tertinggi biasanya memiliki tekanan politik yang tinggi, karena mereka harus bekerja dengan berbagai pihak, termasuk partai politik, pemerintah, dan masyarakat.
4. Kurangnya waktu pribadi
Posisi ini memerlukan waktu yang banyak dan dedikasi yang tinggi, sehingga membatasi waktu pribadi dan mempengaruhi kualitas hidup pribadi.
5. Tanggung jawab hukum
Posisi PNS dengan jenjang eselon tertinggi memiliki tanggung jawab hukum yang besar, dan mereka bisa diproses dan dikenakan hukuman jika melanggar hukum atau undang-undang.
Baca juga: Simulasi TWK dan Kunci Sukses CAT Tes Wawasan Kebangsaan
Ini hanya beberapa kekurangan dari posisi PNS dengan jenjang eselon tertinggi. Namun, meskipun ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan, masih banyak orang yang tertarik untuk bekerja sebagai PNS dengan jenjang eselon tertinggi karena prestige, tunjangan, dan kesempatan untuk membuat perubahan positif bagi masyarakat.
Baca SelengkapnyaKenali 5 Perbedaan Antara Bos vs Pemimpin
Jobnas.com - Begini perbedaan antara bos vs pemimpin sering banget terlintas dalam percakapan seorang para pencari kerja.
Bagaimana tidak? untuk memastikan setiap pencari kerja ingin memiliki atasan dengan keterampilan kepemimpinan yang baik dan etis.
Terutama dengan berbagai polemik yang muncul terkait karyawan yang menampilkan sikap atasannya di kantor.
Untuk melihat berapa pentingnya penilaian karyawan dan jobseeker terhadap seorang atasan, kali ini, Jobnas akan mengupas perbedaan dari seorang bos dan pemimpin.
Yuk, simak selengkapnya dalam rangkuman berikut ini!
Definisi Bos dan Pemimpin
Sebelum membahas lebih tentang perbedaan peran antara bos vs pemimpin, kita harus mengetahui terlebih dahulu arti dari masing-masing istilah.
Mengutip dari laman Cleverism, kata ‘bos’ dring dekali menuai stigma yang negatif. Pasalnya, dengan istilah seperti itu sering dikaitkan dengan kata ‘bossy’ yang memiliki arti suka memerintah.
Jika kamu membuka Oxford Dictionary, terjemahan dari kata ‘boss’ adalah seseorang yang memiliki tanggung jawab pada sebuah organisasi.
Dengan demikian, kini istilah ‘bos’ lebih sering sekali di kaitkan dengan seorang atasan yang sangat tidak menyenangkan dan memiliki wewenang untuk suka memerintahkan bawahannya.
Di sisi lain, pemimpin sering sekali dikaitan dengan seseorang yang berperan untuk memimpinkan sebuah organisasi.
Bila kamu sandingkan perbedaan dari bos vs pemimpin, dengan kata ‘pemimpin’ dengan memiliki makna yang jauh lebih positif.
Mengapa dengan demikian? Sebab, tidak seperti bos, untuk seorang pemimpin sering di anggap sebagai seseorang yang mampu untuk menasehati bawahannya dan tidak hanya untuk memerintahkan.
Bahkan, tidak jarang juga seorang pemimpin akan ikut berpartisipasi dalam rangka menyelesaikan sebuah tugas bersama bawahannya.
Baca Juga: Tunjangan Hak Para Pekerja yang Wajib Ditunaikan Perusahaan
Perbedaan Peran Seorang Bos dan Pemimpin
Setelah kamu mempelajar bebrapa perbedaan arti antara bos dan pemmpin, kini kita akan membahas lebih lanjut lagi dari hal-hal yang membentuk pengertian tersebut, yaitu peran mereka di kantor.
Meskipun tanggung jawab mereka adalah sebagai atasan, tentunya sifat seorang bos dan pemimpin dapat dilihat dari kinerja mereka di tempat kerja.
Nah, kira-kira, seperti apa perbedaan peran antara seorang bos dan pemimpin? Berikut penjelasannya:
1. Sikap saat Menghadapi Masalah
Menurut Intelivate, perbedaan utama antara bos vs pemimpin dapat dilihat saat mereka sedang menghadapi sebuah masalah.
Pada umumnya seorang bos hanya akan memberikan sebuah perintah dan mendorong para karyawannya untuk menemukan sebuah solusi yang pasti.
Bebeda halnya dengan seorang pemimpin. Serorang pemimpin akan membantu semua bawahannya dengan memberikan dengan berbagai opsi yan solutif.
2. Cara memberikan Penilaian dan Kritik
Dengan perbedaan selanjutnya antara seorang bos dan pemimpin dapat kamu saksikan saat ia sedang memberikan penilaian dan kritik.
Jika seorang bos akan mengukur kualitas kerja karyawan berdasarkan hasil akhirnya. Bahkan, tak jarang ia akan menilai cara kerja karyawan. Bila karyawan bekerja sesuai aturan dan perintahnya, maka nilai yang diberi akan lebih tinggi.
Berbeda dengan seorang pemimpin. Ia akan menilai kinerja karyawan secara objektif.
Mulai dari progres hingga hasil akhir, semua aspek akan di jadikan sebuah bahan penilaian. Pemimpin juga tidak akan sungkan untuk mengapresiasi kerja keras bawahannya.
Saat memberikan sebuah kritikan, perbedaan bos vs pemimpin adalah dari bentuk saran yang mereka ujarkan.
Bila bos hanya akan memberikan kritik yang pedas, pemimpin akan mengungkapkan kritik yang membangun damn memotifasi.
3. Saat menerima Saran dari Bawahan
Dikutip dari laman Villanova University, ada perbedaan sikap antara bos vs pemimpin saat bawahan sedang memberikan saran.
Seorang bos pada umumnya tidak akan menerima kritik ataupun saran dari bawahan. Pada dasarnya, menurut mereka cara kerja yang mereka ajukanlah yang terbaik.
Di sisi lain, seorang pemimpin takkan ragu untuk mendengarkan semua saran yang telah diberikan bawahannya.
Tidak hanya itu, mereka juga akan memberikan rasa apresiasi dan mendiskusikan solusi yang terbaik untuk bersama bawahannya.
4. Sikap Mereka mengenai Kesetaraan
Kesetaraan merupakan suatu hal yang penting untuk diberdayakan dalam tempat kerja, khususnya pada era modern ini.
Tidak hanya perihal gender atau ras, kesetaraan antar karyawan juga bisa ditunjukkan melalui sikap yang adil.
Untuk perbedaan antara bos vs karyawan adalah cara mereka menanggapi isu tersebut.
Seorang bos biasanya memiliki karyawan favorit. Mereka bahkan tidak mementingkan kesetaraan di antara karyawannya.
Namun, berbeda dengan sikap pemimpin. Dalam segala perintah, mereka akan mampu untuk mengajukan unsur-unsur yang mendukung kesetaraan. Semua penilaian dan tugas juga diberikan secara objektif.
5. Bila terjadi Kesalahan
Terakhir, di kutip dari Volaris Group, perbedaan signifikan antara bos vs pemimpin adalah cara mereka menanggapi kesalahan.
Umumnya, seorang bos hanya akan menempatkan kesalahan pada bawahannya. Mereka tidak akan ragu untuk memberikan bawahan hukuman tanpa mendengarkan alasan mereka.
Berbeda sebaliknya, cara pemimpin menanggapi kesalahan adalah dengan mencari solusi secara bersama-sama dengan bawahannya.
Meskipun bawahan sudah mengaku salah, pemimpin tidak akan menghukumnya secara sembarangan. Ia justru akan memberikan kritik yang membangun.
