Jobnas

Blog Jobnas

Halaman artikel blog terbaru di Jobnas.com.
Ghufron Writer
2 tahun yang lalu
Sederhana tapi Memikat, Inilah 4 Contoh Motivation Letter Bahasa Indonesia dan Inggris 

Sederhana tapi Memikat, Inilah 4 Contoh Motivation Letter Bahasa Indonesia dan Inggris 

Batas Melamar Pekerjaan ini Artikel

Jobnas.com-Salah satu hal yang sering dijadikan syarat mendaftar studi, beasiswa, dan kerja adalah motivation letter. Itulah mengapa memiliki acuan dalam membuat motivation letter menjadi sangat penting. Oleh karena itu, di artikel ini Jobnas.com akan menjelaskan terkait apa itu motivation letter, bagaimana tips membuatnya, dan beberapa contohnya dalam  bahasa Indonesia dan Inggris. Jika penasaran, yuk, simak penjelasannya!

Baca Juga: Inilah Perbedaan antara Remarketing vs Retargeting!

Mengenal Motivation Letter

Kata ‘motivation letter’ barangkali sering kamu temui terutama saat membaca syarat pendaftaran kerja atau beasiswa. Padahal, sebelumnya kamu belum pernah membuat surat tersebut. Lalu, apa sih sebenarnya motivation letter itu? Apakah berbeda dengan cover letter?

Nah, menurut Edunation, motivation letter adalah surat yang menjelaskan mengapa kamu, sebagai pelamar, akan menjadi kandidat yang tepat untuk program atau beasiswa yang kamu lamar. 

Biasanya, untuk mendaftar beasiswa, terutama beasiswa studi di luar negeri, motivation letter menjadi syarat wajib yang harus dimiliki. Tidak jarang seseorang gagal meraih beasiswa karena motivation letter-nya kurang maksimal.

Memang, sebagai syarat mendaftar beasiswa atau studi, terdapat banyak tahapan dan berkas yang akan kamu kumpulkan. Namun, motivation letter akan menjadi rangkuman perjalanan dan prestasimu. 

Sebab, kesungguhan dan kelayakanmu untuk menerima beasiswa atau pekerjaan dapat dilihat oleh universitas atau perusahaan dengan motivation letter yang menarik. Dengan demikian, dibutuhkan contoh motivation letter agar kamu memiliki panduan yang jelas tentang cara menyusunnya.

Pada umumnya, motivation letter berisi catatan kualifikasi, prestasi, dan alasan mengapa pelamar berhak mendapat kesempatan studi, beasiswa, atau pekerjaan tersebut. Meski demikian, lebih dari itu, kamu juga perlu memahami karakteristik program atau universitas yang kamu lamar.

Jadi, kamu bisa menyesuaikan isi motivation letter dengan apa yang diharapkan oleh pembuat program. Beberapa orang sering tertukar antara motivation letter dengan personal statement. Keduanya memang sekilas serupa. Namun, ada beberapa perbedaan di antara keduanya.

Isi motivation letter lebih fokus pada hal-hal yang bersifat praktis. Kamu perlu mencantumkan pencapaian, kualifikasi, dan cita-cita yang realistis. Sementara itu, personal statement lebih fokus pada hal-hal yang abstrak, seperti kepribadian, ambisi, dan preferensi.

Struktur Motivation Letter

Seperti halnya sebuah surat, ketika akan menyusun motivation letter, terdapat beberapa a struktur tertentu yang perlu kamu perhatikan. Struktur ini juga berlaku pada contoh motivation letter yang akan Jobnas.com sampaikan.

Berikut struktur utama motivation letter.

1. Pembuka

Hal pertama yang perlu kamu tuliskan dalam motivation letter adalah pembuka.

Seperti biasanya, kamu mungkin sering membaca tulisan yang diawali dengan, “Pada hari ini, saya …” Atau barangkali kamu pernah membaca novel yang diawali dengan, “Matahari mulai terbenam dan burung berkicauan.” Nah, di dalam motivation letter, kalimat-kalimat semacam itu tidak bisa kamu masukkan. 

Sebab, ada banyak orang yang melamar beasiswa atau program yang sama denganmu. Dengan demikian, jangan sampai universitas berhenti membaca motivation letter-mu karena paragraf pembuka yang tidak menarik.

Hindari membuka motivation letter dengan kalimat-kalimat yang mainstream dan terlalu umum. Dikutip dari European Higher Education Fair, untuk program beasiswa, kamu bisa membuat paragraf pembuka motivation letter dengan latar belakang dan kekurangan bidang yang kamu incar di Indonesia.

Sebagai contoh, kamu hendak mendaftar beasiswa S2 Ilmu Hukum di luar negeri. Kamu bisa menjelaskan kondisi dunia hukum di Indonesia saat ini.

2. Isi

Salah satu bagian penting dalam motivation letter adalah isi. Tentu saja di bagian isi harus lebih panjang dan padat jika dibandingkan dengan bagian pembuka dan penutup. Kamu bisa menulis beberapa hal secara rinci.  Namun, jangan mengulang apa yang telah kamu tuliskan dalam curriculum vitae (CV).

Setidaknya ada tiga hal utama yang perlu kamu tulis di bagian isi, yakni pengalaman, motivasi, dan tujuanmu.

Pada bagian pengalaman, kamu bisa menceritakan apa saja yang pernah kamu lakukan dan capai terkait bidang yang kamu lamar. Kamu juga bisa menambahkan beragam prestasi yang relevan.

Selanjutnya, tuliskan motivasi atau alasanmu mendaftar program tersebut. Sampaikan alasan yang kuat dan rinci.

Kemudian, beri tahu pemberi program tentang tujuan yang ingin kamu raih. Sesuaikan tujuan ini dengan isu yang sedang terjadi dan karakteristik pemberi program tersebut.

3. Penutup

Kamu harus mengetahui apa yang perlu kamu tulis pada bagian penutup sebelum masuk ke contoh motivation letter.

Pada bagian pembuka dan isi, kamu telah menjelaskan segala hal tentang dirimu dan tujuanmu melamar. Tugas selanjutnya adalah meyakinkan pemberi program bahwa kamu adalah orang yang tepat.

Bagian ini disebut sebagai closing statement. Sampaikan kembali poin terkuatmu dan mengapa universitas harus memilihmu. Kamu bisa menulisnya secara singkat, jelas, dan tegas untuk menunjukkan kepercayaan dirimu.

Tips Membuat Motivation Letter

Sebelum masuk ke bagian contoh motivation letter, Jobnas.com akan memberikan beberapa tips untuk membuatnya agar supaya kamu bisa menyusun motivation letter dengan baik dan mendapatkan hasil yang terbaik pula.

1. Fokus

Kamu mungkin ingin menuliskan banyak hal dalam motivation letter. Meski demikian, kamu perlu ingat bahwa ada batas jumlah kata yang bisa kamu gunakan. Kamu tidak bisa menuliskan banyak hal sekaligus dalam motivation letter-mu.

Dengan demikian, fokuslah pada poin penting yang ingin kamu sampaikan. Misalnya, kamu bisa fokus pada satu isu yang sedang berkembang di bidang yang kamu lamar.

2. Kenali perusahaan atau universitas yang dilamar

Dalam motivation letter,  tidak hanya berisi tentang dirimu. Kamu justru harus menyambungkan dirimu dengan perusahaan atau universitas yang kamu lamar. Kenali mereka dengan baik. Ketahui bagaimana karakteristik dan visi misi yang mereka bangun. Dengan demikian, kamu bisa lebih mudah mencari hubungan antara dirimu dengan mereka.

3. Don’t tell, but show

Istilah ‘don’t tell, but show’ menggambarkan bahwa kamu tidak bisa hanya menyampaikan sesuatu tanpa menunjukkan bukti nyatanya. Kamu bisa menyampaikan hal-hal yang konkret sehingga perusahaan atau universitas bisa benar-benar mengukurmu.

Sebagai contoh, hindari mengatakan, “Saya sudah sukses pada program sarjana yang lalu.” Namun, sampaikan apa hal-hal yang membuatmu dikatakan sukses. “Saya berhasil menyeimbangkan dunia akademis dan nonakademis saya selama program sarjana. Saya mendapat IPK tinggi sekaligus aktif dalam berbagai organisasi.”

4. Baca kembali

Berikutnya, kamu perlu membaca kembali apa yang telah kamu tulis dengan saksama setelah menyelesaikan motivation letter. Sebab, kamu bisa tahu bagian mana yang masih bisa diperbaiki dengan membaca kembali.

Namun, membaca sendiri saja tidak cukup. Kamu bisa minta tolong keluarga, sahabat, dan kerabatmu untuk membaca motivation letter-mu dan memberikan masukan.

Contoh Motivation Letter

Kini, kamu telah mengetahui apa itu motivation letter dan tips membuatnya. Berikut Jobnas.com berikan contoh motivation letter dalam bahasa Indonesia.

1. Contoh motivation letter bahasa Indonesia untuk mendaftar beasiswa

Yth. Panitia Penyelenggara Program Beasiswa

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia

Sejak dahulu, saya percaya bahwa setiap kesempatan harus dimanfaatkan dengan menjemputnya. Sehingga, dengan kepercayaan ini, saya ingin menjemput kesempatan untuk meraih beasiswa dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Saya adalah Reyhan Madjid, laki-laki berusia 24 tahun, yang menulis surat motivasi ini untuk mengungkapkan ketertarikan saya pada program beasiswa yang ditawarkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Saya baru saja menyelesaikan pendidikan S1 di Fakultas Ilmu Komputer Universitas Gadjah Mada. 

Baca Juga: Kalian Harus Tahu 4 Unsur Penting Sebelum Ganti Pekerjaan Supaya Tidak Menyesal

Sejak awal kuliah, saya menyadari bahwa ada banyak hal yang harus dibangkitkan dari cybersecurity di Tanah Air. Karena itu, saya terus menggali ilmu komputer dan cybersecurity sebanyak-banyaknya dengan tujuan untuk memberi kontribusi terhadap keamanan negara Indonesia di internet.

Meski begitu, saya juga percaya bahwa ilmu saja tidak cukup. Karena itu, saya turut aktif dalam beberapa organisasi seperti AIESEC dan Model United Nations. Dari dua organisasi tersebut, saya mendapatkan banyak ilmu tentang komputer dan cybersecurity.

Dari ilmu yang didapat, saya bisa mengimplementasikannya ketika mendapat kesempatan pada program International Collegiate Programming Contest (ICPC) regional Jakarta tahun 2022 lalu.

Dengan bekal pengalaman tersebut, saya semakin yakin untuk berkontribusi terhadap keamanan negara Indonesia. Saat ini, saya juga tengah memberikan pendidikan seputar penggunaan internet dan komputer ke masyarakat di kota-kota besar di seluruh Indonesia.

Dengan begitu, masyarakat dapat paham tentang pentingnya menjaga keamanan data pribadi dan keluarga di internet serta bagaimana melakukannya.

Oleh karena itu, demi menyempurnakan usaha tersebut, saya ingin terus memperdalam ilmu komputer. Salah satu langkah yang akan saya ambil adalah mengambil Program Master Cybersecurity di Universitas Monash, Australia.

Olah karena itu, saya berharap Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia bisa memercayai saya untuk mendapatkan beasiswa ini.

Apabila saya terpilih untuk program beasiswa ini, saya dapat mengalokasikan dana untuk memberi pelatihan serta pendidikan seputar keamanan di internet. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk turut mengembangkan keamanan masyarakat Indonesia.

Karena itu, saya yakin dapat memanfaatkan beasiswa ini sebaik-baiknya.

