Blog Jobnas
Halaman artikel blog terbaru di Jobnas.com.Agar Tampilan Website Tak Itu-itu Saja, Yuk Ketahui Cara Mengganti Tema WordPress !
Jobnas.com-Jika kamu sudah bosan dengan tampilan WordPress yang itu-itu saja, kini saatnya kamu mengetahui cara mengganti tema WordPress agar tampilannya lebih menarik.
Untuk mengoptimalkan salah satu aplikasi content management system ini, user experience menjadi salah satu faktor penting. Bahkan, seperti dikutip dari Giga Press, user experience menjadi salah satu unsur penting yang harus dipertimbangkan untuk perkembangan SEO.
Nah, dengan mengubah tema WordPress tentu menjadi salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut. Lantas, bagaimana sih cara mengubahnya ? Di artikel ini Jobnas.com akan mendeskripsikannya untuk mu. Yuk, simak sampai tuntas !
Hal yang Harus Dilakukan Sebelum Ganti Tema
Pada hakikatnya, tidak sulit untuk mengubah tema WordPress. Meski demikian, kamu harus berhati-hati saat mengubahnya. Seperti dikutip dari WP Engine, jika kamu memilih tema yang tidak relevan atau bahkan melakukan langkah yang salah, hal itu akan berakibat terhadap kinerja website mu.
Baca Juga: Perhatikan 7 Hal Ini, Apabila Ingin Menulis Surat Rekomendasi Kerja untuk Temanmu
Bisa dibilang bahwa ada beberapa plugin dan halaman yang tidak aktif atau justru kecepatan website jadi semakin lambat. Bahkan, ada kemungkinan performa SEO-mu jadi menurun di halaman pencarian.
Dengan demikian, sebelum memutuskan untuk mengganti tema pada WordPress, sebaiknya kamu melakukan hal-hal di bawah ini terlebih dahulu.
1. Backup data Website
Menurut Theme Isle, salah satu langkah yang tepat saat ingin memperbarui tema adalah dengan membuat cadangan data website. Pasalnya, hal tersebut akan membantumu untuk memulihkan kinerja website kembali ke performa terakhirnya sebelum temanya diganti dengan yang baru. Untungnya, untuk melakukan backup data website secara mudah, kini WordPress menyediakan plugin bernama UpdraftPlus yang memungkinkan penggunanya.
2. Periksa Kode Dari Pihak Ketiga
Berikutnya, cara yang tepat untuk dilakukan sebelum mengganti tema WordPress adalah dengan memeriksa kode dari pihak ketiga. Kamu harus memperhatikan salin kode-kode tersebut agar nantinya kamu tinggal menempelnya saat pemasangan tema sudah selesai setelah semua diperiksa. Google Analytics, Google Search Console, Google Adsense, dan lain-lain merupakan aplikasi pihak ketiga yang dimaksud.
Bagaimana Cara Mengganti Tema WordPress ?
Nah, kini saatnya untuk beralih ke pembahasan bagaimana cara mengganti tema WordPress apabila telah melakukan langkah-langkah di atas.
Seperti yang sudah Jobnas.com singgung sebelumnya, mengubah tema WordPress tidak sesulit seperti yang kamu bayangkan. Meski begitu, kamu harus pandai dalam memilih tema yang kira-kira sesuai dengan kebutuhan website dan juga audiens.
Secara umum, kamu bisa mengganti tema dengan berbagai pilihan yang sudah disediakan oleh WordPress. Di samping itu, kamu juga bisa men-download temanya terlebih dahulu di berbagai situs download tema WordPress, baik yang gratis atau berbayar.
1. Instal tema WordPress
Langkah pertama yang harus dilakukan untuk menginstal tema WordPress adalah klik “Appearance”, lalu pilih “Theme” dan klik “Add New”. Kemudian, kamu dapat memilih tema-tema yang sudah disajikan oleh WordPress. Bahkan, kamu bisa memilih tema sesuka hatimu dengan memanfaatkan fitur kotak penelusuran yang terletak di kanan atas. Nah, kamu pun tinggal klik instal dan tunggu beberapa detik setelah menemukan tema yang tepat.
2. Aktifkan Tema
Apabila kamu sudah menginstalnya, langkah selanjutnya yaitu dengan mengaktifkan tema tersebut. Sebelum diaktifkan, dengan mengklik “Live Preview” kamu bisa melihat preview-nya terlebih dahulu.
Baca Juga: SEO Audit, Optimalkan Kinerja Website di Halaman Pencarian
Jika sudah puas dengan hasilnya, kemudian tekan “Activate” agar temanya segera terpasang di website-mu. Nah, itulah tutorial cara mengganti tema yang sudah disediakan oleh WordPress.
Lalu, bagaimana caranya jika ingin menggunakan tema yang sudah di-download dari situs-situs penyedia tema WordPress?
Langkah pertama sudah jelas, kamu harus mencari temanya terlebih dahulu dan di-download. Kemudian, file download tersebut akan berbentuk Zip.
Apabila sudah, saatnya meng-upload tema ke WordPress. Caranya juga sama seperti di atas, yaitu pilih “Appearance”, lalu “Theme”, kemudian “Add New”. Bedanya, setelah itu kamu tinggal klik tombol “Upload Theme” yang berada di atas. Pilih tema yang akan di-upload, kemudian sesudah itu tinggal tekan tombol “Install Now”. Mudah, bukan?
Baca Juga: Sebelum Mulai Investasi Pahami Dulu 5 Perbedaan Reksa Dana Syariah dan Konvensional
Itulah uraian singkat Jobnas.com tentang cara mengganti tema WordPress tanpa merusak website. Kini saatnya kamu memastikan semua data website sudah di-backup terlebih dahulu agar penggantian tema berjalan dengan lancar.
Baca SelengkapnyaKenali Dulu Executive Presence, Jika Ingin Menjadi Pemimpin yang Andal
Jobnas.com-Jika kamu ingin menjadi pemimpin yang andal, kamu harus memahami suatu kemampuan khusus, yakni executive presence. Executive presence menjadi salah satu bentuk kemampuan manajemen kepemimpinan ini dapat memberikan efek kepercayaan diri, lho.
Lalu, apa sih sebenarnya kemampuan executive presence itu? Seperti apa karakteristik pemimpin yang memiliki kemampuan tersebut? Simak selengkapnya dalam rangkuman Jobnas.com berikut ini.
Pengertian Executive Presence
Seperti dikutip dari Forbes, executive presence merupakan kemampuan seseorang untuk menginspirasi kepercayaan kepada bawahannya. Kemampuan semacam ini akan membuktikan bahwa kamu adalah seorang pemimpin yang patut diikuti oleh semua orang.
Baca Juga: Tingkatkan Popularitas Situsmu dengan Guest Blogging, Strategi Menulis di Situs Lain
Mereka akan percaya bahwa kamu itu mampu bekerja dan dapat diandalkan ketika kepercayaan dan wibawa yang kamu tunjukkan dapat menginspirasi bawahan serta rekan-rekan kerja.
Meski demikian, aspek terpenting dari keahlian ini adalah bahwa kamu mampu menginspirasi kepercayaan di antara para pemimpin senior, hingga mereka melihat potensi pencapaian besar dari kepimimpinanmu.
Untuk mendapatkan akses kepada peluang-peluang penting, memiliki executive presence akan menentukan apakah kamu berhak mendapatkannya.
Pendapatmu mengenai beberapa keputusan yang akan diambil perusahaan, seperti promosi karyawan, atau tugas proyek dengan visibilitas tinggi, akan menjadi sangat penting.
Selain itu, peluang yang aksesnya akan kamu dapatkan bergantung pada tingkat kepercayaan dan inspirasi yang telah kamu tuangkan kepada para pembuat keputusan. Executive presence yang kamu miliki akan semakin besar apabila semakin signifikan peluang dan kepercayaan yang kamu raih.
Skill executive presence juga menggambarkan seorang pemimpin yang mampu bertahan di bawah tekanan yang besar. Di saat keadaan sedang tidak baik, keahlian decision making yang mereka tampilkan selalu sesuai dengan kepentingan bersama.
Pemimpin dengan executive presence mampu melihat situasi dan memberikan jawaban yang solutif dengan sifat yang tenang dan kepala dingin.
Karakteristik Penting Executive Presence
Executive presence merupakan sebuah kemampuan yang perlu diasah dalam jangka waktu yang relatif lama. Dengan kata lain, seorang pemimpin tak bisa secara sekejap memiliki skill satu ini.
Meski begitu, kamu bisa mulai melatih diri dengan mengaplikasikan tujuh karakteristik penting dari kemampuan executive presence. Dikutip dari Business Insider, berikut adalah kelima karakteristik executive presence yang perlu dimiliki seorang pemimpin.
Baca Juga: 5 Cara Ampuh Bikin Deskripsi Produk Berhasil Menggaet Pelanggan
1. Composure/ketenangan
Composure atau ketenangan menjadi karakteristik utama dari executive presence. Dalam komponen executive presence, kesadaran diri dan pemahaman terhadap kebutuhan orang lain menjadi komponen yang sangat penting.
Dengan kata lain, kunci untuk menjadi seseorang yang memiliki executive presence adalah kemampuan untuk mengendalikan emosi, mengenali emosi orang lain, dan mengelola respons terhadap seluruh pendapat.
2. Communicative/komunikatif
Sebagai pemimpin yang baik, sangatlah penting bagimu untuk melibatkan pendapat orang lain saat berkomunikasi dan membuat mereka merasa nyaman. Nah, langkah yang bisa kamu lakukan adalah dengan memahami tantangan gaya komunikasimu dan mengetahui bagaimana cara mengatasinya.
Lebih dari itu, kamu juga harus bisa melakukan komunikasi nonverbal. Pemimpin dengan skill komunikasi nonverbal yang mumpuni dianggap lebih baik dalam menyaring perasaan bawahannya.
3. Charisma/karisma
Karisma menjadi karakteristik berikutnya dari executive presence. Pemimpin yang mampu mewujudkan executive presence memiliki kemampuan untuk menarik perhatian orang lain kepada mereka.
