Jobnas

Blog Jobnas

Halaman artikel blog terbaru di Jobnas.com.
Enol Writer
3 tahun yang lalu
3 Tips Quality Time untuk Pasangan yang Sibuk Kerja

3 Tips Quality Time untuk Pasangan yang Sibuk Kerja

Batas Melamar Pekerjaan ini Artikel

Jobnas.com - Quality time bukan waktu yang mudah bagi pasangan yang sibuk dalam dunia kerja. Jika keduanya sibuk biasanya sulit untuk keduanya meluangkan Waktu Bersama Pasangan.

Tahukah Anda, quality time merupakan salah satu bentuk love languages yang pasti dimiliki setiap pasangan. Apalagi bagi pasangan yang sama-sama memiliki kesibukan dalam dunia kerja.

Seringkali kesibukan kerja dan sulit meluangkan waktu bersama pasangan, membuat hubungan terkadang renggang. Tak jarang hubungan mereka berakhir dengan perpisahan.

Karena, mereka yang sulit meluangkan waktu dengan pasangan, merasa tidak memliki kesamaan visi dan misi. Hal ini kerap memicu timbulnya ketidaknyamanan dengan pasangan.

Oleh karena itu, penting untuk Anda memiliki quality time dengan pasangan Anda. Sebab dengan meluangkan waktu bersama, hubungan Anda dengan pasangan akan semakin dekat dikala kesibukan satu sama lain. Dan hubungan pecintaan dan hubungan pekerjaan akan tetap seimbang.

Baca Juga: Pentingnya Pengembangan Pelanggan dalam Strategi Perencanaan Bisnis

Pentingnya Menghabiskan Waktu Bersama Pasangan

Beberapa pasangan mungkin lupa bahwa fondasi terpenting untuk pernikahan yang kuat tidak hanya menjadi orang tua yang baik, tetapi yang lebih penting adalah menjadi pasangan yang harmonis.

Karena itu, sangat penting untuk menjaga keharmonisan, salah satu caranya adalah dengan menyeimbangkan kesibukan Anda dan pasangan dengan pekerjaan sehari-hari seperti membesarkan anak, mengatur keuangan keluarga, bahkan mengurus rumah.

Salah satu tantangan terbesar dalam pernikahan adalah menjaga waktu bersama pasangan Anda, bahkan dengan anak-anak dalam kehidupan pernikahan Anda.

Sayangnya, sebanyak 92% pasangan mengalami konflik setelah melahirkan. Setelah bayi berusia 18 bulan, sekitar seperempat pasangan melaporkan stres dalam kehidupan pernikahan mereka.

Penelitian ini dilakukan oleh sepasang profesor psikologi University of California, Dr. Philip Cowan, bersama istrinya, Dr. Carolyn Pape Cowan.

Penelitian itu dilakukan puluhan tahun lalu pada beberapa pasangan, mulai dari kehamilan hingga mengantar anak ke taman kanak-kanak.

Hasilnya jelas, memiliki anak meningkatkan risiko konflik dengan pasangan. Namun, pasangan yang menjaga hubungan harmonis memiliki kehidupan pernikahan yang lebih memuaskan.

Philip percaya bahwa memiliki inisiatif meluangkan waktu bersama, dapat membantu setiap pasangan merasa lebih baik tentang diri mereka sendiri, menjadi lebih produktif, dan mampu menghadapi tantangan dalam membesarkan anak.

Ini berarti penting untuk menjaga waktu dengan pasangan Anda, yang tidak hanya meningkatkan keintiman hubungan, tetapi juga membantu Anda menjadi orangtua yang bahagia dan efektif dalam mengasuh anak. Anak-anak tumbuh bahagia ketika orang tua memiliki hubungan yang sehat.

Sebelum membahas ide untuk meluangkan waktu bersama, penting untuk dipahami bahwa waktu berharga ini sangat penting dalam sebuah hubungan. Anda tentu tidak ingin berada dalam hubungan yang hanya bertahan sementara saja bukan?

Semua orang ingin hubungan tetap berjalan lancar dan sampai ke kakek-nenek, bahkan sampai maut memisahkan. Salah satu kunci untuk mencapainya adalah menciptakan dan meningkatkan quality time dengan pasangan.

Lebih dari sekadar menghabiskan waktu, bersenang-senang dapat mendekatkan hubungan, membangun komunikasi, dan tentu saja mempererat ikatan.

Anda dapat meluangkan waktu bersama pasangan melalui berbagai kegiatan. Berikut beberapa tips untuk membantu Anda meningkatkan quality time bersama pasangan, antara lain sebagai berikut.

Tips Untuk Membuat Quality Time Dengan Pasangan

1. Tentukan waktu yang tepat

Untuk melakukan quality time bersama pasangan tips yang pertama adalah menentukan waktu yang tepat.

Kamu dan pasanganmu bisa saling menanyakan kesibukan masing-masing. Kemudian, tanyakan kapan ia memiliki waktu luang.

Jika kamu dan pasanganmu hanya memiliki waktu luang sehari atau bahkan hanya beberapa jam. Kalian bisa memanfaatkan waktu sebaik mungkin untuk melakukan quality time berdua.

2. Makan siang bersama

Jika kamu dan pasanganmu sama sama sibuk, kalian tetap menyempatkan waktu untuk makan siang atau dinner bersama.

Jika kalian bekerja dengan lokasi yang cukup dekat dengan pasangan, kalian bisa bertemu untuk sekedar makan siang.

Jika, kalian bekerja cukup jauh kamu bisa membuat atau membeli makanan favorit pasanganmu, agar pasanganmu kembali semangat bekerja nya.

3. Rencanakan liburan bersama

Kamu dan pasanganmu bisa sesekali merencanakan quality time yang lebih dari sekedan makan dan nonton film, contohnya travelling atau staycation.

Contohnya kalian bisa menjadwalkan travelling keluar kota atau road tripenam bulan sekali. Kalian bisa melakukan staycation jika kalian sama sama lelah bekerja.

Hal Penting Saat Quality Time

Selain tips diatas, ada beberapa hal yang sangat mempengaruhi quality time. Seperti halnya, mengatur situasi kebersamaan, menciptakan suasana hangat dan nyaman dan fokus dengan kebersamaan.

Quality time akan sangat dipengaruhi oleh sikap dan pikiran pada saat bersama. Sehingga kedekatan yang dibangun bisa lebih bisa untuk dinikmati dan membuat mood boster tersendiri.

Mengatur situasi dan kondisi

Pada saat melakukan quality time, pastikan tidak ada gangguan baik suasana maupun foktor pihak ke tiga. Kebersamaan pasangan akan lebih terasa jika tidak ada hal lain yang membuat fokus terdistraksi.

Membuat suasana yang hangat dan nyaman

Lakukan hal-hal kecil yang mebuat suasana quality time menjadi hangat dan nyaman. Seperti, menghargai curhatan yang mungkin membosankan. Dengan demikian, pasangan akan merasa dihargai.

Fokus pada kebersamaan

Jika kamu memiliki banyak tugas pekerjaan yang membuat stress, cobalah untuk tidak memikirkanya sejenak. Hal ini juga bisa membuat pikiran lebih fresh ketika kembali pada situasi kerja.

Sesekali bahas planing besar kedepan

Topik pembahasan pada saat quality time juga perlu diperhatikan. Terlalu sering membahas hal receh setiap kali bertemu dapat membuat bosan.

Begitujuga sebaliknya, terlalu sering membahas hal serius seperti pernikahan, baik undangan pernikahan, waktu dan sebagainya atau rencana lain juga bisa membuat jengah. Kamu bisa atur porsi topik secukupnya.

Quality time tidak selalu tentang apa yang kamu dan pasanganmu lakukan, akan tetapi bagaimana kalian menikmati waktu bersama.

Menurut dari Psychologies, bagian kalian para pasangan yang melalakukan quality time rutin setidaknya satu kali seminggu akan merasakan 3 sampai 5 kali lipat lebih bahagia.

Demikian tips quality time bersama pasangan untuk para pasangan yang sibuk bekerja, selebihnya tinggal bagaimana Anda mengatur waktu dan berinofasi secara berkala agar tercipta hubungan yang harmonis.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Enol Writer
2 tahun yang lalu
Mencari Sponsorship Online? Berikut Tips, Jenis dan Manfaatnya - Jobnas

Mencari Sponsorship Online? Berikut Tips, Jenis dan Manfaatnya

Batas Melamar Pekerjaan ini Artikel

Jobnas.com – Mencari sponsorship online? ketika akan menyelenggarakan suatu acara, baik yang berskala nasional maupun internasional, saat ini sangatlah mudah.

Namun, terkadang keberadaan sponsorship tersebut kurang membantu terhadap naiknya rating dari kegiatan yang kita selenggarakan, apalagi sponsorship yang berbasis online.

Oleh karena itu, carilah sponsorship online yang benar-benar kompeten. Sehingga bisa memberi feedback bagi kedua belah pihak.

Sebelum mencari sponsorship online, tahukah Kamu, apa itu Sponsorship? Selain sponsor yang mendukung berjalannya acara, Sponsorship merupakan salah satu bentuk pemasaran yang cukup sering diterapkan dalam bisnis.

Lantas, apa itu sponsorship online dan apa saja jenisnya? Simak penjelasan lengkapnya di artikel berikut ini.

Pengertian Sponsorship

Apa itu Sponsorship? Sponsorship adalah program promosi yang dilakukan oleh suatu perusahaan, dengan mengadakan perjanjian dengan pihak lain. Sehingga diharapkan akan ada timbal balik bagi penerimanya.

Konsep ini menjadi alat bantu pemasaran, agar produk atau merek perusahaan lebih dikenal oleh masyarakat luas.

Sistem sponsorship juga dimaknai sebagai proses dimana perusahaan memberikan sponsorship berupa fee kepada event organizer, kemudian pihak penyelenggara akan memajang atau mempromosikan produk-produk dalam acara tersebut.

Dasar penting dalam mencari sponsorship online adalah adanya kesepakatan kerjasama antara kedua belah pihak, baik  perusahaan sponsor maupun penerima manfaat, untuk saling menguntungkan.

Jenis-jenis Sponsor

Sponsorship, dalam konteks pemasaran, adalah strategi yang digunakan perusahaan atau merek untuk mendukung acara atau kegiatan tertentu dengan tujuan memperoleh visibilitas dan mempromosikan merek mereka kepada audiens yang relevan. Berikut ini adalah beberapa jenis sponsorship yang umum digunakan dalam dunia pemasaran:

1. Sponsor online

Sponsor online adalah jenis sponsor yang dilakukan selama acara online berlangsung, misalnya, saat ini banyak webinar dan kompetisi diadakan secara online.

Merek sponsor acara akan sering ditampilkan di tengah ringkasan acara, ini bisa dalam bentuk penyebutan produk, peluncuran merek, atau hadiah saat menampilkan merek sponsor.

2. Sponsor Brand

Kegiatan sponsorship brand, khususnya teknik pemasaran yang dilakukan dengan mensponsori acara besar, membagikan selebaran, menyiarkan iklan di televisi dengan tujuan mempromosikan merek, produk, atau brand tertentu.

Bedanya dengan event sponsorship adalah tujuan dari kedua jenis sponsorship tersebut, dan jika sponsorship acara dilakukan untuk mendukung berjalannya suatu acara sambil menjalankan promosi, maka sponsorship merek adalah taktik pemasaran dengan mengadakan acara aktual yang dilakukan untuk mempromosikan sesuatu.

3. Sponsor acara

Sponsor acara adalah strategi pemasaran dan dukungan yang diberikan untuk acara offline.

Bentuk yang paling umum adalah membuka booth dan memasang spanduk di area sekitar acara.

Contoh event yang menjalankan sponsored event antara lain konser, jalan sehat, kompetisi sepak bola, dan lain-lain.

Tugas Utama Sponsorship Online

Kesepakatan antara penerima dan sponsor sangat penting, agar nantinya bisa saling menerima feedback yang seimbang.

1. Memberikan peluang branding

Kesepakatan tentang format promosi yang akan dilaksanakan Implementasi umum akan dibahas antara dua bagian.

Kapan dan seberapa sering penyelenggara harus mempromosikan brand, sehingga penting untuk Anda mengetahui hal ini dengan jelas untuk saling menguntungkan.

2. Mendukung kesuksesan acara

Perusahaan sponsor memiliki kewajiban untuk mendukung penyelenggara acara. Dan di pihak penyelenggara, ada kewajiban untuk mendukung kampanye dan tujuan yang ingin dicapai perusahaan dalam kerangka sponsor acara.

3. Bertanggung jawab atas kampanye

Penyelenggara acara bertanggung jawab atas kelancaran kampanye dan sesuai dengan kesepakatan yang ditandatangani antara kedua belah pihak.

Setelah acara selesai, pihak penyelenggara dapat melaporkan dan mengucapkan terima kasih atas sponsorship yang diberikan kepada perusahaan.

Manfaat Sponsorship

Adanya hibah tentu harus menguntungkan kedua belah pihak baik bagi penerima maupun pemberi dana.

Dari sekian banyak keuntungan yang ada, berikut ini adalah keuntungan sponsorship yang bisa didapatkan.

