Menu

Advertising

Iwan Bisa
4 bulan yang lalu
0

Jobnas.com – Saat ini, content marketing tengah menjadi andalan utama setiap perusahaan untuk memasarkan produknya. Imbasnya beragam informasi yang kurang akurat prihal strategi marketing ini menyebar di kalangan marketer.

Bagi kamu yang aktif berkarir di bidang pemasaran pasti sudah tidak asing lagi dengan mitos seputar Content Marketing ini, bukan?

Nah, untuk kamu yang hendak berkecimpung di dunia marketing, alangkah lebih baiknya untuk terlebih dahulu mengetahui tentang mitos-mitos yang berkaitan dengan content marketing.

Berikut adalah lima contoh dari mitos-mitos tersebut. Yuk, baca selengkapnya dalam artikel berikut ini!

1. Perusahaan perlu produksi konten secara rutin

Berdasarkan informasi yang didapat dari laman Single Grain, mitos yang paling populer seputar content marketing adalah bahwa perusahaan perlu menghasilkan konten setiap harinya.

Mitos ini hadir dan berkembang di kalangan marketer karena adanya opini yang berpendapat bahwa Google akan menghargai perusahaan yang setiap hati membuat dan mempublikasikan konten.

Namun pada kenyataanya, karena mereka cenderung lebih fokus memerhatikan kuantitas konten, justru malah menyebabkan kualitas konten yang disajikan oleh berbagai perusahaan semakin menurun.

Sebaiknya, mitos seperti ini jangan sampai menkonstruk pemikiran seorang ¬marketer. Karena jika kualitas kontennya semakin tidak jelas, maka akan merimbas negatif pada minat pelanggan.

Akibatnya, pengahasilan akan berkurang dan perusahaan besar kemungkinan akan merugi karena kehilangan banyak custumer loyaltynya.

2. Aktif di media sosial dianggap kurang penting

Mitos kedua yang berkembang di dalam dunia content marketing adalah aktif di media sosial bukanlah sesuatu yang penting dan tak perlu untuk jadi prioritas.

Salah satu yang membentuk statement saperti ini adalah karena adanya anggapan bahwa cukup dengan membuat konten yang menarik, pelanggan akan hadir dengan sendirinya.

Selain itu, mitos ini didukung oleh penggunaan traffic search serta keyakinan yang berlebihan terhadap pemanfaatan SEO.

Padahal jika perusahaan ingin sukses dengan strategi content marketingnya, pihak menejemen perlu mempromosikan konten di berbagai media sosial.

3. Content marketing hanya cocok untuk beberapa industri

Pemahaman yang salah hingga menjadi mitos seputar content marketing adalah bahwa strategi tersebut tidak bisa dipakai di semua industri. Ia hanya cocok untuk beberapa industri tertentu saja.

Nah, sebagaimana namanya, statement seperti ini hanyalah mitor yang perlu kamu percayai. Cukup tahu saja agar tidak jatuh ke dalamnya.

Sebab, content marketing – sebagaimana yang dilansir dari  Neil Patel – bisa digunakan oleh semua perusahaan dari berbagai industri yang berbeda.

Yang perlu dilakukan itu sebernarnya adalah bagaimana kamu bisa memahami kebutuhan pelanggan dan tetap mengikuti tren yang sedang viral.

4. Semua orang bisa membuat konten yang berkualitas

Mitos keempat adalah pernyataan yang mengatakan bahwa semua orang bisa membuat konten yang berkualitas.

Untuk penyemangat diri, pemikiran tersebut sangat bermanfaat untuk diyakini dan dipercayai agar tidak mudah menyerah atau putus asa. Namun berbeda jika konteknya ingin diterapkan di perusahaan.

Sebab, dengan pemikiran seperti itu, mereka menjadi ceroboh dengan mempekerjakan seseorang yang masih kurang berpengalaman.

5. Content marketing dan Advertising itu serupa

Adapun mitos terakhir yang perlu kamu ketahui adalah statmen yang menyatakan content marketing dan advertising itu serupa.

Faktanya, objek kedua bidang tersebut berbeda dan fungsinya pun juga tidak serupa.

Advertising biasa digunakan untuk menyebarkan pesan brand dan menarik minat para pelanggan.

Sedangkan content marketing lebih berfungsi sebagai sebuah cara untuk membangun hubungan jangka panjang dengan para pelanggan.

Berangkat dari perbedaan itu, seorang marketer perlu memisahkan antara dua strategi yang berbeda fungsi tersebut agar tidak saling berbenturan dan mengganggu fungsi masing-masing.

Itulah lima mitos yang berkembang sampai saat ini seputar dunia content marketing yang tak perlu kamu percayai.

Semoga bermanfaat!

Iwan Bisa
11 bulan yang lalu
0

Jobnas.com – Brand Visibility adalah konsep yang selalu perlu diprioritaskan oleh perusahaan atau pebisnis. Mengapa bias begitu? Sebab, dengan Visi merek yang baik, bisnis akan mengungguli kompetitor.

Jadi apa yang dikatakan visi merek? Bagaimana cara atau metode meningkatkannya? Sekarang, Jobnas akan membagikan informasi penting mengenai Marketing. Jika kalian suka dengan informasi semacam ini kalian bisa lanjut membacanya sampai tuntas.

Apa itu Visibilitas Merek atau brand Visibility?

Visibilitas merek adalah pesan paling kuat yang dapat diperoleh konsumen dari bisnis. Pesan yang disampaikan akan menggambarkan bahwa produk perusahaan berkualitas tinggi dan dapat dipercaya pelanggan.

Visibilitas merek memiliki fungsi mendorong dan memotivasi pelanggan untuk melihat produk dan layanan bermerek. Membangun visi merek bukanlah tugas yang mudah. Akibatnya, manajer merek akan sering menarik berbagai agensi, di mana mereka akan membentuk pesan di seluruh platform arus utama seperti TV, radio, dan media online lainnya.

Namun, bentuk logo, tagline, foto, tweet, postingan, dan iklan perusahaan harus selalu konsisten. Kini, dalam upaya menciptakan konsistensi, perusahaan akan merumuskan pesan yang selaras dengan tujuan merek mereka. Perusahaan juga sering mengomunikasikan detail tertentu tentang misi mereka dengan menciptakan merek.

Bisnis kemudian harus mempertimbangkan manfaat dan kekuatan produk atau layanan yang mereka tawarkan. Mereka juga diminta mempertimbangkan aspek-aspek yang membuat merek tersebut unik, seperti budaya perusahaan dan dinamika bisnis.

Semua elemen tersebut kemudian dirangkum dan dirumuskan dalam bentuk contoh pesan yang nantinya akan digunakan khalayak. Dengan demikian, merek akan terlihat oleh publik dan pelanggan potensial setelah dibagikan, dibaca, dan dilihat di jejaring sosial dan media tradisional.

Cara Meningkatkan Visibilitas Merek

Seperti yang sudah di singgung Jobnas tadi di atas, visibilitas merek adalah sesuatu yang perlu diprioritaskan oleh perusahaan. Namun, bisnis perlu merencanakan dengan hati-hati agar visibilitas merek mereka terus tumbuh.

Berikut adalah penjelasan tentang cara-cara terbaik yang dapat dilakukan perusahaan untuk meningkatkan brand visibility.