Demikian surat motivasi ini saya buat. Terima kasih atas perhatian Anda.

Hormat Saya,

Reyhan Madjid

4. Contoh motivation letter dalam bahasa Inggris untuk melamar kerja

Berikut contoh motivation letter dalam bahasa Inggris yang bisa kamu jadikan acuan.

—————

Dear Mr. John Lennon,

The creativity and enthusiasm of Collabs Agency has sparked my interest to apply and join your team as a copywriter. My passion in copywriting and creative industry combined with working at your company would be a unique and wonderful experience for both parties.

Having more than 3 years of work experience in the creative industry, I have developed strong experitise in copywriting, market research, consumer research, content creation, and social media.

The main achievements I had in my previous position that would be relevant and valuable to what you’re looking for are as follows;

Increased the conversion rate on website by 15% in the span of a year.

Created 4 campaigns which increased the engagement rate of our clients by 300%.

Baca Juga: Dengan Mengetahui Peran Staf Pajak, Kamu akan Jadi Incaran Banyak Perusahaan

Improving the existing strategy through the use of latest technological advancement to help the organization expand the business to the neighbouring countries such as Singapore and Malaysia.

In addition to this, my internship as a market researcher in a tech start-up gave me insight on how to target the perfect audience for the copy that I write.

Thus, through analyzing the target markets and social media platforms such as Twitter, Facebook, and Instagram, I have found 3 new ways of reaching new customers for your company through copywriting on said platforms.

I love to work independently or as a team where I can share creative ideas with each others.

I look forward to hear your follow up on my application for this position and arrange an interview soon.

Sincerely,

Rizal Rahardian

Demikianlah penjelasan Jobnas.com mengenai beberap tips dan contoh motivation letter yang bisa kamu gunakan untuk berbagai keperluanmu. Karena membuat motivation letter tidaklah mudah, kamu perlu memikirkan baik-baik apa yang akan kamu sampaikan pada surat tersebut.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Enol Writer
2 tahun yang lalu
6 Perbedaan Inventaris (Inventory) dan Persediaan (Supply) dalam Perusahaan

6 Perbedaan Inventaris (Inventory) dan Persediaan (Supply) dalam Perusahaan

Batas Melamar Pekerjaan ini Artikel

Jobnas.com - Inventaris (inventory) dan persediaan (supply) memiliki perbedaan utamanya dalam tujuan bagi perusahaan. Namun, keduanya bekerja untuk kepentingan perusahaan.

Memahami perbedaan antara keduanya akan membantu Anda menyortir barang dagangan perusahaan Anda.

Selain itu, untuk menyederhanakan akuntansi perusahaan dengan memisahkan keduanya.

Apa Itu Inventaris (Inventory)?

Inventaris (inventory) adalah daftar barang-barang yang dimiliki oleh suatu perusahaan.

Inventaris merupakan bagian dari persediaan yang diperhitungkan secara terpisah, terutama karena perlu diakui sebagai aktiva atau penyusutan.

Inventaris dapat dianggap sebagai bagian dari persediaan, namun tidak seluruh persediaan harus diakui sebagai inventaris.

Namun, menurut Investopedia, nventaris adalah komoditas yang digunakan perusahaan untuk dijual kepada konsumen demi keuntungan.

Apa Itu Persediaan (Supply)?

Persediaan (supply) adalah semua bahan baku, barang jadi, atau barang setengah jadi yang dimiliki oleh suatu perusahaan untuk dijual kepada pelanggan.

Persediaan merupakan aset yang dianggap penting bagi perusahaan karena merupakan sumber penghasilan yang akan dijadikan laba bila terjual kepada pelanggan.

Biasanya, sebuah persediaan akan habis digunakan dan akhirnya menjadi biaya yang dikeluarkan perusahaan.

Dalam konteks akuntansi, persediaan dianggap sebagai aset hingga digunakan. Ketika digunakan, persediaan akan otomatis dianggap sebagai pengeluaran.

Contoh barang yang termasuk persediaan seperti;

  • alat tulis
  • kertas
  • tinta printer
  • amplop
  • sabun

Inilah perbedaan utama antara inventaris dan persediaan.

Inventaris juga bisa berarti bahan mentah yang digunakan perusahaan untuk membuat produk untuk dijual.

Saat membeli persediaan, perusahaan dapat menjualnya kembali dalam bentuk yang serupa atau mengubahnya terlebih dahulu menjadi produk baru.

Bisnis biasanya tidak ingin menyimpan persediaan terlalu lama. Hal ini dikarenakan gudang dapat menambah biaya penyimpanan atau dapat merusak barang hingga habis masa simpannya.

Contoh persediaan adalah ayam mentah yang dijual di Rumah Makan Geprek.

Secara sederhana, persediaan (supply) merupakan semua barang yang dimiliki oleh suatu perusahaan, sedangkan inventaris (inventory) merupakan bagian dari persediaan yang diakui sebagai aktiva atau penyusutan.

Perbedaan Inventaris dan Persediaan

Ada beberapa perbedaan lain antara persediaan dan inventaris, antara lain:

1. Jangka waktu pemilikan

Persediaan merupakan barang yang dimiliki oleh perusahaan dengan tujuan untuk dijual kembali kepada pelanggan.

Inventaris merupakan barang yang dimiliki oleh perusahaan dengan tujuan untuk digunakan dalam proses produksi atau untuk dijual kembali kepada pelanggan.

2. Cara perhitungan

Persediaan dihitung dengan menggunakan metode FIFO (First In, First Out), yaitu dengan menganggap bahwa barang pertama yang masuk adalah barang pertama yang terjual.

Inventaris dihitung dengan menggunakan metode LIFO (Last In, First Out), yaitu dengan menganggap bahwa barang terakhir yang masuk adalah barang pertama yang terjual.

3. Tujuan

Perusahaan membeli barang-barang yang termasuk dalam kategori persediaan dengan tujuan untuk menjaga dan menjamin kelancaran operasional usahanya.

Sementara inventaris adalah barang yang dibeli atau diproduksi oleh perusahaan dengan maksud untuk dijual kepada konsumen untuk mendapatkan keuntungan.

Misalnya, barang di toko pakaian yang diklasifikasikan sebagai persediaan adalah berbagai jenis pakaian yang dijual kepada konsumen.

Pada saat yang sama, di toko eceran, produk yang tersedia, seperti tas belanja atau tas, diberikan kepada konsumen pada saat pembelian.

Baca Juga: Dengan Mengetahui Peran Staf Pajak, Kamu akan Jadi Incaran Banyak Perusahaan

4. Akuntansi

Dalam istilah akuntansi, ada juga perbedaan mencolok antara inventaris dan persediaan.

Sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya bahwa persediaan dianggap sebagai aset sampai digunakan.

Oleh karena itu, perusahaan dapat memasukkan nilai moneter dari persediaan yang tidak terpakai di bagian "aset".

Sementara itu, perusahaan menempatkan persediaan bekas di bawah judul "beban".

Sebaliknya, inventaris diklasifikasikan sebagai "aset" dalam neraca.

Karena merupakan barang-barang milik yang rencananya akan dijual sepanjang tahun.

Perlu Anda ketahui bahwa perusahaan dapat menyimpan berbagai jenis persediaan mulai dari bahan baku, produk setengah jadi hingga produk jadi.

Agar perusahaan mencerminkan nilai persediaan di neraca  berdasarkan harga pembelian.

Ketika barang inventaris dijual, biaya perolehan kategori inventaris dihapus.

Ini karena biaya ini dilaporkan dalam kategori "barang yang dijual" dan "pendapatan produksi" dari laporan laba rugi.

5. Pajak penjualan

Perbedaan antara inventaris dan persediaan adalah pajak penjualan.

Sebagaimana kita ketahui, pajak penjualan adalah jumlah pajak yang dikenakan pemerintah atas pembelian barang atau jasa.

Selain itu, pajak biasanya hanya dibayarkan satu kali kepada konsumen akhir dari barang atau jasa yang dibeli.

Oleh karena itu, ketika bisnis membeli barang untuk inventaris mereka, mereka secara otomatis harus membayar pajak penjualan.

Ini berbeda dengan persediaan di mana konsumen dikenai pajak penjualan karena mereka adalah pengguna akhir.

6. Pengeluaran

Perbedaan lain antara inventaris dan persediaan adalah jenis biaya yang terkait dengan item tersebut.

Perusahaan mengeluarkan dua jenis biaya, yaitu biaya tetap dan biaya variabel.

Dalam konteks ini, biaya tetap berarti biaya yang tidak berhubungan langsung dengan pendapatan perusahaan.

Jadi beberapa persediaan dapat dikatakan memiliki biaya tetap.

Misalnya, jika sebuah perusahaan menjual lebih banyak produk, itu tidak berarti perlu membeli lebih banyak alat tulis untuk karyawannya.

Biaya variabel atau biaya variabel adalah biaya yang berkaitan langsung dengan produksi barang atau jasa.

Semakin banyak barang diproduksi, semakin tinggi biaya variabelnya.

Oleh karena itu, biaya bahan baku yang tergolong persediaan juga meningkat ketika perusahaan ingin meningkatkan produksi barang yang dijual kepada konsumen.

Ini adalah beberapa perbedaan antara persediaan  dan inventaris  yang harus Anda ketahui.

Pada dasarnya kedua jenis barang ini wajib dimiliki oleh perusahaan agar proses bisnisnya berjalan lancar.

Ini menjadikannya bagian dari manajemen produk yang harus Anda pahami.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Ghufron Writer
10 bulan yang lalu
Interview soal Lingkungan Kerja, Ini Dia 7 Menjawab Pertanyaannya

Interview Soal Lingkungan Kerja, Ini Dia 7 Menjawab Pertanyaannya

Batas Melamar Pekerjaan ini Career Zone

Jobnas.com-Saat melakukan proses interview, pertanyaan mengenai lingkungan kerja bisa menjadi pertanyaan paling membingungkan. Bisa jadi seseorang yang telah berpengalaman pun dapat terpeleset di sini.

Barangkali, dalam sebuah proses interview, lingkungan kerja mungkin jadi topik terakhir. Akan tetapi, seperti yang kita tahu, soal tersulit akan datang di saat-saat terakhir. Sekali saja kamu salah, pupus sudah harapanmu pindah ke kantor baru.

Sering kali ketika menjawab pertanyaan soal lingkungan kerja dapat membingungkan. Pertanyaan ini sungguh subjektif dan tidak ada jawaban yang terhitung benar. Bisa jadi,  seorang yang mendaftar sebagai recruiter bisa tidak lolos di sini.

Oleh karena itu, di artikel ini Jobnas.com akan memberikan beberapa tips dan cara menjawab pertanyaan seputar lingkungan kerja yang perlu kamu ketahui. Yuk, simak sampai tuntas !

Baca Juga: Perbedaan Aplikasi Native, Hybrid, dan Web yang Perlu Kamu Ketahui

Tips Menjawab Pertanyaan Lingkungan Kerja

Jobvite pernah melakukan riset yang menunjukkan bahwa 88% recruiter mengatakan, kecocokan pandangan dalam lingkungan kerja jadi hal yang penting.

Hal ini kemudian membuat pertanyaan mengenai lingkungan kerja perlu dijawab dengan sebaik mungkin. Dengan demikian, penting untuk mengetahui tips dalam menjawab topik ini.

Seperti dilansir dari The Balance Careers, berikut beberapa tips yang dapat membantu kamu agar berhasil melewati tahapan ini:

1. Buat jawaban yang Berkaitan dengan Perusahaan

Kaitkan setiap jawaban yang kamu ucapkan dengan budaya perusahaan yang mewawancarai kamu, jika memungkinkan. Hal ini penting karena secara tidak langsung memposisikan kamu dengan nilai-nilai yang diusung perusahaan.

