Blog Jobnas
Halaman artikel blog terbaru di Jobnas.com.7 Faktor yang Memengaruhi User Experience
Jobnas.com - Untuk kamu yang tertarik berkarir di bidang desain produk, maka ada baiknya jika memperlajari dan memahami faktor-faktor yang bisa memengaruhi User experience (UX) terlebih dahulu. Sebab, hal itu merupakan salah satu kunci keberhasilan dari suatu produk.
Jika suatu produk tidak bisa memberikan pengalaman pengguna yang baik, besar kemunginan ia akan ditinggalkan oleh pelanggannya
Adapun yang dimaksud dengan user experience adalah persepsi, respon, dan emosi pelanggan berdasarkan pengalaman mereka pada suatu produk.
Nah, jika kamu ingin memiliki produk dengan tingkat user experience yang baik, maka mempelajari faktor-faktor yang bisa memengaruhinya adalah hal yang harus kamu lakukan.
Apa Saja Faktor-faktor yang Berpengaruh Terhadap User Experience?
Setidaknya ada tujuh faktor yang dapat memengaruhi user experience sebagaimana yang disampaikan oleh Peter Morville, seorang pionir yang ahli di bidang UX, yaitu:
1. Berguna (useful)
Adapun faktor pertama yang berpengaruh pada user experience adalah brand harus useful.
Ya, siapapun itu orangnya ketika membeli sesuatu contohnya, pastinya kegunaan dari prodak itu yang diinginkan. Jika tak memiliki nilai guna, maka prodak tersebut tidak akan laku.
Namun, perlu dicatat bahwa suatu prodak berguna atau tidak, sifatnya relatif. Setiap orang pasti berbeda dalam menilainya.
Contoh kecilnya adalah patung. Barangkali bagi sebagian orang tidak ada gunanya dan hanya malah menghabiskan space yang ada.
Namun, bagi pecinta seni, patung dinilai berguna karena memiliki daya tarik tersendiri.
2. Dapat Digunakan (usable)
Adapun faktor yang kedua adalah usable atau dapat digunakan.
Selain suatu produk harus memiliki kegunaan, produk itu juga haruslah bisa digunakan. Jika tidak dapat digunakan atau orang yang membeli tidak bisa menggunakannya, maka akan berdampak negatif pada user experience.
Maka dari itu, biasanya suatu produk, khususnya yang bersifat elektronik, pasti disertakan buku panduan bagaimana cara menggunakannya dengan baik dan benar.
3. Mudah Ditemukan (findable)
Faktor selanjutnya adalah setiap produk haruslah mudah ditemukan.
4. Dapat Dipercaya (credible)
Membangun kepercayaan konsumen juga menjadi faktor penting yang berpengaruh terhadap tingkat user experience suatu produk.
Tentunya, perusahaan atau brand akan sulit berkembang jika tidak dipercaya oleh konsumen.
Maka, menjadi niscaya untuk berusaha semaksimal mungkin untuk mendapat kepercayaan tersebut dengan memberikan pelayanan dan kualitas terbaik.
Selain itu, testimony dari konsumen yang sudah memakainya juga dapat membantu meningkatkan kredibilitas produk.
5. Desirable
Faktor kelima yang berpengaruh terhadap tingkat user experience adalah desirable atau diinginkan.
Selain keempat faktor yang telah disebutkan sebelumnya, yaitu produk harus berguna, bisa digunakan, mudah ditemukan, dan memiliki kredibelitas, ia juga harus memiliki daya tarik sehingga orang-orang merasa ingin untuk memilikinya.
Salah satu langkahnya adalah dengan mengikuti trand yang ada.
6. Accessible
Selanjutnya adalah suatu produk harus mudah diakses atau mudah digunakan.
Selain berguna dan bisa digunakan, suatu produk harus mudah digunakan. Karena dapat dipastikan bahwa semua orang tidak akan menyukai sesuatu yang sulit untuk digunakan.
Jadi, sebelum membuat sebuah produk, pastikan untuk selalu memperhatikan faktor yang satu ini agar nantinya, produk tersebut bisa mudah diakses, mudah digunakan hingga dan disukai oleh banyak orang.
7. Valuable
Faktor yang ketujuh sekaligus terakhir yang dapat memengaruhi user experience adalah valuable atau memiliki nilai.
Faktor yang satu ini tak kalah pentingnya dari keenam faktor sebelumnya. Setiap produk yang dibuat harus bisa memberikan nilai tertentu, baik bagi para pelaku bisnis atau bagi para konsumen yang menggunakannya.
Jika suatu produk tidak memiliki nilai, dapat dipastikan produk tersebut tidak akan sukses di pasaran.
Selain itu, nilai produk tersebut harus sepadan dengan harga jualnya.
Nah, itu tadi tujuh faktor yang berpengaruh pada user experience yang harus diperhatikan oleh seorang designer saat mendesain produk tertentu.
Baca SelengkapnyaInilah Brand Association, Penentu Kesuksesan Marketingmu
Jobnas.com - Pada dasarnya, ketika mendengar sebuah nama, di pikiran kita pasti terkonstruk pemikiran tentang tersebut , bukan? Nah, Saat mendengar nama merekmu, kira-kira, apa yang ada di pikiran audiens? Hubungan inilah yang kemudian dalam dunia marketing disebut asosiasi merek atau brand association.
Sepintas, istilah branding itu biasa saja. Namun yang pasti, apa yang dihubungkan dengan merek bisa berpengaruh besar terhadap penjualan.
Berikut penjelasan lengkapnya. Simak sampai habis, ya!
Mengenal Brand Association
Seperti yang sudah disinggung di atas, asosiasi merek adalah koneksi di antara merek dan sebuah konsep. Hal ini dituliskan oleh Brand Marketing Blog.
Jadi, dalam kondisi ini, audiens tak sekadar melakukan brand recall. Mereka benar-benar sudah menghubungkan merekmu dengan sesuatu.
Contohnya adalah sebagai berikut:
- Apple, mahal dan brended
- Xiaomi, terjangkau
- Aqua, air
- Honda, mudah dicari spare part-nya
- RRQ, Windah Basudara
- dan lain-lain
Meski sekilas terlihat remeh tapi itu sangat filosofis, maka dari itu, asosiasi merek adalah hubungan yang harus kamu bangun. Dengan brand association bisa membuat bisnismu makin sukses di pasaran.
Dipertegas oleh Canto, koneksi ini bisa meningkatkan penjualan.
Sayangnya, brand association tak selalu terbangun positif. Sebab, tak jarang, merek dihubungkan dengan sesuatu yang negatif, seperti:
- murah tapi kurang berkualitas
- pernah punya skandal
- banyak versi palsunya
- dan lain-lain
Tentu saja, brand association negatif ini bisa menurunkan penjualan.
Jenis Brand Association
Berangkat dari pembahasan di atas, kamu tentu sudah paham bahwa merek bisa dihubungkan dengan apa saja, mulai dari harga hingga sifati dari jenis produknya, semua bisa diasosiasikan dengan brand.
Nah, selain itu, masih ada beberap yang bisa dihubungkan dengan merek, di antaranya adalah:
1. Hasil branding-mu
Tentukan branding produkmu dengan baik. Apakah yang kamu inginkan menjadikannya produk yang terlihat prestisius? Atau menjadikannya produk yang terjangkau?
Hal ini adalah hal yang bisa memengaruhi asosiasi merek.
Hal sekecil caramu membungkus produk, bagaimana pelayanan konsumenmu, dan hal lain yang kamu lakukan juga bagian darinya.
Salah satu contohnya adalah Xiaomi. Brand ini mencitrakan dirinya sebagai penyedia produk yang terjangkau.
2. Keunggulan merek
Setiap pelanggan tentu ingin mendapat yang terbaik. Meski begitu, kata terbaik itu sifatnya relative dan mereka memiliki standar masing-masing.
Ada yang mencari barang dengan kualitas bagus, ada pula yang mencari harga terjangkau.
Ini juga bisa menjadi entitas brand association. Untuk membangunnya, cobalah pikirkan kira-kira, apa yang akan didapat pelanggan jika membeli produkmu? Mahal atau terjangkau?
3. Sikap brand
Kadang kala, brand punya sikap tertentu atas sebuah isu. Misalnya, perusahaan kosmetik yang menawarkan produk vegan.
Contoh lainnya adalah toko online yang menggunakan plastik singkong, pabrik yang membuang limbah sembarangan, dan lain-lain.
Dari contoh tersebut, kamu sudah tahu jawabannya, bukan, brand association yang akan terbangun seperti apa dan bagaiamana efeknya.
4. Tokoh
Masih ingat dengan contoh brand ambassador tadi? RRQ, salah satu grub pro player game Mobile Legend yang ambasadornya adalah Windah Basudara? Nah, itu merupakan salah satu hal yang bisa dihubungkan dengan merek.
Itulah mengapa, brand yang dimiliki selebriti tertentu punya sebuah keunggulan. Sebab, sudah ada tokoh tertentu yang dihubungkan dengan merek tersebut.
Dari semua pembahasan di atas, yang perlu diingat adalah asosiasi merek adalah hal yang bisa mendongkrak penjualan. Jadi, jangan abaikan hubungan ini.
Baca Selengkapnya5 Mitos soal Work from Home yang Perlu Diluruskan
Jobnas.com-Ada yang menganggap bahwa jika WFH kita bisa mulai kerja kapan saja karena pekerjaanya pasti lebih mudah, ada pula yang menganggapnya tidak demikian. Sehingga, banyak mitos yang berkeliaran tentang tren work from home alias WFH. Nah, di artikel ini Jobnas.com akan mengupas tuntas ihwal kebenaran dari berbagai mitos soal WFH yang ada di luar sana!
Berbagai Mitos tentang WFH yang Sebetulnya Keliru
Memang menguntungkan jika kita bekerja dari rumah. Sebab, untuk bisa naik angkutan umum di pagi buta, kita pun tidak perlu terlalu berjibaku dengan lautan pekerjaan lain.
Selain itu, kita juga tidak perlu mengeluarkan ongkos pulang-pergi yang kadang bisa bikin meringis. Dari sinilah WFH kerap kali disanjung-sanjung. Di satu sisi, tidak jarang orang yang salah paham mengenai budaya kerja yang satu ini.
Hasilnya, timbullah banyak mitos soal work from home yang sebetulnya kurang tepat.