1. Meningkatkan kesadaran merek

Sebagai bagian dari kemitraan sponsorship,  penerima manfaat dapat memesan ruang bagi perusahaan untuk membuka stan atau setidaknya memasang logo pada poster atau spanduk, atau spanduk acara.

Munculnya logo bisa menjadi salah satu cara untuk meningkatkan nilai brand awareness dari peserta acara.

Cara ini cukup efektif karena dengan mensponsori perusahaan dapat melihat apakah peserta yang masuk sesuai dengan target pasar.

Dengan begitu, perusahaan baru memiliki kesempatan untuk memperkenalkan produk dan layanan dengan lebih mudah.

2. Meningkatkan citra merek

Berawal dari memperluas jangkauan orang yang mengetahui tentang produk atau perusahaan, dengan niat baik maka citra perusahaan juga akan meningkat.

Mensponsori kegiatan amal atau hal-hal positif tentu memberikan publisitas yang baik tentang reputasi  perusahaan.

3. Mendukung kegiatan positif di komunitas

Sponsorship adalah bentuk dukungan bisnis untuk kegiatan di komunitas, misalnya ketika ada kegiatan bakti sosial di daerah terpencil, mengadakan lomba untuk anak-anak atau memberikan pelatihan vokasi bagi masyarakat dan siswa.

Kegiatan tersebut tentunya bertujuan untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas masyarakat. Dengan cara ini, perusahaan juga berperan dalam tujuan kemanusiaan ini.

4. Membuka peluang untuk meningkatkan penjualan

Ketika event berlangsung, terkadang  perusahaan  juga dapat mendirikan counter untuk menjual produk atau memperkenalkan layanan yang diberikan.

Keberadaan lapak ini bisa menjadi peluang untuk meningkatkan penjualan tambahan di luar dukungan penjualan bulanan biasanya.

Cara Mencari sponsorship online dan Melakukannya

Beberapa tahun terakhir hampir semua acara dilangsungkan secara online. Tentunya ada penyesuaian yang dilakukan oleh penyelenggara acara untuk tetap menyukseskan tujuan pemasaran perusahaan yang telah memberikan sponsorship.

Sebagai referensi, di bawah ini adalah cara mencari sponsor online dan tips melakukan sponsorship online secara benar agar menguntungkan kedua pihak yang bisa Anda terapkan.

1. Cara mencari sponsorship online

  1. Tentukan target perusahaan yang relevan dengan topik acara
  2. Buat proposal acara yang formal dan menarik perusahaan
  3. Kirimkan melalui email dengan subjek dan deskripsi yang jelas dan sopan
  4. Tunggu jawaban dari perusahaan dalam durasi tertentu
  5. Setelah mendapat jawaban, ajak perusahaan untuk melakukan diskusi melalui telepon atau meeting online
  6. Tanyakan persyaratan dan harapan dari perusahaan, serta sampaikan yang ingin Anda tawarkan
  7. Jika sepakat, lakukan kampanye yang telah didiskusikan bersama

2. Tips melakukan sponsorship online

  1. Adakan giveaway
  2. Berikan merchandise pada penanya saat sesi tanya jawab
  3. Selipkan satu sesi untuk menyebutkan brand yang memberikan sponsorship pada event tersebut
  4. Cantumkan logo brand pada poster dan background virtual

Itulah penjelasan mengenai cara melakukan sponsorship online dan bagaimana cara mencari sponsoship yang tepat.

Namun jika Anda ingin mencari sponsorship untuk acara yang akan diselenggarakan, cobalah untuk menerapkan tips di atas.

Usahakan menggunakan sponsorship yang tepat seperti microsoftazuresponsorships.com, atau menggunakan penyedia jasa sponsorship yang kompeten dan terbukti seacara karya. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat!

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Enol Writer
2 tahun yang lalu
Pentingnya Pengembangan Pelanggan dalam Strategi Perencanaan Bisnis

Pentingnya Pengembangan Pelanggan dalam Strategi Perencanaan Bisnis

Batas Melamar Pekerjaan ini Artikel

Jobnas.com - Apakah Anda tengah mencari pelanggan? Mungkin Anda perlu memperhatikan strategi pengembangan pelanggan dalam perencanaan bisnis.

Memang, menemukan pelanggan yang setia bukanlah tugas yang mudah. Namun, ada salah satu opsi yang sangat memungkinkan untuk Anda lakukan, yaitu dengan mengidentifikasi dan memahami kebutuhan pelanggan.

Inilah sebabnya mengapa Pengembangan Pelanggan (Customer Development) menjadi bagian investasi yang sangat penting bagi perusahaan agar dapat memiliki pelanggan yang setia.

Dengan demikian, perusahaan dapat menawarkan produk atau layanan sebagai solusi untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.

Lantas, apa saja langkah-langkah dalam proses pengembangan pelanggan? Berikut adalah jawabannya.

Apa itu pengembangan pelanggan?

Proses Pengembangan Pelanggan (Customer Development):

  1. Penemuan Pelanggan (Customer Discovery): Langkah pertama adalah melakukan penemuan pelanggan dengan mencari tahu siapa target pasar Anda dan memahami kebutuhan serta masalah yang dihadapi oleh calon pelanggan. Lakukan riset pasar dan interaksi langsung dengan calon pelanggan untuk mengidentifikasi potensial pasar Anda.

  2. Validasi Pelanggan (Customer Validation): Setelah menemukan calon pelanggan, langkah selanjutnya adalah memvalidasi apakah ada permintaan nyata untuk produk atau layanan Anda. Lakukan uji coba atau prototipe produk untuk mendapatkan umpan balik dari calon pelanggan dan memastikan bahwa ada kebutuhan yang nyata untuk produk Anda.

  3. Penciptaan Pelanggan (Customer Creation): Setelah berhasil memvalidasi permintaan pelanggan, langkah berikutnya adalah menciptakan strategi pemasaran dan promosi untuk menjangkau target pasar Anda. Tujuan dari langkah ini adalah untuk menarik dan mendapatkan pelanggan baru untuk menggunakan produk atau layanan Anda.

  4. Transisi Perusahaan (Company Transition): Langkah terakhir adalah memastikan bahwa perusahaan Anda siap untuk mengakomodasi pertumbuhan pelanggan. Pastikan Anda memiliki infrastruktur, proses, dan sistem yang efisien untuk melayani pelanggan dengan baik. Selain itu, tetap terhubung dengan pelanggan Anda, terus dengarkan umpan balik mereka, dan terus tingkatkan produk atau layanan Anda sesuai kebutuhan mereka.

Proses pengembangan pelanggan adalah pendekatan yang berfokus pada kebutuhan dan keinginan pelanggan. Dengan memahami pelanggan dengan baik, perusahaan dapat mengembangkan produk atau layanan yang lebih relevan dan sesuai dengan permintaan pasar, sehingga dapat meningkatkan keberhasilan bisnis secara keseluruhan.

4 Langkah Pengembangan Pelanggan yang Baik dan Benar

1. Customer discovery

Customer discovery atau penemuan pelanggan adalah saat visi dari founder perusahaan diubah menjadi rangkaian hipotesis model bisnis.

Menurut ProjectManager, hipotesis tersebut kemudian akan dikembangkan menjadi rencana untuk menguji reaksi pelanggan.

Setelah itu, tanggapan mereka akan dikumpulkan dan digunakan sebagai data untuk melakukan proses selanjutnya.

2. Validasi pelanggan

Dalam proses validasi pelanggan akan diperiksa skalabilitas dari model bisnis yang dihasilkan.

Hal ini untuk mengetahui apakah nanti produk bisa dibuat untuk skala yang lebih besar dan bisa diulang pembuatannya.

Jika hasilnya tidak memungkinkan, perusahaan harus kembali melakukan langkah pertama yaitu customer discovery.

3. Customer creation

Customer creation atau kreasi pelanggan adalah awal dari eksekusi dari membuat produk yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan.

Kemudian, perusahaan juga akan mulai membangun brand awareness untuk meningkatkan skala bisnis.

4. Transisi perusahaan

Dalam proses ini, perusahaan akan melakukan transisi dari “mentalitas” startup menjadi perusahaan yang berkelanjutan dan fokus pada eksekusi.

Baca Juga:  what the meaning of email

Manfaat Pengembangan Pelanggan

Tentu ketika Anda sudah mengetahui kebutuhan pelanggan, nantinya Anda akan memperoleh beberapa manfaat Pengembangan Pelanggan meliputi:

  • Menghemat waktu dan juga uang untuk menciptakan produk yang dibutuhkan pelanggan.
  • Perusahaan dapat menghasilkan produk yang didukung oleh fakta dan data untuk membuat proses pemasaran lebih efisien.
  • Perusahaan dapat menghemat lebih banyak uang karena customer development adalah proses yang relatif murah. Hasilnya adalah pembuatan produk yang sangat efisien yang benar-benar dibutuhkan pelanggan.
  • Tim Anda sudah terbiasa dengan Periksa dengan tim untuk mengkonfirmasi semua asumsi sebelum membangun produk atau menerapkan strategi bisnis lainnya.

 Siapa Saja yang Terlibat di Dalamnya?

Sebagaimana dijelaskan di atas, pengembangan pelanggan adalah proses memahami kebutuhan customer untuk menciptakan solusi produk yang tepat. Itulah mengapa melakukannya membutuhkan bantuan banyak anggota tim perusahaan.

Menurut ProductPlan, customer development terjadi di antara departemen yang berbeda, yang meliputi pemasaran, penjualan, desain, dan manajemen produk.

Pemasaran dan manajemen produk dapat berbicara langsung dengan pelanggan dan mengetahui kebutuhan mereka.

Selain itu, para pendiri (founder) atau manajer memainkan peran penting dalam mendukung tim untuk menyukseskan prosesnya.

Namun, Anda harus memahami bahwa pelanggan memainkan peran kunci dalam proses pengembangan pelanggan (customer development,). Oleh karena itu, setiap tim yang terlibat harus siap turun tangan untuk mengetahui apa yang menjadi kebutuhan pelanggan.

Baik menggunaka metode wawancara, observasi, survei, dan lain-lain agar nantinya sesuai dengan kebutuhan pelanggan Anda dan pastinya Anda akan dapat meningkatkan kepuasan pelanggan, dan tentu saja lebih mudah untuk mengubahnya menjadi pelanggan setia.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Enol Writer
2 tahun yang lalu
Cek Kartu BPJS Kesehatan Aktif Atau Tidak - Jobnas

Cek Kartu BPJS Kesehatan Aktif Atau Tidak

Batas Melamar Pekerjaan ini Artikel

Kartu BPJS penting untuk Anda punyai karena untuk jaminan kesehatan semasa hidup. Dengan menggunakan kartu ini, Anda bisa menikmati berbagai pelayanan kesehatan. Saat ini, cara cek kartu BPJS Kesehatan juga mudah dilakukan.

Cek kartu BPJS Kesehatan online menjadi pilihan banyak orang karena bisa diakses kapanpun dan dimanapun. Ada berbagai banyak pilihan yang dapat Anda pakai untuk mengecek kartu aktif atau tidak. Berikut akan dibahas bagaimana cara mengecek kartu BPJS.

Cek Kartu BPJS Kesehatan Aktif Atau Tidak

Seluruh warga Indonesia yang sudah mendaftarkan diri menjadi peserta JKN KIS BPJS Kesehatan perlu melakukan pengecekan kartunya apakah sudah aktif atau tidak.

Hal ini diperlukan supaya pelayanan yang didapatkan dari BPJS Kesehatan tetap berlangsung dan tidak berhenti. Untuk itulah, berikut cara cek kartu BPJS Kesehatan dengan mudah baik online maupun offline.

1. Cek Lewat JKN Mobile

JKN Mobile

Cara cek BPJS Kesehatan di Hp yaitu melalui aplikasi dari BPJS itu sendiri, yaitu JKN Mobile. Aplikasi JKN bisa Anda unduh secara gratis di App store maupun Google Play Store Anda.

Anda bisa mendapatkan berbagai informasi dari aplikasi tersebut. Sedangkan untuk cek BPJS Ketenagakerjaan dapat menggunakan aplikasi JMO (Jamsostek Mobile).

Contohnya seperti konsultasi dokter, pendaftaran pelayanan, jadwal operasi pembayaran, informasi akun identitas diri, dan berbagai pelayanan kesehatan lainnya.

Oleh sebab itu, Anda perlu menginstall aplikasi ini jika mendaftar BPJS agar setiap pelayanan dan kebutuhan dapat diakses dengan cepat.

Cek Status Aktif Lewat JKN Mobile

Berikut cara cek kartu BPJS Kesehatan masih aktif atau tidak melalui JKN Mobile:

Baca juga: Aplikasi BPJS

  1. Buka aplikasi Mobile JKN dan lakukan login terlebih dahulu.
  2. Login untuk cek kartu BPJS Kesehatan dengan NIK atau Nomor kartu dari BPJS Anda yang sudah terdaftar. Kemudian, masukkan pula passwordnya.
  3. Selanjutnya, masukkan captcha di kolom yang tersedia. Captcha tersebut untuk membuktikan bahwa Anda adalah pengguna asli dan bukan bot yang coba mencuri data JKN Mobile.
  4. Selanjutnya, klik login.
  5. Pilih menu peserta dan layar akan menampilkan informasi status keaktifan Anda.
  6. Selain itu, dari menu peserta Anda bisa melihat identitas sampai dengan nomor BPJS yang aktif.

