Jobnas
Career Zone

Career Zone

Enol Writer Enol Writer
5 bulan yang lalu
7 Tips Melakukan Pekerjaan Sampingan dengan Mudah

7 Tips Melakukan Pekerjaan Sampingan dengan Mudah

Batas Melamar Pekerjaan ini Career Zone

Jobnas.com - Melakukan pekerjaan sampingan tentunya menjadi pilihan yang tepat untuk mendapatkan penghasilan tambahan.

Pekerjaan sampingan menawarkan tidak hanya untuk meningkatkan penghasilan saja, tetapi juga untuk mendapatkan teman dan kolega baru dari luar kantor, klien dengan karakter berbeda, dan untuk penerima pekerjaan sampingan dalam sistem kerja.

Seru tentunya, Anda bisa mengembangkan pertemanan dan mendapatkan banyak informasi baru tentang pekerjaan sampingan pilihan Anda.

Keputusan untuk mengambil pekerjaan sampingan ini tentunya harus disertai dengan perencanaan waktu yang baik, sehingga tidak berpindah-pindah antara pekerjaan sampingan dan pekerjaan utama.

Ini bukan hal baru, banyak anggota generasi muda terlalu sibuk mengumpulkan uang untuk meninggalkan penginapan dan akhir pekan untuk menyelesaikan atau meneliti materi sampingan yang mereka pilih.

Jika Anda berencana untuk mencari pekerjaan sampingan, ada baiknya Anda menyimak 7 tips di bawah ini agar jadwal kerja Anda tidak manghambat keseharian Anda yang juga perlu Anda nikmati.

Tips Melakukan pekerjaan sampingan dengan mudah

1. Ketahui tujuan dan keputusan kerja sampingan

Sebelum menerima tawaran kerja sampingan, Anda harus terlebih dahulu memikirkan tujuan keputusan Anda.

Sama seperti ketika Anda mendapat tawaran dari kantor pusat, tentunya ada pertimbangan dan ekspektasi yang membuat Anda menerima dan bekerja. Sekalipun itu hanya pekerjaan sampingan, waktu, tenaga, dan pikiran Anda digunakan untuk melakukan pekerjaan terbaik Anda.

Jadi, pertama-tama Anda harus bertanya pada diri sendiri, apa yang ingin Anda capai dan dapatkan dari  pekerjaan sampingan ini?

Mungkin Anda ingin punya spesialisasi dalam bidang yang ingin Anda kerjakan setelah Anda keluar dari kantor.

Jika pekerjaan sampingan yang ditawarkan  mendukung rencana ini, pasti patut dicoba.

2. Membuat jadwal kegiatan

Jika Anda belum pernah membuat jadwal saat bekerja di kantor atau perusahaan atau menentukan pekerjaan yang menjadi tanggung jawab Anda, lain halnya jika Anda diberi pekerjaan sampingan.

Jadwal kegiatan sehari-hari dan tugas rutin harus ditentukan di kantor agar Anda dapat memetakan kegiatan Anda setiap hari. Paling tidak, Anda harus merencanakan pertemuan keluarga, berkumpul dengan teman, dan  bahkan mengundang akhir pekan  di kalender ponsel cerdas Anda.

Seperti yang saya sebutkan di atas, pekerjaan sampingan membutuhkan kemauan untuk mengurangi waktu luang.

Namun jika Anda masih memiliki kesempatan dan dapat mengatur waktu Anda dengan optimal, tabungan dan pengalaman Anda pasti akan bertambah di masa depan.

Pastinya akan sangat bermanfaat untuk menentukan jadwal ini, karena  banyak pekerjaan dan waktu luang setelah bekerja juga dapat digunakan untuk melakukan pekerjaan.

Tentu saja, Anda juga dapat mengatur pekerjaan yang perlu diprioritaskan untuk kemudian diselesaikan. Garis waktu sangat penting, para pekerja paruh waktu yang terhormat!

3. Cek kembali kontrak awal kerja

Beberapa kantor mungkin tidak ketat dengan aktivitas karyawannya di luar kantor. Namun ada juga perusahaan yang menerapkan pendekatan yang cukup ketat dalam hubungan kerja dengan masing-masing karyawannya.

Coba buka kembali folder dokumen kerja Anda di perusahaan atau kantor Anda saat ini.

Jika  tidak ada larangan tertulis  untuk menerima pekerjaan sampingan, tentu tidak ada salahnya menerima tawaran tersebut.

Misalnya, Anda bekerja sebagai pengacara, tetapi Anda juga aktif dengan  band Anda, tampil dari satu acara ke acara lainnya di akhir pekan.

Jika  tidak ada batasan, pekerjaan sampingan ini pasti akan  menyenangkan dan akan memfasilitasi hobi dan bakat Anda dalam bermusik.

Hal yang sama sekali berbeda jika Anda menjadi pengacara untuk dua perusahaan, masalah bisa muncul dan bukan tidak mungkin  dipecat atau didaftar oleh perusahaan tempat Anda bekerja.

Baca Juga: Cara Daftar Kartu Prakerja Tahun 2023, Perhatikan Informasi Berikut!

4. Jangan serakah, ambil pekerjaan sampingan satu per satu

Mengambil pekerjaan sampingan memang memiliki dampak yang cukup kecil terhadap perekonomian, apalagi jika jenis pekerjaan tersebut membutuhkan orang dengan keahlian khusus.

Namun sebelum memulai pekerjaan sampingan, pastikan tidak ada  pekerjaan sampingan lainnya.

Jangan lepaskan klien lama Anda karena pekerjaan Anda belum selesai, tetapi mereka sudah menerima tawaran pekerjaan sampingan lainnya.

Tip kedua saya, jangan serakah dengan tawaran uang yang bisa Anda dapatkan. Jika pekerjaan sampingan Anda benar-benar memakan waktu lebih lama dari pekerjaan kantoran atau Anda sama sekali tidak punya waktu istirahat, ada baiknya Anda mempertimbangkan kembali keputusan Anda.

Keuntungan ikut serta dalam pekerjaan sampingan adalah rekan kerja Anda tidak memiliki hak sebanyak perusahaan di bawah kontrak hukum Anda jika Anda ingin menyelesaikan pekerjaan dengan klien.

Tapi Anda harus menjaga hubungan dengan klien atau pekerjaan, jadi pikirkan baik-baik  sebelum  menerima proyek.

5. Berikan Performa terbaik

Jika Anda jujur ​​pada atasan saat bekerja, Anda bisa  lebih santai saat melakukan kerja sampingan.

Tetapi bahkan jika Anda tidak merasa perlu memberi tahu atasan Anda di tempat kerja tentang pekerjaan sampingan ini, jangan biarkan hal itu memengaruhi kinerja Anda.

Tetap profesional dan jika Anda bahkan dapat menunjukkan beberapa pencapaian dan kerja, itu lebih  baik setelah mengambil proyek  sampingan.

Kekonsistenan dan kekonsistenan Anda adalah nilai plus di kalangan pekerja kantoran Tentu tidak ada alasan  untuk menghentikan Anda melakukan pekerjaan sampingan karena kinerja Anda masih 100%.

6. Skala prioritas, bagian penting dari mengambil pekerjaan sampingan

Penghasilan tambahan harus menambah modal jika ingin mengajak keluarga atau kerabat dan orang tersayang untuk menikmati banyak hal.

Masalahnya adalah jika uang menjadi prioritas Anda, kehidupan sehari-hari Anda dihabiskan hanya untuk melakukan pekerjaan tanpa tahu bagaimana menikmatinya.

Kegiatan yang kurang penting seperti menyelesaikan kelas atau menonton ulang semua serial drama adalah hal yang bisa Anda tinggalkan sebagai prioritas.

Dulu saya punya pekerjaan sampingan yang mengharuskan saya berada di depan laptop seharian hampir setiap akhir pekan.

Alih-alih menikmati hasil jerih payahku, aku malah kelelahan dan tidak bisa pulang selama berbulan-bulan. Oleh karena itu, orang terdekat yang selalu memperhatikan Anda juga harus masuk dalam skala prioritas.

Uang dapat membelikan Anda tiket liburan, tetapi uang tidak dapat membelikan Anda kedamaian dan kegembiraan berlibur,  bukan?

7. Sukses itu proses, bukan tujuan

Memulai karir baru sebagai pekerjaan sampingan pasti membutuhkan waktu dan langkah yang tidak singkat. Jangan  memaksakan diri terlalu keras untuk  mencapai puncak dan mengabaikan hal-hal lain yang pernah Anda lakukan sebelumnya.

Karier yang dibangun dari bawah ke atas terbayar jika Anda dapat mengatur prioritas dan waktu harian Anda.

Jika Anda tidak dapat melakukan banyak pekerjaan ekstra saat ini, manfaatkan yang terbaik dari sedikit yang menjadi tanggung jawab Anda.

Setiap proses yang Anda lalui memiliki kesuksesannya masing-masing, termasuk mengubah pekerjaan sampingan menjadi karier.

Ini adalah 7 tips bagi Anda yang ingin memulai pekerjaan sampingan. Pada dasarnya, Anda harus berani menghabiskan lebih banyak waktu untuk kreativitas daripada bersenang-senang. Tapi jangan lupakan prioritas Anda juga, penting.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
yakinpol yakinpol
7 bulan yang lalu
Lowongan Kerja Jogja Lulusan SMA Terbaru Juni 2025

Lowongan Kerja Jogja Lulusan SMA Terbaru Juni 2025

Batas Melamar Pekerjaan ini Career Zone

Tidak ada lowongan yang ditemukan.

Sedang mencari lowongan kerja Jogja untuk lulusan SMA terbaru Juni 2025? Kamu berada di tempat yang tepat! Di bulan Juni ini, tersedia berbagai peluang kerja menarik bagi lulusan SMA/SMK sederajat di Yogyakarta dari berbagai bidang industri. Mulai dari posisi di sektor retail, manufaktur, perhotelan, hingga administrasi kantor.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Iwan Bisa Iwan Bisa
7 bulan yang lalu
Database Manager Profesi Bidang yang Paling Banyak Diminati

Database Manager: Profesi Bidang yang Paling Banyak Diminati

Batas Melamar Pekerjaan ini Career Zone

Jobnas.com - Mengelola data dalam jumlah besar bukanlah  hal yang mudah. Proses ini cukup lama mulai dari pengumpulan data, penyimpanan, hingga analisis data. Proses ini tidak mudah, tentunya membutuhkan orang-orang khusus yang bekerja di bidang big data. Inilah mengapa pekerjaan di industri big data sangat diminati saat ini dan salah satunya adalah manajemen database.

Profesi database manager memiliki tanggung jawab penting bagi perusahaan. Memang, mereka bertanggung jawab untuk mengelola sejumlah besar data yang dibutuhkan oleh perusahaan. Penasaran dengan pekerjaan seorang database manager dan ingin tahu apa saja tanggung jawabnya?

Silakan baca Artikel Jobnas ini.

Temukan Karir dalam Manajemen Basis Data

Menurut Robert Half, database manager adalah profesi yang menangani pengelolaan data yang dimiliki oleh perusahaan. Secara umum, di banyak perusahaan profesional, profesi ini tidak hanya berfokus pada pengelolaan data.

Mereka juga harus mengelola tim profesional TI yang menangani tugas seperti mengonfigurasi sistem database atau memprogram database. Disamping itu, pengelola basis data juga harus bekerja sama dengan pemangku kepentingan yang ingin mendapatkan data yang dibutuhkan.

Semua itu membutuhkan keterampilan teknis yang mendalam dalam data, komunikasi, dan kepemimpinan. Inilah sebabnya mengapa menjadi pengelola basis data tidaklah mudah.

