Blog Jobnas
Halaman artikel blog terbaru di Jobnas.com.Sebaiknya Pelajari Panduan Membuat Cover Letter yang Ciamik ini Bagi Para Fresh Graduate
Jobnas.com - Dalam mencari kerja, salah satu dokumen yang perlu dimiliki adalah cover letter, terutama bagi kalangan fresh graduate. Hal ini dikarenakan apakah lamaran seorang job seeker akan dipelajrai lebih lanjut atau tidak oleh perusahaan tujuan sangat ditentukan oleh dokumen yang satu ini.
Tentu, fresh graduate akan mempunyai fokus baru, yakni mencari kerja setelah menyelesaikan pendidikannya. Dengan demikian, mereka membutuhkan informasi yang jelas dan benar tentang cara membuat cover letter yang bagus.
Oleh karena itu, di artikel ini Jobnas.com akan membagikan seputar informasi dalam membuat cover letter fresh graduate. Lalu, seperti apa sih cara paling baik bagi fresh gradeuat untuk menyusun cover letter ? Nah, penjelasannya ada di bawah ini. Yuk, simak sampai tuntas !
Pengertian Cover Letter
Secara definitif, cover letter adalah surat lamaran kerja atau keterangan singkat seputar profil kamu sebagai pelamar kerja. Ia kerap dijadikan sampul atau kata pengantar dari dokumen lamaran kerja lainnya, seperti portofolio dan CV.
Agar pihak perusahaan berminat untuk mempelajari lebih dalam lamaranmu, sebaiknya kalimat yang dirangkai dalam cover letter harus benar-benar singkat, efektif, dan memiliki daya tarik.
Menurut The Balance Careers, cover letter harus bersifat melengkapi CV, bukan mengulanginya. Dokumen ini harus menafsirkan isi CV yang bersifat data detail menjadi sesuatu yang lebih menyentuh pribadi.
Ciri-Ciri dan Fungsi Cover Letter
Pengertian cover letter akan semakin jelas saat kamu mengetahui ciri-ciri dan fungsinya. Berikut adalah ciri-ciri cover letter:
1. Konten Cover Letter
Cover letter terdiri dari serangkaian kalimat singkat yang memuat latar belakang diri, pendidikan, keahlian, pengalaman, prestasi serta informasi lain yang bisa menunjukkan kualitas pelamar kerja. Isinya pun tidak bertele-tele, namun harus padat dan singkat, dan tidak lebih dari satu halaman.
2. Kerangka Cover Letter
Secara umum, cover letter diawali dengan kalimat pembuka, kemudian dilanjutkan dengan rangkaian alasan mengapa cover letter ditulis. Kerangka dilanjutkan dengan pengenalan diri secara singkat dan paparan tentang latar belakang pendidikan dan keahlian yang dimiliki pelamar kerja. Pada cover letter, kamu juga perlu menuliskan alasan mengapa kamu layak diterima di perusahaan tujuan dalam posisi tertentu, dilanjutkan dengan penutup.
4. Karakteristik Kalimat Cover Letter
Dalam cover letter, kalimat yang dirangkai menggambarkan kondisi dan kualitas pelamar kerja, serta bersifat eksklusif. Dengan demikian, mengetahui ihwal langkah-langkah dalam membuat cover letter fresh graduate secara efektif dan ideal sangat penting dipelajari bagi para pelamar kerja.
Dengan mengetahui ciri-cirinya, kamu pasti sudah bisa menggambarkan fungsi utama dari cover letter. Singkatnya, fungsi cover letter yakni adalah pemikat awal seorang pelamar kerja terkait kualitas diri dan kinerjanya.
Dikutip dari Reed, cover letter memberikan sesuatu yang lebih dari lamaranmu. Perekrut akan lebih mudah mengenal diri, kepribadian, apa yang kamu inginkan, dan mengapa kamu melamar pekerjaan.
Langkah-langkah Membuat Cover Letter Fresh Graduate
Agar menarik dan efektif, kita harus bisa menguraikan cara merangkai kata dan kalimat di dalamnya dengan mengacu pada kerangka umum cover letter. Nah, Jobnas.com sudah merangkum beberapa tipsnya untuk mu agar supaya lebih mudah dalam membuatnya. Berikut adalah beberapa langkah-langkahnya:
1. Tunjukkan Kreativitasmu
Kamu mungkin mendapatkan sejumlah rekomendasi atau contoh cover letter dari internet atau para senior. Hal ini tentu saja bagus untuk referensi. Meski demikian, kamu tetap harus membuat cover letter yang eksklusif dan benar-benar mewakili karaktermu sendiri. Jadi, kreatif dan percaya dirilah! Jangan mudah menjadi peniru, lantas kreativitasmu jadi tidak terasah.
2. Jangan Mengulang Informasi di CV
Meringkas dan apa yang sudah disebutkan di curriculum vitae (CV) merupakan salah satu kesalahan yang kerap kali dilakukan para pembuat cover letter. Dari pada melakukan hal ini, lebih baik kamu berfokus pada hal detail yang mewakili kualitas kepribadianmu.
3. Mulailah dengan Kualifikasi
Selama menjalani pendidikan, kamu bisa menuliskan hal-hal yang berkaitan dengan kualitas karakter serta pencapaianmu. Tentu saja apa yang diceritakan harus sesuai dengan posisi yang ingin didapatkan.
Selain itu, kamu juga jangan sampai mengabaikan riset terkait visi misi perusahaan. Ketika pemaparan kualifikasimu sesuai dengan selera perusahaan, maka cover letter-mu akan semakin menarik.
4. Menulislah dengan Singkat
Membuat cover letter jangan lebih dari satu halaman. Idealnya, kamu menuliskannya hanya dalam tiga paragraf saja, atau setengah halaman. Jangan sampai kamu membuat rekruter merasa bosan sehingga mengabaikan lamaran kerjamu.
Contoh Kalimat-Kalimat Ideal untuk Cover Letter
Nah, pada poin berikut ini Jobnas.com akan memberikan beberapa contoh rangkaian kalimat dari paragraf yang diharapkan bisa menyulut kreativitasmu dalam menuliskan cover letter.
1. Paragraf Pertama
Kamu bisa mengawalinya dengan menyebutkan nama atau pihak yang akan menerima suratmu. Kemudian, kamu bisa langsung mengemukakan alasan, mengapa kamu tertarik melamar di perusahaan tujuan dengan posisi tertentu.
Selain itu, kamu juga bisa dengan singkat menceritakan dari mana kamu mendapatkan info tentang lowongan kerja tersebut, dan seberapa antusias kamu menyambutnya.
Contoh kalimat awal untuk paragraf pertama cover letter:
Kepada Kepala HRD …
Surat lamaran ini saya tulis setelah merespons informasi lowongan kerja yang saya terima dari …
2. Paragraf Kedua
Pada paragraf kedua, kamu bisa langsung memaparkan kualitasmu secara padat dan singkat. Hal yang tak boleh kamu lupakan adalah kamu tidak perlu lagi memperkenalkan diri tapi langsung menceritakan poin spesial yang menjadi keunggulanmu.
Ini bukan tindakan arogan, namun merupakan ekspresi rasa percaya diri dan optimisme atas niatmu bekerja di perusahaan tujuan.
Agar efektif dan menarik perhatian perusahaan, poin spesial yang kamu ceritakan sebaiknya disesuaikan dengan bidang kerja yang ingin kamu dapatkan. Selain itu, selaraskan pula dengan budaya kerja dan visi misi perusahaan.
Nah, kamu pun bisa menceritakan tentang pengalamanmu selama belajar di lembaga pendidikan, meski statusmu masih fresh graduate. Selain itu, kamu dapat menceritakan bagaimana hasil pendidikan itu sangat menunjang untuk kamu terjun di dunia kerja.
Ketika kesesuaian itu terangkai luwes tanpa dibuat-buat, maka cover letter-mu berpeluang membantu memuluskan jalan mendapatkan pekerjaan yang diinginkan.
Contoh kalimat awal untuk paragraf kedua cover letter:
Setelah lulus dari … saya melanjutkan kesibukan sebagai …
Sebagaimana informasi yang tertera di CV, saya sangat tertarik di bidang …
Saya memiliki sejumlah kemampuan yang bisa mendukung pekerjaan ini di antaranya …
3. Paragraf Terakhir
Beranjak pada paragraf ketiga di mana ini merupakan paragraf terakhir. Nah, di paragraf ini kamu bisa langsung menegaskan tentang keinginanmu yang benar-benar merasa pantas dan layak bekerja perusahaan tujuan. Setelah itu, segera tutup dengan salam penutup.
Contoh kalimat awal untuk paragraf akhir cover letter:
Dengan kualifikasi yang saya miliki, saya percaya bahwa posisi … sangat cocok dan diharapkan bisa mendukung kemajuan perusahaan.
Demikianlah surat lamaran ini saya buat dengan harapan mendapatkan balasan berupa kabar baik dari pihak perusahaan.
Begitulah pemaparan singkat Jobnas.com mengenai definisi dan tips jitu membuat cover letter untuk kamu yang masih fresh graduate. Satu hal yang penting dicatat adalah berhentilah menganggap bahwa cover letter sebagai sekadar instrumen pelengkap dalam agenda melamar kerja.
Baca Juga: Optimalkan Local SEO, Agar Kamu Menguasai Bisnis di Area Lokal
Justru ia serupa surat lamaran kerja yang bisa diandalkan untuk mempromosikan diri sehingga peluangmu diterima kerja semakin besar. Kamu pun perlu menjaga sikap percaya diri dan berani menunjukkan kualitas dirimu meski statusmu masih lulusan baru yang minim pengalaman.
Baca SelengkapnyaIni Dia Tutorial Minta Saran Karier Via Email dan Contohnya
Jobnas.com-Peran seorang yang berpengalaman di dunia kerja tentu sangatlah dibutuhkan. Ia bisa menjadi seorang konsultan di mana seseorang dapat bertanya untuk menentukan karirnya ke depan. Oleh karena itu, kamu harus ketahui cara meminta saran karier lewat email.
Dilansir dari Indeed, email menjadi sarana yang paling banyak digunakan untuk komunikasi secara profesional seperti menanyakan saran karier. Umumnya, saran untuk karier ini bisa kamu tanyakan pada atasan ataupun career mentor jika ada.
Baca Juga: Antara Bullet Journalling atau Digital Journalling, Tentukan Pilihanmu!
Jika saat ini kamu masih kebingungan terkait bagaimana cara meminta saran karier lewat email secara profesional dan benar, yuk, simak penjelasan di bawah ini!
Pentingnya Meminta Saran Karier
Kamu tentu membutuhkan saran karir sama orang yang telah berpengalaman. Seperti yang sudah disinggung di atas, hal ini dilakukan untuk menentukan karirmu ke depan, terutama dalam dunia kerja.
