Jobnas

Blog Jobnas

Halaman artikel blog terbaru di Jobnas.com.
Iwan Bisa
3 tahun yang lalu
Menjawab Pertanyaan yang Menjebak saat Interview

Tips Menjawab Pertanyaan yang Sering Menjebak saat Melakukan Interview

Batas Melamar Pekerjaan ini Artikel

Jobnas.com - Ada banyak pertanyaan saat waktunya wawancara yang sering dianggap sebagai perangkap atau menjebak para kandidat. Salah satu pertanyaannya adalah: "Apakah Anda lebih suka bekerja sendiri atau Bejerja dalam Tim?".

Anda mungkin bingung untuk menjwab pernytan teersebut, sebenarnya sang prekrut mengharapkan kandidat untuk menjawab opsi yang mana? Seandainya Anda mengatakan suka bekerja sendiri, selintas adalam pikiran takut dianggap tidak mampu bekerja sama tim, begitu pun sebaliknya.

Pertanyaan semacam itu sering kali  membuat bingung para kandidat sehingga para kandidat seakan terjebak dan takut akan salah untuk memilih jawabannya. Jadi apa jawaban yang benar jika ada pertanyaan seperti itu? Di sini, Jobnas akan menjelaskannya.

Tidak Ada Jawaban Benar atau Salah

Sebelum menjwab pertanyaan-pertanyaan apapun saat melakukan wawancara yang perlu anda ingat terus adalah sikap “Jujur”. Misalkan anda ditanya "Apakah anda lebih suka bekerja sendiri atau bekerja kelompok?" anda tidak perlu bingung untuk menjawabnya. Sebab, tidak ada jawaban benar atau salah untuk pertanyaan seperi itu.

Sebenarnya para perekrut mengajukan pertanyaan seperti itu hanya ingin tahu seberapa jauh anda dapat bekerja secara individu atau sebagai tim. Jadi jawabannya pilihlah yang benar-benar cocok untuk anda secara jujur.

Lebih Suka Bekerja Secara Individu

Jika anda lebih suka bekerja sendiri sebenarnya tidak ada salahnya bekerja secara individu daripada berkelompok. Dengan menjawab sesuai dengan kecocokan yang ada di dalam diri. Kemudian anda dapat menunjukkan aspek positif yang anda dapatkan dari bekerja secara individu, seperti otonomi, manajemen diri, dll.

Namun perlu diingat pula, banyak perusahaan ingin anda dapat bekerja dalam tim mereka. Oleh karena itu, seimbangkan dengan pernyataannya dan tunjukkan bahwa anda juga bisa bekerja dalam tim.

Contoh Jawaban: “Saya adalah orang dengan standar tinggi dalam pekerjaan saya. Jadi saya selalu memastikan bahwa semua yang saya lakukan setidaknya sesuai dengan standar saya. Jika saya dapat mengkonfirmasi itu, maka saya akan membawa hasil pekerjaan saya ke tim. Namun, saya juga senang bekerja dalam kelompok karena saya dapat bertukar pikiran dengan orang lain.

Lebih Suka Bekerja Secara Kelompok

Jika Anda suka bekerja dalam kelompok tentu jawabanmu juga sama. Anda dapat menjawabnya dengan jujur pula. Sebab juga banyak orang lebih suka bekerja dalam kelompok daripada sendirian.

Dan jika pertanyaan seperti di atas ditujukan kepada anda yang kurang minat dengan bekerja secara individu "Apakah Anda lebih suka bekerja sendiri atau dalam tim?"

Misalkan anda lebih suka kerja tim. Maka seperti pada poin sebelumnya, anda juga harus menekankan aspek positif dari kerja tim. Apalagi jika pekerjaan anda membutuhkan kerja sama tim yang tinggi.

Dan yang perlu ditekankan pada poin ini anda juga dapat menambahkan contoh pengalaman anda sebelumnya saat bekerja dalam kelompok di perusahaan yang pernak kamu singgahi.

Contoh Jawabannya: “Saya sangat senang bekerja dalam kelompok karena pekerjaan yang kami lakukan didasarkan pada banyak ide. Sebab, ada banyak sekali otak atau pikiran yang terlibat dalam pekerjaan kita. Misal dalam segi kerja sebagai ahli strategi konten. Jelas saya membutuhkan beberapa anggota tim brainstorming untuk menghasilkan konten terbaik.

inilah tentang bagaimana cara menjawab pertanyaan wawancara: "Apakah Anda lebih suka bekerja sendiri atau dalam tim?" dari sekarang anda tidak perlu bingung lagi untuk menjawabnya. Kesimpulannya Tidak ada jawaban yang benar dan tidak ada jawaban yang salah.

Hanya saja anda perlu merangkai kata-kata secara logis sehingga perekrut dapat memahami apa yang anda maksud. Selain pertanyaan tersebut, ada banyak pertanyaan interview lainnya yang sering dianggap ‘menjebak’. Apakah kamu pernah mendapatkannya?

Jika hingga kini kamu masih bingung dalam menjawabnya, Jobnas telah menyiapkan jawabannya untukmu! Di Blog Jobnas ada banyak sekali artikel yang menjelaskan bagaimana menjawab pertanyaan interview dengan baik.

Baca juga: Screening Interview, Sebagai Tahap Awal Sekaligus Penentu Pelulusan Para Pekerja!

Kamu bisa membacanya langsung di blog yang sudah disedia atau anda bisa juga berlangganan newsletter blog Jobnas.com untuk mendapat update informasinya setiap minggu di inbox-mu. Caranya sangat gampang kalian cukup mendaftarkan akunmu melalui website Jobnas.com.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Iwan Bisa
7 bulan yang lalu
Screening Interview, Sebagai Tahap Awal Sekaligus Penentu Pelulusan Para Pekerja

Screening Interview, Sebagai Tahap Awal Sekaligus Penentu Pelulusan Para Pekerja!

Batas Melamar Pekerjaan ini Career Zone

Jobnas.com – Biasanya sebelum memasuki wawancara asli dengan pelamar kerja, perekrut biasanya melakukan wawancara seleksi awal. Disebtlah dengan wawancara penyaringan atau Screening Intervew di mana pada tahap itu bagaimana seorang perekrut mampu mengevaluasi kemampuan kandidat untuk memenuhi persyaratan awal yang ditetapkan oleh perusahaan.

Biasanya langkah semacam ini sering diremehkan oleh para kandidat, padahal tujuannya sangat penting dan menentukan kelolosam kalian dalam melamar kerja.

Apakah kalian penasaran dengan pembahasan Jobnas kali ini? Jika kalian penrasan kalian bisa melanjutkan membaca penjelasan di bawah ini!

Apa itu Wawancara Seleksi?

Biasa proses persiapan wawancara kerja perlu memakan waktu lama. Pasalnya, ada beberapa langkah yang harus dilalui agar perusahaan benar-benar menemukan kandidat yang paling cocok. Muai dari membuat CV dan mengirimkan CV tersebut ke perusahaan.

Pemberi kerja pun akan melalui proses panjang juga mulai dari seleksi karyawan dari CV. Dimulai dari menyebar famplet, Setelah itu menyaring semua CV yang telah dikirmkan oleh pelamar. Jika informasi yang diberikan kandidat di CV sesuai dengan kualifikasi perusahaan, tentu kandidat akan melanjutkan ke langkah berikutnya.

Recruiter akan segera melakukan screening interview bagi kandidat yang lolos tahap review CV. Dengan demikian, wawancara prakualifikasi adalah wawancara singkat untuk menentukan apakah kandidat benar-benar memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh perusahaan.

Di tahap wawancara ini biasanya akan berlangsung cukup singkat dan hanya dapat dilakukan melalui telepon. Namun, terkadang beberapa pengusaha juga melakukan wawancara pra-penyaringan melalui panggilan video atau pertemuan tatap muka.

Satu hal yang pasti, prosesnya tidak memakan waktu lama karena perekrut hanya menanyakan beberapa hal. Misalnya, pelatihan dan pengalaman kerja sebelum keterampilan dikuasai.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Untuk itu perlu kiranya kalain mempersiapkan dengan baik untuk wawancara seleksi, berikut adalah beberapa contoh pertanyaan yang sering diajukan.

Robert Half menyatakan, ada lima hal utama yang sering ditanyakan seorang perekrut dalam wawancara seleksi Sebagai berikut.

1. Dasar-dasar

Dasar-dasar tertentu tentang kandidat pasti akan ditanyakan selama proses wawancara ini. Secara umum, perekrut akan memulai pertanyaan dengan melihat latar belakang kandidat. Berikut adalah beberapa contoh pertanyaan yang sering diajukan:

  • Ceritakan sedikit tentang pendidikan Anda?
  • Mengapa Anda mencari pekerjaan baru?
  • Jelaskan pengalaman kerja Anda sebelumnya?
  • Jika diterima, kapan Anda bisa mulai bekerja?

Pengusaha mengajukan pertanyaan dasar untuk mempelajari lebih lanjut tentang latar belakang kandidat. Ini akan membantu pemberi kerja atau perusahaan memutuskan apakah kandidat cocok dengan posisi yang mereka lamar.

2. Informasi Lengkap Tentang CV

Rincian kandidat yang tercatat di CV akan dikonfirmasi oleh pemberi kerja selama tahap wawancara prakualifikasi. Hal Ini dimaksudkan untuk memberi tahu pemberi kerja jika kandidat benar-benar memiliki keterampilan yang tercantum dalam CV. Misal kalian mempunyai keahlian di bidang designer, Content Creator, dan lainnya. Maka cantukan lah kelebihan tersebut dalam CV. Contoh pertanyaan yang diajukan, misalnya:

  • Apakah keahlian kalian relevan untuk posisi ini?
  • Keterampilan apa yang kalian pelajari di pekerjaan Anda sebelumnya?

Untuk dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas tanpa hambatan, jangan lupa detail yang sertakan dalam CV yang kalian setor. Jika kalian lupa apa yang tertulis di CV, kalian pasti akan bingung saat menjawab pertanyaan pewawancara.