Tanggung  Jawab Profesional

Profesi pengelola database tentunya memiliki tanggung jawab pekerjaan sesuai dengan kebijakan perusahaan masing-masing. Namun menurut Job Hero, ada beberapa tanggung jawab yang paling umum dari profesi ini, antara lain:

  1. Pengembangan Basis Data

Tentu saja, tanggung jawab pertama dari pekerjaan ini adalah membuat dan mengembangkan database perusahaan. Pemeliharaan sistem basis data, seperti pengujian aksesibilitas data, juga harus dilakukan dengan hati-hati.

  • Instal Perangkat Lunak untuk Menjaga Keamanan

Tanggung jawab pengelola database selanjutnya adalah melindungi data-data penting milik perusahaan. Oleh karenanya, mereka juga perlu memahami perangkat lunak apa yang dapat menjaga keamanan data mereka. Jika data tersebut tidak memiliki sistem proteksi, tentunya akan sangat mudah bagi para hacker untuk membobolnya.

  • Menilai Kebutuhan Bisnis

Tanggung jawab selanjutnya adalah memastikan bahwa kebutuhan informasi bisnis dari data yang tersimpan dapat terpenuhi dengan baik. Inilah sebabnya mengapa mereka harus bertemu secara teratur dengan para pemangku kepentingan untuk mengetahui kebutuhan database yang mereka inginkan.

Basis data juga perlu terus diperbaiki dan diperbarui untuk memenuhi kebutuhan para pemangku kepentingan.

  • Buat Rencana Pemulihan Data

Selain membuat dan memelihara sistem basis data, profesi ini juga bertanggung jawab menyiapkan rencana pemulihan data. Sekalipun kalian telah menyiapkan sistem dengan sangat baik, tentu selalu ada risiko masalah. Oleh karena itu, pengelola database harus mampu mengantisipasi setiap masalah yang mungkin timbul.

Untuk alasan ini, penting untuk mengembangkan rencana akses data yang andal jika terjadi keadaan darurat.

  • Keterampilan yang Diperlukan

Setelah membaca penjelasan di atas, tentunya kalian sudah sedikit paham bahwa database manager menempati posisi penting di perusahaan. Itulah sebabnya, untuk mengisi posisi ini, seorang kandidat harus memiliki keahlian khusus.

Seperti yang disebutkan CW Jobs, berikut adalah beberapa keterampilan yang dia butuhkan, antara lain:

  1. Pemikiran Analitis

Bagi seseorang yang berada pada posisi manajemen, tentunya kemampuan berpikir analitis atau analitis merupakan suatu keharusan. Keterampilan ini sendiri akan sangat membantu manajer dalam menjalankan tugasnya.

Memiliki kemampuan tersebut tentunya akan memudahkan  kalian dalam mengambil keputusan yang sulit. Pasalnya, kemampuan ini akan memudahkan kita menyaring informasi untuk dianalisis dan digunakan sebagai pedoman pengambilan keputusan.

  • Perangkat Lunak Basis Data

Kemampuan teknis yang dibutuhkan adalah pemahaman tentang penggunaan jenis perangkat lunak basis data tertentu. Faktanya, perusahaan seringkali memiliki persyaratan yang mengharuskan kandidat memiliki pengalaman minimal 5 tahun bekerja dengan perangkat lunak database.

Oleh karena itu, jika kalian ingin mengejar posisi ini, kalian harus terus meningkatkan pengetahuan kalian tentang perangkat lunak basis data seperti Oracle, Microsoft SQL Server, IBM Db2.

  • Memahami Bahasa Kueri

Bagi seorang database manager yang tugasnya fokus pada manajemen database, tentunya perlu memahami bahasa query. Memang, bahasa query adalah bahasa khusus yang digunakan untuk meminta informasi dari database. Bahasa query standar untuk database adalah SQL. Jadi untuk mencoba pekerjaan ini, seseorang harus sangat familiar dengan SQL.

  • Kepemimpinan

Leadership atau keterampilan kepemimpinan harus dikuasai oleh pengelola database. Tanpa keterampilan ini, Anda pasti akan kesulitan mengatur tim tempat Anda bekerja. Ada banyak cara untuk meningkatkan kemampuan ini.

Misalnya melatih diri untuk lebih disiplin, memperbaiki metode komunikasi, hingga selalu menciptakan suasana positif di tempat kerja.

Itu saja dari saya beberapa penjelasan tentang pekerjaan database manager yang banyak dibutuhkan oleh perusahaan yang bergantung pada data saat ini. Diperkirakan profesi ini akan semakin diminati dengan tumbuhnya big data. Oleh karena itu, tidak ada salahnya jika kalian mempersiapkan diri dari sekarang.

Jika kalian tertarik dengan profesi ini. kalian juga dapat mencari database peluang kerja terkait dari banyak perusahaan terkenal dalam dan luar negeri hanya di Jobnas.com.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Ghufron Writer Ghufron Writer
7 bulan yang lalu
Selalu Dicari Perusahaan untuk Membantu Atasi Masalah, Apa itu Subject Matter Expert ?

Selalu Dicari Perusahaan untuk Membantu Atasi Masalah, Apa itu Subject Matter Expert ?

Batas Melamar Pekerjaan ini Career Zone

Jobnas.com-Ketika ingin meningkatkan pengetahuan dan pengalaman dalam suatu bidang pekerjaan, biasanya perusahaan akan memanfaatkan seorang profesional yang dikenal dengan Subject matter expert atau SME. 

Pendapatnya yang akan selalu didengarkan orang lain merupakan salah satu kelebihan dari menjadi seorang subject matter expert. Tidak jarang pula mereka akan selalu dimintai pendapatnya dan diminta untuk membantu menganalisis sesuatu. Lantas, bagaimana sih caranya menjadi seorang subject matter expert?

Pengertian Subject Matter Expert

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya  subject matter expert adalah individu yang memiliki pemahaman mendalam dalam suatu jenis bidang tertentu.

Menurut University of Waterloo, subject matter expert merujuk seseorang yang dapat memberikan pendapat yang berhubungan dengan pengetahuan dan keahliannya terhadap orang lain. Hal ini dikarenakan orang yang telah menjadi subject matter expert telah berkecimpung dalam suatu bidang keahliannya selama jangka waktu yang cukup lama.

Jadi, mereka tidak hanya memiliki pengetahuan saja tapi juga punya banyak pengalaman dalam bidang yang digelutinya. Mulai dari IT, digital marketing, akuntansi, hingga public relations banyak ditemukan subject matter di sana. 

Namun, kini cukup banyak perusahaan yang mencari seorang ahli di bidang tersebut dengan semakin berkembangnya teknologi dan data.

Misalnya seorang subject matter expert yang berpengalaman dalam bidang software engineering atau big data.

Tanggung Jawab Subject Matter Expert

Menurut The Balance Careers cukup banyak perusahaan yang memanfaatkan keahlian dari seorang subject matter expert saat mencoba menangani suatu masalah.

Misalnya, saat perusahaan memiliki masalah pada proses pembuatan software untuk produk barunya, biasanya mereka akan meminta pendapat dari mereka.

Jadi ia harus mencari tahu dan menganalisis masalah pada software baru tersebut. Kemudian, mereka akan memberikan saran yang tepat agar software itu bisa menjadi lebih baik setelah mengetahui apa masalahnya.

Supaya lebih paham, simak dahulu apa saja contoh tanggung jawab dari seorang subject matter expert di antaranya adalah:

-Menganalisis masalah yang berkaitan dalam bidangnya yang kini sedang dihadapi perusahaan.

-Menyediakan data dan rencana yang bisa membantunya untuk memecahkan masalah tersebut.

-Membuat deskripsi dari hasil analisisnya dengan bahasa yang lebih mudah dipahami.

-Membuat rekomendasi apa saja yang perlu dilakukan oleh perusahaan agar bisa mengatasi masalah yang sedang dihadapinya.

-Memastikan bahwa pendapatnya dapat memberikan insight baru bagi perusahaan.

Jadi jangan sampai saran dan idenya bukanlah suatu hal yang berguna untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan.

Cara Menjadi Subject Matter Expert

Jika seorang profesional yang ingin mengembangkan karirnya sebagai subject matter expert, terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan. Menurut Indeed, ini dia beberapa hal yang bisa dilakukan: 

1. Selalu menambah pengetahuan dalam bidang yang didalaminya

Selalu menambah dan upgrade pengetahuan soal bidang yang didalaminya menjadi hal yang harus dilakukan jika ingin menjadi seorang subject matter expert.

Apabila seseorang tidak sudi belajar terus soal bidang yang ditekuninya tentu saja pengetahuannya tidak akan bertambah. Jika pengetahuan yang dimilikinya tidak bisa berkembang, tentu akan sulit menekuni keahlian di bidang tersebut. 

Dengan demikian, cobalah untuk selalu mencari cara agar bisa meningkatkan pengetahuan dalam bidang yang dimiliki. Hal itu bisa dilakukan dari terus membaca buku, jurnal, berdiskusi, atau melakukan penelitian.

2. Cari kesempatan untuk meningkatkan pendidikan

Poin yang satu ini masih memiliki korelasi dengan poin sebelumnya. Sebab, dengan terus meningkatkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi tentu saja bertujuan untuk menambah pengetahuan yang dimiliki.

Semakin tinggi pendidikan yang ditempuh tidak hanya membuat kita mendapatkan gelar saja. Akan tetapi, pengetahuan dan pengalaman dalam bidang yang ditekuni juga akan menjadi lebih banyak.

3. Menguji diri sendiri

Sebaiknya jangan pernah mudah berpuas diri jika ingin menjadi seorang ahli dalam suatu bidang tertentu. Untuk meningkatkan kualitas diri, cobalah untuk selalu menguji diri sendiri. Hal tersebut tentu akan membuat orang lain pun akan percaya bahwa kamu adalah seorang ahli dalam suatu bidang tertentu.

Jika kamu merupakan seseorang yang memiliki suatu teori, selalu buktikan kebenaran teori tersebut. Jangan sampai saat ada seseorang yang membutuhkan keahlianmu, malah kamu menggunakan teori yang belum terbukti kebenarannya.

4. Jangan ragu untuk memberikan pengetahuanmu ke orang lain

Jika tidak ada orang lain yang kenal dengan dirimu, dengan memiliki pengetahuan yang luas dan segudang pengalaman tentu tidak akan berguna. Nah, kamu harus sering muncul di hadapan orang lain agar supaya bisa menjadi seorang subject matter expert yang kredibel. 

Agar kamu bisa memberikan pengetahuan yang dimiliki serta bisa sering terlihat oleh orang lain, ada banyak cara yang bisa dilakukan. Misalnya dengan menjadi pembicara dalam suatu seminar atau selalu memberi masukan yang berkaitan dengan bidang yang ditekuni lewat media sosial.

Baca Juga: Pengelola Website Wajib Paham dengan Referral Traffic

Itu dia penjelasan Jobnas.com mengenai subject matter expert. Setelah membaca informasi di atas, kini kamu pasti sudah sedikit paham bahwa subject matter expert adalah seseorang yang memiliki banyak pengetahuan dan pengalaman dalam suatu bidang tertentu. Tentu saja, karena harus senantiasa belajar dan meningkatkan pengetahuan yang dimiliki, menjadi seorang yang ahli di bidang tertentu bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. 