Untuk mencapai ini, kamu harus selalu mengasah keterampilan mendengarkan yang kuat dan kemampuan untuk tetap fokus, sehingga orang yang sedang diajak berkomunikasi mengerti bahwa kamu hanya fokus pada percakapan, dan tidak teralihkan oleh hal-hal lainnya.
Baca Juga : Inilah Perbedaan antara Remarketing vs Retargeting!
4. Confidence/kepercayaan diri
Kemampuan untuk mengomunikasikan kepercayaan, baik pada apa yang diucapkan dan bagaimana cara kamu menyampaikannya menjadi salah satu aspek kunci dari executive presence.
Untuk tampil percaya diri, postur tubuh yang baik juga sangat penting. Selanjutnya, fokus mata sifatnya juga krusial. Kamu harus memastikan untuk melakukan kontak mata dan mengatur fokus dengan tepat saat sedang berkomunikasi dengan lebih dari satu orang. Sesungguhnya, pemimpin yang andal adalah pemimpin yang percaya diri.
5. Credibility/kredibilitas
Kredibilitas merupakan karakteristik terakhir dari executive presence. Sebenarnya, yang penting bukan hanya konten dari apa yang kamu sampaikan. Namun lebih terhadap bahasa yang dipilih untuk menyampaikannya akan memengaruhi kredibilitasmu sebagai pemimpin.
Pasalnya, orang lain akan memerhatikan dan tidak akan merasa ragu tentang fakta di pernyataannya ketika seseorang dengan kehadiran yang kuat berbicara. Dengan demikian, kamu harus menyampaikan pesanmu dengan tegas, dan pastikan bahwa fakta yang kamu ucapkan itu valid saat akan berbicara.
Baca Juga: Cara Daftar Kartu Prakerja Tahun 2023, Perhatikan Informasi Berikut!
Demikianlah informasi ringkas dari Jobnas.com ihwal skill executive presence. Perlu diingat bahwa executive presence adalah sebuah keahlian yang harus dimiliki seorang pemimpin untuk menunjukkan wibawanya. Hal ini penting untuk diasah agar supaya keputusan dan pendapat yang mereka sampaikan tidak akan terlalu berdampak di mata bawahannya.
Baca Selengkapnya9 Tips Mengatasi Stress Agar Kinerja Tak Terganggu Jika Mengalami Masalah Keluarga
Jobnas.com - Terkadang permasalahan dalam keluarga bisa membuat orang merasa jenuh, bahkan stress. Sebab, biar bagaimana pun, masalah keluarga bukan tak mungkin menjadi beban pikiran yang mengganggu fokus dan kinerjamu di kantor. Jika kamu berada di posisi tersebut, barangkali kamu perlu membaca artikel ini.
Jika diabaikan terus menerus, tentu akan menimbulkan masalah baru di tempat kerja. Terutama jika kamu sampai melakukan kesalahan karena masih memikirkan masalah keluarga. Nah, di artikel ini Jobnas.com akan memberikan 9 tips yang bisa kamu terapkan untuk meminimalisasi rasa stressmu. Yuk, simak sampai tuntas !
Baca Juga: Lebih Dekat dengan Chartered Financial Analyst (CFA)
1. Jangan Menyangkal Apa yang Kamu Rasakan
Jangan berusaha menahan atau mengabaikan apa yang kamu rasakan merupakan cara menghilangkan stres karena masalah keluarga yang paling pertama. Perasaan sedih, marah, kecewa, dan stress tidak akan bisa selesai jika kamu tidak mengakui bahwa kamu memang sedang mengalaminya saat ini.
Pada akhirnya, kamu hanya akan melupakannya sesaat saja tapi rasa itu akan datang kembali nantinya jika denial atau bersikap menyangkal terus-terusan. Sebaiknya, terimalah keadaan bahwa saat ini kamu memang sedang tidak baik-baik saja. Kemudian, baru kamu rencanakan cara selanjutnya untuk membuat perasaanmu menjadi lebih baik.
2. Luangkan Waktu untuk Melakukan Hal yang Kamu Suka
Nah, melakukan hal yang kamu sukai merupakan cara kedua yang mesti kamu lakukan, mulai dari:
-pergi ke restoran favorit
-menonton film atau variety show
-masak makanan favorit
-olahraga
-hobi lainnya
Sebab dengan melakukan aktivitas kesukaanmu, tentu saja menjadi sumber bahagiamu yang boleh kamu lakukan ketika merasa stres. Setidaknya dengan cara ini kamu bisa memperbaiki mood dan tidak terlalu terpuruk lagi meskipun tidak bisa mengatasi akar masalahnya.
3. Cerita pada Orang Terpercaya
Bercerita pada orang terpercaya merupakan cara menghilangkan stres karena masalah keluarga selanjutnya. Meski demikian, apabila kamu merasa masalah keluarga ini terlalu private, kamu bisa menumpahkan apa yang ada di pikiranmu melalui tulisan.
Setidaknya, kamu tidak memendamnya yang hanya akan membuatmu merasa sendiri. Perasaan inilah yang justru memperparah stres yang kamu alami. Apabila diperlukan, kamu bahkan boleh, lho, bercerita pada tenaga profesional sekaligus berkonsultasi. Apalagi jika kamu benar-benar sudah kewalahan. Jangan dipendam sendiri dan mulai cari pertolongan, ya.
4. Coba Praktikkan Meditasi & Relaksasi
Pasti pikiranmu sedang ribut dan berkecamuk pada saat kamu merasa stres. Oleh karena itu, kamu bisa melakukan meditasi dan relaksasi agar supaya pikiranmu tenang sejenak. Dengan melakukan meditasi,, kamu akan berusaha mengatur nafas secara teratur.
Itulah saat di mana kamu mengalihkan 100% fokus pada nafasmu, yang akhirnya membantumu untuk menenangkan pikiran. Menurut Michigan State University, semakin rutin kamu mempraktikkan meditasi, semakin mudah kamu meraup manfaat dari teknik ini ketika kamu sangat membutuhkannya.
5. Rekrut Orang yang Bisa Membantumu di Rumah
Salah satu cara menghilangkan stres karena masalah keluarga berikutnya adalah dengan merekrut asisten rumah tangga. Jika kamu adalah orang tua baru, tak heran jika terkadang ada saja masalah baru di keluarga terutama yang berkaitan dengan tumbuh kembang anak.
Baca Juga: Hal yang Mengasyikkan dan Menguntungkan dari Instagram Story Template
Sementara di sisi lain, kamu masih harus bekerja secara profesional di tempat kerja. Kamu perlu jujur kepada dirimu sendiri jika memang bebannya sudah di luar kemampuan. Jadi, tak apa untuk merekrut suster atau orang lain yang bisa membantu meringankan bebanmu di rumah. Dengan begitu, beban dan sumber stresmu jadi berkurang.
6. Temukan Hobi Baru
Adakalanya kamu perlu mencoba menemukan hobi baru jika hobi yang selama ini kamu lakukan bahkan tidak cukup untuk bisa membuatmu merasa lebih baik. Menurut Psychology Today, orang dewasa yang memiliki hobi nonkomersial cenderung lebih bahagia di bandingkan mereka yang tidak memiliki hobi.
Jadi, silakan eksplorasi minatmu dan temukan hal baru yang bisa membuatmu excited dan bersemangat! Hobi baru ini juga bisa jadi cara andalan manajemen stres kamu ke depannya.
7. Fokuskan Energi pada Hal yang Bisa Kamu Kendalikan
Jangan berfokus pada hal-hal di luar kendalimu merupakan cara menghilangkan stres karena masalah keluarga selanjutnya. Sebab yang justru mengganggu dan menjadi beban pikiran adalah hal-hal yang tidak bisa kamu lakukan.
Padahal, hal tersebut hanya akan melelahkanmu saja karena pada akhirnya kamu tidak bisa mengontrol atau mengubahnya. Jadi, alokasikan energimu pada hal yang ada di dalam kendalimu saja.
8. Coba Komunikasikan dengan Anggota Keluarga
Dikutip dari Psych Central, membicarakan apa yang menjadi masalah bagimu menjadi salah satu cara yang bisa kamu lakukan untuk mengurangi stres karena keluarga. Jika memungkinkan, kamu perlu mencoba untuk membangun komunikasi yang lebih terbuka dan sehat dengan anggota keluargamu.
Jadi, coba tuntaskan masalah tersebut sesuai dengan kemampuanmu. Tak hanya bermanfaat untuk saat ini, komunikasi yang sehat juga akan berguna di masa depan ketika ada masalah baru.
9. Jaga Pola Makan dan Tidur
Menjaga pola makan dan tidur merupakan cara menghilangkan stres karena masalah keluarga yang terakhir. Ini merupakan upaya minimum agar stresmu tidak bertambah. Pola makan yang tidak teratur bisa menyebabkan berbagai gangguan kesehatan dan konsentrasi yang hanya akan menimbulkan stres tambahan.
Begitu juga dengan pola tidur. Tidur adalah cara utama untuk memulihkan energimu yang terserap setelah lelah bekerja. Jika tidurmu kurang berkualitas, jangan heran jika esok harinya kamu merasa semakin berat menghadapi masalah dan tuntutan di tempat kerja.
Baca Juga: Cara Daftar Kartu Prakerja Tahun 2023, Perhatikan Informasi Berikut!
Begitulah informasi dari Jobnas.com mengenai beberapa langkah dalam menghilangkan stres akibat family issue atau masalah keluarga. Menjaga kesehatan mental dan memelihara ketenangan batin menjadi hal begitu signifikan dalam mempengaruhi performa di tempat kerja. Semoga setelah membaca tips di atas, kamu dapat bekerja secara lebih efektif lagi, ya.
Baca SelengkapnyaJangan Lupakan Self Reward yang Penting untuk Kesehatan Mental
Jobnas.com-Dalam banyak hal, menumbuhkan dan menjaga motivasi memang bukan perkara yang mudah untuk dilakukan. Terutama ketika kamu sedang meniti karir. Nah, dengan memberikan self reward, setidaknya bisa menjadi salah satu cara untuk membangkitkan semangat dalam diri. Dengan self reward, kamu juga akan merasakan banyak dampak positif yang nantinya akan melekat pada diri mu.