1. WFH bukan jaminan kerja santai
“Jika tidak di kantor, bagaimana kita bisa fokus menyelesaikan pekerjaan?” ketika membicarakan WFH, hal tersebut menjadi kekhawatiran yang ada di benak banyak orang. Meski begitu, hanya karena secara fisik kita tidak ada di kantor, bukan berarti beban pekerjaan jadi lebih ringan dan bisa leha-leha.
Realitanya, ketimbang di kantor, beban kerja saat WFH seringkali malah lebih berat. Hal ini disebabkan karena kita tidak mau dituntut untuk serba mandiri. Pasalnya, kita perlu menciptakan ruang kerja sendiri, mengatur jadwal kerja sendiri, menyediakan teknologi dan sumber daya sendiri, sampai menciptakan dan mematuhi batasan yang dibuat sendiri.
Baca Juga: SEO Audit, Optimalkan Kinerja Website di Halaman Pencarian
Di samping itu, kita masih memiliki tanggung jawab untuk bekerja sesuai dengan standar kinerja yang sama, meski tidak sambil benar-benar diawasi atasan. Karena kita sudah diberi banyak kepercayaan, mungkin atasan bahkan mengharapkan kita menunjukkan performa yang lebih bagus lagi.
Oleh karena itu, adalah salah besar mitos yang bilang pekerjaan work from home pasti santai. Kombinasi antara tuntutan kerja dan tanggung jawab yang makin tinggi justru membuat kita sering lembur di rumah, yang meningkatkan risiko burnout lebih besar.
2. WFH tak Menjamin Work and Life Balance
Ini masih berkaitan dengan mitos work from home yang pertama. Rutinitas kerja di kantor memang dapat menjauhkan kita dari kehidupan pribadi. Tidak jarang, kan, kamu harus membatalkan acara keluarga atau menunda hangout bersama teman karena pekerjaan di kantor terus meneror?
Nah, tidak jarang orang menganggap bahwa ketika sudah kerja di rumah sendiri mengatur dua dunia ini seharusnya jadi lebih mudah. Dari yang tadinya kita selalu absen di rumah, sekarang malah setiap hari di rumah saja. Kamu akan selalu siap siaga buat anggota keluarga yang membutuhkan. Betul?
Padahal tidak selalu demikian adanya. Meski ceritanya kerja di rumah, kamu tetap harus benar-benar bekerja seperti waktu di kantor. Akan tetapi tidak bisa disangkal juga, pasti ada saja gangguan selama kamu kerja di rumah. Bahkan, gangguan ini bisa lebih banyak daripada sewaktu di kantor.
Kamu mungkin harus menghadapi anggota keluarga yang meminta tolong, tumpukan piring kotor yang belum dicuci seminggu, atau peliharaan di rumah yang minta makan. Batasan antara waktu bekerja dan urusan rumah tangga yang menjadi kabur ketika WFH inilah yang membuat mitos tersebut kurang tepat. Kehidupan kantor dan rumah bisa semakin tercampur aduk dan tidak ada bedanya jika tidak dikelola dengan baik, alih-alih seimbang.
3. WFH Tak Selalu Bikin Kesepian
Ketika semua teman di rumah masing-masing tentu akan sulit bagi kamu yang senang mengobrol dengan teman-teman kantor. Akan tetapi, dikutip dari Life Savvy, kerja sendirian di rumah bukan berarti kamu pasti kesepian. Mitos work from home ini bisa kamu patahkan jika kamu tahu caranya.
Baca Juga: Di Balik Suksesnya Penjualan Produk, Ada Profesi Canvasser
Langkah yang bisa kamu lakukan adalah dengan membuat online conference untuk makan siang bersama teman-teman kantor sesekali. Kalian juga bisa saling bertukar kirim makanan untuk dinikmati selama ngobrol santai. Alternatifnya, kamu bisa ikut kelas olahraga online atau kelas hobi-hobi seru lainnya untuk sekaligus menambah kenalan. Ada banyak cara mudah untuk mewarnai hari-hari WFH-mu, jadi jangan percaya mitos ini, ya!
4. WFH Tak Berarti Bisa Mulai Kerja Kapan Saja
Bukan berarti kita bisa seenaknya atur jam kerja sendiri meski work from home. Meski kita di rumah saja, kewajiban untuk masuk kerja tepat waktu sesuai aturan kantor tetap berlaku. Oleh karena itu, bukan berarti kamu bisa bangun jam 11 dan baru buka laptop jam 1 karena ingin makan siang dulu, lho!
Apabila kantor kamu mewajibkan setiap karyawan untuk masuk kantor pukul 9 pagi, jam kerja kamu saat WFH pun mulai di waktu yang sama. Di samping itu, mitos work from home yang satu ini juga tidak mempertimbangkan jadwal rekan kerja yang lain.
Ketika kamu bangun siang atau tiba-tiba menghilang tanpa kabar dan ada rekan yang membutuhkan bantuanmu, mereka bisa sangat kelimpungan. Begitu pun sebaliknya. Kamu masih akan butuh berkomunikasi dengan orang lain selama bekerja. Setiap orang dalam tim memiliki jadwal kerja dan rencananya masing-masing. Oleh karena itu, untuk memudahkan semua pihak, menerapkan jam kerja yang sama seperti waktu di kantor sangat penting dilakukan.
5. Meeting Online Tetaplah Meeting
Meeting tatap muka menjadi entitas tak terpisahkan dari budaya kerja, baik itu meeting intradepartemen, antardepartemen, town hall meeting, atau bahkan meeting dengan klien.
Kamu setidaknya bisa menghadiri 2-3 kali meeting dalam seminggu di kantor. Nah, budaya meeting ini mau tidak mau pasti akan ikut terbawa ketika kita WFH. Bedanya, meeting dilakukan secara online via aplikasi konferensi semisal Zoom, Google Meets, atau Skype.
Meski begitu, tak jarang yang memandang sebelah mata keseriusan dari meeting online ini. Alasannya tak lain karena meeting dianggap tidak pas kalau tidak bertatap muka langsung. Mitos WFH ini tidak sepenuhnya tepat. Menurut Inc, apa pun mediumnya, meeting tetap sah dilakukan jika memang bersifat penting atau genting.Apa pun keputusan yang lahir dari meeting virtual itu tetap berlaku valid, dan wajib di-follow up perkembangannya.
Baca Juga: Dampak Perppu Cipta Kerja bagi Pekerja
Demikianlah penjelasan singkat Jobnas.com mengenai berbagai mitos tentang kerja di rumah yang tidak sepenuhnya benar. Apakah kamu sempat percaya mitos-mitos tersebut?
Baca SelengkapnyaKamu Mahasiswa? Ini Dia 10 Pekerjaan Part Time yang Cocok
Jobnas.com - Waktu ketika kuliah dan sekolah dulu tentu amat lah kontras. Sebab, jadwal kuliah jadi lebih senggang daripada semasa sekolah dulu. Saat ini, tak jarang banyak para mahasiswa yang melakukan part time untuk mendapatkan uang tambahan dengan waktu senggang tersebut. Dengan fleksibilitas waktu yang cukup tinggi. hal tersebut dapat dilakukan sembari menjalankan tugas utama, yaitu kuliah.
Kerja part time, atau bisa disebut kerja paruh waktu, berarti kamu tidak perlu bekerja penuh seperti orang kantor pada umumnya, yaitu delapan jam sehari. Kerja part time hanya dilakukan beberapa jam, bisa juga sesuai dengan acara tertetnu saja, tergantung kebijakan pemberi kerja.
Jika kamu termasuk orang yang berkeinginan kerja part time, di artikel ini Jobnas.com akan memberikan contoh pekerjaannya serta manfaat yang didapatkan dari part time. Yuk, simak selengkapnya di bawah ini !
Manfaat Kerja Part Time untuk Mahasiswa
Kerja paruh waktu sering kali menjadi bagian tak terpisahkan dari pengalaman mahasiswa di perguruan tinggi. Meskipun menyeimbangkan antara kuliah dan pekerjaan bisa menantang, ada banyak manfaat yang dapat diperoleh mahasiswa dari pengalaman kerja paruh waktu. Berikut adalah beberapa manfaat utamanya:
1. Melatih keterampilan dunia kerja
Menurut Career Addict, kerja part time memungkinkan mahasiswa mempelajari semua keterampilan yang tidak diajarkan dalam bangku kuliah. Artinya, kamu juga bisa sekaligus belajar keterampilan untuk mempersiapkan diri dalam dunia kerja.
Baca Juga: Agar Strategi Marketing Lebih Efektif, Manfaatkan 5 Cara Social Proof Ini
Hal ini tentu sangat bermanfaat ketika nanti kamu sudah lulus kuliah dan mencari kerja. Ketika sedang menjalani proses interview, kamu dapat menjawab dengan baik dan menceritakan pengalamanmu saat kerja part time kepada recruiter.
2. Menambah network
Dapat memperluas network profesional merupakan hal yang tidak kalah pentingnya dari kerja part time adalah bagi mahasiswa. Saat menjalani part time tersebut, tentunya kamu akan bersua dengan orang-orang baru. Tentu saja hal ini akan membantumu untuk menjalani jenjang karier di masa depan.
Tidak menutup kemungkinan, orang-orang yang kamu temui tersebut akan memberikan lowongan pekerjaan kepadamu di masa mendatang atau bahkan bekerja sama denganmu.
3. Mendapatkan uang tambahan
Memiliki uang tambahan tentu merupakan manfaat lain yang bisa didapatkan mahasiswa dengan bekerja paruh waktu. Dengan uang tambahan, kamu bisa membeli barang-barang yang dapat menunjang studimu. Lebih dari itu, kamu juga tidak perlu meminta uang dari orang tua untuk membeli barang-barang yang diinginkan.
4. Belajar mengatur keuangan
Kamu akan cenderung lebih berhati-hati saat menggunakan uang di saat kamu telah bisa menghasilkan uang sendiri. Kerja part time juga membuatmu sadar akan keuangan sendiri sejak masih muda.
Dari sini, kamu akan memiliki kemampuan budgeting dan mengelola keuangan yang lebih baik di masa depan. Hal ini membuatmu bisa terhindari dari jeratan utang karena pengelolaan keuangan yang buruk.
5. Melatih kemampuan manajemen waktu
Melatih kemampuan manajemen waktu merupakan manfaat lain yang bisa kamu dapatkan dari kerja part time sebagai mahasiswa. Tentunya, kamu memiliki kesibukan seperti kuliah, bersosialisasi dengan teman, berkegiatan dengan himpunan, hingga kerja part time.