1. Melalui Strategi Pemasaran dari Mulut ke Mulut

Cara terbaik untuk meningkatkan visibilitas merek adalah dengan menerapkan strategi pemasaran dari mulut ke mulut. Alasannya sederhana, iklan dari mulut ke mulut mungkin merupakan salah satu bentuk strategi pemasaran yang paling ampuh.

Kenapa begitu? Alasannya adalah tidak ada yang akan menghentikan percakapan dari mulut ke mulut. Misalnya, sahabat Anda mengatakan dia menyukai produk Perusahaan A atau telah membuat perubahan positif sejak rekan kerjanya mulai menggunakan produk Perusahaan B.

Seiring meningkatnya visibilitas merek, begitu pula iklan dari mulut ke mulut. Orang akan berbicara lebih banyak tentang merek perusahaan.

2. Dengan Benar-benar Melihat Merek yang Digunakan di Pasar

Cara terbaik untuk meningkatkan nilai merek adalah dengan benar-benar melihat produk digunakan oleh pelanggan. Contohnya adalah penggunaan kendaraan GM dalam film “Transformers”. Calon pembeli bisa menyaksikan mobil GM beraksi di film dan keinginan untuk membeli mobil itu langsung muncul.

Hal yang sama berlaku untuk menggunakan perangkat Vivo dalam film “Avengers: Perang sipil”. Setiap kali audiens melihat jagoan favoritnya menggunakan brand tersebut, maka keinginan untuk membeli produk tersebut langsung terbentuk. Semua sentimen ini ada karena gagasan bahwa label-label ini dijamin kualitasnya seperti yang digunakan oleh film-film di box office.

3. Melalui Iklan Reguler

Menurut Marketing91, cara nomor satu untuk meningkatkan visibilitas merek adalah dengan menjalankan iklan secara teratur. Iklan dapat disiarkan sebagai acara TVC atau radio. Mereka juga dapat dicetak di majalah, blog, atau platform lain tempat audiens target merek berada.

Melalui inisiatif promosi reguler, pelanggan menjadi lebih akrab dengan pesan merek dan dapat dipengaruhi secara emosional oleh produk atau layanan perusahaan.

Mengapa Visibilitas Merek Penting?

Di dunia online, visibilitas merek yang baik adalah satu-satunya cara untuk tetap unggul dalam persaingan. Dibandingkan dengan dunia nyata, visibilitas merek yang tinggi setara dengan lokasi toko yang nyaman di mana terdapat banyak pelanggan. Jadi, apa saja hal lain yang membuat brand visibility begitu penting? Menurut Kaye Putnam, berikut penjelasannya.

  • Cara mudah untuk mendapatkan data objek
  • Visibilitas yang baik dapat membentuk pengenalan kualitas
  • Meningkatkan loyalitas merek
  • Visibilitas adalah kunci pengembangan merek
  • Meningkatkan pangsa pasar dan penjualan

Ini adalah berbagai visibilitas merek yang telah dijelaskan Jobnas pada artikel kali ini. Kesimpulannya ialah pada dasarnya, visibilitas merek adalah aspek yang dapat membedakan bisnis dari para pesaingnya. Jika dilakukan dengan benar, ini memastikan merek dan bisnis dapat menghasilkan lebih dari yang mereka perkirakan sebelumnya.

Baca juga: Kenali Trust Fund, Simpanan Atau Aset yang Akan Dikelola Pihak Ketiga

Jika kalian minat dengan pengetahuan Branding dan pemasaran lebih lanjut, kalian dapat mengikuti terus Jobnas.com. setiap harinya Jobnas selalu menerbitkan berbagai macam informasi penting mengenai marketing, dunia kerja, dan lain-lain.

Enol Writer
11 bulan yang lalu
0

Jobnas.com Determining the cost of Advertising on Google – Every Business needs a well-thought Marketing strategy, and as a business owner, you play a crucial role in making those decisions. When it comes to running ads, Google is considered one of the top platforms.

This article provides insights into the cost of advertising on Google and presents some excellent ad examples. So, is Google an affordable option to introduce your brand or business to the world? Let’s delve into the details below.

How Much Google Charge for Ads

The cost of advertising on Google varies depending on several factors. Small-to-midsize businesses typically spend around USD 9,000 per month using Google AdSense. For the Google Search Network, the cost per click can range from USD 1 to USD 2.

Guide to Embedding Elementor Templates in WordPress Template Files (8)-minHow Much Advertising on Google Cost

How Much Advertising on Google Cost

On the other hand, advertising on the Google Display Network is more affordable, with the cost per click being less than USD 1. While the total advertising cost mentioned above might not be feasible for everyone, breaking it down reveals the potential earnings.

Google Ads can be an excellent choice for small businesses, provided they have a clear strategy and know how to make the most of the platform.

What Affects Google Ads Cost per Month

The cost of advertising on Google can be influenced by several key factors, impacting the expenses associated with clicks, impressions, or monthly advertising budget. To gain a clearer understanding of the cost implications, consider the following factors:

  1. Type of Ads:

Different types of Google Ads have varying cost implications. Shopping ads can be expensive depending on the products being sold. Search ads, being the most popular, often have higher costs per click (CPC). Display network ads, while cost-effective, may not be as effective as other ad types.

  1. Timing:

The timing or schedule of your ads can also affect costs. Similar to peak times for offline ads, high demand for ad space can result in increased costs. Conversely, running ads when there is little audience engagement can lead to wasted spending.

  1. Targeting:

Targeting specific keywords and devices in your digital marketing strategy can impact costs. Certain keywords may be more expensive, especially when targeting particular devices. For instance, B2B keywords may cost more when targeting desktop users.

  1. Bidding Strategy:

Your chosen bidding strategy significantly affects your ad expenses. Google offers various smart bidding strategies, each with distinct cost implications. Understanding and selecting the right strategy for your brand is crucial to avoid unnecessary costs.

  1. Industry:

The industry you operate in plays a substantial role in determining ad costs. Some industries, like finance, gambling, insurance, and law, are highly competitive and, therefore, command higher CPCs. The cost per click in these sectors can exceed USD 100. While the expenses may appear daunting, successful conversions can yield significant returns.

It’s essential to recognize that ad costs on Google are estimations, and they can be affected by many variables. Some websites offer ad calculators to provide rough estimations to help businesses plan their budgets accordingly.

How Much Advertising on Google Cost – The Pricing

Understanding the approximate cost of advertising on Google may not fully satisfy your curiosity. It’s important to remember that the expenses can vary significantly, as Google Ads offers a high level of customization.

The cost of Google ad auctions is influenced by your Quality Score, which assesses the relevance of your ads, landing pages, and past performance. Additionally, your bid determines the Ad Rank, dictating the ad placement and cost per click.

Considering that people turn to Google for their various needs, utilizing AdSense as one of your marketing strategies can be highly beneficial. While paid campaigns are not free, the investment can yield favorable outcomes. Google remains the premier platform for promoting your business, and the expenses per click can prove to be worthwhile in many aspects.

In conclusion, Google Ads provides a powerful and effective way to introduce your business to a wide audience. Understanding the cost factors and leveraging the platform wisely can lead to successful results for your advertising efforts.