2. Cek Kartu BPJS Lewat CHIKA (Chat Assistant JKN)

Metode selanjutnya yaitu menggunakan CHIKA yang merupakan bot yang dibuat oleh BPJS Kesehatan untuk menjawab pertanyaan dari pelanggan. Jadi, cara ini dapat langsung menjawab kartu BPJS Anda aktif atau tidak.

Cara cek KIS online untuk menghubungi CHIKA sangat mudah yaitu dapat melalui berbagai media sosial resmi dari BPJS Kesehatan. Lalu, banyak yang bertanya apakah BPJS ada nomor WA? Anda tidak perlu khawatir karena layanan CHIKA juga sudah memberikannya.

Berikut adalah informasi layanan CHIKA dan media sosialnya.

  • Facebook: facebook/BPJSKesehatanRI/
  • Telegram: @Chika_BPJSKesehatan_bot
  • Chat WA: 08118750400

Setelah Anda mengetahui sosial medianya, Anda bisa memilih salah satu sesuai dengan mana media sosial yang Anda punya. Lalu, bagaimana cara chat CHIKA BPJS? Selanjutnya, lakukan langkah-langkah berikut ini:

  1. Pilih cek status peserta
  2. Masukkan nomor peserta atau NIK Anda sebagai verifikasi.
  3. Masukkan tanggal lahir yang memiliki format sebagai berikut: yyyy-mm-dd atau sesuai petunjuk yang diminta.
  4. Selanjutnya, kirim pesan tersebut. Otomatis CHIKA akan menjawab tentang status kepesertaan Anda aktif atau tidak.

3. Cek Kartu BPJS Kesehatan Lewat 165

Cara cek BPJS apakah masih aktif atau tidak dengan menggunakan perangkat ponsel yaitu melalui Care Center BPJS Kesehatan. BPJS memberikan pelayanan untuk menampung permasalahan, keluhan, dan pertanyaan peserta BPJS dengan panggilan teleponnya.

Jadi, Anda bisa mengajukan atau menanyakan perihal kartu BPJS Kesehatan Anda melalui care center tersebut. Pelayanan dibuka selama 24 jam penuh sehingga Anda bisa bertanya kapan saja yang diinginkan.

Namun, ada baiknya untuk melakukan panggilan dengan sinyal yang penuh agar tidak mengalami gangguan yang bisa mengakibatkan tidak bisa tersambung dengan admin Care Center.

Adapun untuk menghubunginya sangat mudah, yaitu sebagai berikut:

  1. Masuk ke menu telepon dan dial kemudian, masukkan nomor 165.
  2. Lakukan panggilan. Kemudian, akan muncul berbagai opsi pilihan layanan. Untuk mengecek status kartu BPJS Anda, klik 1.
  3. Selanjutnya pilih layanan status peserta.
  4. Masukkan pula nomor peserta atau NIK untuk melanjutkan proses tersebut.
  5. Input juga tanggal lahir Anda selaku peserta BPJS Kesehatan.
  6. Secara otomatis akan terdengar voice interactive yang langsung menyebutkan status kartu BPJS Kesehatan Anda aktif atau tidak.

4. Cek di Kantor Cabang Langsung

Cek Kartu BPJS Kesehatan Masih Aktif Atau Tidak Offline

Cara cek BPJS aktif atau tidak tanpa aplikasi yaitu dengan mengunjungi kantor cabang secara langsung. Biasanya peserta BPJS usia tua lebih memilih cara ini dengan alasan tidak terlalu mengetahui teknologi.

Anda juga bisa menemui langsung pihak BPJS untuk mengecek kartu Anda aktif atau tidak.

Selain itu, dapat juga dilakukan untuk membayar iuran BPJS dan mengatasi permasalahan lainnya. Cek di kantor cabang BPJS akan menjadi solusi yang tepat apabila cara sebelumnya sedang mengalami masalah dan tidak efektif untuk digunakan.

Langkah-langkah Cek ke Kantor BPJS

Berikut langkah-langkah mengecek ke kantor cabang BPJS:

  1. Pertama, Anda harus menyiapkan dokumen seperti KK atau KTP untuk berjaga-jaga.
  2. Selanjutnya, datangi kantor cabang BPJS Kesehatan sesuai domisili agar data Anda mudah ditemukan.
  3. Selanjutnya, ambil nomor antrian dan tunggu sampai giliran dipanggil.
  4. Setelah nomor Anda disebut, maju ke bagian pelayanan dan sampaikan kepada petugas maksud Anda yaitu untuk mengecek BPJS Kesehatan.
  5. Petugas akan meminta nomor NIK Anda. Jika tidak hafal, bisa dilihat melalui KK atau KTP yang Anda bawa sebelumnya.
  6. Selesai. Petugas akan memeriksa data diri Anda dan jika benar dan sesuai maka akan diinformasikan status kepesertaannya.

5. Petugas BPJS Satu

Cara lainnya ini sedikit lebih sulit dibandingkan cara-cara di atas. Hal ini karena Anda harus menemui petugas yang bekerja di lokasi tertentu yaitu di rumah sakit yang ditunjuk atau di puskesmas.

Jadi, Anda perlu mengetahui informasi keberadaan dari BPJS Satu ini. Namun, Anda akan lebih mudah mengenali petugas tersebut karena dapat dilihat dari pakaian yang dikenakan. Umumnya, petugas BPJS Satu di rumah sakit mengenakan pakaian rompi berwarna kuning.

Untuk melakukan pengecekan kartu, silahkan untuk membawa fotokopi KTP atau KK beserta kartu KIS-nya.

Penutup

Demikian penjelasan mengenai bagaimana cek kartu BPJS Kesehatan yang paling mudah dan praktis. Silahkan pilih mana yang menurut Anda gampang untuk diterapkan. Jangan lupa membayar iuran BPJS agar status di kartu Anda selalu aktif. Semoga bermanfaat!

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Enol Writer
1 tahun yang lalu
JHT BPJS Ketenagakerjaan: Syarat Lengkap dan Cara Klaim - Jobnas

JHT BPJS Ketenagakerjaan: Syarat Lengkap dan Cara Klaim

Batas Melamar Pekerjaan ini Artikel

Bagaimana syarat dan cara klaim JHT BPJS ketenagakerjaan sebetulnya bukan masalah sulit. Hanya saja tak banyak yang tahu bagaimana cara detail tentang hal tersebut.

Perlu diketahui bahwa JHT atau Jaminan Hari Tua ini dapat dicairkan atau di klaim. Apa syaratnya di tahun 2022 dan caranya dapat diketahui lengkap dalam artikel ini.

Kriteria Klaim (JHT) Jaminan Hari Tua BPJS Ketenagakerjaan

BPJS merupakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial yang merupakan program layanan pemerintah. Program ini berguna agar memberi kenyamanan pada para pekerja setelah masa produktif berkurang.

BPJS ketenagakerjaan wajib memberikan informasi kepada peserta tentang jumlah saldo yang dimiliki. Dengan begitu peserta mengetahui berapa saldo JHT BPJS yang dimilikinya baik lewat online atau offline.

Sebelum mengajukan klaim pencairan JHT, perlu mengetahui syarat apa yang harus dipersiapkan. Selain itu terdapat kriteria yang harus dipenuhi sebelum melakukan klaim. Adapun kriteria dari jaminan hari tua ini adalah:

  • Usia peserta mencapai 56 tahun.
  • Peserta mengundurkan diri.
  • PHK untuk peserta yang bersangkutan.
  • Kepesertaan peserta BPJS ketenagakerjaan telah mencapai 10 tahun, jika kurang dari itu belum dapat mengajukan klaim.
  • Perjanjian kerja waktu tertentu.
  • Terdapat perjanjian kerja bersama sehingga peserta pensiun sesuai perjanjian tersebut.

Kriteria yang tersebut di atas harus dipenuhi dahulu oleh peserta supaya dapat melakukan klaim. Adapun klaim yang dapat dicairkan dibagi dalam 3 jenis, yaitu:

  • Pencairan 10%
  • Pencairan 30%
  • Pencairan 100%

Tiga jenis pencairan dengan syarat yang berbeda tergantung dari kriteria peserta JHT. BPJS memiliki peraturan tersendiri. Adapun syarat klaim JHT ketenagakerjaan dokumen yang dibutuhkan juga berbeda-beda.

Syarat Klaim BPJS Usia Mencapai 56 Tahun

Peserta yang telah mencapai usia 56 tahun dapat melakukan klaim saldo BPJS dengan beberapa syarat. Syarat sebagai kelengkapan dokumen sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan. Dokumen yang harus dipersiapkan adalah:

1. KTP

KTP (Kartu Tanda Penduduk) menjadi menjadi salah satu syarat utama ketika akan mencairkan JTH.

2. Kartu Peserta BPJS

Selain KTP kartu peserta BPJS ketenagakerjaan menjadi dokumen syarat penting untuk klaim. Kartu ini sebagai peserta aktif agar dapat dilanjutkan prosesnya.

3. NPWP

NPWP dikhususkan untuk peserta JHT BPJS yang memiliki saldo lebih dari 50 juta. Selain itu untuk peserta yang telah mengajukan di klaim sebelumnya untuk klaim berikutnya.

Syarat Klaim BPJS Peserta yang Mengundurkan Diri

Dibandingkan dengan peserta mencapai usia 56 tahun, ada sedikit perbedaan syarat dokumen. Secara lengkap dokumen yang dibutuhkan adalah:

1. KTP

KTP menjadi salah satu syarat utama yang harus dipenuhi, terdapat NIK (Nomor Induk Kependudukan) yang nanti diperlukan.

2. Kartu Peserta BPJS

Syarat berikutnya adalah kartu kepesertaan BPJS sebagai syarat anggota yang aktif.

3. NPWP

NPWP ini khusus untuk pemilik saldo di atas 50 juta atau yang telah mengajukan klaim sebelumnya.

4. Surat pengunduran diri pemberi kerja

Surat pengunduran ini sebagai bukti pengunduran diri dari pemberi kerja pada yang bersangkutan.

Syarat Klaim Terkena PHK

Persyaratan klaim BPJS ketenagakerjaan khusus yang terkena PHK dapat cek di bawah ini:

1. KTP

Syarat utama sebagai identitas diri adalah KTP.

2. Kartu Peserta BPJS

Memiliki kartu peserta BPJS aktif sehingga memang membuktikan peserta aktif dalam keanggotaan BPJS.

3. NPWP

Khusus untuk peserta JHT BPJS yang memiliki saldo di atas 50 juta dan sudah pernah melakukan klaim sebelumnya.

4. Putusan Pengadilan Hubungan Industrial

5. Bukti Adanya PHK

Dengan menunjukkan surat dari pemberi kerja dari pemberi kerja disertai stempel dan tanda tangan pimpinan perusahaan atau instansi.

Syarat Klaim Kepesertaan 10 Tahun

Syarat klaim BPJS ketenagakerjaan untuk kepesertaan 10 tahun dapat dilihat di bawah ini:

1. Kartu BPJS

Menunjukkan sebagai peserta yang aktif dalam kepesertaan BPJS ketenagakerjaan.

2. KTP

Sebagai bukti identitas diri dibutuhkan KTP untuk menunjukkan NIK

3. NPWP

Jika peserta memiliki saldo di atas 50 juta dan telah ada klaim sebelumnya.

4. Surat Bukti Perbankan

Surat ini berupa pencairan klaim JHT BPJS sebesar 30% untuk uang muka pengambilan perumahan. Selain itu dokumen untuk cicilan angsuran rumah atau pelunasan dari perumahan yang diambil peserta.

Secara umum dokumen yang dibutuhkan hampir sama. Terdapat perbedaan di dokumen tertentu yang harus diikutsertakan. Semuanya tergantung dari kriteria JHT yang diminta dan klaim peserta.

Cara Pencairan BPJS Ketenagakerjaan Secara Online

Cara klaim bpjs ketenagakerjaan secara online bisa dilakukan melalui berbagai cara, salah satunya dengan menggunakan Lapak Asik. Lapak Asik singkatan dari Layanan Tanpa Kontak Fisik, merupakan platform resmi dari BPJS.

Adapun prosesnya dengan langkah sebagai berikut:

1. Klik Lapak Asik

Langkah pertama cara klaim dengan klik di website resminya yaitu lapakasik.bpjsketenagakerjaan.go.id.

2. Mengisi Data Diri

Selanjutnya jika sudah membuka situs reminya mengisi data diri yang dibutuhkan berupa nama lengkap sesuai KTP, Nomor BPJS dan NIK. Isi sesuai data yang benar agar lancar hingga selesai klaim.