Menumpuknya kesibukan tersebut membuatmu harus mengorganisasi waktu sendiri supaya semuanya bisa dijalankan secara efisien. Sehingga, hal tersebut secara langsung dapat meningkatkan kemampuan manajemen waktumu.
Rekomendasi Pekerjaan Part Time untuk Mahasiswa
1. Desainer
Tidak ada salahnya bagi kamu yang berkuliah di jurusan desain atau mahir di bidang desain untuk mencoba menjadi desainer paruh waktu. Misalnya, kamu buka jasa untuk desain CV temanmu, atau desain logo, kartu nama, dan website jika temanmu mau buka bisnis tertentu. Supaya mereka semakin yakin untuk pakai jasamu, kamu bisa mulai dengan buat sendiri logo dan profil diri sendiri sebagai portofolio.
2. Penulis Lepas
Saat ini, tak jarang bisnis yang membuka lowongan penulis paruh waktu atau mungkin freelance writer, baik untuk website maupun media sosial. Untuk bekerja part time, kesempatan ini dapat dimanfaatkan dengan baik untuk menjadi seorang penulis lepas atau freelance writer.
3. Tutor atau Guru Les
Salah satu kerja part time yang banyak diambil oleh mahasiswa, utamanya bagi yang mengenyam kuliah berlatar studi pendidikan adalah dengan menjadi tutor atau guru les.
Untuk tutor, di beberapa kampus ada yang menyediakan layanan untuk menjadi tutor bagi junior yang masih di semester awal. Jika kamu cukup menguasai materi-materi perkuliahan, boleh dicoba untuk menjadi tutor, sekaligus bisa berbagi ilmu dan pengalaman selama kuliah kepada junior.
Biasanya, akan ada bayaran tersendiri, atau berupa beasiswa dan potongan SKS. Selain tutor, kamu juga bisa mencoba untuk menjadi guru les, baik untuk anak-anak SD, SMP ataupun SMA. Kamu bisa mengajari mereka pelajaran-pelajaran sekolah atau bahasa asing jika menguasainya.
4. Barista
Di berbagai kota besar belakangan ini, keberadaan coffee shop sangat menjamur. Hal ini justru menjadi kesempatan yang besar bagi mahasiswa untuk mulai kerja part time sebagai barista. Kamu juga perlu mencoba untuk bertanya kepada salah satu pegawai coffe shop terkait lowongan kerja jika di daerah terdekatmu terdapat coffee shop.
Di samping itu, kamu juga bisa mencari lowongan pekerjaan barista melalui media sosial. Tugas sebagai seorang barista bisa dibilang cukup simpel. Kamu harus membuat makanan dan minuman, menyajikannya, hingga membersihkan kedai kopi.
Umumnya, kerja part-time di coffee shop akan dibayar dengan hitungan per jam, tetapi harinya bisa menyesuaikan dengan jadwal kuliahmu. Untuk penikmat kopi, kerja part time di coffee shop bisa dimanfaatkan untuk curi ilmu dari owner dan barista lainnya. Jadi, hitung-hitung sekalian belajar mengenai kopi dan cara mendirikan kedai sendiri.
5. Virtual Assistant
Tidak ada salahnya untuk mencoba jadi virtual assistant jika kamu mahasiswa yang cenderung tertarik kerja part time secara online. Pada umumnya, virtual assistant hampir sama dengan personal assistant. Hanya saja, untuk pekerjaan ini dapat dilakukan secara online, tanpa perlu ke kantor.
Baca Juga: Di Balik Suksesnya Penjualan Produk, Ada Profesi Canvasser
Dikutip dari Fairy God Boss, biasanya pekerjaan online ini akan melakukan tugas yang bervariasi, seperti mengelola email, menjadi admin media sosial, membuat schedule, dan lain-lain.
Nah, pekerjaan ini sangat cocok untuk diambil jika kamu memiliki banyak waktu senggang Selain karena dapat dikerjakan secara online, kamu akan mendapatkan banyak pengalaman berharga sebelum terjun ke dalam dunia kerja.
6. Fotografer
Setiap momen spesial tentunya ingin diabadikan untuk kenang-kenangan di masa yang akan datang. Terlebih, saat ini semakin banyak orang yang memakai media sosial untuk membagikan sekaligus menyimpan momen-momen pentingnya.
Seiring dengan hal ini, banyak orang yang mulai melirik jasa fotografer untuk mengabadikan momen apa pun, dibanding hanya foto asal saja. Nah, di titik inilah kamu juga bisa mulai kerja part time dengan menjadi seorang fotografer.
Untuk memulainya, mungkin kamu bisa menawarkan hasil fotomu ke platform jual foto atau menaruhnya di media sosial sebagai portofolio. Jika ada komunitas fotografer di daerahmu, jangan sungkan untuk ikut bergabung. Siapa tahu di sana ada informasi seputar pekerjaan fotografer yang bisa kamu ambil.
7. Penerjemah
Bagi kamu yang memiliki kemampuan bahasa asing yang mahir, taka ada salahnya mencoba kerja part time dengan menjadi seorang penerjemah. Sebagai penerjemah, kamu bisa bekerja dengan dosen atau teman kuliahmu yang membutuhkan jasamu menerjemahkan dokumen.
Kamu juga bisa mencari klien secara online di beberapa situs untuk freelancer. Jangan sungkan juga untuk mendaftarkan diri menjadi anggota Himpunan Penerjemah Indonesia (HPI). Sebab, kamu bisa menambah network dengan para penerjemah bersertifikat Indonesia.
8. Transcriber
Bekerja part time menjadi transcriber juga bisa jadi pilihan . Seorang transcriber akan mendengarkan rekaman audio atau video dan mengetik apa saja yang diucapkan. Pekerjaan ini memang terdengar membosankan. Namun, bayaran yang akan kamu dapatkan terhitung besar, terutama jika fokus di bidang kesehatan atau hukum. Jam kerjanya yang fleksibel juga dapat membantumu dalam mengatur waktu bekerja seefektif mungkin tergantung proyek yang didapat.
9. Asisten Peneliti
Kamu perlu untuk menawarkan diri membantu dosenmu dalam melakukan penelitiannya sebagai asisten peneliti apabila kamu memiliki hubungan yang dekat dengan dosenmu. Sebagai asisten peneliti, kamu akan mengoleksi dan menganalisis data serta menyiapkan bahan-bahan riset bagi peneliti. Kamu juga bisa membantu dosenmu dalam mengelola korespondensi proyek hingga melakukan tugas-tugas administrasi untuk kepentingan penelitian.
10. Staf Perpustakaan
Kamu juga bisa mencoba untuk menjadi staf perpustakaan di kampus atau daerah sekitarmu. Kamu bisa membangun network yang dapat membantu dalam kehidupan perkuliahanmu sebagai staf perpustakaan, terutama di kampus. Lebih dari itu, kamu juga bisa mendapat materi pembelajaran dengan relatif lebih mudah.
Baca Juga: 6 Kunci Sukses Presentasi untuk Menjual dan Memasarkan Produk
Nah, demikianlah penjelasan Jobnas.com mengenai beberapa manfaat kerja part time bagi mahasiswa serta beberapa rekomendasi pekerjaan yang tepat. Intinya, jangan lupa untuk mengelola waktu dengan baik apabila kamu memiliki keinginan untuk menjalaninya agar supaya waktu kuliah dengan kerja mu bisa berjalan teratur.
Baca SelengkapnyaIni Dia 15 Persiapan Interview Kerja agar Kamu Sukses Menjalaninya
Jobnas.com-Sebelum kamu terjun dalam dunia kerja, berbagai persiapan wajib kamu tempuh, salah satunya adalah mempelajari beberapa panduan–panduan interview. Tak cukup bagimu hanya sekadar mempelajari pertanyaan interview yang sering muncul. Masih ada banyak hal lain yang perlu kamu lakukan.
Oleh karena itu, mantapkan lagi dirimu dengan panduan dari Jobnas.com dalam artikel ini. Yuk, simak selengkapnya !
Pahami Perusahaan yang Dilamar
Persiapan pertama yang harus dilakukan adalah mempelajari calon perusahaanmu sebelum wawancara kerja. Oleh karena itu, kamu perlu memahami dulu siapa pihak yang ingin dibuat terkesan untuk bisa melalui interview dengan baik. Di bawah ini merupakan beberapa hal yang perlu dilakukan.
Baca Juga: Waspadai Tanda HRD Tidak Terkesan Denganmu saat Interview
1. Pelajari Profil Perusahaan
Setelah memasukkan lamaran atau menerima panggilan interview, mulai cari informasi terkait perusahaan tersebut, mulai dari latar belakang, visi, misi, hingga budaya kerja. Kamu pun bisa memanfaatkan Google untuk mendapatkan informasi-informasi tersebut. Kemudian, kamu juga bisa bertanya pada orang-orang lewat LinkedIn atau platform lainnya.
2. Sesuaikan Diri dengan Perusahaan
Kini saatnya mengimplementasikan informasi tersebut pada diri sendiri setelah paham tentang seluk-beluk perusahaan. Misalnya, sekarang kamu tahu bahwa perusahaan tersebut punya budaya yang cekatan. Nah, siapkan cara-cara untuk menyampaikan bahwa kamu adalah kandidat yang seperti itu saat interview nanti.
3. Pelajari Calon Interviewer
Dilansir dari The Muse, penting juga untuk mengetahui kira-kira seperti apa orang yang akan mewawancaraimu nanti. Hari ini, kamu bisa dengan mudah menemukan HR perusahaan dari LinkedIn.
Dari profil para HR tersebut, coba pelajari kualitas apa yang kira-kira mereka utamakan atau sukai dalam diri kandidat. Seperti poin nomor 2, kamu harus bisa menonjolkan kualitas tersebut juga nantinya. Agar kamu bisa adaptif dalam menjawab dan menanggapi pewawancara nantinya, tentu persiapan sebelum wawancara kerja yang satu ini sangat bermanfaat bagi mu.
4. Pahami dan Coba Produk Perusahaan
Tentunya sebuah perusahaan menghasilkan produk, baik produk fisik maupun digital. Oleh karena itu, kamu perlu mencoba menggunakan produk tersebut sebagai persiapan sebelum interview kerja. Di sinilah kamu dapat memahami apa kelebihan dan kekurangannya dengan cara ini.
Pasalnya, rekruter mungkin menanyakan pendapat dan pengetahuanmu soal produk perusahaan mereka. Kamu akan dapat menjawabnya dengan baik jika sudah pernah mencobanya sendiri.