Enol Writer
11 bulan yang lalu
0

Jobnas.com As a Business owner, you have access to various Advertising platforms to promote your business. These platforms can be used independently by corporations or advertising agencies to manage and control internet advertising campaigns.

Using an advertising platform allows users like yourself to create and manage advertising campaigns without the need for agencies or media intermediaries. The platform acts as a centralized point of sale for the advertising campaign.

With the rise of digital advertising platforms, the scope of promotional opportunities continues to expand. Paid advertising is now prevalent on various digital Marketing platforms in the market, being employed in diverse digital advertising strategies.

Why Should I Use an Advertising Platform?

In the current era, businesses are increasingly adopting online advertising as a means to enhance their operations. Google and Waze are two premium sites that offer multiple advertising platforms to manage digital marketing strategies.

Using a single advertising platform enables businesses to streamline their content management across various channels. This simplifies the process of creating ad content, as the same content can be published across multiple platforms quickly.

However, it is advisable to tailor unique content and advertisements for each platform instead of duplicating the same content. Having customized content ensures better engagement with the target audience on each platform.

The key goal for your company is to reach and engage the desired audience with your advertisements. This involves creating compelling content in various forms such as text, images, and videos.

Additionally, these advertising platforms offer centralized sales management and provide access to comprehensive ad performance statistics and audience feedback in one place. This valuable data allows businesses to make informed decisions and optimize their advertising strategies for better results.

3 Digital Advertising Platform

At least, there are three digital advertising platforms. Such as Google, Facebook and Microsoft are the most extensively used to run ads. When it comes to advertising platform, the three platforms all have pros and cons will be discussed in this article.

1. Google Ads

Google is the most popular search engine in the world, with a market share that has reached 90%. Because this platform has such a large market share, you may trust your adverts to reach a large number of people.

Google also has incredibly advanced Artificial Intelligence to ensure that the advertising you run reaches your target demographic efficiently. Google offers real-time bids, dynamic advertisements, and automated bidding.

Google Ads can be found on Google search results pages, partner websites such as YouTube, blogs, and news portals. The location of your adverts is determined by the sort of ad you choose. You can choose from several different sorts of ads on Google Ads, including:

  1. Google Search Network: When you search on the Google search result page, these ads will appear.
  2. Google Display Network: This ad will be displayed as a Banner Image advertisement on various Google partner websites.
  3. Video: video ads, such as video discovery ads, bumper ads, and stream ads, will be presented on partner websites such as YouTube.
  4. App Advertising: These ads will appear on a variety of website partners, including Google Play, YouTube, and The Google Display Network.

Google Ads, like other digital advertising platforms, offers a variety of specialized target audience options. Here are some audience targeting options available in Google Ads.

Targeting based on age, geography, gender, amount of income, marital status, interest, and distance from your business location are among them.

Because Google provides so many options, Google Ads includes an advertising platform that is highly complicated. As a result, you can build highly targeted adverts to boost their effectiveness.

2. Microsoft Ads

Before it was known as Microsoft Ads, it was known as Bing Ads. Despite losing its standing with Google, Bing has emerged as a promising digital marketing platform. There are 6 billion searches worldwide per month.

Adverts on this platform are linked to the enormous amounts of searches on Bing. Bing will display your ads on a variety of Bing partner websites, including AOL, Yahoo, and MSN. Ads on this platform can potentially target individuals based on their language.

Bing can also display a wide variety of ad formats. These diverse ad formats include:

  1. Expanded text ads: text-based advertisements that include headlines and URLs.
  2. Dynamic search ads: adverts that can change based on the trend of the user’s search query.
  3. Microsoft audience ads: image-based advertisements that will appear on Microsoft partner websites.
  4. Bing smart search advertisements: a type of ad that is designed to be used on a touchscreen.

Microsoft Ads, like its competitor Google Ads, offers a range of audiences targeting option. Language, place, time, gender, age, and gadgets are all factors in determining these goals.

3. Facebook Ads

Facebook is the most popular advertising platform, with 1.6 billion active members globally. Facebook is an excellent platform for businesses wishing to reach a large number of people, especially smartphone users.

Ads run on the Facebook platform will appear across multiple Facebook-affiliated social media platforms such as Instagram, Messenger, and Facebook MarketPlace.

Facebook Ads accepts a wide range of ad formats, including:

  1. Image: a type of advertising that consists of images and words.
  2. Video: 15-second video advertisement format.
  3. Carousel: an ad type that includes up to ten picture or video slides in one ad.
  4. Boosted Post: a paid post feed advertisement.
  5. Instant Experience or Full-Screen Ads that will be displayed if the user clicks on it. This ad can be integrated with various ad formats such as video, carousels, pictures, and boosted posts.

Facebook also offers a range of audience targeting options. Advertisements ads can be targeted broadly based on age, gender, location, amount of money, marital status, homeownership, interests, connections, workplace, and specific activities made by individuals. Would you like to use one of the three digital advertising platforms? Or are you interested in using these three advertising platforms? Each of them has unique characteristics that can be adjusted to the goal of your advertisement.

Iwan Bisa
11 bulan yang lalu
0

Jobnas.com – Jika kalian menggunakan Instagram sebagai media sosial utama untuk periklanan dan pemasaran, memahami dan memperbarui algoritma dan itur terbarunya sangatlah penting.

Seperti jejaring sosial pada umumnya, algoritma Instagram akan terus disesuaikan dengan versi terbaru. Di tahun 2021, keadaan akan berbeda. Contohnya adalah meluncurkan fitur baru, atau setidaknya memperbarui fitur lama agar algoritma mengikuti perubahan tersebut.

Di bawah ini, kami akan menjelaskan algoritma dan fitur terbaru Instagram, yang sudah dikelompokkan berdasarkan kategori (Feed, Stories, dan explore). Yuk, lihat selengkapnya!

Algoritma Terbaru Instagram untuk Feed

Sebelumnya, feed beranda Instagram memuat unggahan dari orang-orang yang kalian ikuti secara berurutan. Karena fitur ini telah dihapus dan apa yang muncul di umpan tampak acak, menjadi cukup sulit untuk melihat pesan yang Anda inginkan.

Algoritma Instagram yang sebelumnya fokus pada beberapa hal saja, versi terbaru kini fokus pada 6 faktor, berikut penjelasannya.

1. Tepat Waktu / Time Liness

Meski fitur penyortiran postingan sudah hilang, algoritma terbaru Instagram masih memikirkan kecepatan atau kekinian. Posting yang paling baru diunggah akan selalu muncul di bagian atas feed.

Sadarilah bahwa sering, kan? Bagian atas adalah postingan baru, bagian bawah adalah beberapa jam yang lalu, jadi ada juga postingan dari beberapa hari yang lalu.

2. Hubungan / Relationship

Seberapa sering kalian berinteraksi dengan seseorang di Instagram? Kemungkinan besar, postingan mereka juga akan muncul secara rutin di feed.

3. Frekuensi / Frequency

Seberapa sering kalian membuka Instagram memengaruhi algoritma. Lebih seringnya, urutan feed kalian juga akan lebih teratur dan kronologis.

4. Pemakaian / Usage

Penggunaan atau durasi penggunaan. Semakin lama kalian menggunakan dan menjelajahi Instagram, semakin luas jangkauan postingan yang akan kalian temukan.