Itu dia 5 perbedaan yang perlu kamu ketahui antara seorang bos vs pemimpin. Intinya, seorang bos kini memiliki makna negatif karena sikapnya yang suka memerintah tanpa memberikan dukungan.
Baca juga: 6 Tips Interview di Luar Kota, Pahami dan Selalu Menjaga Kesehatan
Beda halnya dengan pemimpin. Individu ini digambarkan sebagai atasan yang diidamkan oleh para jobseeker. Nah, bagaimana denganmu? Apakah atasanmu seorang bos atau pemimpin?
Baca Selengkapnya6 Tips Interview di Luar Kota, Pahami dan Selalu Menjaga Kesehatan
Jobnas.com - Jika kamu mendapatkan panggilan wawancara yang berada di luar kota, hal yang seperti ini sangatlah mudah untuk diterima begitu saja. Kamu juga harus mempelajari tips ampuh agar proses wawancara di luar kota berjalan dengan lancar.
Karena, sangat di sayangkan sekali jika panggilan wawancara tersebut diabaikan begitu saja hanya karena kamu tidak mempunyai persiapan atau bahkan kamu sangat merasa malas untuk mendatanginya.
Bisa jadi, itu suatu kesempatanmu untuk mendapatkan sebuah pekerjaan dalam waktu yang sudah dekat.
Nah, cara untuk mengatasi masalah tersebut, dalam artikel ini Jobnas akan memberikan tips sukses menjalani wawancara di luar kota untukmu.
Tips Ketika Mau Interview di Luar Kota
1. Periksa lowongan
Hal yang wajib kamu lakukan pertama adalah memastikan kembali lowongan kerja, dan kamu juga harus lebih berhati-hati saat mendapatkan panggilan wawancara dari luar kota. Pasalnya, tidak jarang itu merupakan salah satu lowongan palsu .
Oleh karena itu, tips yang pertama untuk menjalani wawancara di luar kota adalah lakukan kembali untuk periksa terlebih dahulu apa ada tanda-tanda itu merupakan suatu lowongan palsu di sana.
Tanda-tanda itu biasanya seperti email perusahaan yang tidak profesional dan terdapat banyak sekali tulisan typo di dalam deskripsinya.
Dan, tidak ada salah juga untuk meriset suatu perusahaan terlebih dahulu di internet untuk memastikan kembali apakan lowongan ku itu merupakan lowongan palsu atau tidak.
Nah, jika ingin tau lebih lanjut lagi untuk terkait lowongan palsu, kamu bisa bertanya langsung di Jobnas sekarang juga.
Di sana juga ada banyak informasi profesional yang akan membantu mu untuk mengatasi masalah seperti ini
Baca juga: Melakukan Mock Interview Bisa Membuatmu PD Saat Wawancara
2. Persiapkan diri dan barang-barang bawaan
Sama sepeti yang di lakukan pada saat wawancara oada umumnya, kamu juga harus mempersiapkan diri kamu dengan matang, mulai lah mencari contoh beberapa pertanyaan wawancara di internet, dan lakukanlah untuk berlatih wawancara hinggal melakukan riset pada perusahaan yang bersangkutan.
Dan, selain itu untuk jangan lupa untuk mempersiapkan beberapa barang-barang yang memang harus si bawa, baik saat dalam perjalanan maupun berkas-berkas yang di butuhkan pada saat wawancara.
Pastikan kembali untuk pakaian dan sepatu yang ingin kamu pakai pada saat wawancara yang di masukan ke dalam tas atau koper.
Jika perlu, lakukan pengepakan ulang di malam hari sebelum besoknya kamu berangkat ke lokasi wawancara di luar kota.
3. Tanyakan dengan sopan mengenai biaya perjalanan
Jangan ragu untuk bertanya dengan sopan kepada perekrut , apakah untuk biaya perjalanan dibiayai atau tidak.
Dilansir dari The Job Network , pertanyaan ini tidak akan berpengaruh terhadap proses jika dapat dilakukan dengan sopan dan hati-hati.
Oleh karena itu, perhatikan dengan hati-hati kalimatmu saat ingin mengajukan penawaran seperti ini.
Jika memang dibiayai oleh perusahaan, otomatis kamu harus patuhi segala syarat dan ketentuan yang diajukan oleh mereka.
Akan tetapi, jika tidak dibiayai, harus terlebih dahulu bertanya terlebih dahulu, apakah kamu akan bersedia mengeluarkan uang demi melakukan wawancara ini.
Terlepas dari semua itu, jika kamu optimis dapat diterima oleh perusahaan, segera berangkat dan dipersiapkan sebaik mungkin.
Baca juga: Waspadai Tanda HRD Tidak Terkesan Denganmu saat Interview
4. Pesan tiket transportasi dan penginapan
Nah, setelah memutuskan untuk berangkat ke luar kota untuk wawancara , tips selanjutnya adalah mencari transportasi dan penginapan.
Dilansir dari The Balance Careers, kami mencari hemat dengan mencari akomodasi dan transportasi yang murah.
Hal ini dilakukan untuk menghemat pengeluaranmu, sebab di era sekarang, kamu bisa mencari hotel dan tiket transportasi, entah itu kereta, pesawat, atau melalui aplikasi. Jadi, kamu tidak perlu kerepotan lagi.
Pastikan hotel yang kamu pesan lokasinya dekat dengan tempat wawancara. Hal ini dilakukan untuk mengurangi risiko datang terlambat saat wawancara .
5. Pahami kota tujuanmu
Tips selanjutnya saat menjalani wawancara di luar kota adalah kamu dapat mengenali kota terlebih dahulu jika sedang terburu-buru.
Mengapa hal ini dilakukan? Sebab, apabila nanti diterima di perusahaan tersebut, kamu sudah tahu daerah-daerah di sekitar perusahaan, seperti kafe, kos, dan tempat-tempat lainnya.
Hal tersebut akan memudahkan Anda untuk beradaptasi lebih cepat dengan lingkungan di sekitar.
jika demikian, jika kamu sedang ada kegiatan lain, sebaiknya lakukan hal ini nanti saja.
6. Jangan Lupa Mem-Follow Up
Lalngkah yang terakhir ketika kamu mau interview kerja di luar kota adalah memfollow up setelah wawancara. Untuk melakukan ini, Anda dapat mengirim email ke perekrut.
Tidak ada salahnya menerima jika nantinya Anda melakukan penawaran gaji ke perusahaan untuk kebutuhan Anda.
Inilah 6 tips yang dapat Anda lakukan ketika mau intervew di luar kota. Pastikan Anda melakukannya dengan hati-hati.
baca juga: Kerja di Akhir Pekan, Apakah Hal Ini Disarankan?
Karena wawancara di luar kota memakan banyak biaya dan tenaga. Dan ketika Anda siap untuk wawancara, jangan lupa untuk menjaga kesehatan Anda.
Baca SelengkapnyaKerja di Akhir Pekan, Apakah Hal Ini Disarankan?
Jobnas.com - Bagi Anda yang bukan seorang pekerja shift, bekerja di akhir pekan itu sangat amat tidak disarankan, lho! Mengapa begitu?
Coba kamu bayangkan saja, kamu sudah mengeluarkan tenaga waktu di hari kerja, duduk di depan layar dan bekerja selama berjam-jam.
Dan untuk waktu akhir pekan yang seharusnya dijadikan momen istirahat atau berkumpul bersama keluarga, justru digunakan untuk menyelesaikan tugas yang masih juga belum rampung.
Nah, Jobnas sudah menyiapkan beberapa penjelasan mengapa kamu tidak disarankan untuk menghabiskan akhir pekanmu dengan bekerja beserta dampak buruknya.
