Jobnas

Blog Jobnas

Halaman artikel blog terbaru di Jobnas.com.
Iwan Bisa
3 tahun yang lalu
Perbedaan CRUD dan REST

Perbedaan CRUD dan REST yang Perlu Diketahui

Batas Melamar Pekerjaan ini Artikel

Jobnas.com - Dalam pengembangan website dan aplikasi, istilah CRUD dan REST sudah tidak asing lagi karena sering digunakan oleh developer. Masih banyak orang yang menganggap bahwa REST tidak berhubungan dengan CRUD. Padahal, keduanya sangat berhubungan.

Baca Juga : Apa itu Inflasi? Berikut Penjelasan Lengkap beserta 4 Penyebab Terjadinya Inflasi

Operasi tertentu dalam REST didasarkan pada protokol HTTP. Perbandingan mulai muncul ketika seseorang harus memilih antara set operasi yang disediakan. Salah satunya menggunakan CRUD.

CRUD

CRUD merupakan singkatan dari create, read, update, and delete. Menurut Technopedia, istilah ini merujuk pada empat fungsi utama yang diimplementasikan dalam aplikasi database.

  • Create memiliki fungsi yang memungkinkanmu membuat record baru dalam database.
  • Read berfungsi untuk mencari dan mengambil data tertentu dalam tabel dan membaca nilainya.
  • Update, yaitu fungsi yang digunakan untuk memodifikasi record yang telah tersimpan di database.
  • Delete, digunakan untuk menghapus record atau data yang tidak lagi dibutuhkan dalam database.

CRUD biasanya diimplementasikan untuk mendesain sistem program yang diinginkan.

REST

REST merupakan singkatan dari Representational State Transfer. Menurut Codecademy, REST merupakan gaya arsitektur untuk menyediakan standar antara sistem komputer di web. Sistem RESTful merupakan sistem yang sesuai dengan REST. Pengunaan REST akan memudahkan sistem untuk berkomunikasi satu sama lain. Setidaknya REST memiliki enam prinsip fundamental, yaitu : 

  • Client-server yang memisahkan masalah user interface dari masalah penyimpanan data.
  • Stateless, yaitu ketika server tidak perlu mengetahui apa pun tentang status klien dan sebaliknya.
  • Cacheable dengan memberikan cache klien hak untuk menggunakan kembali data respons tersebut untuk permintaan yang setara nanti.
  • Interface yang seragam.
  • Sistem yang berlapis agar setiap komponen tidak dapat “melihat” di luar lapisan langsung yang berinteraksi dengan mereka.
  • Code on demand opsional.

Perbedaan CRUD dan REST

1. Dari Segi Penggunaan

Dari segi penggunaan, CRUD dan REST memiliki beberapa perbedaan: 

REST dapat dikerjakan pada objek atau sumber daya apa pun mulai dari situs web hingga dokumen, file media, dan layanan lainnya.

Baca Juga : Bagaimana Cara Menjadi MC yang Baik? Perhatikan 5 Skill Ini

Sumber daya harus diarahkan hanya melalui protokol HTTP meski secara harfiah tidak ada batasan dalam layanan web. Arsitektur yang RESTful dapat membantu dalam membuat aplikasi stabil dengan desain yang minimalis. Di sisi lain, semua operasi yang terkait dengan CRUD pada dasarnya berlaku untuk catatan database saja. Ini belum terlalu maju untuk membantu dalam membuat API seperti REST.

Namun demikian, CRUD tidak diklasifikasikan sebagai arsitektur seperti halnya dengan REST. Ini lebih merupakan sebuah siklus karena dalam sebuah website atau aplikasi terdapat berbagai siklus CRUD yang bisa ada. Misalnya, di website e-commerce, pembeli dapat membuat akun, memperbarui akun, membaca informasi, dan bahkan menghapusnya. Pembeli juga dapat menambahkan item di keranjang belanja dan melakukan setiap operasi CRUD lainnya.

2. Fitur

Arsitektur yang RESTful pada dasarnya membangun hubungan atau cara komunikasi antara server dan klien. Di sisi klien, pelanggan mengirimkan permintaan untuk melakukan tindakan tertentu atau mengambil data sesuai dengan respon server.

Ini memungkinkan opsi untuk memilih operasi yang mungkin dan bekerja dalam mekanisme keadaan stateless di mana permintaan berisi semua informasi yang diperlukan. Hal ini juga membantu penggunaan mekanisme cache yang tidak efisien dengan menentukan apakah respons yang dikirim oleh server dapat disimpan di cache atau tidak.

Salah satu fitur utama yang membuat arsitektur REST dikenal luas adalah fitur yang melarang penggunaan beberapa antarmuka dalam API dan memungkinkan satu antarmuka didistribusikan. Selain itu, ada banyak lapisan dalam satu interface. Kamu juga bisa menambahkan middleware tanpa gangguan apa pun.

Baca Juga : Mau tau Cara Jualan di Tiktok? Berikut 6 Strategi Marketing yang Efektif Jangkau Pelanggan Tiktok

Sementara itu, CRUD tidak memiliki semua fitur ini karena tidak diperlukan dalam pengoperasiannya. CRUD lebih menggunakan protokol SQL, DDS, dan HTTP.

Penggunaan ntara CRUD dan RESET tentu berbeda. CRUD lebih sering digunakan untuk memanipulasi data, sedangkan REST digunakan untuk berinteraksi dengan sistem seperti aplikasi atau situs web.

3. Integrasi

Metode CRUD sangat penting dan merupakan bagian integral dari REST. Namun, persamaan antara REST dan CRUD hanya sampai di situ saja. Karena kurangnya fitur dan ketahanan di CRUD, kamu tidak bisa melakukan integrasi dengan metode REST. Untuk menjadi lebih dari sekadar pemetaan GET, PUT, POST, dan DELETE, dibuatlah arsitektur aplikasi yang RESTful.

Sistem arsitektur ini dibangun di sekitar sumber daya dan hypermedia. Sumber daya bukan hanya database atau data statis seperti halnya CRUD. Hypermedia berarti hubungan antara sumber daya dan representasi mereka harus seragam untuk pembentukan koneksi.

Di sisi lain, CRUD lebih fokus pada penyimpanan permanen data dan penyimpanan persistennya hidup lebih lama dari proses yang bertanggung jawab untuk membuatnya.

Baa juga: Tim Sales Wajib Mengetahui Perbedaan Cold Calling dan Warm Calling

Itulah beberapa perbedaan antara CRUD dan REST yang telah dideskripsikan Jobnas.com. Nah, setelah mengetahui perbedaan antara CRUD dan REST, tentunya kamu bisa lebih mudah membangun sistem yang efektif untuk aplikasi atau website sebagai developer. Apalagi pekerjaan sebagai developer saat ini sedang banyak diminati, lho. Berbagai perusahaan bahkan memberikan penawaran gaji yang cukup tinggi.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Iwan Bisa
3 tahun yang lalu
Perbedaan Cold Calling dan Warm Calling

Tim Sales Wajib Mengetahui Perbedaan Cold Calling dan Warm Calling

Batas Melamar Pekerjaan ini Artikel

Jobnas.com - Cold calling dan warm calling adalah dua teknik sales yang memiliki perbedaan cukup mencolok. Jika diamati dari namanya saja,  kamu pasti langsung tahu bahwa keduanya bertolak belakang. Lantas, apa yang membedakan keduanya ? Apakah dari segi lead yang dikontak, strategi, platform, atau hal yang disampaikan?

Nah, kali ini Jobnas.com telah menyiapkan informasi komperhensif tentang perbedaan cold calling dan warm calling dalam artikel ini.

Pengertian Cold Calling

Dikutip dari Investopedia, cold calling adalah aktivitas mengontak pelanggan potensial yang sebelumnya tidak pernah berinteraksi dengan sales. Pada umumnya, cold calling dilakukan melalui telepon atau telemarketing. Namun, teknik penjualan yang satu ini juga bisa dilakukan secara tatap muka.

Baca Juga : Memahami Inclusive Design, Konsep Desain untuk Semua Pengguna

Selain itu, cold calling merupakan strategi penjualan paling tua. Para sales sangat menyukai teknik ini untuk menggaet lead yang baru. Meski begitu, tingkat keberhasilan cold calling terbilang sangat rendah. Pasalnya, hanya ada 2% cold calling yang berhasil memenuhi tujuannya, seperti dikutip dari Investopedia.

Dengan kata lain, hanya lima di antaranya yang bisa dianggap sukses, dari setiap 250 cold calling yang dilakukan oleh seorang sales. Itu pun jika dilakukan oleh seorang sales yang sudah profesional. Inilah perbedaan antara cold calling dengan warm calling, yakni dari segi tingkat keberhasilan yang amat rendah.

Pengertian Warm Calling

Dikutip dari Leadiro, warm calling adalah aktivitas menghubungi lead yang sudah menunjukkan ketertarikan pada produk atau jasamu. Ada perbedaan antara cold calling dengan warm calling.

Dalam cold calling, kamu tidak bisa memastikan lead memang tertarik pada produk atau jasa perusahaanmu. Jadi, banyak lead yang akhirnya tidak menanggapi seorang sales. Sedangkan dalam warm calling, kamu sudah memiliki bukti bahwa lead memang tertarik. Dengan demikian, kamu akan lebih mudah untuk meyakinkan mereka.

