Blog Jobnas
Halaman artikel blog terbaru di Jobnas.com.A Step-by-Step Guide to Embedding Elementor Templates in WordPress Template Files
Jobnas.com - Learn how to embed Elementor templates in your WordPress template files with this easy-to-follow guide. Improve your website design and functionality by integrating Elementor templates seamlessly.
Elementor is a powerful tool that offers great flexibility when building websites and sections. Sometimes, when creating a website, you may want to embed a particular section of Elementor into your template file. In such cases, you can use the php do shortcode function to embed the Elementor template.
For example, if you have created an Elementor section with an ID of "819" and it has a shortcode of [elementor-template id="819"], you can use the following shortcode in your WordPress theme template file:<?php echo do_shortcode('[elementor-template id="819"]'); ?>
<?php echo do_shortcode('[elementor-template id="819"]'); ?>This code will embed the specific section of the Elementor template that you have created. The do_shortcode function allows you to execute shortcodes within a template file, so you can include specific Elementor sections wherever you need them on your website.
Using this method, you can easily add dynamic content to your WordPress website, without having to manually edit each individual page. Elementor's flexibility and ease of use make it a popular choice for website builders looking to create beautiful, custom websites quickly and efficiently.
Baca SelengkapnyaCara Cetak Kartu BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan
Jobnas.com - Pada dasarnya, proses pencairan atau klaim BPJS itu membutuhkan kartu anggota. Maka dari itu, jika kartu anggota BPJS tersebut hilang atau rusak, Anda perlu segera mencetak kartu yang baru sebagai gantinya. Lalu, bagaimana cara cetak kartu BPJS?
Sebenarnya, cara cetak kartu BPJS, baik jenis BPJS ketenagakerjaan maupun BPJS kesehatan itu cukup mudah. Anda bisa melakukannya secara online atau bisa mendatangi kantor cabang BPJS terdekat. Berikut cara cetak kartu BPJS online dan offline!
Mencetak Kartu BPJS Kesehatan
BPJS kesehatan merupakan salah satu jenis asuransi yang dimiliki oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Hal ini sangat wajar, mengingat BPJS kesehatan bisa mengcover biaya saat Anda jatuh sakit dan perlu berobat atau perlu dirawat inap di Rumah Sakit.
Namun, jika kartu tersebut hilang atau rusak, Anda tidak bisa melakukan klaim karena tidak ada bukti yang kuat jika Anda adalah anggota BPJS. Maka dari itu, berikut adalah cara mencetak kartu BPJS kesehatan yang sudah terdaftar sebagai anggota!
1. Melalui Laman BPJS Kesehatan
Kemudian, bagaimana cara cetak BPJS kesehatan? Salah satu cara yang bisa Anda lakukan adalah mencetaknya secara online melalui laman BPJS kesehatan. Jika Anda ingin mengetahui berapa lama cetak kartu BPJS, Anda bisa mencetaknya saat itu juga.
Hal ini karena, Anda bisa mencetak kartu BPJS sendiri di rumah atau di tukang fotocopy. Jadi, jika Anda ingin tahu apakah bisa cetak kartu BPJS di tempat fotocopy, jawabannya adalah bisa. Berikut adalah tutorial mencetak kartu BPJS kesehatan terbaru!
- Pertama-tama, Anda bisa membuka laman resmi BPJS kesehatan.
- Setelah itu, Anda bisa masuk atau login dengan menggunakan email dan password yang dulu Anda gunakan untuk mendaftarkan diri sebagai anggota BPJS.
- Namun, jika Anda belum pernah mendaftar sebelumnya, Anda bisa memilih opsi "Daftar" lalu selesaikan proses pendaftaran terlebih dahulu.
- Apabila sudah, Anda bisa masuk ke menu "Cetak Kartu" dan pilih opsi "Data".
- Kemudian, Anda bisa memasukkan nomor NIK milik Anda di kolom pencarian lalu klik "Cari" untuk menemukan data Anda di laman tersebut.
