Jobnas

Blog Jobnas

Halaman artikel blog terbaru di Jobnas.com.
Iwan Bisa
2 tahun yang lalu
Cara Meningkatkan Produktivitas dalam Bekerja dan Pentingnya Rasa Ingin Tahu

5 Cara Meningkatkan Produktivitas dalam Bekerja dan Pentingnya Rasa Ingin Tahu

Batas Melamar Pekerjaan ini Artikel

Jobnas.com - Tentu sangat penting bagi kalian yang sering merasa penasaran akan sesuatu. Keingintahuan ini bisa menjadi trending issue di Twitter atau sekedar berita dari teman kalian. Meski terdengar sepele, ternyata rasa ingin tahu juga dihargai dalam dunia kerja.

Rasa ingin tahu akan membuat kalian mencari informasi baru tentang sesuatu. Secara tidak langsung, itu akan membantu kalian menjadi lebih produktif dan kreatif. Pengaruh apa? Yuk simak penjelasan Glints!

Mengapa Rasa Ingin Tahu Itu Penting?

Mengutip di Harvard Business Review mengatakan rasa ingin tahu membuat kalian lebih mudah beradaptasi di tempat kerja. Dalam dunia kerja, rasa ingin tahu adalah sifat yang penting.

Saat rasa ingin tahu kalian terangsang, kalian akan berpikir lebih dalam dan rasional saat mengambil keputusan. Hasilnya, kalian dapat menghasilkan solusi yang lebih kreatif.

Keingintahuan juga menguntungkan bisnis. Ini karena mereka bisa mendapatkan banyak umpan balik yang berasal dari rasa ingin tahu karyawan.

Rasa ingin tahu juga memiliki manfaat sebagai berikut.

1. Meningkatkan Komunikasi dengan Rekan Kerja

Keingintahuan juga memfasilitasi komunikasi dengan rekan kerja. Memang, kalian akan lebih terbuka kepada orang lain ketika tidak ada prasangka atau stereotip yang memengaruhi kalian. Keingintahuan juga akan meningkatkan soft skill seperti mendengarkan secara aktif. kalian juga akan lebih terbuka terhadap informasi baru yang diterima.

2. Menghindari Konflik dalam Kelompok

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, rasa ingin tahu melindungi kalian dari stereotip dan bias. Ini juga berlaku untuk diskusi dengan tim kalian.

Alih-alih berfokus pada masalah yang dihadapi, rasa ingin tahu membuat kalian dan tim fokus untuk mencari solusi dari masalah tersebut. Diskusi bisa menjadi lebih terbuka karena kalian berpikir lebih objektif.

3. Mengurangi Kesalahan dalam Pengambilan Keputusan

Saat rasa ingin tahu terusik, kalian menghindari stereotip dan stereotip yang mungkin memengaruhi keputusan. Keingintahuan kalian akan membantu membuat keputusan yang objektif. kalian bahkan dapat menemukan berbagai alternatif untuk keputusan.

Bagaimana Cara Meningkatkan Rasa Ingin Tahu?

Ada 5 cara untuk meningkatkan rasa ingin tahu. Diantaranya sebagai berikut:

1. Aktif Bertanya

Terkadang aktif bertanya sering diartikan negatif. Faktanya, mengajukan pertanyaan dapat membantu kalian melihat masalah dari perspektif yang berbeda. Pertanyaan, sekecil apa pun, dapat mengarahkan kalian ke sebuah diskusi. Berani bertanya, apalagi bila informasi yang diterima kurang dipahami.

2. Memiliki Pola Pikir Pemula

Seorang pemula memiliki sikap belajar yang menyenangkan. Miliki pola pikir seperti ini jika ingin memiliki rasa ingin tahu yang tinggi.

Meminta pendapat, pandangan, dan pendekatan orang lain tentang hal-hal tertentu. Setiap orang dapat melakukan hal-hal yang sedikit berbeda dari kalian. kalian dapat belajar menemukan solusi baru untuk masalah kalian dari sudut pandang mereka.

3. Baca Lebih Banyak dan Ikuti Minat Kalian

Kedengarannya klise, tetapi membacanya akan benar-benar membangkitkan rasa ingin tahu kalian.

Menurut Psychology Today, ada banyak ide baru yang bisa kalian kembangkan dari rasa ingin tahu itu. Ketika kalian mendapatkan informasi, kalian merasa penasaran dan mencari informasi lainnya. kalian dapat mengikuti rasa ingin tahu yang kalian rasakan.

4. Cobalah Sesuatu yang Baru

Mencoba hal-hal baru juga dapat membangkitkan rasa ingin tahu. Kalian dapat melakukan ini dengan mencoba cara lain untuk bekerja, membaca buku dengan genre berbeda, atau bahkan mencoba hobi baru. Kegiatan baru ini akan membawa kalian ke perspektif baru. Ini akan membuat kalian lebih toleran terhadap stereotip dan stereotip.

5. Cobalah Mengobrol dengan Orang Lain

Rasa ingin tahu juga bisa dipicu oleh hasil diskusi dengan orang lain. Layaknya sebuah buku, pembahasannya akan memberikan kalian berbagai informasi. Diskusi akan membantu kalian menjadi lebih terbuka terhadap perspektif baru. Ini akan membantu kalian menjadi lebih objektif saat membuat keputusan.

Baca juga: Berikut 3 Keuntungan Beli Rumah atau Mobil, Mana yang Ingin Kamu Pilih Dulu?

Inilah yang perlu kalian ketahui tentang rasa ingin tahu dan mengapa itu penting di tempat kerja. Selain rasa ingin tahu, ada banyak sifat lain yang sama pentingnya dalam bekerja.

kalian bisa mendapatkan berbagai informasi tentang topik seperti ini di Blog Jobnas. Setiap minggu, Jobnas menerbitkan artikel pilihan tentang dunia kerja. Jadi terus ikuti dan jangan sampai kelewatan!

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Enol Writer
2 tahun yang lalu
Beli Rumah atau Mobil, Mana yang Ingin Kamu Pilih Dulu

Berikut 3 Keuntungan Beli Rumah atau Mobil, Mana yang Ingin Kamu Pilih Dulu?

Batas Melamar Pekerjaan ini Finance

Jobnas.com - Beli rumah dulu atau beli mobil dulu ya? Pertanyaan seperti ini pasti sering terpikirkan olehmu sebagai kaum millenial.

Apalagi ketika tabungan yang ada di rekening sudah melebihi batas anak muda pada umumnya, tentu dilemma itu selalu hadir.

Apa saja, sih, pertimbangan yang penting sebelum membuat keputusan mengenai hal ini?

Jangan khawatir, Jobnas sudah mempersiapkan beberapa jawaban atas dilema tersebut di bawah ini.

Apa saja keuntungan beli rumah dan mobil, dan apa yang harus kamu dahulukan pada berikut ini.

Keuntungan Beli Rumah

1. Investasi

Selain memang kebutuhan primer, mayoritas semua orang percaya bahwa membeli rumah tentu saja bisa menjadi sebuah investasi jangka panjang. Sebab, nilainya akan terus naik pada setiap tahun.

Dilansir dari CNBC Indonesia, sebuah survei menunjukkan hasil bahwa 75% milenial akan membeli rumah untuk investasi, lho.

Kamu pun juga bisa membeli rumah tidak hanya untuk menjadi tempat tinggal, tetapi sesuatu cara untuk memperoleh penghasilan sampingan.

Rumah yang dibeli juga bisa disewakan kembali, bisa juga dijadikan kos, atau penginapan.

Akan tetapi, tentu saja akan sangat diperlukan biaya awal yang cukup besar untuk membangun rumah yang layak untuk tempat tinggal maupun untuk bisnis.

2. Jarak Rumah dan Kantor

Jika ingin membeli rumah yang dekat dengan kantor juga bisa menjadi sebuah pertimbangan yang baik.

Jika kamu bisa menemukan calon lokasi rumah yang dekat dengan kantor, lebih baik beli rumah terlebih dahulu dari pada mobil.

Dengan jarak yang dibilang cukup dekat, tentu untuk biaya transportasi akan jauh  lebih murah.

Biaya transportasi murah akan membuatmu tidak perlu terlalu terburu-buru membeli mobil dan uangmu dapat ditabung untuk cicilan rumah.

Selain itu, energi atau bahkan tenaga yang dikeluarkan setiap harinya untuk pergi dan pulang menjadi lebih sedikit, sehingga kamu tidak terlalu lelah ketika bekerja.

Baca Juga: Agar Bisnismu Semakin Menguntungkan, Pahami 5 Tips Melakukan Pivot untuk Startup

Rupanya hal ini bisa menjadi sangat berharga, meskipun tidak bisa diukur dengan nilai tertentu.

3. KPR

Apabila berencana untuk membeli rumah dengan KPR, tentu kamu harus berkomitmen memikirkan untuk waktu jangka panjang.

Kalau begitu, keputusan seperti ini juga harus dibuat setelah pertimbangan yang cukup matang mengenai kariermu juga.

Karena membutuhkan waktu yang cukup jangka panjang, kamu harus mantap menetap di suatu tempat dan bekerja di dalam kota tersebut hingga cicilanmu selesai.

Jika kamu memang masih belum siap untuk melakukan komitmen ini, sebaiknya rencana beli rumah lebih baik ditunda dahulu, atau kamu bisa pertimbangkan beli mobil sebagai gantinya.

Keuntungan Beli Mobil

1. Jarak Tempuh ke Kantor

Membeli mobil juga bisa menjadi ,sebuah keputusan yang baik jika kantormu sangat jauh dari tempat tinggal.