Maka, tak aneh jika teknik penjualan yang satu ini memiliki potensi keberhasilan yang lebih besar daripada cold calling. Rain Group menyebutkan, 82% lead bersedia untuk mengikuti meeting dari sales apabila mereka sudah dikontak terlebih dahulu oleh sales.

Lalu, bagaimana kamu tahu bahwa lead yang hendak dihubungi memang tertarik dengan produk atau jasamu?. Sangat mudah mengetahui hal ini. Kamu bisa melihat apakah mereka pernah menghadiri acaramu, men-download materi pemasaran, atau menghubungi perusahaanmu di media sosial.

Baca Juga : Ingin Jadi Sales Representative yang Profesional? Wajib Kuasai 5 Skill Ini

Konklusi

Dari penjelasan di atas, kini kamu lebih mengerti kedua teknik sales tersebut. Akan tetapi, jika disimpulkan, apa perbedaan mendasar antara cold calling dengan warm calling?. Nah, salah satu perbedaan yang cukup mencolok adalah ada pada lead yang dihubungi.

Seperti ditulis WayUp, Cold calling biasanya dilakukan pada seseorang atau kelompok yang belum pernah memiliki kontak langsung dengan produk, jasa, atau perusahaanmu. Sedangkan warm calling dilakukan pada seorang lead yang memang sudah menunjukkan ketertarikan pada produk atau jasamu.

Lebih dari itu, perbedaan lain antara cold calling dengan warm calling juga terletak pada potensi keberhasilannya. Cold calling tentu saja memiliki tingkat keberhasilan yang jauh lebih rendah daripada warm calling. Cold calling dan warm calling memang memiliki perbedaan yang mendasar dari segi strategi dan lead yang dikontak.

Keduanya tetap merupakan teknik sales yang penting. Jadi, kamu tak perlu memilih salah satunya. Yang perlu kamu lakukan adalah menyesuaikan dengan kebutuhan sales perusahaanmu.

Baca juga: Perlukah Menuliskan Alamat di CV saat Melamar Kerja?

Itu dia penjelasan Jobnas.com tentang perbedaan cold calling dan cold warming. Jika kamu tertarik pada dunia sales beserta tetek-bengeknya, kamu bisa menyimak artikel lainnya di Jobnas.com, lho. Yuk, tunggu apalagi.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Iwan Bisa
8 bulan yang lalu
Perlukah Menuliskan Alamat di CV saat Melamar Kerja?

Perlukah Menuliskan Alamat di CV saat Melamar Kerja?

Batas Melamar Pekerjaan ini Artikel

Jobnas.com - Sebagai pelamar kerja, perlukah kamu memasukkan alamat di CV mu ?. Lantas, Apakah perekrut akan melihatnya sebagai nilai plus saat mengajukan lamaran?

Ketika kamu ingin melamar kerja, data dirimu mulai dari pengalaman kerja, data pribadi, hingga riwayat pendidikan tentu harus ditulis di CV mu. Akan tetapi, apakah kamu mesti menulis juga alamat di CV mu itu ?. Lalu, kira-kira bagaimana kamu harus memasukkannya ?. Sering kali kita berpikir bahwa hal itu adalah privasi, sehingga tidak harus memasukkannya terlebih dahulu.

Untuk menjawab rasa penasaranmu, kali ini Jobnas.com akan memberikan jawaban kepadamu terkait pertanyaan-pertanyaan di atas.

Haruskah Memasukkan Alamat di CV?

Menurut The Balance Careers, sebenarnya tidak semua perusahaan menjadikan alamat di dalam CV sebagai salah satu hal yang esensial. Namun, setidaknya ada pertimbangan yang mesti kamu perhatikan saat tidak memasukkan alamat di CV, yaitu masalah letak perusahaan.

Perusahaan terkadang melihat alamat pelamar untuk mempertimbangkan mengenai perjalanannya ke kantor. Beberapa perusahaan terkadang melihat pelamar yang alamatnya tidak jauh dari perusahaannya. Hal ini dilakukan agar nanti pelamar dapat bekerja dengan cepat tanpa ada alasan perjalanan jauh.

Jadi, ketika kamu tidak mencantumkan alamat, perusahaan tentu tidak mempunyai pertimbangan untuk memanggilmu interview. Di sisi lain, mungkin ada sebagian pelamar yang berpikir untuk tidak memasukkan alamat di CV karena masalah privasi. Jika demikian, menurut Indeed, jangan lupa untuk mencantumkan email atau nomor telepon di dalam CV kamu.

Hal tersebut sangat berguna bagi perekrut untuk menghubungimu langsung jika ada informasi tambahan yang diperlukan. Jadi dapat disimpulkan bahwa memasukkan alamat di dalam CV bukanlah salah satu persyaratan untuk dipanggil interview oleh perusahaan.

Kendati begitu, ada beberapa keuntungan yang kamu dapatkan jika menambahkan alamat:

  • Memberi tahu perekrut mengenai kesiapanmu untuk dipanggil interview
  • Kamu tidak terlihat menyembunyikan lokasi oleh recruiter
  • Memberitahu recruiter bahwa lokasimu tidak terlalu jauh dengan perusahaan

Hal-Hal yang Harus Diperhatikan

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan, apabila sudah mempunyai keputusan dan ingin memasukkan alamat dalam CV :

1. Periksa Kembali Lowongan Pekerjaan

Hati-hati terhadap lowongan pekerjaan yang tersebar saat ini. Pasalnya, tidak jarang ditemukan penipuan.

Apabila terdapat indikasi penipuan, sebaiknya jangan cantumkan alamat di dalam CV serta jangan mengajukan lamaran kepada lowongan tersebut.

2. Riset Perusahaan

Salah satu cara yang tepat untuk memastikan bahwa lowongan pekerjaan tersebut asli atau tidak adalah dengan melakukan riset perusahaan.

Jika kamu melihat lowongan pekerjaan yang mencantumkan nama perusahaan, sebaiknya telusuri terlebih dahulu di internet.

Pastikan apakah perusahaan tersebut memiliki website atau tidak. Jika ada, periksa dengan teliti bahwa perusahaan tersebut memang ada dan sedang membutuhkan karyawan baru.

Cara Memasukkan Alamat di CV

Menulis alamat pada CV sama saja seperti menulis bagian lain, seperti riwayat pendidikan, hobi, dan lain-lain. Oleh karena itu, semua harus ditulis dengan jelas agar mudah dimengerti. Namun, jika kamu telah memutuskan untuk menuliskan alamat dalam CV dan masih ingin menjaga rahasia, di bawah ini ada beberapa cara yang bisa dilakukan:

Kota dan provinsi: Bantul, D. I. Yogyakarta.

Kota, provinsi, dan kode pos: Semarang, Jawa Tengah, 50117.

Alamat lengkap: Jl. Parangtritis No.138, Cabean, Panggungharjo, Kec. Sewon, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55188

Pastikan alamat yang kamu masukkan benar agar recruiter dapat melacaknya dengan baik. Selain itu, seperti dilansir dari Career Addict, kamu juga tidak perlu menuliskan kata “alamat” di depan alamatmu. Sebab, recruiter sudah tahu bahwa itu adalah alamat pelamar.

Itulah penjelasan singkat dari Jobnas.com mengenai permasalahan mencantumkan alamat atau tidak di dalam CV serta cara menuliskannya. Nah, tentu kamu sudah bisa memulai melamar pekerjaan jika kamu sudah rampung menyusun CV-mu.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Iwan Bisa
11 bulan yang lalu
Manfaat Jadi Volunteer

Manfaat Jadi Volunteer untuk Karier yang Tidak Banyak Diketahui Orang

Batas Melamar Pekerjaan ini Career Zone

Jobnas.com - Ketika sedang memiliki waktu senggang, volunteer atau relawan kerap menjadi salah satu kegiatan yang diikuti oleh orang. Kegiatan ini, secara tidak langsung,  dapat membantu seseorang untuk mengasah skill teamwork ataupun membangun kepekaan terhadap lingkungan sekitar.

Selain itu, masih ada beberapa manfaat lainnya yang bisa kamu dapatkan ketika jadi volunteer. Jobnas.com akan menjelaskan 5 manfaat dari jadi volunteer yang mesti kamu ketahui. 

Memperluas Prospek Kerja

Saat menjadi volunteer, kamu akan bertemu banyak orang dengan berbagai macam pengalaman kerja yang mereka miliki. Hal ini akan membuatmu lebih mudah mendapatkan prospek kerja yang lainnya dari orang-orang tersebut. Karena kamu telah berusaha membangun relasi dengan mereka. 

Baca Juga : Apa itu Inflasi? Berikut Penjelasan Lengkap beserta 4 Penyebab Terjadinya Inflasi

Dilansir dari Indeed, dari volunteering ada kemungkinan orang yang jadi mentor atau rekanmu mempunyai karier di bidang yang kamu minati. Nah, bisa saja mentor atau rekan volunteer-mu tertarik dengan pengalaman kerjamu. Selain itu, mereka akan memungkinkan mengirim seputar informasi lowongan kerja kepadamu. Hal ini tentu bisa untuk dijadikan opsi cadangan bagimu ketika ingin resign karena tidak betah dengan pekerjaan sekarang.