Padahal, terlepas dari algoritma terbaru yang dirilis oleh Instagram, sebagai pembuat konten intinya adalah kalian hanya perlu fokus untuk membuat konten yang semenarik mungkin.

Pastikan untuk memilih foto terbaik, gunakan keterangan yang menarik, dan jangan lupa memberi tag berdasarkan kategori foto yang akan membantu kalian menarik lebih banyak orang.

5. Following / Ikuti

Jika kalian banyak mengikuti, Instagram akan memilih jangkauan yang lebih luas, sehingga kalian jarang melihat orang tertentu.

Kecuali keterlibatan kalian masih cukup tinggi (seperti posting, komentar, atau hanya diberi tag di foto yang sama).

6. Kesenangan / Interest

Instagram menawarkan beberapa pilihan di Feed tergantung apakah kalian ingin memposting atau tidak. Pilihan ini ditentukan dari kebiasaan lama dan antisipasi terhadap apa yang akan kalian sukai.

Misalnya, kalian mengikuti akun Instagram “The Dodo” dengan konten binatang. Karena kalian sering mengklik tombol suka lalu mengomentari atau membagikan postingan The Dodo, kemungkinan besar kalian akan melihat lebih banyak postingannya di feed kalian.

Algoritma Instagram untuk Cerita

Algoritma Instagram Stories terbaru lebih berfokus pada kecepatan dan hubungan. Kalian akan sering melihat cerita terbaru dari akun yang paling sering berinteraksi dengan kalian, diikuti oleh cerita lainnya.

Karena itu, penting untuk terus memperbarui cerita dan berinteraksi dengan pengikut kalian. Metode? Misalnya, beberapa pengikut Anda mengomentari postingan terakhir Anda atau mungkin membalas utas Cerita Anda. Usahakan untuk selalu merespon agar engagement tinggi dan mereka lebih sering melihat Anda.

Baca juga: Supaya Videomu Dilihat Banyak Orang, Pelajari Rahasia Algoritma YouTube

Algoritma Instagram untuk Halaman Penemuan

Bagian dari Instagram yang terus berkembang adalah halaman Explore. Selalu miliki versi terbaru dari algoritma fitur Instagram ini. Sekarang kalian dapat melihat rangkaian postingan dengan tagar serupa, atau bahkan memilih kategori dari kolom Pencarian.

Ingin foto atau video kalian muncul di halaman Jelajahi? Caranya ternyata sangat mudah. Yang harus kalian lakukan adalah memastikan kalian membuat konten yang paling relevan, menggunakan teks yang paling menarik, lalu memilih tagar yang umum dan sesuai.

Ceruk yang disebutkan di sini adalah tagar khusus, sehingga menargetkan orang-orang yang secara khusus mencarinya.

Algoritma Instagram untuk IGTV dan Reels

Algoritme baru untuk fitur Instagram IGTV dan Reels sebenarnya kurang lebih sama dengan algoritma untuk Streams. Konten umumnya akan diprioritaskan berdasarkan akun dan jenis postingan yang Anda sukai atau jelajahi lebih dalam.

Sejauh ini, belum lagi tingkat perayapan, penayangan, dan keterlibatan pelanggan sangat rendah. Untuk mengubahnya, salah satu tips yang dapat ditawarkan adalah “membantu” orang menemukan konten IGTV atau Reels kalian.

Metode? Saat mendownload, jangan lupa klik “post preview”. Dengan cara ini, pengikut kalian dapat dengan mudah melihat konten kalian di profil kalian dan mudah-mudahan di umpan kalian. Berikut penjelasan lengkap algoritma Instagram terbaru yang bisa memandu kalian dalam perencanaan konten untuk tahun 2021.

Baca juga: Startup Game Indonesia, dari Game Lokal Hingga Kancah Internasional

Saya harap kalian mengerti dan dapat membuat pekerjaan kalian lebih efisien di masa depan, oke?

Jika kalian menginginkan lebih banyak tip tentang media sosial dan pemasaran secara umum, kalian dapat membaca artikel Jobnas. Dan ada lagi alternatif lain yaitu kalian mendaftar di Jobnas, di sana banyak tips bermanfaat akan dikirimkan langsung ke kotak masuk kalian.

Iwan Bisa
11 bulan yang lalu
0

Jobnas.com – Dunia game tidak pernah mendapat perhatian serius di masa lalu. Game dianggap hiburan hanya saat waktu senggang atau di akhir pekan.

Siapa sangka hari ini game bisa menjadi industri yang menjanjikan? Bahkan, beberapa perusahaan game kini telah bermunculan di Indonesia. Dan sampai saat ini, industri game tanah air terus berkembang. Banyak orang mulai menganggap serius industri ini.

Oleh karena itu, pada artikel kali ini Jobnas akan membahas berbagai masalah terkait peluncuran game secara detail. Dan juga menceritakan perkembangan start-up game di Indonesia dan daftar perusahaannya. Kalian penasaran dengan topik kali ini?

Jika iya, kalian bisa membacanya sekarang!

Apa Itu Startup Game?

Kisaran 15 tahun yang lalu apakah kalian pernah mendengar ada orang yang serius ingin menjadi seorang gamer. Game selalu dilihat sebagai hiburan yang memakan waktu yang tidak memiliki nilai dan tidak menguntungkan. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, banyak yang menolak gagasan ini.

Banyak orang yang mengubah permainan bukan hanya sekadar hobi dan mengubahnya menjadi bisnis yang menjanjikan. Bahkan, beberapa di antaranya berhasil mendirikan startup video game di Indonesia.

Sebelum Jobnas membahas hal ini lebih jauh, sebenarnya apa itu startup game?

Jika kita tilik dari makna asali startup ialah sebuah perusahaan baru yang didirikan oleh satu atau lebih pengusaha untuk mengembangkan produk atau layanan yang unik. Jika digabungkan, startup game berarti perusahaan yang baru saja dibentuk untuk mengembangkan game atau dunia game.

Sebagian besar perusahaan game berfokus pada pengembangan game baru untuk smartphone (iOS dan Android), komputer, situs web, dan konsol (Nintendo dan PlayStation). Akan tetapi, ada juga startup yang lebih fokus mengembangkan tim olahraga dan menyelenggarakan event gaming.

Dan kenyataannya sampai saat ini daftar game launcher Indonesia terus bertambah. Setiap orang berusaha untuk mendominasi pasar lokal dan asing.

Perkembangan Startup game indonesia

Game adalah salah satu industri dengan pertumbuhan tercepat dibandingkan dengan industri lain. Industri game adalah bagian dari ekonomi kreatif negara.

Pasalnya, Sekarang ini Indonesia berada di peringkat 16 dunia dan pertama di Asia Tenggara dalam pasar game global. Lebih spesifiknya, ada 43,7 juta pemain di Indonesia pada tahun 2017. Potensi pendapatan adalah $880 juta (sekitar 11,9 triliun rubel).

Meski pertumbuhan pasarnya sangat besar, hanya sekitar 0,4% dari game produksi dalam negeri yang dijual di Indonesia. Selanjutnya, menurut Suara Asosiasi Permainan Indonesia (AGI), hanya 8% dari pendapatan game masuk ke perusahaan Indonesia.

Oleh karena itu, banyak masyarakat Indonesia yang mulai memperhatikan industri perjudian. Mereka bertugas mempromosikan industri perjudian Indonesia.