3. Ketertarikan pada Posisi Tersebut

Selama wawancara prakualifikasi, pemberi kerja juga menanyakan tentang minat kandidat pada posisi yang ditawarkan. Jika kandidat benar-benar antusias dan bersemangat tentang pekerjaan itu, ini pasti akan membuatnya menarik bagi majikan. Berikut adalah beberapa contoh pertanyaan:

  • Apa yang memotivasi kalian untuk melakukan suatu pekerjaan?
  • Apakah kalian menyukai pekerjaan ini?
  • Apa yang menarik kalian ke posisi ini?

Jika kalian ingin terlihat oleh majikan, ingatlah untuk menunjukkan antusiasme terhadap bidang pekerjaan. Jadi jika kalian tidak terlalu tertarik dengan posisi yang ditawarkan, kalian harus jujur.

Alasannya adalah ketika kalian bekerja dan menemukan posisi yang tidak nyaman bagi kalian, tentu saja kalian akan merasa berat untuk melakukan pekerjaan.

4. Pengetahuan Perusahaan

Pengetahuan umum perusahaan juga akan dibahas sedikit selama wawancara prakualifikasi. Inilah mengapa kalian harus melakukan sedikit riset tentang profil perusahaan yang akan kalian lamar tujuannya setelah melakukan wawancara tidak bingung jika da pertanyaan perihal latanr belakng perusahaan. Berikut adalah beberapa contoh pertanyaan yang sering diajukan:

  • Apa yang Anda ketahui tentang produk atau layanan perusahaan kami?
  • Sudahkah Anda menggunakan produk atau layanan kami?
  • Apa yang membuat Anda tertarik pada perusahaan kami?

Untuk dapat menjawab pertanyaan tentang perusahaan, tentunya diperlukan penelitian terlebih dahulu. Dengan cara ini, majikan dapat yakin bahwa kalian antusias melamar ke perusahaan mereka.

5. Gaji yang diharapkan

Berbicara tentang gaji di awal wawancara, cukup membingungkan. Namun, selama wawancara pra-kerja, pertanyaan tentang gaji sering diajukan. Alasannya adalah majikan ingin mengetahui gaji yang diharapkan calon dari perusahaan. Berikut adalah beberapa contoh pertanyaan yang sering diajukan:

  • Berapa gaji yang ingin Anda terima untuk posisi ini?
  • Apakah Anda ingin menerima lebih banyak manfaat?
  • Jika gaji kami tidak seperti yang Anda inginkan, apakah Anda baik-baik saja?

Pertanyaan perihal gaji benar-benar dapat membingungkan orang ketika harus menjawabnya. Namun, kalian harus mengerti bahwa majikan hanya ingin memberi tahu gaji yang dia tawarkan. Dengan demikian, dalam proses negosiasi gaji, kandidat sudah mengetahui berapa gaji yang diajukan perusahaan.

Apa yang Harus Dilakukan Setelah Wawancara Seleksi?

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan setelah melalui seleksi wawancara. Berikut ini rincian dan penjelasannya.

1. Mengirim Surat Terima Kasih

Setelah menyelesaikan proses wawancara ini,kalian juga dapat mengirim surat terima kasih kepada pemberi kerja. Sampaikan penghargaan Anda atas kesempatan untuk melakukan wawancara seleksi.

2. Ikuti instruksi

Di akhir wawancara seleksi, pemberi kerja biasanya menjelaskan apa yang harus dilakukan kandidat selanjutnya. Misalnya, diminta menunggu pemberitahuan untuk wawancara lanjutan atau diberikan tes. Oleh karena itu, perhatikan saja bagaimana instruksi majikan diberikan dan ikuti dengan benar.

3. Mempersiapkan proses selanjutnya

Tidak ada yang tahu kapan majikan akan mengundang kita untuk melakukan proses wawancara di langkah selanjutnya. Jadi bersiap-siap seperti mencari informasi lebih lanjut tentang perusahaan tidak pernah sulit.

Selain itu, juga dimungkinkan untuk memperdalam pengetahuan tentang pekerjaan yang dilamar. Kuncinya adalah selalu mempersiapkan diri dengan baik agar kalian tidak bingung ketika tiba-tiba diundang ke wawancara kerja.

Demikianlah penjelasan Jobnas mengenai hal penting screening interview untuk kalian. Semoga cara di atas bisa membantu, dari sekarang kalian bisa mempersiapkan diri sebaik mungkin agar bisa lolos dari tahapan interview awal ini.

Baca juga: Perbedaan antara Depresi dengan Corona Blues

Mengenai hal-hal penting lainnya Jobnas banyak menyediakan artikel penting tentunya untuk kalian. Kalian bisa membacanya di blog kami setiap saat.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Iwan Bisa
3 tahun yang lalu
Perbedaan antara Depresi dengan Corona Blues

Perbedaan antara Depresi dengan Corona Blues

Batas Melamar Pekerjaan ini Artikel

Jobnas.com - Saat pandemi emosi sering kali tidak terkontrol atau tidak stabil. Bahkan setiap hendak mau melakukan hal-hal yang sudah biasa membuat emosi kita nyaman dan merasa lebih baik. Pekerjaan itu tidak bisa lagi memotivasi kita.

Gejala seperti itu mirip sekali dengan orang yang sedang mengalami depresi. Padahal gejala seperti itu sebenarnya dikatakan dengan Corona Blues. Akan tetapi orang-orang sulit membedakannya, sebab gejala tersebut nyaris mirip dengan depresi.

Bagaimana cara membedakan antara depresi dengan corona blues? Supaya orang-orang tidak lagi menyangka gejala tersebut sama halnya dengan depresi. Padahal gejala tersebut patut untuk kita waspadai karena dampaknya besar sekali terhadap kesehatan mental kita.

Jika kalian penasaran perbedaan antara depresi dan corona blues simak artikel sampai habis.

Apa itu Corona Blues?

Istilah corona blues pertama kali populer di Korea Selatan. Istilah ini digunakan oleh pemerintah Korea Selatan untuk menggambarkan masalah kesehatan mental yang disebabkan oleh pandemi COVID-19.

Adapun masalah kesehatan mental ini mencakup unsur depresi, kelelahan, keputusasaan, dan perasaan bahwa pekerjaan tidak lagi menyenangkan. Menurut Vaile Wright, seorang psikolog dari American Psychological Association, gejala-gejala corona blues ini datang dan pergi.

Wright menyebutnya gangguan depresi situasional. Sehingga beda dengan gangguan depresi.

Gejala dan Perbedaan Depresi

Corona Blue memiliki gejala yang hampir sama dengan depresi. Berikut beberapa gejala yang harus diwaspadai.

  • Perasaan sedih, cemas, atau 'kosong' yang menetap.
  • Keputusasaan atau pesimisme.
  • Kehilangan minat atau kesenangan dalam hobi atau aktivitas.
  • Sensitif dan emosional.
  • Perasaan bersalah, tidak berharga dan tidak berdaya.
  • Gelisah atau sulit untuk tenang.
  • Merasa lelah.
  • Bergerak atau berbicara lebih lambat dari biasanya.
  • Kesulitan berkonsentrasi, mengingat, atau membuat keputusan.
  • Gangguan tidur, seperti insomnia atau tidur terlalu lama.
  • Perubahan nafsu makan dan/atau berat badan.
  • Pikiran tentang kematian, bunuh diri, atau percobaan bunuh diri.
  • Nyeri, sakit kepala, kram, atau masalah pencernaan yang tidak memiliki penyebab fisik yang jelas dan/atau tidak membaik dengan pengobatan.

Jadi Apa yang Menjadi Perbedaan antara Corona Blue dengan Depresi?

Ada empat pertanyaan yang bisa membantu kalian untuk membedakannya adapun di antaranya di bawah ini:

  1. Bagaimana perasaan kalian sebelum situasi ini? Jika kalian baik-baik saja sebelum pandemi, depresi bisa bersifat situasional.
  2. Apakah kalian sering merasa tertekan saat stres? Jika depresi hilang saat stres mereda, kalian mungkin mengalami depresi situasional.
  3. Apakah pesan harapan mengangkat semangat kalian selama masa-masa sulit Depresi klinis sering kali tidak membuat kalian merasa lebih baik ketika kalian mendengar berita yang penuh harapan.
  4. Bisakah kalian mengatasinya Jika kalian telah mengalami berbagai gejala depresi selama lebih dari 14 hari berturut-turut, saatnya mencari bantuan profesional.

Bagaimana Kita Bisa Mengalahkan Corona Blues ?

Eric Lewandowski, asisten profesor klinis di New York University Langone, mengatakan kebutuhan pertama adalah memahami bahwa masalahnya normal selama pandemi. Kita harus mengakui dan menerima bahwa pandemi telah menjungkirbalikkan sebagian besar aspek kehidupan kita.

Corona Blue dapat diatasi dengan lima cara sebagai berikut:

  1. Menelepon teman dan keluarga, termasuk kontak tatap muka virtual melalui Zoom atau Google Hangouts serta pesan teks dan panggilan telepon.
  2. 19 Pandemi untuk melakukan kegiatan produktif seperti:
  3. Aktivitas fisik.
  4. Terlibat dalam hobi atau kegiatan menyenangkan lainnya untuk membuat diri kalian merasa lebih baik.
  5. Pertahankan rutinitas waktu tidur yang konsisten. Jadwal tidur dan bangun yang teratur akan membantu kalian tetap sehat dan dalam suasana hati yang baik.

Lewadownski juga menyarankan untuk mengidentifikasi aktivitas dan perilaku yang mungkin sedikit meningkatkan mood kalian. Cara lain, menurut

UT Health San Antonio, adalah dengan menjaga pola makan yang sehat.

Diet sehat berarti makan buah dan sayuran, makanan utuh, makanan olahan minimal, menghindari makanan yang digoreng, atau menghindari makanan tinggi gula atau lemak. Tidak menggunakan gadget, berita, atau media sosial untuk sementara waktu juga dapat membantu mengalahkan depresi akibat virus corona.

Cobalah untuk mengurangi penggunaan gadget dan media sosial. Cobalah untuk bersantai. Dengan begitu, kalian lebih mungkin untuk tidur nyenyak. Dengan mengikuti tips di atas, kalian dapat mengatasi atau menghindari gejala gangguan kesehatan mental akibat pandemi salah satunya gejala Corona Blues yang sulit dibedakan dengan depresi.