Baca Juga: Kenali Lebih Akrab Layanan Microsoft 365 Auto Sukseskan Kinerjamu
Lantas, apa saja hal baik dari self reward dan bagaimana melakukannya? Yuk, baca artikel Jobnas.com berikut ini !
Seberapa Penting Self Reward ?
1. Membuat Senang dan Termotivasi
Dikutip dari Stunning Motivation, agar supaya kita bisa melakukan lebih banyak hal, self reward adalah satu cara untuk dilakukan. Kamu bisa melakukannya dengan cara memberi kita hadiah atau imbalan atas apa yang sudah dicapai.
Pemberian hadiah pada diri sendiri terbukti mampu membuat mood menjadi lebih baik dan menjaganya tetap positif selama bekerja atau berusaha mencapai suatu tujuan. Hal ini dikarenakan kamu akan menerima hal yang disukai bisa memicu dopamine, yaitu zat kimia dalam tubuh yang membuat perasaan menjadi lebih senang.
2. Positive Reinforcement
Terbentuknya positive reinforcement merupakan salah satu dampak lainnya dari menerima self reward. Positive reinforcement merupakan sebuah pengulangan suatu perilaku sesudah mendapat imbalan atau hadiah atas hal tersebut. Apabila manusia tahu akan mendapat suatu hal baik, pada akhirnya mereka akan cenderung untuk melakukan sesuatu. Inilah cara membangun kebiasaan yang baik dan meningkatkan produktivitas.
3. Dibutuhkan Setiap Orang
Jangan lupa bahwa dirimu penting sesibuk apa pun atau setinggi apa pun planning mu dalam hidup. Dengan demikian, memberikan penghargaan bagi diri sendiri karena sudah berjuang dan mencapai hidup sejauh ini.
Kamu akan mengalami burn out terus menerus atau kehilangan motivasi bekerja, apabila tanpa pemberian self reward dan terus bekerja saja. Dikutip dari Jean Hailes, pemberian penghargaan pada diri sendiri adalah hal yang perlu untuk menjaga kesehatan mental yang baik.
Bagaimana Cara Memberi Self Reward ?
Kamu bisa melakukan pemberian penghargaan untuk diri sendiri dengan berbagai macam cara. Tentunya, masing-masing orang mempunyai definisi reward atau penghargaan yang berbeda-beda.
Baca Juga: Optimalkan Local SEO, Agar Kamu Menguasai Bisnis di Area Lokal
Dengan demikian, dirimu sendirilah yang paling mengetahui apa yang membuatmu merasa dihargai atas jerih payah yang sudah dilakukan. Setidaknya ada beberapa hal yang penting untuk diingat ketika kamu memberikan self reward apa pun bentuknya, yaitu:
1. Relevansi
Pastikan penghargaan yang diberikan pada dirimu sendiri relevan dan tidak bertolak belakang dengan tujuanmu.
Seperti, kamu memiliki tujuan untuk menghemat lebih banyak uang hasil gaji. Dengan demikian, jangan memberi self reward dengan membeli barang mahal meskipun kamu sangat menginginkannya.
Pasalnya, dengan begitu, justru kamu akan semakin boros setiap menerima gaji.
2. Batasi Diri
Berdasarkan poin sebelumnya, bukan berarti kamu tidak boleh membeli barang apa pun. Tentunya kamu tetap bisa membelikan dirimu sesuatu yang disukai. Meski demikian, batasi diri, misalnya dengan menetapkan budget. Jangan sampai, misalnya, malah berutang atau menambah cicilan karena membeli barang tersebut.
3. Cari Reward yang Memotivasi
Tentu penting untuk memilih sesuatu yang membuatmu termotivasi, karena tujuan self reward umumnya adalah untuk meningkatkan semangat.
4. Mudah Didapat
Reward yang diberikan baiknya mudah didapat. Setidaknya, self reward cepat diberikan setelah kamu mencapai suatu tujuan yang sudah ditetapkan. Sebab, dengan cara seperti itu, kamu bisa mensugesti otak dan meyakinkan diri bahwa kamu sudah mendapat penghargaan atau hadiah setelah apa yang diraih.
Baca Juga: Dampak Perppu Cipta Kerja bagi Pekerja
Nah, itulah penjelasan Jobnas.com mengenai beberapa hal yang penting untuk melakukan self-reward. Jadi, jangan lupa berikan dirimu self reward, ya.
Baca SelengkapnyaSebaiknya Pelajari Panduan Membuat Cover Letter yang Ciamik ini Bagi Para Fresh Graduate
Jobnas.com - Dalam mencari kerja, salah satu dokumen yang perlu dimiliki adalah cover letter, terutama bagi kalangan fresh graduate. Hal ini dikarenakan apakah lamaran seorang job seeker akan dipelajrai lebih lanjut atau tidak oleh perusahaan tujuan sangat ditentukan oleh dokumen yang satu ini.
Tentu, fresh graduate akan mempunyai fokus baru, yakni mencari kerja setelah menyelesaikan pendidikannya. Dengan demikian, mereka membutuhkan informasi yang jelas dan benar tentang cara membuat cover letter yang bagus.
Oleh karena itu, di artikel ini Jobnas.com akan membagikan seputar informasi dalam membuat cover letter fresh graduate. Lalu, seperti apa sih cara paling baik bagi fresh gradeuat untuk menyusun cover letter ? Nah, penjelasannya ada di bawah ini. Yuk, simak sampai tuntas !
Pengertian Cover Letter
Secara definitif, cover letter adalah surat lamaran kerja atau keterangan singkat seputar profil kamu sebagai pelamar kerja. Ia kerap dijadikan sampul atau kata pengantar dari dokumen lamaran kerja lainnya, seperti portofolio dan CV.
Agar pihak perusahaan berminat untuk mempelajari lebih dalam lamaranmu, sebaiknya kalimat yang dirangkai dalam cover letter harus benar-benar singkat, efektif, dan memiliki daya tarik.
Menurut The Balance Careers, cover letter harus bersifat melengkapi CV, bukan mengulanginya. Dokumen ini harus menafsirkan isi CV yang bersifat data detail menjadi sesuatu yang lebih menyentuh pribadi.
Ciri-Ciri dan Fungsi Cover Letter
Pengertian cover letter akan semakin jelas saat kamu mengetahui ciri-ciri dan fungsinya. Berikut adalah ciri-ciri cover letter:
1. Konten Cover Letter
Cover letter terdiri dari serangkaian kalimat singkat yang memuat latar belakang diri, pendidikan, keahlian, pengalaman, prestasi serta informasi lain yang bisa menunjukkan kualitas pelamar kerja. Isinya pun tidak bertele-tele, namun harus padat dan singkat, dan tidak lebih dari satu halaman.
2. Kerangka Cover Letter
Secara umum, cover letter diawali dengan kalimat pembuka, kemudian dilanjutkan dengan rangkaian alasan mengapa cover letter ditulis. Kerangka dilanjutkan dengan pengenalan diri secara singkat dan paparan tentang latar belakang pendidikan dan keahlian yang dimiliki pelamar kerja. Pada cover letter, kamu juga perlu menuliskan alasan mengapa kamu layak diterima di perusahaan tujuan dalam posisi tertentu, dilanjutkan dengan penutup.
4. Karakteristik Kalimat Cover Letter
Dalam cover letter, kalimat yang dirangkai menggambarkan kondisi dan kualitas pelamar kerja, serta bersifat eksklusif. Dengan demikian, mengetahui ihwal langkah-langkah dalam membuat cover letter fresh graduate secara efektif dan ideal sangat penting dipelajari bagi para pelamar kerja.
Dengan mengetahui ciri-cirinya, kamu pasti sudah bisa menggambarkan fungsi utama dari cover letter. Singkatnya, fungsi cover letter yakni adalah pemikat awal seorang pelamar kerja terkait kualitas diri dan kinerjanya.
Dikutip dari Reed, cover letter memberikan sesuatu yang lebih dari lamaranmu. Perekrut akan lebih mudah mengenal diri, kepribadian, apa yang kamu inginkan, dan mengapa kamu melamar pekerjaan.
Langkah-langkah Membuat Cover Letter Fresh Graduate
Agar menarik dan efektif, kita harus bisa menguraikan cara merangkai kata dan kalimat di dalamnya dengan mengacu pada kerangka umum cover letter. Nah, Jobnas.com sudah merangkum beberapa tipsnya untuk mu agar supaya lebih mudah dalam membuatnya. Berikut adalah beberapa langkah-langkahnya:
1. Tunjukkan Kreativitasmu
Kamu mungkin mendapatkan sejumlah rekomendasi atau contoh cover letter dari internet atau para senior. Hal ini tentu saja bagus untuk referensi. Meski demikian, kamu tetap harus membuat cover letter yang eksklusif dan benar-benar mewakili karaktermu sendiri. Jadi, kreatif dan percaya dirilah! Jangan mudah menjadi peniru, lantas kreativitasmu jadi tidak terasah.
2. Jangan Mengulang Informasi di CV
Meringkas dan apa yang sudah disebutkan di curriculum vitae (CV) merupakan salah satu kesalahan yang kerap kali dilakukan para pembuat cover letter. Dari pada melakukan hal ini, lebih baik kamu berfokus pada hal detail yang mewakili kualitas kepribadianmu.
3. Mulailah dengan Kualifikasi
Selama menjalani pendidikan, kamu bisa menuliskan hal-hal yang berkaitan dengan kualitas karakter serta pencapaianmu. Tentu saja apa yang diceritakan harus sesuai dengan posisi yang ingin didapatkan.
Selain itu, kamu juga jangan sampai mengabaikan riset terkait visi misi perusahaan. Ketika pemaparan kualifikasimu sesuai dengan selera perusahaan, maka cover letter-mu akan semakin menarik.
4. Menulislah dengan Singkat
Membuat cover letter jangan lebih dari satu halaman. Idealnya, kamu menuliskannya hanya dalam tiga paragraf saja, atau setengah halaman. Jangan sampai kamu membuat rekruter merasa bosan sehingga mengabaikan lamaran kerjamu.