- Terakhir, ketika data kartu Anda sudah muncul Anda bisa langsung mencetak kartu BPJS tersebut.
2. Melalui e-Dabu
Selanjutnya, Anda juga bisa memanfaatkan fasilitas e-Dabu BPJS kesehatan cetak kartu di kantor tempat Anda bekerja. Untuk melakukannya, Anda bisa meminta bantuan dari HR untuk mencetak kartu BPJS kesehatan milik Anda dengan sistem ini.
Berikut adalah cara cetak kartu BPJS di sistem e-Dabu!
- Pertama-tama, Anda bisa masuk ke laman e-Dabu.
- Apabila sudah, Anda bisa masuk atau login dengan menggunakan user ID dan password yang pernah Anda daftarkan di sistem tersebut.
- Setelah itu, Anda bisa masuk ke menu "Peserta" untuk bisa mulai mengisi data yang diperlukan.
- Kemudian, masukkan NIK Anda di kolom pencarian dan klik opsi "Selanjutnya".
- Terakhir, Anda hanya tinggal memilih opsi "Jenis Mutasi Cetak KIS" dan klik tombol biru untuk mulai mengunduh kartu BPJS kesehatan milik Anda.
3. Melalui JKN
Cara cetak kartu BPJS yang selanjutnya adalah dengan melalui aplikasi mobile JKN yang bisa Anda unduh di ponsel Anda. Aplikasi ini bisa Anda dapatkan di ponsel dengan sistem operasi iOS maupun sistem operasi Android.
Berikut adalah cara cetak kartu BPJS di Mobile JKN yang dapat Anda ikuti dengan mudah!
- Pertama-tama, pastikan Anda sudah mengunduh dan menginstal aplikasi Mobile JKN di ponsel Anda.
- Apabila sudah, Anda bisa masuk atau login dengan menggunakan user ID dan password apabila telah memiliki akun BPJS.
- Anda juga bisa memilih opsi "Daftar" apabila Anda belum memiliki akun, dan menyelesaikan proses pendaftaran akun BPJS terlebih dahulu.
- Setelah itu, masukkan nomor kartu BPJS dan juga masukkan password untuk melihat kartu BPJS digital Anda.
- Kemudian, klik ikon kartu yang terletak di bawah untuk menampilkan kartu peserta BPJS Anda.
- Terakhir, Anda bisa mengirimnya ke email dengan mengklik opsi "Kirim Email" dan mengunduhnya ketika file kartu BPJS sudah Anda terima di email Anda.
4. Melalui Kantor BPJS
Meskipun kini Anda bisa mencetak kartu BPJS secara online, namun masih banyak di antara Anda yang ingin cetak kartu BPJS kesehatan offline. Pada dasarnya, untuk mencetak kartu BPJS offline, Anda bisa langsung mendatangi kantor BPJS terdekat.
Syarat cetak kartu BPJS yang perlu Anda persiapkan adalah KTP, surat pernyataan kehilangan dari kepolisian, dan KK. Juga, jangan lupa untuk memastikan jika Anda masih merupakan anggota BPJS aktif sebelum mencetak kartu anggota yang baru.
Mencetak Kartu BPJS Ketenagakerjaan
Di samping kartu BPJS kesehatan, Anda juga bisa mencetak kartu BPJS ketenagakerjaan secara online maupun offline dengan mudah. Berikut adalah cara cetak kartu BPJS ketenagakerjaan yang hilang atau rusak yang bisa Anda lakukan!
1. Melalui Jamsostek Mobile
Cara cetak kartu BPJS ketenagakerjaan pertama yang bisa Anda lakukan adalah dengan melalui aplikasi Jamsostek Mobile. Aplikasi ini bisa Anda unduh dengan mudah di ponsel Anda, baik di iPhone maupun di Android.
Berikut adalah langkah-langkah yang bisa Anda ikuti untuk cetak kartu BPJS ketenagakerjaan online melalui aplikasi Jamsostek Mobile!