Menanyakan saran karier bertujuan membantu seseorang untuk memperjelas dan mengatur jenjang karier yang cocok untuknya. Barangkali agak sedikit merasa kebingungan apa yang mesti dilakukan ke depannya jika tidak mempunya tujuan karir yang jelas.
Di samping itu, kamu juga akan tidak bisa menyusun target-target dalam karier yang harus dicapai. Dengan demikian, coba cari seseorang yang sudah berpengalaman atau profesional di bidang yang ingin kamu geluti dan hubungi mereka untuk mendapat saran karier.
Orang yang bisa aku hubungi contohnya seperti dosen yang kamu kenal, carer mentor, pembicara saat mengikuti webinar, ataupun koneksi di LinkedIn. Seperti peribahasa “malu bertanya, sesat di jalan”, jika enggan bertanya, kamu akan terus bingung dengan tujuan dan target karier yang ingin dicapai.
Tutorial Meminta Saran Karier Lewat Email
Dikutip dari University of Washington, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum meminta saran karier. Terlebih lagi apabila ingin menanyakannya pada orang yang belum dikenal. Dengan demikian, simak 5 cara meminta saran karier lewat email di bawah ini!
1. Riset Karir yang Ingin Ditanyakan
Meneliti industri atau posisi pekerjaan yang diminati merupakan hal pertama yang harus kamu lakukan. Melalui cara ini, kamu sudah tahu secara umum informasi seperti gaji, tanggung jawab, skill atau tantangan yang akan dihadapi ketika bekerja.
Baca Juga: Metode Lihai Dalam Memilih Warna Ketika Mendesain
Di samping itu, penelitian sederhana ini juga bisa membantumu mencari ide topik yang menarik untuk didiskusikan. Dikutip dari Indeed, topik yang ditanyakan bukan hal-hal dasar yang bisa dijawab di internet, namun hal-hal yang hanya diketahui saat sudah berpengalaman.
Dengan demikian, luangkan waktu untuk mencari tahu seluk-beluk bidang yang digeluti dahulu dan barulah mulai susun topik-topik yang ingin ditanyakan.
2. Mulai dengan Menulis Subject yang Jelas
Apabila kamu sudah melakukan riset, langkah berikutnya adalah mulai lah dengan menulis email saran karir. Nah, dalam hal ini kamu perlu memulai dengan subject yang jelas.
Menurut Drexel University, subject dari email harus selaras dengan isi email. Apabila tidak, penerima email akan kebingungan saat membuka email tersebut. Tolok ukur subject email yang efektif terletak pada kalimatnya yang dapat memberikan informasi yang cukup dan dapat dipahami pembaca.
Untuk email saran karier, kamu bisa menulis subject seperti:
Saran karier pada bidang digital marketing – Jonathan P.
Recent graduate respectfully requesting career advice – Amelia R.
3. Perkenalkan Diri dan Jelaskan Tujuan Email
Memperkenalkan diri dan menjelaskan tujuan email merupakan paragraf pertama dari email saran karir. Dalam hal ini perkenalan diri menjadi sangat penting, terutama jika kamu mengirim email ke orang yang belum pernah bertemu sebelumnya, perkenalan diri dengan menulis nama lengkap dan latar belakangmu.
Sebagai contoh, kamu bisa memperkenalkan diri dengan kalimat:
Perkenalkan nama saya Indi Irawan, lulusan sarjana Teknik Industri di Universitas ABC. Saya bertemu dengan Bapak pada semester ke-5 pada mata kuliah Artificial Intelligence Engineering di mana Bapak menjadi narasumber seminar…
My name is Indi Irawan, a recent graduate from ABC University majoring in Computer Science. In my fifth semester, I attended a seminar entitled Artificial Intelligence Engineering in which you were one of the guests…
Kemudian, ceritakan tujuanmu mengirim email ini. Kamu bisa jelaskan alasan seperti ingin mencari informasi tentang posisi atau karier tertentu.
4. Berikan Pertanyaan yang Spesifik
Pertanyaan yang kamu tanyakan pada email harus ditulis secara singkat, tepat, dan spesifik agar tidak membuang waktu pembaca.
Meski demikian, ada baiknya kamu jelaskan sedikit informasi seberapa banyak kamu mengetahui kamu tentang bidang yang diminati sebelum bertanya.
Mungkin kamu harus menjelaskan pengalamanmu dengan kalimat yang cukup panjang, tapi usahakan untuk menjelaskannya sesingkat mungkin.
Dikutip dari The Balance Career, kamu harus bisa memilah bagian yang relevan saja pada pengalamanmu. Kamu tidak perlu menceritakan keseluruhan riwayat pekerjaan.
5. Ucapkan Terima Kasih
Terakhir, cantumkan ucapan terima kasih atas waktu yang diluangkan dan berikan sapaan sopan sebagai penutup. Seperti halnya surat formal, kamu juga perlu menunjukkan profesionalisme dan etika yang baik saat menulis email.
Baca Juga: SEO Audit, Optimalkan Kinerja Website di Halaman Pencarian
Demikianlah penjelasan Jobnas.com tentang tutorial meminta saran karir via email dengan cara profesional yang perlu kamu ketahui. Ingat, saran karier juga merupakan hal penting yang bisa kamu minta dari seorang profesional yang sudah dikenal sebelumnya maupun belum. Dengan begitu, kamu bisa lebih tahu gambaran kariermu di masa depan.
Baca SelengkapnyaPahami Dulu Arti Rekening Dana Nasabah Sebelum Investasi Saham
Jobnas.com-Apabila kamu sedang mendalami dunia investasi saham, hal yang harus kamu pahami adalah RDN atau Rekening Dana Nasabah. Lantas, mengapa rekening ini menjadi begitu penting ? Kemudian, apa yang membedakan dengan rekening lainnya ?
Nah, di artikel ini Jobnas.com akan menjawab itu semua. Simak selengkapnya, yuk!
Pengertian RDN
Secara definitif, RDN merupakan salah satu bentuk rekening dana. Bukan sembarang rekening, ia hanya boleh diadministrasikan oleh bank khusus yang sudah ditunjuk.
Baca Juga: Inilah Perbedaan antara Remarketing vs Retargeting!
Definisi ini dirangkum dari Pedoman Pembukaan Rekening Efek Nasabah dan Rekening Dana Nasabah Secara Elektronik yang dibuat oleh OJK. Ia juga sering disebut dengan rekening dana investor atau RDI.
Lantas, untuk apa mereka membuat rekening ini? RDN diciptakan untuk melakukan transaksi saham. Dengan kata lain, ia digunakan untuk membeli surat berharga yang satu ini.
Misalnya, lewat mana kamu membayarnya ketika kamu ingin membeli saham lewat sekuritas X? Jawabannya adalah RDN. Langkah yang bisa kamu lakukan adalah tinggal memasukkan uang ke dalam rekening dana nasabah milikmu. Jangan lupa, RDN-mu juga harus terkoneksi dengan sekuritas terkait.
Dapat disimpulkan, RDN sangatlah penting di dunia investasi saham. Tanpanya, kamu tak bisa bertransaksi. Nah, pada zaman dulu, pembukaan RDN memakan waktu hingga dua pekan. Waktu yang sangat lama, kan?
Meski demikian, kamu tak perlu khawatir. Dunia digital telah membantu percepatan proses ini. Dikutip dari Bisnis, per hari Kamis, tanggal 28 Maret 2019, kamu bisa membuka RDN secara elektronik. Waktu yang dibutuhkan untuknya paling cepat 30 menit. Jadi, kamu tak perlu membuang waktu lama-lama lagi.
RDN vs SID
Tak jarang ada yang masih kebingungan terkait perbedaan antara RDN dan SID. SID merupakan singkatan dari single investor identification. SID menunjukkan identitasmu, hal ini seperti layaknya Kartu Tanda Penduduk.
Baca Juga: Dampak Perppu Cipta Kerja bagi Pekerja
Sementara itu, menurut Riska Afriani, seorang Analis Pasar Modal seperti dikutip dari CNN Indonesia mengatakan bahwa RDN adalah sebuah rekening bank. Ia digunakan untuk membeli saham. Satu orang juga hanya perlu memiliki satu SID. Ini berbeda dengan kepemilikan rekening dana nasabah yang bisa lebih dari satu per orang.
Bank Administrator RDN
Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, RDN adalah rekening yang punya sifat khusus. Bank yang membukanya harus ditunjuk dan diberi mandat itu. Menurut Kustodian Sentral Efek Indonesia, Indonesia punya 17 bank yang berhak membuka rekening dana nasabah. Bank-bank itu adalah:
PT Bank BCA Syariah
PT Bank Pan Indonesia Tbk
PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Nationalnobu Tbk
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank CIMB Niaga Tbk
PT Bank Permata Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Sinarmas Tbk
PT Bank Syariah Mandiri
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk
PT Bank BNI Syariah
PT Bank Mayapada Internasional Tbk
PT Bank KEB Hana Indonesia
PT Bank OCBC NISP Tbk
Baca Juga: SEO Audit, Optimalkan Kinerja Website di Halaman Pencarian
Itulah penjelasan Jobnas.com mengenai RDN. Hal yang tak boleh kamu lupakan adalah bahwa RDN adalah istilah investasi yang bisa kamu gunakan jika ingin segera jual-beli saham.
Baca SelengkapnyaCari Tahu Mengapa Investasi Low Risk Dibutuhkan Investor di 2023
Jobnas.com - Untuk mendapatkan passive income yang stabil, investasi low risk dapat menjadi alternatif pilihan para investor di tahun 2023. Hal ini disebabkan karena jenis investasi yang satu ini mempunyai risiko kegagalan yang relatif kecil. Bahkan, hampir pasti sang investor akan menerima sejumlah imbalan.
Lantas, apa sih sebenarnya investasi low risk itu? Apa saja jenis-jenisnya? Yuk, pelajari selengkapnya di artikel Jobnas.com berikut ini.
Apa itu Investasi Low Risk ?
Menurut Davemanuel, secara definitif, investasi low risk merupakan sebuah prinsip di mana hanya terdapat risiko kecil bagi para investor untuk kehilangan sebagian atau seluruh uangnya.
Baca Juga: Sebelum Mulai Investasi Pahami Dulu 5 Perbedaan Reksa Dana Syariah dan Konvensional
Dalam mengatasi fluktuasi di pasar, membangun portofolio investasi yang memiliki setidaknya beberapa aset berisiko rendah dapat berguna dalam membantu investor, khususnya di tengah kondisi yang serba tidak pasti.
Meski begitu, kemungkinan investor untuk mendapatkan keuntungan juga akan ikut menurun dengan menurunkan kecenderungan risiko, apalagi dalam investasi jangka panjang.
