Jobnas

Blog Jobnas

Halaman artikel blog terbaru di Jobnas.com.
Erni Yati
2 tahun yang lalu
5 fitur android 13 Paling Tampak Perubahanya - Jobnas

5 fitur android 13 Paling Tampak Perubahanya

Batas Melamar Pekerjaan ini Technology

Jobnas.com - Android 13 adalah versi terbaru dari sistem operasi mobile paling populer di dunia. Dengan berbagai fitur canggih dan peningkatan performa, Android 13 merupakan langkah revolusioner dalam dunia teknologi mobile.

Berikut adalah 5 fitur unggulan yang membuat Android 13 menjadi sistem operasi terbaik yang pernah ada:

1. Mode Gelap yang Lebih Canggih

Salah satu fitur paling diantisipasi dari Android 13 adalah mode gelap yang lebih canggih. Dibandingkan dengan versi sebelumnya, mode gelap pada Android 13 memiliki tingkat kontras yang lebih tinggi dan tata letak yang lebih ergonomis.

Hal ini memastikan pengalaman pengguna yang lebih nyaman saat menggunakan smartphone atau tablet mereka dalam kondisi minim cahaya. Mode gelap juga membantu mengurangi kerja mata dan menghemat daya baterai pada perangkat.

2. Sistem Keamanan yang Lebih Terintegrasi

Keamanan selalu menjadi priotitas utama dalam pengembangan sistem operasi Android. Dengan Android 13, pengguna akan mendapatkan perlindungan keamanan yang lebih terintegrasi dan canggih.

Fitur keamanan biometrik seperti pemindai sidik jari dan pengenal wajah akan lebih responsif dan akurat pada Android 13. Selain itu, sistem enkripsi data yang ditingkatkan juga membantu melindungi informasi pribadi pengguna dari akses yang tidak sah.

3. Performa yang Lebih Optimal

Android 13 hadir dengan peningkatan performa yang signifikan dibandingkan dengan versi sebelumnya. Dengan adopsi teknologi terbaru dalam pengelolaan memori dan pengoptimalan aplikasi, Android 13 mampu berjalan lebih mulus dan responsif di berbagai jenis perangkat.

Pengguna akan merasakan peningkatan kecepatan dalam menjalankan aplikasi, membuka browser, atau melakukan multi-tasking. Performa yang lebih optimal juga berdampak pada daya tahan baterai yang lebih baik pada perangkat Android.

4. Peningkatan Kecerdasan Buatan

Salah satu fitur yang membuat Android 13 menjadi sistem operasi yang unggul adalah kecerdasan buatannya yang lebih canggih.

Dengan integrasi AI yang lebih dalam, Android 13 mampu memberikan rekomendasi yang lebih tepat dan personalisasi dalam penggunaan aplikasi dan layanan.

Fitur seperti pembelejaran mesin dan pengenalan pola pengguna membantu meningkatkan pengalaman pengguna dalam menggunakan perangkat Android. Kecerdasan buatan juga dapat membantu pengguna dalam menyelesaikan tugas sehari-hari dengan lebih efisien.

5. Pembaharuan Fitur Kesehatan dan Kesejahteraan

Android 13 turut memperhatikan kesehatan dan kesejahteraan pengguna dengan memperbarui fitur-fitur terkait. Fitur pelacakan aktivitas fisik dan tidur yang lebih akurat membantu pengguna untuk menjaga gaya hidup sehat.

Peninjauan penggunaan layar dan pengaturan notifikasi yang ditingkatkan juga membantu pengguna untuk mengelola waktu yang dihabiskan di perangkat Android. Android 13 memberikan kesadaran yang lebih besar terhadap pola penggunaan dan memberikan saran untuk meningkatkan kesehatan mental dan fisik.

Dengan berbagai fitur unggulan yang ditawarkan, Android 13 menjadi pilihan yang tepat bagi pengguna yang menginginkan pengalaman pengguna yang lebih baik dan modern.

Dengan kesempurnaan fitur-fitur seperti mode gelap yang lebih canggih, sistem keamanan yang lebih terintegrasi, performa yang lebih optimal, kecerdasan buatan yang lebih canggih, dan fitur kesehatan yang diperbarui, Android 13 menunjukkan komitmen Google dalam menghadirkan inovasi terbaik dalam dunia teknologi mobile.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Iwan Bisa
2 tahun yang lalu
Begini Cara Buat Konten yang Menarik, 5 Tips Creative Writing - Jobnas

Begini Cara Buat Konten yang Menarik, 5 Tips Creative Writing

Batas Melamar Pekerjaan ini Artikel

Jobnas.com - Menulis kreatif dapat menjadi alat yang sangat efektif dalam strategi pemasaran digital Anda, terutama ketika dikombinasikan dengan praktik SEO terbaik.

Dengan menggunakan kata kunci yang relevan, struktur yang jelas, dan tautan yang strategis, Anda dapat meningkatkan visibilitas konten Anda di mesin pencari dan menarik lebih banyak pembaca yang berpotensi.

Penulisan kreatif adalah bidang penulisan yang sangat mengandalkan kreativitas. Jika Anda tertarik, ada beberapa tips yang bisa Anda gunakan untuk membangun karir di bidang penulisan kreatif. Hal ini karena menulis kreatif sangat berbeda dengan profesi menulis lainnya seperti copywriter dan copywriter.

Tidak ada bentuk atau aturan khusus untuk menulis kreatif. Anda sebenarnya harus mengandalkan imajinasi Anda saat menjadi penulis kreatif. Apakah Anda tertarik untuk menjadi penulis kreatif? Simak lima tips dari Jobnas berikut untuk membangun karier menulis kreatif!

5 Tips Menulis Kreatif

Menulis kreatif adalah seni yang memungkinkan seseorang untuk mengekspresikan ide-ide mereka dengan cara yang unik dan memikat. Baik Anda seorang penulis yang berpengalaman atau pemula yang ingin mengembangkan keterampilan menulis, berikut adalah lima tips yang dapat membantu Anda menulis kreatif dengan lebih efektif:

1. Banyak Membaca

Tips pertama saat meniti karir di bidang penulisan kreatif adalah banyak membaca. Tidak ada penulis yang dapat membuat karya besar tanpa membaca. Temukan dan baca tulisan kreatif sebanyak mungkin. Jangan terpaku pada satu penulis atau karya.

Dengan banyak membaca, Anda bisa mengetahui apa yang pernah dan sedang dilakukan penulis lain. Maka Anda akan terinspirasi untuk menulis seperti dikutip dari The Best Schools.

2. Gunakan Gaya Penulisan Anda Sendiri

Jika Anda banyak membaca, Anda akan menemukan bahwa setiap penulis memiliki gaya penulisannya masing-masing. Namun, Anda harus ingat bahwa gaya penulisan ini adalah ciri khasnya yang sudah berkembang sejak lama.

Mereka juga menyesuaikannya untuk audiens target mereka. Jadi tips menulis kreatif berikutnya adalah gunakan gaya menulis Anda sendiri.

Jangan mencoba untuk J.K. jadilah Rowling, Tere Liye atau Dewi Lestari. Temukan gaya penulisan Anda sendiri dan gunakan di setiap teks kreatif Anda.

3. Selalu Tuliskan Ide-ide yang Muncul

Ide bisa datang dari mana saja dan kapan saja. Anda mungkin mendapatkan ide saat makan siang, sebelum tidur, atau bahkan saat Anda tidur. Jangan biarkan ide datang begitu saja.

Selalu tulis ide di tempat tertentu, misalakan di notepad atau notebook. Ide adalah aset berharga dalam penulisan kreatif. Jika Anda tidak menuliskannya, pikiran itu bisa membuat Anda kewalahan dan tidak akan terlintas di benak Anda.

4. Tunjukkan, Jangan Jelaskan

Menurut Lexicon, orang lain menunjukkan tip dan trik menulis kreatif, bukan menjelaskannya. Menjelaskan berarti Anda menulis banyak deskripsi dalam tulisan Anda.

Nyatanya, penjelasan semacam ini membuat pembaca bosan.

Seseorang membaca tulisan kreatif dengan harapan dapat berbagi imajinasinya dengan penulis. Jika Anda telah menjelaskannya secara detail, pembaca hanya bisa menerima apa yang Anda jelaskan.

Jadi lebih baik untuk menunjukkan apa yang ada dalam cerita Anda. Anda dapat menunjukkannya melalui percakapan, hubungan antar karakter, apa yang mereka lakukan, dll.

5. Edit Pesan

Secara umum, penulisan kreatif tidak langsung diakhiri dengan font. Meminjam dari kelas master, penulis biasanya menyebarkan idenya dalam tulisan pertamanya. Ide yang disajikan masih agak kasar.

Oleh karena itu, tips menulis kreatif berikutnya adalah mengedit tulisan Anda. Anda harus memodifikasi font sesuai dengan keinginan pembaca.

Ini adalah 5 tips dari Jobnas yang bisa gunakan jika anda sedang mempertimbangkan untuk berkarir di bidang penulisan kreatif.

Anda dapat menggunakan tips ini untuk membangun karir Anda dengan cepat. Jika Anda ingin terus menulis, Anda juga bisa menjadi penulis konten, copywriter, penulis teknis, penulis UX, dan lainnya.

Jadi jika Anda tertarik, di sini Jobnas memiliki banyak posisi menulis yang terbuka. Anda dapat memilih profesi sesuai dengan keinginan Anda.

Anda sekarang dapat membuat akun profesional dan cukup mendaftar. Benar-benar gratis!

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Iwan Bisa
2 tahun yang lalu
6 Alasan Sales Script Sangat Cocok Untuk Sales Pemula

Meningkatkan Penjualan dengan Sales Script yang Efektif

Batas Melamar Pekerjaan ini Artikel

Jobnas.com - Dalam dunia bisnis, komunikasi yang efektif adalah kunci untuk mencapai kesuksesan dalam penjualan.

Salah satu alat yang paling penting dalam arsenal penjualan Anda adalah sales script.

Sales script adalah panduan atau kerangka kerja yang dirancang untuk membantu Anda berinteraksi dengan prospek atau pelanggan potensial dengan cara yang meyakinkan, persuasif, dan profesional.

Untuk mereka yang bekerja di bidang sales, script adalah salah satu jurus andalan yang bisa diterapkan.

Meski pada awalnya, banyak orang yang beranggapan bahwa script bisa membuat seorang sales berbicara laykanya robot, namun, pada perkembangannya, ia sangat membantu dalam pekerjaan sehari-hari.

Nah, pada artikel ini, sudah mimin siapkan berbagai informasi seputar sales script, mulai dari pengertian, fungsi, contoh, hingga cara membuatnya.

Untuk kamu yang penasaran, simak penjelasannya sampai selesai, ya.

Apa Itu Sales Script?

Dewasa ini,  script hanya dibutuhkan oleh seorang pemain sinetron, sales juga sangat membutuhkan script dalam pekerjaan sehari-harinya.

Mengutip RingDNA, script sales adalah serangkaian poin pembicaraan yang biasanya digunakan telemarketer dan sales representative ketika berbicara dengan calon pelanggan.

Untuk isinya sendiri tergantung kebutuhan si pengguna. Jadi, bisa berbeda satu sama lain tergantung kepentingan yang melatar belakangi.

Namun biasanya, script yang paling sederhana diisi dengan poin-poin utama yang akan disampaikan sales selama proses marketing.

Jika ingin lebih detail, script juga diisi dengan percakapan antara sales dengan calon pelanggan.

Lumrahnya, sales script yang detail tersebut digunakan oleh telemarketer ketika berbicara melalui telepon.