- Pertama-tama, Anda perlu untuk memastikan jika Anda sudah mengunduh dan menginstal aplikasi Jamsostek Mobile di ponsel Anda.
- Setelah itu, Anda bisa masuk atau login jika Anda telah memiliki akun, dan bisa memilih "Daftar" jika Anda belum memiliki akun di Jamsostek.
- Apabila sudah, Anda bisa mengklik opsi "Kartu Digital" untuk melihat kartu BPJS ketenagakerjaan digital milik Anda.
- Kemudian, Anda hanya perlu memilih opsi "Simpan di Galeri" untuk menyimpan kartu tersebut di galeri atau klik opsi "Kirim Email" untuk mengirim kartu via email.
- Terakhir, Anda hanya tinggal mencetak kartu BPJS yang sudah Anda simpan di galeri atau yang sudah Anda terima di email.
2. Melalui Kantor BPJS
Sama seperti cara cetak kartu BPJS kesehatan, Anda juga bisa mencetak kartu BPJS ketenagakerjaan secara offline melalui kantor cabang BPJS. Anda pun bisa langsung mengunjungi kantor cabang BPJS terdekat yang ada dan tersedia di kota Anda.
Namun, jangan lupa untuk membawa syarat-syarat yang diperlukan untuk pengajuan pembuatan kartu anggota baru. Di antaranya adalah fotokopi KTP dan KK serta dokumen aslinya. Jangan lupa juga untuk membawa materai sebelum datang ke sana.
Di samping itu, Anda juga perlu membawa surat pengantar dari perusahaan di mana Anda bekerja. Surat tersebut menyatakan jika Anda masih bekerja di perusahaan tersebut dan ingin mengajukan pembuatan kartu baru.
Baca juga: 4 Cara Daftar BPJS Ketenagakerjaan, Lengkap dan Jelas
Itulah beberapa cara cetak kartu BPJS yang bisa Anda ikuti dengan mudah. Anda bisa mencetak ulang kartu BPJS kesehatan maupun BPJS ketenagakerjaan karena hilang, rusak, atau karena alasan lainnya. Semoga membantu!
Baca Selengkapnya4 Cara Daftar BPJS Ketenagakerjaan, Lengkap dan Jelas
Jobnas.com - Cara daftar BPJS ketenagakerjaan dapat dilakukan siapa saja yang membutuhkan dan kapan saja waktunya. Tentunya karena dapat dilakukan secara online sehingga menyesuaikan waktu luang masing-masing calon peserta.
Adapun cara daftar ini dapat dilakukan melalui beberapa cara. Baik langsung datang ke kantornya atau melalui beberapa metode pendaftaran. Bagaimana cara lengkapnya terus lanjutkan membaca artikel ini, ya.
Cara Daftar BPJS Ketenagakerjaan
Pada umumnya sebagai karyawan suatu perusahaan, BPJS ketenagakerjaan otomatis akan didaftarkan oleh perusahaan yang bersangkutan. Namun, bagi pekerja swasta atau yang melakukan wirausaha ada baiknya untuk mendaftar secara pribadi.
Adapun pendaftaran dilakukan berdasar pada jenis keanggotaannya. Dalam hal ini jenis keanggotaan dibagi dalam 4 jenis, yaitu:
- Penerima Upah atau PU
- Bukan Penerima Upah atau BPU
- Jasa Konstruksi atau Jakon
- Pekerja Migran atau PM
Dari jenis tersebut maka cara daftar BPJS ketenagakerjaan ada sedikit perbedaan begitu juga untuk cek saldo bpjs ketenagakerjaan. Untuk lebih jelasnya dapat cek ketentuan, syarat dan caranya dalam tulisan ini.
Penerima Upah
Penerima upah yang dimaksud adalah orang yang menerima gaji dalam bekerja, atau dapat pul imbalan lain. Pekerja seperti ini pada umumnya akan mengikuti program dari perusahaan tempat bernaung.