5. Pelajari Tipe-tipe Interview
Untuk menyaring kandidat tentunya setiap perusahaan memiliki cara tersendiri. Kamu juga perlu melakukan persiapan untuk menghadapi tipe interview lainnya di samping tipe interview tanya-jawab yang umum.
Contohnya, beberapa perusahaan menggunakan tipe interview behavioral, psikotes, dan masih banyak lagi. Untuk pekerjaan yang teknis seperti IT, kamu bahkan akan diuji kemampuannya dengan tipe wawancara khusus yang lebih teknis. Oleh karena itu, jangan lupa untuk siapkan dirimu untuk menghadapi tipe-tipe interview yang mungkin tak terduga, ya.
Latihan Menjawab Pertanyaan Interview
Terlepas jenis interview-nya, saat wawancara kerja tentu senantiasa terdapat pertanyaan yang perlu dijawab. Oleh karena itu, kamu harus mempersiapkan satu per satu jawaban pertanyaan interview khususnya yang umum agar semakin yakin menghadapi wawancara.
Baca Juga: Kalian Ingin Tahu Waktu Paling Ampuh Menaikkan FYP?
1. Pelajari Pertanyaan Interview
Persiapan wawancara kerja menjadi hal yang sangat penting dalam mempelajari pertanyaan interview. Tips ini mungkin adalah yang paling banyak diketahui. Meski begitu, jangan sampai terlewat atau terlupa.
Langkah yang bisa kamu lakukan adalah mulai dari yang benar-benar umum untuk belajar pertanyaan interview. Setelah itu, jangan lupa juga untuk mempelajari pertanyaan interview yang spesifik unntuk bidang pekerjaan yang dilamar.
Kata The Balance Careers mulai lah berlatih seolah-olah kamu sudah ada di ruangan interview. Jawab pertanyaan dengan lantang dan bayangkan dirimu ada di hadapan rekruter. Jadi, saat nanti benar-benar ada di ruangan interview, kamu sudah memiliki persiapan yang cukup matang.
2. Ketahui Diri Sendiri dengan Baik
Biasanya ketika interview, ada kemungkinan kamu akan ditanyakan tentang kekurangan, kelebihan, pencapaian terbaik, visi dan misi ke depannya, dan masih banyak lagi.
Oleh karena itu, kamu harus mengawalinya dengan memahami diri sendiri terlebih dahulu untuk bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan baik. Jadikan hal ini sebagai bagian dari persiapan interview kerja.
Sambil mempelajari diri sendiri lebih dalam, kamu akan melihat apa kualitas yang paling layak ditonjolkan, kekurangan yang perlu diperbaiki, dan bagaimana kamu bisa jadi kandidat yang memang cocok untuk perusahaan yang dilamar. Salah satu cara termudah untuk menganalisis diri adalah dengan metode SWOT.
3. Lengkapi Jawaban dengan Angka
Menggunakan angka menjadi salah satu cara untuk membuat jawaban interview menjadi lebih menarik bagi rekruter. Angka-angka ini harus dapat menjelaskan pencapaianmu di pekerjaan selama ini. Contohnya, sampaikanlah bahwa kamu berhasil menurunkan 20% pengeluaran dan meningkatkan 30% revenue di Q4 2020.
4. Buat Daftar Pertanyaan untuk Rekruter
Jangan sampai lupa juga untuk bertanya, selain menyiapkan diri untuk menjawab. Dengan demikian, menyiapkan pertanyaan pada rekruter menjadi persiapan interview selanjutnya yang perlu kamu ingat. Pertanyaan ini bisa seputar perusahaan, spesifik mengenai jabatan yang akan kamu isi, dan pertanyaan relevan lainnya.
Baca Juga: Sender Reputation, Sebuah Gambaran atas Kualitas di Mata Pelanggan
Siapkan Pakaian dan Bawaan untuk Interview
Aspek penting yang sangat mempengaruhi penilaian rekruter salah satunya adalah penampilan. Tak jarang seorang HR perusahaan langsung memiliki persepsi negatif terhadap kandidat hanya dari melihat pilihan pakaian yang dikenakan untuk interview. Agar tak terjadi padamu, inilah penjelasan selanjutnya mengenai persiapan wawancara kerja, yaitu tentang mempersiapkan pakaian.
1. Pakaian untuk Interview
Tampil selalu formal saat interview tak ada salahnya. Meskipun perusahaan yang dilamar terlihat cukup kasual, mengenakan pakaian yang benar-benar rapi seperti kemeja dan celana atau rok bahan adalah pilihan yang aman. Disamping itu, jangan lupa kenakan sepatu yang formal dan perhatikan juga kerapihan kukumu. Sebab, ini juga bisa jadi perhatian rekruter.
2. Barang Bawaan untuk Interview
Di samping pakaian, persiapan interview kerja berikutnya adalah tentang barang yang harus dibawa di hari pentingmu. Disarankan untuk membawa beberapa salinan CV-mu.
Kita tidak tahu akan diwawancara oleh berapa orang, oleh karena itu penting untuk selalu siap dengan salinan CV yang cukup banyak. Jangan lupa juga untuk membawa pena dan alat tulis lainnya yang lengkap. Hal ini bertujuan untuk berjaga-jaga apabila harus mengerjakan soal tertulis.
Daripada harus sibuk mencari pinjaman alat tulis, lebih baik siap dengan milik sendiri. Selain membuang waktu, tidak siap dengan alat tulis membuatmu tampil tidak profesional. Kamu peru menggunakan tas yang pantas dan bersih untuk membawa barang-barangmu.
Persiapan Interview Lainnya
1. Cari Tahu Lokasi Interview
Barangkali persiapan yang sering terlupakan adalah mencari tahu di mana lokasi interview setelah mendapat panggilan. Padahal, kamu bisa mengurangi kemungkinan terlambat saat wawancara kerja dengan melakukan ini, lho. Lakukan ini sehari sebelum wawancara jika memang dilakukan secara offline. Akan tetapi, melakukannya jauh hari pun tentu lebih disarankan.
2. Siapkan Perangkat yang Memadai
Apabila interview kerjamu dilakukan secara online, kamu harus memastikan bahwa laptopmu dalam kondisi yang baik, begitu pula koneksi internet. Gunakanlah jaringan yang bisa lebih diandalkan apabila sering terjadi masalah.
Di samping itu, pilih tempat yang tenang sesi penting ini. Pilih area yang jarang dilewati orang, memiliki pencahayaan yang baik, serta latar belakang yang polos. Dengan demikian, kamu dan juga rekruter tidak akan terdistraksi saat sedang interview.
3. Tenangkan Diri
Interview kerja memang menegangkan. Meski demikian, coba untuk tenangkan diri dari malam sebelum interview. Jangan terlalu memikirkan apa yang belum terjadi.
Pastikan saja semuanya sudah siap, sehingga kamu bisa menghindari hal-hal yang tidak diinginkan saat hari wawancara, seperti terlambat, lupa membawa dokumen penting, atau hal lainnya.
4. Istirahat yang Cukup
Tidur lebih awal dan istirahat yang cukup untuk merilekskan dirimu lebih lagi. Seperti yang kita ketahui, disarankan untuk tidur 7-8 jam di malam hari. Dengan demikian, pada pagi hari, kamu akan bangun dengan energi yang cukup dan tepat waktu.
Baca Juga: Loker Jogja, #1 Portal Lowongan Kerja Yogyakarta
Demikianlah informasi dari Jobnas.com ihwal persiapan sebelum interview. Sebagai gambaran umum, tentunya poin-poin di atas ada manfaatnya. Meski begitu, kamu tetap perlu untuk mempelajari tips yang lebih detail terutama yang berkaitan dengan cara menjawab pertanyaan.
Baca Selengkapnya5 Hal Ini Perlu Dihindari di Hari Pertama Kerja Agar Bisa Beri Kesan Positif
Jobnas.com - Pernahkah perasaanmu bercampur aduk ketika mulai bekerja di kantor yang baru ? Perasaan seperti ini banyak dirasakan oleh orang-orang yang hendak memulai petualangan baru di kantornya yang baru. Setidaknya, ada beberapa hal yang perlu kamu hindari di saat baru pertama kali masuk kerja. Sebab, terkadang kita merasa ketakutan karena akan mulai bekerja dengan orang-orang dan lingkungan yang baru.
Seperti, lingkungan kerja yang kurang menyenangkan hingga atasan atau rekan kerja yang toxic. Sebaiknya, hal-hal seperti itu jangan terlalu kamu pikirkan di saat baru pertama masuk kerja. Langkah yang bisa kamu lakukan adalah tunjukkan sisi terbaikmu agar semua orang bisa menyambutmu dengan hangat. Di samping itu, kamu harus mengetahui juga tentang beberapa hal yang harus dihindari di hari pertama kerja seperti berikut ini.
1. Jangan Terlambat
Datang terlambat merupakan hal pertama yang harus dihindari di hari pertama kerja. Hal ini dikarenakan ketika datang terlambat tentunya kamu terkesan tidak semangat dengan pekerjaan barumu.
Baca Juga: Kalian Ingin Tahu Waktu Paling Ampuh Menaikkan FYP?
Sebaiknya kamu jangan pernah terlambat di beberapa minggu pertama. Jadi, tidak hanya di hari pertama saja, ya ! Hal ini dikarenakan agar supaya semua orang dapat memberi kesan yang positif pada kamu.
Jika jarak rumah dan kantor memang cukup jauh, sebaiknya kamu melakukan uji coba untuk mencari rute terbaik Dikutip dari Business Insider, lakukanlah uji coba rute untuk menemukan alternatif terbaik dari rumah ke kantor.
2. Perhatian Pakaian yang Dikenakan
Menggunakan pakaian yang tidak sesuai kebijakan perusahaan merupakan hal selanjutnya yang harus dihindari di hari pertama kerja, selain datang terlambat. Setidaknya terdapat beberapa jenis pakaian yang tetap bisa menimbulkan kesan yang kurang baik, jika perusahaanmu cukup fleksibel dalam hal pakaian.
Jadi, sebaiknya gunakan pakaian yang tetap sopan. Hal ini dilakukan agar supaya kamu merasa aman dari kesan yang negatif dari atasan dan rekan kerja. Sebaiknya kamu memilihi pakaian yang sopan di saat hari-hari pertama kerja, meskipun perusahaan membebaskan karyawannya dalam hal pakaian.
3. Mengeluh Soal Pekerjaan di Kantor Sebelumnya
Mengeluh soal pekerjaan yang kamu lakukan di kantor sebelumnya merupakan hal berikutnya yang harus dihindari di hari pertama kerja. Umumnya rekan kerja ingin lebih mengenalmu dan mencoba bertanya tentang latar belakang dan pengalaman kerja di tempat sebelumnya.