Terlepas dari fakta itu, banyak juga orang menganggap sales script tidak terlalu penting.

Sales script dinilai membatasi cara berbicara dan intonasi sales. Imbasnya, sales tidak dapat mengekspresikan kata-kata seperti saat berbicara seperti biasanya.

Akan tetapi, bagi sales pemula, sales script sebenarnya sangat berguna karena bisa membantu seorang sales untuk menyiapkan pertanyaan, respons, dan jawaban terbaik.

Jadi, apa yang dikatakan sales akan fokus dan sesuai dengan tujuan perusahaan.

Ada banyak contoh sales script yang bisa kamu gunakan.

Fungsi Sales Script

Sales script adalah salah satu tools yang dibutuhkan oleh mereka yang berkecimpung di bidang penjualan.

Berikut beberapa alasan mengapa script menjadi penting, di antaranya:

1. Memulai percakapan

Diakui atau tidak, hal tersulit dari public speaking adalah memulai percakapan, apalagi dalam sales marketing..

Oleh sebab itu, kamu harus sales script terlebih dahulu. Karena, script ini akan membantumu memulai percakapan dengan baik.

2. Menjaga fokus pembicaraan

Sales pemula mungkin akan kesulitan untuk fokus pada poin-poin yang ingin disampaikan.

Ketika calon pelanggan merespons suatu hal di luar konteks, kamu pasti akan menanggapinya sesuai konteks.

Nah, agar fokus pembicaraan tetap terjaga, sales script adalah bisa menjadi solusi yang tepat.

3. Mengevaluasi strategi sales

Alasan ketiga mengapa sales script itu dibutuhkan karena dapat mengevaluasi strategi sales.

Setiap menggunakan sales script, kamu akan semakin memahami mana bagian-bagian yang mendapat respons baik dari calon pelanggan dan mana yang tidak.

Kemudian, kamu bisa mengevaluasi dan menggantinya dengan kata atau poin lain yang lebih baik.

4. Menumbuhkan kepercayaan diri

Percaya diri adalah kunci utama kesuksesan, termasuk dalam progress marketing.

Nah, sales script bisa membantumu lebih percaya diri. Dengan adanya poin-poin percakapan pada script tersebut, kamu tidak perlu khawatir akan apa yang harus kamu bicarakan dengan calon pelanggan.

5. Membantu mengingat informasi detail

Ada kalanya seorang sales perlu menyampaikan hal-hal yang bersifat teknis dan detail kepada calon pelanggan.

Dengan sales script, kamu tidak perlu menghafal satu per satu informasi tersebut.

Kamu tinggal melirik script yang telah kamu buat sebelumnya.

6. Menjawab berbagai respons

Jawaban calon pelanggan bisa saja tidak terduga. Kamu mungkin mengharapkan jawaban A, tetapi mereka menjawab B, C, atau D.

Nah, sales script adalah hal yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut.

Kamu bisa menyiapkan sales script dengan berbagai jawaban untuk menanggapi berbagai respons calon pelanggan.

Cara Membuat Sales Script

Setelah memahami fungsinya dengan baik, kamu juga perlu untuk mempelajari cara membuatnya agar dapat menggugah calon pelanggan.

Perlu dicatat bahwa sales script adalah tulisan yang bersifat dinamis. Kamu perlu menyesuaikannya dengan kebutuhan penjualanmu.

Berikut langkah-langkah membuat sales script, seperti ditulis HubSpot.

  1. Pahami produk atau jasa yang ditawarkan
  2. Pahami siapa calon pelangganmu
  3. Cari tahu manfaat produk atau jasamu bagi calon pelanggan
  4. Hubungkan manfaat tersebut dengan pain point calon pelanggan
  5. Tanyakan pain point yang mereka alami
  6. Jangan terlalu banyak bicara
  7. Selalu tutup dengan pernyataan yang berhubungan dengan calon pelanggan

Kesimpulannya, sales script adalah hal yang sangat krusial bagi seorang sales, terlebih lagi untuk sales pemula.

Contoh Sales Script untuk Pembicaraan Awal

Pegawai Penjualan: "Selamat pagi, [Nama Prospek]. Saya dari [Nama Perusahaan]. Saya ingin mengonfirmasi bahwa Anda menerima informasi tentang produk kami yang terbaru. Apakah Anda memiliki waktu sebentar untuk membicarakannya?"
Prospek: "Ya, tentu. Apa yang bisa saya bantu?"
Pegawai Penjualan: "Terima kasih. Saya ingin memulai dengan memberikan gambaran singkat tentang produk kami dan bagaimana itu bisa memberikan manfaat bagi bisnis Anda. Apakah Anda pernah menghadapi tantangan dalam [merinci masalah]? Produk kami dapat membantu Anda mengatasi hal tersebut dengan [menyebutkan manfaat produk]. Bagaimana menurut Anda?"

Dengan menggunakan sales script yang disesuaikan dengan kebutuhan dan audiens Anda, Anda dapat meningkatkan kemungkinan kesuksesan dalam penjualan dan membangun hubungan yang lebih kuat dengan prospek Anda.

Jangan lupa untuk terus mengukur dan menyesuaikan sales script Anda sesuai dengan umpan balik dan perubahan dalam pasar.

Script bisa menjaga fokus pembicaraan sales dan mempersiapkan respons untuk calon pelanggan.

Pada intinya, dengan script tersebut, besar kemungkinan kamu akan bisa menggugah calon pelanggan untuk membeli produkmu.

Semoga bermanfaat!

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Ghufron Writer
10 bulan yang lalu
Jika Ditanya Tentang Bos yang Ideal, Inilah 10 Cara Menjawabnya saat Interview

Jika Ditanya Tentang Bos yang Ideal, Inilah 10 Cara Menjawabnya saat Interview

Batas Melamar Pekerjaan ini Career Zone

Jobnas.com-Saat orang ditanya ihwal bos yang ideal ketika interview, tentu akan sedikit mengalami kebingungan, bahkan kesusahan. Dalam beragam variasi pertanyaan, pihak HRD bisa saja seringkali menanyakan ihwal hal ini seperti, “Apa yang kamu cari dari seorang atasan? Bagaimana kamu ingin diatur oleh atasan? Jelaskan bagaimana bos yang ideal menurutmu”, dan sebagainya. 

Jika diberi pertanyaan ini, tidak perlu bingung.  Jobnas.com telah merangkum 10 cara menjawabnya  agar wawancara kerjamu jadi lebih lancar. Yuk, simak lebih lanjut untuk mengetahui apa saja caranya!

Baca Juga: Kenali Lebih Akrab Layanan Microsoft 365 Auto Sukseskan Kinerjamu

1. Cari tahu tentang struktur perusahaan

Sebelum menjawab pertanyaan mengenai kriteria bos ideal, riset dan cari tahu bagaimana relasi antara bos dan karyawan di perusahaan tersebut merupakan  hal pertama yang harus kamu lakukan.

Kamu bisa menelusuri seperti apa company culture dari perusahaan tersebut.  bagaimana strukturnya, apakah posisi yang kamu lamar membutuhkanmu untuk bekerja sendiri atau tidak, dan lainnya.

Jika posisi yang dilamar mengharuskanmu untuk kerja secara mandiri, kamu perlu mencoba untuk menjawab bahwa kriteria bos ideal menurutmu adalah yang tidak me-micromanage setiap pekerjaan karyawannya.

Selain itu, kamu juga bisa menjawab kriteria bos yang ideal adalah yang memiliki kemampuan leadership, komunikasi, dan organisasi yang baik jika memang pekerjaannya membutuhkan kerja sama tim.

Kedua jawaban di atas cukup aman, karena memang sesuai dengan ketentuan posisi yang kamu lamar.

2. Jawab dengan singkat, padat, dan jelas

Usahakan untuk menjawab dengan singkat, padat, dan jelas merupakan cara menjawab pertanyaan interview mengenai kriteria bos ideal berikutnya. 

Misalnya, kriteria bos ideal menurutmu adalah orang yang selalu memperhatikan kerja 24/7, memberikan perhatian penuh pada semua karyawannya, dan bisa dihubungi setiap saat.

Kriteria ini cukup tidak realistis, karena bos juga memiliki job desc lain selain mengurus bawahannya saja.  Intinya, coba jawab sepadat mungkin agar kamu tidak jadi meracau.

3. Beri jawaban yang seimbang

Kamu perlu menyeimbangkan antara kemampuanmu bekerja sendiri dan juga di bawah pengawasan atasan untuk menjawab pertanyaan interview seputar kriteria bos ideal. 

Menurut The Balance Careers, tentu kamu tidak ingin terlihat seperti butuh terlalu banyak perhatian atau tidak butuh atasan sama sekali.

Kamu bisa coba menjawab seperti ini;

Bahasa Indonesia

Saya bisa bekerja secara mandiri dan tidak membutuhkan pengawasan ekstra. Meskipun begitu, saya tetap membutuhkan atasan yang komunikatif agar pekerjaan jadi lebih lancar.

Bahasa Inggris

I can work independently and I don’t need extra supervision. However, I still need a communicative supervisor so I can work smoothly.

Jawaban ini menunjukkan bahwa kamu adalah karyawan yang mandiri, tetapi tetap nyaman mendapatkan arahan dari atasan.

Ingat, sesuaikan dengan kemampuanmu dan kira-kira bos seperti apa yang dibutuhkan untuk posisi yang sedang kamu lamar.

4. Tunjukkan fleksibilitas

Dikutip dari The Muse, beri contoh mengenai pengalamanmu dengan bos di kantor sebelumnya.

Deskripsikan apa yang kamu suka, bagaimana gaya kepemimpinan mereka, dan bagaimana kamu bekerja dengan bos tersebut. 

Coba jawab dengan contoh sebagai berikut.

Bahasa Indonesia

Saya pernah bekerja di bawah bos dengan gaya kepemimpinan berbeda. Ada yang hands on memberikan instruksi langsung, ada yang hanya mengawasi saja. Saya bisa bekerja dengan baik di bawah dua tipe kepemimpinan tersebut.

Bahasa Inggris

I have worked with bosses who have different leadership styles. Some use hands-on approach to give instruction directly, some only supervise. I can work well under those two leadership styles.

Kamu secara tidak langsung telah menunjukkan kemampuanmu beradaptasi dengan berbagai macam tipe bos ketika menjawab seperti itu. 

HRD yang mewawancaraimu juga akan melihat bahwa kamu cukup fleksibel untuk bekerja di bawah bos dengan tipe kepemimpinan yang berbeda.

Baca Juga: Debt Stacking, Solusi Paling Tepat Agar Bebas dari Hutang

5. Berkaca pada pengalaman sebelumnya

Berkaca pada pengalamanmu sebelumnya merupakan cara lain untuk menjawab pertanyaan interview ini. Hal ini juga berkaitan dengan bagaimana kamu harus melakukan evaluasi diri untuk mencari tahu apakah gaya kepemimpinan dan manajemen mereka berperan efektif terhadap kesuksesanmu. Beri tahu hal-hal positif dari atasanmu sebelumnya dan apa saja yang bisa ditingkatkan darinya.

6. Fokus pada satu atau dua orang atasan saja

Berikutnya, kamu harus memastikan untuk fokus hanya pada satu atau dua orang atasan saja ketika kamu sedang berkaca pada pengalamanmu sebelumnya.

Jika kamu terlalu banyak menyebutkan mantan atasan dalam jawabanmu, hal tersebut membuatmu terlihat seperti “kutu loncat”. Tentunya, hal tersebut membuat pihak pewawancara memiliki pandangan negatif terhadapmu.