Adapun pekerja yang bekerja dalam suatu ketenagakerjaan perusahaan, maka biasanya perusahaan tersebut yang akan mendaftarkannya. Dengan demikian daftar BPJS ketenagakerjaan perusahaan online akan ditanggung oleh instansi atau perusahaan tersebut.
Sebelum mendaftar secara langsung atau offline, perlu melengkapi dokumen di bawah ini:
- Surat Izin Usaha Perdagangan atau SIUP baik asli atau fotokopi.
- NPWP perusahaan baik asli dan fotokopi.
- KTP asli dan fotokopi.
- Kartu Keluarga atau KK asli dan fotokopi.
- Pas foto ukuran 2x3 sebanyak 1 lembar untuk masing-masing karyawan perusahaan tersebut.
Apabila ingin mendaftarkan secara offline, dapat langsung datang ke kantor BPJS ketenagakerjaan yang terdekat dengan lokasi. Selain itu dapat melalui agen penggerak jaminan sosial Indonesia (PERISAI) atau ke Service Point Office (SPO)
Apabila ingin mendaftarkan secara online, ikuti langkah-langkah di bawah ini, yaitu:
1. Login Situs Resmi
Login ke situs resmi bpjsketenegakerjaan.go.id
2. Pilih Menu
Selanjutnya cara daftar BPJS ketenagakerjaan ke menu pendaftaran peserta lanjutkan klik penerima upah.
3. Isi data
Jika sudah langsung isi data yang dibutuhkan untuk verifikasi email, pemberi kerja, data tenaga kerja yang bersangkutan dan pembayaran.
4. Bayar Iuran
Jika semua telah dilakukan dan cek datanya benar, daftar BPJS ketenagakerjaan penerima upah dilanjutkan dengan membayar iuran pertama. Jumlah dari iuran ini sesuai hitungan dan telah ditetapkan oleh BPJS ketenagakerjaan.
Bukan Penerima Upah
BPU atau Bukan Penerima Upah dapat diartikan sebagai pekerja yang memiliki usaha mandiri untuk memperoleh penghasilan. Dalam hal ini usaha informal atau peserta memiliki usaha pribadi.
Dengan demikian peserta yang masuk dalam kategori BPU dapat mendaftar sebagai peserta BPJS ketenagakerjaan yang disesuaikan dengan kemampuan. Pendaftaran secara langsung dapat dengan melengkapi dokumen terlebih dahulu, yaitu:
- KTP asli dan fotokopi.
- KK asli dan fotokopi.
- Foto ukuran 2x3 sebanyak 1 lembar.
- Surat keterangan izin usaha dari kelurahan tempat peserta melakukan usaha tersebut.
Jika dokumen telah disediakan lengkap, cara daftar BPJS ketenagakerjaan dapat langsung datang ke kantor BPJS ketenagakerjaan terdekat. Pendaftaran dapat pula melalui SPO atau PERISAI.
Jika ingin daftar BPJS ketenagakerjaan di aplikasi dengan ketentuan khusus. Selain itu dapat melakukan pendaftaran secara online, dengan proses sebagai berikut:
1. Masuk Situs Resmi
Go id login atau masuk langsung ke situs resminya di bpjsketenagakerjaan.go.id
2. Daftar
Nanti akan muncul laman di pojok kanan atas klik menu pendaftaran peserta. Kemudian lanjutkan pilih bukan penerima upah.
3. Registrasi
Setelah itu akan muncul laman berisi langkah untuk registrasi. Baik itu untuk verifikasi data, profil dari pekerja, informasi tentang pekerjaan yang digeluti dan terakhir adalah pembayaran.
4. Pembayaran
Apabila telah mengisi lengkap, lakukan pembayaran pertama kali sesuai iuran yang telah ditetapkan. Dengan mengisi proses pendaftaran secara lengkap, maka peserta telah terdaftar secara resmi dalam BPJS ketenagakerjaan.
Pendaftaran secara online lebih mudah dan praktis. Selain itu cepat selesai tanpa harus datang ke kantor BPJS setempat.
