Blog Jobnas
Halaman artikel blog terbaru di Jobnas.com.Perbedaan Aplikasi Native, Hybrid, dan Web yang Perlu Kamu Ketahui
Jobnas.com Tentu kamu harus mengetahui perbedaan antara aplikasi native, hybrid, dan web. Dari ketiganya ini ada beberapa ciri atau perbedaan yang cukup signifikan dari berbagai aspeknya, lho. Selain itu, kamu bisa memanfaatkan smartphone untuk mengaksesnya.
Nah, kali ini Jobnas.com akan membagikan apa aja sih perbedaan dari ketiganya tersebut ?. Simak penjelasannya di bawah ini.
Aplikasi Native
Aplikasi native merupakan sebuah aplikasi yang menggunakan bahasa pemrograman secara spesifik, seperti dilansir dari Codepolitan. Sesuai dengan namanya, aplikasi ini juga bisa disebut sebagai aplikasi asli. Hanya platform tertentu yang bisa menggunakan aplikasi ini.
Baca Juga : 3 Tips Quality Time untuk Pasangan yang Sibuk Kerja
Tentu aplikasi ini sangat berguna ketika kamu ingin membuat aplikasi di dua sistem operasi yang berbeda, maka kamu membutuhkan bahasa pemrograman yang lebih spesifik, yang membedakan antara bahasa pemrograman yang satu dengan yang lainnya. Misalnya, bahasa pemrograman Objective-C atau Swift untuk iOs bisa kamu gunakan. Sedangkan bahasa pemrograman JAva untuk platform Android kamu bisa menggunakan bahasa pemrograman JAva.
Kedua sistem operasi tersebut memiliki apa yang namanya integrated development environment (IDE).Adalah Android Studio IDE yang digunakan android. Sedangkan IDE iOS Xcode digunakan oleh iOS.
Pengguna bisa mendownload aplikasi native di App Store, Google Play Store, dan sejenisnya. Selain itu, aplikasi native memiliki kelebihan berupa UI/UX-nya yang sangat baik. Namun demikian, aplikasi ini juga memiliki kekurangan berupa biaya pengembangannya yang relatif tinggi dan hanya dapat digunakan pada satu jenis platform.
Aplikasi Hybrid
Secara definitif, aplikasi hybrid merupakan aplikasi yang dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman web dengan bantuan software development kit (SDK) native dari berbagai platform sistem operasi. Aplikasi hybrid bisa digunakan di berbagai jenis platform. Inilah yang membedakannya dengan aplikasi native yang hanya bisa digunakan di salah satu platform.
Selain itu, seperti ditulis Gist, elemen aplikasi native dan web juga digabungkan oleh aplikasi ini. Jenis aplikasi ini pun juga dapat menggabungkan beragam fitur sistem operasi. Oleh karena itu, aplikasi hybrid sangat cocok bagimu , jika ingin aplikasimu dapat digunakan di Android, iOs dan sistem operasi lainnya. Seperti aplikasi native, aplikasi ini juga bisa kamu unduh di berbagai aplikasi app store.
Baca Juga : JHT BPJS Ketenagakerjaan: Syarat Lengkap dan Cara Klaim
Kelemahan dari aplikasi ini adalah pada umumnya terletak pada performanya yang sedikit rendah jika dibandingkan dengan aplikasi native. Namun, aplikasi hybrid juga memiliki kelebihan berupa lebih mudah dan cepat untuk dikembangkan.
Aplikasi Web
MobiLoud memberikan definisi terkait aplikasi web, yaitu aplikasi yang diakses melalui web browser dengan menggunakan koneksi internet. Salah satu contoh dari aplikasi web misalnya kamu mengakses suatu situs yang berawalan huruf “m”? Misalnya, “m.facebook.com” atau “m.tokopedia.com”.Itulah aplikasi web.
Dari hal tersebut kamu bisa melihat satu distingsi dari ketiga aplikasi yang sudah disebutkan di atas. Aplikasi web hanya bisa diunduh dengan cara mengakses web browser. Sedangkan aplikasi native dan hybrid harus diunduh di app store. JavaScript, CSS dan HTML5 bisa digunakan untuk mengemabangkan aplikasi ini.
Nah, kelebihan dari aplikasi ini adalah hanya menggunakan teknologi web. Sehingga inilah yang membuat aplikasi ini lebih mudah dikembangkan dari jenis aplikasi lainnya. Selain itu, aplikasi ini tidak memerlukan SDK seperti Android dan iOS. Namun kelemahannya adalah kemampuan aplikasi web terbatas dan tidak bisa di-publish ke berbagai app store.
Yang perlu kamu pahami bahwa ketiga jenis aplikasi ini memiliki perbedaan dasar dari segi platform dan pengembangan. Oleh karena itu, kamu bisa membuat aplikasi yang sesuai dengan kebutuhanmu.
Baca juga: Mengenal Strategi Forum Marketing, Sebuah Langkah Penting yang Belum Banyak Dimanfaatkan Pemasar
Itulah deskripsi singkat terkait perbedaan antara aplikasi native, hybrid, dan web yang dapat jobnas.com bagikan pada kamu. Sekarang kamu sudah lebih paham, bukan?
Baca SelengkapnyaMengenal Strategi Forum Marketing, Sebuah Langkah Penting yang Belum Banyak Dimanfaatkan Pemasar
Jobnas.com Selama ini iklan, SEM, atau pemasaran media sosial masih dikira sebagai pemasaran online oleh banyak orang. Ada yang tak kalah penting dari itu, yaitu forum marketing.
Seperti namanya, forum marketing adalah jenis pemasaran yang dilakukan di media sosial. Seperti kata The Next Scoop, pemasaran forum bisa meningkatkan backlink hingga menunjang SEO.
Forum adalah bagian dari jenis media sosial, seperti dikutip dari Hiveage. Di titik inilah kamu bisa hadir dan menerapkan strategi pemasaran.
Lalu, seberapa besar sih manfaat dari strategi forum marketing ini ?. Simak ulasannya di bawah ini.
Mengapa Forum Marketing Penting?
Jobnas.com telah menyinggung ihwal manfaat dari pemasaran forum. Lalu, apa fungsi dari jenis marketing ini ?
Forum marketing akan terus terbuka selama 24 jam dalam sehari. Di forum inilah akan tersedia subtema yang lebih spesifik. Selain itu, menurut ConvertKit, komunitas ini ibarat pertemuan besar dengan tema besar umum. Bisa dibayangkan, di forum ini pertemuan akan berjalan selama ada internet di dunia. Fantastis bukan.
Karena forum ini terbuka selama 24 jam, kesempatan untuk bertanya dan berbagi terbuka lebar bagi siapa pun. Solusi berupa produkmu bisa kamu hadirkan di sini, lho.
Seperti disinggung tadi, bahwa link situsmu juga bisa disebar dengan bebas di sana. Dengan begitu, akan ada kesempatan untuk meningkatkan traffic dalam website-mu.
Selain itu, sebuah forum dapat dimanfaatkan untuk bisa melakukan riset pasar olehmu. Karena di sana sangat banyak calon audiensmu dan audiens lain. Oleh karena itu, kamu mesti memperhatikan karakteristik mereka.
Lalu, bagaimana sih cara agar kamu dapat memanfaatkan Forum Marketing dengan baik. Jobnas.com akan memberikan ulasannya di bawah ini.
Cara Memanfaatkan Forum Marketing
Ada panduan yang bisa kamu ikuti jika tertarik dengan jenis pemasaran ini. Dikutip dari The Balance SMB dan Entrepreneur ada beberapa langkah yang mesti kamu pahami, langkah-langkah itu di antaranya:
1. Memilih Forum yang Tepat
Pilihlah tempat yang memenuhi ciri-ciri niche market-mu saat ingin memasarkan merek di forum. Kamu dapat memanfaatkan Google supaya lebih mudah mencarinya.
Caranya ialah kamu masukkan saja kata kunci yang berhubungan dengan brand-mu. Kalau ingin mengincar audiens lokal, kamu tinggal tambah saja kata “Indonesia” di pencarian Google.
2. Buat Akunmu
Kamu sangat disarankan untuk membuat akun secepat mungkin karena terkadang forum mengharuskan akun berusia beberapa hari agar bisa melakukan posting. Nah, ketika sudah membuat akun, ia akan menua dengan sendirinya. Profil pun sudah disiapkan ketika kamu sudah siap mengeksekusi forum marketing.
3. Mengisi Pengguna Profil dengan Menarik
Jangan membuat akun sembarangan, karena ini memungkinkan audiens tidak akan terpikat. Buatlah akun semenarik mungkin agar supaya bisa mendapat atensi audiens.
Baca Juga : Cek Kartu BPJS Kesehatan Aktif Atau Tidak
Lengkapilah profilmu dengan jelas agar supaya dapat dipercaya. Selain itu, username dan foto yang eye-catching bisa kamu gunakan.