3. Unggah Dokumen

Dokumen yang diperlukan JHT BPJS adalah:

  • Kartu peserta BPJS ketenagakerjaan.
  • KTP.
  • Buku rekening atas nama yang bersangkutan.
  • Surat keterangan dari perusahaan. Hal ini tergantung dari jenis klaim yang dibutuhkan dan kriterianya. Apakah untuk klaim 10%, 30% atau 100%.
  • Form pengajuan JHT telah lengkap.
  • Foto terbaru.

4. Konfirmasi Data Pengajuan

Setelah itu jangan lupa klik simpan untuk selanjutnya menunggu konfirmasi data pengajuan.

5. Menunggu Jadwal Wawancara

Jika telah menyimpan dokumen tersebut  maka peserta diminta menunggu untuk melakukan jadwal wawancara online. Informasi jadwal ini akan diberitahukan lewat email peserta.

6. Wawancara

Wawancara dilakukan saat petugas telah menghubungi dan melakukan video call terhadap yang mengajukan klaim.

7. Proses Selesai

Setelah semua proses dilalui dengan baik maka JHT akan dikirimkan ke saldo peserta yang telah lengkap diisi di formulir pengajuan.

Cara Pencairan Secara Offline

Jika ingin melakukan klaim JHT BPJS secara offline berikut langkahnya:

1. Siapkan Dokumen

Langkah pertama dengan menyiapkan dokumen yang diperlukan yang telah disebutkan di syarat dokumen. Sesuaikan dengan kriteria yang akan di klaim.

2. Mengisi Formulir

Formulir tentang klaim data Jaminan Hari Tua. Data diri diisi dengan lengkap dan benar.

3. Tandatangan

Menandatangani surat pernyataan menyebutkan peserta klaim sudah tidak bekerja.

4. Antri

Langkah selanjutkan meletakkan semua dokumen yang telah disiapkan ke dropbox dan mengambil nomor antrian.

5. Verifikasi Data

Setelah itu verifikasi data sesuai proses.

6. Foto Diri

Fot diri peserta bahwa peserta benar-benar yang akan melakukan klaim JHT ketenagakerjaan 2022.

7. Tanda Bukti

Setelahnya adalah menerima tanda bukti transaksi.

Dokumen yang dibutuhkan sebagai syarat klaim JHT untuk BPJS tenaga kerja bukan sesuatu yang sulit. Ada baiknya menyiapkan jauh-jauh hari sebelum melakukan klaim dan cek saldo. Dengan demikian semua dapat dilakukan sesuai prosesnya dan lancar. Syarat dan cara klaim JHT BPJS ketenagakerjaan juga tidaklah rumit. Dapat dilakukan baik secara online atau offline. Semua tergantung kondisi dari peserta tersebut. Pilih yang paling nyaman sesuai masing-masing karena sama saja.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Enol Writer
2 tahun yang lalu
Beberapa Cara Turun Kelas BPJS dan Persyaratannya - Jobnas

Beberapa Cara Turun Kelas BPJS dan Persyaratannya

Batas Melamar Pekerjaan ini Artikel

BPJS memiliki tiga kelas yang berbeda mulai dari BPJS kelas 1 hingga BPJS kelas 3. Yang membedakannya ada pada iuran yang setiap bulan harus dikeluarkan dan layanan rawat inap. Anda bisa naik maupun turun kelas sesuai keinginan. Lalu bagaimana cara turun kelas BPJS?

Apabila iuran yang harus Anda keluarkan terasa terlalu berat. Anda bisa melakukan turun kelas BPJS dengan beberapa cara, serta syarat yang harus Anda penuhi. Untuk mengetahui cara turun kelas BPJS online dan persyaratannya, simak ulasan berikut ini.

Sekilas Tentang BPJS Kesehatan

Mungkin sudah banyak yang tahu mengenai BPJS kesehatan. Jadi BPJS kesehatan sendiri merupakan badan hukum public yang dibentuk dengan tujuan menyelenggarakan jaminan kesehatan.

Sebagaimana yang dimaksud dalam Undang – Undang. Sistem pembiayaan BPJS kesehatan berbasis asuransi kesehatan sosial. Untuk itu, peserta BPJS diperlukan membayarkan iuran sesuai dengan kelas yang dimiliki.

Syarat Turun Kelas BPJS 2022

Sebelum membahas bagaimana cara turun kelas BPJS. Alangkah baiknya kamu mengetahui syarat turun kelas BPJS 2022 maupun dokumen yang harus kamu siapkan. Agar prosesnya bisa berjalan lancar. Berikut beberapa syarat yang harus Anda penuhi.

  • Peserta BPJS harus sudah terdaftar minimal satu tahun pada kelas saat ini.
  • Tidak ada tunggakan iuran serta status peserta BPJS harus aktif.
  • Peserta yang melakukan pemindahan kelas pada bulan berjalan, maka perubahan kelas akan berlangsung pada bulan selanjutnya.
  • Perubahan kelas akan berlaku untuk seluruh anggota keluarga dalam satu kartu keluarga (KK)
  • Perubahan kelas hanya bisa dilakukan oleh peserta mandiri. Bukan pekerja penerima upah, untuk pekerja penerima upah akan disesuaikan pihak BPJS.

Dokumen Turun Kelas BPJS

Setelah mengetahui syarat diatas, kamu bisa langsung melakukan penurunan kelas BPJS. Penurunan kelas BPJS bisa dilakukan secara langsung dengan datang ke kantor BPJS. Untuk itu, pastikan Anda membawa dokumen yang diperlukan. Beberapa dokumen yang akan diperlukan.

  • Kartu tanda penduduk
  • Kartu keluarga
  • Kartu peserta BPJS

Pastikan kamu membawa dokumen diatas, bisa dalam bentuk fotocopy maupun asli. Untuk mempermudah, kamu bisa menyiapkan bentuk fotocopy maupun aslinya.

Cara Turun Kelas

Untuk melakukan penurunan kelas BPJS, bisa dilakukan dalam beberapa cara. Ada cara turun kelas BPJS secara online maupun langsung. Berikut langkah – langkahnya.

1. Aplikasi

Cara turun kelas bisa dilakukan melalui aplikasi mobile JKN. Ini merupakan salah satu cara turun kelas BPJS secara online yang tentunya lebih praktis. Berikut langkahnya.

  1. Pertama, download aplikasi mobile JKN, bisa melalui app store maupun google play store.
  2. Jika Anda merupakan member baru, Anda wajib melakukan pendaftaran akun.
  3. Untuk melakukan pendaftaran, pilih menu “ Daftar” dan kemudian pilih “ Aktivasi akun”.
  4. Isi kolom yang ada, mulai dari nomor BPJS, NIK, password, e-mail, hingga nomor handphone peserta. Dan pencet tombol “ Registrasi”
  5. Kemudian akan ada kode verifikasi yang dikirim melalui email.
  6. Jika verifikasi sudah berhasil, itu artinya kamu telah terdaftar.
  7. Kemudian silakan login dengan memasukkan nomor BPJS maupun e-mail. Anda tinggal ikuti petunjuk dan langkah yang ada.
  8. Setelah berhasil masuk, pilih menu “ Ubah data peserta” yang ada pada beranda utama aplikasi.
  9. Pilih opsi “ Kelas” dang anti dengan kelas yang Anda inginkan.

2. Call Center

Cara turun kelas yang kedua bisa melalui call center BPJS dengan nomor 1500 400. Petugas yang ada akan membantu dalam mengurus proses yang dibutuhkan. Dalam prosesnya mungkin petugas akan menanyakan data diri Anda.

Berupa nomor BPJS, Nomor Induk Penduduk (NIK), Nomor Kartu Keluarga, dan berbagai dokumen yang dibutuhkan.

3. Mobile Customer Service

Mobile Customer Service atau MCS merupakan mobil layanan keliling BPJS yang bertujuan untuk menambah kualitas pelayanan. Untuk melakukan perubahan kelas bisa dengan datang mobil keliling dengan tempat dan waktu yang telah ditentukan.

Disana Anda hanya perlu input FDIP. Setelah itu tunggu antrian yang ada, untuk bisa melakukan penurunan kelas. Jadwal MCS bisa kamu lihat melalui akun twitter @BPJSKesehatanRI, instagram @bpjskesehatan_ri maupun akun facebook BPJS Kesehatan.

4. Mal Pelayanan Publik

Cara keempat bisa melalui mal pelayanan public. Cara ini pada dasarnya sama dengan lewat kantor cabang BPJS. Cukup dengan mengisi FDIP dan menunggu antrean yang ada. Pastikan kamu membawa dokumen yang dibutuhkan untuk penurunan kelas BPJS.

5. Kantor Cabang BPJS

Cara yang terakhir melalui kantor cabang BPJS yang hampir ada disetiap daerah. Cara ini bisa kamu lakukan jika kamu bingung menggunakan cara turun kelas BPJS secara online serta tidak adanya MCS maupun mal layanan publik.

Jika kamu menggunakan cara ini, pastikan kamu telah membawa dokumen seperti KK, KTP, dan kartu peserta BPJS.

Daftar Iuran BPJS 2022

Peserta BPJS mandiri atau bukan penerima upah dan bukan pekerja menyetorkan iuran setiap bulannya sesuai dengan kelas BPJS Kesehatan yang dimilikinya. Kelas BPJS memiliki 3 kelas, mulai dari BPJS kelas 1 hingga 3. Berikut rincian iuran sesuai dengan kelas BPJS.

  • Kelas 1 dengan iuran setiap bulan sebesar Rp 150.000
  • BPJS kelas 2 dengan iuran setiap bulan sebesar Rp 100.000
  • Dan kelas 3 dengan iuran setiap bulan sebesar Rp 35.000

Untuk PPU atau pekerja penerima upah, iuran yang dibayarkan setiap bulan sebagai berikut :

  1. Pekerja diwajibkan membayar iuran sebesar 1% dari total gaji yang diterima
  2. Perusahaan atau pemberi kerja harus membayar iuran sebesar 4% dari total gaji karyawan
  3. Batas gaji maksimal yang diperhitungkan sebesar 12 juta.

Kelebihan dan Kekurangan Penurunan Kelas

Melakukan penurunan kelas BPJS, memiliki kelebihan dan kekurangan bagi peserta. Berikut penjelasannya.

1. Kelebihan

Sebelum membahas kekurangan penurunan kelas, mari kita ulas lebih dahulu apa kelebihan penurunan kelas BPJS. Jika Anda melakukan penurunan kelas BPJS, Anda bisa membayar iuran setiap bulannya lebih ringan.

Seperti contohnya jika sebelumnya Anda kelas 1 dan harus membayar iuran sebesar 150 ribu,. Maka dengan penurunan kelas menjadi kelas 2, Anda cukup membayar iuran sebesar 100 ribu. Hal ini tentu lebih meringankan, apalagi di masa ekonomi yang sedang kritis ini.

2. Kekurangan

Namun jika Anda melakukan penurunan kelas akan berdampak pada layanan kesehatan yang didapatkan. Khususnya dalam pelayanan rawat inap. Ruang rawat inap untuk kelas 3 umumnya terdiri dari 6 orang, sedangkan BPJS kelas 2 diisi 2-3 orang.

Namun semuanya sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan Anda. Apakah cukup dengan BPJS kelas 3 atau harus kelas 1.

Baca juga: Cara Menonaktifkan BPJS Ketenagakerjaan

Penutup

Sekian serba-serbi tentang BPJS dan beberapa cara turun kelas BPJS. Baik cara turun kelas BPJS secara online maupun langsung. Selain itu, penurunan kelas BPJS juga memiliki kelebihan dan kekurangan seperti yang dijelaskan. Namun semua pilihan kelas tergantung dengan kebutuhan dan kemampuan individu. Semoga sedikit informasi diatas bisa bermanfaat.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Enol Writer
2 tahun yang lalu
4 Cara Menonaktifkan BPJS Ketenagakerjaan - Jobnas

4 Cara Menonaktifkan BPJS Ketenagakerjaan

Batas Melamar Pekerjaan ini Artikel

BPJS Ketenagakerjaan ternyata dapat dinonaktifkan dengan beberapa syarat. Pada pembahasan kali ini, akan dipaparkan mengenai cara menonaktifkan BPJS Ketenagakerjaan. Dengan menonaktifkan BPJS ini, maka Anda sudah tak terdaftar lagi sebagai peserta BPJS.

Penasaran dengan tutorialnya? Artikel ini akan menjawab rasa penasaran Anda terkait bagaimana cara menghentikan BPJS Ketenagakerjaan. Yuk simak pembahasan cara menonaktifkan BPJS Ketenagakerjaan dengan mudah berikut ini.

Syarat Menonaktifkan BPJS Kesehatan

Apabila Anda penasaran mengenai adakah cara menonaktifkan BPJS kesehatan, maka jawabannya adalah ada. Anda bisa menggunakan cara menonaktifkan BPJS Ketenagakerjaan secara online.

Untuk bisa menonaktifkan BPJS secara online, Anda harus tahu lebih dulu syarat menonaktifkan BPJSTK. Berikut ini merupakan syarat yang melatarbelakangi upaya menonaktifkan BPJS Ketenagakerjaan yang harus dipenuhi.