2. Bersikap Jujur

Kunci dari segala hal adalah jujur, termasuk saat melakukan wawancara dengan perusahaan. Selain akan menjauhkanmu dari pertanyaan lanjutan yang lebih sulit, dengan bersikap jujur akan membikin perusahaan bersikap hormat dan memberikan nilai lebih kepadamu.

3. Riset Bagaimana Lingkungan Kerja di Perusahaan

Ada baiknya kamu melakukan riset budaya di perusahaan tersebut sebelum melakukan interview. Sebab, kamu akan mengetahui nilai dan budaya apa saja yang mereka miliki dengan melakukan riset.

Di samping itu, pengetahuan akan perusahaan selalu diapresiasi oleh recruiter, termasuk saat menjawab pertanyaan tentang lingkungan kerja.

4. Jangan Mengkritik Budaya Perusahaan

Setiap perusahaan selalu punya anggapan bahwa mereka memiliki budaya dan lingkungan kerja terbaik. Dengan demikian, kamu perlu menghindari mengeluarkan kritik saat mengikuti wawancara. Berikan saja jawaban normatif tanpa sedikit pun menyinggung mereka.

5. Hindari Keragu-raguan

Salah satu hal membuat kamu langsung dicoret oleh recruiter adalah bersikap ragu. Oleh karena itu, berikan jawaban yang jelas dan sistematis dalam setiap jawaban yang keluar dari mulut kamu. Hindari memulai jawaban dengan, “kira-kira…” atau “saya tidak yakin dengan…”

6. Ketahui Prioritas Bekerjamu

Dilansir dari The Muse, mengetahui prioritasmu ketika bekerja merupakan tips selanjutnya untuk menjawab pertanyaan seputar lingkungan kerja. Sehingga, lakukan refleksi diri dan cari tahu di lingkungan seperti apa kamu bisa bekerja dengan baik. Hal ini dilakukan agar supaya kamu bisa mencari lingkungan perusahaan yang sesuai denganmu.

7. Jawab Pertanyaan dengan Jujur

Menurut Indeed bahwa salah satu tips untuk menjawab pertanyaan ini adalah dengan menjawabnya secara jujur. Berkaitan dengan tips di poin 5 di atas, jawablah dengan penuh percaya diri dan kejujuran ketika diberikan pertanyaan ini. Dengan demikian, perusahaan tidak akan merasa ragu untuk merekrutmu sebagai karyawannya.

Cara Menjawab Pertanyaan Lingkungan Kerja

Terdapat beberapa pertanyaan mengenai lingkungan kerja yang lumrah ditanyakan dalam wawancara. Berikut beberapa di antaranya dan tips menjawabnya.

1. Pertanyaan Soal Fleksibilitas

Pertanyaan: “Apakah kamu cocok bekerja di lingkungan yang cepat?” atau “Are you suited to work in a fast-paced environment?“

Untuk mengukur kekuatan kamu dalam bekerja, jenis pertanyaan ini mungkin normatif dan hanya akan digunakan. Dengan demikian, recruiter akan menilai kamu pantas dan layak untuk diberi kesempatan. Pasalnya, tidak semua pelamar mampu beradaptasi dengan lingkungan tertentu. 

Berikut adalah contoh jawabannya.

Bahasa Indonesia

Saya bisa dengan mudah beradaptasi. Baik itu di lingkungan yang cepat maupun besar. Karena saya orang merasa bahwa lingkungan kerja yang cepat dapat memacu saya untuk terus kreatif, saya sangat yakin dengan hal ini.

Bahasa Inggris

I can adapt easily. Be it in a fast-paced or big environment. Because I am someone who feels that a fast-paced environment encourages me to be creative, I believe in this.

Baca Juga: Harus Menghadiri Wawancara Kelompok? Ikuti Tips Suksesnya di Sini!

2. Pertanyaan Soal Cara Kerja

Pertanyaan: “Mana yang kamu pilih, bekerja dalam tim atau secara individu?” atau “Which do you choose, working in a team or individually?”

Jawaban dari pertanyaan ini akan membuat kamu dilihat sebagai pelamar yang berani dan siap mendalami apapun di lingkungan kerja yang baru oleh recruiter. 

Berikut adalah contoh jawabannya.

Bahasa Indonesia

Saya telah berpengalaman dengan banyak budaya kerja, baik secara tim atau individu. Saya merasa tidak punya preferensi tertentu, tapi apabila dihadapkan pada salah satu kondisi, saya siap.

Bahasa Inggris

I have experience with many work cultures, either as a team or individually. I don’t have any particular preferences, but if I am faced with one of the situations, I am ready. 

3. Pertanyaan Soal Relasi Antar Karyawan

Pertanyaan: “Bagaimana relasi kamu dengan rekan kerja kamu di perusahaan sebelumnya?” atau “How is your relationship with coworkers in the previous company?”

Bahasa Indonesia

Jika boleh jujur, saya sempat memiliki masalah kecil dengan rekan kerja saya. Akan tetapi, kami sudah saling meminta maaf dan sekarang masalah tersebut sudah selesai. Dari masalah tersebut, saya belajar untuk jadi pribadi yang lebih baik.

Bahasa Inggris

Honestly, I had a little trouble with my coworker. However, we forgave each other and the problem is already solved. From that problem, I learned how to be a better person.

Kondisi ini akan membuat recruiter menganggap kamu sebagai pribadi yang bertanggung jawab dengan pekerjaan. Kamu juga akan selalu tampak sebagai orang yang selalu siap untuk memperbaiki diri dengan meminta maaf dan belajar dari masalah. 

4. Pertanyaan Soal Lingkungan Kerja Ideal

Pertanyaan: “Apa lingkungan kerja idealmu?” atau “What is your ideal work environment?”

Untuk mengetahui lingkungan kerja seperti apa yang membuatmu nyaman bekerja, jenis pertanyaan ini umumnya sering ditanyakan.

Berikut adalah contoh jawabannya.

Bahasa Indonesia

Lingkungan kerja yang ideal bagi saya adalah ketika saya bisa bekerja secara individu dan sebagai tim. Saya menemukan bahwa perusahaan ini memiliki keseimbangan dalam hal tersebut ketika saya meriset perusahaan. Sehingga, menurut saya hal ini dapat membantu saya untuk sukses di posisi ini.

Bahasa Inggris

My ideal working environment is when I can work individually and as part of a team. I found out that this company has a balance on this matter when I researched your company,. That is why I think that it will help me to achieve success in this position.

5. Pertanyaan Soal Menghadapi Situasi Sulit

Pertanyaan: “Bagaimana sikapmu ketika berhadapan dengan situasi yang penuh tekanan atau sulit?” atau “How do you deal with pressure or stressful situation?”

Dikutip dari Harvard Business Review, ketika ditanya seputar lingkungan kerja, kamu juga biasanya akan mendapat pertanyaan ini.

Karena, dalam lingkungan kerja seideal apa pun, situasi penuh tekanan atau sulit pasti terjadi. Berikut adalah contoh jawabannya.

Bahasa Indonesia

Ketika saya mengerjakan peluncuran produk baru di perusahaan sebelumnya, beberapa hal tidak berjalan sesuai rencana. Pada saat itu, saya mengambil langkah mundur dan memikirkan strategi untuk menyelesaikan masalah tersebut, ketimbang menyalahkan orang lain.

Bahasa Inggris

When I was working on a new product launch at my last company, things were not going according to plan. During that time, instead of pointing fingers, I took a step back and think about some strategies to solve the problem.

Baca Juga: Tingkatkan Popularitas Situsmu dengan Guest Blogging, Strategi Menulis di Situs Lain

Demikianlah penjelasan Jobnas.com mengenai beberapa tips dan cara menjawab pertanyaan soal lingkungan kerja.  Semoga setelah membaca artikel ini kamu tidak kebingungan jika diberi pertanyaan ini saat wawancara. Kini saatnya kamu perlu mencari perusahaan dengan lingkungan kerja terbaik jika kamu sudah siap menjawab pertanyaan tersebut. 

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Enol Writer
2 tahun yang lalu
5 Tahapan Memahami Potensi Diri dan Cara Mengasahnya

5 Tahapan Memahami Potensi Diri dan Cara Mengasahnya

Batas Melamar Pekerjaan ini Artikel

Jobnas.com - Memahami diri sendiri adalah langkah penting dalam menjadi pribadi yang lebih baik. Ini dapat membantu kita mengetahui apa yang kita sukai, apa yang tidak kita sukai, dan bagaimana kita bereaksi di situasi yang berbeda.

Memahami diri sendiri juga dapat membantu kita membuat keputusan yang tepat dan menemukan tujuan hidup yang sesuai dengan kepribadian kita.

Dengan begitu kita nantinya akan tahu apa saja potensi yang kita miliki, karena bagi Anda yang punya rencan kerja panjang di sebuah perusahaan penitng untuk mengetahui potensi diri.

Memahami potensi diri adalah proses mengenali kemampuan, kekuatan, dan bakat yang dimiliki seseorang.

Ini dapat membantu kita menemukan tujuan hidup yang sesuai dengan kepribadian kita, serta mengidentifikasi cara terbaik untuk mencapai tujuan tersebut.

Tahapan Memahami Potensi diri

Berikut adalah beberapa tahapan yang dapat dilakukan untuk memahami potensi diri:

1. Membuat daftar kekuatan dan kelemahan

Hal Ini dapat membantu kita mengenali apa yang kita lakukan dengan baik, dan di mana kita perlu meningkatkan diri.

2. Mencatat pikiran dan perasaan

Kemudian Anda juga dapat mencatat apa yang kita pikirkan dan bagaimana kita merasa dapat membantu kita memahami reaksi kita terhadap situasi yang berbeda.

3. Mencoba kegiatan yang berbeda

Begitu juga denga cara yang ketiga ini, Anda perlu untuk mencoba kegiatan yang berbeda dapat membantu kita menemukan apa yang kita sukai dan tidak sukai, serta bagaimana kita bereaksi terhadap kegiatan tersebut.

4. Meminta masukan orang lain

Meminta pendapat orang lain tentang diri kita dapat memberikan perspektif yang berbeda dan membantu kita memahami potensi diri kita dengan lebih baik.

5. Bermeditasi atau melakukan terapi

Bermeditasi atau melakukan terapi dapat membantu kita memahami pikiran dan perasaan kita dengan lebih dalam, sehingga kita dapat lebih memahami potensi diri kita.

Dengan melakukan beberapa tahapan di atas, Anda akan lebih mudah mengetahui potensi diri Anda secara pasti dan mendetail.

Baca Juga: Alasan dan Kunci Penting Magang Menuju Sukses

Cara Mengasah Potensi Diri

Adapun upaya yang bisa Anda lakukan dalam mengolah potensi diri Anda secara baik dan efektif adalah sebagai berikut.

1. Membenahi pola hidup

Bermain hingga tengah malam adalah salah satu aktivitas yang harus Anda pikirkan kembali. Mulai dari kecanduan game hingga terjebak dalam duniamu yang tidak bisa dikatakan cocok untuk pengembangan diri.

Cobalah untuk mengurangi aktivitas yang kurang bermanfaat dan mengacaukan jadwal tidur Anda. Pengembangan diri yang baik dimulai dari dalam ke luar, yaitu hal-hal yang pertama kali ada pada diri Anda harus diperbaiki.

Kesehatan adalah salah satunya, ketika tubuh Anda sehat dan bugar, rasa percaya diri dan semangat Anda juga akan meningkat seiring dengan bentuk fisik Anda yang siap beraksi.