4. Ikuti Community Guideline
Kamu biasanya saat baru registrasi harus mengikuti semua aturan yang berlaku di forum. Nah, untuk itu kamu harus memperhatikan dirimu sendiri, kegiatan komersial bisa kamu lakukan, misalnya. Apabila tidak diizinkan, maka jangan dilanggar, usahakan cara forum lain yang tidak melarangnya. Sebab, jika kamu nekat maka nama brand-mu akan tercemar dan bisa ternodai. Karena perusahaanmu telah melanggar ketentuan yang sudah ada.
5. Kenalkan Dirimu, Kenali Forummu
Sebelum melakukan dan menjalankan forum marketing, kamu harus mengenalkan dirimu sendiri. Kamu pun juga perlu menunda posting, jika diperlukan. Selain itu, kamu bisa mempelajari terlebih dahulu lingkungan dan budaya forum yang berkaitan.
6. Jauhilah Drama dan Kontroversi
Hal yang terpenting terakhir yang harus kamu lakukan ialah menghindari perdebatan dan drama yang tidak perlu, kalau perlu kamu menjauhinya, ya!. Kalau kamu masih terpaksa melakukannya, kamu akan teracnam terkena ban dan tidak bisa menjadi forum bersangkutan. Jadi jangan sampai merekmu tampak terlihat negatif.
Baca juga: Supaya Brand Mudah Dikenal, Pahami Prinsip Memilih Font
Demikianlah beberapa hal terkait dengan forum marketing. Apakah kamu tertarik menggunakannya?
Semuanya bisa kamu pelajari di Jobnas.com, jika kamu ingin tahu lebih lanjut berbagai jenis pemasaran lain.
Baca SelengkapnyaSupaya Brand Mudah Dikenal, Pahami Prinsip Memilih Font
Jobnas.com Dalam sebuah desain logo sebuah perusahaan atau brand, font merupakan salah satu elemen terpenting. Membuat logo yang memorable akan menjadikan suatu brand mudah dikenal. Banyak sekali berbagai jenis logo yang dapat kamu pilih untuk brand-mu. Ada yang hanya fokus pada grafis atau hanya tulisan saja.
Di sini, Jobnas akan membagikan tips agar kamu dapat memilih font yang paling tepat untuk desain logo brand-mu.
1. Pahami Jenis Dasar Font serta Asosiasinya untuk Brand
Salah satu medium atau instrumen paling efektif untuk meningkatkan brand awareness ialah melalui logo. Karena itu, seharusnya para pebisnis harus memahami pentingnya logo bagi sebuah perusahaan.
Membuatnya secara berbeda dan terlihat unik agar menarik perhatian pelanngan menjadi salah satu cara mudah. Karena itu, kamu harus memahami jenis dasar font sebelum memilih font yang tepat untuk desain logo.
Baca Juga : JHT BPJS Ketenagakerjaan: Syarat Lengkap dan Cara Klaim
Ada beberapa jenis font dasar yang sering dipilih oleh orang-orang untuk dijadikan logo seperti yang dijelaskan oleh Logaster. ada beberapa jenis font dasar yang sering dipilih untuk dijadikan logo. Seperti, Serif yang merepresentasikan kesan kenyamanan, konservatif, klasik, dan keandalan. Selain itu, masih ada beberapa jenis font dasar lain yang mesti kamu ketahui. Berikut di antaranya :
- Handwritten juga dapat merepresentasikan kesan yang santai, approachable, dan cukup umum
- Slab Serif yang menampilkan kesan maskulin, vintage, dan tradisional.
- Script menunjukkan kehalusan, keanggunan, feminin, dan penuh hiasan
- Sans-Serif yang memiliki asosiasi modern, bersih, geometris, dan simple
- Display dapat merepresentasikan hal yang unik, ramah, dan tidak biasa
2. Karakteristik Font yang Dipilih Harus Diketahui
Banyak faktor yang harus diperhatikan betul ketika memilih font yang tepat untuk desain logo. Selain memperhatikan jenis font dasar, kamu juga mesti mengetahui bagaimana karakteristik dari font yang ingin kamu gunakan. Pasalnya, tiap font memiliki jenis karakteristik yang berbeda-beda. Misalnya, font yang agak sedikit tebal lebih sesuai dengan nama logo yang pendek. Sebaliknya jika nama yang lumayan panjang maka akan terlihat terlalu besar. Karena itu, harus perhatikan betul aspek ini.
3. Gunakan Font yang Relevan dengan Industri Produkmu
Hal yang tak kalah penting untuk dipertimbangkan ialah mengetahui tren dalam industri produkmu. Seperti, kamu memiliki produk di industri kuliner, hal yang harus kamu lakukan ialah mengetahui dulu seperti apa logo dari brand–brand lainnya.
Oleh karena itu, sangat tidak diperkenankan seorang desainer yang menentukan berdasarkan kemauannya saja. Solusinya ialah agar brand mudah dikenal harus memperhatikan betul bagaimana tren logo yang relevan dengan industrinya serta jangan sampai pula font yang digunakan hampir mirip dengan kompetitor lain.
Baca Juga : Email BPJS Ketenagakerjaan dan Call Center-nya
Dengan demikian, kamu harus selalu melakukan riset kecil-kecilan untuk mendalami tren font logo yang ada di industri agar supaya tidak terlalu mirip dengan kompetitor lain.
4. Menggabungkan Font dalam Logo secara Tepat
Memilih font yang tidak relevan dengan karakter dari brand menjadi salah satu kesalahan dalam membuat logo. Menggunakan dua atau tiga font sekaligus sangat tidak diperkenankan dalam konteks ini, meskipun dalam membuat logo sebenarnya boleh saja menggunakan font yang berbeda.
Karena ketika kamu menggunakan banyak font yang berbeda, maka pengguna bisa kesulitan untuk membacanya. Dengan demikian, mengetahui bagaimana cara mengintegrasikan font dalam logo secara tepat merupakan hal yang mesti kamu ketahui. Alangkah lebih baiknya ketika menggunakan font juga menunjukkan karakter dan nilai dari perusahaan pada bagian nama brand digunakan font.
Baca juga: Pengelola Website Wajib Paham dengan Referral Traffic
Begitulah hal-hal yang harus kamu ketahui ketika memilih font untuk desain ;pgo brand atau perusahaan.
Jangan lupa agar selalu update pengetahuan tentang proses pembuatan logo atau dengan industri desain lainnya di Jobnas.com
Baca SelengkapnyaInilah Perbedaan antara Remarketing vs Retargeting!
Jobnas.com - Remarketing vs retargeting, adalah dua istilah yang hampir nyaris identik, namun pada intinya memiliki perbedaan. Dalam pemasaran, sangat penting untuk menerapkan strategi yang berbeda untuk mencapai hasil yang maksimal, terutama bagi pemasar atau pengusaha.
Jadi dari semua strategi marketing, remarketing dan retargeting adalah yang memberikan dampak baik bagi aktivitas marketing anda, khususnya online. Apa perbedaan antara kedua istilah tersebut? Tenang, berikut Jobnas telah merangkumnya untuk anda. Sebelum berbicara mengenai remarketing dan retargeting, sebaiknya Aada mengetahui terlebih dahulu apa arti kedua istilah tersebut.
Definisi Pemasaran Ulang (Remarketing)
Pemasaran ulang adalah strategi pemasaran yang berfokus pada kampanye email untuk melibatkan kembali pelanggan yang sudah berinteraksi dengan mereka. Dalam hal ini, interaksinya adalah pelanggan yang mengunjungi situs website anda untuk menambahkan daftar item belanja ke keranjang mereka, tetapi tidak membayar item tersebut.
Cara ini sangat efektif untuk memicu minat pelanggan terhadap produk atau jasa yang anda tawarkan. Karena pada awalnya pelanggan tertarik dengan apa yang anda tawarkan karena mereka berinteraksi dengan anda secara tidak langsung.
Namun, mereka membutuhkan insentif yang kuat untuk menindaklanjuti produk anda. Di sinilah pemasaran ulang memainkan peran penting. Misalnya, pelanggan menelusuri produk pakaian batik di situs web Anda. Namun, mereka hanya menonton tanpa membeli produknya. Jadi Anda dapat mengirimi mereka email dengan lebih banyak produk batik sehingga mereka dapat terlibat kembali dan bahkan melakukan pembelian.
Definisi Penargetan Ulang (Retargeting)
Dalam hal head-to-head, pemasaran ulang dan penargetan ulang tidak banyak perbedaan. Retargeting adalah strategi pemasaran yang cenderung berfokus pada pelanggan kembali dengan memasang iklan online untuk mereka.
Cara kerjanya cukup sederhana. Setelah pengguna mengunjungi situs web Anda dan mengambil tindakan, anda dapat menyimpan cookie di browser mereka sebagai informasi untuk penargetan ulang. Setelah mereka meninggalkan situs website anda, dan anda dapat menempatkan iklan untuk mereka berdasarkan tindakan yang mereka ambil.
Iklan yang anda targetkan untuk pengguna ini akan muncul di situs web lain saat pengunjung mulai menjelajah lagi. Dengan strategi seperti ini, secara tidak langsung anda bisa meningkatkan brand awareness di antara calon pelanggan anda.