Menambah Skill Baru

Mendapatkan skill baru adalah manfaat lainnya ketika kamu jadi volunteer. Pada saat sekarang ini, orang-orang diharuskan mempunyai beragam skill untuk keberlangsungan kariernya. Seperti dilansir dari Flex Jobs, dari kegiatan volunteer kamu bisa menambah skill baru.  Mulai dari skill marketing, fundraising, media sosial, teamwork, kolaborasi, dan lain-lain.

Secara keseluruhan, skill yang didapatkan dari volunteering dapat kamu terapkan dalam dunia kerja. Hal ini juga penting bagi para pencari kerja yang ingin menambahkan skill ke dalam CV-nya supaya menarik perhatian rekruter.

Membantu Menentukan Tujuan Karir

Ada saatnya kamu ingin mencoba hal-hal baru untuk mengetahui hakikat jati dirimu sebenarnya. Terkadang, kamu ingin tahu apakah sudah berada dalam tujuan karir yang benar-benar kamu inginkan atau belum. Menurut, The Muse, menjadi volunteer adalah salah satu solusinya. Sebab, ini merupakan salah satu program yang tepat untuk mencari tahu lebih banyak mengenai tujuan karirmu sebenarnya.

Tidak ada salahnya untuk mengikuti program volunteer di sekitarmu meskipun selama ini kamu bekerja di perusahaan besar. Hal ini dilakukan untuk mencari tahu tujuan karirmu. Dari situ, pastinya akan banyak sekali perspektif yang kamu dapatkan dan memiliki dampak yang besar terhadap karirmu.

Baca Juga : 5 Tips Membuat Instagram Live yang Menarik Banyak Followers

Mendapatkan Pengalaman

Pengalaman menjadi salah satu hal penting untuk membuatmu menyelesaikan segala masalah yang sedang dihadapi dalam karirmu. Sebagai contoh, di saat menjadi volunteer, kamu memiliki pengalaman bernegosiasi kepada warga setempat ataupun pihak ketiga untuk minta izin menjalankan program di tempat mereka. Pengalaman negosiasi tersebut bisa kamu terapkan dalam dunia kerja.

Selain itu, dilansir dari Resume Coach, pengalaman volunteer juga penting bagi kamu yang sedang mencari kerja. Saat menjawab interview, setidaknya kamu tidak terlihat kaku karena sering berkomunikasi dengan orang asing saat menjadi volunteer.

Memperoleh Referensi Kerja

Secara tidak sadar, manfaat lainnya yang kamu dapatkan ketika jadi volunteer adalah memperoleh referensi kerja. Karena ketika volunteering sedang berlangsung, di sana banyak terdapat rekanmu dari berbagai latar belakang profesi. Untuk itu, volunteering bisa menjadi opsi saat kamu memiliki waktu senggang. 

Itu dia lima manfaat yang akan kamu dapatkan ketika memutuskan untuk jadi volunteer, khususnya bagi kariermu. Dari pada kamu tidak berkegiatan apa pun saat waktu senggang, nikmatilah kegiatan kosongmu dengan hal-hal bermanfaat, salah satunya dengan menjadi voulnteer, supaya skill-mu terus bertambah dari waktu ke waktu.

Baca juga: Kenali Wix, Cara Membuat Website dengan Mudah

Jika ingin mengetahui lebih lengkap tentang volunteering, kamu bisa terus baca artikel-artikel menarik lainnya di Jobnas.com, lho.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Iwan Bisa
3 tahun yang lalu
Kenali Wix, Cara Membuat Website dengan Mudah

Kenali Wix, Cara Membuat Website dengan Mudah

Batas Melamar Pekerjaan ini Artikel

Jobnas.com - Website menjadi salah satu hal penting dimiliki di era yang serba digital ini.  Memiliki website tidak hanya berguna bagi seorang pebisnis yang ingin memasarkan produknya saja. Hingga kini, website juga bermanfaat bagi seseorang yang ingin memajang hasil karya atau sebagai portofolio-nya. 

Sayangnya, masih banyak orang enggan mencoba membuat website karena merasa tidak memiliki pengetahuan soal web development. Padahal, wix adalah salah satu website builder yang dapat dimanfaatkan, lho. 

Baca Juga : Apa itu Inflasi? Berikut Penjelasan Lengkap beserta 4 Penyebab Terjadinya Inflasi

Nah, jika kamu ingin tahu lebih banyak soal website builder populer yang satu ini, sebaiknya simak penjelasan dari Jobnas.com di bawah ini.

Pengertian Wix

Educba menuturkan bahwa Wix adalah sebuah platform berbasis cloud yang bisa digunakan untuk membuat website. Pengguna website builder ini akan bisa segera mendapatkan website idamannya dengan mudah, sebab tidak perlu harus memahami coding terlebih dahulu. 

Hal ini disebabkan karena Wix memiliki tools yang ramah pengguna karena hanya perlu melakukan drag and drop untuk memodifikasi website seperti yang kita inginkan. Dalam sebuah situs resminya, Wix menyatakan bahwa mereka memiliki teknologi canggih sehingga bisa memungkinkan semua orang untuk mendapatkan website yang profesional dan fungsional.

Jadi, buat kamu yang sebelumnya belum pernah memiliki website tidak perlu khawatir karena membuat website dengan platform tersebut sangatlah mudah. Pengguna hanya perlu mempersiapkan ide untuk konsep website yang diinginkannya. 

Baca Juga : JHT BPJS Ketenagakerjaan: Syarat Lengkap dan Cara Klaim

Setelah itu bisa memilih beberapa contoh template website yang sudah disediakan oleh Wix. Misalnya template website untuk bisnis restoran, akomodasi, toko online, blog, hingga portofolio.

Kelebihan yang Dimiliki

Kecanggihan teknologi yang dimiliki Wix untuk membantu pengguna membuat website memang menjadi salah satu alasan mengapa platform ini sangat populer. Di samping itu, ada beberapa kelebihan lain yang dimiliki Wix di antaranya adalah:

1. Memiliki Koleksi Template Website yang Beragam

Salah satu kelebihan yang dimiliki oleh Wix adalah tersedianya beragam template menarik yang bisa dijadikan pilihan oleh pengguna. Setidaknya, ada 500 pilihan template dengan desain yang bermacam-macam, sesuai dengan kebutuh penggunanya. Hal itu misalnya, pariwisata, kecantikan, kesehatan, toko online, dan masih banyak lainnya. Dari sini pengguna bisa memilih template dengan kategori yang sesuai dengan tujuan dibuatnya website tersebut.

2. Fitur Drag and Drop yang Mudah Digunakan

Salah satu alasan kenapa pengguna menggunakan wix karena memiliki fitur Drag and Drop yang mudah digunakan. Bahkan, bisa dibilang jika fitur drag and drop dari Wix ini menjadi magnet utama untuk menarik pelanggan agar mencoba menggunakannya saat membuat website. Seorang pemula yang baru mulai mencoba untuk membuat website pasti akan sangat dimudahkan dengan fitur yang satu ini.

3. Kecepatan Website yang Sangat Baik

Wix memiliki kecepatan yang sangat baik. Ini menjadi salah satu alasan pula kenapa para pengguna banyak menggunakan Wix. Proses membuat website yang mudah dan cepat tentu saja akan sia-sia jika website berjalan lambat. Namun, untung saja website Wix bisa berjalan cukup cepat menurut review dari Bitcatcha.

4. Dilengkapi tools SEO

Tersedianya beragam tools yang sangat bermanfaat seperti tools SEO adalah kelebihan lain dari Wix. Agar website-mu bisa muncul di halaman pertama Google, tentunya SEO adalah hal yang perlu dipertimbangkan. Dengan membuat website menggunakan Wix nantinya kamu akan dimudahkan saat optimasi SEO konten karena sudah tersedia tools-nya.

Jadi, tidak hanya membuat website saja, platform yang satu ini juga menyediakan beragam tools yang berguna untuk meningkatkan performa website.

Cara Membuat Website di Wix

Kamu tentu semakin penasaran dengan langkah-langkah untuk membuatnya setelah membaca ulasan di atas. Nah, seperti dikutip dari situs resmi Wix, berikut ini adalah cara-caranya : 

1. Daftarkan Akunmu terlebih dahulu

Pertama-tama daftarkan akunmu terlebih dahulu, sebelummulai membuat website yang kamu inginkan. Setelah itu, kamu bisa langsung memilih jenis website diinginkan.

2. Pilih Template

Langkah selanjutnya adalah memilih template berdasarkan kategori yang kamu inginkan. Ada banyak sekali template yang tersedia, jadi kamu bisa memilih yang paling sesuai tujuan dibuatnya website-mu.

Baca Juga : Website BPJS Ketenagakerjaan Resmi, Begini Cara Mengakses dan Fungsinya

3. Mulai proses drag and drop

Membuat website lewat Wix sangat mudah karena kamu hanya perlu melakukan drag and drop. Setelah itu, tambahkan pula teks, video, hingga foto sesuai dengan keinginanmu.

4. Persiapkan untuk Bisnis

Jika kamu membuat website untuk tujuan bisnis, maka ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan. Misalnya dengan menambahkan sistem pemesanan, info produk, dan sebagainya.