Baca juga: Sering Merasa Insecure, Awas Jadi Inferiority Complex

Kini artikel Jobnas memiliki banyak informasi berguna. Setiap minggu, Jobnas mengirimkan artikel di kolom blog Jobnas yang sudah tersedia.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Enol Writer
7 bulan yang lalu
Pengertian CPNS, Tahapan, Rangkaian dan 7 Syarat Agar Diterima

Seleksi CPNS, Tahapan, Rangkaian dan 7 Syarat Agar Diterima

Batas Melamar Pekerjaan ini Career Zone

Jobnas.com - Mungkin pengertian CPNS atau juga sering disebut Pegawai Negeri Sipil sudah lumrah di telinga kita semua.

Akan tetapi seringkali masih bingung membedakkkan antara CPNS dan PNS? Tentu itu suatu hal yang wajar, karena kedua penyebutan tersebut seringkali salah.

peraturan Peserta PNS adalah tes rekrutmen peserta, di mana mereka berduyun-duyun untuk berebut tempat dalam pemilihan keterampilan?

Untuk lebih mudah dipahami, berkut ulasan informasi apa itu CPNS, dan bedanya dengan PNS apa.

Pengertian CPNS

CPNS adalah Calon Pegawai Negeri Sipil, sebagaimana namanya, status ini diberikan pemerintah pada orang-orang yang dianggap siap menjadi Pegawai Negeri Sipil.

Selama masa CPNS, pegawai akan menjalani uji kompetensi untuk menilai seberapa kompeten pegawai dengan predikat tersebut.

Namun demikian, CPNS bukanlah orang yang sedang mengikuti seleksi rekrutmen, akan tetapi, status ini diberikan setelah seseorang melalui berbagai tahapan seleksi.

Di antara seleksi yang disebutkan adalah tahap administratif, yakni penyesuaian data diri calon dengan syarat yang dibutuhkan blanko pelatihan.

Kemudian dilanjutkan dengan tahap Penyaringan Kompetensi Dasar yang menguji tingkat pemahaman dan pengetahuan kandidat terhadap hal-hal yang berkaitan dengan posisi yang dilamar.

Dalam hal ini, peserta akan diuji menggunakan sistem CAT atau computer aided testing.

Kemudian tahap terakhir adalah bagian Seleksi Kompetensi Bidang dengan beberapa jenis tes yang ditentukan oleh masing-masing institusi.

Untuk informasi Anda, kandidat untuk layanan publik dimaksudkan untuk menentukan periode penawaran dan periode layanan sebelumnya. Hal itu juga dikenal sebagai masa percobaan.

Rangkaian Masa Status CPNS

Guna mengetahui CPNS itu apa, berikut ini merupakan informasi seputar tahapan yang harus dilalui CPNS. Simak sampai akhir supaya jelas.

1. Masa Pengadaan CPNS

Disebutkan sebelumnya bahwa tahapan CPNS identik dengan tahapan pengadaan. Diketahui bahwa fase penawaran adalah saat instansi mengumumkan kursus pelatihan yang tersedia untuk menyusun posisi pekerjaan di perusahaan mereka.

lihat info CPNS Resmi di https://sscasn.bkn.go.id/

Hal ini bisa disebabkan mantan karyawan tersebut pensiun, meninggal dunia, atau alasan lain yang memaksa karyawan tersebut untuk mengundurkan diri. Seperti sakit parah, mengundurkan diri atau pemecatan karena alasan hukum.

Setelah pemberian kontrak, setiap warga negara Indonesia memiliki hak untuk menjadi sukarelawan untuk posisi tersebut.

Dengan grade, memenuhi standar dan persyaratan yang ditetapkan oleh Aparatur Sipil Negara dan instansi yang bersangkutan.

2. Masa Percobaan CPNS

Perlu dicatat bahwa fase pengadaan tersebut di atas adalah ketika warga negara Indonesia harus melalui serangkaian seleksi. Opsi yang disebutkan tadi, yakni opsi administrasi dan pemilihan dua jenis keterampilan.

Selain itu, jika Anda telah melampaui batas waktu tersebut dan berhasil membuktikan bahwa seseorang layak untuk mengisi posisi tersebut, Anda akan disebut sebagai CPNS.

Hal itu dibuktikan setelah adanya pemberian Surat Keterangan (SK) calon PNS dan  SPMT, para peserta pelatihan resmi memasuki masa percobaan.

Peserta seleksi harus melayani tidak lebih dari 1 bulan setelah dikeluarkannya perintah untuk menjalankan tugas. Jika tidak, maka peserta secara otomatis  dianggap mengundurkan diri dan akan dikenakan sanksi sesuai kebijakan pejabat pengembangan pegawai.

Memasuki masa percobaan ini, ujian utama yang harus dilalui pegawai bukan lagi kemampuan menunjukkan kompetensi melainkan integritas yang tinggi. Moral dan disiplin merupakan poin penting yang akan dinilai berdampingan dengan kompetensi.

Meskipun keterampilan itu penting, mari kita taruh di angka kedua. Karena setiap tugas yang diberikan atasan akan selalu mendapat pertolongan terlebih dahulu, yang terpenting tetap sikap.  Sebagai informasi, masa uji coba ini berlangsung minimal 1 tahun dan maksimal 2 tahun.

3. Pekerjaan CPNS

Sebagai informasi, tugas calon pegawai negeri sipil sama dengan PNS. Khususnya merencanakan, melaksanakan dan mengawasi pelaksanaan tugas bersama pemerintahan dan pembangunan nasional.  

Dalam hal ini, calon pejabat publik juga bertanggung jawab untuk menetapkan kebijakan dan pelayanan publik.

Kedua, mengabdi sebagai pelayan masyarakat secara profesional dan tidak memihak, bebas dari campur tangan politik, korupsi, kolusi dan nepotisme.

Pekerjaan profesional yang disebutkan dalam tahap ini adalah disiplin pegawai pemerintah dan kinerja adalah nomor dua.

Sebab, begitu lolos sebagai calon resmi, pegawai tersebut akan terus dibimbing oleh atasan di instansi tersebut.

4. Masa Kerja Lampau CPNS

Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 11 Tahun 2002, sebagian calon pegawai negeri sipil dapat menghitung waktu kerja.

Artinya, perhitungan masa kerja menjadi dasar penentuan nominal gaji seorang pegawai setelah diangkat menjadi PNS.  

Masa kerja sebelumnya yang disebutkan adalah pada saat menjadi PNS, kecuali dalam hal cuti karena tanggung jawab Negara. Kemudian saat menjabat di instansi pemerintah seperti menjadi bupati atau walikota dll.

Terakhir, apa yang dianggap sebagai tahun-tahun terakhir masa kerja  adalah selama pelaksanaan fungsi negara atau periode yang ditugaskan.

Misalnya menjadi dokter sebagai pegawai tidak tetap, pegawai desa atau pegawai negeri dalam jabatan lain.

Dengan berlalunya masa bakti, gaji calon PNS yang nantinya diangkat menjadi PNS tidak  dimulai dari bawah ke atas. Sebaliknya, sesuaikan grup dengan waktu layanan yang ditetapkan.

Baca Juga: Raih Pekerjaan Impian dengan Ragam Contoh CV Desain Grafis

5. Masa Kerja Golongan

Masa kerja kelompok adalah  masa kerja PNS yang dihitung sejak  kenaikan pangkat terakhir sampai dengan pensiun atau berhenti bekerja. 

Seperti masa kerja sebelumnya, perhitungan MKG juga dapat menentukan besaran gaji seorang pegawai berstatus CPNS jika diangkat menjadi pegawai negeri.

Peraturan MKG tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1977. Bersamaan dengan itu, karyawan juga bisa mendapatkan kenaikan gaji berkala.

6. Masa Kerja Seluruhnya

Jumlah masa kerja adalah jangka waktu sejak seorang pegawai berhak menjadi CPNS sampai mencapai usia pensiun atau meninggal dunia. 

Tak terhitung banyaknya masa cuti yang di luar tanggung jawab negara. Hal ini sesuai dengan Peraturan BKN No. 12 tahun 2002 tentang kenaikan pangkat PNS.

7. Masa Pensiun

Masa pensiun adalah ketika pegawai telah memasuki batas usia pensiun (BUP) yang ditetapkan oleh instansi. Normalnya, usia pensiun adalah 56 tahun.  

Jadi ketika seorang karyawan mencapai usia tersebut, agensi akan memberhentikannya dengan hormat. Dari semua masa kerja yang menentukan gaji karyawan, manfaat pensiun akan ditentukan.

Masa CPNS itu Apa?

Dari pemeriksaan diatas dapat diketahui mana tahapan CPNS dan mana yang bukan tahapan CPNS. 

Singkatnya, tahapan CPNS adalah tahapan ketika seseorang telah berhasil melewati serangkaian pilihan bekal.

Selain itu, jangka waktu ini adalah seseorang yang  diangkat sebagai karyawan ditempatkan dalam masa percobaan untuk jangka waktu tertentu.

Jika pegawai tersebut lulus dengan nilai tertinggi dan memenuhi standar, dia akan diangkat menjadi PNS.

Namun sebaliknya, jika setelah periode tersebut, karyawan tersebut  tidak memberikan kualitas yang sesuai dengan yang diharapkan, tentunya akan dipecat.

Jadi pemilihan CPNS dan pemilihan CPNS hampir sama, tetapi berbeda. Bagi pegawai negeri berbeda, status ini merupakan keadaan terakhir yang dimiliki pegawai dan merupakan keadaan tetap.

Sampai di sini, sudahkah Anda memahami perbedaan PNS masa depan dan PNS saat ini?