Memperbaiki gaya hidup termasuk, selain kesehatan, hal-hal sederhana seperti membersihkan ruang kantor dan area kerja agar lebih nyaman digunakan sebagai tempat aktivitas sehari-hari.

Ini mudah, tetapi jika Anda masih malas untuk menguasainya, Anda mungkin malas dan mencari aktivitas pengembangan diri yang sedikit lebih sulit.

2. Move on dan rancang masa depan

Ini terdengar agak puitis, tetapi tindakan yang perlu Anda lakukan untuk maju dan fokus pada perbaikan diri bukanlah terjebak dalam masa lalu yang tidak menyenangkan.

Anda harus jujur ​​tentang apa yang terjadi, apakah itu baik atau buruk, Anda tidak bisa tetap pada kecepatan yang sama selama Anda hidup.

Jika Anda dapat melepaskan kenangan terlebih dahulu, langkah ke depan akan lebih mudah.

Jika perlu, buatlah stiker di salah satu sisi dinding kamar Anda dengan gambar-gambar momen manis Anda yang akan menambah keseruan setiap kali Anda melihatnya.

Fokus pada masa lalu biasanya menghilangkan harapan, semangat hidup dan tidak lagi peduli dengan tujuan hidup seseorang. Padahal, setiap orang pasti memiliki tujuan masing-masing untuk memenuhi hidupnya.

Inilah cara Anda menyempurnakan perbaikan diri Anda dengan membersihkan "sampah" yang tidak perlu Anda kumpulkan dalam hidup untuk memberi ruang bagi hal-hal yang lebih bermanfaat.

3. Belajar fokus dengan kelebihan Anda

Bagaimana perasaan Anda ketika Anda harus merenungkan diri sendiri? Apakah Anda senang, gembira atau bahkan kecewa? Ketika diminta untuk menggambarkan diri Anda, apa yang membuat Anda menjadi diri Anda?

Harga diri Anda memengaruhi arah perkembangan lebih lanjut. Sebelum memulai aktivitas lain, Anda harus terlebih dahulu mengidentifikasi kekuatan dan kekuatan Anda daripada berfokus pada kelemahan Anda.

Misalnya, kemampuan berkomunikasi dengan anak dalam waktu yang lama dan berkesinambungan juga merupakan salah satu kelebihan yang mungkin tidak dimiliki orang lain.

Anda dapat mengarahkan energi Anda untuk mencari pekerjaan yang akan membentuk perkembangan Anda sesuai dengan karakter Anda.

Jika menjadi guru taman kanak-kanak benar-benar membuat Anda fokus pada kelebihan Anda lebih cepat, Anda tidak perlu repot-repot mencoba pekerjaan lain yang tidak berhubungan dengan kelebihan Anda.

Membiasakan fokus dan meningkatkan kelebihan diri juga akan membantu Anda untuk lebih bersyukur, yang berdampak besar bagi pengembangan diri Anda ke depan.

4. Kualitas hubungan

Orang-orang terdekat Anda adalah elemen penting yang juga memengaruhi pengembangan diri Anda dan bahkan cara berpikir Anda.

Ketika Anda bertemu dan bergabung dengan komunitas, Anda harus memilih teman yang memiliki pengaruh positif pada pengembangan diri Anda, jangan khawatir tentang mereka yang tidak.

Berteman dengan orang-orang yang juga menghargai hidup dan menghargai diri sendiri juga membuat cara pandang Anda lebih terbuka.

Pikiran positif pasti akan menempatkan Anda dalam keadaan yang lebih baik daripada berfokus pada hal-hal yang menyedihkan dan negatif.

Selain teman, dukungan keluarga dan orang-orang tersayang tentunya akan menambah semangat Anda untuk mengembangkan diri.

Dekat dengan sepupu juga bisa menjadi sumber motivasi yang baik, terutama jika prestasi atau prestasi mereka terkait dengan minat Anda.

Jadi memang benar ada yang mengatakan bahwa hubungan dengan keluarga lebih penting daripada mencari persetujuan dari orang lain yang mungkin tidak mencintai atau peduli dengan perkembangan Anda.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Iwan Bisa
2 tahun yang lalu
Awas Salah Paham, 5 Mitos Seputar Content Marketing Ini Tak Perlu Kamu Percayai

Awas Salah Paham, 5 Mitos Seputar Content Marketing Ini Tak Perlu Kamu Percayai

Batas Melamar Pekerjaan ini Artikel

Jobnas.com - Saat ini, content marketing tengah menjadi andalan utama setiap perusahaan untuk memasarkan produknya. Imbasnya beragam informasi yang kurang akurat prihal strategi marketing ini menyebar di kalangan marketer.

Bagi kamu yang aktif berkarir di bidang pemasaran pasti sudah tidak asing lagi dengan mitos seputar content marketing ini, bukan?

Nah, untuk kamu yang hendak berkecimpung di dunia marketing, alangkah lebih baiknya untuk terlebih dahulu mengetahui tentang mitos-mitos yang berkaitan dengan content marketing.

Berikut adalah lima contoh dari mitos-mitos tersebut. Yuk, baca selengkapnya dalam artikel berikut ini!

1. Perusahaan perlu produksi konten secara rutin

Berdasarkan informasi yang didapat dari laman Single Grain, mitos yang paling populer seputar content marketing adalah bahwa perusahaan perlu menghasilkan konten setiap harinya.

Mitos ini hadir dan berkembang di kalangan marketer karena adanya opini yang berpendapat bahwa Google akan menghargai perusahaan yang setiap hati membuat dan mempublikasikan konten.

Namun pada kenyataanya, karena mereka cenderung lebih fokus memerhatikan kuantitas konten, justru malah menyebabkan kualitas konten yang disajikan oleh berbagai perusahaan semakin menurun.

Sebaiknya, mitos seperti ini jangan sampai menkonstruk pemikiran seorang ¬marketer. Karena jika kualitas kontennya semakin tidak jelas, maka akan merimbas negatif pada minat pelanggan.

Akibatnya, pengahasilan akan berkurang dan perusahaan besar kemungkinan akan merugi karena kehilangan banyak custumer loyaltynya.

2. Aktif di media sosial dianggap kurang penting

Mitos kedua yang berkembang di dalam dunia content marketing adalah aktif di media sosial bukanlah sesuatu yang penting dan tak perlu untuk jadi prioritas.

Salah satu yang membentuk statement saperti ini adalah karena adanya anggapan bahwa cukup dengan membuat konten yang menarik, pelanggan akan hadir dengan sendirinya.

Selain itu, mitos ini didukung oleh penggunaan traffic search serta keyakinan yang berlebihan terhadap pemanfaatan SEO.

Padahal jika perusahaan ingin sukses dengan strategi content marketingnya, pihak menejemen perlu mempromosikan konten di berbagai media sosial.

3. Content marketing hanya cocok untuk beberapa industri

Pemahaman yang salah hingga menjadi mitos seputar content marketing adalah bahwa strategi tersebut tidak bisa dipakai di semua industri. Ia hanya cocok untuk beberapa industri tertentu saja.

Nah, sebagaimana namanya, statement seperti ini hanyalah mitor yang perlu kamu percayai. Cukup tahu saja agar tidak jatuh ke dalamnya.

Sebab, content marketing - sebagaimana yang dilansir dari  Neil Patel - bisa digunakan oleh semua perusahaan dari berbagai industri yang berbeda.

Yang perlu dilakukan itu sebernarnya adalah bagaimana kamu bisa memahami kebutuhan pelanggan dan tetap mengikuti tren yang sedang viral.

4. Semua orang bisa membuat konten yang berkualitas

Mitos keempat adalah pernyataan yang mengatakan bahwa semua orang bisa membuat konten yang berkualitas.

Untuk penyemangat diri, pemikiran tersebut sangat bermanfaat untuk diyakini dan dipercayai agar tidak mudah menyerah atau putus asa. Namun berbeda jika konteknya ingin diterapkan di perusahaan.

Sebab, dengan pemikiran seperti itu, mereka menjadi ceroboh dengan mempekerjakan seseorang yang masih kurang berpengalaman.

5. Content marketing dan advertising itu serupa

Adapun mitos terakhir yang perlu kamu ketahui adalah statmen yang menyatakan content marketing dan advertising itu serupa.

Faktanya, objek kedua bidang tersebut berbeda dan fungsinya pun juga tidak serupa.

Advertising biasa digunakan untuk menyebarkan pesan brand dan menarik minat para pelanggan.

Sedangkan content marketing lebih berfungsi sebagai sebuah cara untuk membangun hubungan jangka panjang dengan para pelanggan.

Berangkat dari perbedaan itu, seorang marketer perlu memisahkan antara dua strategi yang berbeda fungsi tersebut agar tidak saling berbenturan dan mengganggu fungsi masing-masing.

Itulah lima mitos yang berkembang sampai saat ini seputar dunia content marketing yang tak perlu kamu percayai.

Semoga bermanfaat!

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Iwan Bisa
2 tahun yang lalu
Lebih Menguntungkan Mana, Blog Atau Podcast?

Lebih Menguntungkan Mana, Blog Atau Podcast?

Batas Melamar Pekerjaan ini Artikel

Jobnas.com - Blog dan kegiatan blogging sudah dikenal cukup lama di kalangan marketer yang masih dipakai sampai saat ini sebagai pendukung bisnisnya.

Bahkan, menurut laporan dari HubSpot, blog disebut sebagai strategi content marketing yang lebih efektif untuk meningkatkan ROI (Return on Investment) hingga 13 kali lipat.

Sementara itu, podcast marupakan platform baru dan mulai dikenal dalam beberapa tahun terakhir, namun sudah sangat populer di kalangan pengguna.

Selain itu, kepopuleran podcast tersebut berpengaruh besar terhadap jumlah pendapatan iklan secara global yang tembus 1 miliar dolar AS atau sekitar 14 triliun rupiah.

Jelas terlihat bahwa baik blog ataupun podcast memang sama-sama memiliki banyak kelebihan. Tinggal pilih mana yang lebih mendukung terhdap bisnismu.

Nah, dengan membaca artikel ini mungkin bisa jadi tambahan referansi untuk kamu menentukannya. Baca sampai selesai, ya!

Manfaat Blog dan Podcast untuk Bisnis

Seperti yang dijelaskan di atas, baik blog atau podcast sama-sama memiliki kelebihannya masing-masing untuk bisnis.

Namun, untuk membandingkan blog vs podcast, maka kamu harus tahu apa saja manfaatnya untuk perkembangan bisnis berikut ini:

Manfaat blog untuk bisnis

Manfaat blog yang paling bisa dinikmati dalam dunia bisnis antara lain adalah: Menarik pelanggan dan menambah prospek.

a. Menarik pelanggan baru

Tidak mudah untuk menarik pelanggan baru. Apalagi jika brand tidak mempersiapkan sebuah strategi marketing yang baik.

Namun, dengan konsisten memberikan artikel yang informatif di blog, rupanya bisa menjadi salah satu cara paling ampuh untuk menarik pelanggan baru.

Hal itu juga dikuatkan dengan pernyataan dari Search Engine Journal. Mereka menyebutkan bahwa blog yang memiliki artikel informatif akan lebih mudah mendatangkan audiens baru.

b. Menambah prospek

Manfaat blog untuk bisnis yang selanjutnya adalah untuk menambah prospek atau lead.

Semakin banyak prospek yang potensial, tentunya bisa meningkatkan kemungkinan terjadinya konversi.

Rupanya saat sebuah brand memiliki blog yang konsisten memberikan informasi yang menarik, hal itu juga bisa menjadi cara untuk meningkatkan prospek.