Hal tersebut mungkin akan berguna jika tujuan investor adalah untuk menjaga modal dan mempertahankan aliran pendapatan bunga yang stabil. Namun, mereka harus mempertimbangkan strategi investasi yang sesuai untuk tujuan jangka panjang, apabila investor mengharapkan pertumbuhan secara finansial.
Rekomendasi Investasi Low Risk Terbaik
Hal yang tak boleh dilupakan adalah bahwa meskipun investasi low risk bisa mengurangi risiko kerugian dalam skala yang besar, tidak ada yang namanya investasi tanpa risiko. Ketika risiko kerugian benar-benar terjadi, investasi bukanlah sebuah rekening bank yang dapat digantikan nilainya.
Kamu bisa sewaktu-waktu kehilangan modal yang banyak dalam dunia investasi. Nah, berikut ini adalah rekomendasi jenis-jenis instrumen investasi berisiko rendah yang dapat menjadi pilihan untukmu.
1. Saham Preferen
Menurut Forbes, saham preferen mempunyai risiko yang rendah, tetapi berpotensi untuk menghadirkan dana pengembalian yang cukup besar. Di samping dividen, kamu mungkin dapat merasakan pertumbuhan investasi yang cepat melalui pembelian kembali.
Akhir-akhir ini, banyak perusahaan yang telah membeli kembali saham preferen, biasanya dengan harga yang sedikit lebih tinggi daripada harga jualnya. Pasalnya, saham preferen membayar dividen yang lebih tinggi , dan oleh karena itu , ia menjadi beban perusahaan yang lebih mahal daripada hutang.
2. Saham Perusahaan Utilitas
Menurut Moneycrashers, saham dari perusahaan utilitas memiliki nilai yang sama dengan saham preferen.
Melihat tren finansial dan investasi, nilai saham utilitas cenderung relatif stabil melihat aspek harga, dan diperkirakan akan menghasilkan dividen sekitar 2% hingga 3% di atas instrumen lain.
Baca Juga: SEO Audit, Optimalkan Kinerja Website di Halaman Pencarian
Melalui situs broker online, jenis saham satu ini juga mudah untuk diakses dan dapat dibeli.
3. Obligasi Perusahaan
Obligasi dari perusahaan merupakan investasi low risk berikutnya yang dapat menjadi pilihan. Investor dapat memilih obligasi yang jatuh tempo dalam beberapa tahun mendatang untuk memitigasi risiko suku bunga.
Obligasi sendiri memiliki jangka waktu tempo yang panjang dan lebih sensitif terhadap perubahan suku bunga. Dengan demikian, investor dapat memilih obligasi berkualitas tinggi dari perusahaan terkemuka untuk menurunkan risiko gagal bayar, atau membeli dana yang diinvestasikan pada obligasi tersebut.
4. Sertifikat Deposito
Dikutip dari Bankrate, jika mereka membiarkan seritifikat tetap utuh hingga jangka waktu tersebut berakhir,perbankan wajib membayar sejumlah bunga kepada pemilik sertifikat deposito selama jangka waktu tertentu.
Beberapa rekening tabungan membayar tingkat bunga yang lebih tinggi daripada beberapa sertifikat deposito, tapi yang disebut rekening dengan hasil tinggi mungkin memerlukan setoran yang besar. Karena tingkat risiko yang cukup rendah, instrumen ini merupakan salah satu instrumen investasi low risk yang paling dicari investor.
Nah, demikianlah penjelasan Jobnas.com mengenai serba-serbi investasi low risk dan jenis-jenis instrumennya yang bisa menjadi pilihan untukmu. Hal yang perlu kamu ingat adalah bahwa , tingkat risiko sebuah investasi akan memengaruhi jumlah dana pengembalian yang akan diterima.
Baca Juga: Antara Bullet Journalling atau Digital Journalling, Tentukan Pilihanmu!
Meski begitu, masih terdapat beberapa investasi berisiko rendah yang cukup menjanjikan. Yang perlu kamu lakukan adalah untuk mengatur strategi sesuai kebutuhan.
Baca SelengkapnyaTambah Energimu dengan 10 Makanan yang Mengandung Vitamin B Ini
Jobnas.com-Perlu diketahui bahwa ada banyak sekali manfaat yang dikandung dalam makanan vitamin B. Di antaranya adalah untuk produksi sel darah merah, energi, dan sel-sel baik untuk tubuh. Menurut Healthline, makanan bervitamin tinggi merujuk pada makanan yang memiliki setidaknya 20 % saran asupan harian atau Reference Daily Intake (RDI).
Vitamin B juga banyak jenisnya seperti vitamin B1, B6, hingga vitamin B12 yang memiliki manfaatnya masing-masing. Dikutip dari HealthxChange, vitamin B biasa ditemukan di daging, biji-bijian, dan buah-buahan.
Di artikel ini Jobnas.com telah merangkum 10 makanan yang mengandung vitamin yang bisa kamu konsumsi. Yuk, simak selengkapnya !
1. Oysters dan Kerang
Makanan yang mengandung sumber vitamin B12 yang tinggi dan sumber riboflavin yang sangat baik adalah Oyters atau tiram. Setidaknya, makanan jenis ini mengandung 4 kali lebih banyak RDI untuk vitamin B12 setiap penyajiannya. Selain vitamin B, tiram dan kerang juga mengandung sumber omega-3 yang baik untuk tubuh.
Baca Juga: Kenali Lebih Akrab Layanan Microsoft 365 Auto Sukseskan Kinerjamu
2. Telur
Salah satu sumber terbaik untuk dapatkan lutein yang membantu menjaga kesehatan mata dan kulit adalah telur. Di samping itu, kandungan vitamin B dalam telur juga sangat banyak, seperti vitamin B2 sebesar 14%, B12 sebanyak 11%, dan beberapa vitamin B lain dalam jumlah kecil. Kandungan dari telur ini juga dipengaruhi oleh makanan yang diberikan peternak kepada ayam. Selain vitamin B, telur juga merupakan sumber omega-3, lho.
3. Alpukat
Menurut Eat This, alpukat disebut sebagai ‘the grandfather of all superfoods’ karena kandungannya yang sangat baik. Hal ini terbukti bahwa satu alpukat mengandung 41% kebutuhan harian folat atau vitamin B9, 26% kandungan vitamin B6, dan kandungan yang cukup dari jenis vitamin B lain seperti vitamin B1, B2, serta B7. Selain itu, alpukat merupakan sumber nutrisi, serat, dan kalorinya sedikit tinggi. Makanya, konsumsi alpukat akan mudah mengenyangkan.
4. Yogurt Low-fat
Yogurt juga memiliki beberapa sumber vitamin B. Hal ini juga sama seperti makanan yang mengandung bahan dasar susu lainnya. Satu porsi plain low-fat yogurt mengandung 31% vitamin B2, 23% kandungan vitamin B12, dan 14% kandungan pantothenic acid serta biotin dan kalsium dalam jumlah cukup.
5. Salmon
Dibanding jenis ikan lain, salmon disebut sebagai makan yang paling lengkap kandungan nutrisinya. Di samping itu, salmon juga mengandung beberapa vitamin B. Mulai dari vitamin B1, B2, hingga B12 di mana jumlah RDI-nya juga cukup besar untuk dikatakan bervitamin tinggi.
Setidaknya 2-3 kali dalam satu minggu, tubuh memerlukan nutrisi dari salmon. Apabila kamu bukan seorang penyuka salmon, kamu bisa menggantinya dengan tuna, sarden, atau makarel.
6. Tahu
Tahu merupakan makanan yang mengandung vitamin B yang sangat mudah dijumpai. Untuk melengkapi vitamin B dalam tubuh, tahun memiliki kandungan vitamin B12 dan menjadi pilihan makanan vegan yang baik, lho.
Baca Juga: Kalian Ingin Tahu Waktu Paling Ampuh Menaikkan FYP?
Di samping itu, tahu juga tinggi akan kalsium dan protein. Kamu bisa mengolah tahu dengan dimarinasi maupun disertakan sebagai bahan memasak sup. Jika tidak suka teksturnya, kamu bisa memilih silken tofu yang biasanya ada di salad.
7. Daging Sapi
Daging sapi merupakan makanan dengan kandungan vitamin B terbanyak yang bisa kamu konsumsi. PubMed pernah melakukan sebuah riset yang menunjukkan bahwa produk daging mengandung vitamin B1, B3, dan B6.
8. Kacang-kacangan
Kacang-kacangan atau legumes paling terkenal karena kandungan vitamin B9 atau folat yang tinggi. Di samping itu, kacang-kacangan juga mengandung sejumlah kecil vitamin B lain seperti vitamin B1, B2, B5, dan B6. Beberapa jenis kacang-kacangan yang bisa kamu konsumsi yaitu kacang Arab (chickpeas), edamame, kacang hijau, dan kedelai.
9. Daging Ayam
Selanjutnya adalah dada ayam yang mengandung niacin atau vitamin B3 hingga 59%. Di samping itu, seperti yang sudah diketahui bahwa dada ayam memiliki kandungan antioksidan selenium yang tinggi dan tentu saja memiliki sejumlah kecil kandungan vitamin B lainnya. Kandungan ini terletak pada daging putih.
10. Biji Bunga Matahari
Salah satu makanan dari tumbuhan yang mengandung vitamin B5 tinggi terdapat pada biji bunga Matahari. 1 ons (28 gram) biji bunga matahari mengandung 20% RDI dari vitamin B5. Orang-orang yang alergi kacang, biasanya sering memanfaatkan biji bunga matahari untuk dijadikan selai.
Baca Juga: Aplikasi Pluang, Review Aplikasi Investasi, Kelebihan dan Kekurangan
Demikianlah 10 makanan yang mengandung sumber vitamin B yang baik untuk tubuhmu. Di samping olahraga, kamu juga perlu memastikan apa yang kamu konsumsi itu juga baik bagi tubuhmu. Setelah kamu membaca artikel Jobnas.com ini, diharapkan kamu lebih mudah mengubah kebiasaan dalam mengonsumsi makanan-makanan yang bergizi, seperti megandung vitamin B misalnya.
Baca Selengkapnya10 Cara Usaha Kuliner yang Baik dan Langsung Diburu Pembeli
Jobnas.com - Memulai usaha kuliner mungkin tidak terlalu sulit jika Anda memahami cara dan strategi yang tepat.
kuliner adalah bisnis yang tidak pernah mati, alasannya sederhana, karena makan adalah kebutuhan utama setiap orang atau bisa disebut kebutuhan primer.
Orang dapat mengekang keinginannya untuk membeli kebutuhan sekunder seperti aksesoris. Namun, rasa lapar di perut terkadang tidak bisa ditahan.
Tak heran jika bisnis kuliner terus berkembang dari tahun ke tahun, dan semua orang ingin terlibat dalam bisnis ini.
Namun tidak semua orang mengerti bagaimana memulai usaha kuliner. Jika Anda termasuk dalam kelompok ini, jangan khawatir.