Contoh Kalimat-Kalimat Ideal untuk Cover Letter
Nah, pada poin berikut ini Jobnas.com akan memberikan beberapa contoh rangkaian kalimat dari paragraf yang diharapkan bisa menyulut kreativitasmu dalam menuliskan cover letter.
1. Paragraf Pertama
Kamu bisa mengawalinya dengan menyebutkan nama atau pihak yang akan menerima suratmu. Kemudian, kamu bisa langsung mengemukakan alasan, mengapa kamu tertarik melamar di perusahaan tujuan dengan posisi tertentu.
Selain itu, kamu juga bisa dengan singkat menceritakan dari mana kamu mendapatkan info tentang lowongan kerja tersebut, dan seberapa antusias kamu menyambutnya.
Contoh kalimat awal untuk paragraf pertama cover letter:
Kepada Kepala HRD …
Surat lamaran ini saya tulis setelah merespons informasi lowongan kerja yang saya terima dari …
2. Paragraf Kedua
Pada paragraf kedua, kamu bisa langsung memaparkan kualitasmu secara padat dan singkat. Hal yang tak boleh kamu lupakan adalah kamu tidak perlu lagi memperkenalkan diri tapi langsung menceritakan poin spesial yang menjadi keunggulanmu.
Ini bukan tindakan arogan, namun merupakan ekspresi rasa percaya diri dan optimisme atas niatmu bekerja di perusahaan tujuan.
Agar efektif dan menarik perhatian perusahaan, poin spesial yang kamu ceritakan sebaiknya disesuaikan dengan bidang kerja yang ingin kamu dapatkan. Selain itu, selaraskan pula dengan budaya kerja dan visi misi perusahaan.
Nah, kamu pun bisa menceritakan tentang pengalamanmu selama belajar di lembaga pendidikan, meski statusmu masih fresh graduate. Selain itu, kamu dapat menceritakan bagaimana hasil pendidikan itu sangat menunjang untuk kamu terjun di dunia kerja.
Ketika kesesuaian itu terangkai luwes tanpa dibuat-buat, maka cover letter-mu berpeluang membantu memuluskan jalan mendapatkan pekerjaan yang diinginkan.
Contoh kalimat awal untuk paragraf kedua cover letter:
Setelah lulus dari … saya melanjutkan kesibukan sebagai …
Sebagaimana informasi yang tertera di CV, saya sangat tertarik di bidang …
Saya memiliki sejumlah kemampuan yang bisa mendukung pekerjaan ini di antaranya …
3. Paragraf Terakhir
Beranjak pada paragraf ketiga di mana ini merupakan paragraf terakhir. Nah, di paragraf ini kamu bisa langsung menegaskan tentang keinginanmu yang benar-benar merasa pantas dan layak bekerja perusahaan tujuan. Setelah itu, segera tutup dengan salam penutup.
Contoh kalimat awal untuk paragraf akhir cover letter:
Dengan kualifikasi yang saya miliki, saya percaya bahwa posisi … sangat cocok dan diharapkan bisa mendukung kemajuan perusahaan.
Demikianlah surat lamaran ini saya buat dengan harapan mendapatkan balasan berupa kabar baik dari pihak perusahaan.
Begitulah pemaparan singkat Jobnas.com mengenai definisi dan tips jitu membuat cover letter untuk kamu yang masih fresh graduate. Satu hal yang penting dicatat adalah berhentilah menganggap bahwa cover letter sebagai sekadar instrumen pelengkap dalam agenda melamar kerja.
Baca Juga: Optimalkan Local SEO, Agar Kamu Menguasai Bisnis di Area Lokal
Justru ia serupa surat lamaran kerja yang bisa diandalkan untuk mempromosikan diri sehingga peluangmu diterima kerja semakin besar. Kamu pun perlu menjaga sikap percaya diri dan berani menunjukkan kualitas dirimu meski statusmu masih lulusan baru yang minim pengalaman.
Baca SelengkapnyaIni Dia Tutorial Minta Saran Karier Via Email dan Contohnya
Jobnas.com-Peran seorang yang berpengalaman di dunia kerja tentu sangatlah dibutuhkan. Ia bisa menjadi seorang konsultan di mana seseorang dapat bertanya untuk menentukan karirnya ke depan. Oleh karena itu, kamu harus ketahui cara meminta saran karier lewat email.
Dilansir dari Indeed, email menjadi sarana yang paling banyak digunakan untuk komunikasi secara profesional seperti menanyakan saran karier. Umumnya, saran untuk karier ini bisa kamu tanyakan pada atasan ataupun career mentor jika ada.
Baca Juga: Antara Bullet Journalling atau Digital Journalling, Tentukan Pilihanmu!
Jika saat ini kamu masih kebingungan terkait bagaimana cara meminta saran karier lewat email secara profesional dan benar, yuk, simak penjelasan di bawah ini!
Pentingnya Meminta Saran Karier
Kamu tentu membutuhkan saran karir sama orang yang telah berpengalaman. Seperti yang sudah disinggung di atas, hal ini dilakukan untuk menentukan karirmu ke depan, terutama dalam dunia kerja.
Menanyakan saran karier bertujuan membantu seseorang untuk memperjelas dan mengatur jenjang karier yang cocok untuknya. Barangkali agak sedikit merasa kebingungan apa yang mesti dilakukan ke depannya jika tidak mempunya tujuan karir yang jelas.
Di samping itu, kamu juga akan tidak bisa menyusun target-target dalam karier yang harus dicapai. Dengan demikian, coba cari seseorang yang sudah berpengalaman atau profesional di bidang yang ingin kamu geluti dan hubungi mereka untuk mendapat saran karier.
Orang yang bisa aku hubungi contohnya seperti dosen yang kamu kenal, carer mentor, pembicara saat mengikuti webinar, ataupun koneksi di LinkedIn. Seperti peribahasa “malu bertanya, sesat di jalan”, jika enggan bertanya, kamu akan terus bingung dengan tujuan dan target karier yang ingin dicapai.
Tutorial Meminta Saran Karier Lewat Email
Dikutip dari University of Washington, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum meminta saran karier. Terlebih lagi apabila ingin menanyakannya pada orang yang belum dikenal. Dengan demikian, simak 5 cara meminta saran karier lewat email di bawah ini!
1. Riset Karir yang Ingin Ditanyakan
Meneliti industri atau posisi pekerjaan yang diminati merupakan hal pertama yang harus kamu lakukan. Melalui cara ini, kamu sudah tahu secara umum informasi seperti gaji, tanggung jawab, skill atau tantangan yang akan dihadapi ketika bekerja.
Baca Juga: Metode Lihai Dalam Memilih Warna Ketika Mendesain
Di samping itu, penelitian sederhana ini juga bisa membantumu mencari ide topik yang menarik untuk didiskusikan. Dikutip dari Indeed, topik yang ditanyakan bukan hal-hal dasar yang bisa dijawab di internet, namun hal-hal yang hanya diketahui saat sudah berpengalaman.
Dengan demikian, luangkan waktu untuk mencari tahu seluk-beluk bidang yang digeluti dahulu dan barulah mulai susun topik-topik yang ingin ditanyakan.
2. Mulai dengan Menulis Subject yang Jelas
Apabila kamu sudah melakukan riset, langkah berikutnya adalah mulai lah dengan menulis email saran karir. Nah, dalam hal ini kamu perlu memulai dengan subject yang jelas.
Menurut Drexel University, subject dari email harus selaras dengan isi email. Apabila tidak, penerima email akan kebingungan saat membuka email tersebut. Tolok ukur subject email yang efektif terletak pada kalimatnya yang dapat memberikan informasi yang cukup dan dapat dipahami pembaca.
Untuk email saran karier, kamu bisa menulis subject seperti:
Saran karier pada bidang digital marketing – Jonathan P.
Recent graduate respectfully requesting career advice – Amelia R.
3. Perkenalkan Diri dan Jelaskan Tujuan Email
Memperkenalkan diri dan menjelaskan tujuan email merupakan paragraf pertama dari email saran karir. Dalam hal ini perkenalan diri menjadi sangat penting, terutama jika kamu mengirim email ke orang yang belum pernah bertemu sebelumnya, perkenalan diri dengan menulis nama lengkap dan latar belakangmu.
Sebagai contoh, kamu bisa memperkenalkan diri dengan kalimat:
Perkenalkan nama saya Indi Irawan, lulusan sarjana Teknik Industri di Universitas ABC. Saya bertemu dengan Bapak pada semester ke-5 pada mata kuliah Artificial Intelligence Engineering di mana Bapak menjadi narasumber seminar…
My name is Indi Irawan, a recent graduate from ABC University majoring in Computer Science. In my fifth semester, I attended a seminar entitled Artificial Intelligence Engineering in which you were one of the guests…
Kemudian, ceritakan tujuanmu mengirim email ini. Kamu bisa jelaskan alasan seperti ingin mencari informasi tentang posisi atau karier tertentu.
4. Berikan Pertanyaan yang Spesifik
Pertanyaan yang kamu tanyakan pada email harus ditulis secara singkat, tepat, dan spesifik agar tidak membuang waktu pembaca.
Meski demikian, ada baiknya kamu jelaskan sedikit informasi seberapa banyak kamu mengetahui kamu tentang bidang yang diminati sebelum bertanya.
Mungkin kamu harus menjelaskan pengalamanmu dengan kalimat yang cukup panjang, tapi usahakan untuk menjelaskannya sesingkat mungkin.
Dikutip dari The Balance Career, kamu harus bisa memilah bagian yang relevan saja pada pengalamanmu. Kamu tidak perlu menceritakan keseluruhan riwayat pekerjaan.
5. Ucapkan Terima Kasih
Terakhir, cantumkan ucapan terima kasih atas waktu yang diluangkan dan berikan sapaan sopan sebagai penutup. Seperti halnya surat formal, kamu juga perlu menunjukkan profesionalisme dan etika yang baik saat menulis email.