5. Manfaatkan Tools SEO

Salah satu cara untuk meningkatkan traffic website adalah dengan mengoptimasi SEO dengan sebaik mungkin. Kamu juga bisa melakukannya dengan mudah lewat bantuan tools SEO yang sudah disediakan.

Baca juga: Waktu yang Tepat Menggunakan Jasa Business Coach

Demikianlah penjelasan mengenai Wix dari Jobnas.com, salah satu website builder yang paling populer saat ini. Apabila  kamu memang tertarik untuk membuat website dengan tujuan bisnis, maka Wix adalah platform yang tepat untuk dicoba. Jika kamu masih penasaran dengan penggunaan website builder, kamu bisa membaca artikel dengan topik serupa di Jobnas.com, lho.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Iwan Bisa
3 tahun yang lalu
Business Coach

Waktu yang Tepat Menggunakan Jasa Business Coach

Batas Melamar Pekerjaan ini Artikel

Jobnas.com - Adakah di antara kamu yang tertarik untuk menggunakan jasa business coach saat sedang menjalankan bisnis ?. Bagi sebagian orang business coach atau pelatih bisnis tidak terlalu dibutuhkan atau bahkan sama sekali tidak dibutuhkan. 

Baca Juga : Angular VS AngularJS, Mana yang Terbaik untuk Websitemu

Akan tetapi, ia mampu memberikan solusi yang tepat di setiap masalah bisnis yang sedang dihadapi. Oleh karena itu, kamu harus memahami perannya terlebih dahulu. Di artikel ini Jobnas.com akan memberikan penjelasannya untukmu. 

Pengertian Business Coach

Seperti yang dilansir dari Indeed, business coach adalah seorang mentor profesional yang membimbing klien dalam menjalankan bisnis. Setiap langkah yang diambil oleh klien tersebut dalam suatu bisnis, biasanya ada campur tangan dari business coach yang membantu klien mencapai tujuan. Banyak hal yang bisa diberikan. Mulai dari saran, rekomendasi, hingga kritikan mengenai rencana bisnis dan sales plan dari klien. 

Baca Juga : Cek Kartu BPJS Kesehatan Aktif Atau Tidak

Secara holistik, tujuan dari menyewa business coach ini untuk membantu dalam mencapai bisnis agar dapat sukses. Jadi, agar klien dapat mengembangkan bisnisnya dengan lancar, maka mereka akan memberikan pelayanan yang terbaik. 

Seorang profesional layaknya business coach ini datang untuk membantu dalam mengambil keputusan. Sebab, pada dasarnya tidak semua orang berani mengambil keputusan. 

Oleh karena itu, kamu harus tahu apa sih sebenarnya peran yang dilakukan business coach dalam membimbing bisnis kliennya?

Tugas Business Coach

Secara umum, business coach bertugas untuk memberikan nasihat dan solusi bisnis. Berikut ada beberapa tugas yang biasa dilakukan agar kamu dapat lebih memahaminya:

1. Memberikan Saran untuk Rencana dan Strategi Bisnis

Agar strategi bisnis semakin matang, business coach dapat memberikan saran atas rencana strategis bisnis. Dilansir dari Soult Salt, pelatih bisnis akan memberikan perspektif yang mungkin tidak dipikirkan oleh pemilik bisnis. Jadi ada kemungkinan-kemungkinan lain yang diberikan oleh mereka. Entah itu dari segi strategi, rencana, atau bahkan anggaran keuangan.

2. Memantau Pertumbuhan Bisnis

Memantau pertumbuhan bisnis dari klien atau perusahaan adalah  tugas dari business coach di samping selain memberikan saran. Otomatis business coach akan memberikan strategi yang ampuh untuk diterapkan oleh pemilik bisnis, ketika ada penurunan penjualan.

Pada dasarnya, pantuan dari  business coach mempunyai keuntungan tersendiri bagi pemilik bisnis. Sebab, terkadang ada sebagian pemilik bisnis yang menemui jalan buntu saat bisnisnya mengalami penurunan penjualan.

3. Menganalisis Perjalanan bisnis

Kesalahan terbesar dalam berbisnis biasanya tidak melakukan analisis terhadap bisnis yang sudah dijalankan.

Nah, apabila kamu menggunakan jasa business coach, ia akan menganalisis perjalanan bisnismu.

Kira-kira apa yang membuat permintaan produk meningkat atau menurun, apa yang disukai pelanggan dari produkmu, dan lain-lain, semua akan dianalisis dengan baik oleh pelatih bisnis.

Baca Juga : Call Center BPJS Kesehatan dan Alternatif Lainnya

4. Berkomunikasi dengan Klien

Terus melakukan komunikasi dengan klien merupakan tugas utama dari business coach. Komunikasi dilakukan agar supaya visi dan misi antara pihak pemilik bisnis dengan pelatih bisnis dapat menyatu. Dengan demikian, apabila sudah satu pemikiran, pengembangan bisnis dapat dilakukan dengan lancar.

5. Memahami Kelebihan dan Kekurangan Klien

Business coach biasanya juga bertugas untuk memahami kelebihan dan kekurangan yang dari dalam diri klien. Pertama-tama, ia akan mencari kira-kira apa saja kekurangan yang dialami klien saat sedang menjalankan bisnis. Setelah memahami hal tersebut, pelatih bisnis akan berusaha keras untuk membantu klien.

Perlukah Menggunakan Business Coach?

Pada hakikatnya, semua ini kembali kepada masing-masing pemilik bisnis. Kira-kira, apakah mereka mempunyai cukup uang untuk berinvestasi ke dalam bentuk pelatih bisnis?

Sebab, dilansir dari Forbes, pelatih bisnis biasanya memakan biaya yang tidak murah serta menghabiskan banyak sumber daya.Pertimbangan ini harus dipikirkan secara matang oleh pemilik bisnis dengan melihat budgeting yang telah disusun dengan rapi.

Secara garis besar, klien dari business coach juga beragam, mulai dari pemilik bisnis yang sudah mapan hingga selebritas yang ingin membangun perusahaan mereka.

Dalam tahap awal membangun bisnis, mungkin tak perlu terpaku untuk menggunakan jasa pelatih, melainkan tetap fokus dengan tujuan bisnis serta model bisnis yang akan digunakan.

Hal tersebut akan membantumu untuk tetap berada pada jalur bisnismu sendiri. Jika sudah mapan dan membutuhkan saran dari pihak ketiga alias pelatih bisnis, tidak ada salahnya untuk menggunakan jasanya.

Baca juga: Sebelum Mulai Berinvestasi, Pahami Prinsip Penting Margin of Safety

Demikian penjelasan dari Jobnas.com mengenai business coach beserta tugas-tugasnya. Setiap bisnis memiliki karakteristiknya masing-masing. Tidak semuanya membutuhkan jasa pelatih bisnis dan ada juga yang mengharuskan untuk menggunakan jasa tersebut.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Iwan Bisa
2 tahun yang lalu
Mulai Berinvestasi, Pahami Prinsip Penting Margin of Safety

Sebelum Mulai Berinvestasi, Pahami Prinsip Penting Margin of Safety

Batas Melamar Pekerjaan ini Artikel

Jobnas.com - Prinsip margin of Safety adalah salah satu prinsip yang paling terkenal sebagai panduan untuk berinvestasi.  Bagi para penggemar investasi dan seseorang yang telah lama terjun dalam dunia ekonomi, istilah ini mungkin sudah tidak asing lagi. Secara definitif,  margin of safety adalah konsep dalam dunia investasi yang sudah ada sejak lama. Meski demikian,  keberadaan prinsip yang satu ini rupanya masih tetap relevan hingga saat ini, lho.

Baca Juga : Memahami Inclusive Design, Konsep Desain untuk Semua Pengguna

Demi mendapatkan keuntungan, banyak investor sukses yang masih memegang konsep ini. Lalu, mengapa konsep ini masih terus dibicarakan hingga kini ?. Simak penjelasan dari Jobnas.com di bawah ini, ya. 

Memahami Margin of Safety

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, margin of safety adalah prinsip investasi di mana investor hanya membeli sekuritas ketiga harga pasarnya jauh di bawah nilai intrinsiknya, menurut Investopedia.

Adalah Benjamin Graham, investor Amerika, dalam bukunya dengan David Dood, The Security Analisis, yang telah mempopulerkan istilah ini. Bukunya yang rilis pada tahun 1934 itu memberikan bahwa  margin of safety adalah perbedaan antara nilai intrinsik yang dimiliki saham dengan harga yang beredar pada saat ini. Prinsip yang diperkenalkan oleh Benjamin Graham tersebut sebenarnya berasal dari konsep yang sederhana.

Contohnya, saat ingin berinvestasi saham dan terdapat saham yang dijual dengan harga Rp5.000 per lembar. Namun, sebenarnya nilai intrinsik saham tersebut diprediksi bisa meningkat hingga Rp10.000 di masa depan. Saat membeli saham tersebut maka seseorang akan mendapatkan margin of safety sebesar 50%. Dengan kata lain, semakin besar jumlahnya maka semakin kecil pula risiko yang bisa kita dapat.

