Jobnas
News

News

Yunisa Sinta Nadia Yunisa Sinta Nadia
3 hari yang lalu
Peluang Pekerja UMR Yogyakarta Miliki Rumah di 2026, Ini Hitungan Nyatanya

Peluang Pekerja UMR Yogyakarta Miliki Rumah di 2026, Ini Hitungan Nyatanya

Batas Melamar Pekerjaan ini News
Kenaikan Upah Minimum Kota (UMK) Yogyakarta tahun 2026 menjadi Rp2.827.593 atau naik 6,5 persen dibanding 2025 membuka peluang lebih besar bagi pekerja berpenghasilan UMR untuk memiliki rumah sendiri.

Yogyakarta, 10 Januari 2026 – Kenaikan Upah Minimum Kota (UMK) Yogyakarta tahun 2026 menjadi Rp2.827.593 atau naik 6,5 persen dibanding 2025 membuka peluang lebih besar bagi pekerja berpenghasilan UMR untuk memiliki rumah sendiri. Meski demikian, tingginya harga rumah komersial membuat program rumah subsidi tetap menjadi opsi paling rasional bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Kenaikan UMK dan Daya Beli Pekerja

Dengan UMK Rp2,83 juta per bulan, pendapatan tahunan pekerja UMR di Yogyakarta mencapai sekitar Rp33,9 juta. Jika mengacu pada prinsip keuangan sehat, maksimal 30 persen pendapatan bulanan idealnya dialokasikan untuk cicilan rumah.

Artinya:

 

  • 30% × Rp2.827.593 ≈ Rp848.000 per bulan

Angka ini menunjukkan bahwa rumah komersial di Kota Jogja yang harganya mulai Rp477 juta hingga miliaran rupiah jelas tidak terjangkau, karena cicilan KPR-nya bisa mencapai Rp4–7 juta per bulan, jauh di atas batas aman pekerja UMR.

Rumah Subsidi Jadi Solusi Paling Masuk Akal

Dalam kondisi tersebut, rumah subsidi FLPP menjadi solusi utama. Saat ini, rumah subsidi di wilayah Bantul dan pinggiran Yogyakarta dipasarkan pada kisaran Rp250–300 juta.

Dengan skema umum:

 

  • Harga rumah: Rp280 juta
  • DP 10%: Rp28 juta
  • Plafon KPR: Rp252 juta
  • Tenor: 20 tahun
  • Bunga tetap FLPP: ±5%

Perhitungan cicilan menunjukkan angsuran bulanan berada di kisaran Rp1,3–1,6 juta. Meski sedikit di atas batas ideal 30 persen, cicilan ini masih dianggap layak, terutama bagi:

 

  • Pekerja lajang dengan pengeluaran minim
  • Pasangan suami istri dengan penghasilan gabungan hingga Rp7,5 juta per bulan (batas maksimal FLPP)

Perbandingan UMK dan Lokasi Rumah

Tantangan utama di DIY adalah harga tanah tinggi di Sleman dan Kota Yogyakarta, meski UMK Kota Jogja lebih tinggi dibanding wilayah lain. Sebagai perbandingan:

 

  • UMK Kota Yogyakarta 2026: Rp2,83 juta
  • UMP DIY: Rp2,417 juta

Ironisnya, wilayah dengan UMK lebih rendah seperti Bantul dan Gunungkidul justru menawarkan harga rumah lebih terjangkau, sehingga rasio cicilan terhadap pendapatan menjadi lebih sehat.

Tingginya Minat dan Stok Terbatas

Minat terhadap rumah subsidi di DIY terus meningkat seiring naiknya UMR dan sulitnya akses ke rumah komersial. Namun, stok rumah subsidi sangat terbatas, karena kuota FLPP ditentukan pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR dan cepat habis setiap tahunnya.

Tips Agar Pekerja UMR Bisa Lolos KPR Subsidi

Agar peluang memiliki rumah semakin besar, pekerja UMR disarankan:

 

  1. Prioritaskan lokasi Bantul atau Gunungkidul, meski jarak ke kota lebih jauh.
  2. Siapkan DP lebih besar (10–20%) untuk menurunkan cicilan bulanan.
  3. Gabungkan penghasilan pasangan agar rasio cicilan lebih aman.
  4. Pantau kuota FLPP 2026 sejak awal tahun dan segera ajukan melalui bank penyalur seperti BTN.

Kesimpulan

Kenaikan UMK Yogyakarta 2026 memang belum cukup untuk mengejar harga rumah komersial. Namun, dengan perhitungan yang tepat dan memanfaatkan program rumah subsidi, pekerja UMR kini memiliki peluang yang lebih realistis untuk memiliki rumah sendiri. Kunci utamanya terletak pada pemilihan lokasi, kesiapan DP, dan timing pengajuan KPR.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Yunisa Sinta Nadia Yunisa Sinta Nadia
3 hari yang lalu
Jakarta Puncaki Daftar Kota dengan Indeks SDM Tertinggi di Indonesia 2026

Jakarta Puncaki Daftar Kota dengan Indeks SDM Tertinggi di Indonesia 2026

Batas Melamar Pekerjaan ini News
Adapun Semarang, Tangerang, dan Yogyakarta melengkapi daftar 10 kota dengan indeks SDM tertinggi. Yogyakarta, meski memiliki jumlah penduduk relatif kecil sekitar 400 ribu jiwa, tetap konsisten sebagai kota pendidikan dengan kualitas SDM yang diakui secara nasional.

Jakarta, 10 Januari 2026 – Kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi faktor penentu daya saing Indonesia di tengah percepatan transformasi digital. Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025 menunjukkan, terdapat 10 kota di Indonesia yang mencatat indeks SDM tertinggi, dengan Jakarta menempati posisi puncak.

Indeks SDM ini disusun berdasarkan sejumlah indikator utama, meliputi tingkat pendidikan, kesehatan masyarakat, serta keterampilan tenaga kerja. Kota-kota besar dengan infrastruktur pendidikan yang mapan dan aktivitas ekonomi yang tinggi cenderung mendominasi peringkat teratas.

Jakarta mencatat indeks SDM di atas angka 85, menjadikannya kota dengan kualitas SDM tertinggi di Indonesia. Dengan jumlah penduduk sekitar 10,6 juta jiwa, Jakarta dinilai unggul berkat konsentrasi institusi pendidikan, pusat bisnis nasional, serta akses luas terhadap pelatihan dan teknologi.

Di posisi kedua dan ketiga berturut-turut ditempati oleh Bandung dan Surabaya. Bandung memperoleh indeks SDM sekitar 82, didorong oleh keberadaan perguruan tinggi ternama dan ekosistem kreatif yang kuat. Sementara Surabaya, dengan indeks sekitar 80, berkembang sebagai pusat ekonomi dan industri di kawasan timur Pulau Jawa.

Kota penyangga ibu kota juga masuk dalam jajaran 10 besar. Bekasi berada di peringkat keempat dengan indeks SDM 78, disusul Depok di posisi kelima dengan indeks 77. Keduanya berkembang pesat sebagai kawasan industri dan pendidikan, yang berkontribusi pada peningkatan keterampilan tenaga kerja, khususnya di sektor vokasi.

Di luar Pulau Jawa, Makassar dan Medan menunjukkan performa SDM yang kompetitif. Makassar menempati peringkat keenam dengan indeks 76, sementara Medan berada di posisi ketujuh dengan indeks 75. Keduanya berperan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi regional di kawasan timur dan barat Indonesia.

Adapun Semarang, Tangerang, dan Yogyakarta melengkapi daftar 10 kota dengan indeks SDM tertinggi. Yogyakarta, meski memiliki jumlah penduduk relatif kecil sekitar 400 ribu jiwa, tetap konsisten sebagai kota pendidikan dengan kualitas SDM yang diakui secara nasional.

Pemerintah menargetkan peningkatan indeks SDM nasional sebesar 5 persen pada tahun 2026 melalui berbagai program, termasuk pelatihan digital, peningkatan kualitas pendidikan, serta penguatan layanan kesehatan. Namun demikian, disparitas kualitas SDM antarwilayah masih menjadi tantangan, terutama antara kota besar dan daerah di luar pusat pertumbuhan ekonomi.

Ke depan, pemerataan pembangunan SDM diharapkan menjadi prioritas agar daya saing nasional tidak hanya bertumpu pada kota-kota besar, tetapi juga merata di seluruh wilayah Indonesia.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Yunisa Sinta Nadia Yunisa Sinta Nadia
3 hari yang lalu
Jakarta Termahal, Ini 10 Kota dengan Biaya Hidup Tertinggi di Indonesia

Jakarta Termahal, Ini 10 Kota dengan Biaya Hidup Tertinggi di Indonesia

Batas Melamar Pekerjaan ini News
Jakarta Menempati Posisi 1
Jakarta kembali menempati posisi teratas sebagai kota dengan biaya hidup tertinggi di Indonesia. Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS), rata-rata biaya hidup rumah tangga di Ibu Kota mencapai Rp14,88 juta per bulan, jauh melampaui upah minimum yang berlaku.