Jasa Konstruksi
Adapun cara daftar BPJS ketenagakerjaan bagi jasa konstruksi atau Jakon meliputi jasa layanan untuk pekerja konstruksi. Baik itu layanan jasa, layanan konsultasi dan perencanaan. Misalnya saja pada proyek-proyek khusus baik instansi pemerintahan atau swasta.
Penyedia dari layanan Jakon akan melakukan pendaftaraan untuk proyek yang dimaksud dalam BPJS ketenagakerjaan. Setelah mendaftar wajib mengisi beberapa syarat dan dokumen yang dibutuhkan.
Pendaftaran ini dapat pula dilakukan secara langsung atau online, tergantung dari proyek yang sedang berlangsung. Jika ingin mendaftar secara langsung dapat mendatangi kantor BPJS ketenagakerjaan.
Adapun cara daftar BPJS ketenagakerjaan perlu dokumen yang perlu dipersiapkan, yaitu:
- Dapat pekerja dan gaji atau upah jika dihitung menggunakan nilai upah.
- Data jumlah pekerja, jenis pekerjaan dan daftar satuan upah jika dihitung berdasar nilai kontrak.
- Surat Perintah Kerja (SPK) atau fotokopi kontrak pelaksanaan proyek pekerja.
- Surat keterangan dari instansi terkait apabila pelaksanaan secara perorangan.
Jika ingin mendaftarkan secara online, langkahnya sebagai berikut:
1. Masuk Situs Resmi
Masuk dalam situs resmi ejakon.bpjsketenagakerjaan.go.id
2. Daftar
Mendaftar dan isi data, alamat email dan klik captcha lalu pilih daftar. Kemudian lakukan pengecekan email dan aktivasi pendaftaran.
3. Isi Data
Setelah ini mengisi data perusahaan online proyek secara lengkap. Teliti ulang agar tidak terjadi kekeliruan dan lakukan pembayaran sesuai jumlahnya. Apabila telah dilakukan semua artinya pendaftaran telah sukses dilakukan.
Pekerja Migran Indonesia
Cara daftar BPJS ketenagakerjaan khusus untuk para pekerja migran dan WNI atau WArga Negara Indonesia. Bagi yang telah, akan sedang bekerja dan menerima gaji atau upah di luar negeri.
Dokumen yang harus dipersiapkan adalah:
- Paspor dan fotokopi.
- KTP dan fotokopi.
- KK dan fotokopi.
- Perjanjian kerja berupa fotokopi.
- Fotokopi BPJS ketenagakerjaan khusus bagi peserta yang telah mengikuti dan terdaftar sebagai peserta BPJS ketenagakerjaan sebelumnya.
Dengan kelengkapan dokumen tersebut maka peserta dapat melakukan daftar BPJS ketenagakerjaan. Untuk diketahui peserta migran dapat mengikuti program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Hari Tua (JHT).
Jika akan berangkat ke luar negeri sebagai tenaga kerja sudah harus terdaftar di Sistem Komputerisasi Tenaga Kerja Luar Negeri (SITKOTLN). Untuk mendaftarnya dapat dengan NIK dari KTP atau paspor yang dimiliki.
Agar lebih jelas dapat langsung mendaftarkannya ke BPJS ketenagakerjaan setempat. Dengan demikian jika masih kurang paham dapat bertanya ke petugas terkait secara langsung. Tentu saja hal ini untuk meminimalisir kekeliruan yang mungkin terjadi.
Baca juga: Iuran BPJS Kelas 2 dan Manfaatnya, Lengkap!
Sebetulnya semua dapat dilakukan secara online atau perorangan. Hanya saja tetap dilakukan dengan melihat kondisi masing-masing.Pendaftaran secara umum mudah dilakukan bagi pekerja siapa saja dan kapan saja. Namun, tetap perlu ketelitian dan lakukan tahapan dengan benar. Dengan mengetahui cara daftar BPJS ketenagakerjaan secara lengkap maka akan terdaftar resmi di BPJS ketenagakerjaan.