Lihat info loker terbaru di https://loker.jobnas.com/

Syarat Bisa Menjadi CPNS

Sebagaimana disampaikan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, bahwa untuk dapat diterima sebagai CPNS, seseorang harus memenuhi beberapa syarat yang ditentukan oleh pemerintah, antara lain:

1. Warga Negara Indonesia yang berkelakuan baik

2. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Republik Indonesia

3. Memenuhi persyaratan pendidikan dan usia yang ditentukan pada setiap formasi yang dibuka

4. Lulus tes seleksi administrasi yang dilakukan oleh pemerintah

5. Lulus tes kompetensi yang dilakukan oleh pemerintah

6. Lulus verifikasi administrasi, kependudukan, kelakuan, dan kewarganegaraan

7. Tidak sedang terikat kontrak kerja dengan perusahaan atau instansi lain.

Itulah dia pengertian dari CPNS dan tahapan untuk bisa menjadi pegawai Negeri Sipil. Semoga bermanfaat!

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Iwan Bisa
3 tahun yang lalu
Merasa Insecure, Awas Jadi Inferiority Complex

Sering Merasa Insecure, Awas Jadi Inferiority Complex

Batas Melamar Pekerjaan ini Artikel

Jobnas.com - Perasaan cemas yang sering datang tidak hanya mempengaruhi produktivitas dan kualitas seorang pekerja. Otomastis hal seperi demikian bisa menguras energi hingga akhirnya sampai pada titik kelelahan.

Sehigga banyak sekali karyawan di kantor yang merasakan efek tersebut sehingga banyak yang menyebutnya dengan kompleks inferioritas (Inferiority Complex). Akan tetapi tidak banyak yang menyadari karakteristik dan efeknya.

Jadi kali ini Jobnas akan berbicara tentang rasa rendah diri dan cara terbaik untuk menghadapinya. Kalian penasaran? Maka simak artikel ini sampai selesai.

Apa itu kompleks inferioritas?

Inferiority complex atau kompleks inferioritas adalah kondisi mental yang dihasilkan dari perasaan tidak mampu dan tidak aman. Penyabab datangnya kondisi mental ini bisa dihasilkan dari fisik atau psikologis yang nyata atau yang dibayangkan.

Perasaan seperti itu dapat menyebabkan ekspresi seperti rasa malu dan malu, kompensasi yang berlebihan melalui persaingan dan agresi.

Pada dasarnya, inferiority complex adalah perasaan yang muncul untuk menunjukkan bahwa kualitas seseorang tidak dimainkan secara maksimal atau hilang dari orang lain. Kompleks inferioritas dapat dibandingkan dengan kompleks superioritas dengan pendapat berlebihan tentang kemampuan dan pencapaian seseorang.

Dalam banyak kasus, kompleks inferioritas berkembang karena pengalaman masa kanak-kanak yang negatif atau tumbuh dalam keluarga yang tidak memberikan dukungan yang cukup untuk membuat orang merasa rendah diri atau rendah diri.

Kompleks inferioritas muncul dan berada di alam bawah sadar individu, perasaan ini memanifestasikan dirinya secara berbeda pada individu yang lainnya. Namun, ada beberapa gejala umum yang harus diwaspadai seperti Harga diri rendah dan stres terus-menerus.

Mengapa ada Kompleks Inferioritas di Tempat Kerja?

Seperti yang dijelaskan Jobnas di atas, kompleks inferioritas tampaknya merupakan kondisi psikologis yang telah lama mempengaruhi kesehatan pekerja. Hal ini biasa terjadi di tempat kerja dan sering terjadi pada hari-hari atau minggu-minggu dan lebih rentan pada para pekerja baru saat pertama bergabung dengan perusahaan baru.

Mengapa Kompleks Inferioritas Bekerja?

Hal ini terjadi karena pekerja sering membandingkan kualitas mereka dengan rekan kerja dan atasan mereka.

Faktanya, membandingkan kesuksesan diri sendiri dengan kesuksesan orang lain adalah sangat manusiawi, terutama bagi karyawan yang menghargai diri mereka sendiri di mata rekan kerja dan perusahaan.

Kita juga membutuhkan persaingan yang sehat. Karena itu membuat karyawan bekerja lebih keras dan lebih memenuhi harapan perusahaan. Tapi setelah satu atau dua bulan di perusahaan, masalah bisa muncul ketika kalian tidak bisa menghilangkan rasa rendah diri.

Jika ini terus berlanjut, kompleks inferioritas yang dirasakan bukan lagi sebuah fase, tetapi gangguan mental yang merupakan bagian dari kepribadian.

Karakteristik Mengalami Inferiority Complex

Banyak orang mungkin berpikir tentang harga diri yang rendah ketika mereka mendengar istilah inferiority complex.

Sebenarnya, ada banyak karakteristik lain dari orang yang memiliki rasa rendah diri. Menurut kalian, apa karakteristik lengkap dari seseorang yang menderita gejala kompleks inferioritas?

Jika kalian belum mengetahui Jobnas akan membantu menjawabnya. Jawbannya adalah sebagi berikut:

  • Menjauhkan diri dari aktivitas dan situasi sosial.
  • Membandingkan diri kalian dengan kemampuan orang lain.
  • Daya saing yang membuat Anda merasa mudah tersinggung, gugup, atau agresif.
  • Mengembangkan gejala insomnia.
  • Ketidakmampuan untuk menyelesaikan tugas.
  • Mengembangkan gejala depresi, kecemasan, atau gangguan mental lainnya.

Metode Mengatasi Perasaan Inferioritas

Sekarang setelah kalian mengetahui definisi dan karakteristik gejala tersebut, hal berikutnya yang perlu kalian lakukan adalah mengatasi rasa rendah diri.

Kenapa begitu? Karena kalian bisa merasakan kegelisahan ini di tempat kerja tanpa kalian sadari.

Berikut adalah tips paling ampuh jika kalian merasa rendah diri.

1. Perawatan Diri

Hal pertama yang harus dilakukan ketika kalian merasa rendah diri adalah membangun kebiasaan perawatan diri di tempat kerja dan di rumah.

Caranya sangat mudah. Mulailah menghargai semua pekerjaan yang dilakukan. Selanjutnya, berhenti membandingkan diri kalian dengan keterampilan teman-teman Anda dan mulailah meningkatkan diri kalian dengan mempelajari keterampilan baru.

2. Hindari Rekan Toxic

Kadang-kadang di tempat kerja kalian bertemu orang-orang yang tidak mendukung kalian dan yang terus-menerus menciptakan persaingan tidak sehat.

Hindari rekan kerja yang beracun dan dekati teman kerja yang mendukung agar jiwa kalian tidak terpengaruh.

3. Tidak Memperhatikan Apa yang Orang Lain Pikirkan

Akhirnya, mengabaikan apa yang orang lain pikirkan tentang kalian adalah cara ampuh untuk mengatasi rasa rendah diri.

Pisahkan dirimu dari penilaian orang lain. mengapa demikian? Jika kalian merasa baik tentang diri kalian, orang lain dijamin akan merasa baik tentang kalian.

Begitu saja rasa rendah diri yang bisa dijelaskan oleh Jobnas pada artikel kali ini. Kesimpulannya, perasaan cemas dan frustrasi pada dasarnya wajar dan sangat manusiawi. Tapi jangan biarkan perasaan ini membuatmu gila. Cintai dirimu sendiri dan syukuri semua yang telah kamu capai. Kita harus ingat bahwa kita tidak sendirian.

Baca juga: Mengenal Digital Asset Management (DAM): Alat yang Mampu Menampung Seluruh Aset Digital Perusahaan

Jika Anda masih tertarik dengan artikel yang seperti ini kalian bisa langsung membacanya di blog jobnas.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Iwan Bisa
2 tahun yang lalu
Mengenal Digital Asset Management (DAM)

Mengenal Digital Asset Management (DAM): Alat yang Mampu Menampung Seluruh Aset Digital Perusahaan

Batas Melamar Pekerjaan ini Artikel

Jobnas.com - Pada era digital saat ini, seiring berjalannya waktu yang semakin canggih. manajemen aset digital akan menjadi alat yang harus diprioritaskan oleh setiap perusahaan. Mengapa harus demikian? Dengan semua kebutuhan pemasaran konten yang berkembang di platform online, bisnis membutuhkan tempat untuk menyimpan semua aset digital mereka.

Tanpa adanya platform ini, konten digital perusahaan dapat hilang atau dicuri oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Jadi seperti apa gambaran lengkap Manajemen Aset Digital? Kalian dapat mempelajarinya melalui artikel Jobnas di bawah ini.

Apa itu Manajemen Aset Digital?

Digital Asset Management (DAM)—selanjutnya DAM—atau Managemen Aset Digital seperti yang sudah disinggung di pragraf pertama di atas adalah perangkat yang dapat menyimpan semua aset digital perusahaan. DAM dikembangkan sebagai alat tata kelola data yang fleksibel, portabel, mudah diakses, dan nyaman untuk melaporkan aset digital di seluruh organisasi, pelanggan, mitra, dan pemasok.

DAM berkomitmen pada cara yang tepat untuk menyampaikan konten digital kepada orang yang tepat. Hal ini berlaku untuk semua perangkat dan sebagian besar siaran konten adalah waktu nyata. Tidak cukup di situ saja DAM juga menyediakan kemampuan untuk melacak dan mengukur keterlibatan pengguna dan potensi jangkauan global untuk aset digital di seluruh perusahaan.

Secara teknis, aset digital lebih dari sekadar file media. Untuk mengetahui nilai file, pengguna memerlukan informasi tambahan tentang aset. Ini dapat ditemukan melalui metadata. Untuk sebagian besar tujuan DAM, aset didefinisikan sebagai konten media bila digabungkan dengan metadata.Metadatanya ini dapat berupa nama file, pembuatnya, tanggal file dibuat, atau hak dan biaya yang terkait dengan penggunaan gambar atau konten digital lainnya. Jika konten dianggap sebagai aset digital yang dapat digunakan, pengguna harus mengaitkan metadatanya.

Cara Kerja Manajemen Aset Digital

Faktanya, Manajemen Aset Digital bisa bekerja dengan tiga jenis penyimpanan yang sudah disederhanakan. Masing-masing jenis retensi ini memiliki fungsinya masing-masing dan pasti akan menguntungkan semua orang di perusahaan.