Baca Juga: SEO Audit, Optimalkan Kinerja Website di Halaman Pencarian
Demikianlah penjelasan Jobnas.com tentang tutorial meminta saran karir via email dengan cara profesional yang perlu kamu ketahui. Ingat, saran karier juga merupakan hal penting yang bisa kamu minta dari seorang profesional yang sudah dikenal sebelumnya maupun belum. Dengan begitu, kamu bisa lebih tahu gambaran kariermu di masa depan.
Baca SelengkapnyaPahami Dulu Arti Rekening Dana Nasabah Sebelum Investasi Saham
Jobnas.com-Apabila kamu sedang mendalami dunia investasi saham, hal yang harus kamu pahami adalah RDN atau Rekening Dana Nasabah. Lantas, mengapa rekening ini menjadi begitu penting ? Kemudian, apa yang membedakan dengan rekening lainnya ?
Nah, di artikel ini Jobnas.com akan menjawab itu semua. Simak selengkapnya, yuk!
Pengertian RDN
Secara definitif, RDN merupakan salah satu bentuk rekening dana. Bukan sembarang rekening, ia hanya boleh diadministrasikan oleh bank khusus yang sudah ditunjuk.
Baca Juga: Inilah Perbedaan antara Remarketing vs Retargeting!
Definisi ini dirangkum dari Pedoman Pembukaan Rekening Efek Nasabah dan Rekening Dana Nasabah Secara Elektronik yang dibuat oleh OJK. Ia juga sering disebut dengan rekening dana investor atau RDI.
Lantas, untuk apa mereka membuat rekening ini? RDN diciptakan untuk melakukan transaksi saham. Dengan kata lain, ia digunakan untuk membeli surat berharga yang satu ini.
Misalnya, lewat mana kamu membayarnya ketika kamu ingin membeli saham lewat sekuritas X? Jawabannya adalah RDN. Langkah yang bisa kamu lakukan adalah tinggal memasukkan uang ke dalam rekening dana nasabah milikmu. Jangan lupa, RDN-mu juga harus terkoneksi dengan sekuritas terkait.
Dapat disimpulkan, RDN sangatlah penting di dunia investasi saham. Tanpanya, kamu tak bisa bertransaksi. Nah, pada zaman dulu, pembukaan RDN memakan waktu hingga dua pekan. Waktu yang sangat lama, kan?
Meski demikian, kamu tak perlu khawatir. Dunia digital telah membantu percepatan proses ini. Dikutip dari Bisnis, per hari Kamis, tanggal 28 Maret 2019, kamu bisa membuka RDN secara elektronik. Waktu yang dibutuhkan untuknya paling cepat 30 menit. Jadi, kamu tak perlu membuang waktu lama-lama lagi.
RDN vs SID
Tak jarang ada yang masih kebingungan terkait perbedaan antara RDN dan SID. SID merupakan singkatan dari single investor identification. SID menunjukkan identitasmu, hal ini seperti layaknya Kartu Tanda Penduduk.
Baca Juga: Dampak Perppu Cipta Kerja bagi Pekerja
Sementara itu, menurut Riska Afriani, seorang Analis Pasar Modal seperti dikutip dari CNN Indonesia mengatakan bahwa RDN adalah sebuah rekening bank. Ia digunakan untuk membeli saham. Satu orang juga hanya perlu memiliki satu SID. Ini berbeda dengan kepemilikan rekening dana nasabah yang bisa lebih dari satu per orang.
Bank Administrator RDN
Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, RDN adalah rekening yang punya sifat khusus. Bank yang membukanya harus ditunjuk dan diberi mandat itu. Menurut Kustodian Sentral Efek Indonesia, Indonesia punya 17 bank yang berhak membuka rekening dana nasabah. Bank-bank itu adalah:
PT Bank BCA Syariah
PT Bank Pan Indonesia Tbk
PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Nationalnobu Tbk
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank CIMB Niaga Tbk
PT Bank Permata Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Sinarmas Tbk
PT Bank Syariah Mandiri
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk
PT Bank BNI Syariah
PT Bank Mayapada Internasional Tbk
PT Bank KEB Hana Indonesia
PT Bank OCBC NISP Tbk
Baca Juga: SEO Audit, Optimalkan Kinerja Website di Halaman Pencarian
Itulah penjelasan Jobnas.com mengenai RDN. Hal yang tak boleh kamu lupakan adalah bahwa RDN adalah istilah investasi yang bisa kamu gunakan jika ingin segera jual-beli saham.
Baca SelengkapnyaCari Tahu Mengapa Investasi Low Risk Dibutuhkan Investor di 2023
Jobnas.com - Untuk mendapatkan passive income yang stabil, investasi low risk dapat menjadi alternatif pilihan para investor di tahun 2023. Hal ini disebabkan karena jenis investasi yang satu ini mempunyai risiko kegagalan yang relatif kecil. Bahkan, hampir pasti sang investor akan menerima sejumlah imbalan.
Lantas, apa sih sebenarnya investasi low risk itu? Apa saja jenis-jenisnya? Yuk, pelajari selengkapnya di artikel Jobnas.com berikut ini.
Apa itu Investasi Low Risk ?
Menurut Davemanuel, secara definitif, investasi low risk merupakan sebuah prinsip di mana hanya terdapat risiko kecil bagi para investor untuk kehilangan sebagian atau seluruh uangnya.
Baca Juga: Sebelum Mulai Investasi Pahami Dulu 5 Perbedaan Reksa Dana Syariah dan Konvensional
Dalam mengatasi fluktuasi di pasar, membangun portofolio investasi yang memiliki setidaknya beberapa aset berisiko rendah dapat berguna dalam membantu investor, khususnya di tengah kondisi yang serba tidak pasti.
Meski begitu, kemungkinan investor untuk mendapatkan keuntungan juga akan ikut menurun dengan menurunkan kecenderungan risiko, apalagi dalam investasi jangka panjang.
Hal tersebut mungkin akan berguna jika tujuan investor adalah untuk menjaga modal dan mempertahankan aliran pendapatan bunga yang stabil. Namun, mereka harus mempertimbangkan strategi investasi yang sesuai untuk tujuan jangka panjang, apabila investor mengharapkan pertumbuhan secara finansial.
Rekomendasi Investasi Low Risk Terbaik
Hal yang tak boleh dilupakan adalah bahwa meskipun investasi low risk bisa mengurangi risiko kerugian dalam skala yang besar, tidak ada yang namanya investasi tanpa risiko. Ketika risiko kerugian benar-benar terjadi, investasi bukanlah sebuah rekening bank yang dapat digantikan nilainya.
Kamu bisa sewaktu-waktu kehilangan modal yang banyak dalam dunia investasi. Nah, berikut ini adalah rekomendasi jenis-jenis instrumen investasi berisiko rendah yang dapat menjadi pilihan untukmu.
1. Saham Preferen
Menurut Forbes, saham preferen mempunyai risiko yang rendah, tetapi berpotensi untuk menghadirkan dana pengembalian yang cukup besar. Di samping dividen, kamu mungkin dapat merasakan pertumbuhan investasi yang cepat melalui pembelian kembali.
Akhir-akhir ini, banyak perusahaan yang telah membeli kembali saham preferen, biasanya dengan harga yang sedikit lebih tinggi daripada harga jualnya. Pasalnya, saham preferen membayar dividen yang lebih tinggi , dan oleh karena itu , ia menjadi beban perusahaan yang lebih mahal daripada hutang.
2. Saham Perusahaan Utilitas
Menurut Moneycrashers, saham dari perusahaan utilitas memiliki nilai yang sama dengan saham preferen.
Melihat tren finansial dan investasi, nilai saham utilitas cenderung relatif stabil melihat aspek harga, dan diperkirakan akan menghasilkan dividen sekitar 2% hingga 3% di atas instrumen lain.
Baca Juga: SEO Audit, Optimalkan Kinerja Website di Halaman Pencarian
Melalui situs broker online, jenis saham satu ini juga mudah untuk diakses dan dapat dibeli.
3. Obligasi Perusahaan
Obligasi dari perusahaan merupakan investasi low risk berikutnya yang dapat menjadi pilihan. Investor dapat memilih obligasi yang jatuh tempo dalam beberapa tahun mendatang untuk memitigasi risiko suku bunga.
Obligasi sendiri memiliki jangka waktu tempo yang panjang dan lebih sensitif terhadap perubahan suku bunga. Dengan demikian, investor dapat memilih obligasi berkualitas tinggi dari perusahaan terkemuka untuk menurunkan risiko gagal bayar, atau membeli dana yang diinvestasikan pada obligasi tersebut.
4. Sertifikat Deposito
Dikutip dari Bankrate, jika mereka membiarkan seritifikat tetap utuh hingga jangka waktu tersebut berakhir,perbankan wajib membayar sejumlah bunga kepada pemilik sertifikat deposito selama jangka waktu tertentu.
Beberapa rekening tabungan membayar tingkat bunga yang lebih tinggi daripada beberapa sertifikat deposito, tapi yang disebut rekening dengan hasil tinggi mungkin memerlukan setoran yang besar. Karena tingkat risiko yang cukup rendah, instrumen ini merupakan salah satu instrumen investasi low risk yang paling dicari investor.
Nah, demikianlah penjelasan Jobnas.com mengenai serba-serbi investasi low risk dan jenis-jenis instrumennya yang bisa menjadi pilihan untukmu. Hal yang perlu kamu ingat adalah bahwa , tingkat risiko sebuah investasi akan memengaruhi jumlah dana pengembalian yang akan diterima.
Baca Juga: Antara Bullet Journalling atau Digital Journalling, Tentukan Pilihanmu!
Meski begitu, masih terdapat beberapa investasi berisiko rendah yang cukup menjanjikan. Yang perlu kamu lakukan adalah untuk mengatur strategi sesuai kebutuhan.
Baca SelengkapnyaTambah Energimu dengan 10 Makanan yang Mengandung Vitamin B Ini
Jobnas.com-Perlu diketahui bahwa ada banyak sekali manfaat yang dikandung dalam makanan vitamin B. Di antaranya adalah untuk produksi sel darah merah, energi, dan sel-sel baik untuk tubuh. Menurut Healthline, makanan bervitamin tinggi merujuk pada makanan yang memiliki setidaknya 20 % saran asupan harian atau Reference Daily Intake (RDI).