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Iwan Bisa Iwan Bisa
7 bulan yang lalu
Chief Product Officer

Chief Product Officer: Kunci Sukses dari Setiap Produk

Batas Melamar Pekerjaan ini Career Zone

Jobnas.com - Chief Product Officer (CPO) adalah salah satu posisi level C yang paling dicari di perusahaan dalam beberapa tahun terakhir. Bagaimana? Profesi yang satu ini menjadi kunci sukses dari setiap produk organisasi atau bisnis.

Pengembangan produk kini berkembang pesat. Perusahaan tidak hanya menghasilkan satu atau dua produk, tetapi tiga, lima atau bahkan lebih. Tak heran, partner produk banyak diminati di perusahaan, termasuk CPO. Apa sebenarnya CPO itu? Tugas dan keterampilan apa yang dibutuhkan? Yuk baca penjelasan lengkapnya di artikel Jobnas di bawah ini!

Apa itu Manajer Produk?

Jarang ada perusahaan yang hanya memiliki satu produk di era digital. Sebagian besar perusahaan terus mengembangkan banyak produk untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan pelanggan. Anda melihat ini di banyak perusahaan yang mencari manajer produk. Dari Agustus 2017 hingga Juni 2019 saja, lowongan manajer produk melonjak 32%, menurut Productboard.

Padahal, sejauh ini belum ada tanda-tanda penurunan jumlah lowongan. Jumlahnya sebenarnya terus bertambah dari waktu ke waktu. Oleh karena itu, diperlukan satu orang yang bertanggung jawab atas semua proses administrasi dan pengembangan produk. Dia adalah Chief Product Officer (CPO).

Menurut TechTarget, chief product officer adalah eksekutif tingkat C yang bertanggung jawab atas strategi dan pelaksanaan semua aktivitas terkait produk dari suatu organisasi atau perusahaan. Dari penetapan tujuan, inovasi, pengembangan, perencanaan hingga peluncuran produk, semuanya ada di tangan CPO. Manajer produk mengawasi semua karyawan yang terlibat dengan produk. Silakan lihat grafik di bawah ini untuk lebih jelasnya.

Manajer Produk

Di sebagian besar usaha kecil, peran CPO biasanya diisi oleh manajer produk. Namun, di perusahaan besar yang berfokus pada pengembangan produk, CPO biasanya menjadi posisi wajib bersama dengan C-level lainnya.

Tanggung Jawab

Seperti pada posisi C-level atau manajerial lainnya, Product Director memiliki tugas yang sangat luas. Beberapa tanggung jawab utama seorang Chief Product Officer (CPO) adalah sebagai berikut.

1. Kelola Tim Produksi

Tentu CPO harus bisa memimpin tim dengan baik. CPO harus mengomunikasikan sasaran, strategi, dan tujuan produk kepada semua manajer dan karyawan tim produk. Selain itu, CPO juga bertanggung jawab atas kolaborasi tim produk dengan daerah lain.

2. Lakukan Riset Pelanggan

"Pelanggan adalah raja," kata mereka. Ya, tentunya perusahaan harus mengetahui apa yang sebenarnya dibutuhkan pelanggan. Bisnis juga harus memahami seperti apa pengalaman pelanggan ketika mereka menggunakan produk mereka. Apakah mereka mendapat bantuan, apakah mereka memiliki masalah atau apakah mereka bingung? Oleh karena itu, CPO harus menjadi orang yang paling memahami kebutuhan dan pengalaman pelanggan melalui riset pelanggan.

3. Ciptakan Visi Produk

Sebelum membuat strategi pengembangan produk, CPO harus menentukan tujuan produk. Selain itu, CPO juga harus memastikan bahwa tujuan produk selaras dengan tujuan bisnis seperti yang ditulis oleh manajer produk kantor pusat.

4. Rencanakan Strategi

Tugas lain dari manajer produk adalah perencanaan strategis. CPO harus membuat rencana produk terperinci bersama dengan manajer produk. Strategi tersebut kemudian dirangkum dalam key performance indicator (KPI) untuk semua kelompok produk.

5. Ikhtisar Desain Produk

Sekalipun desain produk tertentu dilakukan oleh seorang desainer produk, CPO tetap bertanggung jawab untuk mengawasi desain tersebut. Apakah desain memenuhi harapan pelanggan? Apakah desain mendorong pelanggan untuk menggunakan produk perusahaan?

4. Mengembangkan Produk

Pengembangan produk atau product development merupakan salah satu fungsi inti dari tim produk, termasuk CPO. Biasanya, CPO bekerja sama dengan Chief Technology Officer (CTO) untuk menyelesaikan tugas ini.

5. Memelihara pertumbuhan produk

CPO juga harus berkoordinasi dengan Chief Marketing Officer (CMO) untuk meningkatkan pemasaran produk. Anda akan bekerja sama dalam peluncuran produk, evaluasi kinerja produk, dan perluasan produk ke pasar baru.

Dibutuhkan Keahlian

Setelah membaca penjelasan di atas, apakah Anda sudah siap untuk menjadi seorang product manager? Jadi, menurut ProductPlan, seorang CPO biasanya memiliki latar belakang manajemen produk, keuangan, IT, manajemen bisnis, pemasaran, psikologi, teknik, dll. Tentunya Anda juga membutuhkan pengalaman yang cukup di area produksi. Ada beberapa keterampilan yang perlu Anda kuasai dan mereka adalah sebagai berikut.

  1. Kepemimpinan

Jika Anda ingin menjadi CPO yang terpercaya, anda harus memiliki jiwa kepemimpinan atau manajemen. Alasannya adalah karena anda mengelola semua anggota tim produk.

  • Retensi Pelanggan

CPO harus mampu mengidentifikasi kebutuhan dan masalah pelanggan. Anda kemudian dapat membuat keputusan berdasarkan hasil pendeteksian ini untuk meningkatkan pengalaman pelanggan.

  • Menyelesaikan Masalah

Pemecahan masalah adalah keterampilan penting bagi setiap manajer. Karena manajer bertanggung jawab untuk membuat keputusan tentang semua kemungkinan keputusan.

Pengelola, termasuk CPO, juga harus bisa mencari jalan keluar saat menghadapi masalah.

  •  Didorong Data

Siapa bilang bekerja di sebuah produk tidak membutuhkan ilmu? Padahal, CPO perlu mengetahui informasi tersebut. Setiap keputusan harus dibuat berdasarkan informasi yang dikumpulkan, baik kuantitatif maupun kualitatif. Tanggung jawab manajer produk (CPO) sangat besar. CPO harus memastikan semua pekerjaan di area produksi berjalan lancar.

Tertarik dengan karir CPO? Jika demikian, anda perlu bersabar. Ini karena anda memerlukan pengalaman industri manufaktur selama bertahun-tahun untuk masuk ke posisi ini.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Erni Yati Erni Yati
7 bulan yang lalu
Menulis Surat Izin Tidak Masuk Kerja

17 Contoh Surat Izin Tidak Masuk Kerja, Alasan dan Disertai Cara Membuatnya

Batas Melamar Pekerjaan ini Career Zone

Jobnas.com - Surat izin tidak masuk kerja penting karena berfungsi sebagai bukti tanggung jawab dan profesionalisme karyawan dalam memberitahukan absensinya secara resmi kepada perusahaan.

Surat ini membantu perusahaan mendokumentasikan ketidakhadiran karyawan secara sah, menghindari potensi sanksi disipliner, serta memastikan kelancaran operasional dengan mengalokasikan tugas kepada rekan kerja lain jika diperlukan.

Selain itu, surat izin membangun kepercayaan antara karyawan dan atasan, serta mendukung administrasi HRD dalam mengelola absensi dan keperluan manajerial terkait kehadiran karyawan.

Sebagai seorang karyawan, ada saatnya kita harus meminta izin kepada atasan untuk tidak masuk kerja. Hal ini bisa disebabkan oleh berbagai alasan, seperti sakit, urusan keluarga, atau kepentingan pribadi yang mendesak.

Dalam mengajukan izin, kita perlu menyusun surat izin yang ditujukan kepada atasan atau HRD.

Surat tersebut harus disusun secara formal dan mencantumkan informasi yang lengkap, seperti nama, jabatan, alasan izin, serta tanggal mulai dan berakhirnya izin.

Prinsip Dasar Menulis Surat Ijin Tidak Masuk Kerja

Prinsip menulis surat izin tidak masuk kerja meliputi beberapa poin penting yang harus diperhatikan untuk memastikan surat tersebut jelas, formal, dan diterima dengan baik oleh atasan atau HRD. Berikut adalah prinsip-prinsipnya:

  1. Format Resmi: Gunakan format surat yang resmi, termasuk kop surat (jika diperlukan), tanggal, alamat tujuan, salam pembuka, isi surat, penutup, dan tanda tangan.
  2. Tepat Sasaran: Surat harus ditujukan kepada pihak yang berwenang, biasanya pimpinan, atasan langsung, atau bagian HRD, sesuai dengan kebijakan perusahaan.
  3. Sampaikan Alasan yang Jelas: Sebutkan alasan ketidakhadiran dengan jelas, misalnya karena sakit, urusan keluarga, atau hal-hal darurat lainnya. Jika sakit, bisa menyebutkan apakah ada surat dokter atau tidak.
  4. Tanggal dan Durasi yang Jelas: Cantumkan tanggal ketidakhadiran dengan jelas dan berikan estimasi durasi izin jika memungkinkan. Jika ada batas waktu kapan akan kembali bekerja, hal ini juga harus disebutkan.
  5. Tegas namun Singkat: Surat izin tidak masuk kerja harus ditulis dengan bahasa yang tegas, namun singkat dan to the point. Hindari penjelasan yang terlalu panjang atau bertele-tele.
  6. Sertakan Bukti Pendukung (jika ada): Jika memiliki surat keterangan dari dokter atau bukti lain yang mendukung alasan tidak masuk kerja, sebaiknya disebutkan atau dilampirkan dalam surat.
  7. Sopan dan Hormat: Gunakan bahasa yang sopan dan profesional. Meskipun surat ini berfungsi sebagai pemberitahuan, tetap menunjukkan rasa hormat kepada atasan atau perusahaan.
  8. Ucapan Terima Kasih: Di bagian akhir surat, ucapkan terima kasih sebagai bentuk apresiasi terhadap perhatian dan izin yang diberikan.

Dengan mengikuti prinsip-prinsip ini, surat izin akan lebih mudah dipahami, serta menunjukkan sikap profesionalisme dan tanggung jawab sebagai karyawan.

17 Contoh Surat Izin Tidak Masuk Kerja

Buat Para pekerja atau karyawan yang ingin mengajukan izin, berikut adalah beberapa contoh surat izin tidak masuk kerja yang bisa dijadikan referensi. Yuk, simak!

1. Contoh Surat Izin Sakit Kerja 1 Hari

Bandung, 10 September 2023

Kepada Yth.
Pimpinan PT MBZ

Bandung

Dengan hormat,

Saya yang bertanda tangan di bawah ini, Imron, karyawan dengan nomor induk pegawai [nomor induk pegawai], bekerja sebagai operator produksi, mengajukan permohonan izin tidak masuk kerja pada tanggal 10 September 2023.

Permohonan ini saya ajukan karena saat ini saya sedang mengalami gangguan kesehatan dan membutuhkan istirahat.

Atas perhatian dan izin yang diberikan, saya ucapkan terima kasih.

Hormat saya,

Pratikno

2. Contoh Surat Izin Sakit Kerja dengan Surat Dokter

Jakarta, 6 Juni 2024

Kepada Yth.
Kepala Bagian HRD

PT ABCD

Jl. [Alamat Kantor]

Jakarta Selatan

Dengan hormat,

Saya, Atta Halilitan, staf administrasi dengan nomor induk pegawai [nomor induk pegawai], memohon izin tidak masuk kerja mulai dari 8 hingga 10 Juni 2024. Hal ini dikarenakan saya sedang sakit [sebutkan jenis penyakit jika ingin] dan memerlukan istirahat sesuai anjuran dokter.