Jika jarak terlalu jauh, dan untuk biaya transportasi umum bisa jadi lebih mahal dibanding biaya yang harus kamu keluarkan saat menggunakan transportasi pribadi.

Hal seperti ini, terutama jika kamu harus transit berkali-kali untuk sampai lokasi kantor.

Rutinitas kegiatan seperti ini bisa membuatmu sangat lelah dan justru akan menurunkan produktivitas di kantor.

Dan dengan menggunakan mobil, kamu tidak hanya bisa menghemat waktu dan uang, tetapi juga energi untuk bekerja dan kegiatan lainnya di rumah pada penghujung hari.

2. Sebagai Penghasilan

Apakah kamu memiliki sebuah rencana akan mencari penghasilan tambahan dengan menjadi pengemudi taksi online?

Kalau seperti itu, dengan cara  membeli mobil adalah sebuah pertimbangan yang penting.

Akan tetapi, kamu juga harus memperhitungkan semua target dan keuntungan yang bisa dicapai sehingga bisa membayar cicilan mobil tanpa masalah.

Selain digunakan untuk menjadi pengemudi taksi online, kamu pun bisa mendapatkan uang dengan menyewakan mobil.

Alternatif seperti ini justru lebih santai karena kamu hanya perlu menyewakan mobil dan menerima pembayaran.

Semakin banyak mobil yang kamu miliki, maka tentunya semakin banyak keuntunganmu yang bisa kamu peroleh.

3. Nilai Jual

Berbeda dengan nial jual rumah, nilai jual harga mobil akan terus menurun setiap tahunnya.

Jika kamu berencana semua ini hanya untuk investasi dengan membeli kendaraan atau mobil, keputusan ini kurang tepat karena rumah adalah aset yang lebih cocok untuk investasi.

Menurut Halomoan Fischer, CEO Mobil88 menyebutkan bahwa nilai mobil  kelas menengah ke bawah, bisa turun 7-10% di tahun pertama, begitu juga tahun-tahun berikutnya.

Nilai mobil kelas menengah dan atas dapat menurun 10-15% setelah satu tahun penggunaan.Mobil premium mengalami penurunan nilai terbesar yaitu hingga 20% pada tahun pertama.

Nah, itulah sekilas mengenai beberapa pertimbangan yang perlu kamu pikirkan secara matang sebelum memutuskan untuk beli rumah atau mobil terlebih dahulu.

Baca juga: 5 Hal Penting yang Harus Dipersiapkan sebelum Memasuki Dunia Kerja

Jangan lupa juga simulasikan keuangan jika ingin membeli secara cash atau kredit sehingga kamu benar-benar yakin bahwa kamu siap untuk membeli rumah atau mobil.

Untuk tips-tips lainnya mengenai keuangan, kamu bisa ikut Jobnas lebih lanjut lagi.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Enol Writer
7 bulan yang lalu
Hal Penting yang Harus Dipersiapkan sebelum Memasuki Dunia Kerja

5 Hal Penting yang Harus Dipersiapkan sebelum Memasuki Dunia Kerja

Batas Melamar Pekerjaan ini Career Zone

Jobnas.com - Ada kalanya seorang fresh graduate harus melakukan berbagai macam persiapan sebelum memasuki dunia kerja.

Jika tidak memiliki rencana atau persiapkan apa pun, untuk tidak kaget ketika dunia profesional yang asing akan menjadi sesuatu hal yang mengejutkan.

Agar masalah ini tidak menimpamu, berikut berbagai hal yang penting untuk menjadi bekal dalam menghadapi persaingan di dalam dunia kerja.

5 Hal Penting yang Harus dipersiapkan Sebelum Terjun Ke Dunia Kerja

1. Ketahui Apa yang Kamu Inginkan

Disadur dari Forbes, persiapan pertama sebelum memasuki dunia kerja adalah untuk menemukan beberapa hal yang benar-benar kamu inginkan.

Mungkin, hal seperti ini terlihat sangat menjanggal. Lalu, apa hubungannya hal yang disukai dengan kehidupan di dalam dunia profesional?

Jangan salah, untuk memahami hal yang diinginkan serta berbagai tujuan dalam hidup akan membantumu dalam dunia kerja, lho.

Sebagai contoh, aspek seperti ini juga dapat berfungsi sebagi benang merah saat kamu sedang melakukan sesi wawancara.

Selain itu, bekerja didalam bidang yang disukai akan membantumu untuk lebih giat dan fokus terhadap semua tugas yang akan diberikan oleh atasan.

Maka dari itu, jangan sampai kamu mau mendaftarkan diri kalian kepada sebuah pekerjaan yang kurang kamu minati. Mulai kamu ketahui hal-hal yang kamu inginkan dalam hidup. Dijamin kehidupan kamu nanti akan lebih lancar.

2. Jadi Fleksibel

Ketahui lah, bahwa perusahaan akan menaruh minat besar terhadap calon karyawan yang fleksibel?

Skill ini merupakan salah satu sebuah persiapan yang harus kamu miliki sebelum memasuki di dalam dunia kerja.

Serupa dengan kepercayaan, supaya dapat dicap sebagai individu yang fleksibel, kamu juga harus mendapatkan pengakuan dari berbagai pihak lain.

Maka itu, jika menginginkan sebuah pengakuan, kamu harus menunjukkan bahwa juga dapat berkontribusi yang sesuai dengan ekspektasi recruiter.

Sesungguhnya, karyawan yang terbaik adalah seorang individu yang gesit dan dapat menyesuaikan pendekatan dengan kepribadian seorang yang berbeda-beda.

Selain itu, kamu juga harus mampu mengubah jadwal ketika ada kepentingan lain dan dengan cepat memecah sebuah masalah dengan cepat.

Jika kamu sudah merasa seperti yang sudah dideskripsikan tersebut? Jika belum, masih ada waktu untuk mengembangkan diri, ko!

3. Bentuk Network Profesional

Melansir CipHR, persiapan yang harus dimiliki fresh graduate sebelum memasuk di dalam dunia kerja adalah network profesional yang memadai.

Sebagian besar perusahaan kini memiliki persona besar  di dalan dunia maya. Nah, melihat tren ini, penting bagi fresh graduate untuk melakukan hal yang serupa.

Memanfaatkan sebuah platform media sosial untuk membuat jaringan profesional dapat memungkinkan kamu agar mudah terhubung dengan para seseorang yang profesional.

Selain itu, trik-trik ini juga akan membuat pencarian pekerjaanmu akan menjadi lebih ringan.

Baca Juga: 3 Hal Penting dalam UU Ketenagakerjaan, Hak dan Kewajiban bagi Pekerja

Ketika kamu sedang membuat jaringan network, janganlah kamu ragu untuk mencantumkan kelebihan dan meminta rekomendasi dari orang-orang yang berada dalam jaringan tersebut.

4. Simpan Pengalaman di Jurnal

Untuk seluruh pengalaman kerja dan studi yang telah dilewati kamu catat dalam sebuah jurnal.

Tidak perlu dicatat didalam buku, kamu bisa ciptakan tulisan jurnal di laptop, tablet, bahkan ponsel. Tujuannya  supaya jurnal dapat diakses dengan mudah diwaktu yang fleksibel.

Ketika kamu membuat jurnal, ada salah satu aturan yang perlu kamu terapkan bahwa setuap entri harus dimuali dengan pengalaman pertama kamu, dan diakhiri dengan pengalaman paling baru.

Dari pemaparan yang runtut ini, kamu bisa mengevaluasi skill yang kamu dapatkan, dan serta kekurangan yang masih bisa diperbaiki untuk lebih baik lagi.

Selain itu kamu juga harus merangcang recana untuk keinginan dimasa yang akan mendatang, seperti pekerjaan apa yang selaras dengan pengalaman, atau jenis-jenis keahlian baru yang ingin kamu pelajari mendalam.

5. Jangan Lupa Riset

Salah satu persiapan penting yang harus kamu miliki sebelum memasuki dunia kerja adalah dengan melakukan riset terhadap tempat kerjamu.

Setelah kamu mengetahui tipe pekerjaan dan kantor yang diinginkan, segera lakukan riset terhadap budaya kerja dan sifat orang-orang yang berada di dalamnya.

Hal seperti ini cukup penting agar kamu dapat cepat beradaptasi dengan baik di lingkungan kerja pertama.

Karena sudah banyak situs yang menyediakan berbagai review sebuah perusahaan. Namun, jauh lebih baik jika kamu tanyakan pada teman atau network yang pernah di dedikasikan disana.

Itulah kelima persiapan yang harus kamu miliki sebelum memasuki dunia kerja.

Baca juga: 5 Etika yang Perlu Kamu Perhatikan saat Meeting di Kantor

Tentu tidak mudah untuk kamu yang sedang transisi dari masa perkuliahan ke dunia profesional. Akan tetapi, ada beberapa hal yang akan membuat proses perubahan lingkungan ini menjadi lebih ringan.

Dan yang terpenting adalah kegigihan menjadi kunci utama untuk terus beradaptasi meskipun dalam sebuah situasi kerja yang baru.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Enol Writer
2 tahun yang lalu
Etika yang Perlu Kamu Perhatikan saat Meeting di Kantor

5 Etika yang Perlu Kamu Perhatikan saat Meeting di Kantor

Batas Melamar Pekerjaan ini Artikel

Jobnas.com - Setiap seorang pekerja yang profesional sangat perlu memerhatikan etika ketika sedang berada dalam sebuah meeting.

Untuk setiap pertemuan bisnis di kantor memiliki aturan yang tidak tertulis yang perlu ditaati oleh semua para pekerja.