7. Tetap jawab serealistis mungkin

Salah satu cara menjawab pertanyaan interview tentang bos ideal adalah menjawabnya serealistis mungkin, sebagaimana dikutip dari Indeed.

Sehingga, beri tahu pihak pewawancara ekspektasimu yang masuk akal seputar bos idealmu. Intinya, tidak ada manusia yang sempurna. Sebaiknya kamu perlu mengingat beberapa hal ketika menjawab pertanyaan ini, di antaranya; 

bahwa kamu paham atasanmu memiliki banyak hal yang harus dikerjakan

bahwa kamu paham atasanmu mencoba menyeimbangkan pekerjaannya dengan tugas kepemimpinannya

8. Jawab dengan jujur

Menjawab secara jujur ketika ditanya ihwal bos ideal merupakan langkah berikutnya yang harus kamu lakukan. Sebab, rekruter atau interviewer bisa tahu apakah kamu menjawab pertanyaan mereka dengan jujur atau tidak. Tentu, ketika mereka mengetahui bahwa dirimu berbohong, bukan tidak mungkin kamu akan dicoret dan tidak lolos ke tahap selanjutnya.

9. Jangan berlebihan ketika menjawabnya

Dengan tidak berlebihan ketika menjawabnya merupakan cara lain untuk menjawab pertanyaan interview tentang bos ideal. Kamu perlu menghindari menjawab dengan bertele-tele. Sebab, hal ini mengurangi risiko kamu menyebutkan hal yang tidak-tidak.

Selain itu, sebaiknya kamu juga tidak menjawab pertanyaan ini dengan singkat, seperti sepatah atau dua patah kata saja. Karena, hal tersebut memberi kesan bahwa kamu tidak tertarik mengikuti interview kerja. Tentu, kamu pun akan langsung dicoret dari calon karyawan mereka.

10. Jangan kritisi atasan sebelumnya

Menjawab pertanyaan tentang bos ideal terkadang membuatmu secara tidak langsung ingin mengkritik atasan-atasan sebelumnya. Akan tetapi, hal tersebut bukanlah hal yang bijak.

Hal tersebut membuatmu terlihat sebagai seorang pekerja yang bermasalah jika kamu memberi kritikan seputar atasan ketika menjawab pertanyaan ini. Kamu perlu memastikan bahwa jawabanmu  fokus pada bagaimana kamu bisa mencapai kesuksesan di lingkungan kerja yang sulit atau saat bekerja di bawah gaya kepemimpinan yang berbeda-beda.

Tekankan juga jawabanmu pada kualitas yang kamu cari dari seorang bos ideal, bukan hal-hal yang tidak disukai olehmu.

Baca Juga: Perhatikan 7 Hal Ini, Apabila Ingin Menulis Surat Rekomendasi Kerja untuk Temanmu

Demikianlah rangkuman 10 cara menjawab pertanyaan mengenai bos yang ideal saat wawancara yang telah Jobnas.com suguhkan untukmu. Mulai saat ini kamu harus mempelajari dan memikirkan bagaimana cara menjawabnya melalui tips-tips di atas. Semoga berguna untuk interview-mu di masa depan, ya!

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Ghufron Writer
2 tahun yang lalu
Inilah Pengertian, Jenis, dan Cara Menjadi Salah Satu Filantropis

Pengertian, Jenis, dan Cara Menjadi Filantropis

Batas Melamar Pekerjaan ini Finance

Jobnas.com - Menjadi seorang filantropis berarti memiliki kesediaan dan kemampuan untuk memberikan dukungan finansial, sumber daya, atau pengaruh sosial kepada individu, kelompok, atau masyarakat dalam rangka meningkatkan kesejahteraan umum atau mendukung tujuan-tujuan yang dianggap baik.

Arti menjadi seorang filantropis tidak hanya terbatas pada memberikan sumbangan finansial, tetapi juga melibatkan pemberian waktu, energi, dan sumber daya lainnya untuk mendukung perubahan positif dalam masyarakat.

Seorang filantropis sering kali memiliki kesadaran sosial yang tinggi dan memiliki minat yang kuat dalam memecahkan masalah sosial, ekonomi, atau lingkungan.

Mereka dapat berinvestasi dalam berbagai bidang, seperti pendidikan, kesehatan, lingkungan, seni dan budaya, atau penanggulangan kemiskinan.

Filantropi juga melibatkan komitmen jangka panjang untuk menciptakan dampak positif yang berkelanjutan dalam masyarakat.

Ini bisa melibatkan pembangunan infrastruktur sosial, pendanaan program-program pemberdayaan masyarakat, atau memperjuangkan perubahan kebijakan yang lebih inklusif.

Sosok filantropis umumnya dikenal sebagai seseorang, baik itu publik figur maupun bukan, yang kerap kali mempromosikan dan mengupayakan kesejahteraan manusia. Sedangkan dalam bahasa Inggris, filantropi bermakna sebuah tindakan yang mempunyai tujuan untuk kemanusiaan. 

Sosok filantropis bukan hanya tentang memberikan donasi, melainkan juga dengan melihat peluang serta secara efektif mengarahkan kontribusi dengan tujuan yang jelas. Di artikel ini, Jobnas.com akan mengurai secara komprehensif terkait sosok filantropis, jenis, dan bagaimana menjadi salah satunya? Yuk, baca sampai tuntas!

Baca Juga: Sebelum Mulai Investasi Pahami Dulu 5 Perbedaan Reksa Dana Syariah dan Konvensional

Pengertian Filantropis

apa itu Filantropis? Menurut Indeed, secara definitif filantropis merupakan seorang individu yang menyediakan pendanaan, waktu, dan sumber dukungan lainnya secara gratis untuk suatu kelompok hingga organisasi. Ia berperan sebagai pendamping dalam sebuah kelompok maupun organisasi.

Sebagai seorang filantropis, seseorang juga bisa menjadi agen perubahan dan memainkan peran penting dalam menginspirasi orang lain untuk turut serta dalam memberikan dukungan kepada inisiatif-inisiatif yang bermanfaat bagi banyak orang.

Dengan kata lain, menjadi seorang filantropis bukan hanya tentang memberikan secara material, tetapi juga tentang membangun keterlibatan dan solidaritas sosial untuk mencapai perubahan yang positif dan berkelanjutan dalam masyarakat.

Umumnya, organisasi non profit mempunyai seorang filantropis yang memberikan bantuan terbesar sekaligus menjadi pendamping organisasi tersebut. Meski kerap kali seorang filantropis selalu dikaitkan dengan individu yang kaya, tapi hal tersebut tidak selalu begitu.

Di samping memberikan uang, sosok filantropis juga senang memberikan aset dan sumber daya kepada yang membutuhkan. Karena tujuan utamanya adalah mensejahterakan orang banyak, cara kerja seorang filantropis juga berbeda-beda. Filantropis bisa bekerja secara individu maupun melalui organisasi amal dan yayasan.

Jenis Bantuan dari Filantropis

Seorang filantropis setidaknya 3 jenis bantuan. Berikut di antaranya:

1. Pendanaan

Pendanaan atau uang merupakan salah satu jenis bantuan yang paling umum diberikan oleh filantropis, baik untuk organisasi maupun suatu kelompok. 

Sistem pemberian pendanaan juga berbeda-beda, ada yang diberikan secara langsung kepada beberapa organisasi, ada juga yang memberikan dukungan dan berkontribusi kepada satu organisasi yang sama.

2. Waktu

Menjadi sukarelawan dengan menyumbangkan waktu serta tenaga juga bentuk dukungan yang berarti apabila kamu tidak berdonasi dengan dana dan kemampuan khusus untuk membantu organisasi. 

Biasanya akan ada relawan dalam satu waktu atau durasi terbatas, namun juga ada relawan reguler yang membantu dalam jangka waktu yang lama. 

3. Sumber daya

Bantuan berupa sumber daya menjadi jenis bantuan yang tidak kalah pentingnya. Bentuk sumber daya yang diberikan filantropis kepada organisasi  pun bermacam-macam, tergantung kebutuhannya.

Beberapa contohnya adalah bertanggung jawab untuk konsumsi dalam suatu kegiatan, penyediaan furnitur, hingga bantuan transportasi. 

Cara Menjadi Seorang Filantropis

Kata Indeed, dengan memberikan waktu melalui volunteer kegiatan , berpartisipasi dalam sebuah kegiatan amal, dan berkarier di organisasi non profit, kamu pun bisa menjadi seorang filantropis. 

Jika kamu ingin menjadi seorang filantropis, berikut adalah cara-caranya, baik secara personal maupun profesional:

1. Identifikasi sebab

Mengetahui apa yang kamu percayai dan kegiatan seperti apa yang ingin kamu dukung merupakan hal esensial yang perlu diperhatikan sebelum menjadi filantropis. Secara tidak langsung, dengan mengidentifikasi sebab ini menjadi alasan di balik keinginanmu untuk berkontribusi atau mengikuti suatu organisasi. Coba kamu cari organisasi atau komunitas yang membuatmu merasa tertarik dan perlu bantuan, contohnya bidang pendidikan dan lingkungan.

2. Pikirkan apa yang ingin dicapai

Kamu harus tahu dan yakin tujuan apa yang ingin kamu capai sebelum menjadi seorang filantropis. Tujuan ini bisa dalam bentuk personal maupun profesional.

Baca Juga: Waspadai Tanda HRD Tidak Terkesan Denganmu saat Interview

3. Pastikan kontribusi

Seperti yang sudah disinggung di atas, seorang filantropis biasanya memberikan 3 jenis bantuan.  Kamu perlu mengetahui kontribusi apa yang bisa dan ingin kamu berikan kepada organisasi. Supaya tujuan yang dikehendaki tercapai, pilihlah kontribusi yang tepat dan nyata. 

4. Riset dan pilih bidang sesuai ketertarikan

Melakukan riset merupakan langkah selanjutnya yang harus kamu lakukan ketika ingin menjadi seorang filantropis setelah kamu sudah memiliki sebab, tujuan, dan mengetahui kontribusi apa yang hendak diberikan.

Hal yang bisa kamu lakukan adalah dengan mencari organisasi non profit di kota tempat kamu tinggal yang berfokus pada bidang yang sesuai dengan ketertarikanmu. 

Di samping mencari organisasinya, kamu harus tahu struktur organisasi, bagaimana mereka menggunakan pendanaan, serta visi dan misinya. Terakhir, kamu bisa memilih organisasi tersebut apabila kamu merasa apa yang dilakukan organisasi tersebut sejalan dengan tujuan yang ingin kamu capai. 

5. Memastikan rencana filantropi

Membuat rencana dukungan kepada organisasi yang kamu pilih merupakan langkah selanjutnya untuk menjadi seorang filantropis. 

Contohnya, kamu menyisihkan sejumlah pendapatan setiap bulan untuk donasi dalam jangka waktu tertentu. Di samping itu, kamu juga bisa menentukan jadwal melakukan kegiatan sukarelawan untuk membantu aktivitas organisasi.

Terakhir, pastikan kamu telah memiliki rencana yang matang agar tidak berhenti di tengah jalan apapun bentuk dukungan yang kamu berikan.

6. Rencana jangka panjang

Evaluasi rencana menjadi hal yang harus dilakukan apabila kamu ingin menjadi seorang filantropis dalam jangka waktu yang lama. 

Beberapa pertanyaan yang harus kamu bisa jawab, yaitu:

Apakah kamu ingin berkontribusi hanya pada satu organisasi atau lebih?

Bagaimana cara kamu mengatur kontribusi dan dukungan?