Sebagai bukti, saya lampirkan surat keterangan dokter.

Terima kasih atas perhatian dan izin yang diberikan.

Hormat saya,

Atta Halilitan

3. Contoh Surat Izin Sakit Kerja 2 Hari

Yogyakarta, 19 Januari 2024

Kepada Yth.
Bapak/Ibu Kepala Bagian HRD

PT [Nama Perusahaan]

Yogyakarta

Dengan hormat,

Saya, Faisal Iskandar, karyawan dengan nomor induk [nomor induk pegawai], bertugas sebagai [jabatan], mengajukan permohonan izin tidak masuk kerja selama dua hari, yaitu pada tanggal 17 hingga 18 September 2023. Saya saat ini sedang sakit [sebutkan jenis penyakit jika ingin] dan perlu beristirahat.

Saya telah melampirkan surat keterangan sakit dari dokter sebagai bukti.

Atas pengertian dan izinnya, saya ucapkan terima kasih.

Hormat saya,

Faisal Iskandar

4. Contoh Surat Izin Sakit Kerja dengan Surat Keterangan Dokter Menyusul

Yogyakarta, 1 September 2024

Kepada Yth.
Bapak/Ibu Kepala Bagian HRD PT [Nama Perusahaan]

Yogyakarta

Dengan hormat,

Saya, Maddie, karyawan dengan nomor induk [nomor induk pegawai], yang bertugas sebagai [jabatan], dengan ini mengajukan permohonan izin tidak masuk kerja pada tanggal 20 September 2022 karena sakit.

Saya akan melampirkan surat keterangan dokter paling lambat besok sebagai kelengkapan permohonan ini.

Atas perhatian dan pengertiannya, saya ucapkan terima kasih.

Hormat saya,

Yulianti Nur

5. Contoh Surat Izin Sakit Kerja dengan Format Resmi

11 April 2024

Hal: Permohonan Izin Tidak Masuk Kerja

Kepada Yth. Ibu Sinta Mahalini
Kepala HRD PT Permata Indah

di Tempat

Dengan hormat,

Saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama: Yusuf Abdillah

Alamat: Jalan Sukasenang No.66, Jakarta

NIP: 12345677

Jabatan: Sales Promotion

Mengajukan permohonan izin tidak masuk kerja mulai Senin, 11 April 2024 hingga Rabu, 14 April 2024 karena sakit.

Permohonan ini disertai surat keterangan dokter yang menyatakan bahwa saya harus beristirahat selama 3 (tiga) hari.

Demikian surat permohonan ini saya sampaikan. Terima kasih atas perhatian dan izin yang diberikan.

Hormat saya,

Yusuf Abdillah

6. Contoh Surat Izin Tidak Masuk Kerja Karena Sakit

Kepada Yth,
HRD CV Berkah Abadi Sentosa

Bapak Nur Wahid

Saya, Nadia dari divisi Content Creator, bermaksud untuk meminta izin karena pada Senin, 5 Februai 2025, saya berhalangan hadir ke kantor karena sakit tipes. Bersama surat ini, saya lampirkan surat keterangan sakit dan anjuran beristirahat dari dokter.

Atas perhatiannya, saya ucapkan terima kasih.

Bandung, 5 Februari 2024
Hormat saya,
Indira

7. Contoh Surat Izin Tidak Masuk Kerja Karena Sakit

Kepada Yth,
HRD CV Senang Sekali
Bapak Adi Hidayat

Saya, Gibran Rakaswara dari divisi Promosi, meminta izin tidak masuk kerja pada Senin, 21 September 2024, karena sakit demam. Saya lampirkan surat keterangan sakit dan anjuran beristirahat dari rumah sakit beserta kontak yang bisa dihubungi.

Atas perhatiannya, saya ucapkan terima kasih.

Jakarta, 21 September 2024
Hormat saya,
Gibran Rakaswara

8. Contoh Surat Izin Tidak Masuk Kerja Karena Urusan Keluarga

Surabaya, 25 Maret 2025
Kepada Yth,
HRD PT Pompa Minyak
Bapak Budi Ari Sentosa

Saya, Nikita Willoy Sari dari divisi SEO Content Department, bermaksud untuk meminta izin tidak masuk kerja pada 28-30 Juli 2025 karena menghadiri acara pernikahan keluarga di luar kota.

Atas perhatiannya, saya ucapkan terima kasih.

Jakarta, 30 Juli 2025
Hormat saya,
Nikita Willoy

9. Contoh Surat Izin Tidak Masuk Kerja Karena Urusan Keluarga

Jakarta, 12 Desember 2024
Hal: Permohonan Izin Tidak Masuk Kerja
Yang terhormat,
Kepala Bagian Administrasi
PT Sukarela Bersama
Jalan Panjaitan No. 12, Jakarta

Saya yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama: Prabowo Suhatta
Alamat: Jalan Diponegoro No. 75, Jakarta
Jabatan: Staf Keuangan

Dengan ini, saya bermaksud mengajukan izin tidak masuk kerja pada Selasa, 12 Desember 2024, karena ada kepentingan keluarga yang tidak bisa ditinggalkan.

Atas perhatian dan izinnya, saya ucapkan terima kasih.

Hormat saya,
Prabowo Suhatta

10. Contoh Surat Izin Tidak Masuk Kerja Karena Melahirkan

Balikpapan, 16 Oktober2025
Hal: Permohonan Izin Tidak Masuk Kerja
Yang terhormat,
Kepala Bagian HRD
PT Pencari Cinta Sejati
Jalan Gajah Mada No. 10 IKN

Dengan hormat,
Saya bermaksud mengajukan cuti melahirkan selama tiga bulan, mulai 17 Oktober 2024.

Atas perhatian Bapak/Ibu, saya ucapkan terima kasih.

Hormat saya,
Suryani - Staff Kantor

11. Contoh Surat Izin Tidak Masuk Kerja Karena Mengikuti Kegiatan

Surakarta, 23 Juli 2025
Hal: Permohonan Izin Tidak Masuk Kerja
Yang terhormat,
Kepala Bagian Staf Menejerial
PT Macan Asia
Jalan Mentri Supeno No. 35, Surakarta

Dengan hormat, saya, Pandu Akram dari Staff Keuangan, meminta izin tidak masuk pada 24 Juli 2025 karena mengikuti kegiatan "Festival Bulan Bahasa" di kampus.

Atas perhatiannya, saya ucapkan terima kasih.

Hormat saya,
Kaesang Pangburi

12. Contoh Surat Izin Tidak Masuk Kerja Karena Menikah

Palembang, 27 Mei 2025
Hal: Permohonan Izin Tidak Masuk Kerja
Yang terhormat,
Kepala Bagian Personalia
PT Cinta Abadi
Jalan Kerinci No.78, Palembang

Saya, Ary Adnan, bermaksud mengajukan cuti pernikahan dari 28 hingga 30 Juni 2024. Salinan surat pendaftaran pernikahan dari KUA terlampir.

Atas perhatiannya, saya ucapkan terima kasih.

Hormat saya,
Joko Wiranto

13. Contoh Surat Izin Tidak Masuk Kerja Karena Anak Sakit

Palu, 9 April 2025
Hal: Permohonan Izin Tidak Masuk Kerja
Yang terhormat,
Kepala Bagian Perusahaan
PT Tambag Rapia
Jalan Sukarela Raya No. 45, Palu

Saya, Ahmad Danu, meminta izin tidak masuk kerja pada 12 April 2025 karena anak saya sakit dan harus dirawat di rumah sakit.

Atas perhatiannya, saya ucapkan terima kasih.

Hormat saya,
Ahmad Danu

14. Contoh Surat Izin Tidak Masuk Kerja untuk PNS

Jakarta Selatan, 15 November 2024
Hal: Permohonan Izin Tidak Masuk Kerja
Lampiran: 1 Lembar
Yang terhormat,
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Jakarta

Saya, Joko Anwari, bermaksud mengajukan izin karena sakit dan harus beristirahat selama 2 hari, terhitung sejak 16 November 2024. Surat keterangan dokter terlampir.

Atas perhatiannya, saya ucapkan terima kasih.

Hormat saya,
Joko Anwari

15. Contoh Surat Izin Tidak Masuk Kerja Karena Orang Tua Sakit

Surabaya, 24 Januari 2025
Hal: Permohonan Izin Tidak Masuk Kerja
Yang terhormat,
Kepala Bagian Personalia
PT Sungguh Terlalu
Jalan Bung Tomo No. 40, Surabaya

Saya, Kiki Saputriah, meminta izin tidak masuk kerja selama 5 hari karena orang tua sakit dan saya harus pulang ke Malang. Surat keterangan dokter terlampir.

Atas kebijaksanaannya, saya ucapkan terima kasih.

Hormat saya,
Kiki Saputriah

16. Contoh Surat Izin Tidak Masuk Kerja Karena Cek Kesehatan

Yogyakarta, 15 Maret 2025
Hal: Permohonan izin tidak masuk kerja
Lampiran: 1 halaman
Yang terhormat,
Pimpinan Personalia PT Timah 300T
Jalan Timoho No. 2o Yogyakarta

Saya, Lisa Sabyan, meminta izin tidak masuk pada 15 Maret 2025 karena harus menjalani cek kesehatan pasca operasi di RSU Kota Yogyakarta. Surat keterangan dokter terlampir.

Saya berharap dapat bekerja dari rumah dan menyelesaikan tugas mendesak pada hari tersebut.

Atas kebijaksanaannya, saya ucapkan terima kasih.

Hormat saya,
Lisa Sabyan

17. Contoh Surat Izin Tidak Masuk Kerja Karena Keluarga atau Kerabat Meninggal Dunia

Bandung, 21 September 2025
Hal: Permohonan Izin Tidak Masuk Kerja
Yang terhormat,
Kepala Bagian Personalia
PT. Perkasa Malam
Jalan Suprapto No. 18 Bandung

Saya, Duryudana, mengajukan izin karena kakak kandung saya meninggal dunia dan saya harus mengurusnya. Oleh karena itu, saya tidak bisa hadir pada 21 September 2025.

Atas perhatiannya, saya ucapkan terima kasih.