Bahkan berpotensi meningkatkan penjualan. Ini karena pengguna sebelumnya telah menunjukkan minat pada produk anda, meskipun mereka meninggalkan situs anda tanpa melakukan tindakan apa pun.
Pemasaran Ulang (Remarketing) vs Penargetan Ulang (Retargeting)
Setelah memahami apa artinya masing-masing, kini saatnya membahas perbedaan antara pemasaran ulang dan penargetan ulang. Retargeting lebih kepada menarik pelanggan melalui iklan online yang dipasang di berbagai platform, seperti jejaring sosial, website, dan lainnya.
Sementara itu, pemasaran ulang lebih berfokus pada pemasaran email untuk melibatkan kembali pelanggan yang sudah terlibat. Selain itu, menurut Hubspot, dengan penargetan ulang Anda dapat menjangkau calon pelanggan baru melalui iklan yang tersebar.
Secara tidak langsung, selain untuk membangkitkan minat pelanggan, iklan online yang diterbitkan juga bertujuan untuk memperkenalkan produk Anda kepada pelanggan yang belum pernah mendengarnya. Sedangkan retargeting lebih kepada menarik pelanggan lama atau bahkan tidak aktif.
Jadi, secara tidak langsung perbedaan antara remarketing dan retargeting adalah fokus untuk mendapatkan kembali perhatian pelanggan.
Selain itu, menurut Neil Patel, penargetan ulang adalah bagian dari pemasaran ulang. Secara garis besar, remarketing mencakup semua strategi pemasaran melalui offline, telepon, email, media sosial, hingga retargeting.
Baca juga: Hati-hati dengan Penggunaan False Advertising, Bisa Berdampak Buruk
Berikut penjelasan singkat tentang remarketing vs retargeting. Kedua istilah ini terkadang membingungkan karena hampir mirip. Namun tujuannya tentu sama yaitu meningkatkan penjualan online dan meningkatkan brand awareness.
Jadi, apakah anda cukup memahami perbedaan antara pemasaran ulang dan penargetan ulang? Jika anda ingin lebih memahami dunia pemasaran, semua solusi ada di Jobnas dan itu dipersiapkan untuk anda.
Dengan mengikuti Jobnas setiap hari, anda akan mendapatkan banyak ilmu dan pengalaman tentunya. Pasalnya, Jobnas di sini memiliki pakar yang siap berbagi informasi bermanfaat untuk mengembangkan keterampilan anda. Sungguh begitu menarik, bukan? Maka dari itu terus ikuti kami biar kalian tidak gagal paham!
Baca SelengkapnyaPengelola Website Wajib Paham dengan Referral Traffic
Jobnas.com Salah satu yang harus dipahami dan diperhatikan oleh para pengelola website yaitu referral traffic. Terkadang banyak dari sebagian para pengelola website bingung karen traffic website yang mereka kelola tak kunjung naik. Pada artikel kali ini Jobnas akan membagikan tips supaya website-mu semakin kencang. Tentunya website yang kamu kelola menempati di halaman pertama Google. sebelum mengelola website kamu harus tahu apa itu referral traffic? bagaimana cara membangun dan apa pentingnya?
Kembali pada pernyataan awal tentang kebingunganmu perihal mengelola website yang trafficnya tak kunjung naik, kini Jobnas menyarankan agar kamu tahu Apa yang dimaksud dengan Referral Traffic? Mengacu pada pernyataan yang Dikutip dari Hubspot, referral traffic sama halnya dengan pengunjung yang mampir ke website-mu melalui media sosial bukan dari halaman pencarian Google.
Sebagai penikmat media sosial, Pasti kamu pernah mengklik hyperlink ataupun link yang tersebar di media sosial. seperti, Telegram, Twitter, Instagram, Dan Media sosial lainnya kemudian kamu diarahkan ke suatu website.
Mungkin kalau kamu belum baca artikel ini, kamu terus-terusan tidak akan sadar perihal seperti tadi masuk ke dalam kategori referral traffic. Hal tersebut sangatlah berguna bagi pengelola website sebab oleh sebab itu pula traffic website-nya akan meningkat.
Gimana cara melacaknya supaya kamu tahu bahwa dari mengeklik hyperlink atau link bisa menaikkan traffic website? jawabannya yaitu bisa diketahui dengan menggunakan Google Analitycs. pasalnya, referral traffic, organic traffuc, dan search traffic sudah menjadi salah satu statistik otomatis terlacak oleh Google analitycs.
Setelah kamu mengetahui apa yang dimaksud dengan referral traffic maka akan saya lanjutkan pembahasan ini tentang pentingnya refferal traffic untuk website. Mengapa traffic ini begitu penting untuk website gunanya adalah untuk mengetahui minat pengunjung/user. pasalnya, jika kamu bisa mengetahui minta user otomatis kamu dapat mengetahui user tersebut berasal atau datang dari mana. Karena, user atau website lain itu beragam, ada dari website olahraga, website kesehatan, atau website gaya hidup.
Setelah kamu mengetahui minat mereka semua, kamu bisa mengoptimalkan konten untuk mereka. Cara yang lain bisa kamu lakukan dengan meningkatkan SEO website. Refferal traffic juga memiliki manfaat bagi SEO website. Mengapa tidak, kemungkinan besar user yang datang berasal dari website yang terpercaya. Dari hal itu Google dengan sendirinya akan meng-indeks sebagai traffic yang positif.
Jika kamu sudah tahu tentang pengertian serta pentingnya jenis traffic. Kini saya akan menjelaskan tentang membangun refferal traffic. Sebenarnya ada beberapa metode yang bisa kamu lakukan di antaranya adalah:
Share Konten ke Media Sosial
Jangan ragu-ragu untuk membagikan konten website-mu ke berbagai media sosial yang kamu miliki, seperti WhatsApp, Telegram, dan lain-lain.
Tambahkan call to action (CTA) tentunya dengan menuliskan caption yang sangat menarik saat membagikan link kontenmu.
Berbagai cara bisa kamu lakukan misalnya, mengajak para penikmat sosial media untuk mengklik link yang kamu bagikan dengan menyantumkan caption yang sangat menggugah.
Dengan cara tersebut memungkinkan pengguna sosial media akan mengklik link tersebut dan otomatis akan menjadi referral traffic. Bahkan, kemungkinan ke dua pengguna sosial media akan membagikan kontenmu karena dianggap sangat menarik dan bermanfaat.
Melakukan Guest Blogging
Yang dimaksud dengan guest blogging yaitu kegiatan seseorang menulis konten di website orang lain. Banyak sekali kita temukan website yang sudah melakukan cara ini. seperti, mojok.co, beritabaru.co, dan lainnya. Dengan melakukan salah satu cara ini dengan konsisten dengan sendirinya referral traffic itu terbangun.
Namun, ada beberapa hal yang harus diingat saat melakukan guest blogging. Kamu harus memilih website yang memiliki niche atau tema yang sama dengan kontenmu. Selain itu, pilih situs web yang terkenal dan terpercaya supaya keuntungan yang didapatkan dari referral traffic semakin besar.
Berkomentar di Blog Lain
Jangan sampai salah dugaan, jika kamu memberikan komentar di blog lain, kamu dapat membangun referral traffic, asalkan dilakukan secara baik. Salah satu hal yang paling utama dan sangat perlu untuk diingat saat berkomentar hindari praktik spam komen.
Setidaknya, ada beberapa hal yang harus diperhatikan:
- pastikan komentarmu berkualitas
- fokus pada blog yang dapat memberikan link di kolom komentar
- usahakan cari website yang terkemuka
Selanjutnya Kamu Bisa Melakukan di Forum Online
Forum online sering sekali diabaikan oleh para marketer padahal gunanya sangat penting yaitu bisa meningkatkan traffic.
Baca juga: Tentukan Ranking Hasil Pencarian dengan Metrik Baru Penilaian Google Melalui Core Web Vitals
Selain itu forum online juga menjadi salah satu ladang yang menjanjikan, utamanya dalam membangun referral traffic. Adapun cara aktif bergabung di forum online setidaknya ada beberapa cacatan pening. Pertama kamu mencari forum yang sesuai dengan website-mu lalu bergabung dan ikut andil di dalamnya. Seperti aktif bertanya, berdiskusi, serta sesekali menyelipkan konten website-mu di dalam forum tersebut.
Tunggu apa lagi!
Baca SelengkapnyaMengenal Lebih Jauh Perihal Tapera
Jobnas.com Hari ini sedang ramai-raminya membahas tentang Tapera sehingga pemberitaannya menjadi perbincangan berskala nasional. Mungkin kamu belum tahu dengan apa itu Tapera? dan bahkan tabu, di sini saya akan memperkenalkannya kepada kalian. Bahwa Tapera adalah singkatan dari Tabungan Perumahan Rakyat.