Sebaiknya kamu hati-hati jangan sampai menceritakan keburukan atasan atau rekan kerja di kantor sebelumnya saat berusaha menceritakannya. Pasalnya, seperti dikutip dari The Muse hal itu bisa membuat rekan kerja di kantor barumu memberikan kesan bahwa kamu adalah seorang pengeluh.
Ingatlah bahwa itu adalah hari pertamamu bekerja. Jadi jangan sampai kamu sudah menceritakan keburukan rekan kerja atau atasan di tempat kerjamu sebelumnya. Berhati-hatilah saat menceritakan tentang kantor lamamu dan sebisa mungkin hindari memberikan komentar yang negatif.
4. Jangan Menolak Ajakan Makan Siang
Hal yang harus dihindari di hari pertama kerja berikutnya adalah menolak ajakan makan siang dari rekan kerja di kantor baru. Biasanya di hari pertama kerja beberapa rekan kerja yang mengajakmu makan siang. Hal itu mereka lakukan karena ingin mengenalmu lebih dekat.
Baca Juga: Kenali Website Tempat Jual-Beli Langsung yang Super Mudah Ini
Inilah yang menjadi alasan mengapa sebaiknya jangan sampai menolak ajakan mereka untuk makan siang. Hal ini disebabkan karena mereka sudah berinisiatif untuk membantumu beradaptasi, jadi jangan sia-siakan hal tersebut.
Misalnya kamu membawa bekal makan siang ke kantor, tidak ada salahnya kamu tetap mengikuti ajakan rekan kerja dan makan bersama-sama. Intinya adalah jangan pernah mengabaikan ajakan rekan kerja untuk makan siang atau menolaknya saat mereka ingin memberikan bantuan padamu.
5. Hindari Menggosip di Kantor
Di setiap kantor, pasti ada teman kerja yang suka menggosip. Meski demikian, bukan berarti kamu harus ikutan menggosip demi lebih dekat dekatnya. Misalnya ada seorang rekan kerja yang langsung membicarakan keburukan bos di tempat kerja barumu, janganlah kamu ikut memberikan komentar.
Dikutip dari The Balance Careers, kamu bisa mengabaikan atau hanya mendengarnya saja saat berada di keadaan seperti itu. Di samping itu, karena kamu tidak tahu apakah hal yang dibicarakannya memang sebuah fakta atau hanya rumor belaka, sebaiknya tidak ikut menanggapinya.
Kamu bisa mencoba pergi meninggalkannya dengan alasan ingin fokus mempelajari tugas barumu saat rekan kerja di tempat baru mulai menggosip.
Baca Juga: SEO Audit, Optimalkan Kinerja Website di Halaman Pencarian
Jadi, sebisa mungkin untuk tidak ikut campur dalam gosip kantor karena kamu masih berstatus karyawan baru di sana. Hal yang tak boleh kamu lupakan adalah bahwa hari pertama kerja perlu dipersiapkan dengan baik karena akan mempengaruhi kesan orang lain terhadapmu.
Baca SelengkapnyaMenjanjikannya UX Design melalui 6 Prospek Jenjang Karir Ini
Jobnas.com-Tingkat atau jenjang karir di bidang UX Design pada hakikatnya tidak terbatas. Setelah memulai karir di bidang ini, setidaknya terdapat 6 jalur karir yang nantinya dapat kamu jalani. Jadi, jangan kira UX designer tidak punya prospek karier yang jelas, ya.
Nah, Jobnas.com akan merangkum penjelasan selengkapnya di bawah ini. Yuk, disimak sampai tuntas !
1. Manajemen UX
Pengalamanmu pasti akan bertambah setelah mendalami bidang UX design selama beberapa tahun. Jadi, kamu bisa mulai meningkatkan jenjang karier ke level manager. Dengan kata lain, di saat menjadi UX manager, kamu akan memimpin sebuah tim dan project di dalamnya. Di samping itu, kamu juga akan memiliki tanggung jawab manajerial lain seperti:
-membantu perkembangan karier anggota tim
-mengatur budget dan timeline
-mengatur SDM
-mengevaluasi performance tim
Jadi, tidak menutup kemungkinan akan ada peluang yang lebih besar untukmu apabila kamu terus melanjutkan karier di level manajer ini. Peluang-peluang itu seperti mengisi posisi eksekutif chief design officer atau VP user experience.
2. Posisi Senior UX Design
Posisi-posisi senior UX design, seperti lead UX designer atau senior UX designer merupakan jenjang karir UX design selanjutnya. Kamu akan mendapatkan posisi ini ketika sudah mengumpulkan pengalaman kerja selama beberapa tahun.
Lalu, apa sih yang membedakannya dengan manajemen UX? Ketika kamu menjadi manager, sebagian besar fokusmu adalah memimpin sebuah tim dan tidak terlalu disibukkan dengan pekerjaan desain secara langsung. Sedangkan posisi-posisi senior ini cocok bagi kamu yang ingin memiliki level lebih tinggi namun tetap berpartisipasi dalam pembuatan desain UX.
3. Pekerja Lepas
Salah satu solusi yang pas untukmu jika kamu ingin mempunyai jam kerja yang lebih fleksibel adalah dengan menjadi seorang freelancer. Menjadi seorang freelancer kamu bisa memilih project dan perusahaan mana yang ingin kamu incar. Namun jangan lupa, jalur karier ini tidak akan semudah yang dibayangkan.
Kamu perlu siapkan portofolio UX designer yang mampu menonjolkan kelebihanmu. Selain itu, kamu juga harus tekun mencari client karena tawaranmu belum tentu pasti diterima. Selain menjadi profesi tetap, freelancing ini juga sah-sah saja jika hanya ingin kamu manfaatkan sebagai pekerjaan sampingan.
4. Consulting
Dunia consulting akan sangat mungkin menjadi salah jenjang karier UX design. Baik memulai sendiri maupun bergabung dengan perusahaan consulting desain. Untuk merancang user experience yang lebih baik bagi konsumennya, kamu bisa membantu bisnis-bisnis di luar sana.
Baca Juga: Kenali Website Tempat Jual-Beli Langsung yang Super Mudah Ini
Sebagaimana dilansir dari Coursera berikut gambaran umum terkait tugas seorang konsultan UX:
-Merekomendasikan beberapa action plan untuk memperbaiki keseluruhan user experience pada bisnis klien.
-Melakukan riset untuk memahami konsumen klien.
-Mendesain dan membuat prototype website dan produk lainnya.
-Memberikan pelatihan kepada client mengenai strategi UX terbaik.
5. UX specialist
Specialist yang dimaksud berarti kamu bisa menekuni bidang yang lebih spesifik di area UX design atau sedikit berpindah ke bidang yang masih berhubungan dengan UI/UX design.
Seperti, kamu senang mengajar tentang UX design. Maka, kamu bisa memilih spesialisasi sebagai pengajar atau tutor UX design. Apabila kamu seorang UX designer tetapi memiliki spesialisasi di front end development, mungkin bisa pertimbangkan karier sebagai UX engineer.
Dikutip dari XD Adobe, pilihan ini akan sulit bagi sebagian orang karena salah satu risikonya adalah tidak bisa mengerjakan pekerjaan desain dalam aktivitas sehari-hari.
6. Entrepreneur UX designer
Nah, jenjang karier UX design yang selanjutnya sangat cocok untukmu bagi kamu yang punya jiwa-jiwa wirausaha. Dengan modal pengalaman sebagai UX Designer, terdapat beberapa ide usaha yang bisa kamu mulai, seperti mendirikan agensi atau startup sendiri.
Seseorang yang memiliki latar belakang UX design cenderung mampu memulai bisnisnya sendiri. Hal ini dikarenakan mereka tahu bagaimana caranya memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi konsumen.
Baca Juga: SEO Audit, Optimalkan Kinerja Website di Halaman Pencarian
Di samping itu, UX Mastery juga menyatakan bahwa entrepreneur dan UX designer memiliki kesamaan, yaitu kemampuan untuk benar-benar memahami kebutuhan konsumen. Nah, career path ini patut kamu pertimbangkan jika kamu memiliki banyak inovasi baru yang berkaitan dengan produk digital.
Itulah penjelasan Jobnas.com tentang jenjang karir di bidang UX Design. Lantas, setelah kamu membaca informasi di atas, apakah kamu sudah memutuskan ingin menempuh jalur karier yang mana?
Baca Selengkapnya9 Tips Menghilangkan Bau Mulut yang Paling Efektif untuk Pekerja
Jobnas.com-Masalah bau mulut kerap kali membuat seseorang tidak percaya diri. Untuk itulah mengapa menjaga kesehatan mulut menjadi begitu penting, terutama bagi seorang pekerja. Bagi mereka, bau mulut dapat memberi impresi buruk, terlebih jika harus bertemu tatap muka dengan klien. Itulah mengapa penting bagi para pekerja untuk mengetahui berbagai cara untuk menghilangkan bau mulut.
Baca Juga: Kalian Ingin Tahu Waktu Paling Ampuh Menaikkan FYP?
Agar tidak berlama-lama, di artikel ini Jobnas.com telah merangkum 9 tips yang paling efektif untuk menghilangkan bau mulut. Yuk, simak sampai tuntas !
Tips Menghilangkan Bau Mulut
1. Sikat Gigi dan Lakukan Flossing
Menyikat gigi secara rutin dan melakukan flossing atau benang gigi merupakan cara pertama yang bisa kamu lakukan. Menyikat gigi dapat memberi pengaruh baik terhadap kesehatan mulutmu di samping juga bisa menjaga kebersihan diri.
Menurut Mayo Clinic, penyebab bau mulut disebabkan karena ada sisa makanan yang menempel di gigi sehingga akhirnya bakteri ikut terkumpul. Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk menyikat gigi setidaknya 2 kali sehari dan lakukan flossing sekali setiap hari di malam hari. Meski begitu, lakukan hal tersebut dalam batas yang wajar karena hal tersebut membuat gigimu rusak.
2. Menyikat Lidah
Menyikat lidah merupakan cara lain untuk menghilangkan bau mulut. Menurut Fermelia Dental menyikat gigi tidak seluruhnya menghapus partikel makanan dari mulutmu. Serpihan makanan, bakteri, dan sel mati biasanya menempel di lidahmu. Umumnya, lidahmu menjadi terlihat keputihan dari serpihan-serpihan tersebut. Tentu, serpihan-serpihan tersebut dapat menyebabkan bau mulut. Sehingga, sikatlah lidahmu secara perlahan dengan sikat gigi atau pengikis lidah.