Jakarta, 10 Januari 2026 – Jakarta kembali menempati posisi teratas sebagai kota dengan biaya hidup tertinggi di Indonesia. Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS), rata-rata biaya hidup rumah tangga di Ibu Kota mencapai Rp14,88 juta per bulan, jauh melampaui upah minimum yang berlaku.

Selain Jakarta, sejumlah kota penyangga di wilayah Jabodetabek serta pusat-pusat ekonomi nasional turut masuk dalam daftar 10 kota termahal. Tingginya biaya hidup ini mencakup pengeluaran bulanan untuk kebutuhan dasar seperti makanan, perumahan, transportasi, pendidikan, dan layanan kesehatan.

Di posisi kedua, Kota Bekasi mencatat biaya hidup sekitar Rp14,33–Rp14,34 juta per bulan, dengan upah minimum berkisar Rp5,69 juta.

Selanjutnya Surabaya berada di peringkat ketiga dengan biaya hidup Rp13,36 juta, sementara upah minimumnya sekitar Rp4,96 juta.

Depok menempati urutan keempat dengan rata-rata biaya hidup Rp12,35 juta, disusul Makassar di posisi kelima sebesar Rp11,5 juta per bulan dengan UMP sekitar Rp3,8 juta. Kota-kota lain yang masuk daftar adalah Tangerang, Bogor, Kendari, Batam, dan Balikpapan.

 

 

Data BPS menunjukkan, biaya hidup di sebagian besar kota tersebut jauh melebihi upah minimum regional (UMK/UMP) yang berlaku pada periode 2025–2026. Kondisi ini memperlihatkan adanya kesenjangan signifikan antara pendapatan pekerja dan kebutuhan hidup layak.

Tingginya harga properti di pusat bisnis, biaya transportasi yang terus meningkat, serta harga bahan makanan menjadi faktor utama mahalnya biaya hidup, khususnya di Jakarta dan kota-kota penyangga. Selain itu, tekanan inflasi sepanjang 2025–2026 serta penyesuaian upah minimum dinilai belum cukup untuk menutup lonjakan pengeluaran rumah tangga.

Pengamat ketenagakerjaan menilai, situasi ini menjadi tantangan serius bagi pekerja urban, terutama buruh dan pekerja sektor informal. Tanpa kebijakan pengendalian harga dan peningkatan pendapatan yang seimbang, tekanan biaya hidup dikhawatirkan akan terus menggerus daya beli masyarakat perkotaan.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Yunisa Sinta Nadia Yunisa Sinta Nadia
3 hari yang lalu
KUHP dan KUHAP Baru Berlaku 2026, Dunia Kerja Hadapi Risiko Hukum Baru

KUHP dan KUHAP Baru Berlaku 2026, Dunia Kerja Hadapi Risiko Hukum Baru

Batas Melamar Pekerjaan ini News

Jakarta, 10 Januari 2026 – Penerapan penuh Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) baru mulai 2026 membawa perubahan besar dalam sistem hukum Indonesia. Perubahan ini tidak hanya berdampak pada penegakan hukum pidana, tetapi juga langsung menyentuh dunia kerja, hubungan industrial, serta perlindungan dan risiko hukum bagi buruh maupun perusahaan.

Salah satu perubahan utama dalam KUHP baru adalah diperkenalkannya pidana kerja sosial sebagai alternatif hukuman penjara untuk tindak pidana ringan dengan ancaman di bawah lima tahun. Kebijakan ini dinilai lebih humanis karena memungkinkan pelaku tetap produktif dan tidak kehilangan mata pencaharian akibat pemenjaraan.

Bagi kalangan buruh, pidana kerja sosial berpotensi diterapkan pada pelanggaran kerja tertentu yang masuk kategori pidana ringan. Namun di sisi lain, aturan ini juga membuka ruang penafsiran baru yang dapat memicu konflik dalam hubungan kerja, terutama jika pelanggaran internal perusahaan dikaitkan dengan proses pidana.

Sementara itu, tanggung jawab pidana korporasi diperketat. Perusahaan, khususnya di sektor padat karya seperti perkebunan, manufaktur, dan industri ekstraktif, kini dapat dijerat sanksi pidana atas kelalaian atau pelanggaran sistemik. Sanksinya tidak ringan, mulai dari denda besar, perampasan keuntungan, pencabutan izin usaha, hingga penutupan perusahaan.

KUHAP baru yang disahkan pada November 2025 turut memperkuat instrumen penegakan hukum terhadap kejahatan korporasi. Aparat penegak hukum diberikan kewenangan lebih luas dalam proses penyidikan, termasuk pengenaan sanksi tambahan terhadap badan usaha. Hal ini mendorong perusahaan untuk meningkatkan kepatuhan di bidang hukum, sumber daya manusia, dan tata kelola internal.

Namun, KUHAP baru juga menuai kritik, terutama terkait pengawasan dan penyitaan data digital. Ketentuan yang memungkinkan pemeriksaan perangkat elektronik seperti ponsel, percakapan digital, dan media sosial tanpa izin hakim dinilai berpotensi melanggar privasi. Di lingkungan kerja, kondisi ini dikhawatirkan dapat digunakan sebagai dasar tuduhan pidana terhadap pekerja dan berujung pada pemutusan hubungan kerja.

Aktivis buruh menilai bahwa perubahan hukum pidana ini belum sepenuhnya diimbangi dengan peningkatan kesejahteraan pekerja. Di tengah pengawasan hukum yang makin ketat, persoalan klasik seperti upah rendah, status kerja tidak tetap, dan lemahnya perlindungan buruh masih menjadi pekerjaan rumah besar.

Pemerintah berharap kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026 dapat membantu menjaga keseimbangan antara kepentingan dunia usaha dan kesejahteraan pekerja. Sementara itu, kalangan pengusaha diminta segera menyiapkan strategi mitigasi risiko hukum agar penerapan KUHP dan KUHAP baru tidak memicu gejolak hubungan industrial.

Penerapan dua undang-undang ini pun memunculkan pertanyaan besar di kalangan publik: apakah KUHP dan KUHAP baru akan menjadi pelindung bagi buruh, atau justru menambah tekanan hukum di dunia kerja? Jawabannya sangat bergantung pada implementasi dan keberpihakan penegakan hukum di lapangan.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Ghufron Writer Ghufron Writer
1 tahun yang lalu
Ingin Tahu Cara Media Menguak Fakta-Fakta Penting ? Yuk, Kenalan dengan Jurnalisme Investigasi !

Ingin Tahu Cara Media Menguak Fakta-Fakta Penting? Yuk, Kenalan dengan Jurnalisme Investigasi !

Batas Melamar Pekerjaan ini News

Jobnas.com - Tentu saja hampir setiap hari kamu menyimak berita-berita yang mengejutkan. Di balik itu semua, terdapat ahli jurnalisme investigasi yang berhasil merangkai narasinya. Demi menguak informasi akurat dan penting, jurnalisme investigasi seringkali digunakan oleh para jurnalis. 

Sebab itulah, ilmu dan teori metode jurnalisme tersebut sifatnya penting dan harus terus diberdayakan oleh para pewarta. Melalui artikel ini, Jobnas.com akan mendeskripsikan tetek-bengek jurnalisme investigasi khusus untuk kamu. Yuk, simak selengkapnya dalam rangkuman berikuti ini!

Berkenalan Jurnalisme Investigasi

Sebelum kamu mengetahui lebih lanjut tentang manfaat dan cara penulisannya, kita harus terlebih dahulu membahas arti metode jurnalisme tersebut. Tidak jarang orang menganggap bahwa jurnalisme hanyalah cara-cara melaporkan berita sehari-hari. Padahal, anggapan seperti itu tidak memiliki relevansi dengan hakikat dan fungsi jurnalisme investigasi.

Menurut UNESCO, jurnalisme investigasi atau investigative journalism, merupakan teknik riset jurnalistik yang ditujukan untuk mengungkapkan fakta-fakta tersembunyi. Fakta-fakta ini bisa disembunyikan baik secara sengaja oleh seseorang yang memiliki kuasa, atau secara tidak sengaja.

Metode analisis ini dapat menjadi sarana untuk menguak fakta yang relevan kepada masyarakat di balik tumpukan kebenaran dan keadaan yang tidak pasti.

Dengan demikian, sejak awal masa penggunaannya, investigative journalism telah banyak berkontribusi pada kebebasan berekspresi dan perkembangan media. Biasanya, daripada jurnalisme konvensional, investigative journalism terjadi dalam skala yang jauh lebih besar. 