Di indonesia Tapera dianggap sebagai salah satu solusi pembiayaan rumah yang jangkanya sangat panjang. Kemudian Tapera ini adalah harapan pemerintah. Sebab, Tapera bisa membantu pembiayaan perumahan bagi para pekerja. pada artikel kali ini saya akan menjelaskan dengan tuntas apa itu Tapera supaya kamu tidak akan bertanya-tanya lagi.
Pengertian Tapera
Secara umum Tapera merupakan singkatan dari Tabungan Perumahan Rakyat dan berfungsi sebagai solusi pemerintah untuk pembiayaan perumahan pekerja. Dua tahun lalu pada 20 Mei, Presiden Joko Widodo mengesahkan Surat Keputusan (PP) Nomor 25 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Tapera, sesuai dengan apa yang saya baca dari Koran Kompas.
Namun sebenarnya Tapera dimulai sudah lama oleh pemerintah pada tahun 2016. Menurut UU No. 2016 tentang Tabungan Perumahan Sosial. Tapera didefinisikan dalam Peraturan sebagai setoran tetap yang dilakukan oleh Peserta dalam jangka waktu tertentu.
Sederhananya, Tapera dapat diringkas atau disamakan dengan kontribusi peserta terhadap dana perumahan. Kontribusi Tapera adalah 3%, 0,5% oleh pemberi kerja dan 2,5% oleh karyawan. Jadi 2,5% adalah gaji karyawan, yang dipotong sebagai kontribusi untuk Tapera. Sedangkan untuk peserta mandiri, kontribusi 3% ditanggung sendiri.
Syarat Menjadi Peserta Tapera?
Sebenarnya tidak semua orang bisa jadi peserta Tapera. Dalam PP Penyelenggaraannya Tapera disebutkan bahwa pesertanya harus terdiri dari orang yang memenuhi syarat. Sarat yang Pertama, harus memiliki masa kepesertaan minimal 12 bulan. Sedangka syarat yang ke dua, tergolong sebagai masyarakat yang memiliki penghasilan rendah atau disebut dengan masyarakat menegah ke bawah. Syarat yang ke tiga, tidak punya rumah. Kemudian syarat yang Terakhir, menggunakannya untuk tujuan kepemilikan rumah pertama, ingin membangun rumah pertama, atau ingin memperbaiki rumah pertama.
Selain yang empat tadi, dikatakan pula peserta Tapera mereka termasuk pada golongan pekerja dan pekerja mandiri. Yang dimaksud dengan pekerja diartikan sebagai orang yang bekerja dalam bentuk lain mereka menerima upah atau imbalan. Adapun yang dimaksud dengan pekerja mandiri mereka yang bekerja tetapi tidak bergantung pada pemberi kerja untuk mendapatkan penghasilan.
Sedangkan pengertian yang lebih rinci, seperti apa yang ditulis dalam Hukum Online sebagai berikut:
- Pekerja/buruh badan usaha milik negara/daerah, badan usaha milik desa, badan usaha milik swasta.
- Pekerja yang tidak termasuk pekerja sebagaimana dimaksud di atas yang menerima gaji atau upah.
- Prajurit Tentara Nasional Indonesia (“TNI”).
- Prajurit siswa TNI.
- Calon Pegawai Negeri Sipil.
- Pejabat negara.
- Pegawai Aparatur Sipil Negara, dan
- Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Jadi kesimpulan dari pendefinisian dan pemaparan mengenai siapa saja yang menjadi peserta Tapera maka wajib mendaftarkan diri, tidak hanya pekerja sipil atau paratur negara pekerja mandiri pula harus mendaftarkan dirinya.
Seperti apa yang tertera yang saya dapat dari Kompas, yang menjadi target Tapera pada awal mulanya adalah PNS, TNI, dan Polri. Selanjutnya, menyasar pada ASN, BUMN, dan BUMD. Setelahnya, yang akan menjadi sasaran berikutnya adalah karyawan dan perusahaan swasta dengan persyaratan pendaftaran untuk menjadi peserta maksimal tujuh tahun sejak 20 Mei 2020.
Pada akhir kepesertaan Tapera Peserta berhak memperoleh pengembalian simpanan dan hasil pemupukkannya. Adapun syarat berakhirnya menjadi peserta Tapera, peserta telah pensiun syarat ini hanya untuk pekerja, mencapai usia 58 tahun khusus pekerja mandiri, meninggal dunia, dan tidak lagi memenuhi kriteria sebagai peserta lagi selama lima tahun berturut-turut.
Manfaat Menjadi Peserta Tapera
Mengacu pada pasal 37, tertulis macam-macam pemanfaatan dana Tapera yang semuanya merujuk pada pembiayaan perumahan bagi peserta. Yang dimaksud dengan Pembiayaan Tapera ini akan meliputi pemilikan, pembangunan, atau perbaikan rumah. Namun sebelum memanfaatkan dana Tapera, peserta harus memenuhi beberapa persyaratan.
- Pembiayaan rumah hanya dapat digunakan untuk rumah pertama.
- Pembiayaan hanya diberikan satu kali.
- Ada nilai besaran tertentu untuk tiap-tiap pembiayaan perumahan.
Sedangkan jenis-jenis rumah yang dapat dibiayai menggunakan dana Tapera, yaitu rumah tunggal, rumah deret, dan rumah susun. Mengenai pembiayaan atas rumaha yang dimaksud dapat diberlakukan melalui metode sewa beli yang sudah diatur oleh Badan Pengelola (BP) Tapera.
Mengapa harus demikian? Karena BP Tapera adalah badan yang akan bertanggung jawab penuh atas seluruh pengelolaan dana Tapera. terbentuknya Badan Pengelola Tapera ini didirikan hanya untuk menggantikan dan memperluas jangkauan pembiayaan perumahan dari Badan Pertimbangan Tabungan Perumahan (Bapertarum) yang hanya ditujukan bagi PNS yang ada sebelumnya.
Mengenai Mekanisme Pembayaran Tapera
Seperti yang telah disebutkan di atas, Kontribusi Tapera berasal dari 3% yang diperoleh dari gaji atau upah peserta. 2,5% berasal juga dari gaji peserta dan sisanya 0,5% diperoleh dari pemberi kerja. Sedangkan untuk peserta wiraswasta, iuran didasarkan pada pendapatan rata-rata bulanan tahun sebelumnya, yang tetap mengacu pada batasan-batasan tertentu.
Semua peserta kemudian akan membayar simpanan mereka ke rekening Dana Tapera yaitu Bank Kustodian melewati bank tuan rumah. Tidak hanya itu mengenai mikanisme pembayarannya juga dapat dilakukan melalui mekanisme pembayaran lain yang ditentukan oleh Bank Kustodian.
Selain itu, pemberi kerja juga wajib membayar iuran atau ikut berpartisipasi atas pekerjanya, seorang pekerja otomatis menjadi tanggung jawabnya. Pengusaha juga wajib memungut iuran tabungan yang juga menjadi tanggung jawab pekerja. Adapun batas waktu biaya setoran yang harus dibayarkan ke rekening Tapera Fund paling lambat per tanggal 10 setiap bulan. Dan wajib pula bagi para peserta untuk terus membayar deposit, agar status keanggotaan Tapera tetap diaktifkan. Jika peserta tidak membayar deposit, maka status keanggotaannya akan dinonaktifkan.
Baca juga: Lima Tips Membangun Bisnis Baju Bekas Auto Cuan
Mungkin dari penjelasan yang sudah dijelaskan di atas kiranya dapat membantu menjawab atas kebingunganmu ketika ada dari salah satu rekan-rekan menanyakan mengenai perihal apa itu yang dimaksud dengan Tapera. Karena tidak menutup kemungkinan rekan ataupun teman dekat kita akan membahasnya.
Baca SelengkapnyaLima Tips Membangun Bisnis Baju Bekas Auto Cuan
Jobnas.com Dewasa ini, sejak adanya andorid bisnis baju bekas semakin meraja lela. Di pelbagai Platfrom bisnis ini sudah banyak sekali. Akhir-akhir ini banyak orang memilih untuk membeli baju bekas dengan beberapa alasan ekonomi, atau karena ingin lebih memperhatikan dampak dari industri fashion.
Dengan menjalankan bisnis baju bekas ini, maka kamu tergolong sebagai orang yang melaksanakan prinsip dari 3R; reuse. Di Negara kita Indonesia sendiri jauh sebelum ini sudah ada bisnis rental baju high-end seperti Style Theory.
Memang seperti apa peluang bisnis baju bekas itu sendiri? Dan bagaimana cara membangunnya? Di sini saya sudah Menyediakan jawaban atas pertanyaan dasar seperti di atas. sebab, pertanyaan itu akan muncul dengan sendirinya jika kamu penasaran.
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, Peluang Bisnis Baju Bekas yaitu memperjualbelikan baju bekas di satu sisi dapat membuatmu lebih memperhatikan lingkungan. Dikutip dari World Economic Forum, salah satu penyumbang emisi karbon yang cukup besar bisa disebabkan oleh fast fashion.