Kepatuhan pada etika saat rapat bisnis dapat membangun rasa hormat di antara peserta, serta membantu rapat untuk dimulai dan diakhiri pada tepat waktu.

Untuk memahami etika pertemuan juga dapat menumbuhkan suasana kerja yang lebih kondusif dan konstruktif dalam melakukan pertukaran ide dan opini.

Mungkin, bagi kamu yang baru saja lulus dari kuliah, kurang memahami mengenai seluk beluk dari etika meeting.

Namun jangan salah, bahwa kurangnya etika saat pertemuan atau meting di kantor terkadang menyebabkan hal yang buruk, barangkali ini menjadi alasan utama mengapa banyak pertemuan bisnis gagal.

Untuk mendapatkan gambaran yang lebih baik tentang bagaimana cara mempertahankan citra positif dan profesional saat meeting, pelajari beberapa etika ini yang perlu diterapkan pada tiap rapat bisnis di kantor.

5 Etika Meeting saat di Kantor

1. Hadir tepat waktu

Apa yang benar-benar perlu diperhatikan karyawan adalah selalu tepat waktu.

Tepat waktu tidak hanya bisa dilakukan ketika Anda meeting saja, melain dari segala sisi kehidupan sehari-hari Anda.

Bahkan jika diperlukan, datanglah 15 menit sebelum rapat dimulai. Karena tepat waktu adalah ciri dan sikap profesional.

Selain itu, pertemuan yang tepat waktu dapat memberikan pandangan masing-masing peserta tentang topik yang sedang dibahas.

Pada dasarnya tepat waktu merupakan tanda penghormatan yang harus ditunjukkan oleh semua pihak yang terlibat dalam rapat.

Baca Juga: Yuk, Ketahui 5 Fitur Android 13 yang Berfungsi Meningkatkan Produktifitas Kalian

2. Mengikuti Agenda

Setiap rapat harus memiliki agenda untuk dibahas oleh para peserta. Oleh karena itu, pembahasan dalam rapat harus selalu mengikuti agenda yang telah ditetapkan.

Pemimpin rapat harus menyampaikan agenda rapat kepada setiap peserta sekurang-kurangnya satu minggu sebelum rapat.

Peserta juga berhak untuk menghubungi pihak administrasi sekurang-kurangnya 8 jam sebelum rapat, hal itu bertujuan ketka ia memiliki pendapat tentang agenda yang diusulkan.

Manajer dan pemangku kepentingan memiliki waktu untuk memutuskan apakah perubahan diperlukan.

3. Mengatur Posisi Kursi

Posisi kursi yang benar juga menjadi salah satu etika meeting yang penting untuk Anda ketahui.

Anda harus mengatur kursi agar posisi duduk sama tingginya dengan peserta lain di meja.

Hal ini tercermin dalam rasa hormat dan kesetaraan di antara para peserta rapat.

4. Patuhi Dress Code yang telah Ditentukan

Hal lain yang perlu diperhatikan dalam etika meeting adalah dress code yang ditetapkan oleh kantor Anda.

Menurut kami, busana yang cocok untuk rapat biasanya bisa berbeda-beda. Jadi Anda harus bertanya kepada ketua rapat apakah itu acara santai atau resmi.

Misalnya, jika pimpinan memutuskan bahwa format rapat yang akan diselenggarakan adalah formal, Anda dapat mengenakan kemeja dan celana  dengan warna yang sama.

Begitu juga ketika rapat itu bernuansa santai, Anda juga harus menyesuaikan dengan situasi meeting.

5. Bicaralah Secara Bergiliran

Etika meeting selanjutnya yang perlu diperhatikan dalam rapat kantor adalah cara berbicara.

Bagi Anda yang pekerja kantoran, etika meeting ini menjadi salah satu poin penting, karena tentu saja, semua peserta memiliki pendapat yang ingin mereka ungkapkan.

Namun, akan lebih baik dan bermanfaat jika setiap peserta berbicara secara teratur dan bergiliran.

Kemudian, selama periode tanya-jawab yang ditentukan, ajukan pertanyaan dan angkat tangan Anda jika diperlukan interupsi.

Jangan menyela peserta lain ketika mereka berbicara, kecuali jika pendapat Anda diminta dan itu sangat penting.

Dari semua etika meeting yang telah dibahas, tentu tergantung pada posisi atau jabatan yang Anda miliki. Itu artinya, Anda dituntut untuk bisa menyesuaikan diri dengan keadaan.

Itulah beberapa etika yang perlu kamu perhatikan ketika berada dalam sebuah rapat bisnis di kantor.

Intinya, etika-etika yang diterapkan bertujuan untuk membuat meeting efektif dan suasana pertemuan menjadi lebih kondusif.

Baca juga: Yuk, Kenalan dengan Desainer Produk: UX Honeycomb

Nah, kamu bisa lho mengunjungi Jobnas bila merasa masih memiliki pertanyaan seputar dunia kerja profesional.

Di sana, Anda bisa berdiskusi tentang apa saja yang harus dilakukan dan dihindari ketika sedang meeting.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Iwan Bisa
5 bulan yang lalu
Transferable Skill

Pahami Transferable Skill, Jika Ingin Mencoba Karier Baru

Batas Melamar Pekerjaan ini Artikel

Jobnas.com – Sebelum kalian bulat dengan kepusan untuk mencoba karier baru. Sebenaranya dalam dunia kerja, ada salah satu keterampilan yang paling utama dan penting untuk dipahami oleh para pekerja yaitu Transferable Skill.

Berkat keterampilan ini, kalian tidak akan mengalami kesulitan untuk berintegrasi ke dalam dunia kerja, bahkan jika kalian ingin mengalihkan karier dari satu posisi A ke posisi B kalian tidak akan merasa kebingungan.

Jadi, apakah kalian sudah tahu dengn keterampilan yang dapat ditransfer dengan baik? Jika belum, sebaiknya kalian baca artikel ini sampai selesai. Di sini Jobnas akan menjelaskan apa itu keterampilan yang dapat ditransfer, atau pentingnya dalam dunia kerja, dan juga contohnya.

Apa itu Transferable Skill?

Di sini saya akan membahas pentingnya transferable skill biar kalian dapat ebih mudah menyerapnya.

Pada dasarnya, kemampuan ini bisa kalian dapatkan dengan mengikuti organisasi, magang, menjadi sukarelawan, atau bahkan di pekerjaan sebelumnya. Keterampilan yang dapat dialihkan adalah kemampuan yang membantu mereka mengalami dunia kerja dengan lebih mudah karena dapat digunakan di berbagai industri dan jalur karier.

Ketika kalian menguasai kemampuan ini, otomatis jalur karir kalian akan bagus di masa depan. Juga, jika kalin memiliki keinginan untuk mengubah karier. secara umum transferable skill meliputi soft skill dan hard skill.

Satu-satunya hal yang membedakan keterampilan yang dapat ditransfer dari keduanya adalah bahwa keterampilan tersebut dapat digunakan di banyak jalur karier. Contoh dari kemampuan ini adalah keterampilan komunikasi. Seperti yang kita semua tahu, keterampilan komunikasi dapat diterapkan di berbagai jalur karir, baik itu manajer produk, penulis konten, pemasaran digital, dll.

Pentingnya Transferable Skill

Apa pentingnya menguasai kemampuan ini di dunia kerja?

Kemampuan ini dinilai penting dalam membantu kalian menapaki tangga karier, terutama bagi kalian yang suka berganti karier. Untuk memperjelas, berikut adalah beberapa alasan mengapa keterampilan yang dapat ditransfer sangat penting di dunia pekerjaan.

Pertama, Membuka Peluang Karir Baru

Di atas sudah disebutkan mengenai pentingnya transferable skill, kemampuan ini dapat membantu kalian melakukan perubahan karier. bahkan jika kalian tidak memiliki pengalaman di bidang terkait, pemberi kerja pasti akan tertarik dengan kandidat potensial dengan keterampilan yang dapat dialihkan dengan baik.

Kedua, Mudah beradaptasi

Job Monkey pernah mengatakan, salah satu alasan transferable skill sangat penting untuk dikuasai adalah karena keterampilan tersebut membuatnya lebih mudah untuk beradaptasi.

Misalnya, ketika kalian menguasai keterampilan komunikasi, otomatis kalian akan lebih mudah beradaptasi dengan tempat kerja baru atau jalur karier baru. Dengan begini, otomatis atasan kalian akan mengapresiasi kinerja kalian karena kalian bisa beradaptasi dengan baik.

Contoh Transferable Skill

Salah satu contoh yang sudah pernah disebutkan di atas adalah komunikasi. Jadi di bawah ini, Jobnas akan memberikan contoh keterampilan yang dapat dialihkan lainnya yang dapat membantu kalian mencapai karier baru yang kalian inginkan.

1. Kreativitas

Dewasa ini, kreativitas sangat begitu diperlukan untuk setiap jalur karier. Semua perusahaan saling bersaing untuk menciptakan sesuatu yang inovatif dan menarik perhatian publik. Inilah mengapa kreativitas adalah contoh keterampilan transformasional yang penting untuk dimiliki.

2. Kerja tim

Kerja sama tim yang baik pasti akan membuat bisnis cepat berkembang. Oleh karena itu, kemampuan ini sangat penting bagi semua pekerja. Kerja tim adalah contoh keterampilan yang dapat ditransfer yang harus dimiliki pekerja.Betapa tidak, dengan kemampuan kerjasama tim, kalian bisa bekerja sama dengan tim untuk menyelesaikan suatu tugas atau proyek.