Tak heran jika daftar game startup di Indonesia kini terus bertambah. Menurut Manajer Program Agi, Ardhan Fadhlurrahman, permainan lokal setidaknya bisa menyamai permainan asing dalam lima tahun terakhir, seperti dikutip Bisnis.

Akan tetapi mayoritas perusahaan game masih menyasar pasar luar negeri seperti Eropa, Amerika Serikat, dan China. Alasannya adalah sebagian besar pasar game rumahan gratis untuk pemain.

Seperti biasa game-game tersebut dibuat oleh perusahaan besar dengan proses pembuatan yang rumit. Selain itu, biaya produksi dan periklanan juga tinggi. Namun, perusahaan game Indonesia masih berusaha mengembangkan game untuk pasar lokal.

Daftar Peluncuran Game di Indonesia

1. Agate Studio

Agate Studio didirikan pada tahun 2019 yang berasal dari Bandung. Agate Studio ialah perusahaan game Indonesia asal Bandung yang didirikan pada tahun 2009.

Di tahun berikutnya, Agate merilis game berjudul Earl Grey and This Rupert Guy. Gim ini diunduh oleh lebih dari satu juta orang di seluruh dunia dalam seminggu.

Kemudian, pada Februari 2011, Agate merilis Football Saga yang bisa dimainkan di Facebook. Setelah tiga minggu dirilis, game tersebut memiliki 10.000 pengguna aktif.

Dengan raihan tersebut, Agate masuk dalam daftar perusahaan game Indonesia yang telah menggandeng developer internasional seperti Square Enix dan Chillingo di bawah naungan Electronic Arts (EA).

2. Touchten Games

Game ini masuk dalam daftar startup gaming Indonesia yang berhasil mendapatkan pendanaan Seri B gam ini berasal dari Jakarta.

Selain masuk daftar tersebut game ini juga berhasil mengembangkan beberapa game terkenal di dunia internasional seperti Train Legend, Ramen Chain, dan Infinite Sky.

3. Own Games

Kategori ini pernah viral di tahun 2016 dengan jenis permainan Tahu Bulat.apakah kalian pernah mendengarnya? Pada saat itu, game Tahu Bulat ini naik ke puncak Google Play Store.

Startup ini juga berasal dari Kota Bandung. Di strtup ini beranggotakan lima orang yakni Edwin Viriya, Jevfin Viriya, Agustin, Ray Naldo dan Septian. Selain Tahu Bulat, Own Games juga telah merilis beberapa game lainnya seperti Agent Dodge, Own Pet Dragon dan Own Super Squad.

4. Toge Productions

Startup ini adalah salah satu game yang paling terkenal adalah Infectonator yang dijuluki dengan Toge Production. Game ini dirintis pada tahun 2009 lebih tua dari yang lainnya.

Hingga saat ini, Infectonator telah diunduh ke smartphone lebih dari satu juta kali. Selain game tersebut, studio produksi ini juga telah mengembangkan beberapa game lainnya seperti Rage in Peace, Magicat dan Rising Hell.

Berdasarkan pemaparan tadi, perkembangan startup game terbukti mampu mendongkrak industri game di Indonesia. Bahkan, daftar peluncuran game Indonesia terus bertambah dan berkembang.

Sekarang industri game tidak lagi diremehkan lagi oleh banyak orang. Industri ini sangat menjanjikan, bahkan bisa membawa nama baik bangsa ke tingkat internasional. Jadi, apakah kalian tertarik untuk terjun ke industri ini?

baca juga: Berbohong saat Wawancara Kerja? Inilah Konsekuensinya

Kalau jawaban kalian tertarik. Atau kalian masih ragu, kalian bisa menanyakannya di Corporate Culture di channel Jobnas Community.

Kalian bisa bertanya dan berbagi pengalaman di sana. Caranya gimana? Kalian cukup masuk dan mendaftarkan diri kalian. Jadi tunggu apa lagi? Ayo, daftar dan mulai percakapan!

Iwan Bisa
1 tahun yang lalu
0

Jobnas.com – Untuk lebih dekat dengan manajer atau atasan di kantor, kalian harus mengetahui terlebih dahulu bagaimana cara agar atasan kalian bisa mempercayai. Hubungan dekat dengan manajer sangat penting karena dapat meningkatkan performa kerja di kantor.

Coba kalian bayangkan jika tidak memiliki hubungan yang baik dengan atasan. Pasti akan sulit untuk bekerja sama, sehingga pada akhirnya akan ada perasaan bahwa pekerjaan itu tidak menyenangkan.

Itu sebabnya hubungan yang baik dengan atasan kalian sangat penting jika kalian ingin sukses di kantor. Tentu tujuannya tidak lain agar hubungan antara keduanya semakin erat, jika memang benar demikian maka salah satu jalannya kalian harus mendapatkan kepercayaan terlebih dahulu dari atasan.

Untuk persoalan seperti itu kalian tidak perlu bingung bagaimana caranya agar bos mudah percaya dengan kalian.

Berikut ini adalah artikel Jobnas yang kiranya bisa menjawab kebingungan kalian semua. Jobnas telah meringkasnya.

1. Tunjukkan Sifat yang Positif

Pada poin pertama ini adalah sebuah cara supaya atasan lebih mudah memercayai kalian. Adapun caranya dengan selalu menunjukkan sikap positif. Sikap positif di tempat kerja dapat ditunjukkan dengan berbagai cara. Misalnya, selalu bersemangat menghadiri rapat untuk menunjukkan rasa hormat kepada semua orang di kantor.

Selain itu, sikap positif seperti kejujuran dalam bekerja juga diperlukan agar atasan kalian bisa mempercayai dan yankin dengan kinerja kalian. Jika kalian bisa menunjukkan kejujuran, kalian tidak hanya akan disukai oleh atasan. Bahkan, seluruh kolega kalian ikut percaya.

2. Menyesuaikan Gaya Komunikasi

Langkah yang kedua kalian bisa mencari tahu seperti apa gaya komunikasi bos kalian dan cobalah untuk mengikutinya. Menemukan cara untuk membuat atasan kalian mempercayai kalian tidaklah mudah. Namun, kalian dapat mencoba cara ini dengan mengubah gaya komunikasi\.

Ketahui cara atasan kalian berkomunikasi. Apakah dia cenderung santai, apakah dia selalu ingin dihormati atau dia tidak peduli. Tentunya jika kalian mengetahui gaya komunikasi atasan kalian, kalian bisa menentukan sikap yang tepat dalam menghadapinya.

Jika komunikasi berjalan dengan baik, tentunya akan lebih mudah membangun hubungan baik dengan atasan, bukan?

3. Ketahui Apa yang Dia Inginkan

Salah satu cara lainnya untuk memercayai bos ialah dengan melakukan apa yang diinginkannya. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengetahui tujuan apa yang perlu dicapai oleh manajer. Misalnya, bos kalian ingin menggandakan situs webnya dan traffic-nya ingin ada di kuartal paling atas.

Setelah kalian tahu apa yang mereka inginkan, kalain bisa mulai menyiapkan ide. Misalnya menyiapkan strategi content marketing yang tepat agar trafik bisa meningkat. Jangan sungkan untuk menanyakan kebutuhan atasan. Hal ini membuat kalian terlihat lebih aktif dalam memberikan kontribusi bagi perkembangan perusahaan.