  1. Peserta BPJS Ketenagakerjaan yang merupakan karyawan mengundurkan diri dari perusahaan
  2. Peserta BPJS Ketenagakerjaan mengalami Pemutusan Hubungan Kerja atau PHK
  3. Berkaitan dengan peralihan profesi menjadi pekerjaan nonformal;
  4. Berhubungan dengan pengajuan pencairan atau klaim.

Adapun syarat atau dokumen yang harus dipenuhi sebelum mengajukan penonaktifan BPJS ketenagakerjaan adalah sebagai berikut:

  1. Kartu Keluarga (KK)
  2. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  3. Kartu peserta BPJS
  4. Surat keterangan (paklaring) jika telah berhenti bekerja dalam suatu instansi perusahaan

Itulah syarat-syarat seseorang menonaktifkan BPJS Ketenagakerjaan yang dimilikinya. Setelah dinonaktifkan, biasanya peserta BPJS akan mendapatkan pencairan dana.

4 Cara Menonaktifkan BPJS Ketenagakerjaan

Setelah memahami syarat yang diperlukan agar bisa membuat BPJS Ketenagakerjaan non aktif. Lantas, bagaimana cara menonaktifkan BPJS Ketenagakerjaan mandiri? Berikut merupakan cara menonaktifkan BPJS Ketenagakerjaan yang dapat Anda jadikan sebagai panduan.

1. Melalui Perusahaan

Cara mudah pertama yang bisa dilakukan dalam cara menonaktifkan BPJS Ketenagakerjaan perusahaan. Dalam hal ini, memang upaya menonaktifkan BPJS Ketenagakerjaan bisa dilakukan langsung oleh perusahaan dimana Anda bekerja sebelumnya.

Hal ini dilakukan agar perusahaan tak harus terbebani dengan pembayaran iuran bulanan pada karyawan yang secara resmi telah berhenti bekerja dari suatu pekerjaan. Status Anda sebagai peserta BPJS ini akan otomatis nonaktif ketika perusahaan membayarkan iuran terakhir.

Perusahaan pun akan memberikan laporan pada pihak BPJS Ketenagakerjaan apabila Anda telah berhenti bekerja. Berikut langkah yang bisa Anda lakukan:

  1. Buatlah laporan lebih dulu pada pihak perusahaan;
  2. Apabila Anda sudah melaporkan pada pihak perusahaan maka tim HR dari perusahaan akan segera memproses penonaktifan BPJS;
  3. Anda pun kemudian akan diminta untuk mengisi formulir yang bertujuan untuk menonaktifkan BPJS Ketenagakerjaan;
  4. Tunggulah hingga proses untuk menonaktifkan BPJS Ketenagakerjaan tersebut berlangsung;
  5. Anda juga bisa memberikan konfirmasi terkait penonaktifan BPJS Ketenagakerjaan pada perusahaan tersebut.

Nah, itulah cara untuk menonaktifkan BPJS Ketenagakerjaan melalui perusahaan. Beberapa perusahaan memang bisa membantu Anda dalam menonaktifkan BPJS ketenagakerjaan bagi karyawan yang mengundurkan diri atau terkena PHK.

2. Secara Mandiri

Anda pun bisa melakukan penonaktifan BPJS Ketenagakerjaan secara mandiri. Upaya ini bisa Anda lakukan apabila perusahaan tempat Anda bekerja sebelumnya tersebut telah bangkrut atau tak beroperasi lagi.

Anda bisa melakukan penonaktifan ini dengan mendatangi kantor BPJS Ketenagakerjaan setempat. Simak langkah-langkah yang bisa Anda ikuti di bawah ini:

  1. Kunjungilah kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan setempat dimana Anda terdaftar;
  2. Lakukan pengajuan penonaktifan BPJS Ketenagakerjaan pada petugas di tempat tersebut;
  3. Serahkan dokumen dan persyaratan yang telah disiapkan seperti KK, KTP, kartu peserta dan paklaring;
  4. Tunggu hingga petugas BPJS Ketenagakerjaan memproses penonaktifan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Anda.

Selesai, Anda pun hanya menunggu beberapa saat agar proses penonaktifan BPJS Ketenagakerjaan Anda telah diproses.

3. Menonaktifkan Kepesertaan BPU

Apabila Anda termasuk Bukan Penerima Upah (BPU) dan hendak menghentikan BPJS Ketenagakerjaan. Maka Anda bisa mengikuti tutorial di bawah ini yang terbilang mudah. Berikut tata caranya:

  1. Datangilah kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan yang terdekat;
  2. Serahkan KTP, KK, kartu BPJS ketenagakerjaan beserta dokumen yang lain. Apabila Anda telah tiba di lokasi, maka Anda bisa mengambil nomor antrian;
  3. Tunggu hingga dipanggil oleh petugas BPJS, maka sampaikan tujuan Anda terkait penonaktifan BPJS Ketenagakerjaan;
  4. Nantinya petugas akan membantu Anda untuk memproses penonaktifan kepesertaan Anda hingga selesai.

4. Memantau Penonaktifkan BPJS Ketenagakerjaan secara Online

Cara untuk menonaktifkan BPJS Ketenagakerjaan ini ternyata bisa dilakukan secara mandiri dan memantau lewat online. Dengan kata lain, Anda bisa membantu untuk mengecek status kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan ini secara mandiri.

Apabila Anda memantau status kepesertaan, maka proses penonaktifan BPJS ini bisa semakin cepat. Berikut cara menonaktifkan BPJS Ketenagakerjaan via online yang bisa Anda lakukan agar lama proses menonaktifkan BPJS Ketenagakerjaan bisa lebih cepat.

  1. Kunjungi halaman sso.bpjsketenagakerjaan.go.id atau Anda bisa mengakses melalui aplikasi resmi BPJS yakni BPJSTKU;
  2. Anda dapat masuk dengan akun dan password yang Anda miliki sebelumnya;
  3. Setelah berhasil login, klik menu Kartu Digital;
  4. Selanjutnya dapat klik pada gambar kartu digital. Anda pun bisa mengecek kepesertaan Anda pada BPJS Ketenagakerjaan;
  5. Apabila masih aktif. Maka Anda bisa segera menghubungi HRD pada perusahaan tempat Anda bekerja sebelumnya;
  6. Tunggulah hingga proses menonaktifkan kartu BPJS tersebut dari HRD perusahaan Anda;
  7. Lakukan pengecekan secara berkala pada laman tersebut.

Selain dengan situs tersebut, Anda juga bisa mengecek status ketenagakerjaan Anda melalui SMS Gateway. Berikut langkah-langkah yang perlu Anda tempuh dalam mengecek status kepesertaan Anda.

  1. Nomor tujuan SMS untuk melakukan pengecekan ini adalah 2757. Layanan SMS ini hanya tersedia bagi Anda yang menggunakan provider Telkomsel, XL, ataupun Indosat. Saat ini, BPJS Ketenagakerjaan belum membuat layanan bagi provider yang lain;
  2. Format SMS yang harus Anda dikirimkan adalah sebagai berikut. Daftar (Spasi) Saldo#Nomor KTP#Nama Peserta#Tanggal Lahir#Nomor Kartu BPJS#Email. Untuk tanggal lahir gunakan format DD-MM-YY;
  3. Setelah menulis format tersebut, maka kirimkan SMS tersebut ke nomor tujuan yakni 2757. Apabila nomor HP beserta identitas dari BPJS Ketenagakerjaan Anda telah terdaftar, maka Anda bisa mengecek status keaktifan;
  4. Caranya yakni dengan mengirim pesan dengan format : Status(spasi)TK#No peserta BPJS kemudian kirim ke 2757.

Selesai. Anda pun akan mendapatkan informasi mengenai status keaktifan dari BPJS Ketenagakerjaan sesuai nomor peserta yang Anda kirimkan. Sebagai tambahan, Anda juga perlu menyediakan saldo pulsa yang cukup untuk menggunakan layanan ini.

Nah, itulah cara untuk memantau status penonaktifan BPJS Ketenagakerjaan Anda. Dengan memantau hal ini, maka Anda bisa menghubungi HR terkait apabila status kepesertaan masih aktif.

Apabila status kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Anda sudah tak aktif lagi. Maka kabar gembira bagi Anda karena Anda bisa mencairkan dana JHT pada kantor BPJS Ketenagakerjaan yang terdekat dari lokasi Anda.

Baca juga: Aplikasi BPJS Ketenagakerjaan Terbaru

Penutup

Baiklah, sampai disini saja pembahasan mengenai cara menonaktifkan BPJS Kesehatan. Semoga cara-cara yang disampaikan di atas dapat memberikan pengetahuan baru dan bermanfaat bagi Anda. Selamat mencoba!

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Enol Writer
2 tahun yang lalu
Aplikasi BPJS Ketenagakerjaan Terbaru 2022 - Jobnas

Aplikasi BPJS Ketenagakerjaan Terbaru 2022

Batas Melamar Pekerjaan ini Artikel

Apabila Anda merupakan peserta dari JHT (Jaminan Hari Tua) BPJS Ketenagakerjaan maka Anda bisa mengecek saldo yang Anda miliki secara mudah melalui JMO atau BPJSTKU. JMO dan BPJSTKU merupakan aplikasi BPJS Ketenagakerjaan.

Dalam hal ini, JMO atau Jamsostek Mobile dan BPJSTKU adalah sebuah aplikasi yang memungkinkan Anda melakukan pengecekan saldo BPJS Ketenagakerjaan. Baik diakses melalui ponsel Android atau ios.

JMO (Jamsostek Mobile)

Jamsostek Mobile merupakan suatu inovasi layanan digital yang diluncurkan oleh BPJS Ketenagakerjaan. Aplikasi JMO  ini memudahkan Anda dalam memenuhi kebutuhan terkait layanan BPJAMSOSTEK tanpa harus mendatangi kantor cabang.

Anda bisa dengan mudah melakukan pengecekan saldo BPJS Ketenagakerjaan Anda melalui aplikasi ini. Dengan aplikasi ini, Anda tak perlu jauh-jauh ke kantor dan antri untuk melihat kepesertaan dan saldo Anda.

Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan

Untuk dapat mengecek saldo BPJS Ketenagakerjaan, khususnya Anda sebagai peserta jaminan hari tua. maka Anda bisa melakukan cara yakni melalui aplikasi BPJS Ketenagakerjaan JMO ataupun melalui website.

1. Menggunakan Aplikasi JMO

Cara pertama yang bisa dilakukan yakni cek saldo menggunakan aplikasi BPJS Ketenagakerjaan. Untuk melihat saldo BPJS Ketenagakerjaan Anda dapat mengunduh aplikasi JMO terlebih dahulu. Berikut tutorialnya:

  1. Bukalah Google Play Store pada ponsel Android Anda atau App Store pada perangkat ios Anda;
  2. Ketiklah JMO atau Jamsostek Mobile. Jika sudah ketemu, klik unduh atau instalasi;
  3. Tunggu proses mengunduh selesai. Selanjutnya izinkan akses dan lakukan instalasi seperti umumnya;
  4. Bukalah aplikasi JMO yang sudah terinstal;
  5. Jika Anda belum memiliki akun, klik Buat Akun pada aplikasi BPJS Ketenagakerjaan mendaftar untuk melakukan pendaftaran;
  6. Pilihlah Kewarganegaraan Anda, kemudian pilihlah jenis kepesertaan. Anda bisa memilih penerima upah, bukan penerima upah, maupun pekerja migran Indonesia;
  7. Selanjutnya masukkan data diri Anda yakni berupa Nomor Induk Kependudukan atau NIK, nama lengkap, tanggal lahir, serta nomor kartu peserta BPJamsostek;
  8. Apabila sebelumnya Anda telah memiliki akun, maka Anda bisa login aplikasi BPJS Ketenagakerjaan;
  9. Masukkan email dan password yang Anda miliki;
  10. Klik pada menu Jaminan Hari Tua kemudian klik Cek Saldo. Tak berselang lama, sistem akan menampilkan berapa jumlah saldo  BPJS ketenagakerjaan yang Anda miliki.

Baiklah, itulah cara mengecek saldo menggunakan Aplikasi BPJS Ketenagakerjaan JMO sekaligus cara untuk download Aplikasi BPJS Ketenagakerjaan. Anda bisa mengikuti tutorial yang disampaikan di atas agar bisa cek saldo BPJS Ketenagakerjaan dengan mudah.

2. Melalui Website

Selain menggunakan aplikasi BPJS Ketenagakerjaan Online, Anda juga bisa menggunakan website untuk melakukan pengecekan BPJS ketenagakerjaan online. Berikut adalah cara yang bisa Anda coba apabila aplikasi BPJS Ketenagakerjaan yakni JMO sedang bermasalah.

Berikut tahapan yang perlu Anda ikuti:

  1. Bukalah browser pada ponsel atau PC Anda; bisa menggunakan Chrome atau Firefox. Pastikan koneksi internet Anda lancar.
  2. Kunjungi situs sso.bpjsketenagakerjaan.go.id. Masuklah dengan akun yang sudah Anda buat sebelumnya menggunakan aplikasi;
  3. Apabila telah login dengan memasukkan email dan password, maka akan terlihat tampilan situs BPJS Ketenagakerjaan;
  4. Anda bisa klik menu Lihat Saldo JHT kemudian akan muncul tampilan saldo BPJS Ketenagakerjaan yang Anda miliki.