3. Berpikir kritis

Perusahaan menyukai karyawan yang berpikir kritis tentang apapun. Critical thinking atau berpikir kritis memegang peranan penting dalam meniti karir. Kemampuan ini juga bisa diterapkan di berbagai jenjang karir, seperti content writer, product manager, sales, marketing, dan lainnya.

4. Mengarahkan

Menurut Flex Jobs, kepemimpinan tidak hanya digunakan saat seseorang menjadi manajer atau atasan, melainkan dalam tim atau saat mengerjakan proyek. Tentu saja, kemampuan ini akan berguna saat kalin berganti karier atau bekerja di industri yang berbeda. Leadership atau kepemimpinan juga merupakan salah satu transferable skill yang harus dikuasai pekerja

5. Pemecahan Masalah

Dalam setiap pekerjaan, kita harus selalu dapat menyelesaikan masalah dengan benar. Oleh karena itu, contoh keterampilan transformasional lainnya adalah pemecahan masalah. Berkat kemampuan ini, kalian dapat mengidentifikasi masalah dengan baik dan menemukan solusi yang tepat, baik dalam tim, proyek, atau bahkan acara.

Begitulah penjelasan-penjelasan singkat tentang keterampilan yang dapat ditransfer dengan baik beserta contoh dan pentingnya. Sebagai seorang pekerja, kalian harus menguasai kemampuan ini. Memang, dunia kerja selalu penuh kejutan tak terduga.

Baca juga: Menguasai Keterampilan People Management Auto Menjadi Manager yang Baik

Biar semakin meyakinkan kalian untuk hidup di dunia kerja, di blog Jobnas menawarkan banyak informasi menarik perihal tips dan pengalaman dunia kerja secara gratis!

Cara untuk mendapatkannya, yang harus kalian lakukan adalah daftarkan akun kalian sekarang.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Iwan Bisa
7 bulan yang lalu
Keterampilan People Management

Menguasai Keterampilan People Management Auto Menjadi Manager yang Baik

Batas Melamar Pekerjaan ini Career Zone

Jobnas.com - Jika bercita-cita ingin menjadi seorang manajer, maka kalian perlu menguasai keterampilan atau skill people menagement dan hal itu sangat begitu penting untuk dikuasai. Bagaimana tidak, dalam satu tim tertentu akan mengorganisir banyak orang.

Tanpa keterampilan people management yang baik, otomatis kalian akan kesulitan dalam mengelolanya. Jadi apa pendapat kalian tentang keterampilan people management?

Dan bagaimana cara meningkatkannya? Untuk menaklukkan rasa penasaran yang ada di dalam diri kalian, maka Jobnas akan membantu mengusirnya dengan cara menjelaskan lewat artikel ini.

Apa itu Skill People Managemant?

Bagi seorang pemimpin atau manajer, keterampilan ini harus dikuasai dengan benar. People Managemant adalah kemampuan untuk memotivasi, mengatur dan mengarahkan karyawan untuk meningkatkan produktivitas kerja dan mempromosikan pengembangan profesional.

Pasalnya, jika karyawan tidak termotivasi untuk bekerja, otomatis mereka akan kurang semangat untuk menyelesaikan pekerjaannya.

Di sisi lain, seorang manajer juga harus mengelola dan peduli terhadap proses kerja karyawan. Di sinilah peran kunci keterampilan manajemen orang masuk. Dengan menguasai kemampuan ini, manajer dapat membuat karyawannya betah bekerja dengan mereka.

Setiap hari, seorang manajer harus berusaha memberikan kontribusi untuk meningkatkan kinerja karyawan. Pastinya akan berdampak baik bagi kinerja dan bagi perusahaan secara keseluruhan jika karyawan disiplin dan profesional.

Bahkan tidak hanya itu, seorang manajer melalui skill ini harus berhati-hati mengelola konflik yang muncul dalam tim.

Apa Saja Keterampilan People Management?

Ketika melakukan atau menerapkan people management, ada berbagai jenis soft skill yang perlu dikuasai oleh seorang manager, salah satunya komunikasi.

Lantas skill apa saja dari people management yang perlu diterapkan di dunia kerja?

1. Komunikasi

Keterampilan komunikasi sangat penting untuk dikuasai dan diterapkan dalam manajemen orang. Sebab, dalam kesehariannya, kalian akan berkomunikasi langsung dengan karyawan.

Tanpa keterampilan komunikasi yang memadai, sulit untuk menyampaikan informasi yang jelas dan terperinci kepada seluruh karyawan.

2. Mendengarkan Secara Aktif

Pasalnya, di tempat kerja, pasti ada banyak karyawan yang bertanya atau berbicara kepada Anda tentang pekerjaan mereka setiap hari. Bukan hanya keterampilan komunikasi, mendengarkan secara aktif juga penting untuk diterapkan di dunia kerja.

Dalam kasus ini, kalian harus mendengarkan dengan cermat. Ketika seseorang meminta saran, berikan saran terbaik untuk menyelesaikan masalah.

3. Pintar dalam Memanagement Konflik

Dalam hal ini, sebagai seorang manajer, kalian harus menjadi penengah jika sewaktu-waktu timbul konflik. Tidak dapat dipungkiri, dalam setiap tim akan selalu ada konflik yang muncul, baik itu perbedaan pendapat atau masalah lainnya.

Pasalnya, jika tidak segera diselesaikan akan berdampak negatif pada performa tim ke depan. Keterampilan manajemen orang ini sangat penting untuk diperhatikan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dalam tim.

4. Kerjasama

Selain berkolaborasi dengan manajer lain, kalain juga perlu berkolaborasi dengan karyawan kalian. Dalam sebuah tim, kemampuan untuk berkolaborasi adalah sesuatu yang wajar untuk dimaksimalkan, ketika kalian juga menjadi manajernya.

5. Fleksibilitas

Pada dasarnya, dalam hal apa pun, fleksibilitas penting bagi manajer. Sebagai seorang manajer, kalian juga dituntut untuk fleksibel. Jika seorang karyawan tiba-tiba meminta bantuan untuk masalah proyek, kalian perlu membantu mereka.

Bagaimana Cara Meningkatkan Keterampilan People Management

Sangat beruntung sekali kalian sekarang dapat mengembangkan keterampilan manajemen orang dengan baik. Jadi kalian tidak perlu khawatir jika kalian belum menguasainya dengan sepenuh hati.

Lalu apa yang perlu dilakukan untuk meningkatkan kemampuan tersebut? Di sini jobans akan memberikan sebuah metode yang sangat di percaya:

1. Fokus pada Satu Keterampilan

Seperti yang sudah disebutkan di atas, dalam manajemen orang ada banyak keterampilan yang perlu diketahui. Jadi pilih satu, misalnya manajemen konflik. Dari sana, kalian bisa fokus mengelola konflik terlebih dahulu.

Kalian bisa belajar sendiri atau bertanya pada ahlinya. Ini akan membantu kalian menguasai keterampilan mengelola orang lain.

2. Temukan Mentor

Cara berikutnya untuk meningkatkan skil keterampilan manajemen orang adalah dengan menemukan mentor kalian sendiri. Melalui mentor, kalian dapat melihat umpan balik apa yang akan mereka berikan kepada kalian. Dengan cara yang kedua ini, kalian dapat menilai kemampuan kalian dalam mengatur orang secara teratur.

3. Mencari Umpan Balik atau Saran dari Manajer Lain

Jika kalian memiliki rasa skeptic, maka buanglah jauh-jauh. Jangan ragu untuk meminta umpan balik atau nasihat dari manajer lain atas kinerja kalian dalam mengelola tim. Ini akan berguna bagi kalian di masa depan. Sehingga kalian tahu apa yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan di masa depan.

Begitu saja penjelasan singkat mengenai people management skills dan cara meningkatkannya. Yang perlu kalian ingat keterampilan manajemen orang adalah salah satu kunci bagi manajer untuk memahami bagaimana karyawan mereka bekerja di perusahaan.

Baca juga: Kenali Langkah Penting dan Menyikapi Labour Market

Dan jika kalian tertarik untuk mengembangkan skill kalian di dunia kerja, Jobnas.com memberikan banyak informasi tentang skill di dunia kerja, tips menghadapi dunia kerja, dan lainnya. Kalian bisa mendapatkannya secara gratis dengan terus membaca artikel di blog Jobans.

Dan kalian juga bisa mendaftarkan diri kalian sekarang juga untuk memperloh informasi menarik lainnya!

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Iwan Bisa
5 bulan yang lalu
Kenali Langkah Penting dan Menyikapi Labour Market

Kenali Langkah Penting dan Menyikapi Labour Market

Batas Melamar Pekerjaan ini Artikel

Jobnas.com – Banyak sekali orang yang beranggapan bahwa pasar tenaga kerja, yakni pasar tenaga kerja, hanya perlu dipahami oleh pembuat kebijakan.

Ternyata, sebenarnya tidak terbatas seperti itu. sebagai pencari kerja, sangat penting bagi kalian untuk memahami hal ini. Jika dalam benak kalian timbul pertanyaan mengapa demikian?

Kalian dapat menemukan jawabannya di artikel kali ini. Namun sebelum memberi tahu jawaban atas pertanyaan kalian, Jobnas terlebih dahulu akan membahas konsep pasar tenaga kerja secara mendalam. Supaya kalian bisa mengerti apa pentingnya dan bagaimana cara menyikapinya.

Apa Itu Labour Market?