Rentan Stres dan Penyakit
Ketika kamu tidak memiliki waktu untuk istirahat setelah bekerja atau bahkan bekerja juga di akhir pekan, besar kemungkinan di dalam diri kamu akan merasa stres secara terus-menerus.
Dilansir dari Payscale, komitmen berlebihan ke pekerjaan dapat meningkatkan stres dan menurunkan produktivitas.
Sehingga nantinya, kualitas pekerjaan yang akan di hasilkan pun akan menurun, di karenakan kondisi badan dan juga kondisi mental yang sedang tidak fit.
Dan ketika hal itu sedang terjadi pada diri Anda, maka salah satu konsekwensi logisnya adalah akan bisa mengalami burn out yang akan membuat kamu semakin mempengaruhi performa kerja dan juga kondisi fisik.
Baca Juga: 3 Tips Quality Time untuk Pasangan yang Sibuk Kerja
Menormalkan Workaholism
Workaholism dapat diartikan kecanduan kerja, atau juga bisa disebut kerja yang berlebihan yang nantinya akan berefek pada taraf kecanduan.
Dalam upaya untuk mendefinisikan pecandu kerja, beberapa peneliti telah menetapkan persyaratan kuantitatif, diantaranya jumlah jam kerja per minggu menentukan kerentanan terhadap pecandu kerja.
Namun, jumlah jam kerja tidak dengan sendirinya mengindikasikan pecandu kerja. Jam kerja seseorang yang panjang dapat dijelaskan oleh beberapa alasan eksternal, seperti kebutuhan akan uang atau suasana organisasi (yaitu suasana umum tempat kerja).
Workaholism, di sisi lain, mungkin secara intrinsik termotivasi untuk bekerja berjam-jam karena mereka tidak dapat melepaskan diri dari pekerjaan.
Dengan menormalkan budaya kegiatan bekerja di akhir pekan, maka secara otomatis Anda juga bisa menormalkan workaholism.
Dan, orang yang termasuk ke dalam kategori workaholic dia yang akan selalu bekerja yang di karena kan bukan keinginan diri sendiri, akan tetapi dari sebuah dorongan atau paksaan dari dalam diri.
Padahal kebiasaan seperti ini sangatlah tidak baik bagi kesehatan mental dan juga fisik dalam diri. Ketika kamu yang terus-menerus melakukan pekerjaan, karena fungsi otak akan menjadi selalu berat dan tidak ada waktu untuk rehat.
Dengan begitulah, pekerjaan dan kesehatanmu justru akan lebih terdampak. Bahkan kualitas yang akan diberikan juga akan menurun, kesehatan juga akan menurun dikarenakan tidak pernah berhenti bekerja.
Menurunkan Produktivitas
Melansir Harvard Business Review, salah satu alasan mengapa orang masih sering bekerja di akhir pekan adalah karena dianggap menimbulkan rasa produktif dan memang mereka menyukai pekerjaannya.
Padahal kebiasaan seperti ini justru bisa menurunkan produktivitas kerja di hari kerja atau bahkan secara keseluruhan.
Cara untuk mengatasi hal seperti ini adalah dengan bekerja keras setiap Senin sampai Jumat, membuat batasan jelas antara kehidupan profesional dan pribadi, lalu benar-benar tidak menyentuh waktu kerja di akhir pekan.
Dengan cara membuat batasan tersebut, kamu bisa jadi lebih produktif di waktu kerja yang seharusnya, dan menikmati waktu luang secara optimal.
Tidak Ada Waktu untuk Diri Sendiri
Alasan lain mengapa tidak disarankan untuk bekerja di akhir pekan adalah kamu jadi tidak punya waktu untuk diri sendiri.
Setelah mendedikasikan Senin sampai Jumat untuk kerja, pasti kamu ingin melakukan hal berbeda di akhir pekan.
Misalnya menjalankan hobi, menghabiskan waktu untuk keluarga, atau mungkin memanjakan diri dengan melakukan perawatan.
Kalau sampai akhir pekan masih juga menyelesaikan pekerjaan, kapan lagi waktu untuk melakukan kegiatan yang digemari?
Padahal, melakukan kegiatan yang diinginkan merupakan salah satu cara agar kamu tidak stres dan bsia hidup seimbang.
Itu dia berbagai macam alasan mengapa kamu tidak disarankan untuk bekerja di akhir pekan.
Jadi, kalau kamu membaca artikel ini di akhir pekan dan masih membuka email kerja, stop dulu.
Beri waktu bagi badan dan pikiran untuk beristirahat sejenak, jangan sampai burnout dan tidak punya waktu untuk diri sendiri.
Biasakan untuk bekerja di hari kerja saja, kecuali kalau kamu memang pekerja shift yang punya jadwal di hari Sabtu dan Minggu.
Baca juga: Raih Pekerjaan Impian dengan Ragam Contoh CV Desain Grafis
Terlalu terbiasa bekerja di akhir pekan, padahal sudah tahu dampak buruknya? Kamu bisa mendiskusikan permasalahan ini di Jobnas Komunitas.
Baca SelengkapnyaRaih Pekerjaan Impian dengan Ragam Contoh CV Desain Grafis
Jobnas.com - Kalian mau jadi seseorang desainer grafis? Telah ketahui contoh serta metode membuat CV yang cocok buat pekerjaan di bidang desain grafis? Tidak bisa dimungkiri, industri hendak mempunyai ekspektasi spesial buat CV desain grafis. Terkadang, CV para desainer ini wajib nampak lebih unik serta berbeda dari yang yang lain.
Kenapa demikian? Karena, perihal ini pula hendak memastikan karakteristik khas dari dirimu yang nantinya hendak menolong memastikan branding suatu industri pula. Kemudian, gimana contoh CV desain grafis yang bisa membuat kamu dilirik para rekruter?
Buat CV dengan Sentuhan Khas Dirimu
Kala mau melamar pekerjaan dalam bidang desain grafis, tidak hanya menampilkan sebagian hasil karya, kalian pula wajib dapat membagikan desain CV yang beda serta kreatif.
Baca juga: Kenali 7 Indikasi Seseorang Alami Superiority Complex
Salah satu metode yang dapat kalian jalani supaya CV kalian berbeda dari yang lain merupakan dengan metode membagikan sentuhan ataupun karakteristik khas dari dirimu sendiri. Ada bermacam berbagai contoh layout CV desain grafis, ataupun kalian dapat membuat layout karakteristik khasmu sendiri pula.
Terdapat sebagian berbagai contoh CV desain grafis yang sangat unik serta bisa jadi untuk sebagian orang lumayan ekstrem, semacam:
- CV berupa box
- CV dengan desain menyamai business card
Di luar 2 contoh tersebut, kalian pula dapat meniru contoh CV dalam wujud lembaran pada biasanya. Berikut merupakan sebagian contoh yang dikutip dari visualcv serta Canva.
- Cantumkan Portfolio yang Menarik serta Sesuai
Dalam mencantumkan portofolio bersama dengan contoh CV desain grafis, kalian tidak dapat asal- asalan memasukkan seluruh hasil karyamu. Terdapat sebagian perihal yang senantiasa wajib kalian perhatikan dalam membagikan portofolio:
1. Memilih hasil karyamu yang sangat terbaik
Kala kalian hendak mencantumkan portofolio dalam CV desain grafis, sebisa bisa jadi kalian memilah mana hasil karyamu yang sangat terbaik serta mempunyai ketertarikan yang besar. Jangan masukan seluruhnya begitu saja, sebab tujuannya merupakan supaya industri dapat memandang nilai jual yang besar dari segala desain yang sudah kalian kerjakan.