Dua jenis cakupan margin of safety menurut CFI

1. Investasi

Dalam ruang lingkup investasi, margin of safety adalah selisih nilai intrinsik suatu saham dengan harga pasar yang berlaku dalam ruang lingkup investasi. Nilai intrinsik ini adalah nilai sebenarnya dari aset perusahaan.

Baca Juga : 6 Tips Membuat Executive Summary atau Ringkasan Eksekutif

Saat diaplikasikan dalam investasi hal yang satu ini dihitung dengan asumsi. Itu berarti investor membeli sekuritas saat harga pasar secara material ada di bawah nilai intrinsik yang diperkirakan.

Dalam menentukan nilai intrinsik suatu saham sekuritas sangatlah subjektif karena setiap investor memiliki cara yang berbeda dalam menghitungnya.

2. Budgeting

Istilah ini berkaitan dengan budgeting atau penganggaran, jika dilihat dalam ruang lingkup akuntansi. Oleh karena itu, margin of safety adalah sebuah perbedaan antara perkiraan hasil penjualan dengan tingkat penurunan penjualan.

Presentase jumlahnya yang rendah dapat menyebabkan bisnis mengurangi banyak biaya. Di sisi lain, presentase yang tinggi dapat membuat perusahaan yakin bahwa mereka terlindungi dari ketidakpastian nilai penjualan.

Cara Meningkatkannya

Dalam ruang lingkup akuntansi, margin of safety bisa ditingkatkan dengan beberapa cara. Seperti dilansir dari Business Jargons, berikut ini penjelasannya :

Meningkatkan Kontribusi Per unit

Menambah kontribusi per unit dengan cara menaikkan harga jual merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan margin of safety. Akan tetapi, hal yang mesti diperhatikan adalah bahwa biaya produksi per unit produk juga harus dikurangi agar  tidak keuntungan yang didapat bisa lebih besar.

Menurunkan Nilai Break-even atau Titik Impas

Break-even atau titik impas adalah suatu keadaan saat perusahaan tidak mendapatkan keuntungan atau kerugian. Agar margin of safety perusahaan bisa ditingkatkan sehingga tetap memberikan keuntungan, maka kamu mesti menurunkan nilai titik impas.

Baca Juga : Memahami Inclusive Design, Konsep Desain untuk Semua Pengguna

Meningkatkan Volume Penjualan

Meningkatkan volume penjualan merupakan cara selanjutnya yang perlu dilakukan. Tentunya perusahaan bisa terhindar dari kerugian saat perusahaan mampu menjual lebih banyak produk. Baik dalam berinvestasi maupun dalam ruang lingkup akuntansi, margin of safety sangat diperlukan agar bisa terhindarkan dari kerugian.

Seperti contoh,, perusahaan yang memiliki margin of safety yang tinggi, tentunya tidak akan terpengaruh dan merugi saat penjualan menurun. Begitu pula kemungkinan besar akan mendapatkan untung dalam investasi jadi lebih tinggi, apabila saat berinvestasi dengan margin of safety yang tinggi.

Nah, itulah alasan  sebelum melakukan investasi, mengapa margin of safety penting untuk dipahami . Jangan sampai mau merugi, tapi jangan lupa juga untuk lebih jeli dalam menentukan investasinya.

Baca juga: Mengetahui Peran dan Jenis-jenis Prototype dalam UX Design

Selain informasi di atas, kamu pun bisa berbagi dan bertanya soal dunia investasi lainnya di Jobnas.com. Jobnas.com akan memberikan beberapa penjelasan lainnya soal Investasi, lho. 

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Iwan Bisa
3 tahun yang lalu
Peran dan Jenis-jenis Prototype dalam UX Design

Mengetahui Peran dan Jenis-jenis Prototype dalam UX Design

Batas Melamar Pekerjaan ini Artikel

Jobnas.com - Kamu perlu memahami prototype dalam UX design, jika ingin berkecimpung dalam dunia desain, khususnya untuk user experience. Karena, prototype adalah salah satu langkah esensial dalam proses membentuk desain yang ramah untuk pengguna.

Di artikel ini, Jobnas.com akan merangkum segala hal terkait prototype dalam dunia desain UX yang perlu kamu ketahui. 

Pengertian Prototype dalam UX Design

Menurut Justinmind, prototype UX design adalah sebuah versi primitif dari suatu formulasi yang mempunyai potensi dibentuk hingga menjadi produk akhir. Mulai dari untuk aplikasi smartphone, situs web, hingga peralatan masak yang digunakan di rumah. Jadi, pada dasarnya, semua produk yang dijual sudah melalui proses pembuatan prototipe. 

Baca Juga : Process Mining, Pengertian, Jenis, Manfaat, dan 7 Contoh Penggunaannya

Dari sini, prototipe dapat dianggap sebagai sebuah draf. Draf yang akan disempurnakan sampai dianggap patut untuk diterbitkan. Produk dan layanan akan menjadi suatu hal yang berguna bagi masyarakat apabila telah melalui proses iterasi dan pengembangan. Prototipe, dalam dunia desain, juga dapat digunakan untuk mengetahui serta melihat bagaimana suatu produk atau aplikasi bekerja. 

Untuk menilai kualitas desain, prototipe dirancang membentuk sebuah simulasi. Untuk merancangnya pun juga tidak terlalu mengeluarkan biaya yang mahal dan sangat mudah untuk dibuat. Selain itu, fungsi esensial dari prototipe agar para desainer UX dapat menjelajahi kemungkinan yang belum ditemukan untuk mencapai desain akhir yang kohesif. Prototipe juga berfungsi sebagai penguji kinerja, menghemat uang, serta untuk meningkatkan pengalaman pengguna bagi para desainer. 

Kualitas yang Perlu Dimiliki Prototype UX Design

Ada empat kualitas yang perlu mereka terapkan, ketika seorang desainer hendak merancang prototype UX design. Keempat kualitas ini akan digunakan sebagai pedoman untuk menyelesaikan masalah desain sebelum waktu peluncuran. 

Kualitas-kualitas ini  juga dapat mengungkapkan bagian dari desain yang perlu diperbaiki. Setelah draf kasar dari desain produkmu berada di tangan pengguna, kamu akan melihat bagaimana mereka sebenarnya ingin menggunakan produk tersebut.

Seperti dilansir dari UXpin, inilah keempat kualitas yang perlu dimiliki oleh sebuah prototype UX design:

  1. Representasi – bentuk sebenarnya dari prototipe, yaitu kertas dan seluler, atau HTML dan desktop
  2. Presisi – kesetiaan prototipe, yang berarti detail, polesan, dan realisme pada desain
  3. Interaktivitas – fungsionalitas yang terbuka untuk pengguna, misalnya, berfungsi penuh, berfungsi sebagian, atau hanya dapat dilihat
  4. Evolusi – siklus hidup prototipe, beberapa dibuat dengan cepat, diuji, dibuang, dan kemudian diganti dengan versi yang lebih baik 

Salah satu kesalahpahaman paling umum yang perlu kamu ketahui dalam pembuatan prototype UX design adalah bahwa percobaan hanya perlu dilakukan satu atau dua kali di akhir proses desain. Oleh karena itu, desainer sebaiknya membuat prototipe untuk setiap kemungkinan iterasi desain mereka, sekalipun untuk ide yang paling kasar dan mendasar. Prototipe bukan sekadar beta testing yang memiliki tampilan seperti versi final desain.

Baca Juga : Memahami Inclusive Design, Konsep Desain untuk Semua Pengguna

Selama prototipe dapat memberikan desainer UX wawasan baru tentang pengalaman pengguna saat menggunakan produk mereka, tidak masalah jika prototipe dibentuk dari kertas ataupun HTML.

Jenis-Jenis Prototype untuk UX Design

Ada berbagai metode pembuatan prototype UX design dan semuanya memiliki tujuan dan fungsi yang berbeda-beda. Mereka akan tahu jenis pembuatan prototipe mana yang mesti digunakan apabila  desainer memahami jenis masalah yang harus diselesaikan. 

Melansir UX Planet, inilah jenis-jenis prototipe desain UX yang dapat digunakan oleh para desainer:

1. Sketches

Sketch atau sketsa, adalah sebuah gambar yang dapat dengan mudah dibentuk menggunakan kertas dan pulpen dengan biaya murah. 

Kebanyakan sketsa digunakan pada tahap awal proses desain untuk mendapatkan ide-ide baru.

Sketsa juga biasa digunakan untuk mengidentifikasi kelemahan pada desain yang akan memengaruhi pengalaman pengguna.

Baca Juga : Bagaimana Cara Menjadi MC yang Baik? Perhatikan 5 Skill Ini

Sketsa dengan low-fidelity contohnya. Jenis prototipe itu dapat digunakan untuk mengidentifikasi keluhan pengguna dan mendapatkan ide baru untuk produk meskipun masih tahap awal produksi.

Dengan sketsa, desainer juga dapat dengan cepat mengulang rekayasa desain dengan biaya murah untuk membuat produk lebih bermanfaat.

2. Wireframes

Jenis prototype UX design berikutnya adalah wireframes. 

Wireframes adalah representasi dari tata letak desain dan sebagian besar hanya berfokus pada tata letak konten. 

Kebanyakan wireframes menggunakan skala abu-abu atau hitam putih.