Baca Juga: Lakukan Optimasi Website ini Agar Tembus Page One Google

Untuk menghasilkan sebuah cerita, para reporter dan editor investigasi kerap kali membutuhkan waktu selama berbulan-bulan lamanya. Pada hakikatnya, investigative journalism dan jurnalisme konvensional yang membedakan adalah fokusnya yang ditekankan pada satu topik, seperti kejahatan yang bisa merugikan publik.

Metode Riset dan Penulisan Jurnalisme Investigasi

Pada intinya, jurnalisme investigasi melibatkan berbagai pengumpulan, verifikasi dan penilaian data. Meski demikian, seperti yang sudah disinggung sebelumnya, proses kerjanya terjadi dalam skala yang lebih besar daripada jurnalisme konvensional. 

Fase penelitian bisa berlangsung selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun lamanya. Hal ini disebabkan karena investigative journalism akan mendorong fokus jurnalis  pada satu topik tertentu, umumnya yang merugikan masyarakat. Dengan melihat teori yang berbeda, lantas seperti apa metode riset dan penulisan terkait jurnalisme investigasi? Dilansir dari Masterclass, berikut penjelasannya:

1. Temukan Cerita

Sebaiknya reporter menemukan cerita atau informasi yang dapat menguntungkan publik terlebih dahulu sebelum mulai menulis. Biasanya, jenis-jenis fakta yang akan digali oleh jurnalis investigasi adalah informasi mengenai penyalahgunaan kekuasaan atau materi. Namun, terkadang, berita-berita tersembunyi yang tak banyak diketahui publik juga dapat menjadi pilihan.

Baca Juga: SEO Audit, Optimalkan Kinerja Website di Halaman Pencarian

2. Memburu Dokumen

Menemukan dokumen pendukung merupakan hal berikutnya yang perlu dilakukan selama melakukan riset jurnalisme investigasi. Hal ini sifatnya cukup penting, yaitu untuk membuat hasil analisismu lebih valid dan terpercaya. Sebagai tips, kamu bisa minta dukungan pihak berwenang untuk informasi atau dokumentasi tersebut.

3. Wawancara Narasumber

Berikutnya, dalam investigative journalism, jurnalis wajib menemukan narasumber yang dapat mendukung narasi mereka. Dengan demikian, tidak boleh sembarangan dalam mewawancarai narasumber. Mereka perlu memiliki pengetahuan serta bukti-bukti yang aktual, seperti seorang saksi mata atau bahkan pelaku kejahatan. Di samping itu, jurnalis juga harus menyediakan pertanyaan yang tidak subjektif dan dapat membantu mereka dalam menggali informasi.

4. Menulis Naskah

Menurut Reuters Agency, jurnalis perlu menulis naskah mereka setiap harinya. Hal ini dikarenakan jurnalisme investigasi akan memakan waktu yang lama. Pasalnya, dengan menulis setiap hari, jurnalis dapat mengulas fakta yang telah mereka muat di dalam naskah. Menulis dengan rutin juga dapat membantu mereka dalam membuat struktur cerita yang lebih matang dan rapi.

Pentingnya Jurnalisme Investigasi 

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, jurnalisme investigasi bisa menjadi sarana untuk menguak kebenaran yang tersembunyi. Meski begitu, metode jurnalisme ini mempunyai segudang manfaat lainnya yang dapat menguntungkan masyarakat.

Lalu, seperti apa, sih, manfaat yang ditawarkan oleh investigative journalism? Sesuai ujaran Free Press Unlimited, berikut penjelasannya:

  • Memberdayakan hak untuk berpendapat
  • Dapat mengungkapkan kegiatan yang merugikan masyarakatM
  • Mendorong masyarakat untuk berdiskusi dengan fakta dan bukan opini
  • Memberikan transparansi akan aktivitas orang-orang yang memiliki wewenang

Baca Juga: Dampak Perppu Cipta Kerja bagi Pekerja

Demikianlah penjelasan Jobnas.com mengenai jurnalisme investigasi yang perlu kamu ketahui. Intinya, metode jurnalisme ini memiliki signifikansi dalam memberdayakan kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian, teori investigative journalism harus tetap dipelajari oleh para pegiat media, khususnya dalam era modern ini di mana banyak hoaks bertebaran.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Ghufron Writer Ghufron Writer
1 tahun yang lalu
5 Mitos soal Work from Home yang Perlu Diluruskan

5 Mitos soal Work from Home yang Perlu Diluruskan

Batas Melamar Pekerjaan ini News

Jobnas.com-Ada yang menganggap bahwa jika WFH kita bisa mulai kerja kapan saja karena pekerjaanya pasti lebih mudah, ada pula yang menganggapnya tidak demikian. Sehingga, banyak mitos yang berkeliaran tentang tren work from home alias WFH. Nah, di artikel ini Jobnas.com akan mengupas tuntas ihwal kebenaran dari berbagai mitos soal WFH yang ada di luar sana!

Berbagai Mitos tentang WFH yang Sebetulnya Keliru

Memang menguntungkan jika kita bekerja dari rumah. Sebab, untuk bisa naik angkutan umum di pagi buta, kita pun tidak perlu terlalu berjibaku dengan lautan pekerjaan lain. 

Selain itu, kita juga tidak perlu mengeluarkan ongkos pulang-pergi yang kadang bisa bikin meringis. Dari sinilah WFH kerap kali disanjung-sanjung. Di satu sisi, tidak jarang orang yang salah paham mengenai budaya kerja yang satu ini. 

Hasilnya, timbullah banyak mitos soal work from home yang sebetulnya kurang tepat.

1. WFH bukan jaminan kerja santai

“Jika tidak di kantor, bagaimana kita bisa fokus menyelesaikan pekerjaan?” ketika membicarakan WFH,  hal tersebut menjadi kekhawatiran yang ada di benak banyak orang. Meski begitu, hanya karena secara fisik kita tidak ada di kantor, bukan berarti beban pekerjaan jadi lebih ringan dan bisa leha-leha.

Realitanya, ketimbang di kantor,  beban kerja saat WFH seringkali malah lebih berat. Hal ini disebabkan karena kita tidak mau dituntut untuk serba mandiri. Pasalnya, kita perlu menciptakan ruang kerja sendiri, mengatur jadwal kerja sendiri, menyediakan teknologi dan sumber daya sendiri, sampai menciptakan dan mematuhi batasan yang dibuat sendiri.

Baca Juga: SEO Audit, Optimalkan Kinerja Website di Halaman Pencarian

Di samping itu, kita masih memiliki tanggung jawab untuk bekerja sesuai dengan standar kinerja yang sama, meski tidak sambil benar-benar diawasi atasan. Karena kita sudah diberi banyak kepercayaan, mungkin  atasan bahkan mengharapkan kita menunjukkan performa yang lebih bagus lagi.

Oleh karena itu, adalah salah besar mitos yang bilang pekerjaan work from home pasti santai. Kombinasi antara tuntutan kerja dan tanggung jawab yang makin tinggi justru membuat kita sering lembur di rumah, yang meningkatkan risiko burnout lebih besar.

2. WFH tak Menjamin Work and Life Balance

Ini masih berkaitan dengan mitos work from home yang pertama. Rutinitas kerja di kantor memang dapat menjauhkan kita dari kehidupan pribadi. Tidak jarang, kan, kamu harus membatalkan acara keluarga atau menunda hangout bersama teman karena pekerjaan di kantor terus meneror?

Nah, tidak jarang orang menganggap bahwa ketika sudah kerja di rumah sendiri mengatur dua dunia ini seharusnya jadi lebih mudah. Dari yang tadinya kita selalu absen di rumah, sekarang malah setiap hari di rumah saja. Kamu akan selalu siap siaga buat anggota keluarga yang membutuhkan. Betul?

Padahal tidak selalu demikian adanya.  Meski ceritanya kerja di rumah, kamu tetap harus benar-benar bekerja seperti waktu di kantor. Akan tetapi tidak bisa disangkal juga, pasti ada saja gangguan selama kamu kerja di rumah. Bahkan, gangguan ini bisa lebih banyak daripada sewaktu di kantor.

Kamu mungkin harus menghadapi anggota keluarga yang meminta tolong, tumpukan piring kotor yang belum dicuci seminggu, atau peliharaan di rumah yang minta makan. Batasan antara waktu bekerja dan urusan rumah tangga yang menjadi kabur ketika WFH inilah yang membuat mitos tersebut kurang tepat. Kehidupan kantor dan rumah bisa semakin tercampur aduk dan tidak ada bedanya jika tidak dikelola dengan baik, alih-alih seimbang.

3. WFH Tak Selalu Bikin Kesepian

Ketika semua teman di rumah masing-masing tentu akan sulit bagi kamu yang senang mengobrol dengan teman-teman kantor. Akan tetapi, dikutip dari Life Savvy, kerja sendirian di rumah bukan berarti kamu pasti kesepian. Mitos work from home ini bisa kamu patahkan jika kamu tahu caranya.