Baca Juga : Ingin Jadi Sales Representative yang Profesional? Wajib Kuasai 5 Skill Ini
Kumpulkan segala hasil karyamu serta sortir ataupun urutkan dari hasil yang sangat terbaik hingga yang biasa saja. Klien maupun recruiter umumnya hendak memandang 3- 5 hasil yang ada di dini. Dari mari nanti klien hendak memastikan apakah skill kalian cocok yang mereka mau.
2. Buatlah suatu web buat Menunjukkan Hasil Karyamu
Metode sangat gampang buat mengumpulkan segala hasil karyamu merupakan dengan membuat suatu web ataupun web media sosial. Tidak hanya menyimpannya buat kepentingan tugas serta cuma buat dirimu, kalian pula wajib dapat menunjukkan hasil karyamu di platform yang lain.
Tujuan dari membuat platform lain buat portofolio ini supaya klien hendak dengan gampang memandang segala hasil karyamu. Tidak hanya itu, jangan kurang ingat buat yakinkan pula kalau kalian memakai layout web yang sederhana serta gampang dilihat oleh para klien.
3. Buat Tampilan secara Menarik serta Unik
Tidak lumayan cuma meniru contoh CV desain grafis yang baik, gunakanlah kesempatanmu dalam menunjukkan portofolio dengan baik. Pada sesi ini, kamu dapat pula membagikan sedikit bagian menimpa latar balik dirimu serta uraian menimpa project yang kalian telah kerjakan. Tujuannya biar kalian bisa tingkatkan kesempatanmu buat diseleksi oleh klien, terlebih bila kalian mempunyai ide- ide karya yang unik serta berbeda.
Masukkan Referensi
Selaku seseorang desainer grafis, lebih dahulu kalian bisa jadi telah mengerjakan sebagian pekerjaan dengan klien. Meski klien kalian masih hanya sahabat dekatmu juga tidak apa. Malah lewat teman- temanmu merupakan dini yang baik dalam mengawali pekerjaan. Mempunyai rujukan ataupun saran ini jadi salah satu perihal yang berarti kala kalian melamar pekerjaan desain grafis.
Hingga dari itu, jagalah ikatan yang baik dengan segala klien. Nantinya mereka juga dapat membagikan review terhadap pekerjaan yang telah kalian kerjakan. Alasannya, klien kalian inilah yang nantinya dapat membagikan saran kepada orang lain untukmu serta memperluas lingkup kerjamu.
Baca Juga : Supaya Videomu Dilihat Banyak Orang, Pelajari Rahasia Algoritma YouTube
Gimana? Kalian saat ini nyatanya telah kian percaya buat mulai merambah dunia desain grafis. Bila terdapat perihal yang belum kalian miliki, ini merupakan dikala yang pas buat membangun CV kalian lewat sebagian panduan serta contoh CV desain grafis di atas.
Bila CV- mu telah siap, kalian dapat mulai membidik pekerjaan impianmu. Itulah penjelasan Jobnas.com mengenai beberapa contoh CV desain grafis untuk mengejar impianmu.
Baca SelengkapnyaKenali 7 Indikasi Seseorang Alami Superiority Complex
Jobnas.com - Sempatkah kalian berjumpa dengan rekan kerja toxic yang merasa lebih hebat dari orang lain? Apabila sempat, bisa jadi dia sedang menghadapi indikasi superiority complex. Permasalahan ini sering ditemui pada area yang penuh dengan persaingan, semacam institusi pembelajaran serta tempat kerja.
Walaupun nampak normal, keadaan tersebut sesungguhnya Superiority Complex ialah indikasi permasalahan mental yang lumayan membahayakan untuk penderita serta orang di sekitarnya. Nah, buat memahami serba- serbi superiority complex lebih jauh, ayo, simak selengkapnya penjelasan dari Jobnas.com ini.
Pengertian Superiority Complex
Disadur dari halaman Healthline, superiority complex merupakan suatu sikap yang tercipta sebab seorang merasa lebih hebat daripada orang di area sekitarnya. Walaupun sejatinya, keadaan ini tercipta sebab terdapatnya perasaan insecure serta permasalahan keyakinan diri.
Baca Juga : 6 Tips Membuat Executive Summary atau Ringkasan Eksekutif
Sikap superior yang ditunjukkan cumalah suatu metode buat melenyapkan sentimen tersebut. Hingga, kala seorang memperlihatkan isyarat superiority complex, sesungguhnya mereka cuma merasa dalam ancaman.
Mereka takut kalau orang- orang di sekitarnya dapat menyangka mereka lemah serta inferior. Biasanya, keadaan ini timbul serta tumbuh dikala penderita memegang umur 5 sampai 12 tahun.
Indikasi Superiority Complex
Alih- alih memilah buat berbaur dengan lingkungannya, orang yang mempunyai superiority complex malah merasa butuh mengimbangi kekurangan mereka. Kerap kali, mereka hendak menampilkan perilaku angkuh serta tidak ramah yang dapat menyakiti orang lain.
Apabila perihal semacam ini terjalin di kantor, atmosfer area kerja nyatanya jadi toxic serta tidak aman buat para pekerja yang lain. Nah, kira- kira, semacam apa indikasi yang dipunyai orang dengan superiority complex? Berikut merupakan uraian singkatnya.
1. Senantiasa Mencari Validasi
Bagi Bustle, senantiasa mencari validasi ialah identitas utama dari orang yang menderita superiority complex. Dengan terdapatnya validasi, orang tersebut hendak merasa puas serta aman.
Sayangnya, satu perkataan validasi tidak hendak lumayan. Mereka membutuhkannya tiap dikala. Perihal ini terjalin sebab perasaan inferior yang dia rasakan secara terus menerus.
2. Tidak Mengakui Kesalahan
Umumnya, penderita superiority complex tidak hendak mengakui kesalahan mereka. Biasanya, perihal ini terjalin sebab mereka merasa dirinya wajib nampak sempurna di mata orang lain.
Apabila terdapat sesuatu kekeliruan, mereka tidak hendak menganggapnya nyata serta malah menyalahkan orang lain.
3. Egois serta Besar Kepala
Seperti yang telah Jobnas.com jelaskan, watak ini dapat terjalin sebab terdapatnya perasaan inferiority complex yang dirahasiakan. Nah, mengutip Tripboba, perasaan inferior ini butuh ditutup dengan metode membanggakan diri hadapan orang lain.
Umumnya, pencapaian sekecil apa juga dapat jadi bahan pembicaraan untuk penderita kendala ini. Mereka pula cenderung egois serta sering tidak menghiraukan komentar orang lain kala terdapat suatu dialog.
4. Kerap Menyamakan Diri dengan Orang Lain
Indikasi selanjutnya yang menggambarkan orang dengan superiority complex merupakan sering menyamakan diri dengan orang lain. Sikap ini mencuat sebab mereka memerlukan kejelasan menimpa keahlian mereka. Dikala melaksanakannya juga mereka tidak hendak sempat merasa lumayan baik, sehingga hendak dicoba secara terus menerus hingga nanti merasa puas.
5. Mood Swings
Dikutip dari Bustle, sikap ini tercipta sebab penderita hendak terus bergelut dengan 2 karakter yang berbeda, ialah dorongan inferiority serta superiority complex. Mereka dapat merasa sangat inferior, namun bisa berganti dalam sesaat serta merasa diri sangat superior.
6. Kerap Membicarakan Diri Sendiri
Indikasi satu ini lumayan kerap ditemui pada penderita superiority complex. Gimana tidak? Penderitanya sering membicarakan diri mereka sendiri supaya mereka dapat merasa puas serta berkuasa. Mereka merasa kalau orang lain butuh mengenali bukti diri serta keahlian mereka. Hasilnya, tiap pembicaraan hendak jadi ajang buat menggambarkan prestasi individu.