Baca SelengkapnyaIuran BPJS Kelas 2 dan Manfaatnya, Lengkap!
Jobnas.com - Jika masih belum terdaftar dalam BPJS kesehatan, ada baiknya mengetahui tentang jumlah iuran bagi peserta mandiri. Perlu diketahui jika ada layanan bertingkat dalam BPJS ini, sehingga iuran kelas 1, iuran BPJS kelas 2 dan 3 akan berbeda.
Iuran masing-masing berbeda tergantung dari kelas yang dipilih. Adapun dari beberapa kelas ini sesuaikan dengan kemampuan masing-masing. Agar tidak bingung dan mengetahui iuran BPJS kesehatan tahun 2022, dapat cek dalam artikel berikut ini.
Pembayaran Lengkap dan Iuran BPJS Kesehatan Kelas 2
Iuran BPJS kelas 2 menjadi pertanyaan banyak orang secara dapat dibilang kelas ini ada di tengah-tengah. Tidak di kelas utama atau kelas 3 sehingga banyak dilirik untuk dijadikan pilihan saat mendaftar sebagai anggota baru BPJS.
Ada baiknya mengetahui secara jelas akan iuran dan berbagai hal yang terkait BPJS ini. BPJS singkatan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial berbadan hukum publik.
BPJS ketenagakerjaan bagi warga yang bekerja di perusahaan tertentu, wajib terdaftar yang didaftarkan secara langsung oleh perusahaan. Adapun BPJS kesehatan untuk warga secara umum baik yang mandiri atau tidak.
Dalam situs resmi BPJS kesehatan ini telah diulas secara lengkap untuk cek iuran BPJS kesehatan secara detail dan jelas.
1. Peserta PBI
Peserta PBI atau Penerima Bantuan Iuran jaminan kesehatan ini langsung dibayarkan iurannya oleh pemerintah.
2. Pekerja yang Bekerja di Pemerintahan
Sebelum mengetahui iuran BPJS kelas 2 sebaiknya mengetahui iuran peserta lain. Untuk para Peserta Penerima Upah dan bekerja dalam bidang lembaga pemerintahan ada pembagian iuran tersendiri. Adapun yang termasuk di dalamnya adalah:
- PNS atau Pegawai Negeri Sipil
- Anggota TNI
- Anggota Polri
- Pejabat negara
- Pegawai pemerintah non pegawai negeri
Dengan ketentuan sebesar 5% dari upah atau gaji tiap bulannya. Rinciannya adalah 4% untuk pemberi kerja dan 1% dibayarkan oleh peserta.
3. Peserta yang Bekerja di BUMN, BUMD dan Swasta
Adapun peserta penerima upah atau gaji yang bekerja pada BUMN, BUMD atau swasta memiliki rincian iuran sebesar 5% dari gaji per bulan. Sedangkan untuk rinciannya hampir sama pada poin kedua yaitu 4% dibayarkan oleh pemberi kerja dan 1% oleh peserta.
4. Iuran Tambahan
Terdapat pula iuran BPJS tambahan untuk pekerja penerima upah jika terdiri dari anak ke 4 dan seterusnya. Selain itu untuk anak ayah, ibu dan mertua dengan iuran sebesar 1% dari gaji tiap bulannya.
Iuran ini tidak dibayarkan oleh pemberi pekerjaan. Namun, dibayar oleh peserta sebagai penerima upah atau gaji.
5. Iuran untuk Veteran, Perintis Kemerdekaan dan Janda Duda
Terdapat iuran lagi khusus untuk para veteran, perintis kemerdekaan dan janda atau duda dan anak yatim piatu dari yang bersangkutan. Dengan ketentuan untuk besaran iuran adalah 5% dari 45% gaji pokok PNS dengan golongan III/a setiap bulannya.
Selain itu ada ketentuan khusus bahwa masa kerja sudah mencapai 14 tahun. Pembayaran dilakukan oleh pemerintah.