Bukan itu saja, dampak buruk pun bagi lingkungan bisa terjadi akibat industri fashion. Misalkan polusi udara dan air, banyak sekali baju yang diperjualbelikan berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA) bahkan mencapai 50%. Eman-eman jika ada sebagian baju kalian yang mungkin sudah tidak muat lagi terbuang, kamu bisa menyulapnya menjadi cuan dengan cara menjualnya. Dampak dari penjualan tersebut selain ramah lingkungan, kamu bisa menambah penghasilan tanpa butuh modal yang banyak.
Adapun Tips Membangun Bisnis Baju Bekas ada langkah-langkah penting yang wajib kamu ketahui. sebab pelunag bisnis ini ada di tanganmu sendiri. Sebab sangat jarang sekali orang-orang mengetahui pelung bisnis ini. sedangkan tipsnya sebagai berikut:
Pertama, Harus Pintar Memilih Baju Yang dianggap Masih Layak Pakai
Dalam menjalankan bisnis ini, berarti bukan asal-alasan dalam menjalankannya. pertama kali yang harus kamu perhatikan kamu harus pintar memilih baju. Mengacu pada hasil wawancara kepada chief design officer asal California Closets yang bertempat di Wall Street Journal, kebanyakan orang saat ini dalam menggunakan pakaian hanya 20% dari seluruh pakaian yang dimiliki.
Baca juga: Lebih Dekat dengan Chartered Financial Analyst (CFA)
Hal ini terjadi karena banyak hal, hal itu disebabkan karena ‘lapar mata’, model pakaian yang ada sudah dianggap tidak up-to-date atau Fashionable, atau karena ukurannya sudah tidak pas lagi. Pada tips ini yang harus kamu lakukan carilah baju yang jarang sekali kamu pakai minimal enam bulan belakangan, keudian pisahkan menjadi dua tumpukan. Pada tumpukan pertama diisi dengan baju yang kondisinya relatif baik, kemudian pada tumpukan kedua diisi dengan baju yang membutuhkan sedikit permak.
Ke dua, Lihai dan Peka terhadap Pangsa Pasar
Pada tips yang ke dua ini begitu penting dan pengaruhnya sangat besar terhadap beberapa aspek. Dalam Menentukan target pasar Terlebih dahulu kamu harus tahu siapa saja ingin dituju.
Seperti contoh, yang menjadi target pasar kamu adalah para remaja sampai dewasa. jadi yang harus kamu tentukan terlebih dahulu adalah jenis produk, kamu bisa menyesuaikannya dengan jenis baju bekas santai dan juga semi-formal apabila target pasar yang dituju remaja dan dewasa.
Ketika sudah bisa menguasai itu, yakni ingin menjual apa dan kepada siapa, tentu jelas lebih mudah mendapatkan konsumen. begitu pula seterusnya. Ada pula hal penting yang tidak bisa kamu tinggalkan yaitu memikirkan harga yang tepat yang kiranya layak dengan produk yang ada. Target pasar juga akan menentukan konten promosi seperti apa yang dibutuhkan, agar bisnismu dapat menjadi lebih menarik.
Ke tiga, Membuat Konten yang Sangat Menarik
Setelah tips ke dua terlaksana maka pada tips ke tiga ini kamu harus membuat konten yang sangat menarik. Apa saja yang harus kamu lakukan dalm membut konten supaya bisa menarik perhatian pelanggan atau konsumen. Kamu bisa membuat studio mini sebagai sarana pemotretan produk dengan konsep yang ciamik agar dapat menunjukkan kualitas baju bekas yang akan dijual, tujuannya hanya satu yaitu agar lebih banyak konsumen yang tertarik untuk membeli.
Membuat studio Mini tidak harus banyak mengeluarkan uang kamu bisa menggunakan properti yang ada di rumah, seperti kain polos untuk menjadi latar dan lampu untuk lighting agar foto terlihat profesional dan lebih elegan. jika kamu belum mendapatkan ide perihal konten yang menarik, kamu bisa mendapatkan inspirasi itu dengan mencarinya lewat situs seperti Pinterest dll.
Membicarakan perihal konten, kebutuhan yang harus kamu penuhhi adalah branding produk yang tepat agar bisnis baju bekas semakin sukses. Pada branding produk ini kamu bisa memberi nama yang mudah diingat, logo yang sesuai, dan atur foto semenarik mungkin.
Ke empat, Menjalankan Pemasaran Lewat Media Sosial
Setelah membuat konten yang menarik, tips selanjutnya kamu harus mempromosikannya di sosial media. Beberapa media sosial sudah banyak yang membuka jasa jual beli barang seperti Instagram, Facebook, Twitter, Olx, dan masih banyak yang lainnya.
Baca juga: Kenali Strategi Positioning Biar Produk Mudah Diingat oleh Konsumen
Adapun cara untuk meng-upload produk kamu harus mengikuti langkah-langkah yang sudah disediakan di berbagai platfrom yang kamu tuju. Itu adlah langkah yang paling mudah dengan meng-upload post berisi foto baju bekas yang ingin dijual, Kemudian menulis caption yang menarik. biasanya cara ini bisa dilakukan di Facebook, Twetter, dan Instagram. Sedangkan pada platfrom jual beli lainnya kamu bisa menjelaskan tentang cara pemesanan, pengiriman apa saja yang support di tokomu, dan jangan lupa juga gunakan hashtag (#). hashtag ini berlaku di berbagai aplikasi mana pun. Biasanya, para pecinta baju sering mencari beberapa hashtag yang spesifik, seperti #bajubekasmurah, #prelovedshirtyogyakara, dan masih banyak lagi.
Biar produkmu semakin dikenal banyak orang kamu juga bisa memperkenalkan lewat blog pribadi tujuannya sebagai media promosi. Buatlah tulisan mengenai bisnismu, lalu gunakan kata kunci yang berkaitan dengan baju bekas. Dengan melakukan tips yang ke tiga ini, kamu sudah mempraktikkan dasar dari SEO yang akan mengundang traffic ke dalam blog-mu.
Ke lima, kamu bisa Melakukan Cucu Baju Dan Setrika Sebelum Dijual
Tips yang ke lima ini dalam menjalankan bisnis baju bekas yang selanjutnya adalah mencuci dan menyetrikanya, supaya tampilan baju bekas yang akan kamu jual dapat terlihat lebih bagus, rapi, dan wangi. Karena apabila baju yang sudah lama berada di dalam lemari maka baunya jelas todak nyaman atau apek, langkah yang baik adalah mencucinya kembali. Selain lebih wangi, dan rapi, baju bekas tersebut akan lebih terlihat lebih baru. Selain itu melakukan pencucian ulang juga bisa membantu menghilangkan bakteri, kotoran, dan bau yang menempel di baju-baju tersebut.
Baca SelengkapnyaLebih Dekat dengan Chartered Financial Analyst (CFA)
Jobnas.com Apa yang dimaksud dengan Chartered Financial Analyst atau CFA? jawabannya adalah gelar profesional yang sudah tersertifikasi untuk menjadi seorang analisis finansial. Bagaimana cara mendapatkan gelar tersebut? Gelar itu tidak dapat diperoleh dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman yang mumpuni, akan tetapi keduanya menjadi modal untuk bisa meraih sertifikasi.
Perlu diterangkan kembali bahwa CFA adalah sertifikasi untuk financial analyst yang diakui secara global. Seperti apa pelaksanaan sertifikasi ini? Lalu, apa saja yang harus dipersiapkan untuk mendapatkan sertifikat ini? pada artikel ini saya akan menjawab pertanyaan-pertanyaan tadi. Langkah awal yang harus diketahui oleh kamu mengenai Gelar Profesi Chartered Financial Analyst (CFA) yaitu gelar profesional yang diberikan oleh CFA Institute kepada financial analyst.
Di Indonesia Gelar profesi ini diakui secara internasional. Sertifikasi CFA mengukur dan mengesahkan kompetensi dan integritas analis keuangan. Sayarat untuk mendapatkan gelar tersebut harus lulus tiga tingkat ujian yang meliputi akuntansi, ekonomi, etika, manajemen uang, dan analisis keamanan. Sesuai dengan keterangan yang saya baca di Investopedia, CFA adalah salah satu gelar profesi yang paling dihormati di bidang keuangan. Adapun pemegang gelar CFA tersebut sampai saat ini masih mencapai 167.000 secara keseluruhan yang terhitung dari 164 negara.
Di negara kita Indonesia ujian sertifikasi diadakan dua kali selama satu tahun tepatnya pada bulan Juni dan Desember. ujian tersebut dikelola CFA Society Indonesia. Sedangkan menegenai level dalam Sertifikasi CFA Dikutip dari laman resmi CFA Institute, sertifikasi ini setidaknya terbagi atas tiga diantaranya:
Level I CFA
Sesuai dengan apa yang telah saya jelaskan tadi Ujian ini dilakukan per bulan Juni dan bulan Desember, yang berfokus pada analisis 10 topik persyaratan. Sedangkan topik-topik ujian dalam Level I CFA adalah:
Standar etika dan profesional, metode kuantitatif, ekonomi, pelaporan dan analisis keuangan, keuangan perusahaan, investasi ekuitas, pendapatan tetap, derivatif, investasi alternatif, manajemen portofolio, dan perencanaan kekayaan.