Manfaat podcast untuk bisnis

a. Membantu tingkatkan brand awareness

Manfaat podcast untuk bisnis yang pertama adalah membantu meningkatkan brand awareness.

Bagi sebuah brand yang masih baru tentunya brand awareness adalah hal yang harus diperhatikan.

Podcast bisa menjadi salah satu konten yang bisa dimanfaatkan oleh brand untuk meningkatkan brand awareness.

Jika konten yang disajikan bisa menarik perhatian audiens, maka tidak heran jika mereka akhirnya menjadi lead dan bahkan melakukan konversi.

b. Meningkatkan hubungan dengan pelanggan

Hubungan antara brand dan pelanggan rupanya juga bisa ditingkatkan lewat konten yang disajikan melalui podcast.

Apalagi jika brand berhasil menyajikan konten yang sesuai dengan target audiens, tentunya pelanggan pun bisa lebih terkoneksi.

Jadi setelah pelanggan suka mendengarkan podcast yang disajikan, mereka bisa lebih percaya terhadap brand. Jadi, hubungan yang dekat pun bisa dijalin dengan lebih baik.

Blog vs Podcast, Mana yang Harus Dipilih?

Setelah membaca penjelasan di atas, tentunya kamu sudah tahu bahwa membandingkan blog vs podcast memang cukup sulit jika dilihat dari sisi bisnis.

Pasalnya, kedua hal tersebut memiliki kelebihannya masing-masing yang bisa berdampak baik untuk perkembangan bisnis.

Namun menurut HubSpot ada beberapa pertimbangan sebelum memilih menggunakan blog atau podcast. Berikut ini penjelasannya:

1. Ketahui kemampuan tim pemasaran

Hal pertama yang harus dipertimbangkan untuk memilih blog atau podcast adalah dari sumber daya manusia yang tergabung dalam tim pemasaran.

Membuat konten yang berkualitas untuk blog atau podcast bukanlah hal yang mudah. Selain harus menarik, tentunya konten juga harus selalu konsisten.

Jadi, pertama-tama lihat dahulu seperti apa kemampuan tim yang dimiliki. Jika mereka lebih cenderung suka membuat artikel tertulis, tentu blog lebih cocok.

Namun, jika mereka suka berinteraksi dengan orang lain lewat obrolan, tentunya podcast adalah pilihan yang tepat.

2. Sesuaikan dengan tools yang dimiliki

Sebelum menentukan memilih blog atau podcast, pastinya pastikan dahulu kamu memiliki tools yang diperlukan.

Jika ingin membuat blog, tentunya tools CMS (Content Management System) haruslah dimiliki terlebih dahulu.

Sementara itu, jika ingin memproduksi podcast pastikan sudah siap semua tools yang diperlukan mulai dari proses perekaman hingga pemasarannya.

3. Pahami persaingan konten

Saat ini persaingan konten cukup sengit karena setiap brand akan melakukan apa pun demi membuat konten yang paling unik, kreatif, dan menarik.

Jadi, sebelum memutuskan untuk memilih blog atau podcast, sebaiknya pahami dahulu seperti apa persaingan konten di luar sana.

Dengan memahami seperti apa konten yang sedang tren tentunya akan lebih mudah dalam membuat konten yang engaging bagi audiens.

Itulah penjelasan mengenai blog vs podcast yang sudah Glints persiapkan untukmu.

Sebenarnya baik blog atau podcast sama-sama dapat meningkatkan jangkauan pemasaran dan memelihara hubungan baik dengan pelanggan.

Jadi, kedua hal tersebut memang memiliki dampak positif bagi perkembangan bisnis.

Itulah mengapa saat ini tidak sedikit brand yang menggunakan keduanya sekaligus sebagai bagian dari strategi pemasaran.

Semoga bermanfaat!

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Iwan Bisa
2 tahun yang lalu
3 Keuntungan Melakukan Sosial Media Audit Untuk Menentukan Strategi Social Media Marketing Yang Efektif

3 Keuntungan Melakukan Sosial Media Audit Untuk Menentukan Strategi Social Media Marketing Yang Efektif

Batas Melamar Pekerjaan ini Artikel

Jobnas.com - Sudahkah kamu mendengar istilah social media audit? Ya, audit memang tidak hanya untuk bidang keuangan, ia juga bisa dilakukan untuk akun media sosial.

Para digital marketer, khususnya yang bergerak di media sosial, setidaknya perlu dan harus untuk melakukan social media audit.

Mengapa harus demikian? Karena saat ini media sosial sudah semakin banyak, sehingga mereka perlu mengauditnya agar bisa menentukan strategi yang perlu dilakukan.

Simak artikel ini sampai selesai agar kamu tahu bagaimana caranya melakukan social media audit secara mandiri.

Apa Itu Social Media Audit?

Social media audit adalah kegiatan yang dilakukan untuk mengevaluasi aktivitas sebuah bisnis di media sosial. Hal ini sebagaimana yang disarikan dari Sprout Social.

Bagi para marketer, social media audit merupakan hal yang penting. Mereka bisa memantau metrik-metrik penting yang mengindikasikan perkembangan bisnis hingga peluang dan strategi apa yang perlu diambil dengan audit ini.

Selain itu, social media audit juga memastikan sebuah brand untuk tetap unggul dari para kompetitornya dengan membangun social media presence yang cukup bagus.

Social media audit bisa dilakukan kapan saja, namun jika bisa dilakukan perbulan, maka itu lebih baik. Sebab, media sosial kini sering menambahkan fitur-fitur baru yang perlu dievaluasi dan dipahami secara cepat.

Keuntungan Melakukan Social Media Audit

Dalam era digital yang terus berkembang, kehadiran di platform media sosial telah menjadi kunci bagi keberhasilan bisnis. Namun, semakin banyaknya platform yang tersedia dan dinamika yang terus berubah dalam perilaku pengguna membuat manajemen media sosial menjadi tantangan yang semakin kompleks.

Di sinilah pentingnya melakukan social media audit muncul sebagai langkah penting bagi bisnis untuk mengevaluasi dan meningkatkan kinerja online mereka.

1. Evaluasi dengan pakar

Salah satu keuntungan yang bisa diperoleh dengan melakukan social media audit adalah kesempatan untuk mendapat masukan dari seorang pakar terkait langkah dan strategi untuk perkembangan bisnisnya.

Sebab, social media audit tidak bisa dilakukan seorang diri, melainkan butuh pakar sebagai tenaga ahli.

Dengan adanya pakar tersebut, social media audit yang dilakukan bisa berjalan dengan baik dan benar sehingga bisa membuat upaya digital marketing lebih sukses daripada sebelumnya.

2. Mendapat solusi

Dalam hal apapun, pasti akan ada masalah dan rintangan yang harus dicarikan solusi. Jika masalahmu adalah kurangnya tingkat konversi dari marketing lewat media sosial, maka social media audit bisa menyelesaikan kendala ini.

Audit akan membantu kita mengetahui pada bagian mana yang menjadi masalah dan bagaimana memperbaikinya.

3. Mendapat peluang marketing

Sebagai seorang marketer, kamu dituntut untuk mencari peluang yang bisa dijadikan moment penting demi kesuksesan marketing.

Nah, social media audit adalah salah satu cara marketer untuk bisa menganalisis strategi yang paling tepat untuk mendapat hasil yang diinginkan.

Cara Melakukan Social Media Audit

Adapun langkah-langkah yang perlu dilakukan menurut Curatti ketika social media audit, adalah:

1. Kumpulkan semua akun media sosial

Hal yang pertama harus kamu lakukan adalah mengumpulkan semua media sosial brand-mu.

Setelah itu, mulailah menganalisis metrik-metrik yang tercatat oleh akun-akun tersebut.

Adapun metrik yang harus dicatat untuk social media audit adalah jumlah followers, engagement, likes, share, retweet comment, click, views, mentions, dan reach-nya.

Untuk mengetahui metrik-metrik ini, kamu bisa langsung memeriksanya pada platform terkait.

Akan tetapi, saat ini ada tool yang bisa lebih memudahkan kita untuk mengakses semuanya dari satu dashboard yang sama.

Nah, angka-angka ini akan menunjukkan mana yang performanya baik dan mana yang masih kurang.

2. Analisis demografi audiens

Untuk melakukan perbaikan dalam social media audit, penting untuk memahami demografi dan ketertarikan dari audiens di masing-masing platform.

Pasalnya, setiap platform memiliki karakteristik pengguna yang berbeda-beda.

Dengan memahami demografis para pengguna, besar kemungkinan marketingmu akan lebih sukses.

3. Cek kualitas konten

Memastikan kualitas konten di seluruh platform yang bisnismu gunakan juga penting dilakukan saat proses audit.

Yang harus dipastikan adalah konsistensi dari kualitas konten atau produk yang kamu tawarkan dari waktu ke waktu. Hal itu bisa dilihat dari matrik yang ada.

Jika hasilnya menurun, maka harus diperbaiki.

Namun, apabila sudah konsisten dengan kualitas yang sama, langkah selanjutnya adalah memberikan sentuhan baru agar semakin baik ke depannya.

4. Hitung biaya dan ROI

Layanan digital marketing di media sosial tidak semuanya gratis, ada juga layanan yang berbayar, apalagi bagi para marketer. Maka, menjadi  sangat penting juga untuk menghitung biaya yang dikeluarkan beserta perhitungan return on investment (ROI).

Banyak digital marketer yang melupakan hal ini.

Sebab, aspek finansial dari penggunaan media sosial adalah hal yang penting untuk dipertimbangkan ketika proses audit.

Hal ini perlu dilakukan agar bisa mengetahui apakah biaya yang dikeluarkan sepadan dengan hasil yang didapat.

Jika tidak sepadan, kamu harus temukan sesuatu yang bisa dioptimalkan, sehingga biaya yang dikeluarkan bisa seminimal mungkin dengan hasil yang memuaskan.

Tenang saja, untuk melakukan social media audit tidak membutuhkan cukup banyak waktu. Prosesnya kurang lebih hanya 30 menit.

Semoga bermanfaat!

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Iwan Bisa
2 tahun yang lalu
Pentingnya Menjaga Performa Website Perusahaan Dengan Site Audit

Pentingnya Menjaga Performa Website Perusahaan Dengan Site Audit

Batas Melamar Pekerjaan ini Artikel

Jobnas.com - Untuk memaksimalkan kinerja situs web perusahaan, site audit perlu dilakukan secara rutin.

Sebab, kualitas SEO dan tampilan situs memiliki peran penting dalam kesuksesan perusahaan.

Jika tidak dilakukan secara rutin, eksistensi situs web mereka akan tertinggal dan konten yang disajikan menjadi terabaikan karena SEO dan tampilan situs yang sudah tertinggal.

Sayangnya, masih banyak perusahaan yang tidak melaksanakannya secara rutin.

Berengkat dari fakta tersebut, artikel ini akan membahas seputar site audit, mulai dari definisi hingga manfaatnya untuk perusahaan khusus untukmu. Simak selengkapnya di bawah ini!

Apa Itu Site Audit?

Berdasarkan definisi yang dilansir dari SEO Clarity, site audit atau website audit, adalah proses evaluasi terhadap kualitas performa sebuah situs web perusahaan.

Kegiatan ini bisa dianggap sebagai uji coba komprehensif terhadap keseluruhan performa situs web perusahaan dengan berpedoman pada hasil pencarian situs di dalam search engine’s result page (SERP).

Namun, kini tahap-tahap uji coba telah mengalami perkembangan. Proses audit akan diselesaikan dengan cara melihat segala kekurangan dalam situs yang mungkin masih bisa ditingkatkan.