Berapa lama jangka waktu kamu menjadi filantropis pada suatu organisasi?

Apakah ada rencana kerja sama dengan sumber daya lain?

7. Libatkan relasimu

Membagikan informasi kegiatan filantropi kepada relasi personal maupun profesional merupakan salah satu hal yang dilakukan seorang filantropis. 

Kamu bisa menceritakan bagaimana awal mula kontribusi dan dukungan dilakukan, bagaimana kamu menyediakan waktu, pendanaan, atau sumber daya untuk organisasi. 

Tentu saja hal tersebut dilakukan untuk menginspirasi banyak orang sekaligus agar bisa membawa dampak positif pada organisasi.

Sejarah Filantropi

Filantropi memiliki akar yang dalam dalam sejarah manusia. Praktik memberikan dukungan kepada yang membutuhkan telah ada sejak zaman kuno, dengan contoh-contoh seperti kontribusi keagamaan, pemberian sumbangan untuk pendidikan, dan pembangunan infrastruktur sosial.

Namun, konsep filantropi modern mengalami perkembangan pesat pada abad ke-19 dan ke-20, terutama dengan kemunculan tokoh-tokoh seperti Andrew Carnegie, John D. Rockefeller, dan Henry Ford, yang memberikan sumbangan besar untuk pendirian institusi pendidikan, layanan sosial, dan penelitian medis.

Hari ini, praktik filantropi mencakup berbagai macam pendekatan dan bidang fokus, tetapi tujuannya tetap sama: untuk menciptakan dampak positif dalam masyarakat.

Manfaat Menjadi Filantropis

Menjadi seorang filantropis dapat memberikan manfaat yang signifikan, baik bagi individu maupun masyarakat. Secara pribadi, hal itu dapat memberikan rasa kepuasan batin yang mendalam karena menyumbangkan waktu, uang, atau keterampilan untuk tujuan yang baik.

Hal ini juga dapat memperluas jaringan sosial dan membuka peluang untuk terlibat dalam komunitas yang peduli.

Di sisi lain, dukungan filantropis memiliki potensi untuk menciptakan perubahan yang positif dalam masyarakat, seperti meningkatkan akses terhadap pendidikan, kesehatan, atau perlindungan lingkungan, serta mengurangi kesenjangan sosial dan ekonomi.

Tantangan dan Hambatan

Meskipun memiliki dampak yang luar biasa, praktik filantropi tidak terlepas dari tantangan dan hambatan.

Beberapa tantangan yang mungkin dihadapi oleh para filantropis termasuk manajemen dana yang efektif, pemilihan proyek yang tepat sesuai dengan nilai dan visi pribadi, serta memastikan keberlanjutan program yang didukung.

Selain itu, isu seperti kepercayaan masyarakat, transparansi, dan akuntabilitas juga dapat menjadi hambatan dalam mencapai tujuan filantropi.

Teknik dan Strategi Filantropi

Ada berbagai teknik dan strategi yang dapat digunakan oleh para filantropis untuk meningkatkan efektivitas dan dampak dari dukungan yang mereka berikan.

Salah satu teknik yang umum adalah pendirian yayasan amal atau dana donor yang dapat mengelola dan mendistribusikan dana secara efisien.

Kolaborasi dengan organisasi non-profit, pemerintah, atau sektor swasta juga merupakan strategi yang efektif untuk mencapai tujuan filantropi.

Selain itu, penggunaan teknologi seperti platform crowdfunding atau aplikasi mobile juga dapat memperluas jangkauan dan partisipasi dalam praktik filantropi.

Tren dan Inovasi

Dunia filantropi terus berubah dan berkembang seiring berjalannya waktu. Salah satu tren terbaru adalah pergeseran menuju filantropi berbasis dampak, di mana para filantropis berfokus pada pencapaian hasil konkret dan mengukur dampak dari dukungan yang mereka berikan.

Pendekatan yang terfokus pada solusi juga semakin populer, dengan upaya untuk mengidentifikasi dan mengatasi akar penyebab permasalahan sosial yang kompleks.

Selain itu, teknologi terus menjadi katalisator inovasi dalam praktik filantropi, memungkinkan penggalangan dana yang lebih efisien, transparansi yang lebih besar, dan partisipasi yang lebih luas dari masyarakat.

Studi Kasus dan Inspirasi

Studi kasus dari filantropis yang sukses dapat memberikan inspirasi dan pandangan yang berharga tentang cara-cara untuk menciptakan dampak positif dalam masyarakat.

Contohnya termasuk pengusaha seperti Bill Gates yang mendirikan Gates Foundation untuk mendukung inisiatif kesehatan global, atau individu seperti Malala Yousafzai yang memperjuangkan hak pendidikan bagi perempuan di seluruh dunia.

Cerita-cerita seperti ini menunjukkan bahwa satu individu dapat membuat perbedaan besar dalam dunia ini jika mereka berkomitmen untuk melakukan perubahan.

Cara Terlibat

Ada berbagai cara di mana individu dapat terlibat dalam praktik filantropi, terlepas dari tingkat pendapatan atau sumber daya yang mereka miliki.

Selain memberikan sumbangan finansial, orang juga dapat menyumbangkan waktu dan keterampilan mereka dengan menjadi sukarelawan atau mentor bagi mereka yang membutuhkan.

Mempartisiapasi dalam acara penggalangan dana, menyebarkan kesadaran tentang isu-isu sosial, atau bahkan memulai inisiatif kecil di komunitas lokal juga merupakan cara yang efektif untuk berkontribusi dalam menciptakan perubahan yang positif dalam masyarakat.

Baca Juga: Debt Stacking, Solusi Paling Tepat Agar Bebas dari Hutang

Demikianlah penjelasan Jobnas.com terkait filantropis yang perlu kamu ketahui. Umumnya,  seseorang yang berpartisipasi dalam kegiatan maupun pekerjaan dengan tujuan kemanusiaan banyak ditemukan pada organisasi non profit. Di situlah momen yang tepat apabila ingin berkarir di bidang filantropi. 

Intinya,  kamu bisa pelajari terlebih dahulu serba-serbi organisasi non profit apabila kamu ingin menjadi seorang filantropis dan berperan langsung untuk kesejahteraan orang banyak.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Ghufron Writer
10 bulan yang lalu
Kembangkan Diri dan Berkontribusi di 7 Komunitas Anak Muda Ini

Kembangkan Diri dan Berkontribusi di 7 Komunitas Anak Muda Ini

Batas Melamar Pekerjaan ini Career Zone

Jobnas.com-Saat ini sudah banyak komunitas anak muda yang visioner dan inspiratif yang bisa diikuti untuk mengembangkan diri. Komunitas-komunitas itu pun beragam, mulai dari bidang pendidikan hingga isu lingkungan. Kamu bisa pilih sesuai dengan passion atau isu yang menjadi perhatianmu selama ini.

Nah, salah satu cara merayakan hari sumpah pemuda adalah bisa diisi dengan kegiatan produktif seperti bergabung dengan komunitas dan ikut berkontribusi di dalamnya. Sebagai generasi muda, sudah seharusnya kita beri dampak positif bagi Indonesia.

Di samping itu, menurut My Peer menyatakan bahwa bergabung dengan komunitas dapat meningkatkan pengetahuan, kepercayaan diri, skill, dan kompetensimu. Oleh karena itu, di artikel ini Jobnas.com telah merangkum 7 rekomendasi komunitas anak muda yang cocok untukmu. Yuk, simak !

Baca Juga: Debt Stacking, Solusi Paling Tepat Agar Bebas dari Hutang

1. Lindungi Hutan

Barangkali, kamu sudah sering mendengar bahwa kondisi hutan Indonesia sedang tidak baik-baik saja selama beberapa tahun belakangan.

Ada banyak kasus kebakaran hutan hingga alih fungsi lahan yang semakin membuat hutan kita menipis. Jika kamu ingin melakukan sesuatu untuk berkontribusi pada pelestarian hutan Indonesia, komunitas Lindungi Hutan adalah sebuah yayasan berbadan hukum yang kegiatannya berfokus pada pelestarian ekosistem hutan.

Kamu bisa bergabung dengan komunitas relawan Lindungi Hutan yang tersebar di berbagai kota di Indonesia. Di sana kamu juga bisa mengasah soft skills, mulai dari time & people management hingga interpersonal skill.

2. Greenpeace Indonesia

Greenpeace Indonesia barangkali sangat cocok untukmu yang ingin aktif dalam isu-isu lingkungan. Sebab, Greenpeace Indonesia berfokus pada masalah lingkungan yang cukup luas, mulai dari, pembakaran hutan, energi berkelanjutan, hingga polusi udara, perubahan iklim, dan sampah plastik.

Serupa Lindungi Hutan, kamu juga bisa bergabung dengan komunitas relawan Greenpeace Indonesia atau berkontribusi sebagai donatur pada kampanye mereka. Jika kamu pikir bahwa kampanye harus selalu dilakukan dengan cara turun ke jalan, kamu salah besar.

Hingga kini, terdapat banyak kampanye digital yang tetap mampu menciptakan dampak positif bagi lingkungan. Hal ini juga yang bisa kamu lakukan di Greenpeace Indonesia, lho!

3. 1001 Buku

Dari isu lingkungan, kita beralih sejenak ke komunitas yang bergerak di bidang pendidikan, yakni Komunitas 1001 Buku. Komunitas ini merupakan salah satu kelompok yang bisa diikuti anak muda yang peduli dengan isu pendidikan anak-anak.

Organisasi ini berupaya menyediakan taman baca yang layak bagi anak-anak Indonesia karena dilatarbelakangi oleh permasalahan terbatasnya akses buku bacaan. Hingga  kini, 1001 Buku masih aktif berkegiatan dan telah membentuk jaringan relawan di beberapa kota di Indonesia.

Jika kamu tertarik untuk bergabung dengan komunitas ini, kamu bisa cek Instagram @1001buku dan hubungi narahubung untuk menanyakan prosedur pendaftarannya.

4. Akademi Berbagi

Komunitas yang bergerak di bidang pendidikan selanjutnya adalah Akademi Berbagi.  Kamu dapat bergabung dengan Akademi Berbagi baik sebagai relawan pengelola maupun tutor. Saat ini, komunitas ini telah menyediakan kelas gratis di 21 kota di seluruh Indonesia. 

Kelas yang diadakan pun cukup beragam, mulai dari kelas fotografi, jurnalistik, dan lain-lain. Komunitas ini bertujuan untuk memberikan kesempatan pada peserta agar bisa belajar langsung dengan para praktisi dan profesional di bidangnya masing-masing secara gratis.

Nah, kamu secara tidak langsung dapat membantu orang lain meningkatkan kompetensi dan skill mereka  jika bergabung di komunitas ini. Di saat yang bersamaan, kamu juga bisa ikut belajar dengan mereka serta mendapatkan pengalaman mengelola kelas dan organizational skill lainnya.

Baca Juga: Beberapa Trik dan Tips Penting Magang untuk Para Mahasiswa

5. Get Happy

Bagi kamu yang peduli dengan isu kesehatan mental, Get Happy barangkali menjadi pilihan yang tepat. Tak hanya untuk penderita penyakit mental, Get Happy juga menyadari pentingnya bagi kita untuk memberikan dukungan pada caregiver, yaitu orang yang merawat para penderita.

Menjadi caregiver maupun penderita tentu bukanlah hal yang mudah. Get Happy hadir untuk membuat anggota komunitas merasa tidak sendiri. Melalui Get Happy, kamu bisa temukan banyak sosialisasi dan edukasi mengenai kesehatan mental di Indonesia.