Terlebih dahulu sebelum memahami istilah di atas, alangkah baiknya ketahui dulu apa itu pasar! Jika boleh mengutip penyataan Investopedia, Pasar dapat berupa lokasi fisik yang terlihat dan dapat diakses. Namun, bisa juga berupa lokasi virtual seperti toko online.

pasar atau market adalah tempat bertemunya dua pihak untuk saling bertukar barang atau jasa. Di sana, ada sistem yang disebut penawaran dan permintaan. Permintaan sesuai dengan barang atau jasa yang dicari konsumen. Padahal, penawaran adalah barang atau jasa yang disediakan oleh penjual.

Sekarang mari beralih ke pembahasan pasar tenaga kerja. Istilah itu, Investopedia menjelaskan, menggambarkan penawaran dan permintaan tenaga kerja. Di tempat ini, pemohon adalah perusahaan. Di sisi lain, penyedia adalah pencari kerja. Dalam bahasa Inggris, istilah ini juga dikenal dengan sebutan labor market atau pasar tenaga kerja.

Komponen Penting dalam Pasar Tenaga Kerja

Dirangkum oleh Institute of Corporate Finance, pasar ini memiliki sejumlah faktor. faktor-faktor di antaranya sebagai berikuut:

1. Populasi Aplikasi

Anggota kelompok ini adalah orang-orang yang dicari pemberi kerja di pasar kerja. Populasi kandidat terdiri dari orang-orang yang melamar pekerjaan berdasarkan keterampilan mereka.

2. Jumlah Penduduk yang Bekerja

Pada komponen pertama ini, ada semacama angkatan kerja yaitu seuatu kelompok yang sedang bekerja dan aktif mencari pekerjaan. Setiap pekerja industri masuk ke dalamnya tanpa terkecuali.

3. Kandidat Terpilih

Sesuai dengn istilah seorang kandidat yang telah melalui proses rekrutmen, ada dua kemungkinan takdir untuk mereka. Kemungkinan mereka diterima atau ditolak dalam melamar suatu pekerjaan.

Jadi, jika kalian diterima, kalian akan masuk ke dalam pool kandidat terpilih. Mereka adalah orang-orang yang telah menemukan pekerjaan.

4. Kelompok Kandidat

Yang di maksud dengan kelompok kandidat di komponen ketiga ini adalah orang yang benar-benar melamar pekerjaan. Oleh karena itu, mereka mengirimkan CV dan dokumen lamaran lainnya, bukan sekadar mencari pekerjaan. Sederhananya orang yang snagat butuh akan pekerjaan.

Cara Menyikapi Labour Market

Jika saya mengutip pernyataan yang diperoleh dari bahan bacaan di Handbook of Income Distribution, ternyata pasar tenaga kerja tidaklah sempurna. Ada celah dalam daya tawar, kurangnya informasi, dan risiko lain yang terkait dengan proses perekrutan.

Jadi sebagai pencari kerja, bagaimana menyikapi hal ini? Di sini Jobnas mempunyai tiga solusi yang bisa ditawarkan kepada kalian:

1. Meningkatkan Keterampilan

Selalu kembangkan lebih banyak kemampuan dan pengetahuan. Dengan cara ini, di pasar kerja, kalian akan menonjol.

Yang perlu kalian perhatikan, di pasar ini, kalian serupa aktor. Jadi kalian mempunyai penawaran atas diri kalian. Jadi kalian jangan mau memberikan atau menawarkan kekuatan kalian dengan kualitas seadanya.

Kemampuan ini tidak hanya terikat pada pekerjaan impian kalian. kalian juga dapat mempelajari keterampilan baru yang dapat mendukung karir kalian saat ini.

Tahukah kalian, manfaat terus belajar tidak hanya itu. Mengutip Forbes, mempelajari keterampilan baru dapat membantu kalian mengalahkan kebosanan dan tetap termotivasi.

2. Negosiasikan Gaji dan Tunjangan Lainnya

Jika kalian sudah mempunyai skill. Keterampilan ini dapat membantu kalian mendapatkan pekerjaan. Berbicara soal mendapatkan pekerjaan, tentu tidak jauh dari negosiasi gaji. Sayangnya, di pasar tenaga kerja, ada celah dalam daya tawar.

Menurut The Balance Careers, kalian bisa merujuk pada gaji orang lain di posisi yang sama. Karena itu, kalian harus melakukan riset sebelum proses ini.

Kalian mungkin memberi lebih dari yang seharusnya kalian dapatkan. Untuk mengatasinya, kalian dapat menegosiasikan gaji. Selain itu, kalian juga dapat menegosiasikan hak-hak pekerja lainnya. Hak-hak ini termasuk waktu istirahat, tunjangan makan siang, dan lainnya.

3. Penelitian

Segala informasi seputar dunia kerja, mulai dari hak-hak kalian, tips melamar pekerjaan, dll, tentu bisa sangat membantu. Kurangnya informasi juga merupakan salah satu kelemahan dari pasar ini. kalian dapat meneliti solusi seperti itu.

Baca juga: Inilah 6 Situs Gratis untuk Gabung Dokumen PDF

Ada banyak hal yang perlu kalian pelajari. Namun, jangan khawatir, Jobnas akan terus memberi kalian informasi terbaru dan terpercaya seputar dunia kerja.

Agar kalian tidak ketinggalan informasi, kalian bisa berlangganan dan terus membaca di blog Jobnas.com! Di sana kalian akan mendapatkan informasi penting dari pilihan Jobnas secara gratis. Itu saja informasi dari Jobnas mengenai pasar tenaga kerja.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Iwan Bisa
5 bulan yang lalu
Situs Gratis untuk Gabung Dokumen PDF

Inilah 6 Situs Gratis untuk Gabung Dokumen PDF

Batas Melamar Pekerjaan ini Artikel

Jobnas.com - Ada banyak situs web yang dapat menggabungkan banyak file sekaligus. Kalian tahu, aplikasi bukan satu-satunya alat untuk menggabungkan file PDF. Sekarang kalian juga dapat menggabungkan dokumen PDF secara online.

Bahkan, beberapa di antaranya memiliki fungsi lain untuk membantu menata dokumen kalian. Hal ini tentu saja akan sangat berguna untuk keperluan penyusunan surat, dokumen, catatan, dan disertasi.

Jika kalian penasaran? Di sini, Jobnas merekomendasikan enam situs web gratis untuk menggabungkan PDF secara online tanpa perlu kalian mengunduh aplikasi!

1. PDF Joiner

PDF Joiner menjamin bahwa dokumen kalian akan dihapus dalam waktu satu jam setelah diunggah. Sekarang kalian tidak perlu lagi mengunduh aplikasi khusus untuk menggabungkan dokumen PDF kalian.

kalian dapat langsung menggunakan salah satu situs web di atas untuk melampirkan file PDF secara online.PDF Joiner memiliki fitur yang tidak jauh berbeda dengan Combine PDF. Selain menggabungkan dokumen PDF secara online, kalian dapat mengubah format file, mengekstrak, dan mengompres file. Dalam hal keamanan data, kalian tidak perlu khawatir.

2. Combine PDF

Situs web yang kedua yang dapat kalian gunakan untuk menggabungkan file PDF secara online adalah Menggabungkan PDF. Alat ini cocok untuk kalian yang ingin menggabungkan beberapa dokumen sekaligus. Bahkan, Combine PDF dapat menggabungkan hingga 20 file PDF menjadi satu dokumen. Itu banyak, bukan?

Selain fungsi menggabungkan dokumen, website ini juga memiliki beberapa fitur lain seperti mengekstrak dokumen, mengubah format, dan mengompresi dokumen.

3. Small PDF

Salah satu keunggulan SmallPDF dibandingkan kebanyakan situs web lain adalah dapat mengatur halaman dokumen. Misalnya, kalian memiliki beberapa dokumen PDF yang ingin digabungkan secara online. Setelah mengunggah dokumen ke SmallPDF, kalian masih dapat mengatur urutan dokumen dengan menyeretnya.

Alasan yang dikutip oleh TechRadar adalah kalian dapat menggunakan situs tersebut secara gratis selama 14 hari. kalian kemudian dapat berlangganan $12 (sekitar Rp 180.000) per bulan atau $108 (sekitar Rp 1,6 juta) per tahun.

SmallPDF adalah salah satu favorit pengguna Internet. Hanya dengan mengklik beberapa bagian, dokumen PDF Anda akan langsung digabungkan menjadi satu file. Menariknya, Anda tidak perlu membuat akun atau mendaftar untuk menikmati fitur-fitur yang ditawarkan website ini.

4. iLovePDF

Situs web ini menawarkan banyak fitur yang tidak dimiliki sebagian besar situs web lain, selain melampirkan dokumen PDF secara online. iLovePDF tidak kalah dengan dua halaman sebelumnya.

Beberapa dari mereka membagi dokumen, menambahkan nomor halaman, tanda air, tanda tangan, dan membuka PDF yang dikunci dengan kata sandi. Semua fitur tersebut bisa kalian nikmati secara gratis seperti yang ditulis oleh Wondershare.

5. Online2PDF

Memang fungsi yang dimiliki Online2PDF tidak selengkap iLovePDF dan PDF2Go. Online2PDF dapat melakukan berbagai pengaturan dasar untuk dokumen PDF kalian, termasuk penggabungan dokumen.

Namun, situs ini mendukung beberapa format dokumen sekaligus, antara lain Word, Excel, Powerpoint, Publisher, OpenOffice, Images, XPS dan tentu saja PDF. Jika kalian ingin melampirkan dokumen PDF secara online di sini, kalian dapat mengunggah file berukuran hingga 50 MB.

6. PDF2Go

Fitur yang disediakan oleh PDF2Go cukup lengkap. Jika kalian ingin menggabungkan file PDF secara online, pastikan untuk mempertimbangkan PDF2Go.