7. Merasa Butuh Mempunyai Segalanya
Karakteristik terakhir dari orang yang menderita superiority complex merupakan merasa butuh mempunyai segalanya. Watak semacam ini cenderung tumbuh dikala penderita masih anak- anak. Orang tua mereka tidak menghargai prestasi yang diraih, serta malah, selaku gantinya, penderita dibelikan beberapa barang elegan.
Hasilnya, mayoritas penderita merasa kalau kebahagiaan hendak mencuat bila mereka dapat memperoleh beberapa barang termewah.
Dalam dunia kerja, benda elegan ini dapat berbentuk jabatan ataupun pendapatan besar.
Metode Mengatasi Superiority Complex
Walaupun nampak menyebalkan, keadaan superiority complex dapat terjalin pada siapa juga, tercantum diri kalian sendiri. Nah, oleh sebab itu, kalian pula butuh ketahui cara- cara terbaik kiat menanggulangi kasus psikis tersebut. Semacam apa cara- cara yang jitu buat menanggulangi superiority complex? Mengutip Inc serta Harley Therapy, berikut merupakan penjelasannya:
- Hargai kelebihan serta pencapaian rekan kerja di kantor
- Tahu kalau kelebihanmu pula dapat jadi kekurangan
- Mulai menyadari kesalahan serta terima komentar rekan kerja
- Lontarkan apresiasi terhadap rekan kerja. Apabila tidak sukses, lekas konsultasi dengan profesional.
Sejatinya, superiority complex merupakan suatu keadaan yang muncul sebab terdapatnya perasaan inferior. Tercipta semenjak umur dini, kendala mental ini biasa ditemui dalam area persaingan.
Baca juga: Waspadai Emotional Sponge Jika Terlalu Berempati hingga Pengaruhi Kesehatan Mental
Kendati demikian, walaupun nampak menjengkelkan, kalian wajib senantiasa tabah serta berperilaku handal. Nah, sesungguhnya, masih banyak tipe permasalahan psikis di tempat kerja yang butuh kalian tahu. Perihal tersebut pastinya bisa kalian temukan di Jobnas.com.
Baca SelengkapnyaSupaya Videomu Dilihat Banyak Orang, Pelajari Rahasia Algoritma YouTube
Jobnas.com - Salah satu kunci utama agar kontenmu dapat dinikmati lebih banyak orang adalah mengetahui rahasia di balik algoritma YouTube, terlebih jika kamu sebagai seorang content creator. Dengan mempelajari rahasia algoritma YoutTube, videomu akan tampil paling atas di beranda pencarian dan dijadikan sebagai rekomendasi video yang perlu ditonton.
Baca Juga : Pentingnya Pengembangan Pelanggan dalam Strategi Perencanaan Bisnis
Ketika sudah seperti itu, untuk menjangkau audiens agar masuk ke dalam target pasarmu tentu akan lebih mudah. Di artikel ini, Jobnas.com telah merangkum tentang algortima YouTube tersebut. Yuk, simak penjelasannya !.
Mengetahui Cara Kerja Algoritma YouTube
1. Algoritma untuk Rekomendasi
Hal yang paling mempengaruhi algoritma rekomendasi di YouTube adalah seberapa banyak orang yang mengklik dan menyukai video tersebut, durasi menontonnya, komentar, dan masih banyak lagi. Terlepas dari hal tersebut tentu ada faktor lain yang perlu kamu ketahui.
Menurut Search Engine Journal, rekomendasi YouTube “diisi” berdasarkan interaksi audiens. Hal ini misalnya diukur dari yaitu berapa lama durasi mereka menonton, seberapa sering, apakah ada yang membagikan video tersebut, dan lainnya. Tidak ada masalah jika performa channel tersebut memang kurang baik sebelumnya. Jadi pada konteks ini, performa sebuah video adalah pertimbangan YouTube, bukan akun creator secara keseluruhan.
Jadi, kesimpulannya adalah tugas YouTube dalam pengaturan algoritma rekomendasi konten-konten yang diinginkan oleh audiens tersebut.
2. Algoritma untuk Hasil Pencarian
Menurut Hootsuite, relevansi, engagement, dan metadata sebuah video menjadi fokus dari algoritma YouTube untuk hasil pencarian. Menurut Hootsuite
Ketika kamu mencari “cara menanam tumbuhan herbal”, maka hal tersebut masuk dalam konteks relevansi. Sudah tentu, hasil yang akan keluar yaitu yang berhubungan dengan tumbuhan herbal, bukan cara menanam jenis-jenis tanaman palawija.
Untuk konteks engagement, sama seperti algoritma untuk daftar video rekomendasi, yaitu seberapa banyak orang berinteraksi dengan kontenmu. Sedangkan metadata bisa membawa perubahan untuk nasib videomu. Hal-hal yang termasuk dalam metadata misalnya, video, keyword yang ditargetkan, dan tags yang dicantumkan di deskripsi videomu.
Nah, itu dia seputar penjelasan tentang cara kerja algoritma YouTube. Selanjutnya, agar kamu lebih memahami seluk-beluk algoritma YouTube, Jobnas.com akan memberikan tips-tips agar algoritma YouTube-mu optimal.
Tips Mengoptimalkan Algoritma YouTube
Setelah mengetahui cara kerja algoritma YouTube, sekarang saatnya kamu mempelajari cara untuk memanfaatkannya. Kamu bisa mengoptimalkan algoritma YouTube-mu agar performa videomu semakin baik, alih-alih menganggap algoritma sebagai pembatas. Berikut ini merupakan cara agar algoritma YouTube-mu dapat optimal :
1. Buat Konten yang Konsisten
Tips pertama adalah membuat konten semenarik mungkin, dan usahakan untuk terus konsisten. Membuat konten semenarik mungkin dan usahakan agar terus konsisten menjadi tips pertama agar algoritma Youtube-mu optimal. Semisal, kamu merupakan seorang yang terbiasa membuat video review tempat-tempat wisata, dari situ kamu usahakan untuk terbiasa konsisten dengan tema besarmu itu dan bahasa yang digunakan, jangan membuat video atau vlog tentang review makanan dan dalam bahasa Inggris.
Baca Juga : JHT BPJS Ketenagakerjaan: Syarat Lengkap dan Cara Klaim
Menurut Neil Patel, salah satu cara untuk meningkatkan reach organik ke akun YouTube-mu adalah dengan meningkatkan subscriber. Nah, dalam konteks inilah membuat konten menarik dan konsisten menemukan momentumnya. Selain itu, usahakan juga untuk membalas setiap ada penonton yang meninggalkan komentar di kolom komentar YouTube-mu. Setidaknya, like komentar mereka juga sudah cukup untuk meningkatkan engagement di channel-mu.
2. Pastikan Metadata Sudah Teroptimasi
Memastikan bahwa metadata video-video di channel-mu sudah dioptimasi merupakan cara lain untuk memanfaatkan algoritma YouTube. Hal ini kamu bisa lakukan mulai dari penggunaan keyword yang relevan dan banyak dicari, penggunaan tags untuk menjangkau lebih banyak user, penulisan deskripsi yang jelas, dan masih banyak lagi. Meskipun agak terlihat sepele, metadata ini sangat membantu meningkatkan performa videomu.
3. Perhatikan Performa dari YouTube Analytics
Selain itu, agar algoritma YouTube-mu dapat optimal, salah satunya juga dengan memperhatikan performa yang tertera di Analytics. Sebab, YouTube Analytics biasanya akan memberikan data konten mana saja yang disukai oleh viewers, mana yang memiliki engagement paling tinggi, dan metrik-metrik lainnya. Kamu jadi tahu harus lebih konsisten membuat konten seperti apa, ketika kamu mengetahui performa dari YouTube Analytics. Dari sini lah kamu bisa tahu performa video-video tersebut hampir bisa dijamin akan memiliki performa yang lebih baik.