Selesai, itulah cara lain yang bisa Anda lakukan untuk mengecek saldo BPJS apabila aplikasi sedang mengalami gangguan.

BPJSTKU

Selain menggunakan JMO, BPJS Ketenagakerjaan juga meluncurkan aplikasi yang disebut sebagai BPJSTKU. Aplikasi BPJSTKU ini memberikan layanan pada pengguna mengenai simulasi JHT, cek saldo JHT, sekaligus rincian iuran.

Dikutip dari laman resmi BPJS Ketenagakerjaan, BPJSTKU alah aplikasi yang bisa digunakan oleh peserta BPJS Ketenagakerjaan dalam mengakses layanan BPJS Ketenagakerjaan. Aplikasi ini bisa diunduh secara gratis pada ponsel Android atau ios.

Aplikasi ini juga memungkinkan Anda dalam mengajukan klaim online dimana bisa terintegrasi langsung dengan layanan klaim dan mampu berkembang sesuai kebutuhan Anda. Berikut adalah manfaat dari aplikasi BPJSTKU.

  • Sebagai sumber informasi terkait kepesertaan bagi tenaga kerja;
  • Menyediakan layanan dalam mengecek saldo JHT sehingga peserta dapat memastikan saldo juga pembayaran iuran tanpa harus mendatangi kantor cabang;
  • Memberikan layanan cek rincian iuran JHT dan JP sehingga peserta dapat memastikan jumlah upah yang dilaporkan;
  • Menyediakan layanan terkait simulasi JHT sehingga Anda bisa tahu besaran pengembangan yang dapat diperoleh dari program  JHT;
  • Menyediakan layanan dalam mengklaim saldo JHT atau e-klaim sehingga peserta bisa tahu kelengkapan berkas sekaligus kelayakan pengajuan klaim JHT sebelum mendatangi kantor cabang.

Mendaftar BPJSTKU

Setelah tahu terkait apa itu aplikasi BPJSTKU dan manfaatnya, Anda dapat menggunakan BPJSTKU sebagai aplikasi yang membantu Anda pada layanan BPJS. Untuk itu, berikut akan dipaparkan tutorial terkait cara download aplikasi BPJS dan mendaftar BPJSTKU.

  1. Unduhlah aplikasi BPJSTKU pada Google Play Store bagi pengguna Android atau App Store bagi pengguna Ios;
  2. Lakukan instalasi pada ponsel Anda. Apabila belum mendaftar, maka klik menu Buat Akun;
  3. Pilihlah kewarganegaraan pekerja sesuai status Anda;
  4. Jika sudah, klik Ya, Saya sudah daftar apabila telah tercatat sebagai peserta;
  5. Pilihlah jenis kepesertaan Anda. Misalnya untuk karyawan adalah Penerima Upah;
  6. Masukkan data-data yang diperlukan seperti Nomor Induk Keluarga, nama lengkap, tanggal lahir, juga nomor kartu BPJS Ketenagakerjaan;
  7. Jika sudah, klik Selanjutnya;
  8. Masukkan alamat email yang masih aktif beserta nomor telepon yang akan didaftarkan;
  9. Isikan kode verifikasi yang dikirimkan pada nomor atau email Anda. Buatlah password atau kata sandi akun Anda.
  10. Selanjutnya, Anda bisa melakukan login pada aplikasi tersebut. Untuk melihat saldo yang Anda miliki sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan maka klik fitur Lihat Saldo yang terdapat dalam aplikasi;
  11. Jika sudah berhasil, maka akan muncul saldo yang Anda miliki. Tak lupa, muncul juga rincian riwayat iuran yang dibayarkan dari upah selama bekerja.

Selesai. Kini Anda berhasil mendaftar aplikasi BPJS Ketenagakerjaan. Anda pun sudah bisa mengecek saldo BPJS Ketenagakerjaan dengan aplikasi BPJSTKU tersebut. Kini, Anda bisa mendapatkan layanan tersebut dengan praktis dan mudah dimana saja kapan saja.

Selanjutnya Anda bisa menikmati berbagai fitur dan layanan yang disediakan pada aplikasi tersebut. Jika dilihat-lihat pada prinsipnya proses mendaftar BPJSTKU dan JMO sama. Memang kedua aplikasi tersebut memiliki tujuan yang sama dalam layanan BPJS.

Andapun bisa melakukan pendaftaran dengan mudah baik pada aplikasi JMO maupun BPJSTKU. Setelah mendaftar, Anda bisa melakukan pengecekan saldo BPJS Ketenagakerjaan yang Anda miliki.

Bagaimana? cukup mudah bukan? Asalkan Anda lakukan dengan step-step yang urut, Anda bisa mendaftar dengan mudah lewat aplikasi BPJS Ketenagakerjaan tersebut.

Baca juga: Website BPJS Ketenagakerjaan Resmi, Begini Cara Mengakses dan Fungsinya

Penutup

Baiklah, sampai disini saja pembahasan mengenai aplikasi BPJS Ketenagakerjaan. Semoga aplikasi BPJS Ketenagakerjaan baik JMO ataupun BPJSTKU tersebut bisa menjadi alternatif yang praktis dan simpel bagi Anda sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Selamat mencoba!

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Enol Writer
2 tahun yang lalu
Website BPJS Ketenagakerjaan Resmi, Begini Cara Mengakses dan Fungsinya - Jobnas

Website BPJS Ketenagakerjaan Resmi, Begini Cara Mengakses dan Fungsinya

Batas Melamar Pekerjaan ini Artikel

BPJS Ketenagakerjaan merupakan jaminan yang diberikan oleh pemerintah terkait tenaga kerja di Indonesia dalam memperoleh haknya. Untuk bisa melihat JHT (Jaminan Hari Tua) maka Anda bisa mengunjungi website BPJS Ketenagakerjaan.

Website BPJS Ketenagakerjaan ini tidak hanya membuat cara cek JHT saja melainkan berbagai info lainnya. Anda bisa melakukan pendaftaran akun BPJS , melihat informasi terbaru, dan berbagai informasi yang lain. Penasaran?  Yuk simak bahasan selengkapnya di bawah ini.

Sekilas Mengenai BPJS Ketenagakerjaan

Pada website BPJS Ketenagakerjaan juga dipaparkan sekilas terkait BPJS Ketenagakerjaan sendiri. Jadi, BPJS Ketenagakerjaan adalah suatu badan hukum publik dimana mempunyai tujuan untuk memberikan perlindungan pada seluruh tenaga kerja di Indonesia.

Tujuan akhirnya yakni bisa menghindari risiko sosial ekonomi sesuai dengan rancangan risiko yang akan terjadi. BPJS Ketenagakerjaan ini juga menjadi program jaminan yang dilangsungkan oleh negara sesuai dengan funded social security

Fungsi Website BPJS Ketenagakerjaan

Website BPJS Ketenagakerjaan ini memiliki banyak fungsi yang bisa Anda dapatkan. Berikut ini beberapa kegunaan dari BPJS Ketenagakerjaan yang bisa Anda nikmati ketika berkunjung pada situs ini.

1. Mendaftar BPJS Ketenagakerjaan Via Website

Untuk bisa mendaftar BPJS Ketenagakerjaan, Anda bisa menggunakan website resmi dari BPJS. Namun, sebelumnya Anda juga harus memenuhi persyaratan terlebih dahulu untuk mengajukan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

Apakah Anda telah bergabung pada program BPJS Ketenagakerjaan? Jika belum Anda bisa mendaftar kepesertaan secara online. Berikut adalah syarat mengajukan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan:

  1. Surat izin usaha yang berasal dari kelurahan setempat;
  2. Salinan KTP pada masing-masing pekerja
  3. Salinan KK atau Kartu Keluar pada masing-masing pekerja
  4. Pasfoto berwarna dimana masing-masing pekerja mengumpulkan 1 lembar ukuran 2 x 3

Cara mendaftarnya pun cukup mudah. Berikut merupakan tutorial yang dapat Anda ikuti:

  1. Kunjungilah website BPJS Ketenagakerjaan yakni melalui www.bpjsketenagakerjaan.go.id
  2. Selanjutnya, daftar akun bisa dilakukan dengan klik bagian pojok kanan atas bisa klik menu Daftarkan Saya
  3. Nantinya akan muncul tiga pilihan. Anda bisa memilih bagian Individu atau pekerja BPU;
  4. Kemudian, Anda bisa mengisi empat langkah untuk melengkapi registrasi yakni (1) informasi pekerja, (2) profil dari pekerja, (3) konfirmasi pendaftaran, (4) pembayaran.
  5. Apabila proses registrasi telah selesai, maka proses pendaftaran akun BPJS secara online pun selesai;
  6. Selanjutnya, Anda hanya perlu membawa dokumen yang diperlukan menuju kantor BPJS Ketenagakerjaan terdekat.

Nah, itulah cara daftar peserta BPJS via Website BPJS Ketenagakerjaan. Anda bisa dengan mudah mendaftarkan akun melalui website tersebut.

3. Mengecek Saldo JHT (Jaminan Hari Tua)

Website BPJS Ketenagakerjaan ini selain bisa digunakan untuk melakukan pendaftaran, tentu juga bisa digunakan untuk mengecek saldo Jaminan Hari Tua (JHT) pada peserta BPJS. Tentu saja situs ini bermanfaat bagi Anda yang tidak memiliki aplikasi JMO Jamsostek.

Berikut merupakan cara cek saldo menggunakan website BPJS Ketenagakerjaan BPJamsostek:

  1. Kunjungilah halaman website resmi BPJS yaitu https://sso.bpjsketenagakerjaan.go.id/
  2. Apabila halaman telah terbuka, maka Anda bisa login menggunakan akun yang sudah dibuat sebelumnya. Anda hanya perlu memasukkan alamat email beserta password yang sudah terdaftar;
  3. Namun, apabila Anda belum terdaftar pada situs tersebut, maka Anda bisa melakukan pendaftaran dengan klik Buat Akun Baru;
  4. Jika sudah klik ReCAPTCHA Saya bukan robot;
  5. Apabila sudah login, maka Anda bisa mengecek saldo BPJS Ketenagakerjaan dengan menggunakan menu Lihat Saldo JHT;
  6. Tak berselang lama akan diperlihatkan saldo terbaru dari akun BPJS Ketenagakerjaan yang Anda miliki.

Itulah cara menggunakan BPJS Ketenagakerjaan untuk mengecek saldo Jaminan Hari Tua. Dengan cek saldo dengan website BPJS Ketenagakerjaan maka Anda bisa melakukan pengecekan lebih mudah dan fleksibel dimana saja kapan saja.

Mencairkan JHT secara E-Klaim

e-klaim ialah suatu layanan dengan basis teknologi online yang diluncurkan oleh BPJS Ketenagakerjaan agar bisa mempermudah dalam mencairkan saldo JHT. Dalam hal ini bisa memudahkan peserta BPJS Ketenagakerjaan yang rumahnya jauh untuk mendapat informasi.

Berikut adalah tahapan yang harus dilalui untuk melakukan pencairan saldo dengan e-klaim.

  1. Kunjungilah website resmi BPJS Ketenagakerjaaan yakni www.bpjsketenagakerjaan.go.id
  2. Apabila sudah, lakukan pengisian data diri pada kolom yang disediakan;
  3. Isikan data berupa NIK (Nomor Induk Kependudukan, Nama Lengkap, juga nomor kepesertaan Anda)
  4. Unggahlah dokumen yang dibutuhkan sesuai dengan persyaratan yang diperlukan. Dalam hal ini, Anda juga harus mengunggah foto diri terbaru yang terlihat dari depan dimana berupa file yang berjenis JPG/PNG/PDF/JPEG. Adapun ukuran file yang maksimal yakni 6MB;
  5. Jika sudah, Anda akan memperoleh konfirmasi data pengajuan. Selanjutnya, klik Simpan;
  6. Apabila sudah, Anda hanya perlu menunggu pemberitahuan jadwal dan kantor cabang dimana akan dikirimkan pada email yang Anda daftarkan;
  7. Selanjutnya, Anda akan dihubungi oleh pihak petugas guna melakukan verifikasi data dengan cara wawancara video call;

Pengajuan klaim JHT secara online bisa dilakukan apabila Anda telah memenuhi beberapa syarat yang ditetapkan. Berikut adalah cara klaim BPJS Ketenagakerjaan:

  1. Peserta BPJS Ketenagakerjaan telah mencapai usia pensiun yakni 56 tahun;
  2. Peserta BPJS Ketenagakerjaan melakukan pengunduran diri dari pekerjaan yang diampu;
  3. Peserta BPJS Ketenagakerjaan mengalami kejadian PHK atau Pemutusan Hubungan Kerja;
  4. Peserta BPJS Ketenagakerjaan telah menjadi peserta selama 10 tahun atau kepesertaan 10 tahun dengan pengambilan sebagian 10%
  5. Peserta BPJS Ketenagakerjaan telah menjadi peserta selama 10 tahun atau kepesertaan 10 tahun dengan pengambilan sebagian 30%;
  6. Peserta BPJS Ketenagakerjaan sudah memenuhi usia pensiun karena PKB atau Perjanjian Kerja Bersama pada perusahaan;
  7. Perjanjian Kerja Waktu Tertentu
  8. Berhenti usaha Bukan Penerima Upah;
  9. Meninggalkan Indonesia untuk selama-lamanya;
  10. Cacat total tetap;
  11. Meninggal dunia.