Pada proses audit, tools yang digunakan akan memberikan semacam laporan bagi para marketer.

Marketer akan menerima informasi lengkap mengenai segala perbaikan yang dapat dilakukan agar kualitas situs meningkat melalui laporan tersebut.

Pada dasarnya,site audit adalah salah satu aspek yang paling sulit untuk dilakukan terkait meningkatkan kualitas SEO di bidang marketing.

Seorang marketer harus memahami secara saksama informasi dalam data yang ia terima. Setelah itu, mereka akan memakan waktu yang lama guna menganalisis keterangan di dalam data tersebut.

Lalu, proses audit akan berlanjut dan menganalisis seluruh detail situs, mulai dari tampilan hingga kualitas user experience.

Maka, agar audit lebih efisien dan tidak memakan banyak waktu, alangkah lebih baik jika dilakukan bersama tim marketing yang lain.

Jenis-Jenis Site Audit

Menurut All Things Web, berikut 3 jenis site audit yang biasa dilakukan oleh suatu perusahaan, yaitu:

1. Technical audit

Jenis site audit pertama yang bisa dilakukan perusahaan adalah technical audit.

Technical audit lebih berfokus pada praktik-praktik terbaik yang dapat meningkatkan visibilitas situs.

Selain itu, jenis audit ini dapat memastikan bahwa situs web perusahaan telah memenuhi semua persyaratan yang dapat memudahkan proses crawling dan indexing.

2. SEO audit

Berikutnya adalah SEO audit. Sesuai judulnya, jenis auditing ini mengukur seberapa baik kualitas SEO yang dimiliki situs web.

Proses evaluasi dapat mencakup analisis penggunaan keyword, link profiles, perilaku traffic dalam situs, target konversi, dan metadata.

Masih banyak aspek teknis lainnya yang akan melewati proses audit.

3. Content audit

Jenis site audit selanjutnya yang perlu kamu ketahui adalah content audit.

Content audit sifatnya penting untuk mengevaluasi konsistensi brand, terutama bagi perusahaan yang sedang melakukan akuisisi atau merger.

Selama proses audit, marketer tidak hanya memastikan bahwa konten sudah mencerminkan identitas brand, tetapi, juga mengidentifikasi konten apa yang bisa mendorong konversi.

Manfaat Site Audit untuk Perusahaan

Setelah melihat definisi dan jenis-jenisnya, kira-kira, seperti apa manfaat yang bisa diraih perusahaan dengan melakukan site audit?

Menurut Exai, berikut penjelasan lengkapnya:

1. Meningkatkan performa situs

Pertama-tama, website audit memiliki peran besar dalam meningkatkan performa situs web milik perusahaan.

Mengapa hal tersebut bisa terjadi? Sebab, proses website audit secara langsung menganalisis kinerja framework dan infrastruktur situs. Hasilnya, pengalaman pengguna dalam situs meningkat.

2. Kualitas SEO situs meningkat

Berikutnya, site audit juga dapat meningkatkan kualitas dari SEO sebuah situs web.

Hal ini karena proses audit dapat mengidentifikasi isu SEO dalam situs secara efektif tanpa melewatkan satu aspek yang bermasalah.

Selain itu, proses audit juga dapat memberikan solusi atas semua masalah SEO yang dimiliki situs perusahaan. Hal ini secara tidak langsung meringankan tugas marketer.

3. Memperbaiki kualitas conversion rate

Sesungguhnya, cara terbaik untuk mengkonversi audiens menjadi pelanggan tetap adalah dengan memiliki performa situs web yang apik.

Nah, dengan melakukan site audit, performa situs yang meningkat secara tidak langsung juga memengaruhi pengalaman pengguna.

Bila pengalaman pengguna di situs baik, maka, angka conversion rate dalam situs web dapat meningkat secara drastis.

Kesimpulannya, tanpa site audit, strategi pemasaran dan bisnis yang telah mereka terapkan besar kemungkinan tidak bisa menyentuh perhatian pelanggan.

Semoga bermanfaat!

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Iwan Bisa
2 tahun yang lalu
Tingkatkan Brand Consideration-mu, Maka Penjualanmu Akan Meningkat Lebih Pesat

Tingkatkan Brand Consideration-mu, Maka Penjualanmu Akan Meningkat Lebih Pesat

Batas Melamar Pekerjaan ini Artikel

Jobnas.com - Apakah kamu sebelumnya pernah mendengar istilah brand consideration? Ya, istilah ini untuk tahapan di mana pelanggan sebelum membeli sesuatu, pasti melakukan pertimbangan-pertimbangan.

Sama halnya dengan brand awareness, brand consideration sangat penting untuk ditingkatkan. Nah, bagaimana cara meningkatkannya?

Simak selengkapnya cara-cara berikut ini, ya!

Mengenal Brand Consideration

Sebelum memahami istilah brand consideration ini, alangkah baiknya untuk mengetahui terlebih dahulu soal brand awareness. Karena keduanya berkaitan satu sama lain.

Secara sederhana, brand awareness menggambarkan seberapa akrab brand-mu dengan konsumen. Fungsinya untuk menunjukkan bagaimana brandmu menurut penilaian mereka.

Nah, setelah calon konsumen mengenal dan akrab dengan brandmu, selanjutnya mereka akan memikirkan apakah mau membelinya atau tidak. Inilah yang dimaksud dengan brand consideration.

Nah, setelah pertimbangan dilakukan, mengutip MarketingIQ, ada dua kemungkinan yang akan terjadi; ada pihak yang tertarik untuk membli, ada pula yang malah menghindarinya.

Pertimbangan ini bisa menjadi sebuah indikasi yang menggambarkan salah satu jenis hubungan pelanggan dengan brand.

Mengapa Brand Consederation Harus Diperhitungkan?

Untuk menjawab pertanyaan di atas, sederhananya begini, jika pelanggan tidak mempertimbangkan merek atau brandmu, mereka tentu akan memilih merek lain yang sudah dipertimbangkan sebelumnya.

Jawaban yang sangat logis, bukan? Bagaimana audiens bisa memilih brandmu jika ia tak ada di daftar pilihan?

Itulah yang menjadi alasan mengapa brand consideration adalah hal yang harus kamu pikirkan. Besar kemungkinan, jika ia sudah terbangun dengan baik, para pembeli akan berdatangan.

Ternyata, merek atau brand yang berhasil masuk ke tahap consideration punya kemungkinan tiga kali lebih besar untuk dibeli produknya. Hal ini terungkap dalam salah satu riset tentang customer journey.

Tips Meningkatkan Brand Consideration

Setelah mengetahui betapa penting brand consideration, yang perlu dipelajari selanjutnya adalah tips-tips yang bisa dilakukan untuk meningkatkannya.

Disadur dari BBF Digital, langkah-langkah yang perlu kamu lakukan di antaranya adalah:

1. Jadikan KPI

Pada dasarnya, pertimbangan merek merupakan salah satu indicator dari brand health. Dengan fakta ini dan pertimbangan penjualan, ia harus dijadikan salah satu key parameter index (KPI).

2. Posisikan brand dengan baik

Untuk bisa memposisikan brand mu dengan baik, kamu perlu memerhatikan dua hal; Apa masalah pelanggan yang ingin diselesaikan dan apa kebutuhan mereka yang ingin kamu penuhi. Pastikan produkmu bisa menjadi solusi untuk mereka.

Dengan begitu, merekmu tentu akan dipertimbangkan oleh calon pelanggan mau dibeli atau tidak. Otomatis brand consideration brandmu akan meningkat.

3. Tonjolkan keunggulan produkmu lalu buktikan

Dalam persaingan marketing, yang harus ditunjukkan adalah keunggulan atau nilai lebih yang ditawarkan produkmu. Istilah marketingnya lebih dikenal dengan value proposition.

Nah, karena berupa nilai, kamu juga harus membuktikannya. Sebab ini akan berdampak jangka panjang pada pertimbangan produkmu.

4. Tingkatkan brand experience

Sebagai marketer, kamu tentu tak akan puas dengan satu tampat saja untuk prospek marketing. Lebih banyak tempat, lebih berpotensi untuk mendapat pelanggan, seperti blog, media sosial, dan lain-lain.

Jika demikian, pastikan untuk membuat konten yang mendukung brand experience, seperti layanan yang baik, desain konten yang selaras, dan semacamnya.

Semua itu akan dapat meningkatkan brand consideration.

5. Jangan janji berlebihan

Jika sudah menerapakan langkah ketiga dan keempat di atas, yakni membuat value proposition dan konten yang mendukung brand experience, yang yang perlu diperhatikan selanjutnya adalah jangan menjanjikan sesuatu yang berlebihan yang tidak proporsional dengan kualitas produkmu.

Jika produkmu tidak sesuai dengan yang kamu janjikan, imbasnya pelanggan akan kecewa. Otomatis brand consideration bukannya meningkat, tetapi malah sebaliknya.

So, kesimpulannya, tingkatkan brand considerationmu, maka penjualanmu akan meningkat.

Semoga bermanfaat!

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Iwan Bisa
2 tahun yang lalu
Podcast-Rekomendasi

5 Podcast Rekomendasi Untuk Belajar Marketing

Batas Melamar Pekerjaan ini Artikel

Jobnas.com - Zaman yang semakin canggih membuat semua urusan manusia menjadi sangat mudah, bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja. Belajar adalah salah satu contohnya. Belajar apapun itu bisa terbantu dengan mudah. Contoh kecilnya adalah belajar marketing. Kamu bisa mempelajarinya dengan memanfaatkan platform apa saja, termasuk podcast.

Ya, salah satu caranya adalah dengan mendengarkan podcast, kamu dapat belajar di mana saja dan kapan saja; saat dalam perjalanan, saat menunggu seseorang, saat bersantai di pagi hari dengan ditemani secangkir kopi dan lain sebagainya.

Nah, jika kamu ingin demikian, artikel ini akan merekomendasikan podcast yang bisa kamu dengarkan untuk belajar marketing.

Penasaran, gak? Jika iya, sanggat disarankan kamu membaca artikel ini sampai tuntas! Berikut adalah 5 podcast rekomendasi yang cocok untuk belajar marketing:

1. Everyone Hates Marketers

Podcast pertama adalah Everyone Hates Marketers. Nama yang unik, bukan? Begitupun dengan isi podcastnya. Kamu sudah pernah mendengar podcast yang satu ini, tidak?

Berdasarkan informasi yang didapat dari Ahrefs, Everyone Hates Marketers berbicara tentang marketing, CRO (customer relation officer), social media marketing, content marketing, SEO hingga SaaS.

Host Everyone Hates Marketers dibawakan langsung oleh Louis Grenier, seorang lulusan Wichita State University di Kansas.

Nah, pertanyaannya, di platform apa saja podcast ini bisa diakses?

Untuk kamu yang ingin belajar marketing dari podcast ini, Kamu bisa mendengarkannya melalui Spotify, Apple Podcasts, dan Stitcher.

Sebagai informasi tambahan, Louis selalu meng-update episode podcast terbarunya setiap hari selasa. Pada setiap podcast, rata-rata Louis mewawancarai bintang tamu yang kompeten di bidang marketing.

2. Social Media Marketing Podcast

Untuk kamu yang ingin meningkatkan strategi social media marketing, podcast ini sangat rekomendasi untuk didengarkan dan dipelajari dengan baik.

Beberapa tema yang dibawakan dari podcast ini berbicara tentang strategi konten Instagram, memulai bisnis di Tiktok, membangun bisnis dengan YouTube, membuat brand di YouTube, dan masih banyak lagi.

Podcast ini bisa kamu dengarkan di Spotify, Apple Podcast, dan Google Podcast.