Baca Juga: Di Balik Suksesnya Penjualan Produk, Ada Profesi Canvasser

Langkah yang bisa kamu lakukan adalah dengan membuat online conference untuk makan siang bersama teman-teman kantor sesekali. Kalian juga bisa saling bertukar kirim makanan untuk dinikmati selama ngobrol santai. Alternatifnya, kamu bisa ikut kelas olahraga online atau kelas hobi-hobi seru lainnya untuk sekaligus menambah kenalan. Ada banyak cara mudah untuk mewarnai hari-hari WFH-mu, jadi jangan percaya mitos ini, ya!

4. WFH Tak Berarti Bisa Mulai Kerja Kapan Saja

Bukan berarti kita bisa seenaknya atur jam kerja sendiri meski work from home. Meski kita di rumah saja, kewajiban untuk masuk kerja tepat waktu sesuai aturan kantor tetap berlaku. Oleh karena itu, bukan berarti kamu bisa bangun jam 11 dan baru buka laptop jam 1 karena ingin makan siang dulu, lho! 

Apabila kantor kamu mewajibkan setiap karyawan untuk masuk kantor pukul 9 pagi, jam kerja kamu saat WFH pun mulai di waktu yang sama.  Di samping itu, mitos work from home yang satu ini juga tidak mempertimbangkan jadwal rekan kerja yang lain.

Ketika kamu bangun siang atau tiba-tiba menghilang tanpa kabar dan ada rekan yang membutuhkan bantuanmu, mereka bisa sangat kelimpungan. Begitu pun sebaliknya. Kamu masih akan butuh berkomunikasi dengan orang lain selama bekerja. Setiap orang dalam tim memiliki jadwal kerja dan rencananya masing-masing. Oleh karena itu, untuk memudahkan semua pihak, menerapkan jam kerja yang sama seperti waktu di kantor sangat penting dilakukan.

5. Meeting Online Tetaplah Meeting

Meeting tatap muka menjadi entitas tak terpisahkan dari budaya kerja, baik itu meeting intradepartemen, antardepartemen, town hall meeting, atau bahkan meeting dengan klien.

Kamu setidaknya bisa menghadiri 2-3 kali meeting dalam seminggu di kantor. Nah, budaya meeting ini mau tidak mau pasti akan ikut terbawa ketika kita WFH. Bedanya, meeting dilakukan secara online via aplikasi konferensi semisal Zoom, Google Meets, atau Skype.

Meski begitu, tak jarang yang memandang sebelah mata keseriusan dari meeting online ini. Alasannya tak lain karena meeting dianggap tidak pas kalau tidak bertatap muka langsung. Mitos WFH ini tidak sepenuhnya tepat. Menurut Inc, apa pun mediumnya, meeting tetap sah dilakukan jika memang bersifat penting atau genting.Apa pun keputusan yang lahir dari meeting virtual itu tetap berlaku valid, dan wajib di-follow up perkembangannya. 

Baca Juga: Dampak Perppu Cipta Kerja bagi Pekerja

Demikianlah penjelasan singkat Jobnas.com mengenai berbagai mitos tentang kerja di rumah yang tidak sepenuhnya benar. Apakah kamu sempat percaya mitos-mitos tersebut?

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Ghufron Writer Ghufron Writer
1 tahun yang lalu
Jaga Imunitas dan Kesehatan Pekerja dengan 7 Manfaat Madu Ini

Jaga Imunitas dan Kesehatan Pekerja dengan 7 Manfaat Madu Ini

Batas Melamar Pekerjaan ini News

Jobnas.com-Pada umumnya, madu dikenal memiliki segudang manfaat yang baik bagi tubuh. Untuk mengkonsumsinya, terkadang banyak yang memanfaatkan madu sebagai bahan makanan atau minuman. Dikutip dari Healthline, madu juga berperan sebagai obat alternatif. Meski demikian, masih belum banyak yang mengonsumsinya secara cukup dan reguler.

Di artikel ini Jobnas.com akan memberikan penjelasan seputar 7 manfaat madu yang baik bagi imunitas dan kesehatan pekerja. Yuk, penjelasannya di bawah ini !

Baca Juga: Kalian Ingin Tahu Waktu Paling Ampuh Menaikkan FYP?

1. Baik untuk Kesehatan Usus 

Dilansir dari Health, National Library of Medicine Amerika Serikat pernah merilis  bahwa madu dapat digunakan dalam pengobatan komplementer. Hal ini merujuk terhadap manfaat madu yang dapat membantu fermentasi bakteri di usus, termasuk bifidobacteria dan lactobacilli. Adanya sifat prebiotik pada madu juga akan membantu membentuk fungsi imun yang lebih kuat. 

2. Kaya Antioksidan

Madu yang masih benar-benar alami tanpa pemrosesan banyak mengandung senyawa tanaman bioaktif serta antioksidan. Biasanya, jenis madu dengan warna lebih gelap mengandung lebih banyak antioksidan. 

Dilansir dari laman Healthline, sebuah analisis medis yang dirilis PubMed National Institutes of Health, menyatakan bahwa antioksidan membantu menetralisir spesies oksigen reaktif di dalam tubuh.  Oksigen reaktif ini jika tidak dinetralisir bisa menumpuk dalam sel dan menyebabkan kerusakan sel. Kerusakan ini nantinya bisa menyebabkan penuaan dini, diabetes tipe 2, dan penyakit jantung. 

3. Lebih Sehat untuk Gula Darah

Agar tidak menyebabkan penyakit dalam tubuh, konsumsi gula sebagai pemanis memang harus dibatasi. Dibandingkan gula, madu sebagai alternatif pemanis, menawarkan berbagai macam manfaat bagi tubuh. 

Baca Juga: Sender Reputation, Sebuah Gambaran atas Kualitas di Mata Pelanggan

Meskipun pada umumnya madu juga meningkatkan level gula darah seperti gula, namun adanya antioksidan tersebut membuatnya sedikit lebih sehat.  Menurut Nutrients, terbukti bahwa konsumsi madu dapat meningkatkan kadar hormon adiponectin. Hormon ini dapat mengurangi inflamasi dan memperbaiki regulasi gula darah.

4. Meredakan Sakit Tenggorokan dan Batuk

Madu memang terbukti ampuh meredakan sakit tenggorokan dan membantu meringankan gejala batuk. Kamu bisa mengonsumsinya dalam campuran teh hangat atau air lemon.

Studi National Journal of Physiology, Pharmacy, and Pharmacology pada 2016, menjelaskan peran penting antibacterial dan anti-inflammatory pada madu dapat meredakan sakit tenggorokan. 

5. Melawan Metabolic Syndrome

Dikutip dari MedlinePlus, metabolic syndrome (MetS) merupakan sekelompok faktor risiko spesifik untuk penyakit jantung dan diabetes. Nah, untuk melawan gejala metabolic syndrome ini, madu berperan penting dalam meningkatkan kondisi tubuh.  Beberapa manfaat madu yang sudah disebutkan di atas termasuk kaya antioksidan dan lebih baik untuk gula darah terbukti membantu meringankan risiko metabolic syndrome. 

6. Mencegah Pengerasan Arteri

Madu memiliki kandungan untuk melawan pengerasan arteri atau aterosklerosis. Beberapa studi medis menjelaskan bahwa madu mengandung 180 zat bermanfaat termasuk gula alami, antioksidan, vitamin, dan mineral. Adanya antioksidan dan kandungan anti-inflammatory berperan besar dalam mencegah pengerasan arteri.

7. Kaya Nutrisi Baik untuk Tubuh

Kandungan utama madu terdiri dari sejumlah kecil vitamin dan mineral, gula alami, serta kaya akan senyawa plant compounds yang meningkatkan kesehatan. Di samping itu, madu juga mempunyai banyak sekali kandungan mineral dan nutrisi seperti  phosphorus, kalsium, potassium, dan magnesium.

Madu juga mengandung gula alami dan tanpa lemak, sehingga berisikan protein juga serat yang baik untuk tubuh.  Hingga saat ini, masih banyak riset yang dilakukan untuk mengetahui lebih lanjut manfaat madu untuk diet dan kompleksitas kandungan nutrisi di dalamnya.

Baca Juga: Mengenal Strategi Forum Marketing, Sebuah Langkah Penting yang Belum Banyak Dimanfaatkan Pemasar

Demikianlah penjelasan Jobnas.com terkait manfaat madu untuk kesehatan yang perlu diketahui. Kamu juga bisa menikamti madu dengan berbagai cara. Misalnya, menjadi pelengkap pada teh dan air hangat sebagai alternatif pengganti gula yang lebih sehat. Untuk mengurangi rasa stres setelah seharian bekerja, kamu juga bisa menambahkan madu pada teh hangat.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Erni Yati Erni Yati
1 tahun yang lalu
Sinopsis Film Munkar, Horor di Balik Pondok Pesantren

Sinopsis Film Munkar, Horor di Balik Pondok Pesantren

Batas Melamar Pekerjaan ini News

Jobnas.com - Film horor Munkar telah tayang sejak 7 Februari 2024 di bioskop, mempersembahkan kisah seram yang menggugah adrenaline penonton dengan nuansa urban legend dari sebuah pondok pesantren di Lamongan, Jawa Timur.