Vitamin B juga banyak jenisnya seperti vitamin B1, B6, hingga vitamin B12 yang memiliki manfaatnya masing-masing. Dikutip dari HealthxChange, vitamin B biasa ditemukan di daging, biji-bijian, dan buah-buahan.
Di artikel ini Jobnas.com telah merangkum 10 makanan yang mengandung vitamin yang bisa kamu konsumsi. Yuk, simak selengkapnya !
1. Oysters dan Kerang
Makanan yang mengandung sumber vitamin B12 yang tinggi dan sumber riboflavin yang sangat baik adalah Oyters atau tiram. Setidaknya, makanan jenis ini mengandung 4 kali lebih banyak RDI untuk vitamin B12 setiap penyajiannya. Selain vitamin B, tiram dan kerang juga mengandung sumber omega-3 yang baik untuk tubuh.
Baca Juga: Kenali Lebih Akrab Layanan Microsoft 365 Auto Sukseskan Kinerjamu
2. Telur
Salah satu sumber terbaik untuk dapatkan lutein yang membantu menjaga kesehatan mata dan kulit adalah telur. Di samping itu, kandungan vitamin B dalam telur juga sangat banyak, seperti vitamin B2 sebesar 14%, B12 sebanyak 11%, dan beberapa vitamin B lain dalam jumlah kecil. Kandungan dari telur ini juga dipengaruhi oleh makanan yang diberikan peternak kepada ayam. Selain vitamin B, telur juga merupakan sumber omega-3, lho.
3. Alpukat
Menurut Eat This, alpukat disebut sebagai ‘the grandfather of all superfoods’ karena kandungannya yang sangat baik. Hal ini terbukti bahwa satu alpukat mengandung 41% kebutuhan harian folat atau vitamin B9, 26% kandungan vitamin B6, dan kandungan yang cukup dari jenis vitamin B lain seperti vitamin B1, B2, serta B7. Selain itu, alpukat merupakan sumber nutrisi, serat, dan kalorinya sedikit tinggi. Makanya, konsumsi alpukat akan mudah mengenyangkan.
4. Yogurt Low-fat
Yogurt juga memiliki beberapa sumber vitamin B. Hal ini juga sama seperti makanan yang mengandung bahan dasar susu lainnya. Satu porsi plain low-fat yogurt mengandung 31% vitamin B2, 23% kandungan vitamin B12, dan 14% kandungan pantothenic acid serta biotin dan kalsium dalam jumlah cukup.
5. Salmon
Dibanding jenis ikan lain, salmon disebut sebagai makan yang paling lengkap kandungan nutrisinya. Di samping itu, salmon juga mengandung beberapa vitamin B. Mulai dari vitamin B1, B2, hingga B12 di mana jumlah RDI-nya juga cukup besar untuk dikatakan bervitamin tinggi.
Setidaknya 2-3 kali dalam satu minggu, tubuh memerlukan nutrisi dari salmon. Apabila kamu bukan seorang penyuka salmon, kamu bisa menggantinya dengan tuna, sarden, atau makarel.
6. Tahu
Tahu merupakan makanan yang mengandung vitamin B yang sangat mudah dijumpai. Untuk melengkapi vitamin B dalam tubuh, tahun memiliki kandungan vitamin B12 dan menjadi pilihan makanan vegan yang baik, lho.
Baca Juga: Kalian Ingin Tahu Waktu Paling Ampuh Menaikkan FYP?
Di samping itu, tahu juga tinggi akan kalsium dan protein. Kamu bisa mengolah tahu dengan dimarinasi maupun disertakan sebagai bahan memasak sup. Jika tidak suka teksturnya, kamu bisa memilih silken tofu yang biasanya ada di salad.
7. Daging Sapi
Daging sapi merupakan makanan dengan kandungan vitamin B terbanyak yang bisa kamu konsumsi. PubMed pernah melakukan sebuah riset yang menunjukkan bahwa produk daging mengandung vitamin B1, B3, dan B6.
8. Kacang-kacangan
Kacang-kacangan atau legumes paling terkenal karena kandungan vitamin B9 atau folat yang tinggi. Di samping itu, kacang-kacangan juga mengandung sejumlah kecil vitamin B lain seperti vitamin B1, B2, B5, dan B6. Beberapa jenis kacang-kacangan yang bisa kamu konsumsi yaitu kacang Arab (chickpeas), edamame, kacang hijau, dan kedelai.
9. Daging Ayam
Selanjutnya adalah dada ayam yang mengandung niacin atau vitamin B3 hingga 59%. Di samping itu, seperti yang sudah diketahui bahwa dada ayam memiliki kandungan antioksidan selenium yang tinggi dan tentu saja memiliki sejumlah kecil kandungan vitamin B lainnya. Kandungan ini terletak pada daging putih.
10. Biji Bunga Matahari
Salah satu makanan dari tumbuhan yang mengandung vitamin B5 tinggi terdapat pada biji bunga Matahari. 1 ons (28 gram) biji bunga matahari mengandung 20% RDI dari vitamin B5. Orang-orang yang alergi kacang, biasanya sering memanfaatkan biji bunga matahari untuk dijadikan selai.
Baca Juga: Aplikasi Pluang, Review Aplikasi Investasi, Kelebihan dan Kekurangan
Demikianlah 10 makanan yang mengandung sumber vitamin B yang baik untuk tubuhmu. Di samping olahraga, kamu juga perlu memastikan apa yang kamu konsumsi itu juga baik bagi tubuhmu. Setelah kamu membaca artikel Jobnas.com ini, diharapkan kamu lebih mudah mengubah kebiasaan dalam mengonsumsi makanan-makanan yang bergizi, seperti megandung vitamin B misalnya.
Baca Selengkapnya10 Cara Usaha Kuliner yang Baik dan Langsung Diburu Pembeli
Jobnas.com - Memulai usaha kuliner mungkin tidak terlalu sulit jika Anda memahami cara dan strategi yang tepat.
kuliner adalah bisnis yang tidak pernah mati, alasannya sederhana, karena makan adalah kebutuhan utama setiap orang atau bisa disebut kebutuhan primer.
Orang dapat mengekang keinginannya untuk membeli kebutuhan sekunder seperti aksesoris. Namun, rasa lapar di perut terkadang tidak bisa ditahan.
Tak heran jika bisnis kuliner terus berkembang dari tahun ke tahun, dan semua orang ingin terlibat dalam bisnis ini.
Namun tidak semua orang mengerti bagaimana memulai usaha kuliner. Jika Anda termasuk dalam kelompok ini, jangan khawatir.
Karena dibawah ini Jobnas akan menjelaskan caranya dengan jelas kepada Anda.
Baca juga: 6 Kunci Sukses Presentasi untuk Menjual dan Memasarkan Produk
Cara Memulai Usaha Kuliner
1. Menyiapkan Business Plan
Sebelum memulai usaha kuliner, Anda harus terlebih dahulu menyiapkan business plan.
Lalu mengapa? Ini karena rencana bisnis membantu Anda menentukan tujuan bisnis di masa depan.
Di sisi lain, menurut Hospitality Insight, business plan bisa dijadikan acuan bagi investor saat membutuhkan uang nantinya.
Kira-kira apa saja yang harus ditentukan dalam rencana bisnis?
- branding
- target pasar
- identitas brand
- jenis kuliner yang ingin dijual
- sistem operasional
Setidaknya lima unsur di atas harus diperhatikan dengan seksama. Apa target pasar Anda, apakah itu anak-anak usia 18-25 tahun, remaja usia 25-29 tahun, atau manula usia 30 tahun ke atas.
Selain itu tentukan juga menu mana yang ingin ditampilkan beserta logo brand yang ingin ditampilkan.
Perlu diperhatikan bahwa logo merek harus dibuat seunik dan seindah mungkin agar diingat oleh pelanggan.
Terlepas dari itu semua, pikirkan strategi brand yang tepat untuk mendapatkan banyak konsumen. Anda dapat melakukan branding melalui media sosial dan offline secara bersamaan.
Sehingga nantinya rencana bisnis ini dapat Anda gunakan sebagai panduan untuk langkah awal menjalankan bisnis.
2. Kelola keuangan dengan hati-hati
Keuangan merupakan urat nadi dari setiap bisnis, termasuk industri makanan dan minuman.
Oleh karena itu, cara memulai usaha atau bisnis kuliner yang benar agar berhasil adalah dengan mengatur keuangan dengan baik.
Anda mungkin dapat menggunakan dana pribadi sebagai modal awal. Jika tidak memilikinya, Anda bisa meminta pinjaman kepada orang terdekat atau dari lembaga keuangan.
Selain itu, juga dimungkinkan untuk meminta uang melalui rencana bisnis yang disiapkan untuk investor.
Ingat, setelah uang modal terkumpul, gunakanlah sebaik mungkin.
Jika Anda meminjam uang dari orang lain atau bahkan lembaga keuangan, yang terbaik adalah mengembalikan uang itu terlebih dahulu ketika bisnis Anda telah menghasilkan pendapatan yang signifikan. Ini dilakukan untuk menghindari utang.
3. Penetapan Harga
Penetapan harga merupakan hal yang seringkali membingungkan saat memulai usaha kuliner.
Salah satu cara untuk menentukan harga adalah dengan meneliti harga pasar.
Misalnya anda berjualan nasi goreng. Saat menentukan harga nasi goreng untuk dijual, Anda harus mengetahui terlebih dahulu harga nasi goreng yang dijual di pasaran.
Inilah cara Anda dapat menetapkan harga yang kompetitif tanpa terlihat murah atau bahkan terlalu mahal.
Selain itu, Anda juga harus mempertimbangkan biaya modal. Perkirakan berapa persen keuntungan yang ingin Anda keluarkan dari biaya yang digunakan untuk membeli bahan-bahan tersebut.
4. Riser Kompetitor
Dalam dunia bisnis, utamanya usaha kuliner kita terus bersaing secara sehat dengan puluhan atau ratusan pesaing.