Hebatnya lagi, Social Media Marketing Podcast dibawakan langsung oleh CEO Social Media Examiner, Michael Stelzner. Data ini berdasarkan informasi yang didapat dari Forbes.

3. Marketing O’Clock

Rekomendasi podcast yang ketiga adalah Marketing O’Clock. Seperti dua podcast sebelumnya, media ini juga berbahasa inggris.

Untuk orang-orang yang sering membaca artikel-artikel dari Search Engine Journal, tentu sangat familiar dengan podcast ini.

Sebab, dilansir dari situs resminya, Marketing O’Clock merupakan bagian dari Search Engine Journal.

Tak hanya satu host, Marketing O’Clock mempunyai empat host sekaligus, yaitu Mark Saltarelli, Christine Zirnheld alias Shep, Jessica Budde, dan Greg Finn.

Tema yang bisa kamu pelajari pun sangat beragam, seperti online marketing, email marketing, SEO, PPC, dan social media.

Yang menjadi nilai plus dari podcast yang satu ini adalah semua host membawakan podcast dengan permainan kata yang apik serta humor yang unik sehingga selain dapat ilmu baru, kamu pasti terhibur dengan kelakar mereka.

4. Indonesia Digital Marketing Podcast

Nah, untuk kamu yang tidak bisa Bahasa inggris, tetapi punya keinginan besar untuk belajar marketing, tidak usah risau dan jangan galau, karena Indonesia Digital Marketing Podcast hadir untuk menjadi tempat belajarmu.

Podcast ini berbicara tentang semua hal yang berkaitan dengan pemasaran melalui media internet, tips-tips serta trik dalam digital marketing.

Durasi yang disajikan pun terbilang tidak terlalu lama. Satu episode podcast memiliki durasi sekitar 6 sampai 11 menit. Adapun hostnya adalah Ryan Kristo Muljono.

5. Penasaran Digital

Rekomendasi podcast yang terakhir adalah Penasaran Digital. Dari namanya saja sudah membuat penasaran, bukan?

Pemilik podcast berbahasa Indonesia ini adalah Willian Jakfar. Dalam setiap podcastnya, ia membahas digital marketing dan bisnis melalui perspektifnya sendiri.

Pada salah satu episode podcast-nya, William Jakfar juga sempat menjelaskan bagaimana cara mengatur Facebook Ads dan Instagram Ads.

Bagi kamu yang ingin belajar langsung dari William Jakfar, segera temukan podcast ini di Spotify lalu cari Penasaran Digital di kotak pencarian.

Nah, Itulah 5 rekomendasi podcast dari artikel ini yang bisa kamu jadikan media untuk belajar marketing.

Semoga bermanfaat!

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Enol Writer
2 tahun yang lalu
Kuliah Online, Antara Mitos dan Fakta

Kuliah Online, Antara Mitos dan Fakta

Batas Melamar Pekerjaan ini Artikel

Jobnas.com - Bagi Anda yang baru lulus SMA sederajat, kuliah online mungkin bukan menjadi keinginan utama Anda.

Karena yang ada dalam bayanga Anda adalah Kuliah reguler (yakni mengikuti kuliah di kampus sebagai mahasiswa) dan tentunya sepertinya masih jadi pilihan utama.

Selain ingin mencicipi pengalaman belajar dan berorganisasi di kampus, kuliah reguler juga dianggap sebagai media bersosialisasi dan networking di masa depan.

Banyak yang masih percaya bahwa ini adalah satu-satunya cara untuk bersosial selama kuliah.

Dan bagaimana dengan kuliah online? mungkin Anda baru akan mempertimbangkan kuliah online setelah menyelesaikan D3 atau S1. Misalnya, Anda sudah bekerja, tetapi Anda masih ingin belajar untuk mendapatkan gelar master dan seterusnya.

Sayangnya, saat ini Anda kesulitan menyeimbangkan waktu antara bekerja dan kuliah, sehingga kuliah online menjadi solusinya.

Selain karena kesibukan kerja yang kadang-kadang dicampur dengan pekerjaan ekstra pada tugas kota dan luar negeri, juga merupakan alasan yang memungkinkan untuk bolos lebih sering.

Sehingga kuliah yang dipilih dapat diselesaikan secara online, Anda juga yakin jadwal Anda tidak akan mudah terganggu.

Namun hal itu, tidak diinginkan bagi Anda yang baru menjalani perkuliahan di strata satu (S-1). Lantas apa saja mitos kuliah online yang sering Anda dengar?

Mitos Seputar Kuliah Online

Ketika Anda mendengar kata webinar, apa yang dapat Anda pikirkan saat ini? Beberapa pendapat ini mungkin sudah sering Anda dengar.

Maka tidak heran jika Anda akan berpikir dua kali sebelum memutuskan untuk mengambil kuliah online. Mari kita periksa satu per satu.

1. Belajar daring bukan sekedar nongkrong bareng teman-teman di kampus

Hingga saat ini, imajinasi Anda hanya terpaku di depan laptop atau smartphone di genggaman.

Walaupun banyak mahasiswa lain di jurusan yang sama, terkadang Anda bisa dibilang belajar langsung dari kamar.

Asyiknya tidak perlu mandi dan ganti baju saat koneksi internet sudah cukup. Anda bisa makan lagi sambil makan, meski tidak ada tempat duduk di sebelah Anda.

Fakta yang sebenarnya

Mengapa Anda harus khawatir tidak bisa terhubung dengan teman-teman Anda di kampus selama kuliah daring? Tidak semua kursus satu arah (yaitu dengan video).

Beberapa di antaranya adalah kelas obrolan langsung, diskusi online, atau forum siswa tempat Anda dapat mengobrol dengan teman dari departemen yang sama.

Bahkan jika seseorang tinggal di kota yang sama denganmu, mengapa kamu  tidak setuju untuk bertemu dan belajar bersama? Apakah sosialisasi bukan pilihan?

2. Kualitas pengajaran yang buruk

Karena banyaknya materi gratis di Internet, anggapan ini sangat umum dalam kuliah online.

Padahal, semakin mahal dan sulit mencari bahan kuliah, maka semakin baik kualitasnya.

Fakta yang Sebenarnya

Siapa bilang kualitas pengajaran kuliah daring lebih buruk dari perkuliahan reguler? Konsultan  Berkeley  tidak setuju.

Mengingat belajar dengan cara ini dapat mengatasi hambatan jarak dan waktu, banyak teman Anda yang belajar di luar negeri meskipun masih di Indonesia atau sebaliknya.

Jika program tersebut benar-benar ada dan sangat mendukung tujuan Anda, mengapa tidak diambil saja?

3. Anda Bisa Membagi Waktu dengan Pekerjaan Anda

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, belajar sambil bekerja merupakan tantangan tersendiri.

Jika Anda bersedia mengorbankan akhir pekan Anda untuk menghadiri kelas khusus di kampus, tidak apa-apa.

Namun jika tidak, kuliah online adalah solusinya. Paling-paling hanya perlu ke kampus untuk ujian atau urusan administrasi.

Fakta yang sebenarnya

Bagaimana Anda membagi waktu antara kuliah online dan pekerjaan Anda tergantung bagaimana Anda melakukannya.

Karena kuliah daring, banyak yang lupa dan lupa hadir di kelas atau menyelesaikan tugas. Faktanya, ketidakhadiran Anda akan tetap dicatat dan IPK Anda akan tetap menderita.

Membagi waktu antara kuliah daring dan kerja juga tergantung bagaimana melakukannya. Misalnya: Prioritaskan yang memiliki tenggat waktu yang lebih mendesak. Yang paling penting adalah disiplin dan mengetahui prioritas Anda.

Baca Juga: Kenalilah Adaptive Leadership, Agar Kamu Jadi Pemimpin Junjungan Tim

4. Perusahaan Tidak Ingin Mempekerjakan Lulusan Kuliah Online

Ini juga salah satu ketakutan paling umum di antara mereka yang telah memilih jalur kuliah online.

Bagaimana cara kerja akreditasi? Apakah perusahaan bersedia mempertimbangkan Anda bahkan jika Anda tidak kuliah seperti biasa?

Tentu anggapan semacam ini bukan sebuat kebenaran, karena dalam dunia kerja yang dilihat bukanlah proses Anda kuliah, melainkan gelar dan kemampuan yang paling utama.

Fakta yang sebenarnya

Padahal akreditasi kampus yang menawarkan kuliah daring itu bagus, kenapa tidak? Ada juga perusahaan yang menerima lulusan dari jalur ini, karena kemampuannya bekerja  dalam tim dan akreditasi kampus yang menawarkan kursus online tersebut.

Bahkan, perusahaan mungkin akan lebih terkesan jika Anda bisa belajar online di universitas bergengsi di luar negeri, namun tetap berada di Indonesia.  

5. Kuliah online cenderung menipu

Mungkin itu yang Anda pikirkan saat mengerjakan esai atau tugas lainnya. Daripada repot mikir, lebih baik menjiplak saja tulisan yang sudah ada. Paling-paling hanya diubah sedikit sebelum email dosen.

Fakta yang sebenarnya

Mereka yang masih percaya bahwa belajar online berarti bisa menyontek adalah salah. Karena saat ini sudah banyak software anti plagiat.

Perangkat lunak pendeteksi plagiarisme khusus telah membaca niat Anda untuk mengambil jalan pintas untuk menyelesaikan tugas. Dalam perkuliahan seperti itulah Anda harus lebih disiplin dan jujur.  

6. Biaya kuliah online jauh lebih murah

Mitos ini berkisar pada asumsi satu arah: tidak perlu kuliah, dan tidak ada biaya administrasi terkait biaya gedung dan masalah struktur di kampus.

Fakta yang sebenarnya

Biaya kuliah online sebenarnya bisa jauh lebih mahal

Oke, mungkin Anda tidak merasa perlu ke kampus dan menganggap tidak ada gedung permanen di kampus.

Namun, biaya pemeliharaan informasi dan teknologi kampus  masih sangat diperlukan. Jadi jangan menganggap kuliah online pasti lebih murah dari kuliah biasa.

7. Kuliah online jauh lebih mudah daripada kuliah biasa

Anggapan ini hampir sama dengan anggapan bahwa kuliah online membantu Anda mengatur waktu dengan lebih baik.

Selain terkadang bisa mengunduh materi yang ditawarkan secara gratis, ada beberapa yang waktunya cukup fleksibel, artinya Anda tidak harus “hadir” di kelas online pada saat itu.

Fakta yang sebenarnya

Kuliah online bisa jauh lebih sulit daripada kuliah regular, Apalagi jika kampus atau lembaga yang memilikinya terakreditasi tinggi. Kalau kampusnya juga di luar negeri dan sudah terkenal? Wow, betapa mudahnya kuliah.

Selain itu, Anda harus lebih mandiri dan disiplin. Misalnya: Jangan menunda-nunda tugas.

Nah, apakah Anda sudah mengetahui perbedaan mitos dan fakta dalam kuliah online? Sekarang tinggal tergantung pada pilihan Anda.

Jika Anda seorang profesional yang ingin meningkatkan keterampilan Anda dalam kehidupan profesional, Anda dapat memilih kuliah online.

Saat bekerja, Anda membagi waktu dengan mengikuti kelas online dan mengerjakan tugas.

Itulah dia beberapa fakta dari kuliah online yang selama ini menjadi rumor di banyak kalangan.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Enol Writer
2 tahun yang lalu
21 Prospek Kerja Jurusan Manajemen

21 Prospek Kerja Jurusan Manajemen

Batas Melamar Pekerjaan ini Artikel

Jobnas.com - Benarkah peluang kerja jurusan manajemen hanya sebatas keuangan? Tentu tidak, ada banyak peluang kerja yang juga bisa dilakukan bagi jurusan manajemen.