Dipandu oleh sutradara berbakat, Anggy Umbara, yang sebelumnya telah sukses dengan film Siksa Neraka, Munkar menggabungkan alur cerita yang kuat yang ditulis oleh Evelyn Afnilia.

Produksi film ini menjadi kerja sama antara MD Pictures dan Pichouse Films, menjanjikan sebuah pengalaman menegangkan yang tidak terlupakan.

Zara Adhisty, yang dikenal sebagai mantan anggota JKT 48, tampil dalam peran utama sebagai Ranum, seorang santriwati yang patuh dan teladan. Ia bergabung dengan Ratu Sofya yang memerankan Herlina, serta Saskia Chadwik dan Kaneishia Yusuf yang membawa warna tersendiri dalam karakter-karakter di pondok pesantren.

Cerita dimulai dengan peristiwa tragis perundungan yang berujung pada kematian Herlina. Sekarang, diyakini bahwa rohnya menghantui pondok pesantren tersebut, menimbulkan ketakutan tidak hanya bagi santriwati, tetapi juga bagi ustaz dan santri pria.

Ranum, bersama dengan Robiatul dan Siti, sering menjadi sasaran teror Herlina. Namun, apakah teror ini hanya awal dari sebuah balas dendam yang lebih dalam atas penderitaan yang dialami Herlina?

Dapatkan jawabannya dengan menyaksikan film Munkar di bioskop terdekat Anda. Sinopsis ini hanya sebagian kecil dari kengerian yang akan Anda hadapi dalam film ini. Jadi, siapkan diri Anda untuk perjalanan menegangkan yang tak terlupakan!

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Enol Writer Enol Writer
2 tahun yang lalu
Tempat Tryout CPNS, Lengkap Beserta Kelebihan dan Kekuranganya

Tempat Tryout CPNS, Lengkap Beserta Kelebihan dan Kekuranganya

Batas Melamar Pekerjaan ini News

Jobnas.com - Tryout CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) adalah tes yang dilakukan untuk menilai kompetensi dan kemampuan seseorang dalam melamar posisi sebagai PNS.

Tryout CPNS dapat membantu calon pegawai mengetahui bagian yang perlu ditingkatkan dan mempersiapkan diri dengan lebih baik untuk tes seleksi CPNS yang sebenarnya.

Tryout CPNS biasanya meliputi berbagai jenis tes, seperti tes inteligensi, tes kepribadian, tes bahasa Inggris, dan tes lainnya yang berkaitan dengan posisi yang dilamar.

Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa calon pegawai memiliki kompetensi dan kemampuan yang diperlukan untuk bekerja sebagai PNS.

Banyak sekolah dan lembaga yang menyediakan tryout CPNS, baik secara online maupun offline. Hal ini membuat akses bagi calon pegawai untuk mengikuti tryout lebih mudah.

Tryout CPNS juga sering diselenggarakan sebagai bagian dari program persiapan CPNS, yang membantu calon pegawai untuk memahami tata cara dan jenis soal yang akan ditemukan dalam tes seleksi CPNS.

Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat mengikuti tryout CPNS. Pertama, pastikan bahwa tryout yang Anda ikuti adalah benar-benar resmi dan dikelola oleh lembaga yang terpercaya.

Kedua, jangan terlalu terpengaruh oleh hasil tryout dan jangan merasa rendah diri jika hasilnya tidak sesuai dengan yang Anda harapkan.

Ingatlah bahwa tryout hanya merupakan bagian dari proses seleksi dan bukan satu-satunya indikator keberhasilan.

Akhir kata, mengikuti tryout CPNS dapat membantu calon pegawai untuk mempersiapkan diri dengan lebih baik dan memahami apa yang diharapkan dalam tes seleksi CPNS.

Namun, pastikan bahwa Anda memperhatikan hal-hal yang perlu diperhatikan dan tidak terlalu terpengaruh oleh hasil tryout.

lalu ketika saya ingin ikut tes cpns, lembaga manakah yang perlu saya ikuti? dan kenapa harus memilih lembaga tersebut?

Saat ingin mengikuti tes CPNS, calon pegawai bisa memilih lembaga yang menyediakan layanan persiapan tes CPNS.

Banyak sekolah dan lembaga yang menawarkan program persiapan tes CPNS, baik secara online maupun offline.

Daftar Lembaga Tryout CPNS

Beberapa lembaga terpercaya yang bisa dipertimbangkan untuk mengikuti program persiapan tes CPNS antara lain:

  • Lembaga Pendidikan Formasi (LPF)
  • Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (LPP)
  • Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA)
  • Institut Administrasi Negara (IAN)
  • Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Aparatur Sipil Negara (LAPAN)

Pemilihan lembaga yang tepat sangat penting karena kualitas dan metodologi pelatihan yang ditawarkan bisa berbeda-beda antar lembaga.

Calon pegawai bisa mempertimbangkan beberapa hal seperti reputasi lembaga, kualitas pelatihan dan fasilitas yang ditawarkan, serta kemudahan akses informasi dan bantuan dari lembaga tersebut.

Dengan memilih lembaga yang tepat, calon pegawai bisa mempersiapkan diri dengan baik dan memahami tata cara dan jenis soal yang akan ditemukan dalam tes seleksi CPNS.

Ini akan membantu meningkatkan peluang calon pegawai untuk lulus dalam tes seleksi dan menjadi PNS.

Baca Juga: 5 Posisi PNS Dengan Tunjangan Tertinggi Di Indonesia

Kelebihan dan Kekurangan

Berikut adalah beberapa kelebihan dan kekurangan dari beberapa lembaga terpercaya yang bisa dipilih untuk persiapan tes CPNS:

1. Lembaga Pendidikan Formasi (LPF)

Kelebihan:

  • Materi pelatihan yang diberikan lengkap dan up-to-date, serta memperhatikan kurikulum yang berlaku pada tes CPNS.
  • Fasilitas yang ditawarkan memadai, seperti ruang belajar yang nyaman dan fasilitas multimedia untuk mempermudah proses belajar.
  • Tenaga pengajar yang berkualitas dan memiliki pengalaman dalam bidang CPNS.

Kekurangan:

  • Biaya yang dikenakan cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan lembaga lain.
  • Jadwal kegiatan belajar yang padat dan kurang fleksibel, sehingga mungkin kurang cocok bagi calon pegawai yang sibuk dengan aktivitas lain.

2. Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (LPP)

Kelebihan:

  • Fasilitas yang ditawarkan memadai dan nyaman, seperti ruang belajar yang luas dan fasilitas multimedia yang memadai.
  • Biaya yang dikenakan relatif terjangkau dan lebih ekonomis.
  • Tenaga pengajar yang berpengalaman dan memiliki wawasan luas tentang CPNS.

Kekurangan:

  • Materi yang diberikan mungkin tidak selengkap dan up-to-date seperti yang ditawarkan oleh LPF.
  • Kualitas pelatihan yang diterima bisa berbeda-beda antar LPP, sehingga calon pegawai harus memastikan kualitas pelatihan sebelum memilih.

3. Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA)

Kelebihan:

  • Tenaga pengajar yang berkualitas dan memiliki latar belakang pendidikan tinggi di bidang administrasi.
  • Materi pelatihan yang diberikan lengkap dan berkualitas.
  • Fasilitas yang ditawarkan memadai dan membantu proses belajar.

Kekurangan:

  • Biaya yang dikenakan cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan lembaga lain.
  • Jadwal belajar yang padat dan kurang fleksibel.

4. Institut Administrasi Negara (IAN)

Kelebihan:

  • Materi pelatihan yang diberikan lengkap dan up-to-date.
  • Tenaga pengajar yang berkualitas dan memiliki pengalaman luas dalam bidang administrasi.
  • Fasilitas yang ditawarkan memadai dan membantu proses belajar.

Kekurangan:

  • Biaya yang dikenakan cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan lembaga lain.
  • Jadwal belajar yang padat dan kurang fleksibel.

Pemilihan lembaga yang tepat untuk persiapan tes CPNS sangat penting, karena mempengaruhi kualitas dan hasil belajar calon pegawai.