3. Berkumur Menggunakan Mouthwash
Dikutip dari NHS, kita disarankan untuk menggunakan mouthwash sebagai cara lain untuk menghilangkan bau mulut. Pada umumnya mouthwash dapat membantu menghilangkan bakteri. Di samping itu, ia juga menyegarkan mulut. Meski demikian, pastikan kamu memilih mouthwash yang berfungsi untuk membunuh bakteri, bukan menghilangkan bau mulut saja. Kamu bisa menggunakan mouthwash setiap hari, idealnya sebelum waktu tidurmu.
Baca Juga: Metode Lihai Dalam Memilih Warna Ketika Mendesain
4. Hindari Makanan Berbau Menyengat
Bawang bombay atau bawang putih merupakan makanan berbau menyengat. Untuk menghindari bau mulut tak sedap, kamu perlu menghindarinya. Hal ini dikarenakan dalam kedua makanan tersebut mengandung zat yang menyebabkan mulutmu menghasilkan bau tidak sedap.
Seorang juru bicara American Dental Hygienists’ Association, Richard Price, menjelaskan bahwa kandungan yang menyebabkan bau tidak sedap dari makanan tersebut masuk ke aliran darah dan menuju paru-paru.
Sedangkan paru berfungsi untuk bernapas. Sehingga, menyikat gigi meski telah memakannya juga bukan solusi. Dengan demikian, kamu perlu menghindari makanan yang mengandung keduanya, terutama sebelum pergi bekerja atau bertemu klien.
5. Berhenti Merokok
Menghentikan kebiasaan merokok merupakan salah satu cara terbaik untuk menghilangkan bau mulut. Di samping itu, selain berdampak pada kesehatan, rokok juga dapat menyebabkan beberapa hal berikut terhadap mulutmu;
-membuatmu berisiko tinggi terkena penyakit gusi
-penumpukan plak dan karang gigi
-membuat kelenjar ludah menjadi meradang
6. Kunyah Permen karet Bebas Gula
Mengunyah permen karet bebas gula sangat disarankan oleh WebMD untuk menghindari bau mulut. Bakteri di mulut sangat menyukai gula. Karena, gula membantu bakteri untuk membuat asam yang dapat merusak gigi dan menyebabkan bau mulut.
Sehingga, jika kamu suka makan permen, gantilah dengan permen karet bebas gula. Hal ini karena permen karet menstimulasi air liur, yang merupakan mekanisme pertahanan alami mulut terhadap plak, yang dapat menyebabkan kerusakan gigi dan bau mulut.
7. Jaga Kesehatan Gusi
Menjaga kesehatan gusi merupakan cara lain yang bisa kamu lakukan untuk menghilangkan bau mulut. Sebab, gusi yang merupakan bagian mulut sangat rentan terkena infeksi. Makanan pun mudah terjebak di sela-sela gigi dan tidak terangkat saat menyikat gigi.
Sehingga, jagalah kesehatan gusimu seperti kamu menjaga kesehatan gigi. Sikat daerah gusimu secara perlahan dengan gerakan melingkar untuk mengeluarkan sisa makanan di sana. Melakukan flossing juga sangat penting untuk menjaga kebersihan gusimu. Sehingga, bau mulut pun akan terhindar.
8. Minum Air
Jika kondisi mulutmu kering, tentu saja bisa mengeluarkan bau tak sedap. Oleh karenanya, kamu perlu mencoba untuk mengonsumsi air setiap hari. Lebih dari itu, menjaga mulut tetap lembab juga dapat mencegah kerusakan gigi selain menghilangkan bau mulut.
9. Kunjungi Dokter Gigi secara Konsisten
Langkah terakhir yang perlu kamu lakukan untuk menghindari bau mulut adalah dengan mengunjungi dokter gigi secara konsisten. Sebab, dengan melakukan hal semacam itu, kamu akan mendapatkan informasi medis yang kamu butuhkan seputar kesehatan mulutmu. Dikutip dari Kementerian Kesehatan Indonesia, setidaknya kamu perlu mengunjungi dokter gigi 6 bulan sekali.
Demikianlah penjelasan Jobnas.com terkait cara menghilangkan bau mulut tak sedap sebagai seorang pekerja. Kamu bisa mencegah bau mulut dengan hal-hal sederhana, seperti menyikat gigi dan mengkonsumsi air minum secara rutin.
Baca Juga: Dampak Perppu Cipta Kerja bagi Pekerja
Selain itu, agar kesehatan gigi dan mulutmu tetap terjaga, kamu juga perlu untuk menghindari kebiasaan yang dapat merusaknya, seperti hindari makanan-makanan dengan kadar gula yang tinggi dan lain sebagianya.
Baca SelengkapnyaIngin Makin Betah Kerja di Rumah ? Yuk, Intip 6 Inspirasi Meja Kerja yang Nyaman Berikut Ini !
Jobnas.com-Saat WFH, biasanya tidak sedikit orang yang bekerja di atas meja makan, meja rias, bahkan di kasur, lho. Padahal, sangat penting untuk memiliki meja kerja yang nyaman dan bikin betah supaya WFH jadi lebih produktif.
Nah, di artikel ini Jobnas.com akan memberikan enam inspirasi meja kerja yang nyaman buat kamu saat harus WFH. Yuk, intip keenam tersebut !
Baca Juga: Inilah Perbedaan antara Remarketing vs Retargeting!
1. Meja Kerja Kecil di Pojok Rumah
Kamu bisa menyiasati untuk memasang floating desk di pojokan kecil apabila ruang di rumahmu terbatas. Langkah yang bisa kamu lakukan adalah dengan mencari meja dengan bahan kayu yang kokoh dan cukup tebal untuk menahan beban.
Sisi tembok yang kosong bisa kamu hias dengan kalender kerja. Untuk mengingatkanmu akan deadline, post-it warna-warni, hingga poster idola kesayangan. Kamu juga bisa meletakkan pot kaktus kecil di pojok untuk menemanimu kerja di rumah agar supaya terlihat semakin cantik.
Alternatifnya, pasang floating desk di bawah jendela besar supaya kamu bisa memandang keluar untuk membantu proses mencari inspirasi.
2. Meja Kerja Bening
Furniture kayu berukuran besar mungkin akan menambah kesan sesak di ruangan yang sempit. Untuk memberikan kesan yang lega, mungkin memasang meja kerja bening bisa dijadikan alternatif. Di samping itu, pilih juga kursi dengan tema senada. Kemudian kamu bisa menyandingkan dengan lemari kecil dengan warna yang agak sedikit mencolok sebagai kontras agar supaya area kerjamu terlihat lebih berwarna.
3. Standing Desk
Jika ruangan di rumahmu terbatas, trik ini juga sama menguntungkannya. Sebab, kamu akan menghemat ruangan dengan tidak membeli kursi. Pada kenyataannya, standing desk sudah dibuktikan membawa banyak manfaat untuk kesehatan dan postur tubuh. Jadi bukan cuma irit tempat saja.
Punya meja kerja standing di rumah membantu kita membakar lebih banyak kalori, meski hanya berdiam diri. Beberapa studi menjelaskan bahwa bekerja sambil berdiri selama 185 menit berhasil membakar sekitar 170 kalori.
Bayangkan berapa banyak kalori yang terbakar jika kita rutin kerja sambil berdiri dalam seminggu? Di samping itu, bekerja sambil berdiri mengurangi risiko nyeri punggung dan penyakit jantung akibat kelamaan duduk diam.
Baca Juga: Waspadai Tanda HRD Tidak Terkesan Denganmu saat Interview
4. Meja Lipat Portabel
Bagi karyawan yang kerja di kos dan ingin hemat tempat, meja lipat mungkin bisa dijadikan andalan. Kamu cukup membukanya ketika dibutuhkan, kemudian lipat dan simpan lagi di pojok kamar atau bawah kasur. Pilihlah meja kerja lipat yang kokoh, tapi ringan untuk dibawa-bawa di sekitar rumah. Siapa tahu, kamu butuh ganti suasana ketika kerja, kan? Meja jenis ini punya banyak pilihan. Bahkan, ada jenis meja kerja lipat yang memiliki laci kecil dan tempat penyimpanan gelas (cup holder).
5. Meja Kerja Bentuk L
Tidak ada salahnya berinvestasi pada meja kerja kayu berbentuk L, jika ruangan di rumah cukup luas dan jenis pekerjaan kamu melibatkan banyak barang.
Meja berbentuk L ini disarankan misalnya oleh Tech Republic. Kamu bisa memilih model yang tidak dilengkapi dengan laci atau rak penyimpanan dan ramping agar tidak semakin terlihat memakan banyak ruang. Pilih juga jenis kursi yang sederhana agar area meja kerja di rumah ini tidak terlihat semakin ramai sesak, seperti inspirasi di atas.
6. Meja Kerja Buka Tutup
Apabila area kerja di rumahmu terbatas karena bisa dipasang di dinding, model meja ini mungkin akan sangat membantu. Agar bisa ditarik ke atas dan ke bawah, meja model buka tutup dilengkapi dengan engsel di sisi kanan kirinya.
Di samping itu, sebagai penahan meja, meja ini juga didukung oleh dua buah “lengan” di masing-masing sisinya. Lengan pendukung ini bisa berupa rantai atau kayu. Kamu bisa membuka buka kaitan meja dan tarik ke bawah. Meja siap dipakai untuk kerja di rumah. Ketika sudah tidak dipakai lagi, dorong meja ke atas dan kunci kaitannya agar meja tidak tiba-tiba jatuh dan patah.
Baca Juga: Tingkatkan Popularitas Situsmu dengan Guest Blogging, Strategi Menulis di Situs Lain
Nah, itulah 6 inspirasi meja kerja yang bisa kamu bentuk agar supaya kamu semakin nyaman dan betah bekerja di rumah. Tentu tidak susah memilih meja kerja yang tepat untuk ruangan mungil. Lebih dari itu, kamu juga harus sesuaikan lagi kebutuhan jenis meja dengan luas ruangannya supaya tidak malah mengganggu kerja.
Baca SelengkapnyaKetahui Pertimbangan Penting, Kelebihan, dan Kekurangan dari Investasi Tanah
Jobnas.com-Seiring berjalannya waktu, banyak yang menganggap bahwa investasi tanah menjadi instrumen yang menjanjikan karena kelangkaannya. Tentu anggapan seperti itu tidak berangkat dari ruang kosong. Sebab, menurut Kompas, harga tanah paling murah di daerah Jakarta Barat, misalnya, pada tahun 2015 mencapai Rp15 juta per meter persegi.