Karena dibawah ini Jobnas akan menjelaskan caranya dengan jelas kepada Anda.
Baca juga: 6 Kunci Sukses Presentasi untuk Menjual dan Memasarkan Produk
Cara Memulai Usaha Kuliner
1. Menyiapkan Business Plan
Sebelum memulai usaha kuliner, Anda harus terlebih dahulu menyiapkan business plan.
Lalu mengapa? Ini karena rencana bisnis membantu Anda menentukan tujuan bisnis di masa depan.
Di sisi lain, menurut Hospitality Insight, business plan bisa dijadikan acuan bagi investor saat membutuhkan uang nantinya.
Kira-kira apa saja yang harus ditentukan dalam rencana bisnis?
- branding
- target pasar
- identitas brand
- jenis kuliner yang ingin dijual
- sistem operasional
Setidaknya lima unsur di atas harus diperhatikan dengan seksama. Apa target pasar Anda, apakah itu anak-anak usia 18-25 tahun, remaja usia 25-29 tahun, atau manula usia 30 tahun ke atas.
Selain itu tentukan juga menu mana yang ingin ditampilkan beserta logo brand yang ingin ditampilkan.
Perlu diperhatikan bahwa logo merek harus dibuat seunik dan seindah mungkin agar diingat oleh pelanggan.
Terlepas dari itu semua, pikirkan strategi brand yang tepat untuk mendapatkan banyak konsumen. Anda dapat melakukan branding melalui media sosial dan offline secara bersamaan.
Sehingga nantinya rencana bisnis ini dapat Anda gunakan sebagai panduan untuk langkah awal menjalankan bisnis.
2. Kelola keuangan dengan hati-hati
Keuangan merupakan urat nadi dari setiap bisnis, termasuk industri makanan dan minuman.
Oleh karena itu, cara memulai usaha atau bisnis kuliner yang benar agar berhasil adalah dengan mengatur keuangan dengan baik.
Anda mungkin dapat menggunakan dana pribadi sebagai modal awal. Jika tidak memilikinya, Anda bisa meminta pinjaman kepada orang terdekat atau dari lembaga keuangan.
Selain itu, juga dimungkinkan untuk meminta uang melalui rencana bisnis yang disiapkan untuk investor.
Ingat, setelah uang modal terkumpul, gunakanlah sebaik mungkin.
Jika Anda meminjam uang dari orang lain atau bahkan lembaga keuangan, yang terbaik adalah mengembalikan uang itu terlebih dahulu ketika bisnis Anda telah menghasilkan pendapatan yang signifikan. Ini dilakukan untuk menghindari utang.
3. Penetapan Harga
Penetapan harga merupakan hal yang seringkali membingungkan saat memulai usaha kuliner.
Salah satu cara untuk menentukan harga adalah dengan meneliti harga pasar.
Misalnya anda berjualan nasi goreng. Saat menentukan harga nasi goreng untuk dijual, Anda harus mengetahui terlebih dahulu harga nasi goreng yang dijual di pasaran.
Inilah cara Anda dapat menetapkan harga yang kompetitif tanpa terlihat murah atau bahkan terlalu mahal.
Selain itu, Anda juga harus mempertimbangkan biaya modal. Perkirakan berapa persen keuntungan yang ingin Anda keluarkan dari biaya yang digunakan untuk membeli bahan-bahan tersebut.
4. Riser Kompetitor
Dalam dunia bisnis, utamanya usaha kuliner kita terus bersaing secara sehat dengan puluhan atau ratusan pesaing.
Cara yang benar untuk mengikuti persaingan adalah dengan melakukan riset persaingan sebelum memulai usaha kuliner.
Cari tahu apa kekuatan dan kelemahan pesaing Anda sehingga Anda dapat mempelajarinya dengan baik.
Di sana Anda akan menemukan celah yang tepat untuk bersaing atau bahkan mengalahkan persaingan dalam hal harga, fitur, dan kemasan.
5. Cari lokasi usaha yang strategis
Lokasi usaha yang strategis sangatlah penting. Kecuali Anda berbisnis dalam perusahaan startup.
Pastikan lokasi yang Anda pilih strategis, mudah dijangkau dan lengkap. Selain itu, pertimbangkan peta persaingan bisnis di lokasi pilihan Anda.
Misalnya, jika Anda membuka usaha kuliner di lokasi terdekat sebagai brand ternama, tentu Anda akan kesulitan menarik konsumen.
Konsumen ini pasti cenderung memilih merek yang mereka kenal.
6. Buatlah bisnis yang inovatif
Bisnis kuliner Anda akan terlihat berbeda jika Anda selali update dari waktu ke waktu.
Anda dapat berinovasi dalam penampilan, bentuk, rasa, penyajian dan produksi kreasi.
Oleh karena itu, memulai usaha kuliner harus dibarengi dengan cara yang tepat, bagaimana melakukan inovasi agar lebih menarik perhatian pelanggan.
Selain menarik pelanggan, inovasi yang Anda kembangkan juga perlahan bisa menghilangkan pesaing.
7. Menentukan strategi periklanan yang tepat
Salah satu strategi periklanan paling sederhana yang telah terbukti efektif berkali-kali adalah periklanan dari mulut ke mulut.
Tentu saja, Anda harus bisa membawa "mulut" itu ke meja makan Anda agar mereka bisa mengeksplorasi produk baru yang Anda tawarkan.
Jika mereka puas dengan produk Anda, mereka tidak akan ragu untuk mengembalikan produk Anda atau bahkan merekomendasikannya kepada orang lain.
Selain kampanye offline, Anda juga dapat memasarkan bisnis Anda di media sosial seperti Twitter, Instagram, Facebook, TikTok maupun YouTobe.
Anda hanya perlu mempublikasikan makanan atau minuman Anda dan bisnis Anda akan diketahui banyak orang.
Namun, Anda harus pandai pemasaran media sosial agar bisa bekerja dengan baik.
8. Merekrut Karyawan
Jika bisnis kuliner Anda berkembang pesat, tidak ada salahnya memikirkan untuk merekrut karyawan.
Selain membuat bisnis Anda terkesan lebih efektif dan efisien, cara ini dirancang untuk membantu Anda memulai cabang baru bisnis kuliner Anda di masa depan.
9. Menemukan pemasok yang tepat
Dengan menemukan pemasok bahan yang tepat, Anda akan mendapatkan bahan baku yang berkualitas tinggi dan juga tiba tepat waktu.
Tentunya, Anda juga bisa mengolah makanan dari bahan-bahan berkualitas tinggi yang dijamin lezat.
10. Mengelola dan Memantau Secara Rutin
Ketika Anda memulai bisnis kuliner, Anda juga perlu memantau dan memonitor bisnis Anda secara rutin.
Berbagai aspek seperti ketersediaan bahan baku, peralatan, proses produksi pangan, penyajian dan pengiriman ke konsumen.
Ini untuk memastikan bahwa Anda terus menyediakan makanan atau minuman berkualitas tinggi kepada konsumen.
Tentu, ketika Anda sudah menjalankan semua cara di atas, usaha kiliner yang Anda jalani akan memberi dampak yang baik bagi Anda dan juga orang lain.
Salah satu keuntungan yang nantinya akan Anda dapatkan adalah sebagai berikut.
Baca Juga: Buku Motivasi Langka yang Wajib Dibaca Calon Pebisnis Muda
Beberapa keuntungan dari usaha kuliner:
1. Peluang pasar yang besar
Usaha kuliner memiliki peluang pasar yang besar, karena setiap orang membutuhkan makanan.
2. Modal yang terjangkau
Usaha kuliner dapat dimulai dengan modal yang terjangkau, tergantung pada skala usaha yang diinginkan.
3. Dapat mengembangkan kreativitas
Usaha kuliner dapat memberikan kesempatan bagi pengusaha untuk mengembangkan kreativitasnya dalam menciptakan menu-menu baru yang menarik.
4. Potensi keuntungan yang tinggi
Usaha kuliner memiliki potensi keuntungan yang tinggi, tergantung pada kualitas produk dan kemampuan pengusaha dalam mengelola usahanya.
5. Dapat dijalankan dari rumah
Usaha kuliner dapat dijalankan dari rumah, sehingga dapat menghemat biaya operasional.
6. Dapat menjadi usaha sampingan
Usaha kuliner dapat dijadikan usaha sampingan bagi seseorang yang sudah memiliki pekerjaan utama, sehingga dapat menambah penghasilan.
Itulah dia 10 cara memulai usaha kuliner beserta keuntungan yang nantinya akan Anda dapatkan dari bisnis Anda.
Baca SelengkapnyaPengertian, Jenis, Manfaat, dan Cara Meningkatkan Organizational Skills
Jobnas.com - Ingin bekerja lebih efisien namun tidak tahu caranya ? Nah, barangkali kamu perlu memahami kemampuan organisasional atau organizational skills. Kemampuan yang satu ini penting dimiliki oleh seorang pekerja agar dapat bekerja lebih efisien.
Sebab, melalui skill ini kamu akan lebih mudah mengatur jam kerja sehingga tidak akan melewati deadline yang telah ditetapkan. Apabila kamu ingin menguasai kemampuan ini, tenang saja, di artikel ini Jobnas.com telah merangkumnya untukmu. Yuk, simak terus penjelasannya.
Pengertian Organizational Skills
Organizational skills merupakan kemampuan yang dapat membantumu menggunakan sumber daya, waktu, hingga energi secara efisien untuk menyelesaikan tugas. Melalui kemampuan inilah setidaknya kamu bisa memprioritaskan dan merencanakan hal yang perlu dilakukan dalam menyelesaikan pekerjaan.
Baca Juga: 5 Tips Memberikan Hadiah Kepada Bos yang Perlu Kalian Pertimbangkan
Artinya, menurut The Muse kemampuan organisasi adalah upaya pengoptimalan usaha di tempat kerja untuk mendapatkan hasil yang terbaik. Dengan demikian, karyawan selalu bisa produktif dan mampu menyelesaikan pekerjaannya sesuai dengan deadline yang telah ditentukan.
Jenis Organizational Skills
Dilansir dari Indeed, menjadi terorganisasi di tempat kerja melibatkan berbagai skill penting lainnya. Jenis-jenis organizational skills yang perlu dikuasai di antaranya seperti berikut ini:
1. Manajemen Waktu
Salah satu jenis organizational skills yang harus kamu kuasai adalah manajemen waktu. Ketika kamu memiliki kemampuan untuk mengatur waktu dengan baik, tentunya kamu tidak akan mengalami kerja lembur karena tugas berhasil diselesaikan tepat waktu.
Di samping itu, karena tidak akan menghabiskan banyak waktu dan tenaga saat menyelesaikan pekerjaan, tentu saja kemampuan yang satu ini juga dapat membuatmu lebih hemat energi. Jadi, kamu masih bisa mengusahakan untuk memiliki work-life balance.