Selain menggabungkan file, kalian dapat memutar dokumen PDF, mengubah ukuran kertas untuk mengoptimalkan penggunaan dokumen yang ingin Anda tampilkan di halaman web. kalian dapat menggunakan semua fitur ini di platform yang sama secara gratis.

Selain informasi yang sudah diersebutkan di atas, jobnas memiliki banyak informasi lain yang akan sangat berguna untuk pekerjaan dan karir kalian. Kalian bisa mendapatkan infprmasinya dengan dua cara. Pertama, kalian bisa terus mengikuti artikel yang terbit di jobnas setiap hari. Kedua, kalian bisa juga berlangganan di blog jobnas.

Baca juga: Hindari 5 Kesalahan Virtual Networking Biar Usahamu Tidak Sia-sia

Caranya bagaimana? Kalian bisa mendaftarkan akun email kalian dengan mengikiuti prosedur yang telah disediakan oleh jobnas. Kemudian apa bial proses registrasi itu selesai maka kalian setiap akhir pekan akan mendapatkan informasi menari dan sangat penting tentunya yang sudah disediakan oleh jobnas.

Secara otomatis artikel atau informasi semacam ini langsung masuk pada email yang kalian sudah daftarkan. Jika kalian tertarik dengan tawaran ini maka buruan daftarkan sekarang juga.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Iwan Bisa
2 tahun yang lalu
Hindari 5 Kesalahan Virtual Networking Biar Usahamu Tidak Sia-sia

Hindari 5 Kesalahan Virtual Networking Biar Usahamu Tidak Sia-sia

Batas Melamar Pekerjaan ini Artikel

Jobnas.com - Di era yang serba digital seperti sekarang ini tentunya sangat mudah dalam mencari relasi. Namun perlu kalian ketahui ada kesalahan dalam jaringan virtual yang sering kita buat secara tidak sengaja yang bisa sangat merugikan.

Jika kalian membiarkanya secara terus menerus, kalian tidak akan dapat memperoleh manfaat yang penuh dari networking tersebut.

Jika kalian sudah menjalin hubungan baik dengan kenalan baru, tapi kalian tidak bisa membuka peluang sama sekali karena melakukan kesalahan. Tentu kalian tidak menginginkan itu, bukan?

Oleh karena itu, Jobnas telah menyediakan daftar hal-hal yang harus dihindari saat terhubung ke jaringan virtual.

1. Kirim Permintaan di LinkedIn Tanpa Pesan

Di bagian pertama ini saya kan menjelaskan kesalahan paling umum saat menjalankan jaringan virtual. Yaitu, mengirim permintaan ke LinkedIn, tetapi tidak mengirim pesan sama sekali.

Bisa kalian bayangkan, orang-orang yang cukup terkenal di dunia profesional pasti memiliki puluhan, bahkan ratusan permintaan koneksi setiap harinya.

Jika kalian tidak menambahkan pesan atau notifikasi, apa yang membedakan kalian dari pengguna yang lain?

Sedangkan, LinkedIn di sini merupakan platform yang bisa menjembatani kalian untuk bertemu orang-orang dari berbagai bidang keahlian.

2. Setelah "berteman" Memutus Koneksi

Kesalahan yang kedua, ialah kalian harus tahu bagaimana menjaga hubungan jaringan lebih dari sekadar membangun hubungan baru.

Lohikny begini, Apa gunanya mencari teman baru, dan hubungan yang baru, akan tetapi tidak pernah berbicara atau setidaknya mendiskusikan sesuatu?

Kalau memang berat untuk melanjutkan pembicaraan, coba saja ikuti topik yang dibahas tadi. Selain itu, pastikan kalian memiliki dialog dan bukan monolog yang membuat lawan bicara merasa malas.

3. Terlalu Banyak Meminta Bantuan

Kesalahan jaringan virtual yang ketiga, ialah meminta terlalu banyak bantuan, biasanya kalian dengan tanpa disengaja tidak mengetahui bahwa hal tersebut adalah sebuah kesahalan yang telah diperbuuat.

Perlu kalian ingat setiap kalian menginginkan hubungan atau jalinan yang profesional, percakapan perlu kalian ubah, jangan samakan saat berbicara ketika kalian berbicara dengan kenalan barunya.

Jika kalian merasa tertarik dengan sebuah perusahaan dan kemudian ingin mempelajari pengalaman kerja para karyawannya? Jika itu pertanyaannya maka tidak masalah. Permintaan bantuan yang harus dihindari antara lain meminta data perusahaan, mewawancarai seluruh karyawan, dan hal-hal lain yang dapat menimbulkan masalah.

4. Ambil Pendekatan Paling Umum

Kesalahan yang keempat saat berjejaring adalah mengirimkan pesan yang terlalu generik atau umum, baik melalui email, LinkedIn, atau sarana lainnya.

Pesan umum yang disebutkan di sini bisa seperti boilerplate dan dikirim ke banyak orang, hanya mengubah namanya.

Jika saya mengutip pernyataan Lital Marom, pendiri UNFOLD Media Group, di Forbes, pertama-tama penting untuk melihat profil orang tersebut, mempelajari lebih lanjut tentang mereka, dan kemudian mengirim pesan.

Mungkin ada hal-hal menarik yang menjadi ketertarikan bersama, sehingga perbincangan menjadi semakin menarik. Pengirimnya pasti akan lebih senang jika pesannya lebih personal dan tidak seperti stereotype, lho.

5. Tidak Memperhatikan Penampilannya Selama Acara Berlangsung

Jika kita berbicara tentang berkirim pesan lagi, kali ini kesalahan sering dilakukan di acara jejaring virtual. Semua orang menyalakan kamera, mendengarkan orang lain dan menunggu giliran mereka.

Yang sering menjadi permasalahan, banyak orang yang menyepelekan cara pandang mereka di depan kamera, "Ah, itu hanya virtual." Dengan begitu maka hasilnya adalah bentuk yang tidak rapi, background yang berantakan, dan tampilan yang tidak profesional.

Ini adalah lima kesalahan paling umum saat menghubungkan ke jaringan virtual. Setelah kalian mengetahuinya lewat artikel ini, usahakan untuk menghindarinya. Usahakan untuk selalu berusaha profesional, tapi jangan terlalu kaku juga.

Baca juga: Ethical Leadership, Sikap Seorang Pemimpin yang Amanah

Jika kalian ingin mendapatkan beberapa saran karir yang bermanfaat, kalian dapat mencoba mendaftar di blog Jobnas. Kalian bisa mendaftarkan langsung alamat email yang kalian punya, maka secara otomatis tips tentang jaringan, branding, dan lainnya akan dikirimkan langsung ke kotak masuk kalian.

Jika kalian merasa tertarik? Segera daftarkan email kalian sekarang juga. Gratis!

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Iwan Bisa
2 tahun yang lalu
Ethical Leadership

Ethical Leadership, Sikap Seorang Pemimpin yang Amanah

Batas Melamar Pekerjaan ini Artikel

Jobnas.com – Etical ledership merupakan salah satu prinsip pemimpin yang amanah. Orang dengan kepemimpinan ini cenderung membuat semua keputusan berdasarkan nilai moral dan etika.

Seuatu pendapat dan arahan yang mereka perintahkan selalu diapresiasi oleh bawahannya karena telah sesuai dengan standar yang berlaku. Pada dasarnya, seperti apa seorang pemimpin dengan sikap kepemimpinan yang beretika?

Bagaimana cara meningkatkan sikap tersebut? Untuk mengetahui jawabannya kalian bisa pelajari selengkapnya di artikel Jobnas kali ini.

Apa Itu Kepemimpinan Etis?

Kepemimpinan etis adalah gaya kepemimpinan di mana atasan menunjukkan dan mempromosikan perilaku normatif melalui tindakan individu dan hubungan interpersonal di tempat kerja.

Sederhana begini, gaya kepemimpinan ini dapat diartikan sebagai sikap seorang individu dalam posisi kepemimpinan tertentu yang akan mengedepankan standar dan etika dalam segala tindakan dan hubungan mereka di kantor.

Integritas, perilaku etis, dan etika adalah elemen kunci yang akan dihargai oleh para pemimpin etis. dewasa ini, dalam dunia bisnis, etika semakin menjadi prioritas dan topik pembicaraan. Pebisnis lebih menghargai mitra etis dan bos demi kerja sama.

Oleh karena itu, gaya kepemimpinan yang beretika penting untuk dipahami, dikembangkan dan dikenali, terutama dalam dunia profesional. Merupakan tanggung jawab seorang pemimpin etis untuk mencontohkan perilaku etis di tempat kerja saat berada dalam posisi kepemimpinan.

Pada dasarnya, jika kalian ingin menjadi pemimpin dalam suatu bisnis, mempelajari cara memimpin secara etis akan sangat membantu pertumbuhan karier kalian di masa depan.

Ciri-ciri Kepemimpinan Etis

Sam seperti apa yang sudah di jelaskan di atas mengenai kepemimpinan etis ialah sikap di mana atasan jujur ​​dan hormat. Pada umumnya mereka tidak akan sewenang-wenang dengan kekuasaan yang dimilikinya.

Sulit untuk menentukan dengan tepat apa yang "benar". Seorang pemimpin yang beretika juga sadar untuk selalu melakukan hal yang benar.

Namun, seorang pemimpin yang beretika tidak akan segan-segan untuk berperilaku sesuai dengan apa yang diyakininya benar, sekalipun perilaku tersebut tidak menguntungkan dirinya.

Inilah ciri-ciri pemimpin yang menunjukkan kepemimpinan etis.