Sedangkan durasi waktu dalam melaksanakan ujian selama tiga jam, sedangkan sesi dalam ujian ini dilaksanakan dalam dua sesi yaitu saat pagi dan siang. Pada masing-masing sesi ada 120 soal yang harus dijawab dan diselesaikan.
Level II CFA
Pada level II CFA ini, Ujian yang diadakan hanya diadakan satu skala selama satu tahun yaitu per-bulan Juni saja. Kali ini yang Menjadi fokus ujiannya hanya pada penilaian yang menekankan pada penerapan alat dan konsep investasi dalam situasi kontekstual.
Sedangkan format ujiannya adalah 21 set item studi kasus mini dengan enam soal pilihan ganda, setiap setya berjumlah 120 soal. Untuk durasi waktu pelaksanaan ujiannya sama halnya dengan di level I di atas. dengan durasi maksimal enam jam mengerjakan.
Kemudian perihal kasus-kasusnya sangat beragam dan panjang. Kasus yang lebih panjang mencakup beberapa tabel informasi, seperti untuk analisis laporan keuangan, statistik, dan kumpulan item pendapatan tetap.
Level III CFA
Pada level Ke III CFA ini, mengenai pelaksanaan ujiannya sama persis seperti di level II yaitu satu tahun satu kali per-Juni. Namun di level ke III ingi begitu sangat banyak perbedaan dibandingkan dengan Level I dan Level II CFA. Sebab, lebih fokus pada ujian tentang perencanaan kekayaan dan manajemen portofolio yang efektif.
Ujian kali ini mewajibkan para kandidat untuk mensintesis semua konsep dan metode analitis seluruh kurikulum yang ada. Sedangkan formatnya berupa pertanyaan esai terstruktur multi-bagian sebanyak 8 hingga 12 item dan 10 pertanyaan pilihan ganda. Yang sama dalam ujian ini hanya durasi waktu untuk meyelesaikan ujian. yaitu diselesaikan dalam waktu enam jam.
Pada poin yang terkhir di artikel ini, saya akan membahs mengenai persyaratan beserta biaya untuk mengikuti Sertifikasi CFA. Sebab, untuk dapat mengukuti sertifikasi CFA ini, semua kandidat harus memenuhi lima persyaratan di antaranya sebagai berikut: Pertama, Memiliki paspor. Ke dua, Bernukim tetap di negara yang merupakan bagian dari The Office of Foreign Asset Control (OFAC) atau Kantor Pengawasan Aset Asing. Ke tiga, Minimal mempunyai pengalaman kerja profesional selama 4 tahun, atau kombinasi pengalaman kerja dan pendidikan selama 4 tahun. Ke empat, Mempunyai gelar sarjana atau gelar setara sarjana. Ke lima, Memiliki atau mengikuti sertifikasi kemampuan bahasa Inggris (TOEFL).
Jadi pastikan dan lengkapi dulu syarat-syarat waibnya jika kamu ada niatan untuk mengikuti sertifikasi Level I CFA, sedangkan syarat yang harus kamu penuhi yaitu terdaftar sudah selesai sarjana. Jika kamu ingin mendaftar pada level selanjutnya (Level II CFA) kamu terlebih dahulu harus lulus pada tes ujian Level I CFA. Begitu pun seterusnya, untuk dapat mengikuti sertifikasi Level III CFA kamu harus telah lolos ujian Level II CFA.
Sedangkan mengenai biaya untuk mengikuti sertifikasi ini adalah 1.000 dolar AS. Adapun perihal hasil pelulusan atau nilai dari hasil ujian yang telah kamu ikuti bertahap. pada Level I dan Level II CFA akan diumumkan selambat-lambatnya maksimal 60 hari setelah ujian. Sementara untuk mengetahui pelulusan dari hasil ujian Level III CFA juga bertaham paling lambat 90 hari setelah ujian selesai.
Baca juga: Kenali Strategi Positioning Biar Produk Mudah Diingat oleh Konsumen
Yang peru diingat, jika kamu minat untuk mengikuti ujian untuk mendapatkan gelar CFA ini, kamu harus terus update dan mencatat perhal info apa saja yang perlu kamu ketahui. Tentunya, gelar CFA ini sangat jarang dimiliki oleh banyak orang. jadi jika kamu ada minat untuk mendaftarkan diri untuk menjadi salah satu kandidat untuk mendapatkan gelar CFA kamu bisa mendaftarkan diri langsung dengan menghubungi kami.
Baca SelengkapnyaKenali Strategi Positioning Biar Produk Mudah Diingat oleh Konsumen
Jobnas.com Adalah sebuah cita-cita perusahaan, jika produk ciptaannya berhasil membuat kesan dan mudah diingat oleh konsumen. Apakah kamu sudah kenal dengan istilah positioning produk?
Jika kamu belum mengenalnya pada artikel kali ini saya akan menjelaskan perihal apa yang dimaksud dengan positioning produk? Positioning produk adalah tindakan yang dilakukan untuk mencapai supaya produk kita berkesan dan mudah diingat oleh para konsumen.
Ingin tahu seperti apa lebih jelasnya mengenai positioning produk maka baca sampai selesai artikel. Positioning ini memang mempunyai peran sangat urgen bagi perusahaan, tujuannya untuk menggaet para konsumen dalam jumlah yang banyak. Melalui positioning ini pula, perusahaan-perusahaan akan terus berusaha melihat dari persepsi konsumen akan produk yang akan diciptakan.
Marilah kita bahas satu persatu mengenai Elemen dalam Positioning Produk. Sederhananya, dalam menciptakan produk apa saja elemen penting yang harus dipenuhi? Berikut ini adalah elemen-elemen tersebut yang tetap mengacu pada Lucid Chart supaya tidak salah dalam memahami juga memperhatikannya.
Tujuan
Dari tujuan ini sudah pasti yaitu berhasil menciptakan produk. Namun yang menjadi pertanyaan ketika kamu mau menciptakan produk setidaknya kamu sudah mengidentifikasi terlebih dahulu bahwa produk yang kamu ciptakan baik.
Karena dengan begitu nanti kamu bisa berkembang di salah satu target pasar. Pertanyaan yang harus kamu selesaikan saat menciptakan produk adalah:
Apakah produk tersebut bisa mendapatkan target pasar yang tepat? Apakah produk ini dapat menyelesaikan masalah dari konsumen?
Setelah kamu sudah menguasai perihal tujuan produk. Maka langkah selanjutnya kamu harus mempelajari persaingan pasar dari produkmu. Yang menjadi pertanyaan awal mengenai persaingan pasar, kamu perlu tahu pasar baru atau pasar yang sedang berkembang? Jika kamu sudah mengetahui perihal persaingan pasar tentu itu menjadi kesempatan emas untuk membuat terobosan baru dalam memasarkan produk yang kamu ciptakan.
Brand Identity
Salah satu elemen yang sangat penting untuk terus diperhatikan dalam positioning produk adalah identitas brand atau brand identity. Langkah pertama yang harus kamu buat adalah logo sederhana tuannya supaya dapat dikenali dengan baik oleh konsumen. Bisa kamu bayangkan apabila logomu sudah sangat dikenal, konsumen tentu tidak akan akan lupa dan cenderung untuk mengingat kemudian membeli produkmu, meskipun harus mengeluarkan nominal uang yang besar. Sebab, konsumen merasa pas dan puas.
Customer Pain Point
Yang dimaksud dengan customer pain point adalah poin kesulitan atau masalah yang sering kali dialami oleh pelanggan. Kamu dituntut untuk terus mengidentifikasi keseluruhan masalah masalah dari para konsumen baik itu asalah kecil ataupun masalah besar, adapun cara yang bisa kamu lakukan untuk mengetahui masalahnya, kamu bisa melakukan survei terlebih dahulu kepada pelanggan.
Metode untuk Mengembangkan Strategi Positioning
Terdapat banyak metode untuk kamu ketika mau menjalankan strategi positioning dalam sebuah produk. langkah awal yang wajib kamu ketahui adalah memperhatikan dengan baik supaya dapat berjalan dengan lancar.
Adapun metode-metode yang bisa kamu lakukan setidaknya ada tiga metode di antaranya: Pertama, Harus Paham terhadap pelanggan. Dalam menerapkan metode strategi positioning kali ini, kamu harus mengetahui terlebih dahulu siapa yang akan menjadi pelangganmu dan apa saja yang akan mereka butuhkan.
Untuk kamu bisa mengetahui dan paham akan pelanggan kamu bisa melakukan riset lewat konsumen, tanpa terkecuali kamu harus tahu perihal perilaku, minat, sampai pada masalah yang sedang konsumen hadapi. Dengan metode ini, jelas kamu lebih mudah untuk mengembangkan strategi positioning.