Dalam wireframing low-fidelity, desainer dapat menggunakan tool khusus untuk membuat wireframes skala abu-abu yang merupakan cara lebih baik daripada membuat sketsa di awal proses desain.

3. Mockups

Jenis prototype UX design selanjutnya adalah mockups atau maket.

Mockups sendiri adalah desain yang sepenuhnya dibuat untuk menggambarkan detail warna, tipografi, dan konten dari desain.

Jenis prototipe ini akan lebih terlihat seperti produk akhir dari rancangan desain dan tidak mewakili interaksi dari produk.

Manfaat Menggunakan Prototype untuk UX Design

Seperti yang sudah Glints jelaskan, prototype UX design dapat memainkan peran penting dalam menangkap kebutuhan pengguna.

Sederhananya, prototipe adalah mekanisme yang berguna untuk mendemonstrasikan fungsionalitas desain dan nilainya di mata pengguna.

Penjelasan praktis mengenai fungsi desain memiliki sejumlah manfaat yang bernilai tinggi bagi desainer dan perusahaan. 

Menurut Toptal, inilah beberapa manfaat yang dapat dirasakan bila merancang prototipe desain UX:

  • Desainer dapat merancang desain yang lebih ramah pengguna
  • Prototipe dapat mendeteksi masalah desain yang tak terduga
  • Prototipe berfungsi sebagai representasi dari hasil akhir desain

Desainer dapat merancang strategi terbaik untuk menyelesaikan masalah desain dengan prototipe.

Baca juga: Cara Menambah Views YouTube, Auto Trending!

Itulah beberapa penjelasan deskriptif dari Jobnas.com mengenai prototype UX design yang perlu kamu pahami. Jadi pada intinya, prototipe desain UX dapat menjadi sarana yang baik untuk menyaring kebutuhan pengguna.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Iwan Bisa
3 tahun yang lalu
Menambah Views YouTube, Auto Trending!

Cara Menambah Views YouTube, Auto Trending!

Batas Melamar Pekerjaan ini Artikel

Jobnas.com - Apakah kalian seorang YouTuber atau Seorang Marketer? Jika kalian seorang YouTuber Rupanya, YouTube Analytics adalah salah satu alat yang perlu kalian kuasai jika kalian ingin mendapatkan lebih banyak penonton atau Views.

Pernahkah kalian mendengar alat yang satu ini? YouTube Analytics gunanya untuk memungkinkan sampai mana mengukur kinerja saluran YouTube kalian dari waktu ke waktu.

Jadi, apa sebenarnya YouTube Analytics itu? Cara menggunakannya Pun bagaimana? Pada artikel kali ini, Jobnas akan menjelaskan apa dan bagaimana langkahnya. Kalian bisa membaca penjelasannya di bawah ini!

Apa Itu YouTube Analytics?

Pada dasarnya, YouTube Analytics sama halnya dengan Google Analytics. Fungsi keduanya sama-sama digunakan untuk memeriksa kinerja konten yang kalian buat di YouTube.

Baca Juga: Inilah Penetapan Angka UMP di DKI Jakarta Tahun 2021

Secara sederhana YouTube Analytics adalah alat untuk mengukur kinerja konten video kalian di YouTube. Tentunya kalian degan mudah, dapat memantau kinerja video dengan melihat metrik dan laporan yang disediakan oleh YouTube Analytics.

Fungsi lain dari alat ini untuk mengetahui apa yang paling disukai dan tidak disukai oleh audiens atau para penonton kalian.

Dari sana, kita bisa belajar secara otomatis untuk memutuskan jenis konten apa dan bagaimana yang harus dilakukan supaya bisa menarik perhatian pemirsa atau penoton di masa mendatang.

Alat ini dianggap sangat penting bagi pemasar yang ingin menggunakan YouTube sebagai alat pemasaran. YouTube Analytics juga dapat membantu kalian membuat strategi konten untuk menumbuhkan pemirsa dan kesadaran akan terhadap konten.

YouTube Analytics Metrics

Dari uraian di atas, kalian pasti sudah paham dan sudah tahu bahwa YouTube Analytics adalah sebuah alat yang berguna untuk mengukur kinerja video YouTube.

Setelah itu, ada beberapa hal yang perlu kalain ketahui tentang alat ini, seperti halnya Youtube analisis metrik. Pada kenyataannya YouTube Analytics memiliki beberapa metrik penting yang harus dipantau secara teratur.

1. Wach-Time

Metrik ini bisa dibilang merupakan metrik utama yang harus diperhatikan. Dengan metric analisis Wach-time ini YouTube menempatkan saluran kalian di bagian atas halaman pencarian. Jika channel kalian memiliki waktu tonton yang lama atau durasi waktu penonton sampai habis.

2. Real-time

Salah satu manfaat YouTube analytics ialah kalian dapat melihat berapa banyak orang yang menonton video Anda secara real time. Namun, metric Real Time ini hanya dapat dilihat dari konten video yang dipublikasikan dalam 48 jam atau 2 hari terakhir.

Baca juga: Manfaat Jadi Volunteer untuk Karier yang Tidak Banyak Diketahui Orang

3. Keterlibatan

Matrik ini Mirip sekali dengan media sosial, kalian juga dapat melihat berapa banyak orang yang berkomentar, menyukai, tidak menyukai, dan membagikan konten video di Channel Youtube kalian.

4. Pelanggan

Kalian mungkin sudah mengetahui metrik ini. YouTube Analytics juga memungkinkan kalian melihat berapa banyak pelanggan atau pengguna yang telah berlangganan saluran YouTube kalian. YouTube Analytics memiliki tab Keterlibatan untuk membantu kalain melacak semua ini.

Metrik ini membantu kami menemukan strategi masa depan untuk membuat video yang lebih baik lagi guna mendapatkan banyak suka dan komentar bagus dari pemirsa kami lebih-lebih suscreber.

5. Retensi Pemirsa

Metrik YouTube Analytics ini adalah salah satu yang paling penting untuk diperhatikan secara teratur.

Salah satu guna dari metric ini pemirsa memberi tahu kalian persentase orang yang meninggalkan video atau saluran kalian setelah menonton video.

Sesuai survey yang dilakukan satu alasan pemirsa meninggalkan saluran adalah kebosanan. jika tingkat retensi kalian tinggi, banyak orang secara otomatis akan bosan dengan video atau konten kalian.

Dari metric yang terakhir ini kalian dapat membuat konten yang lebih baik lagi untuk memenangkan kembali audiens dan menurunkan retensi.

Metode Menggunakan YouTube Analytics

Sebenarnya tidak sulit untuk menggunakan tool yang satu ini. Satu hal penting sebelum menggunakan YouTube Analytics adalah memastikan kalian sudah memiliki akun Gmail Khusus untuk Youtube.

Kalian cukup Mendaftarkannya ke YouTube nanti akan secara otomatis membuat saluran sendiri dan mengaktifkan YouTube Analytics.

Baca juga: Mengenal Voice Search sebagai Strategi SEO dipercaya untuk Tingkatkan Traffic

Berikut adalah petunjuk penggunaan untuk kejelasan.

  • Masuk ke akun YouTube kalian.
  • Klik profil kalian di pojok kanan halaman beranda YouTube dan pilih YouTube Studio.
  • Kemudian kalain akan melihat layar seperti ini.
  • Pilih Analytics untuk melihat semua data yang kalain butuhkan, dari Ikhtisar, Keterlibatan hingga Pemirsa.
  • Klik Mode Lanjutan untuk melihat hasil analisis yang lebih detail.

Jadi, kalian jangan bingung untuk masalah Youtuber dan lain semacammnya. Karena setiap harinya Jobnas selalu menerbitkan artikel yang kalian butuhkan. Semoga bisa membantu.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Enol Writer
2 tahun yang lalu
Pengertian Persuasion Selling, Manfaat dan 8 Tahapan Melakukannya - Jobnas

Pengertian Persuasion Selling, Manfaat dan 8 Tahapan Melakukannya

Batas Melamar Pekerjaan ini Artikel

Jobnas.com - Persuasion selling adalah proses menggunakan komunikasi yang efektif dan teknik persuasi yang tepat untuk meyakinkan konsumen untuk melakukan pembelian dan meningkatkan tingkat penjualan.

Setiap perusahaan tentunya ingin usahanya berhasil, baik dari segi penjualan yang meningkat, maupun dari produk atau jasanya.

Maka tidak heran ketika banyak perusahaan menggunakan metode persuasion selling, karena dengan seperti itu, Anda dapat memastikan kelancaran komunikasi dengan konsumen.

Itu membuat mereka merasa dihargai dan dipahami, tentu hal ini dapat menarik minat konsumen untuk membeli produk atau jasa Anda.

Pengertian Persuasion Selling asdklhbadskjhabvkjha adskbakjhba vahjkvb kjhvka vajkhv ajhv akjvv avkjh vkahbvkav akvhjbakjvfhbv alvkhbajh a

Persuasion selling adalah metode penjualan yang menggunakan teknik persuasi untuk mempengaruhi pembeli untuk membeli produk atau jasa.

Dalam persuasion selling, penjual menggunakan berbagai teknik seperti pemahaman tentang kebutuhan konsumen, pemahaman tentang psikologi konsumen, dan penggunaan bahasa yang efektif untuk meyakinkan konsumen untuk melakukan pembelian.