5. Mendapatkan Informasi Kepesertaan

Pada website resmi BPJS Ketenagakerjaan ini juga terdapat informasi kepesertaan yakni sebagai berikut:

  • Penerima Upah

Jika Anda merupakan penerima upah, maka akan dibekali manfaat sebagai berikut yaitu JHT (Jaminan Hari Tua), JKK (Jaminan Kecelakaan Kerja), JKM (Jaminan Kematian), JP (Jaminan Pensiun), JKP (Jaminan Kehilangan Pekerjaan).

  • Bukan Penerima Upah

Sementara itu, untuk bukan penerima upah atau BPU seperti wirausaha, freelance, dan part time akan mendapatkan manfaat perlindungan paripurna walaupun tak mendapat ikatan kerja. Berikut adalah beberapa manfaatnya JHT (Jaminan Hari Tua),  JKK (Jaminan Kecelakaan Kerja), JKM (Jaminan Kematian).

  • Jasa Konstruksi

Jasa konstruksi akan memberikan perlindungan bagi Anda dari risiko kematian maupun kecelakaan kerja untuk pekerja di bidang jasa konstruksi. Manfaat yang diperoleh yaitu JKM (Jaminan Kematian)

  • Pekerja Migran Indonesia

Pekerja Migran juga diberikan perlindungan yang paripurna. Bisa diketahui  terdapat beberapa manfaat yang didapatkan pekerja migran Indonesia dari adanya BPJS Ketenagakerjaan sekaligus website.

Manfaatnya tersebut adalah adanya JKK (Jaminan Kecelakaan Kerja), JHT (Jaminan Hari Tua), Jaminan Kematian (JKM) dan manfaat khusus lainnya. Baiklah, sampai disini saja pembahasan terkait website BPJS Ketenagakerjaan. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi Anda. Selamat mencoba!

Baca juga: Tracking BPJS Ketenagakerjaan dengan Mudah

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Enol Writer
2 tahun yang lalu
Tracking BPJS Ketenagakerjaan dengan Mudah - Jobnas

Tracking BPJS Ketenagakerjaan dengan Mudah

Batas Melamar Pekerjaan ini Artikel

Apabila Anda merupakan peserta dari BPJS Ketenagakerjaan, maka Anda akan mendapatkan benefit yang disebut sebagai  Jaminan Hari Tua (JHT). Anda pun juga bisa melakukan tracking BPJS Ketenagakerjaan berupa JHT ini untuk memantau pencairan dana secara daring.

Terdapat beberapa syarat sebelum berhasil mencairkan dana JHT ini. Anda harus mengikuti prosedur yang berlaku dalam pencarian dana ataupun klaim JHT ini. Penasaran dengan bagaimana klaim BPJS Ketenagakerjaan ini? Yuk simak bahasan di bawah ini.

Klaim BPJS Ketenagakerjaan

Melalui berbagai situs resmi BPJS Ketenagakerjaan, Anda bisa mendapatkan kemudahan klaim manfaat BPJammsostek. Bahkan Anda bisa melakukan klaim tanpa ribet dan harus berkunjung langsung ke kantor BPJS terdekat.

Saat ini, BPJS Ketenagakerjaan juga memberikan opsi yang dapat mempermudah Anda dalam melakukan klaim. Termasuk dengan menyediakan website resmi ataupun aplikasi resmi untuk mengajukan klaim maupun tracking klaim BPJS Ketenagakerjaan.

Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu Anda ketahui dalam klaim ataupun tracking BPJS Ketenagakerjaan.

Kriteria Pengajuan Klaim

Untuk bisa mengajukan klaim Jaminan Hari Tua (JHT) maka Anda harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:

  1. Merupakan peserta BPJS yang berusia mencapai 56 tahun
  2. Berada pada rentang usia pensiun PKB atau Perjanjian Kerja Bersama Perusahaan
  3. Perjanjian Kerja Waktu Tertentu atau PKWT sudah berakhir
  4. Melakukan BPU atau berhenti usaha BPU (Bukan Penerima Upah)
  5. Peserta BPJS Ketenagakerjaan dalam suatu perusahaan mengundurkan diri
  6. Mengalami PHK atau Pemutusan Hubungan Kerja
  7. Menjadi warga negara asing atau meninggalkan Indonesia tanpa kembali (Selama-lamanya)
  8. Mengalami cacat total tetap
  9. Peserta BPJS meninggal dunia
  10. Klaim sebagian Jaminan Hari Tua (JHT) persentase JHT 10%
  11. Klaim sebagian Jaminan Hari Tua (JHT) persentase JHT 30%

Dalam hal ini, besaran saldo dari benefit BPJS Ketenagakerjaan yang dapat dicairkan bisa dilakukan seluruhnya maupun sebagian. Jika Anda melakukan klaim saldo sepenuhnya, maka Anda harus memenuhi syarat terlebih dahulu.

Adapun syarat pencairan dana atau saldo seluruhnya yakni Anda harus telah berhenti bekerja selama lebih dari satu bulan. Syarat lainnya, yakni apabila Anda sudah memasuki masa pensiun. Jika Anda memenuhi syarat, maka pencairan saldo bisa dilakukan sepenuhnya.

Tracking Klaim BPJS Ketenagakerjaan

Penasaran dengan klaim BPJS Ketenagakerjaan? Caranya sendiri terbilang mudah. Berikut tutorial yang bisa Anda coba:

  1. Lakukan klaim nomor antrian yang diberlakukan dalam pencarian secara digital. Anda juga bisa mendatangi kantor BPJamsostek secara langsung. Bisa juga dengan antrian online yakni pada website bpjsketenagakerjaan.go.id maupun aplikasi BPJSTKU
  2. Selanjutnya, Anda dapat mengunggah tujuh dokumen yang diperlukan seperti scan kartu peserta Jamsostek atau KPJ (BPJS Ketenagakerjaan). Lampirkan juga kartu digital yang didapatkan dari aplikasi BPJSTU
  3. Anda juga harus mengunggah salinan KTP sebagai identitas diri, kemudian KK (Kartu Keluarga) juga surat keterangan yang didapatkan dari perusahaan;
  4. Upload juga dokumen lain yang dibutuhkan yakni buku rekening, formulir pencairan JHT BP Jamsostek yang sudah diisi dan ditandatangani serta foto peserta;
  5. Ketika Anda telah valid dan sudah diverifikasi oleh petugas, maka Anda sebagai peserta akan diminta mengirim email dimana nantinya informasi tracking ini akan diberitahukan secara daring melalui telepon, email, Whatsapp, atau SMS.

Begitulah cara tracking klaim BPJS Ketenagakerjaan yang bisa Anda coba.

Lacak Klaim melalui Website

Untuk melakukan pelacakan klaim, peserta BPJS Ketenagakerjaan bisa melakukan pelacakan proses klaim yang telah dilakukan. Caranya pun cukup mudah, Anda hanya perlu mengunjungi website resmi BPJS Ketenagakerjaan.

Berikut merupakan tutorial selengkapnya yang bisa Anda jadikan sebagai panduan.

  1. Kunjungilah website resmi BPJS Ketenagakerjaan yakni melalui alamat berikut https://www.bpjsketenagakerjaan.go.id/tracking
  2. Akan muncul halaman dimana Anda bisa melakukan lacak klaim. Pada website ini tracking klaim BPJS Ketenagakerjaan bisa dilakukan kapanpun dan dimanapun;
  3. Untuk melakukan tracking Anda diberikan dua opsi yakni memasukkan Nomor Peserta BPJamsostek atau Nomor Identitas Kependudukan (NIK) yang Anda miliki;
  4. Anda dapat menginput nomor tersebut pada kolom yang tersedia dan bertuliskan KPJ.
  5. Jika sudah, Anda bisa klik tulisan berwarna biru yang terletak di bagian bawah dan bertuliskan Lacak Klaim Saya;
  6. Tunggulah hingga keterangan pelacakan muncul.

Selesai, itulah cara untuk melakukan lacak klaim BPJS Ketenagakerjaan melalui website resmi BPJS Ketenagakerjaan. Dengan cara tersebut, Anda tak perlu mengunduh aplikasi sehingga penyimpanan di ponsel Anda tak mudah.

Bahkan Anda bisa mengecek klaim BPJS Ketenagakerjaan ini melalui perangkat komputer atau laptop Anda. Selain tracking yang bisa dilakukan secara daring, proses pencairan saldo program JHT juga bisa dilakukan dengan daring tanpa ke kantor. Jauh lebih praktis bukan?

Tracking Klaim JHT

Untuk bisa melakukan tracking klaim JHT, maka Anda dapat mengikuti langkah-langkah di bawah ini sebagai panduan. Yuk simak bahasannya hingga habis.

  1. Membuka aplikasi JMO (Jaminan Hari Tua)

Langkah pertama dalam tracking BPJS Ketenagakerjaan tutorial ialah membuka aplikasi JMO atau Jaminan Hari Tua. Jika sudah membuka aplikasi JMO pada smartphone Anda maka selanjutnya pilih menu Jaminan Hari Tua.

Menu Jaminan Hari Tua ini terdapat pada pilihan Program Layanan yang berada di atas Jaminan Kecelakaan Kerja. Akan muncul tulisan Anda telah terdaftar di layanan ini apabila Anda termasuk peserta BPJS Ketenagakerjaan.

  1. Pilih Tracking Klaim

Selanjutnya, Anda bisa mencoba langkah tracking BPJS Ketenagakerjaan JHT dengan memilih tracking klaim yang terdapat pada halaman Jaminan Hari Tua. Pada menu ini akan muncul beberapa pilihan.

Beberapa pilihan tersebut seperti Cek Saldo, Simulasi, Klaim JHT, Tracking Klaim, dan RSJHT. Untuk Tracking Klaim ini Anda bisa mengecek status pengajuan klaim.  Anda bisa langsung klik pada menu Tracking Klaim tersebut.

  1. Menu Nomor Kartu Peserta KPJ

Anda pun kemudian bisa memilih menu Nomor Kartu Peserta (KPJ).  Klaim JHT Tracking BPJS Ketenagakerjaan bisa dilakukan setelah Anda memilih nomor kartu peserta (KPJ).

Pilihan ini muncul pada bagian atas menu Tracking Klaimyang telah dipilih sebelumnya.

  1. Pilihlah KPJ yang hendak Diklaim

Langkah selanjutnya yang harus diambil yakni memilih nomor KPJ. Anda bisa memilih KPJ yang hendak diklaim. Biasanya akan muncul nomor Kartu Peserta (KPJ) Anda. Sebagai contoh nomor KPJ  adalah 1657465XXX

  1. Proses Klaim JHT

Anda kemudian bisa memproses klaim JHT yang ditampilkan dengan cukup detail. Anda akan menemukan agenda klaim hingga proses klaim selesai. Tracking BPJS Ketenagakerjaan melalui JMO ini dapat Anda pantau melalui menu ini.

Selesai, kini Anda sudah bisa melakukan tracking BPJS Kesehatan dengan mudah. Aplikasi JMO ini memang bisa diandalkan dalam melakukan tracking klaim Jaminan Hari Tua. Bagaimana? Terbilang mudah diikuti bukan?

Baca juga: Call Center BPJS Kesehatan dan Alternatif Lainnya

Penutup

Demikianlah pembahasan mengenai tracking BPJS Kesehatan. Semoga dengan adanya tutorial di atas, bisa dijadikan panduan oleh Anda. Dengan tracking ini Anda dapat memantau bagaimana perkembangan dari Jaminan Hari Tua Anda.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Enol Writer
2 tahun yang lalu
Advertising Media Advertising types and Characteristic

Advertising Media: Advertising types and Characteristic

Batas Melamar Pekerjaan ini Artikel

Advertising on social media offers a direct and effective way to reach your target audience, whether they are new or returning customers. The major social networks provide various advertising options and formats, but it's not necessary to use all of them.

When deciding where to place your ads, it's essential to consider which social networks are most popular among your target audience. You want to reach them where they are most engaged, concentrated, and accessible. Social media advertising is a powerful tool to achieve this goal.

In general, advertising aims to capture the audience's attention and promote products or services (goods or services). Advertisements are commonly delivered through mass media channels, such as print, electronic, and radio.

Examples of advertising types in print media include newspapers, magazines, and posters, which are commonly used to convey marketing messages.

Characteristics of Advertising

As the internet rapidly evolves, the opportunities for advertising have expanded significantly. Various online platforms and media can now be utilized for advertising purposes. Some examples of commercial advertising media in the digital age include YouTube ads, search engine banners, and email marketing.

In the world of advertising, three primary stakeholders are involved:

  1. Advertisers or Companies: These are the entities that pay for and initiate advertising campaigns. They are the ones promoting their products, services, or brands to reach a wider audience.