Bagaimana cara kerja ketiga jenis DAM Berikut penjelasan singkatnya:

1. Penyimpanan Internal

Jenis lain dari penyimpanan manajemen aset digital adalah penyimpanan internal atau internal storage. DAM menggunakan penyimpanan internal untuk membantu perusahaan seperti agensi menyimpan aset digital dari klien hingga siap untuk diserahkan ke media eksternal. DAM juga bisa mengotomatiskan seluruh proses penyimpanan dan pengiriman aset, menghemat waktu dan ruang perusahaan.

2. Sentralisasi Internal

Digital Asset Management adalah sistem yang dapat menginternalisasi dan memusatkan aset untuk meningkatkan efisiensi kebutuhan internal. Proses ini melibatkan penciptaan ruang terintegrasi untuk semua aset digital yang dimiliki oleh perusahaan. Dengan cara ini, semua departemen di perusahaan dapat mengakses jenis file yang sama dan mengirim serta menerima aset dari DAM.

3. Distribusi Eksternal

Distribusi Eksternal memungkinkan perusahaan untuk berbagi aset dengan pihak eksternal seperti freelancer dan vendor. Ini secara langsung menjaga konsistensi merek dengan menggunakan materi digital yang konsisten di seluruh pemangku kepentingan.

Manfaat Memiliki Digital Asset Management

Pada dasarnya, digital asset management merupakan sebuah jaminan bahwa perusahaan akan menerima output aporisma oleh aset yang mereka simpan. Dengan memakai DAM, secara tidak langsung aset perusahaan pula lebih andal di mata para stakeholder dan pihak media.

Selain sebagai perangkat yang bisa dimanfaatkan menjadi content management system, digital asset management pula mempunyai fungsi penting lainnya.

Beraneka ragam macam manfaat yang bisa dituai perusahaan bila memakai digital asset management misalnya sebagai berikut:

  • bisa menemukan aset digital menggunakan cepat
  • mengakibatkan navigasi aset sebagai proses yang sederhana & intuitif
  • membantu perusahaan pada menghindari pembuatan ulang konten digital
  • membantu perusahaan buat memakai seluruh aset mereka
  • memungkinkan perusahaan buat mengakses & membuatkan arsip kapan pun, pada mana pun, & pada perangkat apa pun
  • membantu perusahaan buat menciptakan & mengomunikasikan aset digital menurut satu asal
  • memudahkan pendistribusian konten perusahaan ke aneka macam saluran, termasuk media sosial, pasar pihak ketiga, & poly lagi
  • menjaga konsistensi merek perusahaan
  • mengidentifikasi peluang buat memakai pulang aset digital yg terdapat
  • menganalisis kinerja aset, pada mana mereka digunakan, & siapa yg menggunakannya

Begitulah yang dapat Jobnas jelaskan mengenai serba-serbi DAM yang perlu kalian ketahui. Singkatnya, digital asset management adalah sebuah perangkat yang mampu menampung seluruh aset digital milik perusahaan. Tak hanya itu, DAM juga memiliki beragam fungsi lainnya yang dapat berperan bagi kemajuan perusahaan.

Baca juga: 7 Tips Detoks untuk Mengatasi Kecanduan Media Sosial 

Untuk informasi menarik lainnya, kalian bisa dapat membacanya di blog Jobnas. Di sana ada beberapa macam informasi mengenai berita dan tips terbaru seputar data management dan career development. Gratis tanpa dipungut biaya.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Iwan Bisa
5 bulan yang lalu
Mengatasi Kecanduan Media Sosial

7 Tips Detoks untuk Mengatasi Kecanduan Media Sosial

Batas Melamar Pekerjaan ini Artikel

Jobnas.com - Sering kali seseorang lalai akan pekerjaannya dikarenakan terlalu sibuk menikmati media sosial seperti Instagram, Twetter, dan Facebook. Memang menikmati di media sosial itu dampaknya tidak begitu negaitif juga.

Di sana banyak ilmu dan pengetahun baru yang akan di peroleh. Akan tetapi sagat mengganggu akan pekerjaan kita jika terlalu sering menggunakannya. Dan dampaknya pekerjaan kita tidak akan selesai.

Jika begitu? Anda perlu membutuhkan waktu khusus agar tidak terlalu sering melihat media sosial, dan saatnya untuk mencoba menguranginya.

Dikutip dari Declutter The Mind, detoks media sosial adalah upaya untuk mengurangi penggunaan dan konsumsi media sosial dalam jangka waktu tertentu. Jika anda ingin melakukannya, lihat 7 tips dari Jobnas berikut ini!

1. Hindari Media Sosial saat Bangun Tidur

Menurut data dari Survei Konsumen Seluler Global Deloitte 2016, 61% orang membuka ponsel cerdas mereka 5 menit setelah bangun tidur. Salah satu yang paling terbuka adalah media sosial.

Data menunjukkan bahwa banyak orang memulai hari mereka dengan media sosial. Bahkan, rutinitas ini bisa berlanjut sepanjang hari. Oleh karena itu, lakukan detoks sejak pagi. Triknya adalah menghindari membuka media sosial tepat setelah bangun tidur.

Untuk bisa menghidarinya anda dapat melakukan banyak hal lain, seperti berolahraga, mandi, dan sarapan.

2. Lakukan Aktivitas Lain

Detoksifikasi media sosial lebih masuk akal jika anda dapat mengabdikan diri untuk aktivitas lain yang lebih bermakna. Tentu saja, ada banyak hal positif yang dapat anda lakukan tanpa media sosial, seperti berolahraga, mengikuti kursus online, menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman.

3. Matikan Notifikasi

Notifikasi akan sangat mengganggu anda saat sedang bekerja, belajar atau melakukan aktivitas lainnya. Ketika pengumuman media sosial tiba, perhatian anda pasti akan tertuju padanya.

Anda ingin segera membuka jejaring sosial dan mempelajari pembaruan yang terjadi pada akun anda. Secara otommatis anda kehilangan fokus pada pekerjaan. Dari sekarang anda dapat mencoba tips ini dengan menonaktifkan notifikasi.

4. Hapus Aplikasi

Cara paling efektif untuk detoks media sosial adalah dengan menghapus aplikasi yang sering anda gunakan. Jika anda merasa kecanduan Instagram dan TikTok, hapus sementara kedua aplikasi tersebut. Dengan cara ini, anda tidak bisa lagi mencuri kesempatan untuk membuka jejaring sosial.

5. Batasi Waktu Layar

Jika mematikan notifikasi tidak cukup efektif, anda dapat membatasi waktu yang anda habiskan di media sosial. Namun, trik ini membutuhkan komitmen yang kuat dari anda. Misalnya, anda dapat berjanji pada diri sendiri untuk tidak berada di media sosial selama jam kerja. Dengan cara ini, anda dapat fokus pada apa yang perlu anda selesaikan pada saat itu.

6. Berhenti Mengikuti atau Menyembunyikan Banyak Akun

Detoks media sosial bukan hanya tentang mengalahkan kecanduan. Terlebih lagi, detoks dapat membantu anda menjaga kesehatan mental anda. Anda sering melihat orang berdebat di media sosial. Ada juga orang yang secara rutin melampiaskan amarahnya di akunnya.

Namun, Anda harus berhati-hati. Orang yang menggunakan jejaring sosial seperti ini dapat dianggap sebagai orang jahat. Akibatnya, anda dapat berhenti mengikuti atau menyembunyikan beberapa akun yang sering menyebarkan hal negatif di jejaring sosial.

7. Tantang Diri Sendiri

Mirip dengan poin ketiga, tips ini membutuhkan komitmen yang kuat dari dalam. Anda dapat membuat tantangan detoks media sosial versi anda sendiri. Biasanya seseorang mengalami penarikan dalam 100 hari atau 3 bulan.

Selama periode ini, mereka akan mengurangi atau bahkan berhenti menggunakan jejaring sosial. Namun, ini bukan referensi yang tepat. Anda dapat menentukan periode detoks sesuai dengan kebutuhan anda.

Misalnya, anda memiliki proyek besar yang harus diselesaikan dalam waktu satu bulan. Jadi kamu bisa menggunakan waktu ini untuk serius dan fokus.

Begitu tujuh tips detoks media sosial dari Jobnas yang bisa kamu lakukan. Semoga 7 tips di atas dapat membantu dan dapat mengurangi penggunaan media social anda.

Di sisi lain Jobnas telah menyiapkan berbagai informasi penting lainnya. anda dapat membacanya di blog Jobnas di mana pun dan kapan pun anda berada. Menarik kan? Terus ikuti kami pada konten-konten kami selanjutnya.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Iwan Bisa
2 tahun yang lalu
Tools Growth Hacking

Kenali 5 Tools Growth Hacking Supaya Bisnismu Berkembang Pesat

Batas Melamar Pekerjaan ini Technology

Jobnas.com - Agar strategi growth hacking dapat diadopsi lebih efektif, diperlukan beberapa alat untuk mendukungnya. Growth Hacking sendiri merupakan salah satu strategi pemasaran yang dapat membantu startup berkembang pesat.

Inilah sebabnya mengapa beberapa startup mulai menerapkan strategi ini agar bisnis mereka dapat berkembang pesat. Karena kombinasi pemasaran marketing, data, dan teknologi menjadi alasan bahwa strategi ini bisa emndukung pertumbuhan bisnis secara gesit dapat secara otomatis bisnis akan tumbuh lebih cepat.

Jobnas mencoba merangkum alat peretasan pertumbuhan bisnis menjadi lima kalian dapat mencoba dan menggunakannya. Alasannya setelah kalian melakukan 5 cara ini bisnis kalian akan semakin cepat berkembang. Adapun caranya sebagai berikut

1. Ahrefs

Untuk penulis konten, Ahrefs mungkin dikenal sebagai salah satu alat yang paling akurat untuk penelitian kata kunci. Namun, di sisi lain guna dari Ahrefs sebenarnya dapat digunakan untuk hal lain, seperti penelitian pesaing.

Dengan alat ini kalian dapat mengetahui apa yang membuat peringkat situs web pesaing lewat pencarian Google. Selanjutnya, lat ini pula akan memberikan wawasan tentang bagaimana pesaing membangun backlink mereka.

Jadi jika kalian ingin situs web bisnis kalian mempuyai peringkat tinggi, tentu saja kalian dapat mempelajarinya dari pesaing-pesaing kalian. Dengan melakukan survei setidaknya mengumpulkan banyak pesaing yang sekiranya dianggap sangatbaik oleh kalian.