2. Komunikasi
Kemampuan komunikasi merupakan jenis organization skills yang tak kalah penting selanjutnya. Setiap karyawan penting untuk memiliki kemampuan yang satu ini. Memiliki komunikasi yang baik berarti kamu dapat menerima dan berbagi informasi dengan mudah saat di tempat kerja. Hal itu sangat penting karena dengan mampu berkomunikasi secara efektif, maka lebih mudah bekerja sama dengan orang lain dalam menyelesaikan tugas.
3. Motivasi Diri
Tidak semua orang mempunyai motivasi diri yang besar. Padahal, agar dapat menyelesaikan pekerjaan dengan baik, memiliki motivasi diri sangat diperlukan. Seorang karyawan yang terorganisasi selalu memiliki inisiatif yang besar untuk segera menyelesaikan pekerjaannya dan memberikan hasil terbaik. Saat memiliki motivasi diri yang besar untuk bekerja, kamu juga akan terhindar dari sifat malas dan melakukan prokrastinasi.
4. Perhatian Terhadap Detail
Perhatian terhadap detail merupakan jenis kemampuan organisasi yang selanjutnya. Kemampuan ini menjadi bagian penting dari organizational skills karena perhatian terhadap detail menandakan bahwa kamu lebih teliti dalam mengerjakan pekerjaan yang diberikan.
Mereka yang terorganisasi akan selalu memastikan setiap tugas yang dikerjakannya diselesaikan dengan benar dan teliti sehingga tidak membuang tenaga di kemudian hari.
5. Perencanaan
Perencanaan sangat penting dilakukan pada setiap pekerjaan yang akan dilakukan. Orang-orang yang memiliki organizational skills biasanya memiliki perencanaan yang baik. Agar dapat memanfaatkan waktu dan energi sebaik mungkin dalam menyelesaikan pekerjaan, mereka selalu membuat perencanaan terlebih dahulu.
Hal itu dilakukan dengan membuat to do list yang terperinci, menggunakan pengatur waktu untuk fokus bekerja, atau membuat jadwal meeting beberapa hari sebelumnya.
Manfaat Organizational Skills
1. Meningkatkan Efisiensi
Pekerja dengan organizational skills yang baik tentu sangat bermanfaat bagi kesuksesan sebuah bisnis. Sebab, pegawai akan bekerja lebih efektif dengan kemampuan organisasi yang baik.
Mereka jadi tahu mana pekerjaan yang harus diprioritaskan, dan mengelola tugas dengan baik. Ketika prioritas kerja dan efisiensi tercapai, akan lebih mudah untuk mencapai tujuan utama.
2. Mencapai Work-life Balance
Dalam upaya mencapai work-life balance, kemampuan organisasional yang dimiliki seseorang merupakan salah satu bagian krusial.
Baca Juga: Ikuti 6 Cara Ini untuk Mendapatkan Uang dari Angel Investor
Traqq menyebutkan bahwa seseorang dengan kemampuan organisasi yang baik akan memiliki kendali atas pekerjaan dan kehidupan pribadinya. Misal, para pekerja akan bisa mengelola pekerjaan dan tak perlu lembur kerja dengan memiliki serta menjalani to-do-list.
3. Kualitas Kerja yang Lebih Baik
Karyawan dengan kemampuan ini akan jarang melakukan kesalahan, tidak mencapai deadline, dan melupakan tanggung jawab. Mereka akan memastikan pekerjaannya berjalan dengan baik dan sesuai rencana. Kualitas kerjanya pun akan sesuai ekspektasi dan target perusahaan.
4. Memberikan Kesempatan Baik di Masa Depan
Untuk mendapatkan kesempatan baik di masa depan, kemampuan organisasi yang baik sangatlah dibutuhkan. Usaha yang telah kamu lakukan akan diketahui dan diingat oleh atasan. Mereka akan yakin untuk mempercayakan tanggung jawab lebih besar untuk kamu. Saat kamu mengelola waktu dengan baik, efisien, dan terorganisasi, ketika ada kesempatan untuk promosi jabatan, kamu akan jadi pilihan atasan.
Tips Meningkatkan Organizational Skills
Melansir dari HubSpot, untuk meningkatkan organizational skills terdapat beberapa cara yang bisa kamu coba lakukan, di antaranya adalah sebagaimana berikut:
1. Buat Daftar Pekerjaan
Dalam meningkatkan kemampuan organisasi menjadi lebih mudah, usahakan untuk terbiasa membuat daftar pekerjaan yang harus dilakukan. Kamu perlu membiasakan diri dengan membuat to do list pekerjaan yang harus dikerjakan hari ini. Jangan lupa tuliskan dengan detail apa saja yang perlu dikerjakan dan kapan deadline-nya.
Di samping daftar pekerjaan harian, kamu juga bisa membuat to do list pekerjaan yang harus dilakukan selama seminggu. Jadi, dengan memiliki daftar pekerjaan yang harus diselesaikan, tentu kamu bisa lebih terorganisasi dalam bekerja.
2. Kerjakan Sesuai Jadwal
Meskipun kamu sudah menulis daftar pekerjaan dengan rinci, tapi jika tidak dikerjakan sesuai jadwal tentunya hal itu akan sia-sia. Oleh karena itu, kamu harus bisa memastikan bahwa tugasmu sudah sesuai dengan jadwal yang telah dibuat. Dengan denikian, kamu tidak akan terlewat dari deadline pekerjaan.
Kamu juga perlu memastikan untuk menghindari distraksi agar dapat mengerjakan tugas sesuai dengan jadwal. Cobalah beberapa teknik untuk meningkatkan fokus bekerja seperti pomodoro atau teknik 20 20 20.
3. Manfaatkan tools
Seiring dengan perkembangan dunia digital, kini sudah banyak berbagai jenis tools yang bisa kamu manfaatkan untuk meningkatkan kemampuan organisasimu. Hal ini tentu saja akan dapat membantumu menyelesaikan pekerjaan dengan cepat dan tidak membuang banyak waktu serta tenaga. Beberapa jenis tools yang bisa membantu meningkatkan kemampuan organisasi adalah Trello, Asana, Evernote, , Google Calendar, dan sebagainya.
4. Komunikasikan dengan Tim
Tentu saja kamu perlu mengkomunikasikan jadwal perencanaanmu dalam mengerjakan pekerjaan bersama anggota tim. Kamu juga perlu memastikan bahwa setiap anggota tim dapat memahami seperti apa rencanamu dalam menyelesaikan tugas. Hal ini sangat penting dilakukan agar proyek yang dilakukan bisa diselesaikan tepat waktu.
Baca Juga: Metode Lihai Dalam Memilih Warna Ketika Mendesain
Itulah rangkuman Jobnas.com terkait organizational skills, salah satu jenis kemampuan yang perlu dimiliki di dunia kerja. Diharapkan setelah membaca informasi ini, kamu dapat melatih organizational skillsmu jadi lebih baik, ya.
Baca SelengkapnyaIngin Dapatkan Pekerjaan Impian? Ini Dia 5 Langkah Menulis Cold Email yang Perlu Kamu Pahami
Jobnas.com-Agar menarik perhatian penerimanya, menulis cold email membutuhkan tips dan langkah tersendiri, lho. Biasanya, cold email ditulis sebagai penarik perhatian pelanggan potensial terhadap sebuah bisnis atau brand. Meski demikian, mengirimkan cold email untuk melamar pekerjaan yang diinginkan adalah hal yang lumrah.
Baca Juga: Hal yang Mengasyikkan dan Menguntungkan dari Instagram Story Template
Masalahnya, dari pada komunikasi lainnya, menulis cold email jauh lebih sulit. Meski demikian, tenang saja. Di artikel ini Jobnas.com akan membagikan tips-tips menulis cold email beserta contohnya yang dapat kamu terapkan !
5 Tips Menulis Cold Email
Tentu saja tak mudah memang menulis cold email untuk mencari kerja. Sebab, sebelumnya kamu belum menjalin hubungan dengan si penerima email. Selain itu, kamu juga kekurangan masukan non-verbal dari mereka, sehingga kamu tidak dapat mengubah pendekatanmu secara real-time. Inilah yang menyebabkan kebanyakan cold email gagal.
Lantas, bagaimana caranya menulis cold email yang dapat menarik rekruter? berikut adalah langkah-langkahnya !
1. Sesuaikan Pesan untuk Penerima
Kamu boleh saja mengirimkan cold email kepada banyak penerima. Meski demikian, tips yang perlu kamu ingat adalah menulis cold email yang sesuai untuk masing-masing penerima atau dipersonalisasi.
Personalisasi yang dimaksud di sini berarti kamu telah memikirkan tentang siapa yang menjadi penerima, apa yang menarik bagi mereka, dan apa yang mereka inginkan. Kamu telah mengembangkan gambaran mengenai penerima. Ini menunjukkan kepada mereka bahwa kamu telah berupaya untuk memahaminya.
Kamu juga perlu menjelaskan mengapa cold email tersebut dikirimkan kepada mereka dan bukan kepada orang lain. Dikutip dari Harvard Business Review, orang jauh lebih termotivasi untuk membantu orang lain ketika mereka merasa secara unik memenuhi syarat untuk melakukannya. Pada akhirnya kamu akan dapat menceritakan sebuah kisah yang masuk akal bagi mereka dengan menguraikan secara tepat di mana mereka cocok.
Baca Juga: Website BPJS Ketenagakerjaan Resmi, Begini Cara Mengakses dan Fungsinya
2. Menulislah Seperti Kamu Berbicara
Tulisan yang “berbicara” adalah salah satu jenis tulisan yang akan menarik pembaca. Dikutip dari Net Hunt, tips ini juga berlaku ketika kamu menulis cold email.
Langkah yang bisa kamu lakukan adalah tulislah cold email seolah-olah kamu sedang berbicara dengan teman atau rekan kerja, bukan dengan banyak orang.
Selain itu, perhatikan bahwa pesan singkat memiliki peluang lebih besar untuk dibuka dan dibaca. Jadi, tulislah emailmu dengan ringkas dan ramah.
3. Jelaskan Siapa Dirimu
Ketika menulis cold email, hal yang tak boleh kamu lupakan adalah penerima belum mengenal siapa dirimu.
Kamu telah melakukan banyak riset mengenai orang yang kamu kirimi email, tetapi mereka tidak tahu apa-apa tentangmu. Oleh sebab itu, kamu perlu menunjukkan kredibilitasmu kepada mereka dan bahwa mereka dapat mempercayaimu.
Beri tahu mereka siapa dirimu, di mana kamu bekerja, apa skill yang kamu miliki, bagaimana kamu mendapatkan informasi tentang mereka, dan mengapa kamu tertarik dengan perusahaan tersebut.