Hormat saya,
Duryudana

Hal yang Tidak Boleh Ditulis pada Surat Izin Tidak Masuk Kerja

Dalam menulis surat izin tidak masuk kerja, ada beberapa hal yang sebaiknya dihindari untuk menjaga kesopanan, kejelasan, dan profesionalisme. Berikut adalah hal-hal yang tidak boleh ditulis:

  1. Alasan yang Tidak Jelas atau Tidak Masuk Akal: Hindari memberikan alasan yang samar, tidak relevan, atau kurang masuk akal. Alasan yang tidak jelas dapat menimbulkan keraguan atau dianggap tidak serius oleh atasan.
  2. Detail Pribadi yang Tidak Relevan: Jangan menambahkan informasi pribadi yang tidak diperlukan, seperti masalah keluarga yang terlalu mendetail, atau kondisi kesehatan yang tidak relevan. Cukup sampaikan bahwa Anda sakit atau mengalami kondisi yang memerlukan istirahat tanpa terlalu banyak detail.
  3. Nada Kasar atau Tidak Sopan: Hindari penggunaan kata-kata yang tidak sopan atau nada yang kurang hormat, baik terhadap atasan maupun perusahaan. Surat izin harus selalu ditulis dengan sopan dan formal.
  4. Mengkritik Perusahaan atau Rekan Kerja: Surat izin bukan tempat untuk menyampaikan keluhan atau kritik terkait pekerjaan, perusahaan, atau rekan kerja. Fokus surat harus tetap pada permohonan izin dengan alasan yang jelas.
  5. Nada Memaksa atau Berlebihan: Jangan menggunakan nada yang terlalu memaksa atau memberikan kesan bahwa perusahaan harus menyetujui izin Anda. Surat izin adalah permohonan, jadi tetap gunakan bahasa yang meminta persetujuan dengan sopan.
  6. Terlalu Banyak Penjelasan atau Detail yang Tidak Perlu: Hindari penjelasan yang bertele-tele atau terlalu panjang, misalnya menjelaskan setiap rincian penyakit atau alasan ketidakhadiran. Cukup tulis secara singkat dan langsung ke inti.
  7. Menyebutkan Alasan Palsu: Jangan memberikan alasan yang tidak benar. Kejujuran sangat penting dalam menjaga reputasi dan kepercayaan di lingkungan kerja. Alasan yang tidak valid atau bohong dapat merusak hubungan profesional.
  8. Menggunakan Bahasa Informal: Hindari penggunaan bahasa gaul, slang, atau istilah informal. Surat izin adalah dokumen formal yang memerlukan bahasa yang resmi dan profesional.

Dengan menghindari hal-hal tersebut, surat izin akan terlihat lebih profesional, mudah dipahami, dan mencerminkan sikap yang bertanggung jawab.

Cara Membuat Surat Izin Tidak Masuk Kerja Menyusun surat izin tidak masuk kerja membutuhkan format yang jelas dan formal. Pastikan surat tersebut berisi informasi lengkap dan sopan agar HRD dapat memprosesnya dengan baik. Tanggal, alasan, serta identitas pribadi harus dicantumkan dengan lengkap. Jangan lupa untuk menutup surat dengan ucapan terima kasih dan periksa kembali tipografi sebelum mengirimkannya.

Itulah 17 contoh surat izin tidak masuk kerja beserta cara pembuatan dan prinsip dasarnya. Semoga bermanfaat!

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Enol Writer Enol Writer
7 bulan yang lalu
7 Pilihan Karier Kerja di Perusahaan Asuransi 

7 Pilihan Karier Kerja di Perusahaan Asuransi 

Batas Melamar Pekerjaan ini Career Zone

Jobnas.com - Pernahkah Anda berpikir untuk bekerja di perusahaan asuransi? Beberapa orang mungkin tidak berniat untuk berkarir di bidang tersebut. Padahal, perusahaan asuransi menawarkan karir yang cukup cemerlang dan menjanjikan.

Bidang perasuransian merupakan kegiatan yang berhubungan langsung dengan manusia. Kesadaran masyarakat akan pentingnya asuransi juga semakin berkembang.

Dengan lahirnya perusahaan asuransi, kebutuhan mereka akan sumber daya juga meningkat.

Jika Anda masih ragu untuk mencobanya, Jobnas akan menjelaskan mengapa Anda mungkin ingin mempertimbangkan untuk bekerja di perusahaan asuransi beserta alasannya.

Kenapa Harus Kerja di Perusahaan Asuransi?

Perusahaan asuransi melayani berbagai kebutuhan masyarakat yang bermanfaat mulai dari pendidikan, kesehatan dan lainnya.

Dengan demikian, seperti dilansir Insurance Careers, industri ini identik dengan nilai-nilai sosial yang diberikan kepada masyarakat.

Dengan kata lain, Anda telah membantu banyak orang ketika mereka memulai karir mereka di industri asuransi.

Sementara itu, perusahaan asuransi di Indonesia tumbuh dari tahun ke tahun. Berdasarkan data BPS, pada tahun 2019 terdapat 150 perusahaan asuransi dan 229 perusahaan penunjang asuransi yang beroperasi.

Berdasarkan informasi tersebut, prospek karir ke depan perusahaan asuransi dinilai cukup cerah bagi Anda.

Ketika semakin banyak perusahaan asuransi, semakin besar peluang Anda untuk terjun ke karir ini.

Selain itu, ada beberapa alasan mengapa Anda mungkin mempertimbangkan untuk bekerja di perusahaan asuransi:

1. Tempat mencari penghasilan sekaligus untuk belajar

Jika Anda memiliki lowongan atau memiliki kesempatan untuk bekerja di industri asuransi, Anda harus mempertimbangkan masalah ini dengan cermat.

Karena banyak hal yang bisa dipelajari dengan bekerja di perusahaan asuransi. Selain itu, penghasilan yang diperoleh dapat menutupi kebutuhan sehari-hari.

Dalam industri asuransi, otomatis Anda bertemu dengan banyak orang. Di sana Anda dapat belajar bagaimana berkomunikasi dengan orang-orang dan menemukan solusi untuk masalah mereka.

2. Perusahaan asuransi itu dinamis

Sebagian orang mungkin berpikir bahwa perusahaan asuransi adalah bisnis yang membosankan karena memiliki sistem yang tertata rapi dan banyak aturan.

Padahal, industri asuransi bersifat dinamis karena bisnis ini berhubungan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Tidak dapat dipungkiri bahwa kebutuhan manusia berubah dari waktu ke waktu. Oleh karena itu, perusahaan asuransi harus dapat mendukung kebutuhan tersebut dengan tepat.

Misalnya, asuransi sebelumnya dapat dibatasi pada asuransi kesehatan dan jiwa. Namun kini, perusahaan asuransi juga memantau perubahan gaya hidup masyarakat.

Tak heran jika asuransi perjalanan bermunculan karena masyarakat senang bepergian.

Baca Juga: 3 Keuntungan dan Kekurangan Bagi Seorang Pekerja Freelance

Skill yang Harus Dimiliki Kerja di Perusahaan Asuransi

1. Komunikasi dan negosiasi

Saat memulai kerja di bidang asuransi, keterampilan yang harus Anda miliki adalah komunikasi dan negoisasi, keduanya merupakan keterampilan terbaik yang harus dimiliki jika Anda ingin bekerja di perusahaan asuransi.

Secara umum, Anda harus memiliki keterampilan seperti layanan pelanggan.

Karena setiap hari Anda pasti melayani pelanggan baik secara langsung maupun melalui telepon.

2. Pemecahan Masalah (Problem Solving)

Tugas perusahaan asuransi biasanya adalah menyelesaikan masalah yang dihadapi masing-masing konsumen.

Nah, jika Anda bekerja di industri ini, problem solving merupakan skill yang perlu dikuasai dengan baik.

Karena setiap permasalahan yang dihadapi konsumen harus dihadirkan dengan solusi yang tepat.

3. Analisis

Kemampuan analisa juga diperlukan jika Anda bekerja di perusahaan asuransi.

Pasalnya, Anda harus bisa menganalisis dengan baik segala risiko dari produk asuransi yang ditawarkan perusahaan. Begitu juga dengan cara menjelaskannya kepada konsumen.

4. Kerja sama tim

Kerja sama tim juga merupakan salah satu keahlian yang harus Anda miliki jika Anda memutuskan untuk memasuki industri asuransi.

Dalam pelaporan Karir, keterampilan kerja sama tim membantu Anda membuat tujuan bersama dan berkomunikasi secara efektif dengan tim.

Perusahaan asuransi membutuhkan tim yang kuat untuk memberikan layanan pelanggan yang optimal.

5. Organisatoris

Salah satu skil yang tak kalah penting ketika Anda bekerja di bidang asuransi adalah mengorganisir. Kenapa demikian? Ialah kareja nantinya Anda akan berurusan dengan banyak pelanggan, otomatis Anda perlu skill organisir yang kuat supaya dapat mengatur catatan dengan rapi.

Tidak hanya itu saja, Anda harus pandai dalam mengorganisasikan pekerjaan dengan teratur supaya dapat menghemat waktu.

Pilihan Karier dalam Industri Asuransi

Jika Anda sudah memutuskan untuk kerja di perusahaan asuransi, sebaiknya kenali terlebih dahulu pilihan karier di dalamnya.

Berikut ini adalah beberapa pilihan karier di bidang asuransi:

  1. business development
  2. senior business analyst
  3. junior business analyst
  4. digital sales
  5. sales
  6. product developer
  7. aktuaris

Itu dia penjelasan singkat mengenai prospek karier di perusahaan asuransi beserta pilihan pekerjaannya.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Enol Writer Enol Writer
7 bulan yang lalu
7 Pekerjaan Online Santai yang Banyak Diminati Sepanjang Masa

7 Pekerjaan Online Santai yang Banyak Diminati Sepanjang Masa

Batas Melamar Pekerjaan ini Career Zone

Jobnas.com - Bekerja secara formal dari pagi hingga malam adalah hal yang biasa dilakukan banyak orang saat ini. Namun, pekerjaan yang membutuhkan komitmen pukul 09.00 hingga 17.00 mungkin tidak cocok untuk semua orang.

Beberapa orang mungkin kurang cocok dengan gaya hidup profesional dan pekerja formal. Misalnya kewajiban berangkat kerja di pagi hari, tuntutan lembur, tekanan langsung dari atasan, dll.

Bagi Anda profesional muda yang ingin lepas dari gaya hidup ini, Anda masih memiliki peluang besar untuk sukses.

Perkembangan besar-besaran teknologi internet telah mengubah dunia dalam banyak hal, termasuk bisnis dan ekonomi.

Meningkatnya penggunaan Internet telah menciptakan peluang bisnis baru. Memanfaatkan Internet, ada peluang untuk bekerja secara online, yang tentunya memiliki kelebihan tersendiri.

Berikut beberapa jenis pekerjaan online yang bisa Anda coba untuk tetap produktif tanpa pekerjaan kantoran.

Daftar Pekerjaan Online yang Banyak Diminati

1. Penulis Freelance

Layanan penulis lepas atau freelance adalah salah satu pekerjaan online yang paling banyak diminati saat ini. Dengan menjamurnya situs konten website, ini jelas merupakan pilihan bagi penulis lepas.

Webmaster membutuhkan jasa penulis lepas untuk mengisi konten website mereka. Bahkan, ada beberapa pemilik website yang ingin menyewa penulis tetap. Namun tidak sedikit juga yang menggunakan jasa penulis lepas untuk menulis konten website mereka.

Jika Anda memiliki hobi menulis dan ingin menghasilkan sesuatu, pekerjaan online ini sangat cocok untuk Anda. Pekerjaan ini membutuhkan keterampilan pendukung seperti ide kreatif dan kemampuan melihat suatu peristiwa dari sudut pandang yang berbeda.

2. Website designer

Pekerjaan online lain yang masih berhubungan dengan poin nomor satu di atas adalah website designer. Pemilik website pasti menginginkan pengunjung websitenya banyak.

Oleh karena itu, website harus didesain semenarik mungkin, sehingga membangkitkan minat para pembaca. Tampilan website yang menarik tentunya akan meninggalkan kesan yang jelas bagi para pengunjungnya.

Jadi para pengunjung ini bersedia menghabiskan waktu mereka menjelajahi konten situs web. Jasa web designer dibutuhkan untuk  memenuhi kebutuhan tersebut.

Kualifikasi IT dan jiwa kreativitas tinggi sangat berguna bagi mereka yang ingin berpartisipasi dalam jenis pekerjaan online ini.

3. Blogger

Jika Anda adalah orang yang penuh ide kreatif dan bisa menerjemahkan ide tersebut ke dalam kata-kata, maka bidang pekerjaan online ini sangat cocok untuk Anda.