Cara yang benar untuk mengikuti persaingan adalah dengan melakukan riset persaingan sebelum memulai usaha kuliner.
Cari tahu apa kekuatan dan kelemahan pesaing Anda sehingga Anda dapat mempelajarinya dengan baik.
Di sana Anda akan menemukan celah yang tepat untuk bersaing atau bahkan mengalahkan persaingan dalam hal harga, fitur, dan kemasan.
5. Cari lokasi usaha yang strategis
Lokasi usaha yang strategis sangatlah penting. Kecuali Anda berbisnis dalam perusahaan startup.
Pastikan lokasi yang Anda pilih strategis, mudah dijangkau dan lengkap. Selain itu, pertimbangkan peta persaingan bisnis di lokasi pilihan Anda.
Misalnya, jika Anda membuka usaha kuliner di lokasi terdekat sebagai brand ternama, tentu Anda akan kesulitan menarik konsumen.
Konsumen ini pasti cenderung memilih merek yang mereka kenal.
6. Buatlah bisnis yang inovatif
Bisnis kuliner Anda akan terlihat berbeda jika Anda selali update dari waktu ke waktu.
Anda dapat berinovasi dalam penampilan, bentuk, rasa, penyajian dan produksi kreasi.
Oleh karena itu, memulai usaha kuliner harus dibarengi dengan cara yang tepat, bagaimana melakukan inovasi agar lebih menarik perhatian pelanggan.
Selain menarik pelanggan, inovasi yang Anda kembangkan juga perlahan bisa menghilangkan pesaing.
7. Menentukan strategi periklanan yang tepat
Salah satu strategi periklanan paling sederhana yang telah terbukti efektif berkali-kali adalah periklanan dari mulut ke mulut.
Tentu saja, Anda harus bisa membawa "mulut" itu ke meja makan Anda agar mereka bisa mengeksplorasi produk baru yang Anda tawarkan.
Jika mereka puas dengan produk Anda, mereka tidak akan ragu untuk mengembalikan produk Anda atau bahkan merekomendasikannya kepada orang lain.
Selain kampanye offline, Anda juga dapat memasarkan bisnis Anda di media sosial seperti Twitter, Instagram, Facebook, TikTok maupun YouTobe.
Anda hanya perlu mempublikasikan makanan atau minuman Anda dan bisnis Anda akan diketahui banyak orang.
Namun, Anda harus pandai pemasaran media sosial agar bisa bekerja dengan baik.
8. Merekrut Karyawan
Jika bisnis kuliner Anda berkembang pesat, tidak ada salahnya memikirkan untuk merekrut karyawan.
Selain membuat bisnis Anda terkesan lebih efektif dan efisien, cara ini dirancang untuk membantu Anda memulai cabang baru bisnis kuliner Anda di masa depan.
9. Menemukan pemasok yang tepat
Dengan menemukan pemasok bahan yang tepat, Anda akan mendapatkan bahan baku yang berkualitas tinggi dan juga tiba tepat waktu.
Tentunya, Anda juga bisa mengolah makanan dari bahan-bahan berkualitas tinggi yang dijamin lezat.
10. Mengelola dan Memantau Secara Rutin
Ketika Anda memulai bisnis kuliner, Anda juga perlu memantau dan memonitor bisnis Anda secara rutin.
Berbagai aspek seperti ketersediaan bahan baku, peralatan, proses produksi pangan, penyajian dan pengiriman ke konsumen.
Ini untuk memastikan bahwa Anda terus menyediakan makanan atau minuman berkualitas tinggi kepada konsumen.
Tentu, ketika Anda sudah menjalankan semua cara di atas, usaha kiliner yang Anda jalani akan memberi dampak yang baik bagi Anda dan juga orang lain.
Salah satu keuntungan yang nantinya akan Anda dapatkan adalah sebagai berikut.
Baca Juga: Buku Motivasi Langka yang Wajib Dibaca Calon Pebisnis Muda
Beberapa keuntungan dari usaha kuliner:
1. Peluang pasar yang besar
Usaha kuliner memiliki peluang pasar yang besar, karena setiap orang membutuhkan makanan.
2. Modal yang terjangkau
Usaha kuliner dapat dimulai dengan modal yang terjangkau, tergantung pada skala usaha yang diinginkan.
3. Dapat mengembangkan kreativitas
Usaha kuliner dapat memberikan kesempatan bagi pengusaha untuk mengembangkan kreativitasnya dalam menciptakan menu-menu baru yang menarik.
4. Potensi keuntungan yang tinggi
Usaha kuliner memiliki potensi keuntungan yang tinggi, tergantung pada kualitas produk dan kemampuan pengusaha dalam mengelola usahanya.
5. Dapat dijalankan dari rumah
Usaha kuliner dapat dijalankan dari rumah, sehingga dapat menghemat biaya operasional.
6. Dapat menjadi usaha sampingan
Usaha kuliner dapat dijadikan usaha sampingan bagi seseorang yang sudah memiliki pekerjaan utama, sehingga dapat menambah penghasilan.
Itulah dia 10 cara memulai usaha kuliner beserta keuntungan yang nantinya akan Anda dapatkan dari bisnis Anda.
Baca SelengkapnyaPengertian, Jenis, Manfaat, dan Cara Meningkatkan Organizational Skills
Jobnas.com - Ingin bekerja lebih efisien namun tidak tahu caranya ? Nah, barangkali kamu perlu memahami kemampuan organisasional atau organizational skills. Kemampuan yang satu ini penting dimiliki oleh seorang pekerja agar dapat bekerja lebih efisien.
Sebab, melalui skill ini kamu akan lebih mudah mengatur jam kerja sehingga tidak akan melewati deadline yang telah ditetapkan. Apabila kamu ingin menguasai kemampuan ini, tenang saja, di artikel ini Jobnas.com telah merangkumnya untukmu. Yuk, simak terus penjelasannya.
Pengertian Organizational Skills
Organizational skills merupakan kemampuan yang dapat membantumu menggunakan sumber daya, waktu, hingga energi secara efisien untuk menyelesaikan tugas. Melalui kemampuan inilah setidaknya kamu bisa memprioritaskan dan merencanakan hal yang perlu dilakukan dalam menyelesaikan pekerjaan.
Baca Juga: 5 Tips Memberikan Hadiah Kepada Bos yang Perlu Kalian Pertimbangkan
Artinya, menurut The Muse kemampuan organisasi adalah upaya pengoptimalan usaha di tempat kerja untuk mendapatkan hasil yang terbaik. Dengan demikian, karyawan selalu bisa produktif dan mampu menyelesaikan pekerjaannya sesuai dengan deadline yang telah ditentukan.
Jenis Organizational Skills
Dilansir dari Indeed, menjadi terorganisasi di tempat kerja melibatkan berbagai skill penting lainnya. Jenis-jenis organizational skills yang perlu dikuasai di antaranya seperti berikut ini:
1. Manajemen Waktu
Salah satu jenis organizational skills yang harus kamu kuasai adalah manajemen waktu. Ketika kamu memiliki kemampuan untuk mengatur waktu dengan baik, tentunya kamu tidak akan mengalami kerja lembur karena tugas berhasil diselesaikan tepat waktu.
Di samping itu, karena tidak akan menghabiskan banyak waktu dan tenaga saat menyelesaikan pekerjaan, tentu saja kemampuan yang satu ini juga dapat membuatmu lebih hemat energi. Jadi, kamu masih bisa mengusahakan untuk memiliki work-life balance.
2. Komunikasi
Kemampuan komunikasi merupakan jenis organization skills yang tak kalah penting selanjutnya. Setiap karyawan penting untuk memiliki kemampuan yang satu ini. Memiliki komunikasi yang baik berarti kamu dapat menerima dan berbagi informasi dengan mudah saat di tempat kerja. Hal itu sangat penting karena dengan mampu berkomunikasi secara efektif, maka lebih mudah bekerja sama dengan orang lain dalam menyelesaikan tugas.
3. Motivasi Diri
Tidak semua orang mempunyai motivasi diri yang besar. Padahal, agar dapat menyelesaikan pekerjaan dengan baik, memiliki motivasi diri sangat diperlukan. Seorang karyawan yang terorganisasi selalu memiliki inisiatif yang besar untuk segera menyelesaikan pekerjaannya dan memberikan hasil terbaik. Saat memiliki motivasi diri yang besar untuk bekerja, kamu juga akan terhindar dari sifat malas dan melakukan prokrastinasi.
4. Perhatian Terhadap Detail
Perhatian terhadap detail merupakan jenis kemampuan organisasi yang selanjutnya. Kemampuan ini menjadi bagian penting dari organizational skills karena perhatian terhadap detail menandakan bahwa kamu lebih teliti dalam mengerjakan pekerjaan yang diberikan.
Mereka yang terorganisasi akan selalu memastikan setiap tugas yang dikerjakannya diselesaikan dengan benar dan teliti sehingga tidak membuang tenaga di kemudian hari.
5. Perencanaan
Perencanaan sangat penting dilakukan pada setiap pekerjaan yang akan dilakukan. Orang-orang yang memiliki organizational skills biasanya memiliki perencanaan yang baik. Agar dapat memanfaatkan waktu dan energi sebaik mungkin dalam menyelesaikan pekerjaan, mereka selalu membuat perencanaan terlebih dahulu.
Hal itu dilakukan dengan membuat to do list yang terperinci, menggunakan pengatur waktu untuk fokus bekerja, atau membuat jadwal meeting beberapa hari sebelumnya.
Manfaat Organizational Skills
1. Meningkatkan Efisiensi
Pekerja dengan organizational skills yang baik tentu sangat bermanfaat bagi kesuksesan sebuah bisnis. Sebab, pegawai akan bekerja lebih efektif dengan kemampuan organisasi yang baik.
Mereka jadi tahu mana pekerjaan yang harus diprioritaskan, dan mengelola tugas dengan baik. Ketika prioritas kerja dan efisiensi tercapai, akan lebih mudah untuk mencapai tujuan utama.