4. Jangan Terlalu Sering Mengulangi Kesalahan

Yang namanya manusia pasti akan melakukan salah dan dosa. Tentu karyawan juga akan mengalami hal seperti demikian. Namun, ini tidak berarti bahwa kalian dapat mengulangi kesalahan yang sama berulang kali. Jika ingin mendapatkan kepercayaan dari atasan, kalian harus bisa menunjukkan sisi terbaik kalian dalam bekerja.

Jika saya mengutip Reader’s Digest, tidak ada pemberi kerja yang mengharapkan karyawannya sempurna sepanjang waktu. Namun, jangan ulangi kesalahan yang sama. Cobalah untuk meningkatkan produktivitas pekerjaan kalian sebanyak mungkin dan kalian tidak akan melakukan kesalahan yang sama. Dengan begitu, manager pasti menyukai karyawan yang mau bekerja keras untuk terus berkembang.

5. Haus Akan Saran

Menurut Business Insider, meminta nasihat kepada atasan dapat menciptakan ikatan yang lebih dekat dengan kalian. Adapun cara yang terakhir ialah bisa kalian lakukan dengan meminta nasihat atau saran.

Saat meminta nasihat, atasan merasa dihargai dan pendapatnya dihargai. Dengan cara ini keyakinan kita terhadap diri sendiri dapat terus tumbuh. Ingat, meminta saran tidak membuat kalian terlihat tidak kompeten atau kurang begitu paham dengan tugas yang mau kalian kerjakan. Sebaliknya, bos dapat lebih proaktif dalam menerima umpan balik dari sang administrator.

Ini adalah beberapa cara yang bisa kalian lakukan supaya kalian bisa lebih dekta dengan atasan. Dengan begitu, manager atau atasan akan dapat mempercayai kinerja kalian. Cobalah lakukan dari sekarang.

Dan yang sangat penting untuk kalian pahami bahwa hubungan dengan atasan penting untuk selalu terjaga dengan baik. alasannya adalah bos menilai kinerja kita di tempat kerja.

Baca juga: 5 Cara Meningkatkan Produktivitas dalam Bekerja dan Pentingnya Rasa Ingin Tahu

Jika kalian minta dengan informasi semacam ini. Kalian bisa melakukan tanya jawab dan kalian juga bisa dapat bertukar pengalaman tentang membangun hubungan baik dengan manajer atau topik lain yang terkait dengan kehidupan kerja.

Iwan Bisa
1 tahun yang lalu
0

Jobnas.com – Sangat diperlukan strategi pengoptimalan tingkat konversi yang efektif. Taktik pemasaran yang berhasil mengubah prospek menjadi angka penjualan secara berkelanjutan harus menjadi prioritas utama pemasar.

Apa saja hal yang dapat dilakukan untuk mengoptimalkan tingkat konversi? Jobnas telah merangkum 5 taktik yang bisa kalian terapkan adan taktiknya ada di bawah ini. Perhatikan baik-baik.

1. Manfaatkan Bukti Sosial dan FOMO

Salah satu strategi paling efektif untuk pengoptimalan tingkat konversi adalah memengaruhi orang menggunakan bukti sosial dan FOMO.

Apa itu Bukti Sosial dan FOMO?

Bukti sosial dapat didorong oleh influencer dan testimoni dari orang-orang sehingga pembeli atau calon pelanggan kalian juga melakukan pembelian.

Sementara itu, FOMO mewakili rasa takut ketinggalan, yaitu rasa takut tertinggal oleh tren atau peristiwa yang sedang terjadi. Bukti sosial dan FOMO sangat mirip dan keduanya merupakan cara untuk mengoptimalkan tingkat konversi.

Terapkan bukti sosial dan FOMO dalam salin dan halaman arahan ajakan bertindak dan konten lainnya. Menurut Sprout Social, bukti sosial adalah konsep di mana orang akan mengikuti saham atau tren populer saat ini. Jika orang lain melakukannya, itu akan mengikuti.

2. Gunakan Formulir Pengumpulan Prospek

Menggunakan formulir penangkapan prospek dapat berdampak besar pada peningkatan peluang konversi prospek menjadi pembeli. Di halaman arahan, formulir pengambilan prospek digunakan untuk mengumpulkan prospek saat mereka mengunjungi situs web kalian.

Pembuatan prospek adalah strategi penting untuk meningkatkan penjualan dan melibatkan lebih banyak pengunjung dengan konten yang tepat. Dengan menggunakan informasi dari formulir pengambilan prospek, kalian dapat melihat pengunjung atau pengguna mana yang menjadi prospek dan mana yang bukan.

Salah satu strategi pengoptimalan tingkat konversi utama adalah formulir perolehan prospek. Padahal, itu adalah kunci penting untuk keberhasilannya.

3. Deskripsi Produk Melalui Video

Video telah dianggap sebagai taktik pemasaran yang sangat efektif untuk berkomunikasi dengan baik dengan pelanggan potensial kalian. Dengan video, brand story dan value proposition dapat tersampaikan dengan baik. Video juga merupakan cara sederhana untuk memperkuat koneksi kalian dengan prospek dan konsumen di seluruh saluran pemasaran.

Strategi selanjutnya untuk meningkatkan minat pengunjung agar optimasi tingkat konversi bisa berhasil adalah dengan menggunakan video. Diperkirakan sepertiga dari aktivitas online pengguna melibatkan menonton video, jadi ini adalah media yang sangat menjanjikan.

4. Kurangi Exit Rate dan Bounce Rate

Strategi pengoptimalan rasio konversi tidak akan optimal terlepas dari Exit Rate dan Bounce Rate situs kalian. Jadi, strategi penting dalam pengoptimalan tingkat konversi berikutnya adalah memahami apa yang membuat rasio pentalan dan pentalan situs Anda tinggi. Kemudian, temukan cara untuk mempersempitnya sehingga lebih banyak prospek dapat dikonversi menjadi pelanggan.

5. Menyesuaikan Harga Pencarian

Untuk menganalisis ini, Anda dapat menggunakan Google Analytics dan alat lainnya. Analisis sederhana dapat memberi Anda informasi tentang niat orang datang ke situs web Anda. Harapan mereka mungkin tidak sesuai dengan apa yang mereka lihat, atau mereka mungkin tidak tahu harus membeli apa.

Mengetahui orang seperti apa yang mengunjungi situs web kalian sangatlah penting. Jika mereka tidak melakukan konversi dengan mudah, kemungkinan besar mereka tidak menemukan apa yang mereka cari di situs kalian.

Pastikan Apa yang Mereka Cari, Dapat Mereka Temukan.

Untuk memaksimalkan konversi, penting untuk dapat menjelaskan produk kalian dan menyesuaikan penawaran kalian dengan harapan mereka sehingga lebih meyakinkan. Meskipun situs web kalian terlihat sangat bagus, jika pengguna tidak berniat membeli apa yang ditawarkan, konversi tidak akan terjadi.

Apakah 5 poin untuk strategi pengoptimalan tingkat konversi sudah dicatat? Tidak sulit dilakukan, bukan? Jadi, segera terapkan tips ini ke website kalian untuk mencapai tingkat konversi prospek yang lebih tinggi dan lebih optimal.