Ke dua, Analisis pasar. Pada metode yang ke dua kali ini, kamu tidak cukup tahu atau hanya memahami pelanggan, metode selanjutnya yang harus kamu lakukan adalah harus menganalisis pasar dengan cermat.
Bisa kamu lakukan dengan mencari tahu terlebih dahulu bagaimana kompetitor lain saat melayani kebutuhan pelanggan. Dari metode itu jika kamu sudah mengetahui kompetitor lain sat melayani konsumen, maka kamu bisa mengembangkan dan berperilaku yang lebih baik supaya kamu bisa dapat perhatian konsumen. Kemudian kamu akan dianggap berbeda oleh konsumen dibanding kompetitor-kompetitor yang lain.
Metode yang terakhir adalah Nilai produk. Metode ini menjadi perhatian penting ketika membangun strategi positioning. Karena pada dasarnya nilai yang diberikan oleh perusahaan juga produk bisa menentukan adanya keraguan para konsumen.
Baca juga: Enam Makanan Paling Recommended yang Berhasil Meningkatkan Produktivitas di Kantor
Dalam hal ini jika nilai dan produk kamu sudah dianggap baik oleh para konsumen maka, konsumen tidak akan ragu untuk mengambil keputusan dalam membeli produkmu sebab mereka sudah ingat dan percaya akan kualitas produk yang kamu berikan. Demikianlah penjelasan singkat dalam artikel ini mengenai positioning produk beserta metode dalam mengembangkannya.
Baca SelengkapnyaMemberikan 360 Degree Feedback kepada Atasan Anti Drama
Jobnas.com - Jika perusahaan kalian memiliki pendekatan umpan balik 360 derajat, bagaimana caranya kalian memberikan umpan balik kepada pengawas kalian? Umpan balik dan evaluasi untuk penyelia bisa lebih rumit daripada umpan balik untuk kalian sendiri.
Terkadang umpan balik tidak seobjektif yang seharusnya karena bias. Jadi bagaimana kalian bisa menggunakan teknik 360 Degree Feedback ini untuk memberikan umpan balik yang objektif kepada atasan kalian?
Artikel Jobnas kali ini akan memberi tahu kalian lebih banyak lagi mengenai informasi Tips antidrama perihal umpan balik sebuah perusahaan. Salah satu cara paling populer untuk menilai kinerja perusahaan adalah umpan balik 360 derajat.
Apa itu 360 Degree Feedback?
360 Degree Feedback, atau dalam bahasa Indonesianya disebut umpan balik 360 derajat adalah metode evaluasi menyeluruh. Dalam DUnia kerja, metode ini memberikan kesempatan untuk menerima umpan balik kinerja dari setiap karyawan, Baik atasan, bawahan, rekan sesama, hingga customer.
Selanjutnya, Sebagian besar instrumen umpan balik 360 derajat juga ditanggapi oleh setiap individu dalam penilaian diri masing-masing.
Hasil survey tersebut, akan ditabulasikan dan dibagi kepada karyawan oleh manajer, leader maupun atasan. Sebagian dari umpan balik akan didiskusikan sebagai langkah tindak lanjut.
Alasan perusahaan menggunakan 360 degree feedback adalah, untuk menyediakan informasi bagi dan dari karyawan, mengenai prestasi dari berbagai macam aspek dalam perusahaan.
Menurut The Balance Careers, metode 360 Degree Feedback memberikan cara bagi karyawan untuk menilai kinerja pekerjaan elemen-elemen dalam suatu organisasi, dari rekan kerja hingga atasan.
Melalui umpan balik 360 derajat, karyawan dapat memahami bagaimana orang lain melihat keefektifan pekerjaan mereka sebagai karyawan, kolega, dan kolaborator.
Umpan balik ini juga memberikan gambaran tentang keterampilan dan perilaku yang diperlukan organisasi untuk mencapai misi, visi, tujuan dan mewujudkan nilai-nilai perusahaan.
Tips 360 Umpan Balik untuk Supervisor
Berikan Umpan Balik Berdasarkan Perspektif Kalian
Hal pertama yang harus diperhatikan saat memberikan umpan balik 360 derajat kepada atasan anda adalah perspektif. The Harvard Business Review mengatakan umpan balik harus fokus pada apa yang Anda lihat dan dengar.
Berfokus pada perspektif anda juga berarti mengakui keterbatasannya. Ingat, anda hanya melihat sebagian dari pencapaian atasan Anda. Anda bahkan mungkin tidak menyadari beban kerja atasan Anda yang sebenarnya.
Gunakan kalimat seperti "Saya perhatikan..." dan "Dari sudut pandang saya..." untuk menyampaikan pemikiran Anda kepada atasan. Dengan cara ini, Anda dapat melihat apa yang orang lain lihat dan rasakan terkait dengan bawahan Anda.
Anda juga harus menyadari apa yang tidak dipikirkan atasan Anda dan bahwa perspektif Anda terbatas. Berhati-hatilah untuk tidak menganggap ketidaktahuan tentang posisi itu.
Berikan Umpan Balik Spesifik
Jika Anda ingin memberikan umpan balik 360 derajat kepada atasan Anda, mulailah dengan mengidentifikasi area atau aspek yang perlu diperbaiki. Lihatlah peristiwa beberapa bulan terakhir. Anda dapat menggunakan daftar pertanyaan berikut untuk membuatnya lebih mudah.
Aspek mana dari gaya kepemimpinan manajer Anda yang ingin Anda tingkatkan? Rapat, proses, atau risalah mana yang dapat dirancang secara berbeda?
Kapan terakhir kali Anda benar-benar kesal dengan atasan Anda? Setelah Anda mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan, Anda dapat mengidentifikasi area yang meningkat dibandingkan periode sebelumnya.
Ini mungkin termasuk peningkatan berdasarkan kekuatan dan pencapaian manajer Anda, atau umpan balik terkini. Apa yang telah dilakukan penyelia Anda dan harus dilanjutkan? Apa yang Anda hargai dari gaya kepemimpinan penyelia Anda? Bagaimana apakah sudah bisa membantu Anda? Dengan mengingat hal ini, Anda dapat lebih baik menjelaskan umpan balik Anda kepada manajer Anda.
Memberi Umpan Balik yang Anonim
Jika Anda ragu untuk memberikan 360 Degree Feedback kepada penyelia Anda, terutama jika subjek umpan balik itu sensitif, jangan meninggikan suara Anda selama tidak ada alasan untuk membahayakan pekerjaan atau pekerjaan Anda. Jika Anda merasa perlu untuk membahas topik, silakan cari peluang untuk memberikan umpan balik anonim.
Mungkin itu dulu penjelasan mengenai tip umpan balik dari Jobnas. Yang perlu digarisbawahi oleh kalian adalah tiga tips di atas. Dengan menerapkannya mungkin permasalahan kalian akan bisa diatasi.
Pernahkah Anda memiliki pengalaman unik memberikan umpan balik 360 derajat kepada manajer Anda? Bagikan pengalaman Anda dengan komunitas Jobnas! Forum tanya jawab untuk berdiskusi dan mendiskusikan dunia kerja.
Anda dapat mendaftar di sini untuk bergabung dan berdiskusi dengan orang-orang Jobnas yang tentunya sudah mempunyai pengalaman di bidang ini. Dan semoga saja setelah kalian sudah bergabung kami dapat membantu kalian dan pada akhirnya kalian merasa puas.
Baca SelengkapnyaKenali Website Tempat Jual-Beli Langsung yang Super Mudah Ini
Jobnas.com Jika kamu seorang pemilik toko online atau pun ada keinginan untuk membuka toko online, maka E-Commerce dalam bentuk website harus kamu ketahui.
Kata CyberChimps, e-commerce sangat memungkinkan adanya transaksi jual beli barang atau jasa. E-commerce sangat berbeda dengan situs perusahaan atau toko biasa. Kalau situs biasa hanya punya daftar produk dan pengunjung mesti mengontakmu secara kontinu untuk bisa berbelanja, sedangkan di website untuk e-commerce, kamu bisa langsung bertransaksi. Sehingga tidak perlu proses kontak lagi.
Selain itu, ada perbedaan antara platform e-commerce dengan situs e-commerce. Di situs e-commerce hanya ada tokomu an barang-barang yang dijual kamu. Sementara di platform e–commerce, ada banyak toko online lainnya. Hal inilah yang memungkinkanmu dapat bersaing secara langsung. Namun demikian, e-commerce masih memiliki beberapa kelemahan. Salah satunya ialah privasi pengguna. Jadi, menjaga data-data pribadi mereka agar tersimpan dengan aman harus kamu lakukan. Karena itu, kamu akan merugi jika hal ini lalai dilakukan.
Baca Juga : Mencari Sponsorship Online? Berikut Tips, Jenis dan Manfaatnya
Berikut ini adalah beberapa cara membuat e-commerce website yang perlu kamu ketahui. Dirangkum dari The Balance Small Business, ini dia informasinya untukmu:
1. Pikirkan User Experience
Jangan sampai melupakan aspek kenyamanan pelanggan online. Mengutamakan kenyamanan pelanggan online menjadi keharusan bagimu. Jadi, memahami perasaan mereka saat ingin membeli sesuatu di situsmu harus dipikirkan agar mereka tidak kecewa. Misalnya, situsmu sangat lambat, maka bagaimana cara agar kamu bisa menanggulangi kelambatan tersebut.