Setelah itu carilah kekurangan atau kesalahan satu persatu dari mereka untuk digunakan sebagai peluang untuk mengatasinya.

2. Mailchimp

Retasan atau cara berikutnya supaya pertumbuhan bisnis kalian semakin melambung tinggi ada yang perlu kalian ketahui yaitu Mailchimp. Pastinya kalian pernah mendengar tentang alat ini sebelumnya, bukan? Mailchimp adalah salah satu alat pemasaran email yang paling populer dan disukai di kalangan pemasar. Pasalnya, tool ini memiliki banyak fitur canggih yang tentunya berguna untuk proses email marketing.

Adapun Beberapa manfaat Mailchimp termasuk kemampuan untuk mengirim email yang ditargetkan berdasarkan aktivitas pengguna. Selain itu, pemasar juga akan menerima rekomendasi waktu pengiriman yang paling tepat dan berdasarkan kinerja email sebelumnya.

3. Nimble atau Gesit

Salah satu cara untuk mempercepat pertumbuhan bisnis kalian adalah dengan menjalin hubungan yang baik dengan pelanggan sehingga mereka menjadi loyal dengan kita. Hal itu butuh terhadap tools CRM (Customer Relationship Management) dibutuhkan untuk menghubungkan perusahaan dengan pelanggan dengan lebih mudah.

Salah satu alat peretasan pertumbuhan bisnis yang dapat membantu menerapkan strategi CRM secara efektif adalah Nimble. Dengan alat ini kalian dapat menggabungkan semua kontak, email, aktivitas sosial, pengikut yang dapat membantu mengembangkan bisnis kalian.

Adpun beberapa manfaat Nimble, misalnya, kemampuan untuk mengelola banyak kontak sekaligus di beberapa saluran. Selin itu, alat ini juga memberikan pemberitahuan tentang acara penting pelanggan seperti ulang tahun.

4. OptiMonk

Pasti setiap pengusaha ingin websitenya selalu memiliki traffic yang tinggi. Sayangnya, bagaimanapun, para tamu ini sering datang dan pergi. Bahkan cendrung tidak akan ada tamu yang datang kembali jika traffic web bisnis kita jelek. Setelah tahu itu, kebanyakan tamu tidak akan membeli. Tentu saja hal ini tidak akan menguntungkan bagi perusahaan.

Inilah sebabnya mengapa alat itu sangat begitu diperlukan, gunanya untuk mencegah pengunjung situs web pergi. Bahkan jika mereka tidak berkonversi, setidaknya mereka dapat mendaftarkan diri saja.

Untuk mencegah hal di atas para pengusaha dapat melakukan cara OptiMonk ini setidaknya menjadi solusi bagi pengunjung untuk kembali ke website dan melakukan pembelian. Alat penargetan ulang ini akan membantu bisnis mengarahkan pengunjung kembali ke situs web kami.

Jadi ketika pengunjung meninggalkan situs, alat ini membantu memberikan penawaran menarik yang membuat mereka kembali lagi.

OptiMonk dapat mengintegrasikan dua informasi yang sangat penting. Pertama, halaman yang dilihat pengunjung saat mengunjungi website. Lalu ada sumber rujukan mereka seperti Google atau Facebook. Adapun hasilnya, alat ini dapat mengirimkan penawaran yang sangat relevan kepada pengguna yang telah mengunjungi situs tersebut.

5. Typeform

Alat Peretasan pertumbuhan bisnis berikutnya yang harus kalian ketahui dan mencobanya adalah Typeform. Pasalnya, survei online saat ini sangat penting untuk mendapatkan umpan balik pelanggan. Typeform dapat digunakan untuk membuat survei online yang indah, menyenangkan, dan interaktif.

Mengapa demikian? Umpan balik pelanggan penting karena dapat menjadi referensi untuk pengembangan produk atau mencoba strategi bisnis baru. Kebanyakan dari pelanggan, tidak semua pelanggan siap untuk menanggapi ketika mereka menerima formulir survei online, sebabmereka menggapnya begitu rumit.

Menggunakan alat Typeform ini gunanya dapat mempermudah pelanggan dalam mengisi survey karena tampilannya yang menarik. Respon survei online juga akan terintegrasi untuk analisis yang mudah. Selain survei, Typeform juga dapat digunakan untuk membuat konten interaktif seperti kuis yang dapat meningkatkan engagement dengan pengunjung website.

Itulah beberapa tools growth hacking yang yang perlu kalian ketahui dan bisa digunakan untuk meningkatkan performa bisnis supaya bisnis tersebut bisa berkembang dengan cepat. Harapan itu tidak bisa dilakukan dengan memikirkan bagaimana caranya saja. Hal itu bisa selesai perlu membutuhkan tools yang canggih. Selain itu, para pengusaha jangan sampai lupa keterampilan yang mumpuni dari karyawan juga dibutuhkan untuk mendukungnya.

Baca juga: 5 Rekomendasi Podcast Terbaik Work-Life Balance yang Cocok Untukmu

Misalkan kalian tertarik untuk meningkatkan skill di bidang marketing atau bisnis, kamu bisa mengikuti terus artikel Jobnas. Kalian dapat memebacanya langsung dan bisa juga mendaftarkan diri kalian. Jika kalian sudah terdaftar Jobnas akan mengirimkan berupa artikel-artikel penting mengenai marketing dan bisnis ke akun anda. Silakan.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Iwan Bisa
3 tahun yang lalu
Rekomendasi Podcast Work-Life Balance

5 Rekomendasi Podcast Terbaik Work-Life Balance yang Cocok Untukmu

Batas Melamar Pekerjaan ini Artikel

Jobnas.com - Pernahkah anda mendengarkan podcast tentang work-life balance? Jika iya, sekarang banyak sekali podcast yang membahas hal ini. Tentunya agar bisa membantu kondisi keseimbangan kehidupan-kerja. Sedangkan memperhatikan kondisi ini tentunya sangat ideal bagi seluruh pekerja yang sibuk menjalankan tugasnya.

Sayangnya, keseimbangan seperti itu tidak mudah dicapai. Akumulasi tanggung jawab tampaknya terus menyebabkan konflik antara kehidupan pribadi dan profesional kita. Oleh karenanya, di sini jobnas akan merekomendasikan podcast yang tepat di bidang tersebut.

Anda bisa mengambil saran yang tersampaikan di podcast tersebut. Karena pada Podcast Work-Life Balance yang direkomendasikan Jobnas ada banyak menyinggung hal-hal yang harus dilakukan untuk mencapai keseimbangan dalam kehidupan pribadi dan profesional.

Inilah adalah daftar podcast keseimbangan kehidupan kerja yang dapat anda rujuk untuk keseimbangan kehidupan kerja.

1. Linked Local Broadcast Network Podcast

Rekomendasi pertama untuk podcast keseimbangan kehidupan kerja adalah Linked Local Broadcast Network Podcast  Atau  Jaringan Siaran Lokal Terikat. Podcast ini awalnya merupakan segmen yang diprogram radio. Namun karena adanya permintaan yang sangat tinggi, pihak penyelenggara sepakat untuk menjadikannya podcast.

Topik podcast ini didedikasikan untuk membahas cara unik untuk mencapai keseimbangan kehidupan kerja. Pelatih akan berdiskusi dengan staf nara sumber tentang kiat-kiat untuk pengembangan pribadi, hidup sehat, cara berinteraksi di media sosial, dan cara mengatur jam kerja yang lebih produktif.

2. Smart Passive Income

Pat Flynn dari podcast Smart Passive Income telah berhasil memberikan beberapa saran bagus tentang cara mendapatkan penghasilan tambahan dari rumah. Topik podcast keseimbangan kehidupan kerja ini secara khusus membahas langkah-langkah yang dapat anda ambil untuk memanfaatkan platform blog dan media sosial untuk keuntungan besar. Dengan penghasilan tambahan ini, Flynn berpikir orang akan dapat menghabiskan lebih banyak waktu bersama keluarga dan orang-orang terkasih.

3. Quick and Dairy Tips

Dalam podcast keseimbangan kehidupan kerja ini, cara terbaik untuk mencapai keseimbangan dalam pekerjaan dan kehidupan pribadi adalah bekerja mandiri, cerdas, tanpa kerja keras. Setiap minggu, Stever Robbins menawarkan tips produktivitas kreatif serta tip untuk mengatur waktu dan uang.

Baginya, untuk mencapai work-life balance, mereka harus segera mengubah pola pikir, bahwa berbuat baik itu kerja cerdas, bukan kerja keras.

4. Balanced Life

Podcast ini adalah tempat yang tepat untuk mempelajari bagaimana rasanya menemukan keseimbangan di tengah kehidupan yang sibuk. Setiap minggu, pembawa acara akan mewawancarai seorang wanita yang memiliki karier dalam hidupnya sendiri. Bersama-sama mereka mendiskusikan cara-cara efektif untuk mempertahankan kehidupan profesional dan pribadi mereka bahkan ketika tanggung jawab menumpuk.

5. Beyond The To-Do List

Jika anda sering merasa kewalahan dengan daftar tugas, kewajiban, dan semua peran yang anda miliki di kantor dan di rumah, podcast ini sangat layak untuk didengarkan. Pembawa acara Podcast ini adalah Erik Fisher akan berbicara dengan pembicara yang akrab dengan penerapan strategi produktivitas praktis dalam kehidupan pribadi dan profesional mereka.

Bersama-sama mereka akan mengulas kiat-kiat unik sehingga anda dapat merancang strategi yang berhasil dan tidak melelahkan. Pekerjaan tidak bisa dikesampingkan, namun keluarga dan diri sendiri adalah prioritas utama. Sayangnya, menyeimbangkan keduanya tidaklah mudah.

Menurut Fisher, dengan menjaga jadwal kerja anda agar tidak mengganggu waktu keluarga, anda dapat menciptakan sistem yang lebih efisien dan mengurangi stres.

