Waspadai Emotional Sponge Jika Terlalu Berempati hingga Pengaruhi Kesehatan Mental

Google News
Emotional Sponge
Emotional Sponge

Jobnas.com – Umumnya, orang yang memiliki empati yang tinggi akan cenderung menjadi terlalu sensitif hingga akhirnya menjadi emotional sponge, meskipun orang-orang yang demikian tentu saja memiliki banyak kelebihan.

Dikutip dari Psychology Today, disebutkan bahwa seseorang yang sangat berempati dapat dengan mudah merasakan nuansa emosional dari orang lain. Orang dengan empati yang tinggi, biasanya akan mudah menyadari saat ada orang yang sedang kesal atau marah. 

Orang yang sensitif biasanya akan lebih mudah merasakannya saat ada orang yang sedang marah kepada nya, meskipun tidak secara langsung. Nah, tentu saja, orang yang memiliki kepekaan karena empati yang terlalu tinggi tidak selamanya baik bagi kesehatan mental. Hal ini disebabkan karena mereka akan dengan mudah menjadi emotional sponge.

Lantas, apa sih sebenarnya emotional sponge itu ? Apa saja karakteristiknya dan bagaimana cara mengatasinya? Nah, di artikel ini Jobnas.com akan menjelaskan itu semua untuk mu. Yuk, simak penjelasannya!

Mengenal Emotional Sponge

Secara psikologis, menurut Quietrev, emotional sponge merupakan seseorang yang selalu menyerap stres yang dialami oleh orang lain ke dalam tubuh mereka sendiri. Biasanya orang yang memiliki empati yang terlalu tinggi, sangat mudah diajak berkomunikasi sehingga mereka selalu menjadi tempat curhat.

Akan tetapi, rupanya mereka bisa merasa kewalahan karena selalu ikut menyerap emosi orang lain, di balik kenyamanan kita curhat pada orang yang berempati tinggi. Tak jarang setelah mendengar cerita orang lain, khususnya cerita yang cukup negatif, banyak yang merasa kelelahan bahkan bisa ikut merasa stres.

Tentunya, hal yang satu ini sangat tidak baik bagi kesehatan mental. Hal ini disebabkan karena mereka akan terus menyerap stres dari orang lain sehingga bisa memicu datangnya serangan panik hingga depresi. Tentunya menjadi emotional sponge bisa membuatnya terbebani bagi seseorang yang masih kesulitan mengatur emosi.

Mereka akan terus merasakan hal negatif yang dirasakan oleh orang lain hingga akhirnya berdampak buruk pada dirinya sendiri. Dengan demikian, sebaiknya mulai ketahui cara menyemimbangkan emosi apabila kamu terlalu sensitif dan midah merasakan emosi orang lain. 

Karakteristik Emotional Sponge

Menurut Exploring Your Mind, ada beberapa karakteristik dari seseorang yang mengalami emotional sponge, di antaranya adalah: 

1. Sangat Intuitif

Sangat intuitif merupakan karakteristik pertama dari seseorang yang mengalami emotional sponge. Dari sinilah mereka mudah mengetahui perasaan orang lain. Mereka akan bisa tahu seperti apa perasaan yang sedang dirasakan oleh orang-orang di sekitarnya, meskipun tidak diberitahu secara langsung. 

2. Selalu Mencari Solusi dari Masalah Orang Lain

Seseorang yang mengalami emotional sponge biasanya memiliki rasa empati yang tinggi. Hal ini menjadikan mereka ingin selalu membantu masalah orang-orang yang ada di sekitarnya. Mereka tidak peduli asalkan bisa menemukan solusi dari masalah orang lain, meskipun harus berkorban waktu dan tenaga.

3. Mudah Merasa Kewalahan Karena Emosi Orang Lain

Saat seseorang mengalami emotional sponge, biasanya sangat kesulitan untuk mengatur emosi. Hal inilah yang menyebabkan mereka sering merasa kewalahan secara emosional saat mendengar cerita orang lain.