Baca juga: Kenali Paid Partnership, Tingkatkan Jangkauan Pelanggan di Instagram
4. Jangan Melupakan Faktor Eksternal
Agar performa videomu meningkat, maka salah satu cara yang bisa dilakukan adalah memastikan semua elemen dalam video sudah terpenuhi. Selain itu, kamu tidak boleh melupakan faktor-faktor eksternal juga, lho. Karena, kamu tidak bisa bergantung pada algoritma rekomendasi YouTube saja. Sebab, videomu baru akan muncul di bagian rekomendasi kalau sudah ada orang yang melakukan interaksi, walau hanya sekadar menonton saja.
Seperti yang dijelaskan Shopify, kamu bisa mengirimkan video baru ke daftar mailing list dan mempromosikannya di media sosial. Setidaknya, usaha ini akan cukup mendongkrak views video yang diupload.
5. Pastikan Thumbnail Menarik untuk Diklik
Memastikan bahwa thumbnail yang digunakan relevan dengan konten video dan juga cukup menarik perhatian merupakan cara terakhir agar algoritma YouTube bisa optimal. Hal ini disebabkan karena judul dan thumbnail pada video adalah dua hal pertama yang dilihat oleh calon viewers.
Baca Juga : Memahami Inclusive Design, Konsep Desain untuk Semua Pengguna
Itu dia penjelasan lengkap Jobnas.com mengenai cara kerja algoritma YouTube untuk hasil pencarian dan rekomendasi, serta tips mengoptimalkannya. Semoga berguna dan berhasil dipraktikkan untuk konten-konten videomu selanjutnya, ya!
Baca SelengkapnyaKenali Paid Partnership, Tingkatkan Jangkauan Pelanggan di Instagram
Jobnas.com - Paid partnership adalah salah satu fitur Instagram yang sangat berperan signifikan untuk kegiatan bisnis. Bagi kalangan marketer, istilah ini mungkin sudah tidak asing lagi. Pada dasarnya, istilah ini saat ini sedang digunakan untuk influencer atau selebgram yang mempromosikan brand dari suatu perusahaan.
Baca Juga : Ingin Jadi Sales Representative yang Profesional? Wajib Kuasai 5 Skill Ini
Secara otomatis, fitur ini memungkinkan perusahaan untuk meningkatkan brand awareness-nya melalui selebgram dan influencer yang mempunyai followers banyak. Lalu, kenapa sangat penting melakukan paid partnership bagi brand dan apa pengertiannya ? Nah, di artikel ini Jobnas.com akan menjelaskan hal itu semua untukmu.
Pengertian Paid Partnership
Business 2 Community menyatakan bahwa paid partnership adalah fitur dari Instagram yang biasanya digunakan influencer untuk mempromosikan brand atau produk dari sebuah perusahaan. Semua pemilik akun Instagram pasti sering bersua postingan selebgram atau influencer. Baik itu berupa foto atau video, yang di atasnya ada tag “paid partnership with“.
Baca Juga : Mengetahui Limited Partnership yang Wajib Kamu Pelajari
Hal tersebut merupakan strategi yang dilakukan influencer untuk mempromosikan suatu produk atau brand. Biasanya, antara brand dan influencer saling bekerja sama dalam kegiatan tersebut. Adanya keuntungan berupa diskon, uang, dan lain-lain, merupakan keuntungan yang dimiliki oleh influencer yang diberikan oleh brand sesuai dengan kesepakatan yang ada.
Brand pun juga mendapatkan keuntungan berupa nama mereka akan diletakkan di bawah username-nya. Otomatis, saat ada user yang mengklik tag tersebut dengan sendirinya akan tertuju ke akun brand-mu. Secara tidak langsung, ini akan membantumu dalam meningkatkan jangkauan pelanggan.
Pentingnya Paid Partnership untuk Brand
Brand dapat memanfaatkan salah satu fitur ini, khususnya ketika sedang pemasaran di Instagram. Akan tetapi, sebenarnya apa sih pentingnya melakukan hal ini? Agar semakin membuatmu yakin kalau fitur ini sangat penting bagi brand, berikut adalah beberapa alasannya:
1. Meningkatkan Jangkauan pelanggan
Dapat meningkatkan jangkauan penjualan adalah salah satu keuntungan dari paid partnership. Setiap influencer memiliki engagement yang sangat tinggi dari setiap postingan-nya di feed Instagram.
Secara otomatis, akan ada banyak sekali orang-orang yang melihat brand-mu melalui tag yang dideskripsikan oleh influencer di bawah username-nya saat brand-mu masuk ke dalam feed mereka.
2. Mengetahui Indikator Konten
Selain bermanfaat bagi suatu brand, fitur ini juga sangat bermanfaat bagi influencer itu sendiri. Seperti dilansir dari Talking Influence, kita akan mengetahui seberapa besar engagement yang datang dari user, ketika memposting suatu konten, baik itu dalam format gambar atau video di Instagram. Dari sini lah usahakan setiap memposting konten paid partnership selalu di cek metriknya. Ketahui apakah lebih banyak menggunakan format video atau gambar serta user lebih suka konten yang seperti apa dari seorang influencer.
Tips Memilih Influencer untuk Mitra Bisnis
Sebelum kamu menjadikan influencer sebagai mitra bisnismu, memperhatikan terlebih dahulu tips memilih influencer merupakan hal yang sangat penting. Untuk itu, Jobnas.com akan memberikan beberapa tips supaya kamu dapat memilih influencer dengan baik :
1. Cari Influencer yang Followers-nya Banyak
Brand harus mengeluarkan uang besar untuk menggunakan jasa influencer. Itulah sebabnya mengapa paid partnership adalah kegiatan yang dinilai tidak murah. Agar kamu tidak sia-sia dalam melakukan paid partnership, salah satunya dengan memilih influencer yang followers-nya banyak. Sebab, dengan demikian, brand awareness-mu akan meningkat dengan sendirinya.
2. Relevan dengan Brand
Memastikan konten dan gaya influencer yang relevan dengan brand-mu adalah tips yang sangat penting ketika melakukan paid partnership. Seperti, influencer Z memiliki konten busana dan brand-mu juga berkaitan dengan hal itu. Maka, pilihlah influencer tersebut. Hal ini dilakukan agar semakin memaksimalkan kegiatan promosimu.
Itu dia penjelasan singkat Jobnas.com mengenai paid partnership beserta tetek-bengek di dalamnya. Pada hakikatnya, paid partnership adalah salah satu fitur yang sangat menguntungkan. Baik itu dari pihak brand maupun influencer.
Baca Juga : Apa itu Inflasi? Berikut Penjelasan Lengkap beserta 4 Penyebab Terjadinya Inflasi
Selain informasi di atas, kamu masih bisa, lho, mendapatkan informasi lainnya seputar dunia marketing, bisnis, hingga dunia kerja dari Jobnas.com, lho.
Baca SelengkapnyaMengetahui Limited Partnership yang Wajib Kamu Pelajari
Jobnas.com - Limited partnership merupakan jenis kerja sama yang juga dianggap sebagai salah satu jenis investasi dalam dunia bisnis. Pasalnya, sama saja seperti membeli saham dari sebuah perusahaan, investor tidak perlu melakukan apapun sehari-hari. Dengan kata lain hanya perlu diam, menunggu keuntungan saja.
Baca Juga : Pentingnya Pengembangan Pelanggan dalam Strategi Perencanaan Bisnis
Di artikel ini, Jobnas.com akan mendeskripsikan tentang serba-serbi limited partnership, cara kerjanya, hingga pro dan kontra yang ada.