Baca juga: Simulasi TWK dan Kunci Sukses CAT Tes Wawasan Kebangsaan

Oleh karena itu, calon pegawai harus mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan dari setiap lembaga dan memilih yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi mereka sebelum Anda mengikuti tryout CPNS.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Erni Yati Erni Yati
2 tahun yang lalu
Abbotsford School District-min

Review Abbotsford School District (Fraser Valley)

Batas Melamar Pekerjaan ini News

Jobnas.com - Abbotsford School District is one of the fastest growing communities in Canada, situated in the beautiful Fraser Valley of British Columbia. Fraser Valley is just one hour from Vancouver and 15 minutes from the US border.

Abbotsford School District offers a wide range of programs and services to meet the diverse needs of its students. The district has a strong focus on literacy and numeracy, with programs in place to support struggling students and to challenge high-achievers.

The district also offers a variety of specialized programs, including programs for students with special needs, English language learners, and gifted students.

In addition to academic programs, the district also places a strong emphasis on extracurricular activities and athletics. Many of the district's schools offer a wide range of sports teams, clubs, and other activities for students to get involved in.

The district is committed to providing a safe and inclusive environment for all students. The district has a number of policies in place to promote a positive and respectful school culture, and to address issues of bullying and discrimination.

The district is also known for its focus on technology integration in the classroom. Many of the district's schools have adopted a 1-to-1 technology model, where each student is provided with their own device to use in class. This allows students to access digital resources, collaborate with classmates, and complete assignments digitally.

Profile of Abbotsford School District

Abbotsford Virtual School-min
Abbotsford Virtual School-min

Overall, Abbotsford School District is known for its commitment to providing a high-quality education to all students in a safe, inclusive and innovative environment.

Located in the heart of the Fraser Valley, the Abbotsford School District has 46 schools that are attended by over 19,200 full and part time students at 30 elementary schools, 8 middle schools, 1 combined middle-secondary school, and 7 secondary schools.

As the largest employer in the city, The Abbotsford School District employ over 2,200 full and part time teaching and support staff who are committed to helping students succeed.

The Abbotsford School District offer a variety of quality programs to meet unique learning needs and we engage students in stimulating and relevant educational experiences.

The Abbotsford School District honours the traditional territory of the Sumas First Nation and Matsqui First Nation on which our schools are located. It is with respectful consideration that the programs and services provide to students and families are sensitive to the cultural protocols of these two communities.

Mission

Preparing and inspiring our students for a lifetime of success through Respect, Opportunity, and Innovation.

Vision

A world-class, innovative, and individualized educational experience for every student.

Values

Respect, Trust, Integrity, Communication, Teamwork.

Abbotsford School District Programs

Abbotsford Career Programs

The Abbotsford School District offers programs in a variety of career and job training settings for secondary students, while they also attand their regular schooling.

Students can learn trades, vocational and business skills – from carpentry to heavy equipment operation, hair styling to cook training, drafting, and more. We have numerous options to consider!

Bakerview Centre for Learning

Bakerview Centre for Learning provides a caring, safe, student-focused environment; an alternative to conventional secondary schools.

Whether you are an adult returning to school to satisfy entry into a post-secondary school, or a teenager who is having difficulty within the regular school system, we invite you to check out this secondary school for learners between the ages of 14 and 65.

Our supportive staff are committed to student success, while offering innovative and flexible programs and schedules. We have hundreds and hundreds of success stories from Bakerview Centre for Learning’s students and alumni!

Early Learning

Early Learning represents Abbotsford School District's commitment to each and every young student in our community – to be exposed to nurturing, stimulating and exciting learning environments in our schools.

This means we work with our families and our community preschool providers to ensure that our youngest learners are welcomed into our schools before they begin Kindergarten.

Early Learning encompasses social, emotional, physical and academic programming for 0-8 year old children in Abbotsford schools.

Following the BC Ministry of Education Curriculum, the BC Early Learning Framework and current research by experts in the Early Childhood Education field, our primary classrooms focus on play based, emotionally supportive, academically stimulating, language enriched dynamic programming.

History of Abbotsford School District (Fraser Valley)

Abbotsford School District first-min
Abbotsford School District first-min

The beginnings of the public school system in Abbotsford date back to 1873 when Wis. The Central Railway Company extended its route to what is now Abbotsford, and some settlers formed a community. The school was first held in a small room on the main street in 1879 or 1880.

The rapid growth of the community made the provision of more extensive and permanent facilities for the school's activities to be necessity. In 1885, a two-story frame building was erected on the site of the new addition to the present elementary school. Apparently the school at this point was not an "elementary school" and the children were promoted or retained by a "reader" system. The 1889 Annual Report of the Clark County Superintendent, R.J. Sawyer, said that "Abbotsford is preparing to start a primary school".

1904 High School - Abbotsford School District-min
1904 High School - Abbotsford School District-min

In 1889, the addition of two more rooms gave the village a four-room schoolhouse that was considered sufficient for many years. However, this is not the case and more room is needed. Renting a room in the Kalb Building, on site currently occupied by Hutt Electric Company, has temporarily resolved the issue.

Primary classes were housed in this hall until 1900, when a small building was excavated just northwest of the large structure. In 1901, the Wisconsin Central Railroad Company moved its splits from Chippewa Falls and Stevens Point here, nearly doubling the population.

Due to the overcrowded school conditions, the division of primary classes must be distributed according to the ratio of half of the students in the morning and half in the afternoon.

When the National Education Inspector made his first visit after the school was recognized as a "public school" in 1902, recommendations were made for many improvements - heating, ventilation and sanitation.

The growing public dissatisfaction, especially among the new residents of Chippewa Falls and Stevens Point, with the school facilities and quality of provision prompted the Board of Education to convene a special constituency meeting on Tuesday. June 1904. The voters authorized the Council, which included M.W. , L.J. Seegar and A.E. Everts, to continue the plan to build a new brick school at a total cost of $13,000.

Construction of the new building began on September 1, 1904, and the foundation stone was laid on October 24, 1904. Henry E. Polley was the school's principal at the time. With the new school being occupied in September 1905, the old buildings were removed from the site.

The one-room building containing the main classrooms has been converted into a living quarters and is now owned by Carl Erickson Jr. on Butternut Street. The original two-room building was moved almost directly north of Joe Schilling's current home on Butternut Street and converted into a pole factory.

The addition was moved to the center of the village, where it became the town hall and remained so until it was razed in the summer of 1958.

At this stage in the development of the school system, grade-based school placement was in effect for the first eight grades, but additional work at the ninth and possibly tenth grade levels was provided. grant. Apparently, students who wanted to complete high school did so in Colby.

Steps were taken shortly after the new school was completed to get a charter for a high school in Abbotsford. On June 4, 1906, Miss Anna E. Schaeffer of the state Department of Education inspected the school and found 25 boarders eligible for high school.

Thereafter, the State Superintendent issued the Certificate of Organization. Twelve years later, in 1918, the school published a book for freshmen.

1939 High School - Abbotsford School District-min
1939 High School - Abbotsford School District-min

This building housed all elementary and middle school students from 1904 to 1939. Enrollment steadily increased again creating overcrowding starting around 1935. At the annual meeting in May.

In July 1938, voters empowered the Board of Education, which included Hans J. Amacher, Frank Beil and Dr. G. G. Schilds, borrowed the money needed to proceed with the construction of a new high school building.

The total cost of the building was $65,000, of which $30,000 was received as a grant from the federal government. SJ Paynter was the main supervisor at the time.

New, expanded facilities have significantly improved the district's educational services, and for the first time, elementary and middle school students are housed in separate buildings.

Although classrooms are adequate, advancements in education require space for physical education and school meal programs. The arsenal had been used for sporting events up to that point.

In 1951, voters approved the addition to the high school which included a gymnasium, bathrooms and lockers, sports facilities, additional classrooms, kitchens, and cafeterias. The school board includes Hans J. Amacher, V.B. Hemphill and Walter Jackson, with Herbert Juneau as principal supervisor. Land was booked for the $120,000 structure in April 1952.

A full-time kindergarten was added in 1958, again leading to the need for larger facilities. In 1959-1960, a series of studies concerning the possibility of consolidating several schools in the area were launched.

In July 1961, the Abbotsford, Dorchester, and outlying school districts were dissolved and consolidated into a single school district known as Dor-Abby.

Abbotsford and Dorchester each operate a high school and students are transported to one of the two schools, depending on their program choice. Other schools operating in the newly established Dor-Abby neighborhood include an elementary school in each community, Curtiss, Brady, Pleasant Hill and Wright Schools.

With the school's merger, the colors changed to red, black and white, with students choosing "The Falcon" as their mascot. Before the merger, Dorchester's mascot was "red devil" in red and white, while Abbotsford's colors were orange and black and their mascot was "leopard".

In July 1962, when J. C. LaPlant was hired as administrator, Dor-Abby was reorganized to run Abbotsford High School and Dorchester High School. Planning has begun for the school's new expansion to attract all students from outlying areas.