Mereka juga akan segera larut dalam kesedihan tersebut, jika cerita yang didengarnya sarat akan kesedihan. Bahkan, mereka merasa bahwa kesedihan orang lain itu sebagai kesedihannya juga.

4. Senantiasa Memprioritaskan Orang Lain

Seseorang yang mengalami emotional sponge juga merasa bertanggung jawab untuk membahagiakan orang lain, di samping menjadi pendengar yang baik. Dibandingkan dengan dirinya, bahkan mereka rela memprioritaskan kebahagiaan orang lain.  Alhasil, mereka selalu bertindak gegabah karena ingin melakukan apa pun demi orang lain.

5. Mudah Dikelilingi Orang yang Toxic

Bagi seseorang yang mengalami emotional sponge, rekan kerja yang toxic justru tidak bisa dilepaskan dari kehidupannya. Dengan kata lain, mereka tidak mudah lepas dari orang yang toxic. Hal ini disebabkan karena mereka akan sabar mendengarkan segala keluh kesah orang-orang toxic. Jadi, akhirnya ia akan selalu dikelilingi oleh orang-orang yang penuh masalah.

Tips Menyeimbangkan Emosi

Dibutuhkan cara untuk menyeimbangkan emosi agar tidak mudah kewalahan saat mendengar cerita orang lain bagi seseorang yang mengalami emotional sponge. Di samping itu, agar tidak berdampak pada kesehatan mentalnya, mereka juga harus paham bagaimana caranya agar tidak mudah menyerap emosi negatif orang lain. 

Menurut Huffpost, berikut ini merupakan beberapa tips yang bisa kamu coba lakukan untuk menyeimbangkan emosi:

1. Luangkan Waktu untuk Sendirian

Bagi seseorang yang memiliki emotional sponge, meluangkan waktu untuk sendirian sangat diperlukan. Untuk mengurangi tekanan emosional yang dimiliki, mereka akan membutuhkan waktu untuk menyendiri. Salah satu contoh untuk menenangkan diri mereka misalnya adalah dengan jalan-jalan dan menghirup udara segar.

2. Rutin Meditasi

Melakukan meditasi merupakan salah satu cara lain yang bisa dilakukan untuk mengurangi beban emosional yang berlebihan. Cobalah untuk rutin melakukan meditasi setiap hari. Langkah yang bisa dilakukan adalah meluangkan waktu beberapa menit untuk bermeditasi agar pikiran bisa lebih tenang.

3. Jaga Kepekaan terhadap Orang Lain

Bagi orang yang memiliki empati tinggi, menjaga kepekaan terhadap orang lain menjadi sangat penting. Mereka memang sangat mudah peka dengan keadaan orang di sekitarnya. Akan tetapi, ingatlah bahwa terlalu ikut terbawa emosi orang lain juga tidak baik untuk kesehatan mentalmu.

Dengan demikian, kamu juga perlu berani bilang “tidak” dan menolak permintaan orang lain jika hal itu dirasa terlalu memberatkanmu. Jadi, ingat untuk selalu menetapkan batasan dengan orang lain.

4. Jauhi Hal-hal yang Bisa Mengganggumu

Menjauhi hal-hal yang bisa mengganggumu merupakan hal selanjutnya yang perlu dilakukan. Contohnya, di kantor mu ada rekan kerja yang suka memulai drama kantor atau tukang gosip, sebaiknya jauhi dia. Kamu perlu mengingat bahwa kamu perlu menjauhi dia untuk satu hal, yaitu menjaga kesehatan mentalmu. 

Baca juga: 3 Tips Quality Time untuk Pasangan yang Sibuk Kerja

Demikianlah penjelasan Jobnas.com mengenai emotional sponge. Diharapkan setelah membaca ihwal emotional sponge dan mengetahui karakteristiknya, kamu akan semakin paham. Sebaiknya, kamu bisa memulai mencoba tips di atas apabila kamu merasa mudah menyerap emosi dari orang lain.