1. Adil

Yang menjadi cirri paling utama dari kepemimpinan etis ialah perilaku yang adil. Seorang pemimpin yang beretika akan selalu bersikap adil dan bijaksana. Mereka tidak menyukai karyawan mana pun dan akan memperlakukan semua karyawan secara setara. Alias tidak akan memandang bulu dan tidak akan da pilihkasih.

Di bawah arahan seorang pemimpin etis, tidak ada karyawan yang memiliki alasan untuk takut terhadap bias berdasarkan jenis kelamin, etnis, atau kebangsaan.

2. Jujur

Ciri syang kedua yang menjadi karakteristik ialah sikap kejujuran. Kejujuran sangat penting untuk menjadi pemimpin etis yang efektif. Kenapa begitu? Memang, karyawan akan mempercayai pemimpin yang jujur ​​dan dapat dipercaya.

Karena abila seorang pemimpin yang beretika begitu tidak akan ragu untuk mengkomunikasikan kebenaran secara transparan.  Tentu saja, hal ini dilakukan dalam batas privasi dan kenyamanan rekan kerja.

3. Fokus Pada Kesuksesan Tim

Cirri-ciri yang ketiga, dari kepemimpinan etis adalah fokus pada kesuksesan tim. Ketika seorang pemimpin etis berusaha mencapai suatu tujuan, tujuan pribadi bukanlah yang mereka pedulikan.

Mereka cenderung berjuang untuk tujuan yang menguntungkan seluruh organisasi, bukan diri mereka sendiri. Hal ini menjadikan kepemimpinan etis sebagai landasan yang sangat baik untuk manajemen kepemimpinan di tempat kerja.

4. Tidak Ada Toleransi Terhadap Pelanggaran Etika

Seorang pemimpin yang beretika menginginkan karyawan untuk selalu melakukan hal yang benar. Tidak hanya saat mereka merasa nyaman, tetapi juga untuk setiap saat. Jangan berharap pemimpin bernilai tinggi mengabaikan atau mentolerir pelanggaran etika.

Pada umumnya mereka akan selalu mengingatkan bawahannya untuk bertindak sesuai dengan norma dan budaya perusahaan yang ada. Dilihat dari gambaran dan karakteristiknya, kepemimpinan etis merupakan sikap yang tentunya kita harapkan dari pimpinan kantor.

Tentu saja, seluruh staf pasti akan menaiki jenjang karir dan menjadi pemimpin masa depan. Agar kalian bisa dihargai oleh bawahan dan kolega Anda di kemudian hari, Anda harus mulai belajar bagaimana meningkatkan etika kepemimpinan.

Inilah cara paling efektif untuk menjadi pemimpin yang beretika.

  • Waspada terhadap prasangka
  • Temukan role model kantor yang Anda kagumi
  • Menghormati pendapat orang lain
  • Mengidentifikasi dan mengatur nilai-nilai yang Anda hargai
  • Mempromosikan komunikasi terbuka
  • Terbuka untuk kritik dan saran

Ini adalah berbagai jenis kepemimpinan etis yang telah dirangkum oleh Jobnas yang tentunya disediakan untuk kebutuhan pengetahuan kalian. Pada hakekatnya kepemimpinan etis adalah sikap dimana atasan akan bertindak sesuai dengan etika dan moral yang berlaku.

Karena dianggap penting, sikap ini paling baik diterapkan oleh mereka yang ingin menjadi pemimpin yang amanah. Untuk informasi karir lainnya, kamu bisa mendapatkannya dengan cara membaca terus artikel yang sudah tayang di blog Jobnas. Kalian juag bisa mendaftarkan diri kalian untuk lebih mudah memetakan informasi-informasi yang saling berkaitan.

Baca juga: Overqualifed dalam Pekerjaan Termasuk Problem atau Bukan?

Ketika kalian sudah mendaftarkan diri kalian maka berita dan saran terkait pengembangan diri akan disampaikan langsung ke kotak masuk kalian secara langsung.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Iwan Bisa
2 tahun yang lalu
Overqualified dalam Pekerjaan

Overqualifed dalam Pekerjaan Termasuk Problem atau Bukan?

Batas Melamar Pekerjaan ini Artikel

Jobnas.com – Terkadang dalam dunia pekerjaan banyak yang berpikir dirinya merasa sudah banyak sekali pengalaman akan tetapi sering merasa jabatannya tidak tinggi. Jika benar demikian dengan perasaaan seperti itu. Maka kalian sedang mengalami overqualifed.

Tunggu sebentar, mungkin kalian tidak merasa rendah hati. Namun sangat penting bagi kalian terlebih dahulu mengetahui tanda-tanda objektif.

Siapa mereka? Selain itu, misal ada sebagian dari kalian benar-benar mengalaminya, apa yang harus kalian lakukan? Jika kalian ingin tahu jawabannya. Maka bacalah artikel ini karena Jobnas akan menjawabnya lewat artikel ini!

Apa itu Overqualified?

Menurut Forbes, overqualified adalah "terlalu pintar", "terlalu berpengalaman", atau "terlalu merasa jadi senior" untuk pekerjaan tertentu. Sebelum menyelam lebih dalam, alangkah baiknya marilah kita ketahui dulu arti dari istilah ini.

Tentunya hal ini berkaitan erat dengan pekerjaan yang kalian lamar. Oleh karena itu, kata "terlalu banyak" berlaku untuk lowongan tertentu. Jadi mengapa kalianharus memikirkan kualifikasi kalian? Bukankah semakin banyak gelar yang kalian miliki, semakin berkualitas kalian untuk melakukan pekerjaan itu?

Sayangnya, harapan tak seindah kenyataan. Banyak majikan menghindari orang yang terlalu memenuhi syarat. Sebab ada banyak sekali alasan di balik ini. Salah satunya berkaitan dengan gaji.

Lebih banyak gelar berarti lebih banyak pengalaman. Hal ini tentu saja dapat meningkatkan ekspektasi gaji kalian. Pengusaha takut tidak memiliki anggaran sebesar itu. Karena alasan ini, mereka lebih memilih kandidat yang lebih rendah dari kalian.

Selain itu, mereka mungkin juga salah persepsi. Mungkinkah kalian melamar lowongan pekerjaan terkait karena kalian tidak memperhatikan saat membaca lowongan pekerjaan? Belum lagi, ada risiko kalian akan menyerah karena bosan, atau ketika ada kesempatan lain yang lebih baik.

Juga, memiliki lebih banyak kualifikasi berarti bos kalian mungkin sama atau bahkan kurang berpengalaman. Tentu saja, tidak semua orang menyukai itu. Untuk alasan ini, mereka yang memenuhi syarat adalah kategori kandidat yang paling tidak disukai. Apakah kalian memenuhi syarat?

Kalian sudah mengerti arti Overqualified. Jadi, apakah kalian masuk salah satunya?

Jika kalian ingin tahu apakah kalian masuk kategori itu atau tidak maka pahami tanda-tanda awalnya. Di bawah ini adalah tanda-tanda yang harus kalian ketahui:

1. Apakah Kalian Memenuhi atau Melampaui Persyaratan Pekerjaan

Ketika kalian membaca iklan pekerjaan, kalian pasti akan menemukan banyak angka. Pengalaman minimal 2 tahun, TOEFL minimal 600, dll.

Faktanya, perekrut hampir tidak pernah menemukan pasangan yang cocok. Angka ini hanya referensi umum. Setelah membaca ulang, apakah kalian mencapai atau bahkan melebihi angka tersebut? Kemungkinan besar, kalian Overqualifed.

2. Kalian Tertarik dengan Nama Perusahaannya, Bukan Lokasinya

Kebanyakan orang memiliki bisnis impian. Memang, kantor yang bereputasi dapat meningkatkan karir kalian secara umum. Namun, jangan biarkan pilihan perusahaan ini membutakan kalian. Kemudian kalian melamar semua lowongan di sana termasuk lowongan pekerjaan di bawah kualifikasi kalian.

Ingat, pikirkan dampak jangka panjangnya. Fokus pada tujuan akhir, yaitu memiliki karir yang gemilang. Jadi jangan lupakan level kalian. Jangan pergi, kalian rela mengorbankan posisi kalian demi kebaikan perusahaan.

3. Wawancara Mudah untuk Kalian Lewati

Apakah kalian baru saja melakukan wawancara kerja? Kalau dipikir-pikir, apakah setiap pertanyaan studi kasus tampaknya mudah dijawab? Kalian mungkin memenuhi syarat untuk posisi terkait. Karena kalian memiliki terlalu banyak pengalaman untuk menjadi sempurna dalam memecahkan masalah tertentu.

4. Kalian adalah Orang yang Paling Berpengalaman

Punya peran tapi masih merasa overqualified? Di sisi lain, apakah kalian masih ragu, apakah itu benar atau hanya perasaan halusinasi kalian saja?

Membandingkan diri dengan rekan kerja bisa menjadi penilaian yang objektif. Perhatikan lebih dekat, jangan sampai level kalian sedikit lebih rendah dari level mereka. Sebenarnya, tidak ada yang salah dengan itu. Bukankah berbagi ilmu dengan rekan kerja adalah hal yang baik?

Namun, cobalah untuk mengevaluasi kembali pekerjaan kalain. Apakah sudah saatnya kalian mencari posisi baru?

Apa yang harus saya lakukan jika saya Overqualifed?

Kalian telah memahami karakteristik masalah itu, jika kalian berbeda dari orang-orang yang lain. maka sikap seperti ini, ternyata bisa benar-benar terjadi pada kalian.