Anda yang kuliah di jurusan manajemen tidak usah bingung, karena Jobnas akan mengulas secara rinci peluang kerja apa saja yang cocok untuk Jurusan Anda.

Menurut laporan State University of New York, pengalaman magang dapat menambah nilai plus di mata perekrut. Sehingga ketika Anda lulus, akan lebih mudah untuk mencari pekerjaan.

Daftar peluang kerja jurusan manajemen, Anda Cocoknya yang mana?

Saat ini, jurusan manajemen menjadi salah satu pilihan yang diminati oleh banyak orang dalam mengejar karir di dunia bisnis. Dengan perkembangan ekonomi yang terus berkembang, peluang kerja bagi lulusan jurusan manajemen pun semakin terbuka lebar.

Salah satu peluang kerja yang menjanjikan bagi lulusan jurusan manajemen adalah sebagai manajer. Sebagai seorang manajer, Anda akan bertanggung jawab dalam mengelola berbagai aspek dalam sebuah perusahaan, mulai dari manajemen keuangan, sumber daya manusia, pemasaran, hingga operasional.

Kemampuan untuk memimpin tim, mengambil keputusan strategis, dan mengelola konflik merupakan beberapa keterampilan yang dibutuhkan dalam posisi ini.

1. Akuntan

Pekerjaan ini cocok untuk Anda yang menyukai angka. Kerna banyak perusahaan juga membutuhkan akuntan, bahkan yang kecil sekalipun.

2. Staf Keuangan

Mereka yang memperoleh gelar sarjana administrasi juga dapat menjadi staf keuangan.

Sekilas, jurusan manajemen memiliki peluang kerja yang sama dengan akuntan. Sebenarnya keduanya berbeda.

Kata akuntansi, fokus pada pencatatan kas perusahaan. Tugas utama mereka adalah menyiapkan laporan keuangan.

Pada saat yang sama, staf keuangan berfokus pada manajemen keuangan. Mereka mengatur dan mengelola transaksi bisnis.

3. Pemasaran

Sambil belajar manajemen, Anda juga belajar dunia pemasaran. Tak heran, banyak alumni manajemen yang menjadi pemasar.

Di tempat kerja, agensi ini bertanggung jawab untuk memasarkan produk, mengelola periklanan, menentukan target pasar, dan lainnya.

Jika Anda berada di posisi ini, harus memiliki keterampilan sebagai berikut:

  • komunikasi
  • kreativitas
  • negosiasi
  • berpikir analitis
  • public speaking

4. Konsultan Bisnis

Prospek kerja jurusan manajemen bisnis selanjutnya adalah konsultan bisnis. Pekerjaan ini meiliki Peran diantaranya:

 untuk membantu menilai kebutuhan pemasaran

 untuk mengembangkan strategi pemasaran untuk meningkatkan kesadaran merek dan akuisisi pelanggan

 untuk mengembangkan rencana bisnis, baik jangka pendek maupun jangka panjang dll.

5. Recruiters

Jurusan manajemen tidak hanya belajar tentang uang dan pasar. Beberapa universitas telah memiliki program khusus dalam manajemen sumber daya manusia.

Jadi di jurusan ini kamu bisa belajar tentang dunia sumber daya manusia, termasuk rekrutmen.

6. Staf HRD

Perekrut hanyalah salah satu pilihan kerja untuk jurusan manajemen, apalagi mereka bisa menjadi orang HRD.

Sementara perekrut fokus untuk mencari staf baru, itu berbeda untuk staf SDM. HRD berfokus pada SDM, pelatihan dan penggajian.

Namun, seperti yang ditulis The Balance Careers, ada juga yang melakukan rekrutmen, dan itu semua tergantung pada kebijakan perusahaan.

7. Staf Operasional

Selain pemasaran, keuangan dan sumber daya manusia, ia juga punya spesialisasi dalam manajemen operasi. Minat ini berfokus pada sistem produksi barang dan jasa.

Anda yang memilih minat ini dapat menjadi agen dengan tugas utamanya adalah memastikan bahwa faktor-faktor produksi tidak terbuang sia-sia.

Dengan cara ini, barang atau jasa dapat diproduksi secara maksimal.

8. Bankir

Peluang kerja manajerial berikutnya adalah bankir. Ingatlah bahwa salah satu kepentingan perusahaan besar ini adalah perbankan.

Anda dapat bekerja di area resepsionis, misalnya di layanan pelanggan atau perbankan.

Keduanya bertanggung jawab langsung untuk bertemu dan melayani pelanggan.

Kemungkinan untuk bekerja juga di back office bank. Pekerjaan ini biasanya memantau berbagai acara dan melakukan tugas lainnya.

9. Enterpreneur

Sebenarnya siapa saja bisa menjadi seorang pengusaha, sebab mereka tidak perlu mengikuti pelatihan manajemen.

Bagaimanapun, keterampilan manajemen dapat membantu Anda menjadi pengusaha yang baik. Karena Anda belajar tentang manajemen risiko, keuangan, dan bahkan operasi.

10. Analis Keuangan

Pekerjaan selanjutnya yang bisa Anda coba setelah menyelesaikan studi manajemen adalah analis keuangan.

Seperti yang disarankan di awal, bahwa tanggung jawab utama Anda adalah  menganalisis dan memberi nasihat tentang situasi keuangan klien.

Di sini tugas Anda adalah pemodelan keuangan. Oleh karena itu, Anda harus memiliki keterampilan analitis dan riset yang kuat.

Selain itu, Anda akan bekerja dengan staf akuntansi untuk memastikan keakuratan laporan keuangan yang disiapkan.

Baca Juga: Inilah Keterampilan atau Skill Penting Bagi Para Pekerja di Semua Industri: “Manajemen Diri”

11. Risk Manager

Risk Manager merupakan pekerjaan yang menarik bagi lulusan manajemen.

Tugas Anda di departemen ini adalah menganalisis risiko yang mengganggu  proses bisnis perusahaan.

Selain itu, Anda harus membuat strategi dan inisiatif untuk mencegah  risiko tersebut.

Posisi ini milik Divisi Anti Pencucian Uang (AML), bukan Departemen Administrasi atau Keuangan.

12. Direktur Bisnis

Direktur Bisnis biasanya ditujukan untuk jurusan manajemen.

Di sini, tugas Anda adalah memantau dan mengelola aktivitas karyawan dalam tim bisnis dan manajemen.

Anda juga akan diminta untuk melakukan berbagai tugas, seperti memastikan produktivitas dan kualitas strategi bisnis perusahaan.

Di perusahaan yang lebih besar, manajer perusahaan juga berperan dalam mengevaluasi dan menganalisa kualitas pekerjaan karyawan.

13. Lawyer Bisnis

Jika tertarik dengan dunia hukum, lulusan jurusan manajeman juga dapat memilih sebagai lowyer.

Menurut situs web Asosiasi Pengacara, profesi ini mengacu pada profesional teregulasi yang berkualifikasi dan berspesialisasi dalam hukum dan praktik biaya komersial.

Dalam pekerjaan ini, tugas Anda adalah memastikan bahwa hubungan terjalin dengan perusahaan dan klien, sehingga kemungkinan biaya hukum dipertimbangkan dengan baik.

Perkiraan anggaran juga harus disiapkan dan saran untuk membatasi pengeluaran pedagang.

14. Accounts Manager

Accounts Manager juga merupakan pencari kerja yang dapat dipilih oleh lulusan manajemen bisnis.

Dalam karir ini, Anda akan bertanggung jawab untuk mendapatkan klien baru dan menjaga hubungan melalui platform layanan pelanggan.

Tugas Anda juga  perencanaan strategis, yang membantu klien mencapai tujuan tertentu dengan dukungan sumber daya  perusahaan.

15. Analis Data 

Peluang kerja bagi lulusan manajemen tidak hanya di bidang keuangan atau risiko. Anda juga memiliki pilihan untuk menjadi seorang analis data.

Anda yang memilih profesi ini banyak melakukan riset terkait situasi pasar atau angka penjualan dan mengubahnya menjadi informasi yang mudah dipahami oleh pemangku kepentingan.

Informasi tersebut kemudian digunakan untuk mengembangkan rencana strategis yang membantu perusahaan membuat keputusan yang lebih tepat. Ini termasuk menciptakan solusi yang lebih rinci untuk masalah umum pelanggan.

16. Aktuaris

Tidak hanya lulusan aktuaria yang dapat menjadi aktuaris. Alumni jurusan manajemen juga bisa menjadikannya peluang kerja.

Di sini Anda perlu memahami risiko keuangan perusahaan yang akan muncul di masa depan.

Hal ini diperlukan agar perusahaan dapat mengambil keputusan dan solusi terbaik jika terjadi situasi keuangan yang buruk.

Menurut Investopedia, pekerjaan ini banyak dijumpai di perusahaan  dan perusahaan asuransi.

17. Tenaga Pengajar

Bagi yang sangat berminat dengan dunia keguruan, lulusan manajemen dapat memikirkan peluang mengajar.

Anda dapat mendaftar sebagai dosen di berbagai universitas atau menjadi guru ekonomi di SMP dan SMA.

18. Salesman

Selain itu, peluang kerja menanti lulusan program pelatihan manajemen usaha sebagai salesman.

Di sini, tugas Anda adalah menarik pelanggan perusahaan yang telah diseleksi sebelumnya dan mendorong mereka untuk membeli.

Untuk melakukan ini, Anda perlu menghubungi calon pelanggan di beberapa platform atau melalui telepon.

19. Manajer pasokan

Selain itu, mereka yang telah menyelesaikan studi manajemen dapat melanjutkan karir mereka sebagai manajer rantai pasokan di perusahaan.

Profesi ini terutama bertanggung jawab untuk mengelola peralatan, fasilitas, dan logistik di perusahaan atau organisasi industri.

Di perusahaan yang lebih besar, tugas Anda juga pengadaan bahan baku dan analisis kualitas untuk keperluan produksi.

20. Manajer pengembangan usaha

Manajer pengembangan usaha juga merupakan pencari kerja bagi banyak  lulusan  manajemen.

Bagaimana tidak? Pekerjaan yang satu ini memang sangat diperlukan, terutama bagi para startup.

Dalam profesi ini, Anda harus melakukan banyak tugas, termasuk menyusun strategi dan memantau perkembangan pasar,  menawarkan produk atau layanan baru kepada pelanggan.

Perlu juga mencari dan menjalin hubungan kerjasama dengan mitra usaha perusahaan.

21. Manajer produksi

Pekerjaan terakhir di pasar yang menunggu lulusan  manajemen  adalah manajer produksi. Menurut situs web

Rasmussen, kandidat untuk pekerjaan penting ini  dalam  manajemen desain, manajemen proses produksi, dan evaluasi kinerja karyawan.

Di perusahaan yang lebih besar, Anda juga bertanggung jawab untuk kontrol kualitas dan memenuhi jadwal produksi produk.

Pekerjaan yang satu ini biasanya di industri farmasi, pertahanan, makanan, dan  elektronik.

Ini adalah 21 daftar peluang kerja jurusan manajemen yang disusun dan dirangkum khusus untuk Anda.

Pada dasarnya, banyak pekerjaan yang menanti lulusan program studi ini. Karena itu, sebelum memilih, pastikan profesi yang Anda minati sesuai dengan keahlian dan passion Anda.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
1 20 21 22 23 24 62

"Setiap pekerjaan yang dilakukan dengan hati, akan kembali menjadi rejeki yang berarti."