  2. Media Platforms: Media platforms refer to the channels or platforms where advertisements are displayed. This includes websites, social media platforms, search engines, and email providers, among others.

  3. Advertising Agencies: Advertising agencies are third-party entities that work on behalf of advertisers to create, plan, and execute advertising campaigns. They bring their expertise in marketing and creativity to develop impactful advertisements.

For an advertisement to be effective and successful, it should possess several unique characteristics:

  1. Creativity: An advertisement should be creative and innovative to capture the audience's attention and stand out from the competition.

  2. Targeting: Effective advertisements are tailored to reach the intended target audience, ensuring that the message resonates with them.

  3. Clear Message: The advertisement's message should be clear, concise, and easy to understand, conveying the product or service's benefits.

  4. Emotional Appeal: Many successful advertisements evoke emotions to establish a connection with the audience and create a memorable experience.

  5. Call to Action: A compelling call to action encourages the audience to take the desired action, such as making a purchase, signing up for a service, or visiting a website.

  6. Consistency: Advertisements should align with the overall brand image and maintain consistency in tone, visuals, and messaging.

By combining these unique characteristics, advertisers can create impactful and successful campaigns in the dynamic and ever-changing landscape of advertising in the digital age.

Some of the characteristics of advertising are as follows:

  1. Clear and Concise Content: Advertising messages should be brief, transparent, visually appealing, and unbiased to engage both sides positively.

  2. Informative: Advertisements need to provide information about the product or service being promoted.

  3. Simple Language: The language used in advertising should be easy to understand and relatable, encouraging people to try the product or service.

  4. Attention-Grabbing: Advertisements are designed to capture the attention and interest of the audience, making them curious to explore the offering.

  5. Inviting and Persuasive: Advertisements should have an inviting and persuasive tone to attract a large audience and encourage them to try the product or service being advertised.

What Are the Various Types of Advertising?

The digital landscape offers a wide range of opportunities for advertising, ensuring that users encounter advertisements at every touchpoint of their online experience. Various types of advertising exist, each classified based on the ad's format, channel, and intended purpose.

  1. Newspaper Ads: One of the oldest advertising methods, newspaper ads have the advantage of reaching a broad geographic market, making them suitable for location-specific promotions. They are adaptable and can be updated as needed.

  2. Television Ads: Television advertising delivers the message to a mass audience simultaneously. It can be classified as local, regional, or national network advertising, with network ads reaching a wide audience across the entire country.

  3. Radio Ads: Radio advertising allows for targeted messaging to specific territories and audiences, and it is generally less costly than television ads.

  4. Magazine Ads: Magazines play a significant role in the advertising industry, with longer shelf life compared to newspapers. Magazine ads are read more leisurely and are suited for products with longer consideration times.

  5. Direct Mail Ads: Direct mail ads are beneficial for advertisers seeking extensive coverage for their products. They include brochures, catalogs, and letters offering special purchases.

  6. Transportation Ads: Advertising messages are displayed on public transportation vehicles, such as buses, taxis, and trucks, targeting urban commuters.

  7. Outdoor Ads: Outdoor advertisements need to be concise and eye-catching, as they have only a few seconds to capture attention. Billboards, painted signs, and electricity poles are common outdoor ad spaces.

  8. Specialty Ads: Specialty ads involve printing names and messages on various essential goods, often seen during the New Year. These promotional items include handbags, pens, keyrings, and calendars.

  9. Personal Selling: Personal selling involves direct interaction with customers to promote products or services. Salespeople must possess in-depth knowledge of their offerings and company policies.

  10. Sales Promotion: Sales promotions encompass marketing efforts beyond personal selling and advertising, such as displays, exhibits, contests, and coupons, aimed at stimulating consumer purchase and dealer effectiveness.

In conclusion, advertising is a crucial medium for businesses to promote products, services, or ideas to a wide audience. By understanding different advertising types and tailoring them to specific audiences, advertisers can create effective campaigns that resonate with their target market. A well-executed advertisement can generate a positive response and drive business success.

 

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Enol Writer
2 tahun yang lalu
Call Center BPJS Kesehatan dan Alternatif Lainnya - Jobnas

Call Center BPJS Kesehatan dan Alternatif Lainnya

Batas Melamar Pekerjaan ini Artikel

BPJS Kesehatan adalah platform yang sangat berguna bagi warga negara Indonesia. Namun, dalam menggunakannya terkadang mengalami kendala seperti tidak bisa daftar, aplikasi JKN error, dsb. Oleh sebab itu, Anda perlu menghubungi call center BPJS Kesehatan.

Untuk menghubunginya sangat mudah karena ada berbagai cara yang diberikan oleh BPJS. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan respon yang cepat. Jika tidak bisa menggunakan call center resminya, Anda bisa menggunakan layanan lain yang tersedia. Berikut informasinya.

Layanan BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan sangat dibutuhkan bagi pekerja atau karyawan padahal manfaatnya begitu penting. Dengan terdaftar di BPJS Kesehatan, ada banyak keuntungan yang didapat.

Ini merupakan program pemerintah yang memberikan perlindungan kesehatan untuk semua rakyatnya.

Jika sudah terdaftar, Anda bisa mendapatkan fasilitas kesehatan mulai dari puskesmas, klinik pratama, dokter gigi, rumah sakit, klinik utama, apotek PRB dan kronis, optik, dan masih banyak lagi.

Ada pula pelayanan promosi kesehatan dan pencegahannya, rehabilitatif (pengobatan), pemeriksaan, sampai dengan rawat inap jika mengalami gangguan kesehatan yang lebih parah.

Bagaimana Cara Menelpon Call Center BPJS Kesehatan?

Untuk mendapatkan informasi atau menanyakan sesuatu terkait error, Anda bisa menyampaikannya melalui call center BPJS Kesehatan 2022.

Nomor ini nantinya bisa dihubungi selama 24 jam penuh. Jadi, meskipun butuh darurat, CS bisa segera menanggapinya. Adapun nomor dari BPJS Kesehatan call center 24 jam adalah: 1500400.

Anda bisa menghubunginya kapanpun yang Anda inginkan. Namun, sebelum melakukan panggilan, pastikan bahwa nomor ponsel Anda mempunyai pulsa yang masih cukup.

Hal ini karena layanan tersebut tidak gratis atau akan dikenakan pulsa setiap menghubunginya. Untuk lebih menghematnya, Anda bisa menghubunginya melalui telepon rumah sehingga biayanya tidak terlalu besar karena disesuaikan dengan tarif lokal.

Jika tidak ingin meluangkan pulsa atau call center BPJS Kesehatan tidak bisa dihubungi, silahkan untuk mencoba alternatif lainnya berikut ini.

Alternatif Hubungi CS BPJS

Selain menggunakan nomor BPJS di atas, Anda juga bisa menghubunginya melalui berbagai cara lain. Mulai dari SMS Gateway, media sosial, JKN, dsb. Simak metode lain dan caranya untuk melakukan panggilan ke CS berikut ini.

1. SMS Gateway

Apa itu SMS Gateway BPJS? SMS Gateway adalah layanan yang dimiliki oleh BPJS untuk menggunakan pesan singkat berbayar. Cara ini bisa Anda gunakan jika memiliki paket SMS gratis sehingga tidak perlu mengeluarkan biaya.

Anda bisa mengirim pesan ke nomor berikut ini: 087775500400. Jadi, jika khawatir 087775500400 no siapa? Itu adalah nomor resmi dari BPJS melalui SMS.

Untuk menanyakan berbagai informasi, Anda juga harus menggunakan format tertentu agar bisa ditanggapi oleh pihak BPJS. Adapun formatnya yaitu mengirim tulisan HELP ke nomor di atas.

Kemudian, ikuti petunjuk pada balasan pesan dari nomor tersebut. Anda bisa menanyakan dengan format yang disesuaikan.

2. Media Sosial

Jika SMS masih dirasa kurang praktis dan menghabiskan pulsa, gunakan Customer Service BPJS Kesehatan online lewat media sosial. Cara ini juga praktis karena BPJS menyediakan berbagai media sosial mulai dari Twitter, Instagram, dan Facebook.

Dengan demikian, Anda bisa memilih mana media sosial yang Anda punyai lalu hubungi CS BPJS kesehatan.

Berikut adalah nama akun media sosial BPJS yang resmi:

Untuk mengetahui media sosial yang resmi dan bukan, Anda bisa membandingkannya dari centang hijau di akun media sosial tersebut. Dengan begitu, Anda bisa terhindar dari adanya pemalsuan yang mengatasnamakan BPJS.

Setelah pergi ke akun media sosialnya, klik DM atau Direct Message ke media sosial untuk menanyakan berbagai hal terkait dengan BPJS.

Setelahnya, tunggu sampai ada informasi balasan. Admin akan membalas satu persatu sesuai dengan antrian DM sehingga membutuhkan waktu. Selain itu, admin bisa saja meminta identitas diri seperti NIK, nama lengkap dan tanggal lahir sebagai verifikasi data.

3. Melalui Whatsapp

Ada pula cara lain untuk menghubungi call center BPJS Kesehatan bebas pulsa. Caranya yaitu melalui PANDAWA (Pelayanan Administrasi Melalui Whatsapp). PANDAWA ini juga layanan yang diberikan BPJS untuk memaksimalkan kepuasan pelanggannya.

Anda hanya membutuhkan koneksi internet agar bisa mengirim pesan ke call center BPJS Kesehatan Whatsapp. Namun, nomor kontak PANDAWA akan berbeda-beda sesuai dengan kantor cabang.

Adapun nomor WA PANDAWA BPJS Kesehatan bisa ditanyakan dengan menghubungi Whatsapp bot dari BPJS yaitu 08118750400. Pastikan jangan sembarangan chat nomor tertentu, pastikan sudah cek di official website BPJS Kesehatan.

4. Mobile JKN

Aplikasi ini sedang gencar-gencarnya dipromosikan oleh BPJS karena berbagai fiturnya yang akan memudahkan pengguna. Jika mempunyai aplikasi ini, Anda bisa mendapatkan informasi pembayaran BPJS sampai dengan info kesehatan dan tempat yang bisa dikunjungi.

Sebelum mengetahui informasi tentang cara memberikan keluhan di JKN Mobile, Anda harus mempunyai akunnya terlebih dahulu. Jika belum punya, lakukan registrasi terlebih dahulu. Khusus bagi yang gagal daftar silahkan hubungi ke call center BPJS Kesehatan 165.

a. Daftar JKN Mobile

Untuk mendaftarkan diri ke JKN Mobile, persiapkan nomor rekening, KK, KTP, dan Hp yang memiliki koneksi internet. Jika sudah, berikut adalah cara daftar BPJS Kesehatan online:

  1. Install aplikasi JKN melalui Play Store.
  2. Setelahnya, klik menu Daftar setelah Anda berhasil masuk ke aplikasi JKN.
  3. Klik Pendaftaran Peserta Baru
  4. Silahkan baca ketentuannya terlebih dahulu sebelum mengklik “Saya Setuju”.
  5. Jika sudah, Klik Selanjutnya.
  6. Masukkan nomor NIK dan lakukan verifikasi bukan robot (kode Captcha) sesuai arahan yang diminta.
  7. Kemudian, klik Cari.
  8. Secara otomatis data kependudukan Anda akan muncul. Isi data tambahan seperti alamat domisili, kelas rawat, dan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang sesuai daerah tempat tinggal Anda.
  9. Silahkan untuk melakukan pembayaran iuran pertama dari autodebet. Batas waktu paling cepat yaitu 14 hari dan paling lambat sebulan setelah pendaftaran. Jika lebih dari itu, maka daftar JKN Mobile gagal dan Anda harus mengulanginya lagi.
  10. Jika sudah bayar, Anda sudah resmi terdaftar di BPJS Kesehatan. Kartu fisiknya akan dikirim maksimal 6 hari.

b. Hubungi BPJS Lewat JKN

Selain itu, call center JKN Mobile juga bisa menanyakan berbagai informasi serta keluhan di aplikasi ini. Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  1. Login ke Mobile JKN menggunakan akun Anda sendiri.
  2. Setelah berhasil masuk, klik menu Informasi dan Pengaduan.
  3. Disana, aka nada tombol berbentuk plus (+) tekan tombol tersebut.
  4. Selanjutnya, Anda bisa mengisi keperluan apa. Apakah ingin menyampaikan komplain atau meminta informasi.
  5. Terakhir, klik LAPORKAN.

Setelah itu, Anda hanya perlu menunggu respon dari pihak JKN. Mudah sekali bukan? Kamu juga bisa baca artikel lainya seperti Email BPJS Ketenagakerjaan dan Call Center-nya.

Penutup Call Center BPJS Kesehatan

Itulah berbagai layanan call center BPJS Kesehatan yang dapat Anda gunakan untuk mencari informasi yang relevan. Selain itu, Anda juga bisa mengirim keluhan jika terjadi masalah dalam penggunaan BPJS Kesehatan sehingga oleh pihaknya bisa segera ditindaklanjuti.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
1 59 60 61 62

"Setiap pekerjaan yang dilakukan dengan hati, akan kembali menjadi rejeki yang berarti."