Sementara di 2022, menurut Onlist rata-rata harga tanah di daerah DKI Jakarta mencapai Rp24 juta per meter persegi. Dari dua data ini, kita dapat menarik kesimpulan bahwa harga tanah meningkat hampir sebesar Rp10 juta hanya dalam jangka 7 tahun.
Meski demikian, jika ingin melakukan investasi ini, terdapat beberapa pertimbangan yang perlu diperhatikan. Di artikel ini Jobnas.com akan memberikan beberapa informasi yang penting kamu ketahui sebelum berinvestasi tanah. Yuk, simak selengkapnya berikut ini!
Pertimbangan Melakukan Investasi Tanah
Dikutip dari Investopedia, membeli tanah sebagai instrumen investasi dapat menjadi sesuatu yang berisiko. Sebab hal ini dikarenakan tanah yang kamu miliki belum tentu bisa menghasilkan pendapatan atau keuntungan modal ketika dijual.
Baca Juga: Pentingnya Pengembangan Pelanggan dalam Strategi Perencanaan Bisnis
Lebih dari itu, berinvestasi di tanah juga mengharuskanmu untuk selalu memerhatikan beragam isu yang dapat muncul, terutama seputar legalitasnya. Dari sinilah kamu perlu tahu tujuanmu berinvestasi dengan jelas dan bisa mengetahui berbagai jenis tanah yang tersedia sebagai produk investasimu.
Selain itu Investopedia juga memberikan beberapa jenis lahan yang menjadi produk investasi tersebut seperti tanah pertanian, tanah komersial, tanah residensial, tanah perkebunan, tanah rekreasional, tanah pertambangan
Misalkan, kamu membeli tanah untuk perkembangan residensial. Kamu perlu untuk memastikan tanah tersebut memiliki izin-izin yang diperlukan. Contoh lainnya, kamu membeli tanah untuk dikembangkan menjadi lahan komersial. Pastikan bahwa konversi lahan bisa dijalankan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Kemudian, jika kamu ingin membeli tanah untuk pertanian, perkebunan, atau rekreasional, cek kembali dokumen dan izin-izinnya.
Beberapa Faktor yang Perlu Diperhatikan
Harga tanah juga dipengaruhi oleh beberapa faktor, lho. Berikut ini merupakan beberapa faktor yang disarankan oleh Home Loan Experts sebelum memutuskan untuk investasi tanah:
Lokasi dan zona: lokasi tanah yang berada di dekat kota besar atau pusat daerah relatif lebih mudah untuk dijual. Apresiasi harganya pun cepat meningkat. Karena ada beberapa halangan yang berlaku, zona juga sangat penting untuk diperhatikan. Misalkan, kamu tidak dibolehkan untuk membangun mall di zona residensial.
Ukuran dan bentuk: Tentu saja tanah dengan ukuran besar cenderung lebih lama terjual. Lebih dari itu, apabila bentuk tanah miring atau bahkan memiliki jurang atau tebing, hal tersebut membuat lahannya sulit dikembangkan. Dengan demikian, hal tersebut membuat apresiasi harga tanahnya menjadi lebih lama.
Infrastruktur: Infrastruktur yang dimaksud seperti berkaitan dengan akses jalan dan ketersediaan fasilitas publik seperti air dan listrik. Karena, harga tanah akan sulit terapresiasi, apabila ia memiliki aksesibilitas buruk dengan fasilitas publik yang jelek. Oleh karena itu, kamu perlu memastikan lahannya memiliki selokan, air, atau septic tank apabila a kamu ingin membangun properti di tanah yang diinvestasikan.
Kondisi Finansial: Perlu diperhatikan jika kamu ingin menjual tanah untuk mendapatkan keuntungan dengan cepat, tanah bukanlah investasi yang baik. Lebih dari itu, jika kamu ingin mengembangkan tanah pun, ada biaya tambahan yang harus dikeluarkan. Kamu juga harus siap untuk membayar pajak tambahan tanpa ada cash flow yang masuk dari tanah tersebut.
Baca Juga: SEO Audit, Optimalkan Kinerja Website di Halaman Pencarian
Sejarah Properti: Tanah yang tergolong murah di pusat daerah mungkin terdengar menggiurkan. Meski demikian, kamu harus mencari tahu alasan dari harga murah tersebut. Seperti, mungkin saja tanah tersebut merupakan bekas pembuangan sampah di masa lalu, kemudian baru dibersihkan beberapa bulan atau tahun yang lalu. Sehingga, ada risiko tanah tersebut masih terkontaminasi dari sampah-sampah dulu, yang membuat kualitasnya menjadi jelek.
Kelebihan dan Kekurangan Investasi Tanah
Dikutip dari APXN Property dan Housing, terdapat beberapa kelebihan dan kekurangan investasi tanah sebagaimana berikut:
1. Kelebihan
-Tidak ada biaya perawatan.
-Harga tanah yang lebih cepat naik dibandingkan tipe properti lainnya.
-Tidak ada jarak antara pembelian dan kepemilikan.
-Suplai terbatas namun permintaan yang terus ada. Sehingga, membuatnya menjadi sangat berharga.
2. Kekurangan
-Bank hanya memberi pinjaman untuk membeli tanah jika kamu berencana untuk membangun properti di atasnya.
-Aset yang berisiko karena mudah diserobot pihak tidak bertanggung jawab atau diperoleh secara paksa oleh pemerintah.
-Tidak mendapat tax benefit ketika membeli sebidang tanah untuk investasi.
-Investasi yang tergolong besar dan sulit diuangkan dengan cepat.
Cara Melakukan Investasi Tanah
Kamu sudah mengetahui tentang kelebihan dan kekurangan dari investasi tanah, kini saatnya kamu perlu memahami beberapa cara melakukan investasi tanah jika kamu masih memiliki komitmen untuk melakukannya. Dilansir dari Home Loan Experts, berikut beberapa langkahnya:
1. Tetap Dipegang
Kamu bisa berinvestasi di tanah cukup dengan memegang lalu “membiarkannya”. Kamu bisa menjualnya ke pihak pengembang, ketika harga tanah sudah meningkat.
Baca Juga: Mulai Saat Ini Marilah Berkenalan dengan Hedge Fund; Investasi yang Paling Diminati
Meski demikian, kamu perlu melakukan timing. Sebab, timing sangatlah penting. Hal ini karena kenaikan harga tanah begitu lambat dibandingkan instrumen investasi lainnya.
2. Meminta Pengembang untuk Mengelola Tanah
Kamu bisa membeli tanah dan meminta pengembang untuk mengelolanya. Sebab, harga lahan bisa meningkat bagi pengembang dengan mengubah izin perubahan penggunaan tanah secara hukum. Seperti, untuk kegunaan residensial, kamu membeli lahan di sektor komersial. Kemudian, secara hukum kamu mengubah tanah tersebut menjadi komersial. Setelah izin diubah, kamu bisa menjual tanah tersebut ke pengembang.
3. Menyewakannya
Tanah kosong yang kamu beli untuk kepentingan investasi juga bisa disewakan. Seperti, tanah kosongmu bisa dibuat menjadi lahan parkir dan disewakan ke bisnis terdekat. Dengan demikian, kamu bisa mendapat pemasukan tambahan dari investasi tanahmu selain saat menjualnya di kemudian hari.
4. Membangun Properti
Membangun properti di atas tanah investasimu merupakan cara lain yang bisa dilakukan. Kamu pun dapat menjualnya dengan harga tinggi di kemudian hari dengan mengembangkan lahanmu sendiri.
Baca Juga: Aplikasi Pluang, Review Aplikasi Investasi, Kelebihan dan Kekurangan
Itulah beberapa penjelasan Jobnas.com mengenai investasi tanah yang perlu kamu ketahui jika bertekad untuk melakukan investasi dengan membeli tanah. Kamu bisa membaca seputar investasi lainnya melalui artikel Jobnas.com yang lain, lho.
Baca SelengkapnyaJika Sakit Pinggang Akibat Kelamaan Duduk, Ini Dia 8 Gerakan Menyembuhkannya
Jobnas.com-Karena duduk terlalu lama, kemungkinan resiko terkena sakit pinggang ketika bekerja akan membuatmu merasa tidak enak. Meski demikian, kamu tak perlu khawatir. Sebab, terdapat beberapa gerakan yang dapat kamu lakukan untuk menyembuhkannya.
Baca Juga: Sebelum Mulai Investasi Pahami Dulu 5 Perbedaan Reksa Dana Syariah dan Konvensional
Umumnya, beberapa gerakan ini dapat kamu temukan dalam yoga. Meski begitu, untuk dapat melakukannya, kamu tidak perlu mengikuti kelas atau program yoga, lho. Sebab, kamu bisa melakukannya di saat berolahraga di rumah. Agar tidak berlama-lama, yuk simak apa saja gerakan-gerakan tersebut di artikel Jobnas.com berikut ini !
Gerakan Menyembuhkan Sakit Pinggang
1. Child Pose
Gerakan ini bertujuan untuk meringankan rasa tegang di leher, pinggang, dan punggung. Selain itu, pose ini turut meregangkan bagian paha dan pergelangan kaki. Oleh karena itu, jika ingin melepas rasa stres dan lelah, MBG Movement menyebutkan bahwa kamu bisa melakukan gerakan ini.
Berikut adalah cara melakukannya.
-duduk bersandar pada tumit dan rapatkan lututmu
-bungkukkan badan ke depan dan tempatkan tangan ke depan
-tempelkan jidat ke lantai
-tetap regangkan tangan ke depan
-tahan posisi hingga maksimal 5 menit
2. Cat-cow Pose
Cat-cow pose merupakan gerakan selanjutnya yang dapat menyembuhkan sakit pinggang karena terlalu lama duduk ketika bekerja. Langkah yang bisa kamu lakukan adalah dengan cara “membengkokkan” punggungmu sambil memobilisasi daerah tulang belakang. Melakukan pose ini juga turut meregangkan bagian leher dan pundak. Berikut adalah cara melakukannya.