Jika ingin tahu informasi lengkapnya mengenai cara bergabung di Get Happy, silakan cek dan hubungi Get Happy melalui akun Instagram mereka di @gethappy.id.

6. Komunitas Peduli Skizofernia Indonesia (KPSI)

Seperti namanya, komunitas ini bertujuan untuk menyediakan dukungan bagi teman-teman penderita skizofernia dan caregiver-nya di Indonesia. Komunitas ini telah berkegiatan di kota-kota besar, mulai dari Jakarta, Bandung, Makassar, Medan, dan masih banyak lagi.

 Bergabunglah dengan KPSI, jika kamu salah satu penderita, caregiver, atau hanya masyarakat umum yang peduli dengan isu gangguan kesehatan mental terutama skizofernia. 

Kamu bisa datang langsung ke kantornya yang berlokasi di Jl. Buluh No.84, RT.07/RW.16, Cililitan, Jakarta Timur atau menghubungi mereka lewat narahubung yang tertera di website KPSI.

7. Lentera Sintas Indonesia

Jika kamu termasuk orang yang peduli terhadap isu perempuan, Lentera Sintas Indonesia merupakan komunitas anak muda yang wajib kamu ikuti. Komunitas ini aktif berkampanye untuk meningkatkan kesadaran tentang isu kekerasan terhadap perempuan yang saat ini masih banyak terjadi di Indonesia.

Seperti yang kita tahu, saat ini korban kekerasan masih mendapatkan stigma buruk dari masyarakat. Mereka kesulitan mendapatkan pendampingan dan perlindungan hukum. Nah, Lentera Sintas Indonesia memberikan bantuan pemulihan trauma bagi para penyintas melalui konseling gratis secara anonim.

Baca Juga: Inilah 9 Aplikasi Cek Grammar Bahasa Inggris Supaya CV Kalian Lebih Profesional

Kamu pun dapat menghubungi mereka melalui akun Instagram @lentera_id apabila kamu ingin bergabung dengan komunitasnya.

Itulah informasi Jobnas.com mengenai 7 rekomendasi komunitas anak muda di mana kamu bisa berikan kontribusi pada sesama sekaligus kembangkan soft skill dan hard skill kamu. Intinya, kamu bisa habiskan waktu luang dengan kegiatan yang bermanfaat untuk masa depanmu, salah satunya dengan aktif berkomunitas. 

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Ghufron Writer
10 bulan yang lalu
Jaga Kontak Mata saat Interview Kerja dengan 10 Cara Ini

Jaga Kontak Mata saat Interview Kerja dengan 10 Cara Ini!

Batas Melamar Pekerjaan ini Career Zone

Jobnas.com - Ketika Anda menghadapi wawancara kerja, banyak hal yang perlu dipertimbangkan untuk membuat kesan yang baik pada calon employer.

Salah satu aspek yang sering diabaikan adalah kontak mata. Namun, ini sebenarnya merupakan elemen penting dalam berkomunikasi dan dapat memengaruhi keseluruhan kesan yang Anda tinggalkan.

Pada saat interview kerja, kesan pertama sangat penting untuk dimunculkan, termasuk bagaimana cara kita bisa menjaga kontak mata dengan recruiter. Dikutip dari Forbes, salah satu faktor kamu disukai oleh recruiter atau tidak adalah dengan menjaga kontak mata. 

Sebab, kontak mata menjadi salah satu cara komunikasi non-verbal yang dapat menunjukkan kejujuran dan rasa percaya diri seseorang. Sedangkan dilansir dari Better Up,  kontak mata juga bisa menjadi medium atau instrumen seseorang untuk mengerti lawan bicaranya.

Berdasarkan beberapa riset, bahkan saking pentingnya kontak mata dapat membuat lawan bicara fokus dan tertarik dengan pembicaraan. Lantas, bagaimana sih cara agar kita dapat menjaga kontak mata selama interview kerja ? Yuk, simak artikel jobnas.com berikut ini !

Baca Juga: Beberapa Trik dan Tips Penting Magang untuk Para Mahasiswa

Cara-Cara Menjaga Kontak Mata saat Interview

Kontak mata tidak bisa dilakukan sembarangan. Misal, kamu terlalu sering melakukan kontak mata justru akan menimbulkan rasa tidak nyaman. Lantas, sebaiknya seberapa sering sih kita melakukan kontak mata saat wawancara kerja? 

Berikut beberapa langkah atau cara menjaga kontak mata supaya tidak salah langkah dan rekruter tertarik denganmu saat interview. 

1. Buat Kontak Mata sebelum Berbicara

Sebelum wawancara dimulai, kamu harus memastikan melakukan kontak mata sesaat. Dengan demikian, kamu akan terlihat percaya diri di depan para interviewer. 

2. Lakukan Kontak Mata selama 4 sampai 5 Detik

Rasa tidak nyaman justru akan muncul ketika kita terlalu lama melakukan kontak mata. Nah, ketika kamu melakukan kontak mata,kamu bisa mencoba untuk menahan selama 4 sampai 5 detik. 

Jika sudah 4 atau 5 detik, kamu bisa memandang ke arah lain, dan kembali melakukan kontak mata. Sebaiknya jangan mengalihkan pandanganmu ke bawah selama wawancara kerja. 

Kamu bisa melihat ke kanan atau kiri lalu melanjutkan kontak mata, alih-alih memandang ke bawah.

3. Lakukan Gestur Tubuh yang Lainnya

Cobalah untuk melakukan gestur lain apabila kamu sungkan untuk mengalihkan pandangan ke arah lain. Misalnya mengangguk, menggunakan tanganmu untuk mengekspresikan sesuatu, atau gestur lainnya. 

4. Alihkan Pandangan dengan Perlahan

Jangan lakukan terlalu cepat, jika kamu memutuskan untuk mengalihkan pandangan. Lakukan perlahan dan sealami mungkin. 

Mengalihkan pandangan dengan cepat memperlihatkan bahwa kamu cemas dan grogi. Meski demikian, jika kamu benar-benar grogi, coba buat dirimu nyaman dengan mengalihkan pandanganmu sesaat.

5. Lebih Sering Melakukan Kontak Mata saat Mendengarkan

Mendengarkan rekruter berbicara bisa menjadi salah satu cara menjaga kontak mata saat interview.  Hal ini menunjukkan bahwa kamu fokus dan berkonsentrasi dengan lawan bicaramu. 

6. Berlatih sebelum Wawancara Kerja

Latihan interview kerja harus sering-sering kamu latih. Kamu juga perlu belajar berkomunikasi dengan baik sebelum wawancara kerja, jadi tak hanya berlatih dalam melakukan kontak mata.  Cara ini bukan cuma membuat kamu lebih bisa menjaga kontak mata saat interview, tapi juga akan meningkatkan rasa percaya diri.

7. Lakukan 50/70 Rule

Dikutip dari Indeed, salah satu strategi yang baik untuk menjaga kontak mata saat melakukan interview kerja adalah dengan melakukan 50/70 rule.

Baca Juga: Agar Strategi Marketing Lebih Efektif, Manfaatkan 5 Cara Social Proof Ini

Dengan kata lain, kamu bisa membuat kontak mata 50% dengan interviewer selama berbicara dan 70% kontak mata saat kamu mendengarkan.

8. Jangan Menunduk dan Tunjukkan Kepercayaan Diri

Gestur tubuh dan kontak mata juga menjadi tolok ukur kepercayaan diri saat melakukan interview.  Kontak mata secara langsung adalah hal yang dapat merepresentasikan kepercayaan diri.

Saat menyampaikan jawaban, pastikan lakukan kontak mata langsung. Jangan menunduk dan menghindar dari tatapan mata karena akan terlihat kalau kamu gugup dan tidak percaya diri.

9. Bagi Waktu Kontak Mata jika Interviewer Lebih Dari Satu

Ada saatnya ketika interview kamu dihadapkan dengan lebih dari satu interviewer. Fokus pada yang memberikan pertanyaan terlebih dahulu merupakan salah satu cara untuk menjaga kontak mata dengan lebih dari satu pewawancara.

Kemudian, bagi kontak matamu ke semua interviewer saat kamu mulai menjawab. Dengan demikian, mereka akan merasa bahwa posisi mereka sama dan dilibatkan dalam percakapan.

10.  Lihat Bagian Lain di Wajah, Jika Gugup

Menjadi hal yang sangat wajar ketika gugup saat melakukan interview. Kamu perlu mencoba untuk mengalihkan kontak mata pada bagian lain di wajah interviewer seperti hidung ataupun dagu. Sebab dengan mengubah fokus kontak mata akan membuat proses interview lebih fokus dan kegugupan bisa berkurang.

Baca Juga: Ingin Jadi Sales Representative yang Profesional? Wajib Kuasai 5 Skill Ini

Demikialah informasi dari Jobnas.com seputar manfaat dan cara-cara menjaga kontak mata yang kamu harus tahu agar dapat sukses menjalani interview kerja di perusahaan impian. Hal yang perlu diingat adalah jaga kontak mata sewajarnya, jangan juga sampai kamu tidak mengedipkan mata karena grogi, sebagaimana yang telah disinggung di atas.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Ghufron Writer
2 tahun yang lalu
Definisi, Penyebab, dan Cara Menghadapi Post Graduation Blues 

Definisi, Penyebab, dan Cara Menghadapi Post Graduation Blues 

Batas Melamar Pekerjaan ini Artikel

Jobnas.com - Lulus dari perguruan tinggi atau universitas sering dirayakan sebagai pencapaian penting, menandai akhir dari tahun-tahun kerja keras dan dedikasi.

Namun, bagi banyak lulusan, transisi dari kehidupan sebagai mahasiswa ke "dunia nyata" bisa membawa beragam emosi dan tantangan yang kompleks, yang biasa disebut sebagai "Post Graduation Blues" atau kesedihan pasca-lulus.

Hampir setiap orang ketika baru saja lulus dari studi atau kuliahnya pernah mengalami perasaan cemas ihwal masa depannya. Hal semacam ini biasanya dikenal sebagai post graduation blues atau post-grad depression. Kondisi semacam ini muncul sebab ketika seseorang sudah lulus kuliah akan menghadapi ‘real life’ dan dunia kerja.

Meski demikian, jangan terlalu lama terjebak dalam post graduation blues. Memang kamu sudah terbiasa dengan identitas sebagai siswa, tapi realitanya juga harus segera diterima. 

Oleh karena itu, di artikel ini Jobnas.com akan menguraikan lebih jauh ihwal apa itu post graduation blues dan bagaimana cara menghadapinya. Yuk, simak selengkapnya di bawah ini!

Baca Juga: Yuk, Ketahui 5 Fitur Android 13 yang Berfungsi Meningkatkan Produktifitas Kalian

Apa itu Post Graduation Blues ?

Secara definitif, post graduation blues merupakan kondisi depresi yang terjadi ketika mahasiswa sudah lulus kuliah dan memasuki fase hidup baru.

Post Graduation Blues mengacu pada perasaan ketidakpastian, kecemasan, dan sedih yang beberapa individu alami setelah menyelesaikan pendidikan mereka dan memasuki dunia kerja atau memulai fase kehidupan baru. Perasaan ini bisa muncul dalam berbagai cara, termasuk:

Kehilangan Identitas

Lulusan mungkin merasa kehilangan atau bingung tentang identitas mereka sekarang karena mereka tidak lagi mengidentifikasi diri mereka utamanya sebagai mahasiswa.

Ketidakpastian Tentang Masa Depan

Transisi dari lingkungan terstruktur akademik ke ketidakpastian pasar kerja atau pendidikan lanjutan bisa menakutkan.