Jika kamu memiliki koneksi langsung, kamu bisa menyebutkannya. Hal ini tentu saja akan menarik perhatian mereka karena kamu bukanlah benar-benar orang asing.
4. Sebutkan Tujuanmu dengan Ringkas
Selanjutnya, kamu pun bisa menyatakan apa tujuanmu mengirimkan cold email setelah menjelaskan siapa dirimu. Cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan spesifik. Meski demikian, mulailah dengan permintaan yang sederhana
Daripada meminta pekerjaan di muka melalui email, mintalah kesediaan mereka untuk menerima email follow-up atau meminta kesediaan untuk bertemu atau berdiskusi. Meminta terlalu banyak dapat terlihat memaksa. Jadi, mulailah perlahan, kemudian bangun hubungan baik.
5. Bersikaplah Apresiatif
Mengirimkan cold email artinya meminta bantuan kepada seseorang yang tidak mengenalmu. Secara tidak langsung, kamu akan memberi mereka perasaan bahwa mereka adalah orang yang baik apabila mereka memilih untuk membantumu dengan mengungkapkan rasa syukur dan rendah hati.
Bahkan, hanya dengan mengucapkan terima kasih atas permintaan yang kamu ajukan akan memberikan kesan yang baik. Kemudian, hal yang tak boleh kamu lupakan adalah bahwa kamu memahami kesibukan mereka dan tidak menuntut untuk segera dibalas. Memberi mereka pilihan sebenarnya membuat mereka lebih cenderung membantumu.
Baca Juga: Dampak Perppu Cipta Kerja bagi Pekerja
Demikianlah penjelasan Jobnas.com mengenai 5 langkah menulis cold email yang perlu kamu pahami. Ingat, mengirimkan cold email tidak sama dengan menanyakan lowongan kerja lewat email. Fungsi cold email hanya sebatas memperkenalkan dirimu dengan harapan penerima akan tertarik dan menawarkan kerja sama kepadamu. Jadi, sampaikanlah sebaik mungkin, ya !
Baca SelengkapnyaKetahui Batas Konsumsi Gula Per Hari dan Akibat Konsumsi Berlebihan
Jobnas.com - Mengkonsumsi gula secara berlebihan memang tidak baik. Banyak resiko yang ditimbulkan. Itulah mengapa Kemenkes melalui Permenkes No. 30 Tahun 2013 mengatur anjuran konsumsi gula, lemah, dan garam per hari untuk mengurangi resiko tersebut.
Menurut Healthline, jika dibandingkan dengan gula alami dalam sayur dan buah, gula yang ada dalam kandungan makanan instan lebih berbahaya bagi kesehatan. Dengan demikian, penting untuk kamu mengetahui berapa banyak batas konsumsi gula per hari yang aman untuk kesehatan. Yuk, simak penjelasan Jobnas.com berikut ini !
Kebiasaan Konsumsi Gula
Dua faktor utama ini akan menentukan konsumsi gula per hari, yaitu total asupan kalori dan tingkat aktivitas. Setiap makanan yang kita konsumsi sehari-hari, hampir mengandung banyak gula. Penting untuk diketahui bahwa ada perbedaan mendasar antara gula tambahan dan gula alami dalam sayur serta buah-buahan.
Gula alami yang ada pada sayur dan buah mengandung air, serat, dan nutrisi lainnya, sehingga konsumsinya tidak akan membahayakan. Meski demikian, saat ini konsumsi gula harian lebih banyak didapatkan dari makanan dan minuman olahan dengan gula tambahan.
Baca Juga: Kenali Lebih Akrab Layanan Microsoft 365 Auto Sukseskan Kinerjamu
Saat membeli soft drink dan camilan misalnya, kamu bisa melihat berapa banyak kandungan gula dalam setiap sajian makanan atau minuman tersebut. Gula jenis itulah justru membahayakan apabila terus-menerus dikonsumsi dalam takaran yang berlebihan.
Batas Konsumsi Gula Per Hari
Makanya, menurut Permenkes No. 13 Tahun 2013 tentang Pencantuman Informasi Kandungan Gula, Garam dan Lemak Serta Pesan Kesehatan Pada Pangan Olahan dan Pangan Siap Saji, anjuran konsumsi gula per hari adalah 50 gram per orang.
50 gram gula ini setara dengan 10% dari total energi sebesar 200 kkal (kilokalori) atau setara dengan 4 sendok makan. Sementara American Heart Association menganjurkan konsumsi gula per hari, yaitu:
-Laki-laki: tidak lebih dari 9 sendok teh (36 gram gula atau 150 kkal)
-Perempuan: 6 sendok teh (25 gram gula atau 100 kkal)
Sebagai contoh, satu botol kopi kemasan yang biasa kamu beli di minimarket mengandung 130 kkal gula. Nah, dengan mengkonsumsi satu botol, kamu sudah melebihi batas konsumsi gula per hari. Sebaiknya kamu perlu memperhatikan terlebih dahulu kandungannya di belakang kemasan jika membeli makanan olahan atau minuman. Hal ini dilakukan untuk memastikan kamu tidak melebihi batas konsumsi gula per hari.
Namun, tentunya akan lebih baik lagi jika kamu membatasi konsumsi gula tambahan dari produk makanan serta minuman olahan. Mulailah menggantinya dengan konsumsi gula alami dari buah-buahan dan sayur.
Akibat Konsumsi Gula Berlebihan
Menurut Healthline, konsumsi gula yang berlebihan bisa menyebabkan banyak penyakit serius, di antaranya:
1. Kenaikan Berat Badan hingga Obesitas
Perlu diketahui bahwa sumber utama gula fruktosa berasal dari minuman olahan dengan pemanis buatan seperti soda, jus kemasan, dan teh dengan berbagai macam rasa. Fruktosa merupakan salah satu jenis simple sugar atau karbohidrat. Terlalu banyak mengkonsumsi fruktosa akan meningkatkan nafsu makan kamu.
Jadi, semakin banyak kamu mengonsumsi minuman atau makanan manis, kamu justru tidak akan merasa kenyang, malah ingin makan terus. Hasilnya berat bandan pun naik dan berpotensi jadi obesitas.
Baca Juga: Optimalkan Local SEO, Agar Kamu Menguasai Bisnis di Area Lokal
2. Risiko Penyakit Jantung
Meningkatnya risiko penyakit jantung juga sering dikaitkan dengan mengonsumsi gula yang tinggi perhari. Sebuah studi yang dirilis oleh Frontiers, masih mengutip Healthline, ditemukan bahwa peserta yang mengonsumsi gula tambahan memiliki risiko penyakit jantung lebih besar dan berisiko mengalami komplikasi. Makanan dan minuman manis akan membuat konsumsi gula per harimu menjadi lebih tinggi dan menyebabkan risiko penyakit yang lebih parah.
3. Timbulnya Jerawat
Sebagaimana dikutip dari Healthline, sebuah studi dari National Institutes of Health di Amerika Serikat menunjukkan bahwa mengkonsumsi makanan manis dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah dan insulin.
Adanya lonjakan ini mengakibatkan peningkatan sekresi androgen, produksi minyak, hingga peradangan. Ketiga hal tersebut berperan besar dalam tumbuhnya jerawat. Saat konsumsi gula per hari kamu berlebihan, ini akan terus terakumulasi dan menjadi salah satu penyebab munculnya jerawat.
4. Diabetes Tipe 2
Konsumsi gula jumlah tinggi yang berkepanjangan akan mendorong resistensi terhadap insulin, hormon yang diproduksi oleh pankreas dan mengatur kadar gula darah. Resistensi insulin akan menyebabkan kadar gula darah tinggi dan meningkatkan risiko diabetes.
Itulah mengapa, konsumsi gula dalam jumlah yang besar akan secara langsung meningkatkan risiko diabetes. Hal ini juga berkontribusi besar terhadap kenaikan berat badan yang juga merupakan salah satu faktor penyebab diabetes.
Baca Juga: SEO Audit, Optimalkan Kinerja Website di Halaman Pencarian
Nah, demikianlah informasi Jobnas.com terkait r batas konsumsi kopi per hari yang perlu kamu ketahui. Hal yang peru kamu pahami adalah kamu perlu mencoba perlahan mengganti makanan atau minuman manis dengan buah-buahan. Sebab, kandungan gula alami yang ada dalam buah lebih sehat dibandingkan gula tambahan.
Baca SelengkapnyaIni Dia 5 Tips Membuat Portofolio Content Writer
Jobnas.com - Contoh serta tips untuk membuat sebuah content writer dewasa ini banyak dicari oleh para pencari kerja. Bagi orang-orang yang ingin terjun dalam bidang content writing, hal ini sangat cocok karena dokumen tersebut menjadi bagian yang begitu penting. Problemnya, terkadang masih ada calon content writer yang merasa skeptis akan portofolio yang telah mereka buat.
Keraguan itu muncul saat mereka biasanya sering mempertanyakan kualitas dari tulisan yang dicantumkan. Padahal, pada kenyataannya membuat portofolio content writer tidak sesulit yang dibayangkan, lho.
Baca Juga: Aplikasi Pluang, Review Aplikasi Investasi, Kelebihan dan Kekurangan
Di artikel kali ini, Jobnas.com akan memaparkan terkait bagaimana cara menyusun portofolio content writer yang menarik serta contohnya yang dapat membuat perusahaan terkesan. Yuk, simak selengkapnya sampai tuntas !
Hal yang Perlu Dicantumkan dalam Portofolio
Apa saja hal-hal dan kriteria yang perlu dicantumkan dalam portofolio content writer ? Apakah hanya rangkuman tulisan? Apakah harus disertakan ilustrasi? Apa saja kira-kira faktor yang perlu kamu letakkan di dalamnya?
Dilansir dari Clippings, terdapat tiga hal yang harus kamu pertimbangkan untuk dimasukkan ke dalam portofolio content writer. Berikut di antaranya.
1. Objective dari Portofolio
Langkah pertama, kamu harus menjelaskan apa yang kamu lakukan dengan portofolio tersebut jika ingin memastikan portofolio tulisan mencapai tujuannya.
Jelaskan bahwa portofolio tersebut berisi daftar tulisan kamu yang sudah pernah dipublikasikan. Umumnya, content writer terkenal membagi objektif dalam tiga hal, yaitu:
-untuk mendapatkan perhatian pihak luar
-untuk mendapatkan pekerjaan
-untuk menjual apa yang sudah ia buat
Tiga hal ini penting karena menjadi kerangka penulisan portofolio. Hal tersebut akan membantu kamu membuat objektif. Objektif bisa dimulai dengan bagaimana kamu melakukan riset untuk menjadi bahan tulisan, membuat tulisan, hingga menulis sesuai deadline yang sudah ditetapkan.
Baca Juga: Inilah Perbedaan antara Remarketing vs Retargeting!