Inilah daftar rekomendasi podcast work-life balance terbaik yang bisa kamu dengarkan. Pada dasarnya, work-life balance adalah kondisi yang diinginkan pekerja. Sayangnya, hal itu cukup sulit untuk dicapai. Untungnya, adanya podcast ini bisa menjadi alat untuk menemukan keseimbangan kehidupan kerja.

Baca juga: 5 Cara Efektif Menjaga Produktivitas Kerja sama Tim saat WFH

Untuk informasi lebih lanjut tentang tips keseimbangan kehidupan kerja, anda dapat mendaftar ke Website Jobnas selain itu juga anda bisa membaca artikel lain yang sudah tayang di kolom blog Jobnas. Di sana sudah banyak tersedia tulisan-tulisan perihal tips tentang wawancara, website, dan lain sebagainya.

Jika anda berkenan langsung daftarkan akun anda di website Jobnas sekarang juga!

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Iwan Bisa
3 tahun yang lalu
Menjaga Produktivitas Kerja sama Tim saat WFH

5 Cara Efektif Menjaga Produktivitas Kerja sama Tim saat WFH

Batas Melamar Pekerjaan ini Artikel

Jobnas.com - Selama pandemi covid 19. Semua pekerja tidak disarankan untuk bekerja di kantor. Akan tetapi lebih direkomendasikan untuk bekerja dari rumah. Mengapa dilakukan dengan demikian, karena supaya para karyawan selamat akan penyakit covid-19 yang kasusnya setiap hari terus melambung tinggi.

WFH atau Work From Home menjadi alternatif pilihan perusahaan untuk menjauhkan karyawannya dari virus Covid-19. Akan tetapi bekerja dari rumah dilakukannya dengan jarak jauh mereka tidak begitu kompak dan kadang merasa kurang cocok dengan rekan kerja lainnya.

Selain alasan tadi, banyak para karyawan kantor merasakan tidak adanya kekompakan dalam bekerja satu tim. Dengan adanya semacam alasan tadi, kini ada 5 cara untuk menghindari dis-harmonisasi dan miskomunikasi antar satu tim.

Adapun cara tersebut, Jobnas akan memberi tahu kepada kalian tentunya untuk para karyawan yang mengalami kerja secara jarak jauh. Di antaranya sebagai berikut:

1. Memahami Peran dan Tanggung Jawab

Jika kerja sama tim sama-sama bisa memahami dan tanggung jawab setiap orang. Tentu akan lebih mudah dalam menyelesaikan semua pekerjaan.

Selanjutnya, pengertian peran dan tanggung jawab di sini tidak hanya terfokus pada penyelesaian tugas. Tetapi saya juga menjaga hubungan baik dengan rekan kerja dan manajer.

Selama WFH, jika karyawan sadar dengan peran dan tanggung jawab masing-masing. Maka kekompakan akan tetap selalu terjaga dan bertahan lama. Dengan cara inilah kalian bisa menyelesaikan tugas tanpa memikirkan hal-hal lain.

2. Berkomunikasi lebih proaktif Sesama Tim

Komunikasi yang buruk jelas merupakan masalah besar saat menerapkan pekerjaan jarak jauh. Jadi jika Anda ingin mempertahankan kerja tim yang efektif saat bekerja dari rumah, cobalah untuk fokus pada komunikasi.

Tentunya bekerja di kantor tidak akan menimbulkan masalah dalam berkomunikasi dengan rekan kerja dan manager. Namun, mengomunikasikan alat yang diperlukan untuk mendukungnya saat bekerja di rumah akan lebih rumit.

Namun, komunikasi  tetap harus dilakukan jika Anda ingin menyelesaikan pekerjaan dan menjaga hubungan baik dengan rekan kerja.

Berkomunikasi dengan anggota tim bisa tampak seperti tindakan sepele. Tetapi Anda dapat membantu anggota tim lain bekerja lebih keras dan tidak merasa sendirian.

3. Berhati-hatilah Ketika Berbicara saat Rapat Daring

Jika sedang melakukan rapat online sangat disarankan untuk bisa berhati-hati dalam berkomunikasi. Karena sangat beda halnya ketika kita berkomunikasi langsung (luring). Oleh karena itu, kita sangat penting untuk bisa mempertimbangkan dan mengatur suara beserta nada bicara kita biar tidak berdampak negatif.

Seperti contoh, saat melakukan rapat online kita menggunakan nada bicara dengan keras dan tinggi. Bisa jadi rekan kerja ataupun manager berpikir negatif akan kita. Bisa saja mereka semua menganggap kita marah dan kesal.

Maka untuk mencegah hal itu terjadi, kiranya kita harus bisa mengontrol dan memperhatikan kata dari setiap kata yang akan kita ucapkan.

4. Membangun Kepercayaan di antara Rekan Kerja

Kerja dari rumah (WFH) jelas akan lebih efektif jika kita menam rasa saling percaya antara satu tin dan tim lainnya.

Jika kalian ingin terus tetap efektif dalam bekerja satu tim cara ini kiranya bisa membantu kalian. Yaitu dengan menanam terlebih dahulu rasa kepercayaan antara yang satu dengan yang lainnya.

Saya ambil contoh langsung begini, jika kalian diberikan suatu pekerjaan atau tugas yang harus dilakukan sesama tim. Cobalah kalian langsung mengerjakannya tanpa adanya rasa saling iri supaya tugas itu cepat selesai.

Jika kalian saling memperhitungkan tugas tersebut, akan jelas tugas itu tidak cepat selesai. Dengan adanya rasa saling percaya kita akan menyelesaikan tugas tersebut dengan cepat.

Misalkan jika ada salah satu dari rekan kerta tim tersebut tidak dapat mengerjakannya. Maka tanyakanlah dengan baik-baik alasannya mengapa bisa demikian.

5. Berbicara dengan Jujur dan Tidak Curiga

Pada cara yang terakhir ini, mungkin bagi seseorang sangat susah untuk melakukannya. Karena kita sendiri dengan tidak bersama-sama dan ada tempat yang sama rasa curiga pun akan muncul dengan sendirinya.

Misalnya, kalian pada suatu waktu tidak dapat menyelesaikan tugas yang diberikan oleh manager. Rekan kita akan menanyakan alasan kita mengapa tidak bisa menyelesaikannya. Maka dengan banyaknya pertanyaan yang muncul kalian rasa curiga itu akan muncul.

Oleh karena itu, kalian bisa menjawabnya dengan sejujur mungkin. Dan rekan kerja lainnya juga harus melakukan hal sama. Misal jika ada dari rekan satu tim kerja tidak begitu sinkron dengan kita. Maka kita harus bisa mengucapkannya dengan jujur.

Meskipun, jika kita jujur dengan harus mengucapkannya kepada rekan kita menimbulkan rasa sakit hati. Tidak apa-apa karena hal demikian bisa menjaga integritas bagi setiap tim kerja.

Dengan kita berlaku jujur maka akan berdampak serius pada satu tim kerja. Dan cara yang terakhir ini sangat penting untuk diterapkan supaya bisa menjaga keharmonisan tim.

Baca juga: Boleh Tidak, Bercanda saat Sedang Wawancara Kerja? Berikut Jawabannya

Kunci utama dalam menjaga kekompakan dan keharmonisan saat bekerja jarak jauh dalam satu tim. Penting untuk mengaplikasikan lima cara di atas yang telah dijelaskan oleh jobnas tadi. Maka dengan demikian meskipun kita tidak pernah bertemu secara langsung maka kita akan merasakan itu semua dan pekerjaan kita lebih efektif tentunya.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Iwan Bisa
3 tahun yang lalu
Bercanda saat Wawancara Kerja

Boleh Tidak, Bercanda saat Sedang Wawancara Kerja? Berikut Jawabannya

Batas Melamar Pekerjaan ini Artikel

Jobnas.com - Bercanda saat wawancara kerja adalah hal yang tidak boleh dilakukan. Karena bercanda di momen-momen penting dan formal seperti wawancara kerja biasanya menganggap kita tidak menghargai orang lain atau tidak menganggap serius situasinya.

Bisakah Bercanda saat Wawancara keja? Tentu bisa, asalkan proporsioanl, bagaimana melakukannya dengan benar agar getarannya tetap konsisten namun tetap profesional?

Jobnas menjawab semua pertanyaan Anda di artikel ini. Jadi disimak sampai akhir, ya!

Bercanda Selama Wawancara

Sebuah studi Harvard Business Review menemukan bahwa karyawan yang berkinerja lebih baik daripada rata-rata cenderung memiliki selera humor yang lebih baik daripada mereka yang tidak.

Dan fakta-fakta tersebut memungkinkan kita untuk menyimpulkan bahwa rasa humor dapat dikaitkan dengan kesuksesan dan hal-hal positif lainnya.

Dalam penelitian ini juga disajikan fakta unik lainnya, bahwa seseorang yang memiliki selera humor tahu bagaimana bercanda dengan waktu yang tepat selama wawancara, hal ini menjadi sesuatu  yang sama pentingnya dengan menilai etos kerja mereka.

Hal itu disebabkan karena rasa humor merupakan indikator kecerdasan emosional yang mudah dikenali.

Dalam pembicaraan TED Sophie Scott yang diterbitkan di Top Resume, salah satu poin utama yang dibuat adalah bahwa tawa dan humor adalah cara orang berkomunikasi dengan baik satu sama lain.

Sebenarnya, ini adalah salah satu cara paling efektif untuk membangun hubungan sosial dalam waktu yang relatif singkat.

Selain meringankan suasana hati, humor juga bisa membuat Anda lebih berkesan bagi orang lain.

Ini juga berlaku untuk perekrut selama wawancara, dan jika dilakukan dengan baik, itu bisa menjadi sesuatu yang positif.

Namun demikian, bahwa semakin mengesankan seseorang dalam sebuah wawancara, semakin besar kemungkinan mereka akan segera diterima.

Apalagi kesan yang Anda bangun tidak dalam situasi yang tepat, dan mungkin saja ketika Anda malakukan hal demikian, malah akan menjadi bumerang dan memaksa Anda untuk tidak mendapatkan pekerjaan yang Anda inginkan.

Namun ketika Anda melakukan humor diwaktu yang tepat, ada kemungkinan Anda akan semakin mudah diterima oleh tempat kerja tersebut.