Ketika Anda menjadi seorang blogger, Anda diperbolehkan untuk menyalurkan semua ide kreatif Anda ke dalam blog Anda. Jika Anda berhasil menyajikan konten yang menarik di blog Anda, peluang untuk mendapatkan pengunjung ke blog Anda secara alami semakin tinggi.

Jika blog Anda sudah memiliki "nama" dan banyak pengunjung, tentunya lebih mudah berbisnis dengan blog tersebut.

Bisnis seperti menawarkan ruang iklan atau bahkan menjual produk Anda di blog adalah cara untuk menjadikan jaringan sebagai pilihan karier yang menjanjikan.

4. Videografer

Bagi yang tertarik dengan dunia perfilman atau memiliki latar belakang  dunia perfilman, ini merupakan peluang kerja online yang menjanjikan.

Saat ini banyak bisnis online yang menggunakan video sebagai platform untuk mempromosikan produknya.

Selain itu, banyak juga pemilik website yang menjadikan video sebagai bagian dari kontennya untuk menarik pengunjung.

Tantangan bekerja sebagai videografer freelance online adalah memenuhi kebutuhan klien yang ingin mempromosikan produknya dalam bentuk video dengan intensitas pertemuan yang terbatas.

Tentunya sebagai seorang videografer, Anda harus bisa menerjemahkan persyaratan tersebut menjadi sebuah video yang menggambarkan nilai dari barang yang diiklankan.

Baca Juga: Posisi Pekerjaan Marketing, Apa Tugas dan Tanggungjawabnya?

5. Asisten Virtual

Di era teknologi ini, banyak bisnis memilih untuk tetap online sepanjang hari. Tugas ini tentu terlalu sulit jika hanya  beberapa orang saja yang melakukannya. Untuk menekan biaya, bisnis online sering menyewa  asisten virtual.

Bekerja di Internet sebagai asisten virtual menangani masalah administrasi dan terus mengatur konten situs web merupakan perkejaan online yang saat ini banyak dibutuhkan.

Anda bertanggung jawab untuk menanggapi email yang masuk saat membuat konten situs web.

Biasanya ruang kerja online ini dibagi menjadi shift, sehingga Anda tetap bisa melakukan aktivitas atau pekerjaan lain setiap hari.

6. Konsultan SEO

Banyak pemilik usaha kecil yang baru memulai bisnis online masih belum sepenuhnya memahami cara menggunakan Google Analytics dan Google Organic Search untuk mempromosikan bisnis mereka. Padahal, Search Engine Optimization (SEO) sendiri memiliki dampak yang sangat signifikan.

Hal ini tentunya menjadi peluang bisnis bagi mereka yang memiliki pengetahuan di bidang SEO. Dengan bekerja sebagai konsultan SEO online untuk para pedagang ini, Anda dapat membangun karier yang solid dengan jam kerja yang fleksibel.

Di sisi lain, Anda akan membantu meningkatkan penjualan dengan memaksimalkan potensi SEO bukan hanya satu, tetapi beberapa perusahaan klien dengan pekerjaan online ini.

7. Konsultan media sosial

Beberapa perusahaan besar kini banyak memanfaatkan kehadiran media sosial seperti Twitter, Facebook, Instagram dan juga TikTok.

Bahkan, tidak jarang perusahaan-perusahaan tersebut mempekerjakan karyawan tetap untuk mengelola akun media sosial mereka. Situasinya berbeda dengan  bisnis kecil, seperti start-up.

Perusahaan semacam itu biasanya tidak memiliki staf profesional yang didedikasikan untuk media sosial mereka.

Tentu saja, pemilik usaha kecil seperti itu tidak punya waktu untuk berurusan dengan akun media sosial dari waktu ke waktu di tengah kesibukan yang berbeda.

Bekerja Online dalam peran ini, Anda dapat membantu mereka berkontribusi dalam taktik memaksimalkan penggunaan media sosial untuk kepentingan bisnis.

Deskripsi pekerjaan online memiliki konsultan media sosial yang merencanakan jadwal dan konten apa yang harus dipublikasikan di  media sosial.

8. Animator

Industri animasi saat ini semakin populer dan semakin banyak orang yang tertarik dengan pekerjaan ini. Salah satu alasannya adalah  banyak perusahaan mulai merekrut animator lepas untuk bekerja secara online.

Animator dapat bekerja dari rumah dan mengirimkan produk jadi ke klien. Selain untuk meningkatkan kreativitas, bekerja online juga  cocok untuk kebanyakan animator  pendiam.

Jika dicermati, berbagai peluang kerja online di atas  tidak mengharuskan Anda untuk bersikap seperti seorang profesional pada umumnya.

Yang Anda butuhkan untuk menjalankan salah satu profesi ini adalah laptop atau perangkat pendukung lainnya dan Anda bebas melakukan pekerjaan Anda di mana pun Anda mau.

Bagi Anda para pekerja muda dan pemula, tentu sangat tidak enak membayangkan rutinitas seperti terjebak macet dalam perjalanan berangkat kerja di pagi hari atau bekerja di kantor dengan suasana yang membosankan.

Oleh karena itu, Anda dapat melakukan peluang kerja online seperti yang dijelaskan di atas.

Bekerja online benar-benar merupakan pilihan bagi mereka yang tidak dapat menikmati rutinitas kerja yang berulang-terutama jika Anda tidak suka terikat pada satu perusahaan. Namun, bekerja online tidak berarti bekerja secara gratis.

Ini juga membutuhkan kedisiplinan yang tinggi dan keinginan untuk lebih mengembangkan kemampuan Anda agar semakin banyak klien yang menyukai pekerjaan Anda.

Selain itu, pesaing Anda tidak hanya mencakup pekerja lepas, tetapi juga karyawan penuh waktu yang bersedia berkomitmen pada bisnis tertentu. Semoga bermanfaat!

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Enol Writer Enol Writer
7 bulan yang lalu
3 Keuntungan dan Kekurangan Bagi Seorang Pekerja Freelance

3 Keuntungan dan Kekurangan Bagi Seorang Pekerja Freelance

Batas Melamar Pekerjaan ini Career Zone

Jobnas.com - Kerja freelance adalah salah satu pilihan karir paling populer saat ini. Terutama bagi generasi muda yang tidak ingin membuat komitmen jangka panjang dan lebih bebas mengontrol waktunya.

Pekerjaan ini juga cocok untuk Anda yang ingin memiliki banyak koneksi dan klien dari berbagai latar belakang. Bayangkan Anda adalah pekerja lepas yang mengerjakan proyek untuk klien eksternal dan Anda sedang meminum kopi yang Anda pesan di kafe.

Namun dibalik itu semua, menjadi seorang freelancer memiliki kekurangan, misalnya, jumlah klien atau proyek yang tidak pasti.

Jadi sebelum Anda memutuskan untuk menjadi seorang freelancer atau tidak, ada beberapa hal yang harus Anda pertimbangkan dengan matang.

Kekurangan Freelancer

Tentu saja, freelancing memiliki kelebihan dan kekurangan, berikut  beberapa kekurangannya:

1. Temukan cara Anda sendiri untuk termotivasi

Bekerja di perusahaan berarti lingkungan kerja yang stabil dan produktif, atasan yang selalu memeriksa pekerjaan Anda dan rekan kerja yang menemani Anda di tengah beban kerja yang berat.

Ketika Anda menjadi seorang freelancer, Anda perlu mencari cara untuk selalu memotivasi diri sendiri dalam bekerja.

Jika proyek diam, Anda harus bertukar pikiran untuk mendapatkannya. Sebaliknya, jika ada banyak pekerjaan yang masuk sekaligus, jadwalkan waktu Anda sendiri untuk mengerjakan semuanya.

Seorang pekerja lepas mempunyai kendali atas waktunya, yang juga berarti ia mempunyai kesempatan untuk menunda pekerjaannya.

Tidak ada yang menghentikan Anda untuk menonton serial favorit Anda secara maraton saat tenggat waktu masih jauh. Namun, jika Anda memilih untuk menunda pekerjaan Anda, sebagai seorang freelancer Anda harus bisa memotivasi diri Anda sendiri ketika mendekati tenggat waktu atau bahkan ketika klien Anda tiba-tiba muncul.

2. Anda Bos = Bawahan Anda Sendiri

Anda Bos maka Bawahan Anda Sendiri

Anda Bos maka Bawahan Anda Sendiri

Menjadi karyawan mandiri memungkinkan Anda untuk menjadi bos bagi diri Anda sendiri. Anda dapat memilih pekerjaan Anda, mengatur waktu dan mengatur lokasi kerja Anda. Namun di sisi lain, meski sebagai freelancer, Anda harus melakukan semua pekerjaan sendiri.

Selain keterampilan khusus yang dapat dikelola dan ditawarkan kepada klien, Anda juga perlu meningkatkan keterampilan manajemen dan keterampilan komunikasi Anda, karena Anda harus melakukan hal-hal yang belum pernah Anda lakukan sebelumnya selama bekerja di perusahaan.

Anda harus mempromosikan diri Anda kepada calon klien, menjadi perwakilan layanan pelanggan berbasis klien, konsultan yang mempresentasikan pekerjaan Anda, manajer proyek yang memantau kemajuan proyek dan jadwal kerja,  mengatur keuangan dan membuat perjanjian kontraktual dengan klien mengenai gaji dan informasi pekerjaan. Anda melakukan segalanya segera setelah Anda menjadi pekerja lepas.

3. Pendapatan tidak merata

Ucapkan selamat tinggal pada gaji bulanan perusahaan, gaji liburan dan lembur. Ketika Anda menjadi mandiri, Anda harus berurusan dengan pendapatan yang tidak teratur setiap bulan.

Ini berarti Anda perlu merencanakan keuangan Anda dengan hati-hati agar Anda dapat memenuhi kebutuhan dasar Anda seperti sewa, listrik, air, telepon, makanan, transportasi, hiburan, dan pembayaran setiap bulan.

Selain itu, seseorang freelancer harus dapat menabung untuk kebutuhan mendesak yang tidak terduga, tabungan jangka menengah dan mungkin berinvestasi untuk masa depan di hari tua.

Bagi yang sudah berkeluarga dan memiliki istri dan anak yang harus dinafkahi, hal ini tentunya menjadi salah satu pertimbangan yang sangat penting sebelum memutuskan untuk menjadi seorang pekerja lepas.

Namun demikian, seorang freelancer memiliki keuntungan tersendiri sebagaimana berikut ini.

Baca Juga: 7 Pekerjaan Online Santai yang Banyak Diminati Sepanjang Masa

Keuntungan Freelancing

Berikut adalah beberapa keuntungan yang bisa Anda dapatkan jika Anda memutuskan untuk menjadi freelancer.

1. Bekerja kapan pun dan di mana pun

Sebagian dari Anda pasti malas membayangkan harus berhadapan dengan rutinitas kerja yang padat dan melelahkan dari jam 9 pagi sampai jam 5 sore. Belum lagi perjuangan untuk pergi dan pulang kantor yang sangat menyita tenaga dan waktu.

Hal-hal tersebut tidak Anda alami ketika menjadi seorang freelancer. Kemampuan untuk bekerja kapanpun dan dimanapun menjadi keunggulan utama dari pekerjaan ini.

Anda dapat menyesuaikan jam kerja Anda dengan tugas lain, seperti hobi, pekerjaan rumah tangga, dan memulai bisnis kecil.

Selain itu, menjadi seorang pekerja freelancer berarti Anda dapat menyesuaikan jam kerja sesuai dengan kebiasaan Anda. Sebagian orang suka bangun pagi dan langsung beraktivitas hingga siang hari. Di sisi lain, ada juga orang yang suka menunggu datangnya malam dan bekerja sementara yang lain tertidur lelap.