2. Contoh Tulisan yang Sudah Diterbitkan
Contoh tulisan merupakan hal selanjutnya yang wajib kamu cantumkan di dalam portofolio content writing. Beberapa orang umumnya menyarankan untuk memasukkan sekitar 10-20 karya ke dalam portofolio.
Hal tersebut bertujuan untuk memberikan gambaran tentang apa yang dapat dilakukan oleh penulis secara umum. Namun, masih menurut Clippings untuk memilih sampel tulisan yang paling sesuai dengan objektif portofolio.
Di samping itu, jangan lupa untuk masukkan karya tulis dengan laras bahasa yang berbeda. Hal ini penting untuk menunjukkan fleksibilitasmu sebagai penulis ulung.
3. Biografi Penulis
Dalam portofolio content writer, biasanya bagian biografi sering kali dilupakan. Hal ini biasanya terjadi karena content writer cenderung merasa bahwa biografi cukup dimasukkan dalam CV atau lamaran kerja.
Nah, apa saja yang perlu dimasukkan dalam biografi? Untuk penulis yang sudah berpengalaman, masukkan jabatan terakhir dan peranmu di dalamnya. Sementara, untuk fresh graduate, masukkan peran di kampus yang mendukung portofolio content writer tersebut.
4. Pencapaian atau Kontribusi
Jangan lupa untuk mencantumkan pencapaian dan kontribusimu di portofolio jika kamu pernah terlibat dalam proyek menulis dan dapat mengukur hasil dari hasil tulisanmu.
Pencapaian atau kontribusi tersebut dapat berupa jumlah tulisan yang dihasilkan, testimoni dari rekan kerja, waktu yang dibutuhkan untuk mencapai target, dan sebagainya.
5. Informasi Kontak
Terakhir, jangan lupa untuk mencantumkan informasi kontak seperti email, nomor telepon, atau media sosial. Bagian ini akan memudahkan pembaca yang tertarik untuk menghubungimu dan menawarkan pekerjaan maupun proyek.
Tips Menyusun Portofolio Content Writer
Agar tulisanmu bisa terlihat menarik, langkah selanjutnya adalah menyajikannya apabila kamu telah memilah apa yang dimasukkan ke dalam portofolio. Penyajian ini bahkan cukup penting karena menentukan nasibmu selanjutnya. Jika kamu penasaran terkait bagaimana cara menyajikannya, yuk simak penjelasan berikut !
1. Buat secara Online
Perlu diketahui bahwa portofolio fisik sudah dianggap ketinggalan zaman, meski belum sepenuhnya punah. Pasalnya, seiring kemajuan teknologi kamu dapat membuat dan menayangkan portofolio content writer secara online.
Nah, peluang kamu untuk dilihat lebih banyak orang lebih besar dengan tampil secara online. Ini juga membuat kamu memiliki kesempatan yang lebih besar untuk mendapatkan tawaran pekerjaan, baik itu permanen atau freelance.
Baca Juga: Antara Bullet Journalling atau Digital Journalling, Tentukan Pilihanmu!
Meski demikian, menurut Smart Blogger, saat menayangkan portofolio secara online ada hal yang patut kamu perhatikan. Salah satunya dan yang termasuk penting adalah memastikan bahwa domain yang kamu buat kontekstual dengan portofolio.
2. Manfaatkan Jasa Pembuatan Portofolio
Seorang content writer terkadang terkendala untuk menampilkan portofolio yang menarik. Pasalnya, pekerjaan mereka berkaitan dengan tulisan, sehingga kadang luput dengan aspek visual tulisannya. Nah, kamu bisa menggunakan jasa pembuatan portofolio content writer yang menyediakan contoh karya mereka, seperti Clippings, Contently, dan Muckrack.
3. Tampilkan Isi dengan Jelas dan Terstruktur
Salah satu contoh jenis portofolio yang teknik pembuatannya rumit adalah portofolio untuk peran content writer. Bukan persoalan apa saja yang perlu ditampilkan, namun juga bagaimana cara membuat isi yang akan seluruhnya dibaca.
Oleh karena itu, kamu harus memastikan agar isi dari portofolio kamu jelas dan terstruktur. Di samping itu, gunakan ukuran font judul 16pt dan ukuran isi 14pt. Tips lainnya adalah perbesar ukuran spasi tiap kalimat agar lebih baik. Terakhir, sebaiknya tidak menggunakan font dengan warna merah muda atau hijau karena jelas akan mengganggu pembaca.
4. Hindari Kesalahan Tata Bahasa
Salah satu hal yang tak bisa ditoleransi adalah kesalahan tata bahasa dalam menyusun portofolio. Sudah saatnya kesalahan tata bahasa yang fundamental tidak terjadi sebagai content writer. Kamu pun bisa mengatasi hal tersebut dengan memeriksa kembali portofolio kamu sebelum ditayangkan. Apabila kesalahan terjadi saat penayangan, beri keterangan ada kesalahan. Jika kamu abaikan, justru akan memicu masalah ke depannya.
5. Link Menuju Karya yang Diterbitkan
Jangan lupa untuk selalu menggunakan link menuju karyamu jika pernah diterbitkan di website atau media online lainnya. Nah, ini merupakan salah satu cara dan menjadi bukti bahwa kamu tidak berbohong dan tulisanmu sudah cukup bagus untuk dapat diterbitkan dan dibaca oleh orang banyak.
Baca Juga: SEO Audit, Optimalkan Kinerja Website di Halaman Pencarian
Demikianlah penjelasan Jobnas.com mengenai hal-hal penting yang harus kamu perhatikan sebelum membuat portofolio untuk posisi content writer. Diharapkan setelah membaca informasi ini, kamu akan lebih siap untuk mendaftar kerja sebagai content writer.
Baca SelengkapnyaDefinisi Bisnis B2B dan Bedanya dengan B2C, serta Contoh Implementasinya
Jobnas.com - Tak jarang orang seringkali akan bertanya-tanya mengenai apa sih sebenarnya B2B itu ? Jadi, B2B itu merupakan singkatan dari Business to Business yang merupakan salah satu praktik penjualan yang dilakukan oleh sebuah perusahaan.
Lantas, apakah istilah B2B mendeskripsikan suatu perusahaan, atau hanya salah satu jenis praktik di dalam marketing saja?
Di artikel ini Jobnas.com akan menjelaskan itu semua untuk mu. Yuk, simak penjelasannya !
Pengertian B2B
Barangkali, istilah B2B masih tidak terlalu familiar di telinga orang awam. Hal ini dikarenakan mayoritas orang hanya mengetahui perusahaan yang menjalankan praktik B2C atau Business to Customer saja.
Baca Juga: 5 Tips Memberikan Hadiah Kepada Bos yang Perlu Kalian Pertimbangkan
Menurut Business News Daily, secara definitif B2B adalah proses penjualan yang dilakukan oleh satu bisnis atau perusahaan ke perusahaan lainnya. Jadi, beda dengan B2C yang hanya menerapkan sistem penjualan produk atau jasa kepada konsumen.
Sebagai contoh, terdapat sebuah perusahaan otomotif. Untuk membuat sebuah mobil, perusahaan otomotif ini membutuhkan bahan seperti kaca, aluminium, karet, dan lain-lain. Nah, perusahaan ini akan membeli bahan-bahan tersebut dari perusahaan lain yang menjualnya.
Contoh lainnya adalah B2B dalam bentuk jasa adalah misalnya terdapat sebuah perusahaan yang menyediakan jasa fotografi dan videografi. Alih-alih menawarkan jasanya langsung ke konsumen, mereka menawarkan jasanya ke perusahaan lain.
Kerja sama ini juga merupakan salah satu contoh praktik B2B yang bisa dilakukan oleh perusahaan.
Perbedaan B2B dan B2C
B2C merupakan jenis praktik bisnis lainnya yang biasanya sering digunakan. Nah, seperti dikutip dari Word Steam, bedanya dengan B2B adalah sebagai berikut:
1. Konsumen
Perbedaan B2B dan B2C terletak pada konsumennya. Dari singkatannya saja sebenarnya sudah terlihat. Bisnis B2B menjual barang atau jasa pada bisnis atau perusahaan lain. Jadi, target konsumen mereka biasanya merupakan pemegang keputusan di suatu perusahaan, seperti manager. Sedangkan bisnis B2C, target konsumen mereka adalah para end user, yaitu pengguna yang tahu cara menggunakan suatu produk.
2. Hubungan dengan Konsumen
Hubungan dengan konsumen atau customer relationship merupakan perbedaan kedua antara B2B dengan B2C. Berhubung konsumen dalam B2B adalah sebuah bisnis atau perusahaan, maka hubungan yang perlu dibangun cenderung bersifat personal.
Untuk menarik minat calon leads agar mau berbisnis denganmu secara berulang dalam jangka waktu yang panjang, kamu perlu fokus memikirkan strategi.
Sedangkan customer relationship pada B2C lebih berpusat terhadap hubungan yang sifatnya transaksional. Tujuan utamamu adalah mendapatkan sebanyak-banyaknya konsumen yang mau membeli produk.
3. Strategi Branding
Strategi branding merupakan perbedaan B2C dan B2B selanjutnya. Perusahaan B2B lebih berfokus untuk positioning, sedangkan perusahaan B2C biasanya fokus kepada messaging. Bisnis B2B harus secara konsisten menunjukkan apa hal spesial yang mereka tawarkan untuk target audiens melalui relationship building.
Dikarenakan interaksi antara brand dan konsumen sangatlah minim pada B2C, maka strategi branding sangat bergantung pada hal lain yang harus mengesankan. Hal itu adalah pesan atau copywriting yang sangat kuat.
4. Target Audiens
Pada bisnis B2B, biasanya target audiens bersifat lebih spesifik dan niche. Sedangkan target audiens bisnis B2C terdapat pada pasar yang lebih luas.Dengan demikian, untuk memahami demografi dan kebutuhan target audiens, diperlukan strategi yang berbeda.
Pada strategi marketing, B2B memiliki tujuan utama untuk mendapatkan lead generation. Jadi, taktik yang banyak digunakan ialah menganalisis data melalui Google Analytics dan keyword research. Sementara untuk B2C, mereka akan memaksimalkan strategi marketing di seluruh funneling, mulai dari tahap awareness hingga conversion.
5. Copywriting Iklan
Perbedaan B2C dan B2B yang terakhir adalah strategi pada copywriting iklan. Target konsumen B2B kemungkinan besar hanya akan membeli produk atau jasa dari perusahaan yang paham mengenai istilah, proses, hingga keputusan bisnis yang harus diambil.
Dengan demikian, copywriting yang dibuat haruslah terdengar profesional. Di sisi lain, copywriting iklan pada usaha B2C biasanya lebih terdengar emosional dan trendy yang menyesuaikan dengan demografi target konsumennya.