1965 High School - Abbotsford School District-min
1965 High School - Abbotsford School District-min

Various proposals have been made regarding possible sites and buildings needed to facilitate neighborhood expansion. Dor-Abby continued in business until 1964 when the northern part of the county was split off and became part of Colby County. Herbert Scidmore becomes trustee of the rest of the Abbotsford School District, and plans continue for a building program.

In August 1964, voters approved a loan to build a new middle school on the current site, just north of the sports field near the northwest edge of town. Construction of the new building began in May 1965 and was completed and ready for use in the spring of 1966. The old high school was converted into an elementary school.

Grade school addition constructed in 1965.-min
Grade school addition constructed in 1965.-min

In June, when the old elementary school was razed, a six-room addition was extended south on the site of the old school. The total cost of the construction program is $900,000. The board of education at this time included Ray Holtz, Marvin Busse, LF Loucks, Vear Dean Laabs, Art Weideman, Dan Decker and Richard Polnaszek.

At the beginning of the school year 1966-1967, the new outbuildings of the primary school were not completed yet. Kindergarten, Grade 1 and Grade 2 are held in the basement of Christ Lutheran Church and City Hall.

The occupation of the new building took place in early November. These facilities have served the community to date. On February 26, 1973, county voters approved the addition of a store and swimming pool to the middle school.

The current school board includes Marvin Busse, John J. Nikolay, Eugene Blair, Vear Dean Laabs, L. F. Loucks, Arthur Weideman and Andrew Ruszek. Harold Mills is the current administrator of the school.

There are 802 students enrolled in kindergarten through 12th grade, served by 39 teachers, 2 part-time teachers, 2 teacher assistants, two building superintendents and an administrator.

Dor-Abby High School Choir

One of the highlights of Dor-Abby's life was a tour that included the United States Capitol in Washington, D.C., several east coast cities, and the New York World's Fair.

It all started when Dor-Abby received a letter from the New York World`s Fair Corporation, inviting the 74-vocal ACapella Choir to sing at the fair. The invitation was made following the recommendation of the judges of the 1963 district music competition, in which the choir won the highest honors.

The community needs to raise $15,000 to make the 2,500-mile tour a reality. Once this was completed, the departure date was set for May 9.

The group traveled to Toledo, Ohio, and Gettysburg, Pennsylvania, where they visited former President Eisenhower's ranch and Civil War battlefields. From there, they traveled to Washington, D.C., had breakfast with Representative Melvin Laird and performed a concert at the Capitol.

After visiting the White House, memorial, Mt. Vernon and Arlington National Cemetery, they passed through Philadelphia to Independence Square. Their performance at the World's Fair took place at Flushing Meadow Park in the Tipparrillo Pavilion, a soundproof designed ballroom built specifically for concerts.

During their time in New York, they visited attractions like the Statue of Liberty, the United Nations building, and the Empire State Building. They also attended a New York Philharmonic Orchestra concert and staged the "Wonder World" fair.

When they returned on May 16, about 20 cars belonging to relatives and friends met the choir's rented bus in Spencer and drove them home in a convoy, escorted by police. A brief welcome ceremony followed at the Grande Ecole.

Credit for this great achievement must go to the Director, Robert Lee Benson, who came to Dor-Abby County in 1962 to build a choir that has proven to be a source of great pride for the community as well as the state as a whole. state.

This choir is the only high school musical group from Wisconsin to perform at the New York World's Fair. To help preserve the memory of the event, a recording of the talented band was made during their performance.

Location of Abbotsford School District (Fraser Valley)

Mailing Address Abbotsford School District

Abbotsford School District
2790 Tims Street, Abbotsford, BC V2T 4M7
Tel: 604.859.4891 | Fax: 604.852.8587 | info@abbyschools.ca
Summer Office Hours: Monday to Friday, 8am - 3:30pm

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Iwan Bisa Iwan Bisa
2 tahun yang lalu
Delirium Gejala Awal Virus Corona

Benarkah Delirium Gejala Awal Virus Corona? Simak Selengkapnya di Sini!

Batas Melamar Pekerjaan ini News

Jobnas.com - Badan kesehatan Internasional, WHO resmi menetapkan delirium sebagai gejala baru pandemi Covid-19, menjelang tahun baru 2021. Delirium umumnya dikaitkan dengan kesehatan mental. Ia tak hanya mengganggu psikis pengidap, tetapi juga kebugaran fisik mereka.

Baca Juga : Apa itu Inflasi? Berikut Penjelasan Lengkap beserta 4 Penyebab Terjadinya Inflasi

Akan tetapi, banyak pengidap yang meremehkannya, karena efeknya yang samar dan tak nampak jelas. Nah, pada artikel ini Jobnas.com akan menjelaskan terkait beberapa hal tentang delirium. Yuk, simak penjelasannya !

Apa Itu Delirium?

Seperti dilansir dari CNN Indonesia, delirium merupakan sebuah kondisi di mana penderita mengalami rasa bingung karena kesadaran yang terus berkurang. Akibatnya, hal ini perlahan akan mengganggu fokus hingga cara berpikir dan berperilaku mereka. Selain itu, penyakit ini juga bisa menyebabkan berbagai permasalahan lainnya, seperti merusak pola tidur hingga gangguan ingatan.

Penelitian di Universitas Oberta de Catalunya, Spanyol, menjelaskan apabila tak segera diperiksa, penyakit ini bisa menyebabkan kerusakan berlanjut pada mental dan otak pasien.

Hubungan Delirium dengan Covid-19

Dilansir dari Detik Health, delirium umumnya terjadi beriringan dengan gejala Covid-19 lainnya, seperti hilangnya indera penciuman dan sesak napas. Selain itu, studi yang diterbitkan Journal of Clinical Immunology and Immunotherapy tersebut juga menekankan hubungan virus Corona dengan otak manusia sebagai sumber utama saraf.

Para pakar dan peneliti memerikan bahwa Covid-19 mengambil andil dalam perubahan neurokognitif dalam otak. Permasalahan inilah pada akhirnya akan menyebabkan sakit kepala dan delirium.

Baca Juga : 5 Tips Membuat Instagram Live yang Menarik Banyak Followers

Pemicu Delirium

Menurut Mayo Clinic, gejala delirium bisa berkembang dengan pesat, dalam waktu beberapa jam atau beberapa hari. Efeknya pun bisa fluktuatif selama sepanjang hari. Tetapi, akan ada periode di mana tak nampak adanya gejala sama sekali. Tentu gejala-gejala yang timbul ini tentunya memiliki beragam pemicu. Mulai dari kondisi psikis hingga kesalahan-kesalahan kecil yang tak luput dilakukan manusia.

Lalu, seperti apa penyebab munculnya delirium pada pasien-pasien Covid-19? Berikut penjelasannya:

1. Hypoxia

Hypoxia adalah pemicu pertama penyakit delirium pada pengidap virus corona. Kondisi semacam ini terjadi saat jaringan otak manusia kekurangan kadar oksigen untuk memproses seluruh tubuh. Hal ini dapat menyebabkan pembengkakan saraf dan edema. Bahkan, bila tak segera dirawat, hypoxia bisa merusak hingga mengubah fungsi otak penderitanya.

2. Peradangan

Peradangan disebut juga dengan badai sitokin, merupakan sebuah kondisi di mana sistem kekebalan tubuh menjadi terlalu aktif. Hal ini bukanlah suatu kondisi yang baik, bila kekebalan tubuh terlalu sibuk, ia bisa merusak atau mengubah fungsi otak.

3. Toksisitas Neural

Toksisitas neural adalah pemicu delirium berikutnya. Kondisi satu ini merupakan komplikasi yang terjadi saat Covid-19 secara langsung menyerang fungsi saraf hingga tingkat sel. Meskipun jarang terjadi, kamu tetap perlu waspada dengan gejala berbahaya ini.

Di samping itu, gejala Covid-19 yang sering mengganggu pekerja dan lanjut usia ini juga memiliki penyebab lainnya. Seperti dilansir dari Kompas, berikut di antaranya : 

  • Malnutrisi, dehidrasi
  • Kurang tidur
  • Tekanan emosional yang besar
  • Demam atau infeksi akut
  • Paparan toksin dalam tubuh, disebabkan oleh obat atau karbon dioksida
  • Penyakit parah lainnya

Ciri-Ciri Orang yang Mengalami Delirium

Kamu tentu perlu mengetahui ciri-ciri yang kerap timbul saat seseorang mengalami delirium. Meskipun  tidak terlalu tampak pada kesehatan mental seperti dampak Covid-19, kamu harus tetap memahami gejala-gejalanya. 