Saat Anda mandiri, pilihlah jam-jam yang paling mendukung produktivitas Anda. Bahkan, Anda tetap bisa bekerja sama dengan teman saat berlibur ke luar kota.

2. Jadilah bos bagi diri Anda sendiri

Ketika Anda menjadi pekerja lepas, Anda memutuskan apa yang ingin Anda lakukan. Anda lebih tahu apa yang lebih menarik dan menyenangkan untuk Anda.

Pilih sendiri pekerjaan apa yang Anda terima, ini sangat berguna bagi Anda yang memiliki banyak keahlian yang bisa ditawarkan kepada orang lain, agar Anda tidak bosan bekerja terus-menerus.

Pekerja lepas juga dapat memilih klien mana yang ia rekrut untuk proyek tersebut guna meningkatkan relasi di area yang diinginkan.

Menjadi pekerja lepas memberi Anda kendali penuh atas pilihan hidup Anda, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Anda juga tidak harus berurusan dengan persaingan rekan kerja dan intimidasi bos untuk mendapatkan bayaran.

Tingkatkan kualitas pekerjaan Anda, dapatkan reputasi yang baik dan bekerja untuk diri Anda sendiri.

3. Potensi penghasilan yang lebih besar

Anda dapat memutuskan sendiri berapa harga yang Anda tawarkan kepada klien Anda karena keahlian Anda. Setelah itu, kuitansi pembayaran bisa dinegosiasikan sesuai keinginan.

Dengan menjadi pekerja lepas, Anda juga memiliki kesempatan untuk mendapatkan penghasilan lebih dari karyawan perusahaan.

Penghasilan tidak bergantung pada nominal gaji bulanan yang tetap, sehingga Anda akan mendapatkan lebih banyak uang jika Anda bersedia berinvestasi lebih banyak.

Semakin baik Anda mencoba menarik klien dan proyek baru, semakin banyak potensi pendapatan yang dapat Anda peroleh sebagai pekerja freelance.

Selain itu, tidak ada pemisahan antara Anda dan klien, yang berarti uang klien tidak masuk ke pundi-pundi perusahaan. Jumlah nominal yang dibayarkan nasabah sama dengan yang masuk ke rekening tabungan Anda.

Tiga hal di atas bisa menjadi alasan untuk menjadi seorang freelancer. Namun, ada kerugian lain yang bisa Anda pertimbangkan.

Menjadi seorang freelancer memang menarik karena segala kebebasan tersedia. Tetapi ada juga banyak hal yang harus diperhatikan.

Pertimbangkan segala sesuatunya dengan matang sebelum memutuskan untuk menjadi seorang freelancer dan kemungkinan berhenti dari pekerjaan Anda sehingga berdampak positif bagi Anda dan orang-orang di sekitar Anda saat ini dan di masa depan.

Masih bingung menentukan keputusan? Dapatkan artikel Jobnas yang bermanfaat bagi karir profesional Anda, terutama sebagai freelancer.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Ghufron Writer Ghufron Writer
7 bulan yang lalu
Sebaiknya Siapkan dulu 8 Hal Ini Jika Kamu Berencana Resign

Sebaiknya Siapkan dulu 8 Hal Ini Jika Kamu Berencana Resign

Batas Melamar Pekerjaan ini Career Zone

Jobnas.com - Sebelum kamu resign kerja dan memulai petualangan baru di tempat lainnya, ada baiknya kamu harus mempersiapkan  beberapa hal secara bulat. Bukan berarti kamu tidak perlu menyiapkan beberapa hal meski tekadmu telah penuh untuk melanjutkan karir di tempat atau kesempatan lain. Nah, kamu harus mempersiapkan beberapa hal berikut  agar proses resign-mu lancar tanpa masalah!

Baca Juga: 5 Podcast Mengenai Sales yang Bisa Kamu Dengarkan Sembari Rebahan

1. Rencana Finansial

Merencanakan keuangan merupakan persiapan penting sebelum resign kerja yang tidak boleh terlupakan. Jangan sampai resign tanpa tabungan ataupun dana darurat. Kamu harus bisa hidup tanpa pemasukan yang pasti untuk beberapa waktu.

Jadi, rencanakan dengan baik keuanganmu agar tidak mengalami kesulitan sehari-hari. Dikutip dari IDN Times, paling tidak lima  bulan sebelum mengundurkan diri, kita perlu menyiapkan tabungan untuk resign.

Kemudian, tabungan tersebut harus cukup untuk menghidupimu dan tanggungan jika ada, selama tiga hingga empat bulan setelah berhenti bekerja. Kamu bisa membuat rencana yang rinci dan kemudian lakukan pengeluaran yang sesuai dengan rencana tersebut agar tidak boros. 

2. Surat Pengunduran Diri

Sebelum kamu resign kerja, surat pengunduran diri atau resignation letter adalah hal lainnya yang wajib ada di daftar persiapan.

Tentunya, agar proses pengunduran dirimu profesional dan bebas masalah, resignation letter harus direncanakan dengan baik.

Gunakan bahasa yang baik dalam surat pengunduran diri yang diajukan kepada perusahaan. Meskipun pasti ada keluh kesah, lebih baik fokus pada penyampaian hal-hal positif yang kamu dapatkan di perusahaan.

3. Perbarui CV dan Profil Profesional

Tentu memperbarui CV dan profil di situs lowongan kerja harus dilakukan sebagai persiapan sebelum resign kerja apabila kamu mengharapkan pekerjaan yang lebih baik.

Tambahkan pengalaman yang sudah didapat dari kantor yang akan ditinggalkan dan pastikan semua data baik di CV dan profil profesionalmu sama.

4. Atur Jadwal dan Buat Rencana

Menjadwalkan kapan kamu akan mengundurkan diri merupakan persiapan yang juga sangat penting sebelum resign dari tempat kerja.

Etika yang baik sebelum resign adalah dengan memberi tahu atasan tentang rencanamu paling tidak satu bulan sebelumnya.

Hal ini juga disebut jangka waktu pemberitahuan pengunduran diri atau one month notice. Dengan demikian, perusahaan bisa segera mencari penggantimu agar produktivitas tidak terganggu.

Setelah itu, susun juga rencana mengenai hal apa saja yang akan dilakukan selepas berhenti. Seperti, jika ingin beristirahat, berapa lama sebelum melamar pekerjaan lagi? Jika ingin membuka usaha, langkah-langkah apa yang harus diambil? Pastikan kamu tidak berhenti kerja tanpa rencana apapun, ya.

5. Minta dan Berikan Rekomendasi Rekan Kerja

Langkah selanjutnya adalah mintalah testimoni atau rekomendasi rekan kerja sebelum resign agar profil profesionalmu tampak lebih keren lagi.

Kata The Balance Careers, ada baiknya jika kamu pun menulis opinimu tentang kinerja rekan kantormu juga. Mintalah pada semua orang yang pernah bekerja denganmu termasuk pelanggan jika ada. Hal ini bisa membuatmu lebih cepat mendapatkan pekerjaan baru.

6. Kumpulkan Portofolio

Sebelum resign kerja, portofolio adalah hal penting yang harus jadi bagian dari persiapan. Meski demikian, kamu harus berhati-hati dalam mengumpulkan portofolio hasil kerjamu. 

Baca Juga: 5 Cara Ampuh Bikin Deskripsi Produk Berhasil Menggaet Pelanggan

Pastikan portofolio yang dibawa merupakan portofolio bebas kepemilikan. Segala hal yang wajib dikembalikan pada kantor harus diserahkan sepenuhnya, termasuk portofolio hasil kerjamu selama ini jika peraturannya menetapkan demikian.

7. Susun Poin yang Harus Disampaikan pada Atasan

Membincangkan rencanamu dengan atasan merupakan hal yang tidak bisa dielakkan sebelum mengundurkan diri.

Dengan demikian, persiapan wajib yang harus kamu lakukan sebelum resign kerja adalah menyusun poin-poin penting yang harus disampaikan pada atasan mengenai alasanmu mengundurkan diri.

Lakukanlah secara profesional dan hanya ceritakan hal-hal yang relevan dan penting, hindari topik pembicaraan yang tidak ada hubungannya dengan rencana pengunduran diri.

8. Siapkan Diri untuk Exit Interview

Sebelum seorang karyawan meninggalkan kantor, exit interview adalah wawancara yang harus dipersiapkan. Umumnya, hal ini dilakukan agar perusahaan bisa meningkatkan lingkungan kerja dan sistemnya supaya pekerja lainnya bisa lebih nyaman bekerja.

Baca Juga: 7 tips Membuat Foto Profil LinkedIn Biar Semakin Kelihatan Profesional

Jangan khawatir, wawancara ini tidak seseram wawancara masuk kerja. Meski begitu, ada pertanyaan-pertanyaan exit interview yang jawabannya harus kamu persiapkan dengan baik agar perusahaan bisa berkembang dan belajar dari masukan yang diberikan.

Demikianlah penjelasan Jobnas.com terkait delapan hal yang perlu dipersiapkan sebelum resign kerja.  Dengan persiapan-persiapan sepe, proses pengunduran diri bisa lancar dan kamu bisa lebih tenang ketika meninggalkan perusahaan.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Ghufron Writer Ghufron Writer
7 bulan yang lalu
Ketahui Indikator Produktivitas Kerja dan Cara Mengukurnya

Ketahui Indikator Produktivitas Kerja dan Cara Mengukurnya

Batas Melamar Pekerjaan ini Career Zone

Jobnas.com - Salah satu indikator yang penting dalam dunia kerja adalah soal produktivitas. Dengan produktivitas, kita akan bisa menyelesaikan apa yang menjadi goals kita saat itu. Produktivitas pun tidak bisa dibandingkan satu sama lain. Sebab,  produktivitas setiap orang berbeda-beda tergantung apa yang mereka kerjakan. 

Baca Juga: Mengenal Strategi Forum Marketing, Sebuah Langkah Penting yang Belum Banyak Dimanfaatkan Pemasar

Meskipun tidak bisa dibandingkan, ternyata kamu bisa menghitungnya, lho. Lantas, bagaimana caranya ? Nah, di artikel ini Jobnas.com akan menjelaskan  apa saja yang menjadi indikator produktivitas kerja. Simak yuk !

Indikator Produktivitas Kerja

Kita tidak dapat menghitung produktivitas kerja secara langsung untuk menentukan besarnya. Terdapat beberapa indikator produktivitas yang digunakan sebagai dasar untuk perhitungannya, yaitu:

-Kuantitas Kerja

Kuantitas kerja merujuk terhadap suatu hasil yang dicapai oleh karyawan dalam jumlah tertentu dengan perbandingan standar ada atau ditetapkan oleh perusahan.

-Kualitas Kerja

Kualitas kerja merujuk terhadap suatu standar hasil yang berkaitan dengan mutu dari suatu produk yang dihasilkan oleh karyawan. Kemampuan karyawan dalam menyelesaikan pekerjaan secara teknis sangat dipengaruhi oleh kualitas kerja dengan perbandingan standar yang ditetapkan oleh perusahaan.

-Ketepatan Waktu

Ketepatan waktu merujuk terhadap suatu tingkat aktivitas yang diselesaikan pada awal waktu yang ditentukan. Hal ini bisa dilihat dari sudut koordinasi dengan hasil output serta memaksimalkan waktu yang tersedia untuk aktivitas lain. Di samping itu, ketepatan waktu diukur dari persepsi karyawan terhadap suatu aktivitas yang disediakan di awal waktu sampai menjadi output.