Pengertian Limited Partnership
Dikutip dari Investopedia, limited partnership (LP) adalah kerja sama bisnis atau kemitraan antara dua orang atau lebih. Tentu hal ini sangat berbeda dengan jenis partnership pada umumnya, di mana pihak yang menjadi limited partner tidak memiliki tanggung jawab penuh atas kegiatan operasional sehari-hari.
Mereka tidak akan dilibatkan kalau ada problem tuntutan hukum, utang-piutang, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, limited partnership juga bisa dikatakan sebagai bentuk lain dari investasi. Para rekanan hanya perlu menginvestasikan sejumlah uang di awal partnership, lalu menunggu profit dan bagi hasil di waktu yang sudah ditentukan. Hak dan tanggung jawab para rekanan tersebut juga ditentukan berdasarkan jumlah uang yang diinvestasikan di awal.
Cara Kerja Limited Partnership
Dalam penyusunan limited partnership, satu hal yang pasti wajib ada adalah general partner. Mengurus bisnis dari segi operasional sehari-hari merupakan peran dari general partnership sebagai rekanan bisnis. Limited partner tidak mengambil keputusan sehari-hari, sehingga ia (atau mereka kalau ada lebih dari satu) tidak bertanggung jawab atas hal tersebut.
General partner juga bertanggung jawab penuh kalau ada permasalahan terkait utang dan juga gugatan hukum yang diarahkan ke bisnis tersebut. Istilah “silent partner”, merupakan istilah yang disematkan pada orang yang menjalani limited partnership, karena memang tidak ikut campur di dalam bisnis, hanya berinvestasi saja dan menunggu pembagian hasil dari keuntungan.
Baca Juga : Mau tau Cara Jualan di Tiktok? Berikut 6 Strategi Marketing yang Efektif Jangkau Pelanggan Tiktok
Untuk pajak penghasilan, masing-masing rekanan nantinya akan membayarnya sendiri-sendiri, sesuai dengan jumlah persentase bisnis yang mereka miliki. Agar tidak ada simpang siur mengenai hak dan kewajiban semua pihak, ini semua wajib tertulis dengan jelas di perjanjian awal kerja sama bisnis.
Pro dan Kontra
Memiliki tanggung jawab yang terbatas merupakan salah satu keuntungan dari limited partnership. Mereka tetap mendapatkan keuntungan secara materil dari perkembangan bisnis yang telah diinvestasikan dengan keterbatasan tersebut. Meski demikian, jenis partnership ini tetap memiliki satu kekurangan, terutama untuk para general partner.
Dikutip dari The Balance Small Business, general partner menjadi satu-satunya orang yang bertanggung jawab penuh atas keputusan yang diambil terkait dengan bisnis. Seperti yang telah disinggung di awal bahwa semua hal terkait bisnis akan menjadi tanggung jawab general partner karena merekalah yang memiliki hak penuh untuk mengambil berbagai macam keputusan.
Baca juga: Instagram Shopping, Salah Satu Fitur Instagram yang Bisa Dongkrak Penjualan
Dengan kata lain, limited partner tinggal menunggu saja bisnis untung, sedangkan general partner harus bekerja keras dan juga bertanggung jawab penuh atas bisnis tersebut. Biasanya general partner meminta kompensasi yang juga cukup besar untuk menyeimbangkannya, mengingat risikonya pekerjaan yang cukup besar.
Intinya, limited partnership adalah kerja sama antara dua rekanan atau lebih. Hak dan tanggung jawab partner tersebut terbatas pada jumlah investasi dan juga perjanjian yang diberikan di awal. Bagaimana, sudah lebih memahami, kan?
Jika tiba-tiba ditawarkan partnership untuk sebuah bisnis, kira-kira kamu ingin jadi siapa? Limited partner yang tinggal investasi dan tunggu hasil, atau general partner yang bertanggung jawab atas semuanya?
Baca Juga : Hati-hati dengan Penggunaan False Advertising, Bisa Berdampak Buruk
Nah, itulah dia terkait serba-serbi limited partnership yang perlu kamu ketahui. Selain itu, kamu juga bisa membaca artikel-artikel lain di Jobnas.com terkait serba-serbi dunia bisnis lainnya.
Baca SelengkapnyaInstagram Shopping, Salah Satu Fitur Instagram yang Bisa Dongkrak Penjualan
Jobnas.com - Pada 19 Mei 2020, Instagram berhasil merilis fitur barunya, Instagram Shopping. Banyak orang yang bilang fitur ini membikin penjualan dan traffic terdongkrak. Lantas, apakah hal itu benar ? Simak paparan Jobnas.com berikut ini.
Pengertian Instagram Shopping
Instagram Shopping merupakan salah satu fitur instagram yang membuat pelanggan tak perlu keluar aplikasi untuk bekerja. Sebab, fitur yang satu ini dapat menghadirkan pengalaman bekerja di e-commerce di dalam Instagram. Di fitur ini, sang pemilik akun bisnis juga bisa membuat katalog produk. Selain itu, juga terdapat fitur Post dan Story khusus untuk melakukan Tag ke produkmu.
Baca Juga : 6 Tips Membuat Executive Summary atau Ringkasan Eksekutif
Pelangganmu pun tak perlu jauh-jauh jika ingin berbelanja. Tinggal buka akun Instagram-mu saja. Dilansir dari Kompas, sejak awal diluncurkannya fitur ini, ia perlahan telah menyentuh pasar Nusantara.
Pentingnya Memakai Instagram Shopping
Kamu disarankan agar tetap memakai Instagram Shopping di tengah maraknya e-commerce akhir-akhir ini. Sebab, fitur ini mampu mendongkrak traffic sekaligus pendapatan. Melalui fitur yang satu ini, beberapa merek menerima kenaikan traffic sebesar 1,1416%. Merek lainnya melaporkan kenaikan pendapatan hingga hampir 20%.
Inilah mengapa NOW Marketing Group pernah mengutarakan alasan bahwa konon, Instagram merupakan panggung untuk melihat gaya hidup. Ketika lihat realitanya bahwa ketika ada seseorang yang mengikuti Instagram-mu, maka secara perlahan mereka juga akan tertarik dengan sendirinya terhadap budaya dari brand-mu itu.
Kemudian, orang yang tertarik dengan budayamu bisa tertarik pada produkmu pula, dengan menunjukkan katalog produk di media sosial ini. Apalagi kamu bisa dengan mudah mengintegrasikannya dengan e-commerce. Sehingga dengan begitu ada kemungkinan besar mereka untuk membelinya. Dari sinilah kemudian banyak semua bisnis besar maupun UMKM terbantu oleh fitur ini.
Nah, mengingat kegunaanya yang cukup besar, untuk itu kamu perlu tahu bagaimana cara menggunakan instagram shopping yang baik.
Cara Menggunakan Instagram Shopping
Dilansir dari situs resmi Oberlo dan Instagram, setidaknya ada 7 cara menggunakan Instagram Shopping, yaitu :
1. Pastikan Usahamu Layak
Instagram punya beberapa ketentuan pengaktifan akun. Di antaranya adalah:
- Bisnismu punya produk yang memenuhi syarat
- Ada di tempat di mana fitur ini sudah rilis
- Bisnis punya website tempat penjualan (untuk sementara ini, e–commerce di dalam Instagram belum tersedia di Indonesia)
- Bisnismu sejalan dengan Perjanjian Dagang Produk Perdagangan dan Persyaratan Kelayakan Perdagangan dari Facebook
2. Ubah akun jadi Instagram Business
Hal yang perlu kamu lakukan selanjutnya adalah kamu harus mengaktifkan akunmu terlebih dahulu ke akun Instagram Business jika kamu sebelumnya memang belum pernah mengubah akunmu.