Baca juga: EdTech, Sebuah Harapan, Prospek, dan Alternatif Baru Bagi Calon Guru

Jobnas tidak hanya menyediakan informasi itu saja, tentunya masih banyak trik lain dalam dunia Marketing untuk meroketkan penjualan kalian. Agar kalian tidak ketinggalan, berlangganan buletin blog Jobnas adalah solusi yang tepat.

Kalian tinggal mendaftar saja, setelah itu kalian selalu mendapatkan artikel gratis langsung. Ayo, buat akun dan daftarkan email kalian sekarang untuk memulai.

Iwan Bisa
1 tahun yang lalu
0

Jobnas.com – Bagi investor pemula, reksa dana syariah sangat populer. Pasalnya, kalian tidak membutuhkan banyak modal untuk bisa berinvestasi. Tren syariah yang semakin ramai diperbincangkan juga terdapat pada jenis investasi reksa dana.

Reksa dana syriah saat ini menjadi salah satu pilihan investasi yang paling populer di kalangan milenial, namun kini sudah banyak jenis Reksa Dana Syariah yang bisa kalian pilih untuk berinvestasi.

Makin penasaran dengan reksa dana syariah? Baca penjelasan Jobnas di bawah ini.

Apa itu Investasi Reksa Dana Syariah?

Reksa dana syariah dan reksa dana biasa sangat dekat dengan hal yang sama. Namun pada kategori ini hanya berinvestasi pada instrumen keuangan yang menganut prinsip syariah. Dalam fatwa nomor /20/DSN-MUI/IV/2001, terdapat panduan berinvestasi reksa dana syariah.

Oleh karena itu, jenis investasi ini memang terbukti legal dan sesuai dengan prinsip syariah. Investsi reksa dana syariah merupakan salah satu dana investasi kolektif yang dikelola oleh manajer investasi.

Namun, manajer investasi di sini hanya menginvestasikan dana kelolaannya pada efek syariah. Misalnya, saham syariah, sukuk atau instrumen syariah lainnya, baik dalam maupun luar negeri.

Apa Keuntungannya?

Keunggulan reksa dana syariah yang pertama adalah biayanya yang cukup terjangkau. Inilah mengapa jenis investasi ini tetap menjadi pilihan utama bagi mereka yang sedang belajar cara berinvestasi. Yaitu, harga yang pantas.

Biaya minimum untuk melakukan investasi ini adalah Rp 100.000. Jumlahnya pasti sangat bersahabat bukan? Setelah mengetahui implikasinya, pelajari dulu kelebihannya dibanding instrumen investasi lainnya.

Baca juga: Computer Vision Syndrome, Akibat Sering Menatap Layar Berjam-jam

Kemudahan Basis Investasi

Selain itu, bentuk investasi ini juga cukup hemat waktu karena manajer investasi akan mengawasi seluruh kegiatan investasi.

Selain biaya yang terjangkau, keunggulan reksa dana syariah lainnya adalah kemudahan dalam berinvestasi. Investor tidak perlu menghabiskan banyak waktu untuk melakukan analisis mendalam karena semuanya akan diurus oleh Direktur Investasi.

Jenis yang Perlu kalian Ketahui

Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. 19/POJK.04/2015 tentang Penerbitan dan Penagihan Reksa Dana Syariah, terdapat beberapa jenis Reksa Dana Syariah yang dapat digunakan untuk tujuan investasi.

Berikut penjelasan lengkapnya:

1. Terlindungi

Selain itu, investasi juga dapat dilakukan hingga 30% dari nilai aset bersih berupa saham syariah atau sukuk yang diperdagangkan di bursa luar negeri. Jenis reksa dana ini menginvestasikan minimal 70% dari nilai aset bersihnya sebagai efek pendapatan tetap yang sesuai syariah.

2. Berbagi Syariah

Pada investor jenis ini, investor hanya dapat menginvestasikan paling sedikit 80% dari nilai aktiva bersih dalam bentuk efek ekuitas syariah.

3. Penjamin

Pada reksa dana jenis ini, jaminan atas nilai investasi awal akan diberikan oleh mekanisme pengelolaan portofolio pada saat jatuh tempo. Penjamin emisi sendiri bukanlah manajer investasi melainkan melalui pihak ketiga seperti bank, perusahaan asuransi, dll.

4. Pasar Uang

Surat berharga syariah harus bersifat pendapatan tetap yang diterbitkan dengan jangka waktu tidak lebih dari satu tahun atau memiliki sisa jatuh tempo tidak lebih dari satu tahun. Reksa dana pasar uang syariah adalah reksa dana yang hanya berinvestasi pada instrumen pasar uang syariah domestik.

5. Berdasarkan Sukuk

Setelah itu, surat berharga syariah komersial dengan jangka waktu 1 tahun atau lebih dan masuk kategori worth it juga dapat digunakan untuk investasi.

Investasi yang dilakukan dalam reksa dana jenis ini harus mewakili setidaknya 85% dari kekayaan bersih dalam beberapa bentuk sukuk. Misalnya, sukuk ditawarkan untuk dijual di Indonesia melalui penawaran umum Surat Berharga Syariah Negara.

6. Campuran

Jenis reksa dana ini berinvestasi pada efek ekuitas, efek pendapatan tetap, atau instrumen pasar uang domestik lainnya.

Namun, nilai setiap investasi tidak boleh melebihi 79% dari Nilai Aktiva Bersih. Portofolio juga harus mencakup ekuitas yang sesuai dengan syariah dan sekuritas pendapatan tetap.

7. Dana Pertukaran Syariah (ETF Syariah)

Jenis reksa dana yang terakhir adalah Sharia Exchange Traded Fund atau ETF Syariah. Investasi reksa dana ini berbentuk KIK yang sahamnya diperdagangkan di bursa.

8. Pendapatan Tetap

Investasi dalam kategori ini harus mewakili sekurang-kurangnya 80% dari kekayaan bersih dalam bentuk surat berharga Syariah pendapatan tetap.

9. Berdasarkan Judul Syariah Asing

Dalam jenis reksa dana ini, investor harus menginvestasikan setidaknya 51% dari kekayaan bersih mereka di sekuritas syariah asing. Namun, surat berharga asing syariah ini juga harus diterbitkan oleh penerbit daftar surat berharga syariah.

10. Indeks

Bobot masing-masing sekuritas syariah pada reksa dana jenis ini berkisar antara 80 hingga 120% dari bobot masing-masing sekuritas syariah dalam benchmark. Kategori ini mengharuskan investor untuk menginvestasikan setidaknya 80% dari kekayaan bersih mereka pada sekuritas yang merupakan bagian dari indeks Islam.

Likuiditas yang Terjamin

Memang, pencairan dana investasi bisa dilakukan kapan saja. Selain itu, investor juga akan mendapatkan laporan berkala dan dapat mengetahui hasil investasinya setiap saat. Menariknya, investasi ini juga minim risiko karena dana yang terkumpul akan diinvestasikan di berbagai sekuritas.

Berinvestasi dalam reksa dana juga memudahkan investor untuk membawa uang tunai. Oleh karena itu, risikonya tidak terkonsentrasi pada satu jenis efek saja.