Baca Juga : Pentingnya Pengembangan Pelanggan dalam Strategi Perencanaan Bisnis

Hal ini penting agar jika kamu sebagai pekerja, pekerja, kamu dapat dengan segera mengantisipasinya bila terjadi pada diri sendiri. Dilansir dari Mayo Clinic, berikut ini merupakan ciri-ciri orang dengan gejala delirium : 

  • Tidak bisa fokus, bahkan pada pekerjaan yang simpel dan praktis
  • Disorientasi, kerap merasa bingung dan tersesat
  • Konsentrasi dapat teralihkan dengan mudah
  • Menarik diri dari interaksi sosial yang terjadi di lingkungan hidup
  • Sulit berbicara atau merespon saat sedang berbincang

Itu dia serba-serbi delirium yang telah Jobnas.com rangkum khusus untuk kamu. Pada intinya, penyakit ini telah dinobatkan sebagai gejala awal saat seseorang terpapar virus Corona. Sebagai pekerja, tentunya kamu memiliki berbagai kewajiban yang harus kamu tunaikan.

Tak hanya perihal pekerjaan, namun juga kesehatan yang penting untuk menunjang produktivitas. Oleh karena itu, bila kamu merasa memiliki gejala-gejala di atas, Jobnas.com menyarankanmu untuk beristirahat dan segera melaporkannya pada ahli medis.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Erni Yati Erni Yati
3 tahun yang lalu
Dampak UU Ciptaker

Dampak Perppu Cipta Kerja bagi Pekerja

Batas Melamar Pekerjaan ini News

Jobnas.com - Pemerintah Indonesia melalui Presiden Joko Widodo telah mengeluarkan (Perppu Cipta Kerja) Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja pada 30 Desember 2022.

Perppu ini dibuat untuk menggantikan UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja yang telah dinyatakan inkonstitusional bersyarat oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa Perppu ini diharapkan dapat memberikan kepastian hukum dan menjadi implementasi dari putusan MK.

Apa saja poin penting yang harus diketahui oleh kaum pekerja mengenai Perppu ini?

Apa itu UU Cipta Kerja?

Apakah itu Perppu Cipta Kerja? Jika belum tau, maka inilah penjelasannya.

UU Cipta Kerja (Ciptaker) merupakan salah satu undang-undang yang diterbitkan pemerintah Indonesia pada 5 Oktober 2020.

Namun, beberapa pihak merasa tidak setuju dengan isi UU tersebut sehingga mengajukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Setelah melalui proses yang cukup panjang, MK akhirnya memutuskan bahwa UU Ciptaker cacat formil pada 25 November 2021.

Oleh karena itu, pemerintah diberi waktu 2 tahun untuk memperbaiki UU tersebut, jika tidak maka UU Ciptaker akan dinyatakan inkonstitusional berysarat secara permanen.

Setelah setahun putusan MK tersebut dikeluarkan, pemerintah kemudian menerbitkan Perppu Cipta Kerja atas pertimbangan kebutuhan mendesak dalam mengantisipasi krisis ekonomi global.

Perppu ini kemudian harus diajukan ke DPR sebagai Rancangan Undang-Undang, dan jika tidak mendapat persetujuan dari DPR maka RUU tersebut harus dicabut.

Proses pembahasan Perppu Cipta Kerja akan dilanjutkan pada Masa Persidangan selanjutnya setelah DPR menutup Masa Persidangan II Tahun Sidang 2022-2023.

Namun, meskipun telah diberikan penjelasan mengenai Perppu Cipta Kerja oleh pemerintah, terdapat beberapa poin yang masih menjadi perdebatan di kalangan masyarakat.

Beberapa pihak merasa bahwa Perppu ini tidak memberikan keadilan bagi para pekerja outsourcing, sementara pihak lain menilai bahwa aturan tersebut merupakan langkah yang tepat untuk menjamin hak-hak para pekerja outsourcing.

Selain itu, beberapa pihak juga merasa skeptis terhadap Perppu Cipta Kerja karena dianggap tidak memperhatikan kepentingan para pekerja secara keseluruhan.

Namun, pemerintah tetap berupaya untuk memberikan penjelasan mengenai isi Perppu ini kepada masyarakat, serta berharap bahwa Perppu Cipta Kerja dapat membantu mengatasi masalah ketenagakerjaan di Indonesia.

Perubahan Perppu Cipta Kerja

Perppu Cipta Kerja merupakan salah satu peraturan pemerintah yang mengatur tentang aturan upah minimum bagi para pekerja outsourcing.

Perppu ini juga berisi sinkronisasi antara UU Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan dan UU Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Selain itu, Perppu Cipta Kerja juga memiliki beberapa perbedaan dibandingkan dengan UU Ciptaker, diantaranya adalah:

  • penyempurnaan substansi pemanfaatan sumber daya air bagi kepentingan umum
  • perbaikan kesalahan pengetikan atau rujukan pasal
  • dan perbaikan legal drafting (naskah akademik hasil kajian ilmiah dan naskah awal pengusulan peraturan perundang-undangan).

Dampak dari Perppu Cipta Kerja bagi Pekerja

Meski Perppu Cipta Kerja memiliki beberapa perubahan yang tidak terlalu substansial, ternyata ada beberapa aturan yang cukup memberi dampak besar bagi kaum pekerja. Diantaranya satunya adalah:

1. Penghapusan libur 2 hari bagi buruh

Menurut laporan CNN Indonesia, aturan libur 2 hari ini akan dihapuskan dalam Perppu Cipta Kerja. Penghapusan ini terdapat dalam pasal 79 ayat 2 huruf b, yang membahas tentang dua jenis istirahat, yaitu istirahat antara jam kerja dan istirahat mingguan sebanyak 1 hari untuk 6 hari kerja dalam 1 minggu. Aturan ini bertolak belakang dengan pasal 79 UU No. 13 Tahun 2009 tentang ketenagakerjaan yang masih memperbolehkan libur 2 hari untuk 5 hari kerja dalam 1 minggu.

2. Rumus perhitungan upah minimum pekerja

Salah satu aturan yang memberi dampak besar bagi kaum pekerja dalam Perppu Cipta Kerja adalah rumus perhitungan upah minimum.

Pasal 88D ayat 2 Perppu ini menyebutkan bahwa upah minimum dihitung dengan mempertimbangkan inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan indeks tertentu.

Namun, dalam pasal 88F terdapat penjelasan tambahan yang menyatakan bahwa pemerintah dapat menetapkan formula penghitungan upah minimum yang berbeda dengan formula penghitungan upah minimum seperti yang disebutkan dalam pasal 88D ayat 2, tergantung pada keadaan tertentu.

Aturan ini dinilai akan mempermudah pemerintah dalam mengubah formula penghitungan upah minimum kapan saja sesuai dengan ketetapan pemerintah.

3. Aturan Pesangon

Salah satu aturan yang memberi dampak besar bagi kaum pekerja dalam Perppu Cipta Kerja adalah ketentuan pesangon.

Meski tidak terdapat perubahan nominal atau besaran pesangon dalam Perppu tersebut, pemerintah telah menghapus frasa "paling sedikit" yang sebelumnya terdapat pada UU ketenagakerjaan.

Ketentuan ini dianggap merugikan pekerja karena berpotensi membuat mereka menerima pesangon yang lebih kecil dan tidak bisa melakukan perundingan atas jumlah pesangon yang didapatkan.

Baca juga: 3 Hal Penting dalam UU Ketenagakerjaan, Hak dan Kewajiban bagi Pekerja

4. Ketentuan pekerja kontrak

Di dalam Perppu Cipta Kerja terdapat beberapa aturan yang berdampak pada kaum pekerja, salah satunya adalah ketentuan pekerja kontrak.

Menurut Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), tidak ada perbedaan yang signifikan antara ketentuan pekerja kontrak atau PKWT di UU Ciptaker dan Perppu Ciptaker.

Ini merupakan kejadian yang tidak diharapkan karena idealnya ada penyempurnaan aturan yang memberikan kepastian mengenai periode pekerja kontrak.

Sebelumnya, UU ketenagakerjaan telah menetapkan bahwa maksimum periode pekerja kontrak adalah 2 tahun dan hanya dapat diperpanjang selama 1 tahun.

Namun, tidak adanya perbedaan yang signifikan dalam Perppu Ciptaker menyebabkan belum terdapat kepastian mengenai periode pekerja kontrak.

Lihat juga: info loker jogja Jobnas cek https://loker.jobnas.com/

5. Ketentuan Pekerja outsourcing

Dalam Perppu Ciptaker, terdapat ketentuan mengenai pekerja outsourcing yang terdapat pada pasal 64-66. Namun, masih belum jelas mengenai jenis pekerjaan apa saja yang dapat dikategorikan sebagai pekerja alih daya atau outsourcing. Hal ini berarti semua jenis pekerjaan dapat dialihdayakan, yang dapat membahayakan kesejahteraan para pekerja.

Agar tidak ketinggalan informasi penting terkait dunia kerja, ayo kunjungi Jobnas Blog sekarang juga!

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap

"Setiap pekerjaan yang dilakukan dengan hati, akan kembali menjadi rejeki yang berarti."