Tujuan dari persuasion selling adalah untuk meningkatkan tingkat penjualan dengan cara membuat konsumen merasa yakin dan nyaman dalam membeli produk atau jasa yang ditawarkan.

Persuasion Selling Menurut Para Ahli

Menurut para ahli, persuasion selling merupakan metode penjualan yang berkaitan dengan komunikasi antara penjual dan konsumen, dan menggunakan teknik persuasi yang efektif untuk mempengaruhi konsumen untuk membeli produk atau jasa.

Menurut Robert Cialdini, persuasion selling menggunakan prinsip-prinsip persuasi seperti reaksi sosial, kesesuaian, keseragaman, dan kesediaan untuk mempengaruhi pembeli.

Menurut Neil Rackham, persuasion selling juga mencakup teknik-teknik seperti mengenali tingkat kebutuhan konsumen dan menggunakan komunikasi yang tepat untuk meyakinkan konsumen untuk melakukan pembelian.

Menurut para ahli lainnya, persuasion selling juga meliputi pemahaman tentang psikologi konsumen, seperti motivasi, emosi, dan pemikiran.

Selain itu, Persuasion Selling menggunakan teknik-teknik seperti storytelling, presentasi yang kuat, dan argumen yang kuat untuk mempengaruhi konsumen untuk membeli produk atau jasa.

Pada dasarnya, persuasion selling adalah proses menggunakan komunikasi yang efektif dan teknik persuasi yang tepat untuk meyakinkan konsumen untuk melakukan pembelian dan meningkatkan tingkat penjualan.

Baca Juga: Selalu Gagal Atau Ketika Berbisnis? Coba Terapkan Strategi Marketing 4P Pemasaran

Manfaat Persuasion Selling

Setelah mengetahui pengertian dari persuasion selling, maka penting juga untuk mengetahui apa saja manfaatnya, berikut ulasannya.

1. Meningkatkan tingkat penjualan

Persuasion selling digunakan untuk meyakinkan konsumen untuk melakukan pembelian, sehingga meningkatkan tingkat penjualan produk atau jasa.

2. Pemahaman yang lebih baik tentang kebutuhan konsumen

Dengan menggunakan teknik persuasion selling, penjual dapat memahami kebutuhan konsumen dengan lebih baik, sehingga dapat menawarkan produk atau jasa yang sesuai dengan kebutuhan konsumen.

3. Peningkatan kepuasan konsumen

Persuasion selling dapat membuat konsumen merasa yakin dan nyaman dalam membeli produk atau jasa, sehingga meningkatkan tingkat kepuasan konsumen.

4. Peningkatan loyalitas konsumen

Dengan meningkatnya kepuasan konsumen, persuasion selling dapat meningkatkan loyalitas konsumen terhadap produk atau jasa yang ditawarkan.

5. Peningkatan efektivitas komunikasi

Persuasion selling menggunakan teknik komunikasi yang efektif untuk meyakinkan konsumen, sehingga meningkatkan efektivitas komunikasi antara penjual dan konsumen.

6. Peningkatan keterampilan penjual

Menggunakan teknik persuasion selling dapat meningkatkan keterampilan penjual dalam memahami dan meyakinkan konsumen.

7. Peningkatan keuntungan perusahaan

Dengan meningkatnya tingkat penjualan dan loyalitas konsumen, persuasion selling dapat meningkatkan keuntungan perusahaan.

8. Peningkatan reputasi perusahaan

Persuasion selling yang efektif dapat meningkatkan reputasi perusahaan sebagai perusahaan yang baik dalam melayani dan memahami kebutuhan konsumen.

Secara keseluruhan, persuasion selling merupakan metode penjualan yang efektif untuk meningkatkan tingkat penjualan, kepuasan, loyalitas, dan keuntungan perusahaan, serta meningkatkan keterampilan dan reputasi perusahaan dalam melayani konsumen.

Jenis-jenis Persuasion Selling

Terdapat beberapa jenis persuasion selling yang lumrah dikenal, diantaranya:

1. Persuasion Selling Klasik

Merupakan metode penjualan yang menggunakan teknik persuasi yang sederhana dan tradisional, seperti menawarkan harga khusus atau diskon.

2. Persuasion Selling Psikologis

Merupakan metode penjualan yang menggunakan prinsip-prinsip psikologi dalam meyakinkan konsumen untuk melakukan pembelian, seperti memanfaatkan motivasi atau emosi konsumen.

3. Persuasion Selling Kognitif

Merupakan metode penjualan yang menggunakan prinsip-prinsip kognitif dalam meyakinkan konsumen untuk melakukan pembelian, seperti menggunakan argumen yang kuat atau menyajikan informasi yang rasional.

4. Persuasion Selling Sosial

Merupakan metode penjualan yang menggunakan prinsip-prinsip sosial dalam meyakinkan konsumen untuk melakukan pembelian, seperti menggunakan testimoni dari konsumen lain atau menggunakan dukungan dari kelompok sosial tertentu.

5. Persuasion Selling NLP

Merupakan metode penjualan yang menggunakan teknik Neuro-Linguistic Programming (NLP) dalam meyakinkan konsumen untuk melakukan pembelian, seperti menggunakan kalimat yang efektif atau menyesuaikan gaya komunikasi dengan konsumen.

6. Persuasion Selling Digital

Merupakan metode penjualan yang menggunakan teknologi digital dalam meyakinkan konsumen untuk melakukan pembelian, seperti menggunakan website atau media sosial untuk menawarkan produk atau jasa.

Itu adalah beberapa jenis persuasion selling yang dikenal, namun masih banyak jenis lainnya yang dapat dikembangkan sesuai dengan perkembangan teknologi dan perubahan kebutuhan konsumen.

Tahapan Melakukan Persuasion Selling

Lantas apa saja tahapan yang dilakukan dalam persuasion selling?  Adapun tahapan yang dilakukan dalam persuasion selling meliputi:

1. Prospek

Identifikasi dan pemilihan prospek yang potensial untuk ditawarkan produk atau jasa.

2. Pemahaman kebutuhan

Melakukan riset dan pemahaman tentang kebutuhan konsumen yang akan ditawarkan produk atau jasa.

3. Penyusunan rencana penjualan

Menyusun rencana penjualan yang sesuai dengan kebutuhan konsumen yang telah dipahami sebelumnya.

4. Presentasi

Menyampaikan presentasi produk atau jasa yang ditawarkan dengan cara yang efektif dan meyakinkan.

5. Penawaran

Menawarkan produk atau jasa yang sesuai dengan kebutuhan konsumen dan meyakinkan konsumen untuk melakukan pembelian.

6. Negosiasi

Melakukan negosiasi dengan konsumen untuk mencapai kesepakatan yang baik bagi kedua belah pihak.

7. Penyelesaian transaksi

Melakukan penyelesaian transaksi dengan konsumen dan memberikan pelayanan purna jual yang baik.

8. Pemeliharaan hubungan

Memelihara hubungan dengan konsumen setelah transaksi untuk meningkatkan loyalitas dan kepuasan konsumen.

Itu adalah beberapa tahap umum dalam persuasion selling. Namun, beberapa perusahaan mungkin memiliki proses yang berbeda atau menambahkan tahap lain untuk proses penjualannya.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Iwan Bisa
3 tahun yang lalu
Voice Search Strategi SEO Tingkatkan Traffic

Mengenal Voice Search sebagai Strategi SEO dipercaya untuk Tingkatkan Traffic

Batas Melamar Pekerjaan ini Artikel

Jobnas.com - Optimisasi mesin pencari (SEO) sangat popular belakangan ini. Tapi tahukah kalian bahwa salah satu tren SEO untuk tahun 2021 adalah pencarian suara? Pencarian suara sebagai penggantiu kebutuhan pengguna untuk mengetikkan kata kunci ke dalam mesin pencari Google.

Katakan saja apa yang kalian cari dan itu akan muncul di layar ponsel kalian. Jadi apa sebenarnya pencarian suara itu? Seberapa penting untuk SEO dan bagaimana cara mengoptimalkannya?

Apa itu pencarian suara?

Pencarian suara adalah pencarian yang dilakukan oleh seseorang menggunakan suaranya. Jika kalian familiar dengan Google Assistant, kalian mungkin juga familiar dengan voice search.

Dengan alat ini, kalian tidak perlu repot mengetik kata kunci untuk mencari apapun di Google pencarian. Katakan saja apa yang ingin kalain cari dan Google akan menunjukkannya kepada kalian sesuai dengan apa yang kalian katakan.

Misalnya, berbicara dengan Asisten Google dengan frasa "Hai Google, cariin tempat wisata terdekat." Google secara otomatis menampilkan beberapa wisata di dekat lokasi Anda. Seperti yang saya sebutkan di awal artikel, teknologi canggih seperti ini akan menjadi salah satu tren SEO tahun 2021.

Faktanya, sebuah studi Universitas Stanford yang dilaporkan oleh Neil Patel menilai teknologi pencarian suara ini tiga kali lebih cepat daripada mengetik di mesin pencari Google. Melihat hasil survei, sayang sekali jika tidak menerapkan strategi pencarian suara untuk memaksimalkan taraffic.