Jaminan Legitimasi dan Kepatuhan Syariah

Jenis investasi ini juga sepenuhnya sesuai dengan prinsip syariah. Pasalnya, setiap transaksi investasi selalu dipantau oleh Dewan Pengawas Syariah.

Selain itu, setiap reksa dana juga dikelola oleh manajer investasi yang terjamin karena telah mendapatkan izin dari OJK. Keunggulan terakhir adalah legitimasi yang terjamin karena diawasi oleh OJK.

Baca juga: Perbedaan Reksa Dana vs Saham

Begitulah paparan tentang reksa dana syariah dari pengertian, manfaat dan jenisnya. Semoga saja informasi di atas dapat bermanfaat dan membuat kalian semakin percaya diri untuk mulai berinvestasi di reksa dana jenis ini.

Iwan Bisa
1 tahun yang lalu
0

Jobnas.com – Agar perencanaan keuanganmu lancar setiap bulan, metrik jenis ini sangat membantu. Apalagi bisnismu berbasis Saas, yang notabene berbasis pada subscription atau berlangganan. 

Selain  itu, mengetahui pendapatan secara akurat adalah penting bagi pebisnis untuk dapat dicatatkan pada laporan laba-rugi. Meski demikian, tidak semua perusahaan  memiliki MRR ini. 

Di artikel ini, Jobnas.com akan mendeskripsikan terkait MRR untukmu supaya kamu tidak semakin penasaran dengannya. Yuk, simak !

Apa itu MRR?

Monthly Recurring Revenue (MRR) adalah total pendapatan (revenue) selama satu bulan, seperti dikutip dari Investopedia. Dengan nilai yang dapat diprediksi, diharapkan pendapatan ini bisa sustainable.  Pendapatan (revenue) yang berulang ini terdapat juga pada model bisnis yang melibatkan melakukan kegiatan penjualan kepada seseorang untuk sebuah akses atau produk secara rutin.

Seperti yang disampaikan sebelumnya, bahwa penggunaan MRR biasanya terjadi pada model bisnis yang mengandalkan subscription tahunan. Subscription tahunan membuat industri susah melacak terbentuknya peningkatan ataupun penyusutan konsumen sebab masih ada bermacam aspek yang mempengaruhi pemasukan.

Seperti, konsumen yang melaksanakan transaksi lain di aplikasi, ataupun terbentuknya pembaharuan pada aplikasi yang pasti mempengaruhi bayaran yang dikeluarkan. Oleh karenanya, perhitungan pertumbuhan industri bisa lebih akurat dengan memakai MRR.

Mengapa Penting Melacak MRR?

Seperti yang telah disampaikan sebelumnya, bahwa mengetahui MRR adalah penting bagi bisnis terutama yang mengandalkan sistem subscription. Dikutip dari HubSpot, terdapat beberapa hal yang perlu diketahui untuk mengetahui mengapa hal ini menjadi penting.

1. Melacak Performa

Ketika kamu sudah mengetahui seberapa besar penghasilanmu setiap bulannya, maka hal ini juga dapat digunakan untuk melacak performa bisnis. Hal ini dikarenakan kamu dapat mengetahui bagaimana penghasilanmu dalam suatu bulan, apakah mengalami perkembangan atau penurunan.

Dengan begitu, maka akan diketahui mengenai performa dari bisnis tersebut. Hal ini juga penting bagi pemegang kebijakan dari perusahaan untuk mengetahui kinerja dari divisi sales itu sendiri. 

2. Meramalkan Penjualan

Dalam melakukan penjualan, MRR merupakan hal penting yang dapat melakukan peramalan atau forecasting. Hal ini disebabkan karena nilai MRR cenderung lebih stabil serta mudah diprediksi. Dengan demikian, kamu dapat meramalkan penjualan beberapa waktu ke depan berdasar dari nilai MRR yang dihitung.  

3. Penganggaran

Selayaknya pendapatan pada umumnya, mengetahui MRR adalah hal penting untuk dapat melakukan penganggaran atau budgeting. 

Dengan mengetahui seberapa banyak hasil yang kamu dapatkan tiap bulannya, serta prediksi pendapatan di beberapa waktu ke depan, maka akan lebih mudah untukmu melakukan penganggaran.

4. Membantu Menentukan Keputusan

Pemilik bisnis atau penentu kebijakan perusahaan akan lebih terbantu dalam mengambil keputusan melalui MRR. Pemilik bisnis akan memiliki gambaran nyata mengenai perkembangan bisnisnya dengan mengetahui seberapa pendapatan sebenarnya di tiap bulannya. Oleh karena itu, pengambilan keputusan akan lebih mudah dan tepat. Hal ini seperti penghentian atau pengembangan suatu layanan, penambahan karyawan, serta keputusan bisnis lainnya.

Rumus Perhitungan

1. Berdasarkan Perhitungan tiap Konsumen

Dengan menghitung pendapatan berdasarkan perhitungan tiap konsumen, hal ini tentu akan memudahkan untuk menghitung MRR. Kamu hanya perlu menghitung berapa pendapatan yang didapat dari tiap konsumen, kemudian dijumlahkan total keseluruhannya. 

2. Berdasarkan Rata-rata Pendapatan Tiap User

Cara selanjutnya untuk menghitung Monthly Recurring Revenue adalah berdasarkan rata-rata yang didapatkan dari tiap user. Hal ini juga disebut sebagai  ARPU (average revenue per user).

Cara meningkatkan

Selanjutnya, kamu perlu memahami bagaimana cara meningkatkan MRR, setelah mengetahui bagaimana menghitung nilainya. Menurut Baremetrics, kamu perlu melakukan cara-cara di bawah ini untuk meningkatkan nilai MRR-mu. 

1. Melakukan Cross-sell dan Upsell

Melakukan cross-sell dan upsell merupakan cara pertama yang dapat kamu lakukan untuk meningkatkan MRR-mu. Konsumen akan cenderung mengeluarkan uang lebih banyak ketika kamu menggunakan cara ini. Hal ini tentu sangat berdampak baik bagi perusahaanmu. Selain itu, mendapatkan keuntungan dari konsumen yang sudah ada cenderung lebih mudah dibandingkan dengan menambah konsumen baru.

2. Melakukan Pilihan Harga yang Lebih Kompetitif

Memberikan pilihan harga atau paket yang lebih kompetitif merupakan cara selanjutnya yang bisa kamu lakukan. Memang tak mudah untuk menarik konsumen baru. Namun, cara ini juga bisa kamu gunakan untuk memaksimalkan datangnya konsumen baru. 

3. Terus Mengembangkan Produk

Terus mengembangkan produk merupakan  hal terakhir yang tak kalah pentingnya dalam meningkatkan nilai MRR. Tentu pelanggan akan menjadi lebih nyaman dan tertarik untuk terus menggunakannya, dengan produk yang terus memiliki perbaikan. Hal ini juga dapat membuat pelanggan lama merekomendasikan produkmu ke orang lain.

Baca Juga : 5 Tips Menulis Artikel Listicle yang Menarik, Tanpa Clickbait!

Nah, itulah penjelasan singkat dari Jobnas.com mengenai MRR atau monthly recurring revenue. Jika kamu tertarik dengan informasi serupa, kamu dapat membaca artikel-artikel lainnya di Jobnas.com, lho.