Baca Juga : Hati-hati dengan Penggunaan False Advertising, Bisa Berdampak Buruk
3. Hubungkan dengan Facebook Page
Menguhubungkan dengan Facebook Page merupakan salah satu syarat yang mesti kamu lakukan. Ikuti langkah di bawah ini untuk melakukannya :
- Buka halaman “Edit Profile” di “Public Business Information”
- Pilih “Page”
- Pilih Facebook Page yang akan dihubungkan
- Jika belum punya, pilih “Create a New Facebook Page”
4. Upload Katalog Produk
.Kamu bisa mengisi tokomu dengan katalog melalui Facebook Business Manager. Beberapa e–commerce juga mendukung sinkronisasi katalogmu dengan katalog mereka.
5. Minta Review Akunmu
Setelah selesai upload katalog, baru kamu meminta persetujuan Instagram untuk membuka toko. Di bawah ini merupakan langkah yang bisa kamu lakukan:
- Buka “Settings”
- Pilih “Sign up for Shopping”
- Ikuti alur
- Jika diterima, kamu akan melihat notifikasi di Instagram
Baca juga: 7 Tips Agar Tulisanmu Orisinal dan Terhindar dari Plagiarisme
6. Nyalakan Instagram Shopping
Jika permintaanmu sudah di-accept, langkah selanjutnya adalah nyalakan saja akun tokomu. Langkah yang bisa dilakukan :
- Buka “Settings”
- Pilih “Business”, lalu pilih “Shopping”
- Pilih “Product Catalogue”
- Pilih “Done”
7. Buat Konten Interaktif
Dengan mengikuti 6 langkah di atas, toko Instagram-mu sudah aktif. Selanjutnya, kamu tinggal meng-upload konten dengan tag produk agar kontenmu terlihat lebih interaktif.
Baca Juga : Apa itu Inflasi? Berikut Penjelasan Lengkap beserta 4 Penyebab Terjadinya Inflasi
Nah, itulah penjelasan Jobnas.com mengenai Instagram Shopping. Bagaimana, apakah kamu tertarik menggunakannya?. Kamu tentu harus lebih memahami banyak trik-trik penjualan dan pemasaran di Instagram.
Hal ini penting bagimu agar penjualanmu semakin meningkat. Bisa jadi pesaingmu akan kalah jika kamu punya amunisi semacam ini.
Baca Selengkapnya7 Tips Agar Tulisanmu Orisinal dan Terhindar dari Plagiarisme
Jobnas.com - Dalam dunia akademik, karya tulis mau tidak mau harus memiliki orisinalitas yang sempurna. Bebas dari plagiasi. Untuk itulah penting bagi kamu untuk mengetahui bagaimana agar tulisanmu bebas dari plagiarisme.
Sudah menjadi fakta umum, bahwa menghindari tulisan yang murni dari palgiasi tidak mudah untuk dilakukan. Namun, jangan khawatair, Jobnas.com punya berbagai cara agar tulisanmu orisinal dan terhindar dari plagiarisme. Yuk, simak 7 tips ini :
7 Tips Menghindari Plagiarisme
1. Mengetahui Apa itu Plagiarisme
Sebagai penulis, tentu kamu harus memahami terlebih dahulu apa itu plagiarisme. Memahami tentang plagiarisme berarti memahami semua hal-hal yang membuat tulisanmu plagiat. Dilansir dari Plagiarism.org, plagiarisme adalah mencuri ide atau kata-kata orang lain dan mengklaimnya sebagai milikmu.
Baca Juga : Mencari Sponsorship Online? Berikut Tips, Jenis dan Manfaatnya
Dengan kata lain, plagiarisme secara definitif berarti menggunakan kata-kata orang lain tanpa mencantumkan sumbernya. Untuk itulah kamu dituntut untuk menghindari kedua hal tersebut. Biar bagaimanapun kondisinya.
2. Memahami Konteks
Memahami konteks terlebih dahulu merupakan langkah yang bisa kamu tempuh agar tulisanmu terhindar dari plagiarisme. Menerjemahkan kata dan menafsirnya ulang merupakan langkah yang perlu kamu lakukan dalam konteks pengutipan suatu sumber sebagai referensi. Oleh karena itu, kamu harus memahami konteksnya terlebih dahulu dari sumber referensi yang kamu ambil.
3. Memakai Bahasa Sendiri
Memakai bahasa sendiri atau parafrase merupakan langkah berikutnya yang perlu kamu lakukan setelah memahami konteks. Cara ini memungkinkanmu terhindar dari plagiarisme karena kamu sudah tidak menggunakan bahasa yang sama dengan sumber tulisan yang kamu baca. Oleh karena itu, parafrase juga perlu dilakukan dengan baik. Sebab, menurut Grammarly, parafrasa juga bisa menjadi plagiarisme jika tidak dilakukan dengan benar.
Baca Juga : Bagaimana Cara Menjadi MC yang Baik? Perhatikan 5 Skill Ini
Untuk itu, usahakan untuk menggunakan susunan dan kosakata yang berbeda namun masih bisa dipahami dengan jelas untuk menghindari kesamaan tulisan. Yang penting makna yang disampaikan tetap sama.
4. Gunakan Tanda Petik (“”)
Jika terlalu sulit untuk memparafrase suatu bagian, kamu bisa menggunakan tanda petik. Siasat yang perlu kamu lakukan ketika sulit memparafrase suatu bagian, kamu bisa menggunakan tanda petik. Cara semacam ini akan membantumu terhindar dari plagiarisme. Selain itu, dengan menggunakan tanda petik, pembaca bisa mengetahui bahwa kata-kata yang dicantumkan bukan milikmu.
5. Meletakkan Sumber yang Jelas
Selain tanda petik, hal yang tidak boleh kamu lupakan adalah meletakkan sumber yang jelas. Seperti misalnya, jika kamu mengutip pernyataan seorang tokoh, maka sebutkan tokoh atau sumbernya dengan jelas. Mencantumkan sumber juga tidak bisa dilakukan asal-asalan. Kamu bisa mencontoh kaidah-kaidah penulisan karya ilmiah seperti jurnal agar kamu mengetahui cara mencantumkan sumber yang jelas.
Baca juga: Gunakan Strategi Customer Retention Pilihan Jobnas.com Agar Pelangganmu Tak Kabur
6. Memanfaatkan Tool Cek Plagiarisme
Jika kamu kurang yakin apakah tulisanmu terbebas dari unsur plagiarisme, kamu bisa memanfaatkan tool cek plagiarisme untuk memastikannya. Tool ini bisa kamu akses secara online dan mampu mengecek berapa persentase plagiarisme dalam karyamu itu. Selain itu, tool cek plagiarisme bisa mengetahui dari mana sumber plagiat yang kamu lakukan, khususnya jika sumbernya dari internet.
7. Sering Berlatih
Bagi seorang pemula, memang tidak mudah membuat sebuah tulisan agar terbebas dari plagiarisme. Oleh karena itu, cara terakhir yang dapat dilakukan adalah kamu mau tidak mau harus terus berlatih. Kamu bisa menggunakan tool untuk mengeceknya. Sebab, tool akan memberitahumu mana tulisan yang persis dengan sumbernya dan mana yang tidak. Artinya, tool berfungsi membeberkan mana tulisan yang harus kamu perbaiki.
Baca Juga : Hati-hati dengan Penggunaan False Advertising, Bisa Berdampak Buruk
Itulah dia tujuh tips dari Jobnas.com agar tulisanmu terbebas plagiarisme. Sudah saatnya kamu menerapkan langkah-langkah di atas agar tulisanmu terbebas dari plagiarisme.
Baca Selengkapnya