Kalau memang benar begitu, maka di sini Jobnas ada beberapa langkah yang bisa kalian lakukan. Langkah-langkah untuk mengatasi overcqualifed di antara sebagai berikut:

1. Naiklah Jika Kalian Berada di Tengah

Apakah jelas bahwa kalian terlalu memenuhi syarat untuk banyak lowongan? Di sisi lain, ada juga banyak pilihan untuk kalian pilih? Sayangnya, sulit menemukan peluang yang tepat untuk kalian? Jika demikian, kalian berada di area abu-abu. Hcareers mengatakan kalian hanya perlu melamar lowongan di atas.

Ya, bisa jadi kalian mungkin ditolak. Alasannya karena kalian tidak memenuhi syarat.

Namun, perlu diingat, siapa pun bisa belajar. kalian hanya bisa diterima dan kemudian mendapatkan pengetahuan baru di sana. kalian juga dapat meningkatkan keterampilan kalian sambil menunggu wawancara telepon.

2. Penjelasan Surat Pengantar

Ternyata kalian masih ingin melamar lowongan terkait? Jika demikian, disarankan untuk kalian agar mengklarifikasi surat pengantar. Tuliskan alasan mengapa kalian melamar pekerjaan yang relevan.

Misalnya, ingin menemukan kembali peran teknis dan kreatif yang berbeda. Ingatlah bahwa komunikasi adalah kunci kesalahpahaman. Ini juga bisa menjadi solusi untuk kebutuhan kalian yang terlalu tinggi.

3. Personalisasikan Resume

CV kalian adalah dokumen pengantar antara kalian dan majikan. Kalian bisa memilih untuk menampilkan hanya sebagian dari diri kalian dan sebaliknya. Misalnya, tulis hanya pengalaman yang relevan. Kurangi jumlah rasa yang kiranya berlebihan.

Hal yang sama berlaku bagi kalian yang lebih dari memenuhi syarat karena pendidikan. Misalnya, memiliki gelar master atau dua gelar sarjana. Sesuaikan CV kalian sekarang sesuai dengan kebutuhan kalian.

4. Jual Saldo Anda

Kalian dapat mengekspresikan situasi kalian dengan cara yang berbeda. Mari kita lihat sisi terang dari sikap berlebihan. Misalnya, kalian menyelesaikan pekerjaan lebih cepat. Selain itu, kalian juga lebih bersedia untuk dipromosikan jika melihat kebutuhan akan posisi terkait. Selain itu semua, majikan tidak perlu melatih kalian. Keterampilan kalian selalu siap untuk digunakan sesegera mungkin.

5. Penyesuaian Gaji yang Diharapkan

Memang, tingkat stres pada pekerjaan tingkat bawah tidak setinggi di atas. Namun, gajinya juga lebih rendah. Jadi kalian harus siap untuk kejadian ini. Pemberi kerja tentu sudah menyiapkan anggaran untuk posisi tertentu. Dia tidak bisa naik dan turun begitu saja.

Baca juga: Apa Itu Angkatan Kerja? Kalian Wajib Memahami Apa Itu Jobseeker!

Dari kualifikasi dan metode di atas yang sudah dipaparkan oleh jobnas maka kalian sudah bisa tahu jawaban dari perntanyaan kalian. Maka jika kalian msih penasaran dengan apa yang sedang kalian alami saat ini tentunya di tempat kerja kalian maka jangan ragu untuk terus memngikuti kami.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Iwan Bisa
7 bulan yang lalu
Apa Itu Angkatan Kerja? Kalian Wajib Memahami Apa Itu Jobseeker

Apa Itu Angkatan Kerja? Kalian Wajib Memahami Apa Itu Jobseeker!

Batas Melamar Pekerjaan ini Career Zone

Jobnas.com - Meski tidak lazim seperti tenaga kerja, tenaga kerja merupakan istilah penting yang perlu dipahami oleh para pencari kerja.

Karena pada dasarnya, pencari kerja atau Job seeker adalah bagian dari generasi ini. Dalam hal ini dia tidak sendiri.

Bagaimana penjelasan lengkapnya? Di atas adalah sebagai pemanti kepada kalian supaya kalian bisa memahami apa yang dimaksud dengan job seeker atau pencari kerja.

Jika kalian ingin mengetahuinya simak penjelasan artikel di bawah ini!

Apa itu Jobseeker?

Sebelum ke pembahan inti. Kiranya perlu kalian ketahui terlebih dahulu definisi dari istilah inggris di atas. Jika diterjemahkan ke bahasa Indonesia berarti angkatan kerja. Angkatan kerja  adalah suatu kelompok dalam dunia kerja. Grup ini mencakup orang yang sedang bekerja dan orang yang sedang mencari pekerjaan.

Artinya, secara sederhnaya orang yang tidak aktif mencari pekerjaan tidak termasuk. Hal ini juga sesuai dengan penjelasan Badan Pusat Statistik. Namun, mereka menambahkan informasi tentang populasi usia kerja.

Jika sudah mencapai usia di atas 15 tahun atau usia 18+, berarti berabti termasuk dalam populasi usia kerja. Namun, jika kalian tidak aktif mencari pekerjaan, kalian tidak akan berada di dunia kerja. Selain itu, di grup ini, ada orang lain di dalamnya. Hal ini termasuk siswa, ibu rumah tangga, pensiunan atau mereka yang memiliki kegiatan pribadi.

Baca juga: Kuasai 8 Teknik Presentasi Pitching Biar Lebih Efektif dan Kelihatan Memukau di Mata Audiens

Perbedaan Tenaga Kerja dengan Angkatan Kerja

Definisi tenaga kerja diberikan dalam UU Ketenagakerjaan No. 13 Tahun 2003 (UUK 13/2003). Bahkan, ketentuan ini telah diubah menjadi undang-undang nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Namun, interpretasi mengenai definisi perburuhan tidak diubah oleh undang-undang baru ini.

Pada UUK 13/2003, pasal 1 angka 1 berbunyi: Pegawai adalah semua orang yang mampu bekerja.

Tenaga kerja adalah istilah yang berbeda dari Angkatan kerja. Glints akan memandu Anda melalui detailnya.

Pekerjaan ini dilakukan untuk menghasilkan barang atau jasa. Nah, hasil karya ini bisa dinikmati sendiri, bisa juga dinikmati oleh masyarakat secara luas. Sedangkan angkatan kerja terdiri dari orang-orang yang sedang bekerja dan aktif mencari pekerjaan.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa keduanya memiliki perbedaan. Kerja adalah istilah yang lebih luas daripada gaya ini.

Padda bagian ini Jobnas akan memberikan contoh. Ibu rumah tangga adalah bagian dari tenaga kerja, tetapi bukan bagian dari angkatan kerja.

Memecahkan Total Tenaga Kerja

Di sini saya akan mengutip Badan Pusat Statistik, yang terbit pada Februari 2020 jumlah anggota angkatan ini sebanyak 137,91 juta orang. Jumlah ini meningkat 1,73 juta orang dibandingkan Februari 2019.

Jumlah seperti ini bisa bertambah karena semakin banyak orang yang bekerja. Namun, kalian harus menyadari bahwa ada data lain yang menunjukkan angka pengangguran naik menjadi 60.000 orang.

Menghadapi situasi tersebut, apakah kalian merasa cemas? Jangan khawatir, Jobnas akan memberikan tips agar kalian bisa bersinar di antara para pencari kerja lainnya. Dihimpun dari Forbes dan ZipRecruiter, tips ini meliputi:

1. Maksimalkan CV Anda

Masih banyak pemberi kerja menemukan resume atau cv kalian dengan banyak typo dalam penulisannya. Ada juga surat pengantar dengan nama perusahaan yang tidak pantas. Hal kecil ini dapat memengaruhi peluang kalian untuk mendapatkan pekerjaan. Selain itu, mengirimkan CV dan dokumen lamaran terbaik dapat membedakan kalian dari kandidat lainnya.

2. Ajukan Pertanyaan Menarik Selama Wawancara

Setelah melewati babak review resume, biasanya kalian akan diwawancarai. Di akhir bagian ini, kalian akan diberi kesempatan untuk bertanya. Memang pertanyaan ini terkesan sepele. Namun, apa yang kalian katakan pada kesempatan itu adalah salah satu kunci yang dapat membedakan kalian dari anggota tim lainnya. Jauh sebelum wawancara dilakukan, siapkan pertanyaan menarik yang tidak terduga!

3. Lakukan Wawancara Kerja Lanjutan

Apakah tahap wawancara sudah selesai? Kalau belum ada kabar, kalian bisa mengikuti ulang dan melakukan wawancara kerja lanjutan. Jangan tanya langsung diterima atau tidak ya? Kalian bisa mencoba memahami terlebih dahulu proses tersebut. Contohnya menanyakan tentang kemajuan perekrutan kalian.

Berakhirlah penjelan Jobnas mengenai tema kali ini. Setelah kalian habis baca artikel ini, tentunya tenaga kerja merupakan konsep yang sudah kalian pahami. Ingatlah bahwa untuk bersaing dengan anggota lain dari generasi ini, dan yang perlu kalian ingat, kalian harus terus berkembang.

Baca juga: 5 Rekomendasi Buku Psikologi yang Cocok untuk Kebutuhanmu

Jadi kesimpulannya, apa yang dapat lakukan? kalian dapat membaca semua informasi semacam ini di blog Jobans. Agar kebingungan yang ada dalam diri kalian bisa terpecahkan. Di sana kalian juga akan menemukan informasi terbaru dan terpercaya seputar dunia kerja.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
1 34 35 36 37 38 62

"Setiap pekerjaan yang dilakukan dengan hati, akan kembali menjadi rejeki yang berarti."