Oleh karena itu, beberapa poin-poin penting yang perlu diingat ketika Anda ingin bercanda saat wawancara kerja.

Baca Juga: Kenali Model Pertanyaan dan Jawaban untuk Interview Kenaikan Jabatan

Tips Bercanda Saat Wawancara Kerja

1. Pahami pewawancara

Salah satu hal terpenting untuk diingat adalah tidak semua orang memiliki selera humor yang sama.

Oleh karena itu penting untuk dapat menganalisis hal-hal apa saja yang dapat membuat suasana wawancara menjadi lebih menyenangkan tanpa terlihat tidak profesional.

2. Cari waktu yang tepat

Selama wawancara Anda tidak bisa terus menerus bercanda dari awal sampai akhir. Pasti ada saat yang  tepat untuk sebuah lelucon kecil.

Humor yang digunakan dalam wawancara juga harus ditekankan dengan informasi penting, misalnya tentang pengalaman masa lalu terkait dengan posisi yang Anda lamar saat ini.

Dengan begitu poin-poin Anda yang lebih baik dapat tersampaikan dengan cara yang menarik.

3. Hindari lelucon palsu

Selama wawancara bercanda secara jujur ​​berdasarkan pengalaman pribadi,  lebih baik daripada mengada-ada.

Pewawancara mungkin juga akan memperhatikan bahwa Anda mencoba membuat  cerita yang terdengar lucu, karena lelucon seperti itu biasanya tidak cocok.

Juga, hal semacam ini membuat mereka bertanya-tanya apakah jawaban atas pertanyaan Anda sebelumnya benar-benar jujur.

4. Buatlah Candaan yang Berbobot

Bercanda saat wawancara kerja mungkin terkadang diperlukan, asalkan tidak berlebihan, apalagi candaan yang Anda sajikan berbobot.

Tentu saja hal ini akan memliki kesan tersendiri bagi Anda ketika Anda memberikan candan yang berbobot, dan munkin saja menjadi nailai tambah untuk diri Anda sendiri.

5. Buat Candaan yang Sesuai dengan Konteks

Seperti halnya yang sudah kami bahas di atas, bahwa bercanda saat wawancara kerja diperbolehkan yang pernting tidak berlebihan. Akan tetapi hal penting yang harus Anda ketahui saan membuat joks saat wawancara kerja adalah kesesuaian dengan tema yang sedang Anda bahas.

Mislanya, ketika wawancara Anda ditanya soal kesiapan, bisa Anda selipkan candaan tentang kesiapan, yang sekiranya sesuai dengan pembahasan, dan tidak membuat candaan diluar tema yang sedang dibahas.

Sebab ketika hal itu Anda lakukan, tentu candaan Anda akan sedikit tidak nyambung bahkan malah membuat ilfil si pewawancara.

Itulah dia pembahasan Jobnas tentang boleh atau tidaknya bercanda saat wawancara.

Jadi tidak apa-apa bercanda selama wawancara, asalkan dilakukan dengan tepat dan benar.

Setelah membaca fakta dan tips ini, apakah Anda merasa lebih percaya diri memasukkan humor ke dalam wawancara kerja berikutnya?

Baca juga: Mendalami Seluk-beluk Endorsement dengan Mudah

Selain mempersiapkan hal tersebut, perlu juga membekali diri dengan pengetahuan bagaimana menjawab pertanyaan wawancara dengan baik. Semoga bermanfaat!

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
Iwan Bisa
3 tahun yang lalu
Mendalami Endorsment Mudah

Mendalami Seluk-beluk Endorsement dengan Mudah

Batas Melamar Pekerjaan ini Artikel

Jobnas.com - Endorse atau endorsement adalah suatu pekerjaan yang terlihat sangat ringan akan tetapi mampu menghasilkan banyak uang. setidaknya itulah yang ada di pikiran banyak orang.

Padahal, jika dipahami lebih dalam lagi, ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan sebelum melakukan endorsement, lho. Misalnya saja soal bagaimana popularitas dari orang yang kamu jadikan tokoh endors.

Karena itulah, dalam artikel ini, Jobnas telah menyiapkan beberapa serangkaian informasi terkait pertimbangan memilih endorse.

Namun sebelumnya, pahami definisi endorse terlebih dahulu, yuk!

Apa Itu Endorsement?

Michael Jordan disebut-sebut sebagai atlet dengan bayaran endorse termahal dari Nike.

Bagaimana tidak, Nike sudah pernah membayar Michael Jordan sebesar 1,3 miliar dolar AS atau setara Rp18 triliun sejak meng-endorse-nya pada 1984, seperti ditulis Forbes.

Saat itu, brand asal Amerika Serikat tersebut masih tertinggal jauh dari para kompetitornya. Namun, kini Nike sudah menjadi perusahaan pakaian olahraga nomor satu di dunia.

Manfaat Endorsement

Dilansir dari The Economic Times, endorse atau endorsement adalah bentuk periklanan dengan menggunakan seorang tokoh yang terkenal dan diakui, dipercaya, dan mendapat rasa hormat dari orang-orang.

Tokoh atau selebriti yang terpilih menjadi endorser bertanggung jawab untuk mempromosikan produk atau jasa perusahaan.

Pada umumnya, tujuan dari endorse itu sendiri adalah mendorong masyarakat untuk turut menggunakan produk atau jasa tersebut.

Lalu, mengapa endorsement bisa dianggap sebagai teknik marketing yang sangat ampuh?

Jawabannya adalah karena masyarakat lebih mudah memercayai orang yang mereka anggap ahli atau influencer.

Sebagai contoh, seorang influencer kecantikan mempromosikan suatu produk make up. Ia mengatakan bahwa kualitas produk tersebut sangat baik.

Kemudian, kamu akan langsung tertarik untuk mencobanya bahkan sampai membelinya di karena sudah diakui langi oleh seorang influencer tersebut.

Nah, itu adalah sebagai bukti bahwa endorse sangat berdampak yang cukup besar bagi perusahaan.

Baca Juga: Mau tau Cara Jualan di Tiktok? Berikut 6 Strategi Marketing yang Efektif Jangkau Pelanggan Tiktok

Pertimbangan Memilih Endorser

Meski endorsement telah memiliki segudang nilai positif, kamu juga harus tetap perlu berhati-hati dalam menjalankannya. Salah satunya yaitu dalam melakukan pemilihan terhadap seseorang endorser.

Beberapa pertimbangan kala melakukan endorse adalah sebagai berikut.

1. Komitmen

Untuk pada umumnya endorsement dilakukan dalam jangka panjang, berbeda dengan influencer marketing yang hanya bisa dilakukan hanya sekali.

Oleh karena itu, endorser juga harus mampu berkomitmen dengan brand yang mengontraknya.

Komitmen atau perjanjian ini bisa sangat berbeda antara satu brand dengan brand lainnya.

Namun, satu hal yang sering ada dalam perjanjian endorsement adalah keterikatan brand dengan endorser.

Biasanya, endorser tidak diperkenankan melakukan endorse dari brand kompetitor.

2. Image Endorser

Image endorser memang memiliki peran yang sangatlah besar bagi sebuah brand. Citra endorser yang baik akan turut meningkatkan citra perusahaanmu.

Sedikitnya, ada tiga syarat dasar yang harus dipenuhi oleh seorang endorser.

Tiga syarat tersebut meliputi; menarik, memiliki image positif di mata masyarakat, dan memiliki pengetahuan yang sesuai dengan brand-mu.

Dan haruslah di ingat, endorse adalah gabungan antara image endorser dengan produk atau jasamu, ya.

3. Ketenaran Endorser

Semakin populer dan terkenal seorang endorser yang kamu pilih, maka semakin besar pula peluang brand-mu akan dikenal di dalam masyarakat.

Maka dari itu, pilihlah seseorang yang memang benar-benar dikenal publik. Sehingga nantinya kamu akan semakin mudah untuk mengenalkan produk atau jasamu kepada khalayak umum.

4. Kesesuaian Dengan Brand

Perlu kamu tahu, bahwa tidak semua tokoh populer bisa kamu pilih sebagai endorser.

Bayangkan, kamu memiliki brand sepatu heels. Namun yang kamu pakai untuk menjadi endorser adalah seorang petualang dan sehari-hari menggunakan sneakers.

Hal tersebut tentu saja tidak relevan dengan brand-mu. Dan ketika hal itu terjadi, maka Endorsement tersebut justru akan menjadi sia-sia.

Oleh karena itu, hal yang perlu kamu pertimbagkan sebelum melakukan endorsement selain populer, pilihlah tokoh atau selebriti yang memang sesuai dengan produk atau jasamu juga penting.

5. ROI Endorser

Adapun yang dimaksud dengan Return on investment (ROI) adalah keuntungan yang diperoleh dari hasil investasi, atau dalam bahasa Sederhananya, adalah indikator keberhasilan dari sebuah bisnis. Lalu, apa hubungannya dengan endorsement?

Sebenarnya kamu bisa menganggap endorse sebagai bagian dari investasi, karena dalam tahap ini, kamu mempercayakan sebagian uangmu kepada orang lain untuk mempromosikan bisnis yang sedang kamu lakoni.

Salah satu keuntungan yang nantinya akan kamu dapatkan dari endorsement, yaitu kamu akan memperoleh keuntungan baru lagi, misalnya mulai dari pengunjung, pembeli dan yang pasti penghasilan.

Cara Menghitung ROI?

Dilansir dari The Balance Small Business, rumus ROI adalah total keuntungan dibagi total pengeluaran.

Menghitung ROI endorser memang sangat tidak mudah. Namun, kamu juga bisa mengukurnya dari sisi kuantitatif dan kualitatif mereka.

Baca juga: Kenali Model Pertanyaan dan Jawaban untuk Interview Kenaikan Jabatan

Bagi para marketer, endorse atau endorsement adalah strategi yang amat menarik. Teknik ini memiliki daya pikat yang kuat, seiring dengan popularitas endorser.

Baca Selengkapnya Icon buka halaman lengkap
1 44 45 46 47 48 62

"Setiap pekerjaan yang dilakukan dengan hati, akan kembali menjadi rejeki yang berarti."