Tekanan untuk Sukses

Mungkin ada tekanan untuk menemukan pekerjaan, membangun karier, atau memenuhi harapan masyarakat setelah lulus.

Dilansir dari Better Up, karena banyaknya perubahan yang terjadi dalam satu waktu itulah umumnya kondisi ini terjadi, sehingga membuat seseorang depresi.  Setelah lulus kuliah, banyak yang kesulitan menemukan tujuan dan batu loncatan.

Tidak seperti saat menjadi mahasiswa yang memiliki tujuan pasti seperti lulus mata kuliah dan mendapatkan nilai A.  Biasanya post graduation blues ditandai dengan perasaan kesepian, sedih, dan tidak memiliki motivasi.

Nah, salah satu pemicu munculnya post graduation blues pada banyak fresh graduate umumnya adalah kebingungan, ditambah kondisi pandemi beberapa tahun terakhir.

Penyebab Terjadinya Post Graduation Blues

Tepat setelah lulus, kamu tidak akan langsung merasakan post graduation blues. Hal ini dikarenakan kehidupan seseorang setelah kuliah akan berbeda-beda. 

Menurut Healthline, berikut adalah beberapa penyebab yang bisa menimbulkan kondisi post graduation blues:

1. Perubahan rutinitas 

Salah satu hal yang bisa memberikan efek yang besar terhadap rutinitas adalah transisi atau perpindahan yang terjadi setelah lulus kuliah.

Misalnya, apabila kamu kuliah di Jakarta, mungkin kamu ingin bekerja juga di Jakarta dan tidak lagi ingin pulang ke kampung halaman.

Namun, beberapa orang yang baru lulus terpaksa kembali ke rumah sembari menunggu dapat pekerjaan. Hal ini tentunya akan membuat perubahan rutinitas. 

Transisi rutinitas dan perubahan kebiasaan baru dalam hidup bisa menjadi tantangan tersendiri. Hal ini adalah salah satu bagian yang berperan besar menyebabkan depresi.

2. Hilangnya kontak pertemanan

Setiap hari di saat kuliah pasti kamu akan bertemu dengan teman-temanmu. Mulai dari mengikuti perkuliahan di kelas yang sama, kegiatan organisasi bahkan tinggal bersama teman-temannya.

Nah, kamu akan merindukan masa-masa tersebut ketika semuanya sama-sama lulus. Terbiasa bergantung satu sama lain membuat kamu secara emosional bergantung kepada mereka.

Setelah lulus, tentu kamu tidak akan bisa secara rutin menghubungi mereka lagi. Tetap terhubung dengan mereka secara aktif bisa jadi tantangan tersendiri, apalagi jika ada perbedaan wilayah tempat tinggal.

3. Proses mencari kerja dan persaingan dunia kerja

Fase mencari kerja merupakan waktu-waktu paling berat setelah lulus di tengah persaingan yang ketat dalam dunia kerja. Seringkali post graduation terjadi kepada lulusan yang mulai merasa tidak memiliki harapan untuk bekerja pada industri ideal mereka.

Banyak dari lulusan baru yang terjebak dengan keinginannya untuk mendapatkan pekerjaan impian, sehingga ketidakmampuan mendapatkan pekerjaan tersebut akhirnya menimbulkan depresi. 

Baca Juga: Optimalkan Local SEO, Agar Kamu Menguasai Bisnis di Area Lokal

Untuk mendapatkan pekerjaan ideal dan persaingan yang ketat, banyak lulusan yang merasa tidak punya banyak pengalaman sehingga membuat mereka semakin tidak yakin dengan diri sendiri.

Faktor eksternal seperti kondisi ekonomi dan pandemi juga dapat memperparah hal ini. Nah, ketika bersaing dengan sesama fresh graduate yang minim pengalaman, maka dokumen lamaran kerjamu yang harus jadi senjata untuk unggul.

4. Merasakan ketidakpastian dan kebingungan

Pemicu awal kamu merasa depresi setelah kelulusan adalah perasaan bingung dan tidak ada kepastian tentang apa yang akan terjadi.

Kamu akan mulai memikirkan apakah dengan kemampuan saat ini bisa mendapatkan pekerjaan impian, apakah yang kamu pelajari sudah cukup, dan pertanyaan tidak pasti lainnya.

Merasa tidak yakin dan tidak pasti bisa membuat kamu kewalahan dan tidak terorganisasi.  Biasanya berakhir pada menganalisis terlalu banyak hal dan mempertanyakan kredibilitas diri sendiri.

Cara Mengatasi Post Graduation Blues

Tentunya tidak ada hal yang instan dalam memperbaiki kondisi post graduation blues. Meski demikian, harus ada tindakan untuk membantu  diri sendiri menghadapinya. Di bawah ini merupakan beberapa strategi untuk menghadapi post graduation blues:

1. Ambil keuntungan dari ikatan alumni

Banyak kampus yang memiliki ikatan alumni dan biasanya menyediakan hal-hal yang dibutuhkan oleh lulusan baru. Mulai dari membantu membuat CV dan resume, konsultasi karier, hingga mentorship yang tersedia dari alumni kampus. 

Ikatan alumni bisa kamu manfaatkan untuk menghadapi post graduation blues karena mereka mungkin pernah mengalaminya. Agar kamu menemukan semangat baru,  bercerita dan berkonsultasi pada orang yang pernah mengalami hal yang sama mungkin bisa menjadi solusi untukmu. 

2. Tetap berhubungan baik dengan teman

Agar kualitas hubunganmu dengan temanmu tidak hilang, usahakan agar tetap berhubungan baik dengan teman. Saat ini kamu sudah dapat memanfaatkan media sosial untuk menjalin komunikasi yang baik dengan mereka. 

Selain untuk tetap memiliki hubungan baik, berbicara dan mengobrol dengan teman-teman kuliah bisa membantu kamu merasa tidak terlalu kesepian.

3. Mulailah melangkah dari hal-hal kecil

Berikutnya, kamu perlu mencoba untuk mulai melangkah dengan perlahan seperti membuat tujuan jangka pendek apabila kamu merasa cemas dan kewalahan dengan apa yang terjadi di fase ini.

Misalnya, kamu mulai rutinitas baru dengan bangun pagi juga berolahraga. Memiliki tubuh yang sehat juga membantu kamu bisa berpikir lebih jernih dan menambah energi positif.

4. Jangan terlalu keras pada diri sendiri

Salah satu penyebab kamu merasa tertekan dan memicu post graduation blues adalah banyaknya stigma yang beredar dalam masyarakat tentang fresh graduate. 

Berbagai stigma itu muncul bahwa kamu belum mendapat pekerjaan, ada label pemalas, tidak bertanggung jawab, dan justru membuat seseorang merasa tidak memiliki motivasi.  Dalam konteks ini, kamu perlu ingat bahwa post graduation blues bukanlah suatu kemalasan. Ini memiliki efek yang besar jika tidak diatasi dengan baik. 

Baca Juga: Inilah 9 Aplikasi Cek Grammar Bahasa Inggris Supaya CV Kalian Lebih Profesional

Sebaiknya, kamu perlu  mencoba untuk jangan terlalu memikirkan perkataan orang lain meskipun itu tidak mudah. Latih diri sendiri untuk lebih santai dan tenang dalam menghadapi fase setelah kelulusan ini. Di tengah ketidakpastian seperti saat ini, hargai kerja kerasmu selama kuliah dan ambil waktu yang banyak untuk belajar menghadapi fase sekarang.

Demikianlah penjelasan Jobnas.com terkait post graduation blues yang perlu kamu ketahui. Tentunya, fase ini tidak mudah untuk dilalui. Sebab, perjalanan tiap orang tentunya berbeda-beda. Sebaiknya, ketika dirimu sudah merasakan tanda-tanda depresi cobalah untuk menerapkan cara-cara di atas agar bisa menghadapinya. Sebab, memperbanyak pengetahuan dan belajar juga bisa menjadi pilihan sebelum kamu menghadapi realita dunia kerja.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Ghufron Writer
2 tahun yang lalu
Pengertian, Pengaruh, dan Cara Melindungi Dirimu Dari Blue Light

Pengertian, Pengaruh, dan Cara Melindungi Dirimu Dari Blue Light

Batas Melamar Pekerjaan ini Artikel

Jobnas.com-Salah satu dampak buruk blue light dari perangkat elektronikmu adalah ketika kamu merasa mengantuk namun malah nonton series atau scroll media sosial sampai tengah malam. Menurut Harvard Health Publishing terlalu lama kena paparan blue light akan berpengaruh pada kualitas tidur dan berpotensi menimbulkan penyakit.

Hal tersebut terjadi karena pada malam hari, cahaya akan membuat jam internal tubuh (circadian rhythm), yang bertanggung jawab atas waktu tidur, jadi berantakan. Agar supaya kamu terlindungi dari bahaya blue light, sebaiknya kenali lebih jauh dulu soal blue light dan pengaruhnya pada jam tidur kamu di bawah ini!

Pengertian Blue Light

Secara sederhana, blue light dapat diartikan sebagai cahaya yang dihasilkan dari perangkat elektronik. Meskipun cahaya ini bermanfaat pada siang hari, namun akan mengganggu di malam hari.

Baca Juga: Sebelum Mulai Investasi Pahami Dulu 5 Perbedaan Reksa Dana Syariah dan Konvensional

Menurut Sleep Foundation, cahaya terdiri dari radiasi elektromagnetik, di mana radiasi ini merupakan bentuk energi tidak terlihat.  Mata kita menafsirkan warna cahaya berdasarkan jumlah kandungan energinya atau radiasi yang ditimbulkan.

Misalnya, cahaya matahari merupakan white light yang merupakan kombinasi dari semua warna spektrum cahaya yang terlihat. 

Blue light, seperti yang sudah disinggung sebelumnya, merupakan bagian spektrum cahaya yang memiliki dampak atau efek unik pada rasa waspada, produksi hormon, dan siklus tidur. Blue light sendiri dihasilkan atau dipancarkan dari banyak perangkat elektronik seperti laptop, handphone,  dan TV serta lampu LED juga neon. 

Intensitas penggunaan perangkat-perangkat di atas membuat paparan terhadap blue light, terutama saat malam hari, terus meningkat.

Pengaruh Blue Light pada Jam Tidur

Dikutip dari Healthline, sebuah riset mengenai blue light dari National Institute of Health menunjukkan bahwa paparannya di malam hari bisa mengganggu siklus tidur-bangun alami.

Tubuh kita memiliki jam internal yang berhubungan dengan circadian rhythm untuk mengatur waktu tidur.

Saat siang dan malam hari, circadian rhythm ini membutuhkan sinyal dari lingkungan luar atau eksternal sebagai penyesuaian diri.

Baca Juga: Inilah Perbedaan antara Remarketing vs Retargeting!

Cahaya matahari mengandung sejumlah paparan blue light yang akan bermanfaat untuk meningkatkan mood dan semangatmu di siang hari.

Namun, di malam hari penggunaan lampu tidur dan perangkat elektronik dengan jumlah besar adalah penyebab jam internal kamu terganggu.

Healthline juga mengutip bahwa saat malam hari, kelenjar pineal akan mengeluarkan hormon melatonin yang membuat kamu lelah dan mengantuk. 

Blue light akan menghambat produksi melatonin, sehingga jika kamu terpapar secara terus-menerus akan mengurangi kuantitas dan kualitas tidur.

Cara Mengatasi dan Melindungi Diri dari Blue Light

Menjelang jam tidurmu, kamu bisa coba meredupkan lampu LED serta mematikan perangkat elektronik.