2. Mencapai Work-life Balance
Dalam upaya mencapai work-life balance, kemampuan organisasional yang dimiliki seseorang merupakan salah satu bagian krusial.
Baca Juga: Ikuti 6 Cara Ini untuk Mendapatkan Uang dari Angel Investor
Traqq menyebutkan bahwa seseorang dengan kemampuan organisasi yang baik akan memiliki kendali atas pekerjaan dan kehidupan pribadinya. Misal, para pekerja akan bisa mengelola pekerjaan dan tak perlu lembur kerja dengan memiliki serta menjalani to-do-list.
3. Kualitas Kerja yang Lebih Baik
Karyawan dengan kemampuan ini akan jarang melakukan kesalahan, tidak mencapai deadline, dan melupakan tanggung jawab. Mereka akan memastikan pekerjaannya berjalan dengan baik dan sesuai rencana. Kualitas kerjanya pun akan sesuai ekspektasi dan target perusahaan.
4. Memberikan Kesempatan Baik di Masa Depan
Untuk mendapatkan kesempatan baik di masa depan, kemampuan organisasi yang baik sangatlah dibutuhkan. Usaha yang telah kamu lakukan akan diketahui dan diingat oleh atasan. Mereka akan yakin untuk mempercayakan tanggung jawab lebih besar untuk kamu. Saat kamu mengelola waktu dengan baik, efisien, dan terorganisasi, ketika ada kesempatan untuk promosi jabatan, kamu akan jadi pilihan atasan.
Tips Meningkatkan Organizational Skills
Melansir dari HubSpot, untuk meningkatkan organizational skills terdapat beberapa cara yang bisa kamu coba lakukan, di antaranya adalah sebagaimana berikut:
1. Buat Daftar Pekerjaan
Dalam meningkatkan kemampuan organisasi menjadi lebih mudah, usahakan untuk terbiasa membuat daftar pekerjaan yang harus dilakukan. Kamu perlu membiasakan diri dengan membuat to do list pekerjaan yang harus dikerjakan hari ini. Jangan lupa tuliskan dengan detail apa saja yang perlu dikerjakan dan kapan deadline-nya.
Di samping daftar pekerjaan harian, kamu juga bisa membuat to do list pekerjaan yang harus dilakukan selama seminggu. Jadi, dengan memiliki daftar pekerjaan yang harus diselesaikan, tentu kamu bisa lebih terorganisasi dalam bekerja.
2. Kerjakan Sesuai Jadwal
Meskipun kamu sudah menulis daftar pekerjaan dengan rinci, tapi jika tidak dikerjakan sesuai jadwal tentunya hal itu akan sia-sia. Oleh karena itu, kamu harus bisa memastikan bahwa tugasmu sudah sesuai dengan jadwal yang telah dibuat. Dengan denikian, kamu tidak akan terlewat dari deadline pekerjaan.
Kamu juga perlu memastikan untuk menghindari distraksi agar dapat mengerjakan tugas sesuai dengan jadwal. Cobalah beberapa teknik untuk meningkatkan fokus bekerja seperti pomodoro atau teknik 20 20 20.
3. Manfaatkan tools
Seiring dengan perkembangan dunia digital, kini sudah banyak berbagai jenis tools yang bisa kamu manfaatkan untuk meningkatkan kemampuan organisasimu. Hal ini tentu saja akan dapat membantumu menyelesaikan pekerjaan dengan cepat dan tidak membuang banyak waktu serta tenaga. Beberapa jenis tools yang bisa membantu meningkatkan kemampuan organisasi adalah Trello, Asana, Evernote, , Google Calendar, dan sebagainya.
4. Komunikasikan dengan Tim
Tentu saja kamu perlu mengkomunikasikan jadwal perencanaanmu dalam mengerjakan pekerjaan bersama anggota tim. Kamu juga perlu memastikan bahwa setiap anggota tim dapat memahami seperti apa rencanamu dalam menyelesaikan tugas. Hal ini sangat penting dilakukan agar proyek yang dilakukan bisa diselesaikan tepat waktu.
Baca Juga: Metode Lihai Dalam Memilih Warna Ketika Mendesain
Itulah rangkuman Jobnas.com terkait organizational skills, salah satu jenis kemampuan yang perlu dimiliki di dunia kerja. Diharapkan setelah membaca informasi ini, kamu dapat melatih organizational skillsmu jadi lebih baik, ya.
Baca SelengkapnyaIngin Dapatkan Pekerjaan Impian? Ini Dia 5 Langkah Menulis Cold Email yang Perlu Kamu Pahami
Jobnas.com-Agar menarik perhatian penerimanya, menulis cold email membutuhkan tips dan langkah tersendiri, lho. Biasanya, cold email ditulis sebagai penarik perhatian pelanggan potensial terhadap sebuah bisnis atau brand. Meski demikian, mengirimkan cold email untuk melamar pekerjaan yang diinginkan adalah hal yang lumrah.
Baca Juga: Hal yang Mengasyikkan dan Menguntungkan dari Instagram Story Template
Masalahnya, dari pada komunikasi lainnya, menulis cold email jauh lebih sulit. Meski demikian, tenang saja. Di artikel ini Jobnas.com akan membagikan tips-tips menulis cold email beserta contohnya yang dapat kamu terapkan !
5 Tips Menulis Cold Email
Tentu saja tak mudah memang menulis cold email untuk mencari kerja. Sebab, sebelumnya kamu belum menjalin hubungan dengan si penerima email. Selain itu, kamu juga kekurangan masukan non-verbal dari mereka, sehingga kamu tidak dapat mengubah pendekatanmu secara real-time. Inilah yang menyebabkan kebanyakan cold email gagal.
Lantas, bagaimana caranya menulis cold email yang dapat menarik rekruter? berikut adalah langkah-langkahnya !
1. Sesuaikan Pesan untuk Penerima
Kamu boleh saja mengirimkan cold email kepada banyak penerima. Meski demikian, tips yang perlu kamu ingat adalah menulis cold email yang sesuai untuk masing-masing penerima atau dipersonalisasi.
Personalisasi yang dimaksud di sini berarti kamu telah memikirkan tentang siapa yang menjadi penerima, apa yang menarik bagi mereka, dan apa yang mereka inginkan. Kamu telah mengembangkan gambaran mengenai penerima. Ini menunjukkan kepada mereka bahwa kamu telah berupaya untuk memahaminya.
Kamu juga perlu menjelaskan mengapa cold email tersebut dikirimkan kepada mereka dan bukan kepada orang lain. Dikutip dari Harvard Business Review, orang jauh lebih termotivasi untuk membantu orang lain ketika mereka merasa secara unik memenuhi syarat untuk melakukannya. Pada akhirnya kamu akan dapat menceritakan sebuah kisah yang masuk akal bagi mereka dengan menguraikan secara tepat di mana mereka cocok.
Baca Juga: Website BPJS Ketenagakerjaan Resmi, Begini Cara Mengakses dan Fungsinya
2. Menulislah Seperti Kamu Berbicara
Tulisan yang “berbicara” adalah salah satu jenis tulisan yang akan menarik pembaca. Dikutip dari Net Hunt, tips ini juga berlaku ketika kamu menulis cold email.
Langkah yang bisa kamu lakukan adalah tulislah cold email seolah-olah kamu sedang berbicara dengan teman atau rekan kerja, bukan dengan banyak orang.
Selain itu, perhatikan bahwa pesan singkat memiliki peluang lebih besar untuk dibuka dan dibaca. Jadi, tulislah emailmu dengan ringkas dan ramah.
3. Jelaskan Siapa Dirimu
Ketika menulis cold email, hal yang tak boleh kamu lupakan adalah penerima belum mengenal siapa dirimu.
Kamu telah melakukan banyak riset mengenai orang yang kamu kirimi email, tetapi mereka tidak tahu apa-apa tentangmu. Oleh sebab itu, kamu perlu menunjukkan kredibilitasmu kepada mereka dan bahwa mereka dapat mempercayaimu.
Beri tahu mereka siapa dirimu, di mana kamu bekerja, apa skill yang kamu miliki, bagaimana kamu mendapatkan informasi tentang mereka, dan mengapa kamu tertarik dengan perusahaan tersebut.
Jika kamu memiliki koneksi langsung, kamu bisa menyebutkannya. Hal ini tentu saja akan menarik perhatian mereka karena kamu bukanlah benar-benar orang asing.
4. Sebutkan Tujuanmu dengan Ringkas
Selanjutnya, kamu pun bisa menyatakan apa tujuanmu mengirimkan cold email setelah menjelaskan siapa dirimu. Cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan spesifik. Meski demikian, mulailah dengan permintaan yang sederhana
Daripada meminta pekerjaan di muka melalui email, mintalah kesediaan mereka untuk menerima email follow-up atau meminta kesediaan untuk bertemu atau berdiskusi. Meminta terlalu banyak dapat terlihat memaksa. Jadi, mulailah perlahan, kemudian bangun hubungan baik.
5. Bersikaplah Apresiatif
Mengirimkan cold email artinya meminta bantuan kepada seseorang yang tidak mengenalmu. Secara tidak langsung, kamu akan memberi mereka perasaan bahwa mereka adalah orang yang baik apabila mereka memilih untuk membantumu dengan mengungkapkan rasa syukur dan rendah hati.
Bahkan, hanya dengan mengucapkan terima kasih atas permintaan yang kamu ajukan akan memberikan kesan yang baik. Kemudian, hal yang tak boleh kamu lupakan adalah bahwa kamu memahami kesibukan mereka dan tidak menuntut untuk segera dibalas. Memberi mereka pilihan sebenarnya membuat mereka lebih cenderung membantumu.
Baca Juga: Dampak Perppu Cipta Kerja bagi Pekerja
Demikianlah penjelasan Jobnas.com mengenai 5 langkah menulis cold email yang perlu kamu pahami. Ingat, mengirimkan cold email tidak sama dengan menanyakan lowongan kerja lewat email. Fungsi cold email hanya sebatas memperkenalkan dirimu dengan harapan penerima akan tertarik dan menawarkan kerja sama kepadamu. Jadi, sampaikanlah sebaik mungkin, ya !
Baca Selengkapnya