Baca Juga: Pengelola Website Wajib Paham dengan Referral Traffic

Menghitung Produktivitas Kerja

Menurut Dictio, produktivitas tidak dapat diukur sembarangan namun dengan menggunakan teknik-teknik pengukuran. Umumnya, perusahaan-perusahaan besar menggunakan rumus khusus atau teknik pengukuran ini dalam menghitung produktivitas para pegawainya.

Pengukurannya pun dapat dilakukan dengan dua cara:

-Value productivity: Pengukuran produktivitas dengan menggunakan nilai uang sebagai tolok ukur sehingga tingkat produktivitas dikonversi ke dalam bentuk rupiah.

-Physical productivity: Pengukuran produktivitas secara kuantitatif dengan unit pengukuran dapat berupa ukuran (size), jumlah unit, panjang, berat, waktu dan jumlah Sumber Daya Manusia.

Untuk mengetahui produktivitas kerja dari para karyawan, pengukuran produktivitas ini mempunyai peranan penting, sehingga dapat diketahui sejauh mana produktivitas yang dapat dicapai oleh karyawan.

Di samping itu, untuk meningkatkan produktivitas kerja sesuai dengan apa yang diharapkan oleh perusahaan, pengukuran produktivitas juga akan  dapat digunakan sebagai pedoman bagi para manager.

Rumus Menghitung Produktivitas Kerja

Output/input merupakan rumus dalam menghitung produktivitas. Dikutip dari Smart Sheet, contohnya adalah sebagaimana berikut : 

Sebuah perusahaan menggunakan 150 kg bahan baku plastik untuk menghasilkan produk jadi sebanyak 100 kg pada bulan pertama.

Baca Juga: Sebelum Mulai Investasi Pahami Dulu 5 Perbedaan Reksa Dana Syariah dan Konvensional

Pada bulan kedua, perusahaan tersebut mengkonsumsi jumlah bahan baku yang sama yaitu 150 kg namun produk jadi yang dapat dihasilkannya lebih banyak yaitu sebanyak 145 kg.

Hitunglah produktivitas bulan pertama dan bulan kedua perusahaan tersebut.

Bulan Pertama :

Produktivitas= Output/Input

Produktivitas= 120/150

Produktivitas= 0,8 atau 80%

Bulan kedua

Produktivitas= Output/Input

Produktivitas= 145/150

Produktivitas= 0,96 atau 96,67%

Kita dapat melihat bahwa produktivitas perusahaan tersebut meningkat dari 80% menjadi 96,67% dari contoh sederhana tentang perhitungan produktivitas tersebut. Untuk menghasilkan jumlah produk jadi yang lebih banyak (output), maka harus menggunakan sumber daya yang sama (input). 

Faktor yang Mempengaruhi Produktivitas Kerja

Beberapa faktor di bawah ini merupakan hal yang dapat mempengaruhi produktivitas kerja pegawai di sebuah perusahaan. Faktor-faktor tersebut adalah : 

1. Tingkat Keterampilan

Pendidikan formal dan informal akan sangat menentukan tingkat keterampilan. Karyawan yang mempunyai pendidikan dan mempunyai pelatihan sangat potensial  untuk meningkatkan produktivitas kerja.

2.Hubungan antara Tenaga Kerja dan Pimpinan Organisasi.

Kegiatan yang dilakukan sehari-hari akan sangat dipengaruhi oleh hubungan antara tenaga kerja atasan dan bawahan. Bagaimana pandangan atasan terhadap bawahan, sejauh mana bawahan diikutsertakan dalam penentuan tujuan.

Pasalnya untuk mempengaruhi perilaku seseorang pengikut dalam suatu situasi dalam suatu perusahaan guna meningkatkan produktivitas kerja, hubungan antara atasan dan bawahan selalu melibatkan upaya seseorang (pemimpin).

3. Manajemen Produktivitas

Untuk mencapai sumber dan sistem kerja dalam mencapai produktivitas, manajemen produktivitas merupakan manajemen yang efisien mengenai sumber dan sistem kerja. Adanya pemberian motivasi seperti memberikan tunjangan kesejahteraan, memberikan kompensasi (gaji), dan peningkatan kualitas serta kemampuan karyawan akan sangat mempengaruhi produktivitas karyawan.

Baca Juga: Agar Strategi Marketing Lebih Efektif, Manfaatkan 5 Cara Social Proof Ini

Demikianlah penjelasan Jobnas.com mengenai indikator produktivitas kerja. Menurutmu, faktor apa lagi yang bisa mempengaruhi produktivitas seseorang dalam bekerja?

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Ghufron Writer Ghufron Writer
7 bulan yang lalu
Kenali Behavioral Interview yang Sering Digunakan Oleh Recruiter - Surau

Kenali Behavioral Interview yang Sering Digunakan Oleh Recruiter

Batas Melamar Pekerjaan ini Career Zone

Jobnas.com-Banyak para recruiter menggunakan teknik behavioral interview ketika wawancara. Bagi para fresh graduate, sebaiknya harus memahami terlebih dahulu apa saja jenis wawacara kerja. Dalam konteks ini, behavioral interview merupakan salah satu jenis wawancara yang sangat populer. Dengan demikian, kamu harus memahami terlebih dahulu jenis wawancara semacam ini. Berikut ini Jobnas.com akan menjelaskan hal itu semua untuk kamu. Yuk, baca selengkapnya !

Pengertian Behavioral Interview

Dikutip dari The Balance Careers behavioral interview merupakan teknik wawancara yang meminta kandidat memberikan contoh bagaimana cara mereka menangani situasi terkait pekerjaan.

Kandidat mesti memberikan contoh yang spesifik dari pengalaman masa lalunya, saat melakukan behavioral interview. Pengalaman itu bisa dari saat bekerja di tempat yang sebelumnya. Akan tetapi, apabila belum pernah bekerja, bisa mendeskripsikan pengalamannya saat di bangku perkuliahan.

Baca Juga: 3 Hal Penting dalam UU Ketenagakerjaan, Hak dan Kewajiban bagi Pekerja

Pasalnya pengalaman yang pernah dilakukan di masa lalu merupakan hal yang ditonjolkan dari behavioral interview. Dari sinilah recruiter umumnya tidak akan menanyakan pertanyaan seperti “Apa yang akan Anda lakukan apabila bekerja di bawah tekanan?”. Justru mereka akan menanyakan seperti “Jelaskan apa yang dulu Anda lakukan saat harus bekerja di bawah tekanan?”

Banyak recruiter mengira bahwa mengimplementasikan behavioral interview akan meningkatkan peluang untuk menjaring kandidat yang terbaik. Hal ini disebabkan karena dari jawaban kandidat akan diketahui bagaimana kinerjanya di masa lalu.

Contoh Pertanyaan

Ada berbagai macam variasi pertanyaan yang dilakukan oleh recruiter saat melakukan behavioral interview. Akan tetapi, secara umum ada beberapa pertanyaan yang seringkali muncul. Seperti dikutip dari The Muse dan Career Match berikut ini merupakan pertanyaan-pertanyaan itu: 

-Teamwork

Salah satu hal yang perlu diingat bahwa behavioral interview adalah jenis wawancara yang mengharuskanmu bercerita tentang pengalaman yang dulu pernah dilakukan. Oleh karena itu, saat mendapatkan pertanyaan seputar teamwork, alangkah lebih baik jika menceritakan pengalamanmu saat menghadapi kendala ketika bekerja dengan anggota tim.

  1. Ceritakan pengalamanmu saat bekerja sama dengan seseorang yang kepribadiannya sangat berbeda denganmu?
  2. Berikan contoh saat Anda menghadapi konflik ketika bekerja dalam tim. Bagaimana cara Anda mengatasinya?

-Kemampuan Beradaptasi

Recruiter biasanya mencari kemampuan beradaptasi dari seorang kandidat. Pertanyaan-pertanyaan semacam ini pasti sering ditanyakan.

  1. Deskripsikan situasi saat tim atau perusahaan yang kamu tempati harus mengalami beberapa perubahan. Apakah hal itu mempengaruhi Anda dan apa yang dilakukan untuk beradaptasi?
  2. Ceritakan tentang pekerjaan pertama Anda. Apa yang Anda lakukan untuk mempelajari tugas yang diberikan?

Time Management

Time management merupakan pertanyaan selanjutnya yang sering ditanyakan saat sedang melakukan behavioral interview. Kamu perlu mengingat contoh-contoh pertanyaan di bawah ini. 

  1. Jelaskan mengenai proyek jangka panjang yang pernah Anda lakukan. Bagaimana upaya Anda untuk menjaga agar semuanya berjalan tepat waktu?
  2. Berikan contoh saat Anda sedang mengelola banyak tanggung jawab pekerjaan. Bagaimana cara Anda mengatasinya?

-Kemampuan problem solving

Biasanya recruiter ingin tahu bagaimana cara kandidat saat sedang menghadapi masalah saat mengajukan pertanyaan terkait problem solving. Jadi, recruiter juga akan tahu apakah kandidat tersebut memiliki skill pendukung lain seperti kemampuan analisis hingga komunikasi.

  1. Beri saya contoh saat Anda menghadapi suatu tantangan yang tidak terduga. Bagaimana cara mengatasinya ?
  2. Deskripsikan pengalaman Anda saat menghadapi klien yang rumit dan sulit diajak berkomunikasi.

-Work Ethic

Recruiter akan tertarik apabila seorang kandidat yang memiliki work ethic atau etos kerja yang baik. Dengan demikian, pertanyaan seperti di bawah ini harus kamu pelajari baik-baik saat sedang melakukan behavioral interview.

  1. Ceritakan apa pencapaian terbesar Anda selama ini?
  2. Jelaskan mengenai hal yang paling membuat Anda tidak enak atau sulit dikerjakan saat bekerja di kantor yang sebelumnya?

Tips Melakukan Behavioral Interview

Behavioral interview adalah merupakan teknik wawancara yang berfokus pada cerita empiris atau pengalaman kandidat secara spesifik saat menghadapi situasi tertentu di masa lalu. Hal tersebut, bukan berarti kamu hanya perlu mengingat-ingat apa saja hal yang pernah kamu lakukan di waktu yang lampau. Kamu juga perlu melakukan riset mengenai perusahaan dan profesi yang sedang kamu lamar. Di samping itu, dikutip dari Indeed ada beberapa tips yang perlu kamu ikuti sebagai berikut:

-Jujur saat menjawab semua pertanyaan dari recruiter.

-Catat apa saja proyek besar yang pernah kamu lakukan.

-Buat daftar apa saja pencapaian terbesarmu selama ini.

-Menggunakan Metode Star saat menjawab pertanyaan dari recruiter.

-Tinjau lagi kinerjamu di perusahaan sebelumnya.

-Pelajari pekerjaan yang akan dilamar terlebih dahulu.

Baca Juga: Yuk, Ketahui Jenis-jenis Hoax, Tips Menghidari Hoax, dan Dampaknya pada Karier

Demikianlah deskripsi Jobnas.com ihwal behavioral interview mulai dari pengertian, contoh pertanyaan, hingga tips menjawabnya. Hal yang perlu kamu ingat adalah behavioral interview merupakan jenis wawancara yang membutuhkan persiapan khusus agar bisa menjawab semua pertanyaan dengan lancar. Oleh karena itu, kamu juga perlu mengatu komunikasi dengan baik supaya recruiter dapat mudah memahami setiap perkataanmu, selain harus menyiapkan mental.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap

"Setiap pekerjaan yang dilakukan dengan hati, akan kembali menjadi rejeki yang berarti."