Menurut Harvard Health Publishing,untuk melindungi diri dan siklus tidur dari blue light,  berikut adalah hal yang bisa kamu lakukan:

-Gunakan tinted glass yang bisa memblokir blue light sehingga otak tidak mendapatkan sinyal yang membuat kamu terjaga.

-Tingkatkan paparan cahaya terang pada siang hari saja. Hal ini akan membantu kamu cepat mengatuk di malam hari.

-Hindari paparan layar terang dari dua hingga tiga jam sebelum waktu tidur.

-Jika kamu bekerja pada malam hari, pertimbangkan untuk menggunakan kacamata pelindung blue light.

-Gunakan lampu merah redup sebagai lampu tidur. Lampu ini tidak akan memengaruhi circadian rhythm dan produksi melatonin.

-Buat kamar kamu segelap mungkin sebelum tidur atau gunakan masker penutup mata.

-Gunakan aplikasi yang bisa menyesuaikan cahaya layar saat malam hari.

Baca Juga: Perhatikan 7 Hal Ini, Apabila Ingin Menulis Surat Rekomendasi Kerja untuk Temanmu

Demikianlah penjelasan Jobnas.com mengenai  blue light dan hubungannya dengan jam tidur. Hal yang perlu kamu ingat adalah bahwa kamu perlu menghindari paparan blue light yang berlebihan. Sebab, hal ini akan berpengaruh signifikan terhadap siklus tidur dan bangunmu, sementara tidur cukup adalah pilar penting untuk kesehatan. Agar tetap memiliki kualitas tidur yang baik, kamu bisa terapkan cara mengatasi paparan blue light di atas. 

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Ghufron Writer
10 bulan yang lalu
Ketahui 3 Cara Menulis Surat Rekomendasi Bahasa Inggris dan Contohnya

3 Cara Menulis Surat Rekomendasi Kerja Bahasa Inggris dan Contohnya

Batas Melamar Pekerjaan ini Career Zone

Jobnas.com - Surat rekomendasi kerja adalah dokumen yang ditulis oleh seseorang yang berwenang atau memiliki pengetahuan tentang kinerja seorang individu di tempat kerja.

Surat ini memberikan pandangan positif tentang kemampuan, karakter, dan kontribusi seorang karyawan potensial kepada perusahaan atau organisasi.

Surat rekomendasi tentu tak bisa dianggap remeh, apalagi dalam bahasa Inggris. 

Sebab, melalui surat rekomendasi kerja keras dan juga kinerja kita selama bekerja akan ada bukti otentiknya.

Selain itu, surat ini bisa juga berisi rangkuman prestasi atas apa yang sudah diraih dalam periode kerja.

Meski biasanya ditulis dalam Bahasa Indonesia, tapi surat rekomendasi Bahasa Inggris ternyata lebih banyak manfaatnya.

Baca Juga: Suatu Prediksi Cloud Services yang Akan Menjadi Masa Depan Microsoft Azure

Sebab, surat rekomendasi Bahasa Inggris bisa dipakai dalam pencarian kerja ke luar negeri, di samping terlihat lebih kredibel. Lantas, bagaimana sih cara menulis surat rekomendasi dalam Bahasa Inggris yang baik dan benar? Yuk, intip artikel Jobnas.com berikut ini !

Cara Menulis Surat Rekomendasi Bahasa Inggris

Menurut The Balance Career ada beberapa cara jika kamu ingin menulis surat rekomendasi Bahasa Inggris. Di antaranya adalah sebagai berikut: 

1. Tulislah secara spesifik

Bertele-tele dalam menulis surat rekomendasi merupakan suatu hal yang perlu dihindari. Sebaiknya, dalam menulis surat rekomendasi harus secara singkat dan spesifik.

Kamu bisa menulis semua yang dikerjakan oleh mantan anggota tim mulai dari prestasi, periode kerja, attitude, hubungan kerja, serta etika bekerja yang ia miliki.

Kamu pun boleh meminta mereka untuk membantumu apabila kamu sudah lupa dengan apa yang sudah mereka kerjakan.

Kamu bisa memintanya untuk merincikan apa saja yang sudah ia kerjakan. Jika perlu, mintalah CV terbaru mereka untuk membantumu menulis surat rekomendasi.

Kamu bisa meminta nama HRD di tempat mereka bekerja serta deskripsi pekerjaan yang mereka lamar. Surat rekomendasi yang spesifik dan detail akan terlihat lebih personal karena dibuat khusus hanya untuk pemohon bukan sekadar formalitas.

2. Ikuti format yang benar

Biasanya, surat rekomendasi dikirimkan dalam format bisnis dan kamu akan membuka suratmu dengan informasi kontak perusahaan, tanggal, dan juga nama perusahaan atau HRD yang dituju.

Di bagian isi surat, kamu akan menulis secara spesifik bagaimana mantan rekan setimmu bekerja di perusahaan. Kamu bisa menulisnya dengan kelebihan, skill serta pengalaman mereka yang menjelaskan apa yang sudah dikerjakan.

Jangan lupa, highlight juga poin-poin penting sesuai dengan pekerjaan yang akan mereka lamar.

Di bagian penutup, tulislah rekomendasimu kepada perusahaan yang dituju. Tulis keyakinanmu bahwa mantan rekan kerjamu mampu untuk bekerja dengan baik sesuai lowongan yang ia pilih.

Jangan lupa juga untuk berterima kasih kepada pihak yang dituju. Kamu juga bisa menyelipkan kalimat yang menyatakan kesediaan jika ada pertanyaan lebih lanjut.

3. Perhatikan grammar

Grammar, vocabulary, tone, dan punctuation juga mutlak diperhatikan jika kamu menulis surat rekomendasi Bahasa Inggris. Sebab, bisa berakibat fatal jika hal tersebut tidak diperhatikan. 

Baca Juga: 5 Cara Ampuh Bikin Deskripsi Produk Berhasil Menggaet Pelanggan

Selain itu, jangan lupa untuk membacanya kembali sebelum dicetak agar tidak adanya typo. Kamu pun dapat memanfaatkan aplikasi seperti Grammarly yang dapat memeriksa tulisanmu dalam bahasa Inggris jika kamu perlu bantuan. 

Tips Menulis Surat Rekomendasi Bahasa Inggris

Terdapat dua cara yang harus diperhatikan jika kamu sudah paham dengan cara penulisan sampai dengan format surat rekomendasi. Di antaranya adalah:

1. Pikir secara hati-hati sebelum menyetujui

Kamu boleh menolak untuk menulis surat rekomendasi, meskipun hal tersebut merupakan hak setiap pegawai. Kamu berhak menolaknya apabila kamu tidak begitu mengenal dengan yang bersangkutan.  Kamu pun bisa meminta bantuan rekan kerja yang pernah bekerja dengannya jika kamu sungkan untuk menolaknya. Tanyakan dengan jelas bagaimana kinerjanya selama ini dan juga apa saja yang sudah diraihnya.

Kedua,  kamu berhak untuk menolaknya, apabila mantan rekan kerjamu memiliki kinerja yang kurang baik. Daripada kamu harus menanggung malu atas rekomendasimu yang tidak jujur, lebih baik menolak untuk menerbitkan surat rekomendasi. Ingat, surat rekomendasi merupakan tanggung jawab yang besar, lho!

2. Gunakan kata-kata yang positif

Jangan ragu untuk membantu mantan rekan kerja dalam mengembangkan karier. Gunakan kata-kata yang positif seperti “I recommend this person without reservation,” atau “I would hire this person again if I could.” 

Contoh Surat Rekomendasi Bahasa Inggris

Jika masih belum punya gambaran terkait bagaimana format dan kalimat yang pas dalam menulis surat rekomendasi, barangkali contoh di bawah ini bisa menginsiprasi kamu.

—————

Subject: Recommendation for Eka Setya

Dear Ms. Anggi,

It is my pleasure to recommend  Eka Setya for employment with your organization. I have know Eka for over two years during which time she worked as a content writer in my office.

I have been consistently impressed with Eka’s attitude and productivity during the time that she has worked in the office.

Tina is both very bright and quite motivated. I am confident that she will devote herself to a position with your organization with a high degree of diligence. She is a quick learner and has shown the ability to digest large volumes of information. Eka has demonstrated the ability to articulate information and ideas in both verbal and written forms.

Eka has also been effective in her efforts to create a great articles. She has been able to write interesting stories and convince editors to publish those pieces. Tina is willing to take risks. She will reach out to people and involve them with projects. I particularly appreciate Eka’s willingness to take initiative to help the office serve its constituents more fully.

I recommend Eka Setya without reservation. I am confident that she will establish productive relationships with your staff and constituents. Please let me know if you have need for additional information about this outstanding young woman..

Sincerely,

Dhias Andre

Editor-in-Chief

contohMedia

+62-852-1731-7443

andredhias@contoh.com

Baca Juga: Tingkatkan Popularitas Situsmu dengan Guest Blogging, Strategi Menulis di Situs Lain

Nah, itulah penjelasan Jobnas.com terkait 3 cara menulis surat rekomendasi dalam bahasa Inggris beserta contohnya. Intinya, usahakan menulis surat rekomendasi jangan dianggap hal yang sepele jika ingin terlihat profesional. Melalui pemaparan Jobnas.com di atas, diharapkan kamu semakin baik dalam menulis surat rekomendasi dalam bahasa Inggris. 

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Enol Writer
10 bulan yang lalu
3 Tips Membuat CV UX Writer yang Baik dan Langsung Diterima Kerja

3 Tips Membuat CV UX Writer yang Baik dan Langsung Diterima Kerja

Batas Melamar Pekerjaan ini Career Zone

Jobnas.com - Curriculum Vitae (CV) adalah gambaran singkat tentang riwayat hidup, pengalaman, pendidikan, dan keterampilan seseorang yang disusun secara terstruktur dan sistematis.

CV merupakan dokumen penting dalam proses pencarian pekerjaan, karena memberikan kesempatan bagi calon employer untuk mendapatkan gambaran tentang kualifikasi dan potensi seorang pelamar.

Langkah pertama untuk mendapatkan pekerjaan sebagai UX writer adalah membuat Curoculum Citae (CV) yang menarik.

Sayangnya masih banyak kandidat yang tidak peduli dengan CV yang mereka kirimkan. Mereka hanya mengandalkan portofolio, karena dipercaya langsung membuktikan karyanya.

Benar bahwa perekrut akan memeriksa portofolio Anda untuk melihat pekerjaan Anda sebagai UX writer. Namun, CV tetap penting karena berisi informasi  lengkap tentang pengalaman dan keterampilan kerja Anda.

Oleh karena itu, jangan remehkan pentingnya CV Anda jika ingin menarik perhatian perekrut.

Jadi pertama-tama cari tahu apa saja hal penting yang harus disertakan dalam resume UX writer Anda berikutnya.

Struktur CV UX Writer yang Baik

Jika CV yang Anda kirim menarik, tentu Anda memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan wawancara.

Jadi, bagaimana struktur resume UX writer yang baik? Ini penjelasannya.

1. Informasi kontak

Hal terpenting yang harus ada  dalam sebuah CV adalah informasi kontak. Tanpa hal ini, tentunya perekrut tidak akan tahu siapa Anda dan bagaimana cara menghubungi Anda.

Oleh karena itu, saat membuat CV, pastikan detail kontak ditulis dengan jelas.

Ada beberapa hal yang perlu dicantumkan, yaitu:

  • nama lengkap
  • nomor telepon
  • email
  • kota tempat tinggal
  • situs portofolio
  • akun LinkedIn (opsional)

Informasi kontak juga akan menjadi bagian pertama yang akan dibaca oleh rekruter karena letaknya yang ada di bagian atas.