Cara Kerja Perusahaan B2B
Marketing, bisnis, sales, dan supply chain merupakan beberapa komponen di dalam transaksi B2B. Selain komponen-komponen itu, masih ada banyak lagi komponen lainnya. Nah, perbedaan mencolok antara praktik B2C B2B adalah jenis konsumennya.
Menurut The Balance Careers, konsumen dari B2B biasanya adalah eksekutif kelas atas dan juga para pembeli profesional. Oleh karena itu, para pelaku di bisnis ini dituntut untuk memiliki etika bisnis dan profesionalitas yang tinggi.
Baca Juga: Kalian Ingin Tahu Waktu Paling Ampuh Menaikkan FYP?
Beberapa di antaranya adalah menggunakan bahasa bisnis, datang ke meeting tepat waktu, berpakaian formal, dan etiket lain yang harus diperhatikan. Dikutip dari laman Investopedia, agar dapat berhasil, transaksi B2B membutuhkan perencanaan yang sangat terperinci.
Jadi, sebelum melangsungkan penjualan, perusahaan perlu menjalin hubungan profesional dengan perusahaan lain agar meningkatkan probabilitas keberhasilan transaksi.
Lebih dari itu, agar kamu dapat mengetahui apa saja yang dibutuhkan dan apa saja yang bisa mereka tawarkan, riset secara komprehensif terkait perusahaan yang hendak dituju sangat dibutuhkan.
Contoh Implementasi B2B dalam Perusahaan
Nah, kini saatnya kamu untuk mengetahui contoh perusahaan yang mengimplementasikan konsep B2B setelah mengetahui definisi serta cara kerjanya.
Berdasarkan industrinya masing-masing, mulai dari manufaktur hingga retail, beberapa contoh perusahaan B2B di antaranya adalah sebagai berikut:
1. Industri Otomotif
Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, perusahaan otomotif merupakan salah satu contoh perusahaan B2B. Untuk membuat mobil dan motor, tentu perusahaan membutuhkan berbagai macam jenis komponen dan juga spare part.
Sangat jarang ada perusahaan otomotif yang memproduksi komponen seperti ban, kaca, atau bahkan aluminium untuk mobil itu sendiri. Lumrahnya, perusahaan-perusahaan tersebut bekerja sama dengan puluhan atau bahkan ratusan perusahaan manufaktur yang menjadi supplier.
2. Industri Cleaning Service
Industri yang menawarkan jasa merupakan contoh dari implementasi B2B selanjutnya. Salah satunya adalah cleaning service. Industri cleaning service juga menawarkan jasanya secara B2B. Umumnya, jasa cleaning service digunakan oleh manajemen gedung, mal, dan tempat publik lainnya.
3. Industri Kreatif
Terdapat banyak juga transaksi B2B yang dilakukan di dalam industri kreatif. Agency, startup kreatif, dan production house merupakan contoh utamanya. Transaksi yang dijalankan perusahaan ini mayoritas berbasis B2B.
Semisal, terdapat startup fotografi yang menawarkan jasa foto dan video untuk konsumennya (berbasis B2C). Meskipun demikian, beberapa startup ini juga melakukan transaksi B2B dengan cara menawarkan jasanya untuk memotret atau membuat video perusahaan lain.
Baca Juga: Suatu Prediksi Cloud Services yang Akan Menjadi Masa Depan Microsoft Azure
Demikianlah penjelasan Jobnas.com tentang apa itu B2B, cara kerjanya, dan beberapa contoh perusahaannya. Hal yang sangat penting dilakukan adalah mengetahui dasar-dasar dari B2B, terutama apabila kamu ingin mulai terjun ke dalam industri yang memungkinkan transaksi ini untuk terjadi.
Baca Selengkapnya7 Makanan Sebelum Tidur yang Baik Dikonsumsi
Jobnas.com - Dalam beberapa studi, makan sebelum tidur sangat tidak dianjurkan karena tidak baik bagi kesehatan.
Menurut Sleep Foundation, makan terlalu malam dekat dengan jam tidur memang sangat tidak direkomendasikan.
Selain dapat mengurangi kualitas tidur, makan sebelum tidur juga bisa meningkatkan resiko.
Meski demikian, terdapat pula beberapa studi yang menunjukkan bahwa ada makanan tertentu yang baik dikonsumsi 1 sampai 2 jam sebelum tidur. Berikut ini merupakan ketujuh makanan tersebut yang telah Jobnas.com rangkun untuk mu. Yuk, simak sampai tuntas !
1. Kacang-kacangan
Kacang-kacangan menjadi makanan yang baik dikonsumsi sebelum tidur yang pertama, terutama kacang kenari dan almond. Karena berfungsi sebagai salah satu sumber melatonin, kacang-kacangan membantu meningkatkan kualitas tidur.
Baca Juga: Waspadai Tanda HRD Tidak Terkesan Denganmu saat Interview
Melatonin adalah hormon dalam tubuh yang berperan penting dalam mengatur jam tidur, terutama dalam memberi sinyal pada tubuhmu mengenai kapan harus tidur.
Kacang almon mengandung banyak sekali magnesium yang mampu meningkatkan kualitas tidur karena kemampuannya dalam mengurangi inflamasi dan hormon kortisol yang biasanya mengganggu tidurmu.
Selain itu, kacang kenari juga bermanfaat bagi kesehatan tubuh, seperti mengurangi peradangan dan menurunkan tekanan darah.
2. Buah-buahan
Jika kamu merupakan orang yang kekurangan nutrisi, sebaiknya mengonsumsi buah-buahan menjadi langkah yang tepat untukmu. Pasalnya, buah-buahan mengandung banyak nutrisi dan rendah kalori yang bermanfaat untuk tubuh.
Nah, buah kiwi menjadi salah satu buah yang baik untuk dimakan sebelum tidur. Menurut Healthline, mengonsumsi 1-2 kiwi sebelum tidur bisa membantumu lebih cepat tidur dan membuat tidur menjadi lebih lama.
Hal tersebut dikarenakan kiwi merupakan salah satu sumber antioksidan dan vitamin C yang sering kali mempengaruhi level serotonin dalam tubuh. Serotonin sendiri adalah zat dalam otak yang mampu membantu mengatur pola tidur dengan baik. Jadi, apabila kamu ingin memperbaiki pola tidur, jangan lupa untuk konsumsi buah-buahan sebelum tidur terutama buah kiwi.
3. Ikan
Ikan merupakan makanan yang baik dikonsumsi sebelum tidur selanjutnya, terutama ikan yang mengandung cukup lemak, di antaranya adalah seperti ikan kembung, tuna, salmon, dan forel. Ikan-ikan jenis ini mengandung vitamin D dan omega 3 yang sangat banyak.
Perpaduan antara vitamin D dan omega 3 inilah yang bisa membantu memperbaiki kualitas tidur karena mampu meningkatkan produksi serotonin. Sebaiknya kamu juga perlu untuk memperhatikan cara pengolahannya agar supaya maksimal dalam memanfaatkannya.
Hindari mengonsumsi ikan yang digoreng dalam minyak panas yang banyak karena justru akan membuatmu mengonsumsi lemak berlebih. Kamu bisa mengukus atau mengolah ikan tersebut menjadi hidangan sup.
4. Yoghurt
Berbagai olahan susu seperti keju dan yoghurt mengandung zat bernama triptofan. Triptofan ini merupakan salah satu asam amino yang mempengaruhi tingkat produksi serotonin dan melatonin dalam tubuh.
Seperti yang telah disinggung di atas, serotonin dan melatonin sangat berperan penting dalam mengatur pola tidur. Di samping bermanfaat untuk menjaga kualitas tidur, yoghurt juga memiliki banyak manfaat lainnya. Seperti mampu menjaga kepadatan tulang, melancarkan pencernaan, dan mengontrol berat badan.
Baca Juga: Cara Menonaktifkan BPJS Kesehatan dengan Mudah
Jadi, mengonsumsi yoghurt sebelum tidur ini pas sekali untuk kamu yang memang sedang menjalani program diet. Namun, sebaiknya kamu memilih yoghurt plain karena beberapa jenis yoghurt mengandung gula yang cukup tinggi.
5. Nasi
Dikutip dari Health Essentials, makanan yang baik dikonsumsi sebelum tidur selanjutnya adalah makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, seperti roti gandum, crackers, nasi. Sebaliknya, hindari mengonsumsi karbohidrat sederhana, seperti pasta, kue, cookies.
Karbohidrat kompleks mengandung lebih banyak serat dan nutrisi yang mengenyangkan. Jadi, bisa mencegah rasa lapar saat tengah malam. Di samping itu, karbohidrat sederhana justru bisa mengurangi produksi serotonin dan berdampak negatif pada pola tidur.
6. Sayuran Hijau
Selain kacang almon, sayuran hijau merupakan bahan makanan lain yang mengandung magnesium tinggi , seperti kacang panjang, bayam, sawi hijau, dan selada. Agar supaya lebih nikmat dalam mengonsumsinya, kamu bisa mengolahnya menjadi salad sehat.
Di samping itu, kamu juga bisa mengolahnya menjadi jus yang dicampur dengan buah-buahan, seperti pisang dan kiwi yang juga mengandung magnesium. Sayuran hijau juga dikenal karena manfaatnya dalam menjaga kesehatan mata, di samping berdampak baik bagi kualitas tidur.
Hal ini tentunya sangat cocok bagi pekerja yang mayoritas menghabiskan waktu di depan layar komputer. Ayo jaga kesehatan matamu dengan banyak mengonsumsi sayur hijau!
7. Oatmeal
Oatmeal merupakan makanan yang baik dikonsumsi sebelum tidur yang terakhir. Serupa dengan nasi,oatmeal merupakan makanan yang mengandung karbohidrat tetapi dengan serat yang lebih tinggi.
Di samping itu, oatmeal juga ternyata merupakan salah satu sumber melatonin.
Salah satu penyebab insomnia adalah rasa stres dan cemas yang berlebihan. Seorang perawat Eli Ben Yehuda, seperti dikutip dari Resperate menyatakan bahwa mengonsumsi oatmeal secara rutin mampu menetralkan hormon yang berhubungan dengan stres.
Kamu dapat menyeimbangkan level kortisol dan sistem saraf berkat kandungan vitamin B kompleks yang terdapat pada oatmeal.
Baca Juga: Dampak Perppu Cipta Kerja bagi Pekerja
Nah, itulah penjelasan Jobnas.com mengenai 7 makanan yang baik dimakan beberapa jam sebelum tidur yang perlu kamu ketahui.
Meski demikian, hal yang tak boleh kamu lupakan adalah kamu harus memperhatikan cara mengolah, porsi, dan jadwal makanmu.
Jika kamu merupakan seorang pekerja, sebaiknya jangan sepelekan asupan makanan dan kesehatan tubuh karena ketika kamu sakit, kamu pasti akan kesulitan untuk berikan kinerja yang terbaik.
Baca Selengkapnya