-mulai dari posisi merangkak
-tempatkan pergelangan tangan di bawah bahu serta lutut di bawah pinggang
-seimbangkan berat badan secara merata di setiap pergelangan tangan dan lutut
-tarik napas seiring kamu menengadahkan kepala, dan biarkan bagian perut bergerak ke arah lantai
-hembuskan napas seiring menempelkan dagu ke dada, tarik pusar ke arah tulang belakang, dan lengkungkan tulang belakang ke arah langit-langit
Terakhir, kamu dapat melakukan gerakan ini secara terus menerus setidaknya selama 1 menit
3. Cobra Pose
Gerakan satu ini bertujuan untuk menyembuhkan sakit pinggang, terutama jika terlalu lama duduk saat bekerja. Dalam gerakan ini, kamu turut memperkuat daerah tulang belakang dan meringankan rasa sakit di sekitarnya. Bagian abdomen, dada, dan pundak pun akan turut diregangkan.
Berikut adalah cara melakukannya.
-tempelkan perut ke lantai dan tempatkan tangan di bawah bahu serta jari-jari menghadap ke depan
-tarik tangan ke dada dan jangan biarkan siku menghadap keluar
-tekan tanganmu untuk mengangkat bagian atas badan seperti kepala, dada, dan pundak, tahan selama 20 hingga 30 detik
-pastikan untuk menjaga tekukan di sikutmu
-keluarkan napas dan dekatkan badan ke lantai, tempatkan tangan di sisi
Terakhir, kamu dapat melakukan gerakan ini sebanyak 4 hingga 5 kali
4. Sphinx Pose
Seperti cobra pose, sphinx pose juga turut meregangkan daerah dada, pundak, dan abdomenmu. Hal yang membedakan dengan cobra pose terletak pada gerakan ini lebih membengkokkan punggung untuk memperkuat daerah tulang belakang. Oleh karena itu, gerakan ini sangat cocok dilakukan untuk menyembuhkan sakit pinggang. Berikut adalah cara melakukannya:
-tempatkan perus di lantai dan rentangkan kaki ke belakang
-libatkan otot-otot punggung bawah dan pahamu
-tempatkan sikut di bawah pundak dengan telapak tangan menghadap ke bawah
-angkat badan dan kepala secara perlahan
-angkat dan gunakan abdomen bagian bawah untuk membantu mendukung punggungmu
-pastikan tubuh terangkat hingga bagian tulang belakang
jaga pandangan ke depan dan cobalah untuk tetap rileks di posisi ini
Terakhir, tahan posisi maksimal hingga 5 menit
5. Locust pose
Locust pose merupakan gerakan selanjutnya yang dapat membantumu dalam menyembuhkan sakit pinggang karena duduk terlalu lama.
Dikutip dari Healtthline, gerakan ini bahkan dapat mengatasi rasa lelah menguatkan tubuh bagian atas, tangan, dan kaki. Kamu bisa mengikuti langkah-langkah di bawah ini untuk melakukannya :
-berbaring tengkurap dengan tangan di samping badan dan telapak tangan menghadap ke atas
-rapatkan jempol kaki dan tumit
-tempel jidat di lantai
-angkat kepala, badan, dan tangan secara perlahan, kamu bisa mengaitkan jari-jarimu di belakang
-kemudian, angkat kakimu ke atas secara perlahan
-jaga pandangan lurus ke depan atau sedikit ke atas seiring kamu meregangkan leher
Terakhir, tahan posisi ini hingga selama 1 menit
Baca Juga: SEO Audit, Optimalkan Kinerja Website di Halaman Pencarian
6. Cium Lutut Berdiri
Dikutip dari Greatist menyebutkan bahwa untuk menyembuhkan sakit pinggang yang diderita karena terlalu lama duduk saat bekerja, gerakan gerakan cium lutut sambil berdiri barangkali bisa kamu lakukan.
Selain bagian pinggang, tentunya gerakan ini juga turut meregangkan daerah hamstring (paha belakang) dan betismu. Kamu bisa mengikuti langkah berikut untuk melakukannya.
-tekuk lututmu sedikit dan lipat tubuhmu di atas kaki, pastikan gerakan melipatmu dimulai dari pinggang, bukan punggung bawah
-tempatkan tangan di lantai baik itu di depanmu atau di sebelah kakimu
-tarik napas seiring kamu membuka dada dan memanjangkan tulang belakangmu
- rentangkan badan ke bawah tanpa membuat punggung menjadi bungkuk, ketika mengeluarkan napas
7. Bridge Pose
Untuk menyembuhkan sakit pinggang yang diderita akibat duduk terlalu lama saat bekerja, barangkali melakukan gerakan bridge pose juga bisa menjadi pilihan. Gerakan ini bertujuan untuk meregangkan tulang belakangmu. Sehingga, sakit pinggang, punggung, dan kepala bisa teratasi.
Berikut adalah langkah-langkah melakukannya.
-berbaring telentang dengan lutut ditekuk dan tumit ditarik ke tulang duduk
-tempatkan tangan di samping badan
-tekan kaki dan tangan ke lantai seiring kamu mengangkat tulang ekormu ke atas
-terus angkat hingga pahamu sejajar dengan lantai
-biarkan tangan apa adanya, baik itu ditempatkan di bawah pinggang atau menopangnya
Terakhir, tahan posisi ini selama 1 menit
8. Extended Triangle
Extended triangle merupakan gerakan selanjutnya yang dapat kamu coba untuk menyembuhkan rasa sakit pinggangmu. Gerakan ini bertujuan untuk mengatasi sakit punggung, pinggang, meregangkan tulang belakang, leher, hingga selangkangan serta memperkuat pundak, dada, dan kaki.
Berikut langkah melakukan gerakan ini.
-berdiri dan buka kaki selebar bahu
-hadapkan kaki kanan ke depan dan kaki kiri ke sudut 45 derajat
-angkat tangan dengan telapak menghadap ke bawah, sejajar dengan lantai
-cobalah untuk maju ke depan dengan lengan dan dadamu, dan gantungkan berat badan di pinggul kanan
-turunkan tangan kanan ke lantai, dan rentangkan tangan kiri ke langit-langit
-jaga pandangan ke tangan kiri, depan, atau bawah
Terakhir, tahan posisi selama satu menit dan ulangi dengan posisi berbeda
Baca Juga: Dampak Perppu Cipta Kerja bagi Pekerja
Demikianlah penjelasan Jobnas.com mengenai beberapa gerakan yang bisa kamu lakukan untuk menyembuhkan sakit pinggang yang diderita karena duduk terlalu lama saat bekerja. Masalah seperti ini jangan dianggap sepele, lho, karena bisa mencegah produktivitasmu untuk bekerja dengan baik.
Baca Selengkapnya5 Alasan Pentingnya Kecepatan Sebuah Website
Jobnas.com - Setiap marketer pasti sudah tahu bahwa ada beberapa faktor yang berpengaruh terhadap perengkingan situs oleh google. Salah satunya adalah kecepatan website. Pentingnya poin ini telah disampaikan Google kurang lebih satu dekade lalu.
Sebab, kecepatan website saat berpengaruh terhadap para pengguna ketika ingin mengaksesnya.
Ada beberapa alasan mengapa kecepatan website tu begitu penting untuk seorang marketer. Simak penjelasannya berikut ini, ya!
1. Ranking Google
Seperti yang sudah sedikit dibahas di atas, alasan pentingnya kecepatan website adalah karena faktor ini memiliki dampak langsung terhadap ranking atau peringkat situsmu di halaman hasil pencarian Google.
Menurut Google, sebuah halaman situs idealnya mampu di-load dalam waktu kurang dari 3 detik untuk perangkat apa pun, baik komputer maupun smartphone.
Sepuluh tahun kemudian, Google kembali mengumumkan update terbaru yaitu Page Experience.
Page Experience adalah salah satu signal atau faktor penilaian Google untuk me-ranking situs mulai tahun 2021.
Faktor ini berfokus pada user experience saat seseorang berkunjung pada situs.
Nah, salah satu hal yang membuat pengalaman pengguna adalah cepat tidaknya sebuah situs tersebut.
2. Kesan yang baik
Dalam ilmu psikologi dikatakan bahwa bahwa kesan pertama merupakan hal yang sangat penting bagi setiap orang. Begitupun dengan situs. Para marketer sama-sama berusaha untuk bisa memberikan kesan pertama yang baik bagi para penggunanya.
Salah satunya adalah kecepatan situs. Dengan membuat situs yang cepat, kita bisa membuat kesan yang lebih baik.
Situs yang lambat akan berkesan negatif yang kemungkinan besar, pengguna akan meninggalkan website mu jika ini terjadi.
Bahkan penelitian Neil Patel menyimpulkan bahwa 79% pengguna online shop tidak akan kembali ke sebuah situs ketika pernah mengalami masalah loading-nya.
3. Conversion rate
Fakta lain yang menunjukkan pentingnya kecepatan sebuah website adalah bahwa jika 1 detik saja sebuah situs melambat, kemungkinan terjadi penurunan angka konversi sebesar 7%.
Tentunya ini sangat merugikan terhadap pengelola.
Pengguna internet tentunya akan jauh lebih menyukai situs yang cepat.
Jika mereka harus menunggu 3 detik lebih lama dari waktu ideal 2 detik, hampir bisa dipastikan angka konversi akan sangat rendah.
Jika ini terjadi, keuntungan perusahaan akan menurun dan bisnis bisa terus mengalami kerugian.
4. Bounce rate
Pentingnya kecepatan sebuah website bukan hanya karena dampaknya pada conversion rate, tetapi juga bounce rate.
Pengunjung tidak akan mau berlama-lama di situsmu ataupun melanjutkan ke halaman lainnya jika loading-nya lama.
Hal ini meningkatkan bounce rate dan membuat mereka meninggalkan situsmu begitu saja.
5. Dampak jangka panjang
Jika situsmu memiliki kecepatan loading yang lambat tanpa ada perbaikan untuk waktu yang lama, ini bisa berdampak negatif.
Tidak hanya bounce rate-nya tinggi, conversion rate-nya rendah, dan tidak tampil optimal di halaman hasil pencarian, konsumenmu pun akan berhenti menyukai brand-mu.
Hal ini terjadi karena user experience atau pengalaman penggunanya yang buruk saat mengunjungi situsmu.
Tanpa kredibilitas yang bagus, bisnismu tidak akan bisa berkembang.
Nah, sampai di sini sudah paham, bukan, kecepatan website itu sangat penting.
Bukan hanya untuk menjamin kepuasan pengguna, tetapi juga akan berpengaruh besar terhdap kesuksensan bisnis kita.
Jadi, jika kamu termasuk dari salah satu yang memiliki masalah pada kecepatan website mu, maka segeralah cari solusi untuk memperbaikinya. Semoga bermanfaat!
Baca Selengkapnya