Jadi, tulislah dengan jelas agar mereka tidak bingung saat akan menghubungi Anda.

2. Ringkasan

Dalam CV ATS maupun CV lainnya pada umumnya, masih sangat penting untuk menambahkan ringkasan.

Pada bagian ini Anda dapat menjelaskan pengalaman kerja atau pencapaian Anda.

Saat menulis resume Anda, pastikan Anda tidak memberikan terlalu banyak informasi yang tidak perlu.

Tulis tentang diri Anda hanya prestasi atau hal-hal positif yang dapat meyakinkan perekrut.

Dan usahakan bagian ringkasan ini ditulis dalam dua sampai tiga kalimat pendek.

3. Pengalaman Kerja

Bagian terpenting kedua dari CV adalah pengalaman kerja. Jangan lupa untuk mencantumkan pengalaman kerja Anda secara kronologis dari yang terbaru hingga yang terlama.

Saat menulis pengalaman kerja Anda, pastikan untuk menyertakan pengalaman yang relevan dengan pekerjaan yang Anda lamar.

Misalnya, Anda sedang melamar posisi UX writer. Jadi sebaiknya tuliskan pengalaman kerja yang masih relevan dengan pekerjaan tersebut.

Misalnya, Anda bekerja sebagai copywriter dan perekrut bakat. Tentu saja, pekerjaan yang lebih penting untuk dicantumkan dalam CV adalah copywriting.

Juga jelaskan secara singkat tugas apa yang Anda lakukan di tempat kerja.

Karena akan lebih menarik jika Anda bisa menjelaskan hasilnya dengan data kuantitatif (angka).

4. Pendidikan

Saat menulis CV, jangan lupakan pendidikan. Meskipun Anda telah bekerja di banyak perusahaan, perekrut tetap ingin mengetahui pendidikan Anda.

Pada bagian ini, nyatakan dengan jelas universitas yang Anda ikuti dan kemudian jurusan yang Anda ambil. Tulis juga IPK dan waktu belajar Anda.

Kalau kalian juga ikut kursus dan dapat sertifikat, jangan lupa sertakan juga.

Dengan sertifikat, Anda pasti akan lebih menonjol karena keterampilan Anda terbukti.

5. Keterampilan

Salah satu bukti bahwa Anda adalah kandidat UX writer terbaik dengan mencantumkan keahlian yang relevan di cv Anda. Selain hard skill, Anda juga bisa mencatat soft skill yang didapat.

Kemudian Anda juga membaginya menjadi beberapa bagian dalam keterampilan menulis.

Misalnya, kemampuan Anda menulis, menggambar atau meneliti. Kemudian tuliskan alat yang Anda miliki.

Untuk menghindari kebingungan, misalnya:

Menulis

SEO Menulis Konten, Copywriting, Editing, Strategi Konten, Teks UI, Bercerita, Empati

Desain

Prototipe, Wireframe, Desain Interaksi, Alur Pengguna

Riset, Survei

Kemampuan ini meliputi mengetahui Competitive analysis, interview, survey, komunikasi aktif

Tools

Banyak tools yang bisa Anda gunakan, meliputi; Figma, InDesign, InVision, Balsamiq, Adobe CS, Illustrator, Keynote, WordPress, UserTesting.

Baca Juga: Definisi dan Jenis-jenis Scripting Language yang Penting Diketahui Web Development

Tips Menulis Resume UX Writer

Anda sudah mengetahui komponen-komponen resume UX writer, bukan?

Cari tahu sekarang bagaimana menulis CV yang baik dan  menarik perekrut. Berikut beberapa tipnya:

1. Pastikan Anda menggunakan tata bahasa yang benar.

Satu hal yang dapat membuat resume Anda terlihat kurang profesional adalah kesalahan tata bahasa, apalagi jika banyak typo atau atau salah eja.

Agar lebih mudah menemukan kesalahan ketik, Anda juga bisa meminta bantuan orang lain untuk memeriksa CV Anda.

Biasanya lebih mudah bagi orang lain untuk menemukan kesalahan tata bahasa atau ejaan daripada Anda mencarinya sendiri.

2. Buat CV yang sesuai dengan pekerjaan yang Anda lamar

Hal ini juga sangat penting untuk diperhatikan. Apalagi jika Anda berencana mengirimkan CV ke beberapa perusahaan sekaligus.

Pastikan untuk membaca deskripsi pekerjaan yang Anda lamar. Kemudian atur dengan resume Anda yang sudah selesai.

Apalagi jika perusahaan mengetahui cara menggunakan mesin ATS untuk menyaring resume. Kata kunci harus dimasukkan sesuai deskripsi pekerjaan CV.

3. Berikan informasi yang jelas dan ringkas

Salah satu cara untuk menarik perekrut adalah dengan menyebutkan prestasi atau keahlian Anda.

Namun, jika Anda menulis semuanya di CV Anda, tentu akan terlalu panjang.

Faktanya, perekrut biasanya hanya mencari resume dan kemudian, jika membutuhkan lebih banyak informasi, mereka akan memintanya selama wawancara.

Sebaiknya Anda tidak perlu menuliskan semua informasi tentang diri Anda di CV Anda dan buktikan dengan portofolio dan wawancara Anda.

Tetapi bagaimana jika Anda harus membuat ringkasan dua halaman karena banyak informasi yang tidak dapat dihapus?

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Iwan Bisa
2 tahun yang lalu
keamanan siber

7 Tips Melakukan Testing A/B, Menguji Strategi Online Marketing yang Efektif

Batas Melamar Pekerjaan ini Artikel

Jobnas.com - Pengujian A/B telah menjadi salah satu metode yang paling diandalkan dalam menguji strategi periklanan dan pemasaran online.

Dalam dunia yang didominasi oleh data dan analisis, memahami cara melakukan pengujian A/B merupakan langkah penting bagi setiap profesional pemasaran digital.

Pengujian A/B adalah salah satu cara terbaik untuk menguji strategi periklanan dan pemasaran online atau digital. Hal itulah mengapa penting untuk mempelajari cara melakukan pengujian A/B pada pemasaran.

Apa Itu Pengujian A/B?

Pengujian A/B adalah metode eksperimen di mana dua versi dari sebuah elemen (misalnya, iklan, halaman web, atau email) dibandingkan secara langsung satu sama lain.

Satu versi adalah versi kontrol (A), sedangkan yang lain adalah versi variasi (B). Tujuannya adalah untuk menentukan mana yang memberikan hasil terbaik dalam mencapai tujuan yang ditetapkan, seperti tingkat konversi yang lebih tinggi atau tingkat klik yang lebih baik.

7 Tips Melakukan Testing A/B

Jika Anda ingin menguji banyak hal, yang terbaik adalah mengujinya satu per satu.

Ini memungkinkan Anda untuk mendapatkan hasil yang berarti dari hal-hal yang Anda uji. Tertarik untuk melakukan pengujian A/B? Yuk simak pernyataan di artikel Jobnas selanjutnya!

1. Penelitian

Sebelum Anda memulai pengujian A/B, Anda harus terlebih dahulu memeriksa bagaimana kinerja situs web Anda saat ini. Saat Anda melaporkan VWO, Anda perlu mengetahui informasi tentang jumlah pengunjung situs, halaman yang paling banyak dikunjungi, dll.

Untuk mendapatkan informasi ini, Anda dapat menggunakan berbagai alat seperti Google Analytics, Mixpanel, dan Omniture. Selain riset kuantitatif, Anda juga harus melakukan riset kualitatif untuk mengetahui perilaku pengunjung Anda. Anda dapat melakukannya dengan berbagai cara, mulai dari survei hingga menggunakan alat perekam sesi. Riset kualitatif ini memungkinkan Anda mengidentifikasi perbedaan pengalaman pengunjung saat menggunakan situs web Anda.

2. Tentukan Tujuan dan Hipotesis

Cara selanjutnya untuk melakukan pengujian A/B adalah menentukan tujuan pengujian. Berdasarkan hasil penelitian kuantitatif dan kualitatif, tugas Anda sekarang adalah menganalisis data. Lihat apa lagi yang menjadi masalah bagi pengunjung website Anda. Kemudian identifikasi variabel untuk difokuskan.

Misalnya, Anda menjalankan pengujian A/B pada header halaman arahan situs web Anda. Jika Anda perlu menguji lebih dari satu variabel, jalankan pengujian terpisah. Setelah itu, tentukan tujuan dan hipotesis pengujian yang Anda lakukan.

3. Ciptakan Keragaman

Dengan pengujian A/B, Anda memerlukan variabel dependen, variabel independen, dan sasaran. Misalnya, Anda memutuskan untuk menguji halaman utama situs web Anda.

Judul saat ini berwarna biru. Kemudian coba header biru. Namun, itu tidak berakhir di sana. Anda juga perlu membuat variasi atau perbandingan. Anda dapat menyembunyikan judul beranda dan melihat mana yang terlihat lebih baik.

4. Berikan Sampel

Setelah Anda menentukan varian, cara selanjutnya untuk melakukan pengujian A/B adalah menentukan sampel. Jika Anda melaporkan dari HubSpot, Anda perlu menentukan jumlah sampel yang seimbang antara variasi yang Anda buat.

Misalnya, Anda juga dapat menguji tajuk beranda biru dengan 100 orang dan tajuk hitam dengan 100 orang. Namun, terkadang jumlah ini ditentukan oleh penguji A/B yang Anda gunakan.

5. Gunakan Alat Pengujian A/B

Empat langkah pertama yang harus Anda lakukan sebelum pengujian A/B. Kemudian, jalankan pengujian A/B sendiri secara langsung. Berbagai alat dapat digunakan untuk pengujian A/B, mis. B. Eksperimen VWO dan Google Analytics secara optimal. Semuanya memiliki fungsi dan cara penggunaan yang berbeda. Anda dapat memilih alat yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda.

6. Mintalah Umpan Balik tentang Sampel

Penguji A/B memberi Anda berbagai informasi kuantitatif tentang variabel yang sedang diuji. Namun, itu tidak cukup. Anda perlu mendapatkan data kualitatif untuk mempelajari lebih lanjut tentang alasan pengambilan sampel. Anda dapat meminta umpan balik tentang sampel melalui jajak pendapat atau survei.

Di akhir survei, tanyakan mengapa mereka tidak mengklik ajakan bertindak (CTA), misalnya. Ini akan memberi Anda tampilan yang lebih detail dan mendalam pada hasil pengujian A/B Anda.

7. Analisis Hasil Tes

Cara terakhir untuk melakukan pengujian A/B tentu saja dengan menganalisis hasil pengujian. Hal terpenting untuk diingat saat menganalisis hasil pengujian A/B adalah fokus pada matriks atau variabel yang benar-benar ingin Anda lihat. Misalnya, jika Anda setuju untuk menguji rasio klik-tayang (RKT) sejak awal, Anda tidak perlu melihat item lain.

Kemudian analisis hasil pengujian A/B untuk melihat apa artinya dan apa yang harus Anda lakukan selanjutnya.

Berikut penjelasan Jobnas mengenai tips atau cara menjalankan pengujian A/B. Sekarang Anda siap menguji strategi pemasaran internet Anda! Selain A/B testing, Jobnas sudah menyiapkan berbagai informasi dan tips seputar online marketing dan produk! Kalian bisa membaca atau bergabung mulai dari sekarang!

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
1 19 20 21 22 23 62

"Setiap pekerjaan yang dilakukan dengan hati, akan kembali menjadi rejeki yang berarti."