Cara Mengoptimalkan Pencarian Suara Dari pembahasan di atas, pencarian suara adalah salah satu taktik yang harus dimaksimalkan dalam SEO. Alasannya ialah ini akan membantu meningkatkan traffic situs web di masa mendatang.

Jadi bagaimana Anda mengoptimalkan pencarian suara? Apakah sama dengan optimasi SEO untuk halaman pencarian Google?

1. Pendaftaran dan Pengoptimalan Google Bisnisku

Jika kalian belum memiliki akun Google Bisnisku, maka kalian harus mendaftarkan akun bisnis kalian sekarang.

Biasnya Google akan menjawab pertanyaan pengguna melalui data dan profil Google Bisnisku. Selain itu, sebagian besar pengguna biasanya mencari bisnis terdekat.

Dengan begitu, kalian perlu memaksimalkan SEO lokal secara tidak langsung agar orang-orang di sekitar dapat dengan mudah menemukan kalian. Misalnya, jika jika membuka cafee atau wisata, masukkan alamat kalian di Google Bisnisku.

Ini akan menempatkan alamat di Google Maps sehingga kalian dapat dengan mudah menemukannya. Tambahkan alamat kalian plus profil Google Bisnisku lainnya seperti jam buka, foto produk, dan kategori produk.

2. Pastikan Situs Web Tidak Lambat

Menurut kebiasaan kebanyakan orang yang melakukan penelusuran suara biasanya menggunakan perangkat seluler mereka saat bepergian. Oleh karena itu, antara lain, kita perlu mengoptimalkan kinerja situs web kita, apakah itu mobile-friendly atau tidak.

Jika kecepatan loading masih lambat, ketika pengguna melakukan pencarian suara, maka secara otomatis mereka akan beralih ke situs web yang lain yang lebih sat set. Kecepatan situs web juga menentukan Traffic web kalian.

3. Fokus pada Pencarian Kata Kunci Umum

Kata kunci Khusus atau begitu pendek dianggap kurang kurang relevan dengan pencarian suara. Oleh karena itu, ketika mengoptimalkan pencarian suara, cobalah untuk fokus pada pencarian kata kunci umum yang lebih panjang.

Dengan begitu orang yang mencaarinya akan sangat mudah untuk menemukannya. Lakukan pencarian kata kunci umum, lalu lakukan studi yang lebih mendalam tentang tren pencarian suara untuk kata kunci tertentu.

Misalnya, kata kunci Baju, Kaos, dan Celana. Kebanyakan orang mungkin mencari dengan pencarian suara menggunakan beberapa kata kunci yang cocok seperti:

  • Celana panjang atau pendek Pria
  • Keterampilan apa yang kalian butuhkan untuk Pemasaran

4. Buat konten yang menjawab pertanyaan pengguna

Bisa kalian lakukan dengan membuat konten yang menjawab pertanyaan. Saat membuat konten, ingatlah bahwa kualitas adalah hal yang paling utama. Pastikan kalian telah memilih kata kunci yang tepat.

Sebab konten yang menguntungkan pengguna dipilih oleh Google untuk memasukkan cuplikan unggulan. Secara otomatis para pengguna akan mengklik halaman kalian ketika pengguna melakukan pencarian suara.

Baca juga: Apa itu Rich Snippet? Ini Penjelasannya!

Tunggu apa lagi buatlah akunmu sesuai dengan arahan yang telah disampaikan oleh artikel Jobnas.com di atas. Supaya traffikmu akan naik.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Iwan Bisa
11 bulan yang lalu
Mengenal Berbagai Hambatan Komonikasi di Kantor, Agar Kerjamu Lebih Efektif

Mengenal Berbagai Hambatan Komunikasi di Kantor, Agar Kerjamu Lebih Efektif

Batas Melamar Pekerjaan ini Career Zone

Jobnas.com - Agar dapat bekerja dengan lancar, maka sangat perlu kalian untuk mengenali berbagai hambatan komunikasi yang ada di kantor.

Hal-hal ini mungkin tampak sepele di mata orang-orang, tetapi ketika menjadi kebiasaan, mereka memastikan bahwa produktivitas tidak akan berkualitas tinggi. Menurut kalian, apakah ada hambatan komunikasi dalam bentuk apa pun? Mengapa ini buruk bagi aliran komunikasi antara pekerja?

Untuk mengetahui jawabannya. Jobnas akan menjelaskan 5 hambatan saat berkomunikasi di kantor. Seproduktif apa pun kalian jika komunikasimu di kantor buruk maka tidak akan berarti lagi di mata rekan kerjamu.

Kurang Perhatian Selama Percakapan

Hambatan paling umum untuk komunikasi di kantor adalah kurangnya perhatian karyawan selama melakukan percakapan dengan rekan-rekan kerja lainnya.

Sebenarnya, ini tidak hanya terjadi dalam percakapan, tetapi karyawan mungkin tidak memperhatikan materi yang disajikan selama rapat.

Hal ini biasanya disebabkan oleh karyawan yang terganggu oleh notifikasi smartphone, sehingga sering mengganggu percakapan orang lain.

Jadi langkah terbaik untuk mengantisipasi hal ini melakukan “manajemen perhatian”. Berikut adalah dua hal yang dapat membantu kalian dalam proses "mengelola perhatian".

  • Fokus pada satu percakapan pada satu waktu.

Saat percakapan penting, cobalah untuk tetap fokus pada percakapan dan hindari fokus bersama.

  • Cari tahu kapan Anda bisa berkonsentrasi:

Percakapan penting harus dilakukan saat konsentrasi Anda masih bagus. Coba atur waktu ketika fokus dan energi Anda segar.

Sikap dan Keadaan Emosional

Selanjutnya, hambatan komunikasi di tempat kerja adalah dipicu oleh keadaan dan sikap emosional pekerja.

Ketika karyawan berada di bawah tekanan dari masalah pribadi atau profesional, mereka terpengaruh oleh keadaan emosional mereka dan cenderung salah menafsirkan pesan dari supervisor.

Saya perlu istirahat dan mengambil cuti kerja. Dengan begitu, kalian bisa menyampaikan pesan tersebut kepada atasan atau rekan kerja kalian nantinya.

Minimnya Kemampuan Komunikasi Non-Verbal

Komunikasi non-verbal adalah salah satu faktor terpenting di tempat kerja. Kurangnya keterampilan komunikasi non-verbal dapat menjadi penghalang komunikasi di kantor.

Apa yang tidak kalian katakan sama pentingnya dengan apa yang kalian katakan. Pastikan bahasa tubuh kalain menyampaikan pesan perhatian, kebaikan, dan penerimaan.

Pertahankan kontak mata saat berbicara dan mendengarkan. Kemudian hindari gerakan seperti mengangkat alis atau menyilangkan tangan. Ekspresi wajah dan gerak tubuh yang salah juga dapat meninggalkan kesan yang buruk.

Budaya dan Bahasa

Budaya dan bahasa merupakan hambatan lain dalam komunikasi di kantor. Budaya yang berbeda memiliki kebiasaan dan praktik yang berbeda pula dalam hal komunikasi.

Bahasa juga dapat menjadi penghalang ketika pekerja berhubungan dengan orang-orang dari berbagai bahasa. Oleh karena itu, pekerja dan manajernya harus memastikan bahwa komunikasi dilakukan dengan bahasa yang sederhana untuk menghindari kesalahpahaman.

Selain itu, karyawan harus fasih berbahasa Inggris sebagai bahasa internasional yang umum digunakan di dunia kerja.

Kurangnya Budaya Timbal Balik

Faktor terakhir yang menghambat komunikasi di kantor adalah kurangnya budaya timbal balik. Biasanya, karyawan hanya bisa mendapatkan timbal balik jika mereka mempresentasikannya kepada atasan mereka.

Di sisi lain, karyawan umumnya tidak bertanya ketika penjelasannya tidak jelas. Oleh karena itu, budaya timbal balik sekarang perlahan-lahan dibangun dan ditingkatkan di kantor-kantor.

Manajer perlu memberikan umpan balik. Demikian pula, karyawan harus mengajukan pertanyaan jika mereka merasa tidak puas jika ada pesan-pesan tersebut belum tersampaikan secara memadai.

Begitulah penjelas jobnas mengenai 5 hambatan komunikasi di kantor yang perlu kalian ketahui. Pada dasarnya, hal-hal ini tidak boleh menjadi kebiasaan. Ketika komunikasi di tempat kerja terus terhambat, kualitas pekerjaan dan angka produktivitas dengan sendirinya akan menurun.

Baca juga: Mempelajari Peran dan Pentingnya Newsletter

Jika kalian masih memiliki banyak pertanyaan seputar masalah dan kendala produktivitas kerja, kunjungi Blog Jobnas. Di sana banyak sekali artikel-artikel yang membahas perihal kehidupan kantor, di sana juga disediakan kolom komentar agar soal-soal ketidakpuasan yang ada dalam diri kalian bisa tersampaikan dan mendiskusikan semuanya di sana. Jika kalian Tertarik akan hal itu. Silakan baca terus artikel jobnas. Oke!

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
1 46 47 48 49 50 62

"Setiap pekerjaan yang dilakukan dengan hati, akan kembali menjadi rejeki yang berarti."