Oleh karena itu, pastikan dulu kualitas situsmu sebelum memilih jasa hosting. Jangan sampai pelangganmu kecewa dan tidak lagi mampir di situsmu.
2. Navigasi yang Rapi Harus Dibuat
Seperti di toko offline, menata barang agar pelanggan mudah memilih suatu produk harus pula dipikirkan di situs jualanmu. Penataan barang yang tampak tidak rapi, akan memungkinkamu pelangganmu tak jadi beli.
Oleh karena itu, kelompokkanlah produk-produkmu sesuai kategorinya. Seperti jenis pakaian yang satu dengan jenis pakaian yang lainnya. Hal ini tentu akan mempermudah pengunjung situs untuk berbelanja.
3. Update Data Stok
Jangan sampai pelanggan kecewa saat ada kesalahan dalam memasukkan data stok. Misalnya, mereka telah menempuh segala cara mulai dari membuka website e-commerce hingga membayar. Namun pesanannya tak kunjung datang karena kamu salah memasukkan data stok, parahnya tak ada lagi sisa barang untuk mereka. Tentu kamu dapat dengan mudah mengembalikan uangnya, namun rasa kecewa mungkin akan selalu melekat di hati mereka.
Jadi, selalu mengupdate data stok merupakan sebuah keharusan bagimu. Karena ada pepatah yang bilang “mencegah lebih baik daripada mengobati”.
4. Menulis Informasi yang Cukup
Dunia nyata berbeda dengan dunia ideal. Di dunia yang ideal, sebuah web mengandung informasi yang lengkap. Dengan begitu, penggunanya bisa dengan mudah membaca berbagai keterangan di sana. Sedangkan di dunia nyata, informasi yang terlalu banyak kadang bisa membuat durasi loading akan lama. Jadi yang terpenting masukkan informasi dengan komposisi yang pas. Letakkan semua selengkap dan sedetail mungkin, jangan sampai durasi loading terlalu lama.
5. Berikan Beberapa Pilihan Pembayaran
Pelanggan tentu merasa sangat nyaman ketika ada beberapa jenis pembayaran di website e–commerce-mu. Mulai dari metode transfer bank, kartu kredit, hingga dompet digital. Dengan begitu, mereka akan menyesuaikan pilihan dengan pertimbangan mereka sendiri.
Baca Juga : Cara Dapatkan JHT Formulir BPJS Ketenagakerjaan
6. Hadirkan Customer Service
Jangan lupa hadirkan customer service, meskipun telah website e-commerce-mu sangat bagus karena kemungkinan pelanggan butuh bantuan akan tetap ada. Oleh karena itu, agar kamu dapat dinilai profesional dan ringan tangan, maka bala bantuan harus selalu kamu siapkan kapan saja ketika mereka membutuhkannya.
7. Ingat Keamanan
Seperti yang telah disinggung sebelumnya, bahwa keamanan menjaga data itu sangat penting. Seperti data alamat, nomor HP, email, dan lain-lain. Ingat, toko online punya banyak data pribadi pelanggan.
Pilihan E-Commerce Website Builder
Salah satu hal yang dapat kamu bangun untuk e-commerce ialah WooCommerce. .
Melalui WooCommerce, kamu bisa membuat situs toko dengan mudah. Karena tools ini merupakan plugin di content management system WordPress. Tools ini juga menyediakan berbagai pilihan alternatif. Misalnya, SIRCLO, Jejualan, dan lain-lain.
Apakah kamu tertarik membuatnya ?.
Itulah beberapa hal tentang website e-commerce yang Jobnas berikan.
Baca juga: Kenalan Dulu dengan VueJs Jika Ingin Menggunakan Framework Berukuran Kecil
Baca SelengkapnyaTentukan Ranking Hasil Pencarian dengan Metrik Baru Penilaian Google Melalui Core Web Vitals
Jobnas.com Core web vitals adalah faktor-faktor penting yang mempengaruhi penilaian page experience Google. Core web vitals ini telah ditetapkan sejak 2021 oleh Google sebagai sistem penilaian dan pemeringkatan baru untuk mesin pencarinya.
Seperti dilansir dari Web.dev, core web vitals menjadi aspek yang sangat membantu para pemilik situs untuk mengukur sejauh mana dan seberapa mudah atau nyaman sebuah halaman ketika digunakan oleh pengunjung yang datang.
Baca Juga : 3 Tips Quality Time untuk Pasangan yang Sibuk Kerja
User experience situsmu akan semakin baik ketika core web vitals-nya juga semakin baik. Oleh karena itu, besar kemungkinan akan tampil di halaman pertama hasil pencarian. Hal ini perlu dipahami oleh para pemilik bisnis, web developer dan juga marketer.
Semakin cepat situsmu merespon terhadap pengguna, maka nilai core web vitals-nya akan semakin meningkat. Setidaknya ada tiga aspek penilaian yang diberikan Google, yaitu :
- Good (baik)
- Needs improvement (butuh perbaikan)
- Fail (gagal/buruk)
Karena itu, nilai baik harus selalu dikejar untuk meningkatkan situsmu.
Berikut ini adalah metrik-metrik core web vitals yang sangat penting yang perlu kamu ketahui dan pahami jika belum maksimal.
1. Largest Contentful Paint (LCP)
Largest contentful paint dalam core web vitals adalah waktu interval antara mulainya loading sebuah halaman hingga gambar terbesar atau teks yang ada bisa dilukiskan dengan sempurna.
Gampangnya, LCP adalah waktu tunggu dari saat kita masuk pada sebuah link hingga kontennya ditampilkan seutuhnya di layar.
Akan tetapi, LCP berbeda dari pengukuran kecepatan halaman biasa menurut Backlinko.
Metrik kecepatan halaman situs lainnya kurang bisa mengukur pengalaman pengguna saat menunggu loading. Sedangkan LCP adalah metrik yang lebih baik. Kamu bisa menggunakan Google PageSpeed Insights untuk mengecek nilai LCP.
2. First Input Delay (FID)
Core web vitals ternyata juga mempertimbangkan seberapa cepat pengguna bisa berinteraksi dengan elemen-elemen yang ada, di samping menilai seberapa cepat konten dimuat.
Ada beberapa atraksi yang dipertimbangkan contohnya adalah:
- memasukkan email memilih pilihan dari menu
- membuka accordion text di smartphone
- memilih pilihan dari menu
- mengklik link di navigasi situs
Penilaian FID didasarkan pada good, needs improvement, dan fail. Di situs-situs yang sangat membutuhkan banyak aksi klik atau pengisian data, FID sangat penting untuk diperhatikan.
3. Cumulative Layout Shift (CLS)
Cumulative layout shift merupakan penilaian terhadap sejauh mana stabilitas situs yang kita miliki. Cumulative layout shift juga disebut sebagai stabilitas visual. Nilai CLS akan meningkat jika elemen-elemen yang ada pada halaman situsmu bergerak atau berpindah saat situsnya di-load.
Baca Juga : Gratis Pasang Iklan Lowongan Kerja
Dalam konteks ini, kamu bisa melihat jika page experience situsmu semakin buruk maka semakin tinggi nilai CLS-nya. Oleh karena itu, stabilitas sebuah situs harus baik meski sedang di-load. Dengan demikian, stabilitas situs ini akan memungklinkan terjadinya salah klik dan ketidaknyamanan lainnya yang membuat pengunjung tidak kerasan di situs kita.
4. Pentingnya Core Web Vitals
Page experience akan menjadi salah satu penilaian utama untuk menentukan ranking sebuah situs di halaman hasil pencarian Google seperti yang telah diumumkan oleh Google.
Oleh karena itu, Core web vitals sebagai metrik-metrik penyusunnya harus dipastikan memiliki nilai tertinggi agar page experience situsmu baik. Dengan demikian, situsmu harus selalu cepat di-load, stabil, dan pengguna bisa segera melakukan interaksi dengan elemen-elemennya.
Aspek-aspek ini mesti diperhatikan agar tidak kesulitan untuk menjadi sebuah situs yang tampil di urutan pertama ketika seseorang sedang melakukan pencarian di Google.
Begitulah penjelasan mengenai core web vitals yang diberikan Jobnas. Tentu ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan saat ingin memaksimalkan SEO situsmu.
Baca juga: 5 Skill Pekerjaan Ini Wajib Dikuasai Sebelum Terjun Ke Bidang Kuliner
Di Jobnas kamu akan mendapatkan artikel terkait. Kamu bisa berlangganan newsletter blog Jobnas untuk mengetahui berita terbaru mengenai marketing, SEO, dan lain-lain.
Tunggu apa lagi? Buat akun dan segera berlangganan hari ini!
Baca Selengkapnya