6. Iuran Umum
Sedangkan yang dimaksud iuran umum dalam hal ini adalah orang yang bekerja sebagai penerima gaji atau upah. Peserta pekerja bukan penerima upah yang secara umum dapat dimaksudkan sebagai warga, ada besar rincian yang harus dibayarkan.
Sedangkan yang ingin mengetahui iuran BPJS kesehatan kelas 2 tahun 2022, lengkapnya dapat cek di bawah ini.
Kelas 1
Kelas 1 ini mengalami beberapa perubahan, tentunya dengan kelas 1 ini dapat diberikan manfaat layanan fasilitas kesehatan kelas 1. Tentunya dengan syarat dan ketentuan berlaku sesuai aturan terbaru.
Adapun iuran untuk kelas 1 ini sebesar Rp. 150.000,- tiap bulannya. Dibayarkan paling lambat setiap tanggal 10 tiap bulannya.
Kelas 2
Dengan memilih layanan kelas 2 maka iuran BPJS kelas 2 ini mendapatkan manfaat fasilitas BPJS kelas 2. Adapun jumlah iurannya sebesar Rp. 100.000,- setiap bulannya. Sebaiknya dibayarkan sebelum tanggal 10 dalam tiap bulannya.
Kelas 3
Cek 2022 kelas 3 dimana saat membutuhkan pengobatan atau yang berhubungan dengan medis masuk dalam pelayanan kelas 3. Adapun iurannya sebesar Rp. 25.500,-. Ada sisa sebesar Rp. 16.500,- sisanya yang akan diberikan oleh pemerintah sebagai bantuan iuran.
Dengan mengetahui iuran secara rinci dan jelas iuran BPJS kelas 2 maka tidak perlu bingung lagi berapa iuran yang harus dibayarkan. Ada iuran tertentu untuk tiap kelas yang dipilih dan berbeda-beda sesuai pilihan.
Perlu diketahui juga jika melakukan telat pembayaran, maka ada beberapa konsekuensi didapatkan. Terutama bagi yang mengikuti BPJS secara mandiri. Untuk itu maksimal pembayaran yang baik adalah tanggal 10 dalam setiap bulannya.
Setelah mengetahui iuran BPJS kesehatan mandiri tahun 2022, penting untuk tahu juga manfaat apa jika terdaftar sebagai peserta BPJS kesehatan. Ada banyak manfaat diperoleh sesuai dengan pilihan kelas tersebut yang tetu berguna ketika berhubungan dengan kesehatan.
Manfaat BPJS Kesehatan
Menjadi bagian dan peserta dari BPJS kesehatan memiliki banyak manfaat. Hal ini memang menjadi tujuan utama agar warga masyarakat semuanya terjangkau dalam hal kesehatan. Adapun manfaat BPJS kesehatan antara lain adalah:
1. Iuran Terjangkau
Manfaat pertama adalah iuran bulanan yang sangat terjangkau. Baik kelas 1, iuran BPJS kelas 2 atau 3 semuanya masih dalam jangkauan masyarakat. Masyarakat kurang mampu dapat dibayarkan iurannya oleh pemerintah, tentunya dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.
Sedangkan untuk pemilik BPJS mandiri besarannya terjangkau seperti telah disebutkan di atas. Hal ini lebih memudahkan masyarakat saat sakit atau keperluan lain yang menyangkut medis.
2. Beberapa Penyakit Ditanggung BPJS
Meskipun tidak semua dapat cek kesehatan, ada penyakit yang ditanggung BPJS kesehatan 2022 secara penuh. Selain itu dapat pula mengcover untuk ibu hamil dan ganti tukar kacamata.
Beberapa penyakit yang ditanggung BPJS kesehatan antara lain:
- Penyakit katarak
- Penyakit kanker
- Penyakit jantung
- Penyakit stroke
- Penyakit vertigo dan masih banyak lagi
Semuanya tentu dapat berubah dan sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku paling baru tahun 2022.
3. Metode Pembayaran Mudah
Zaman digital lebih memudahkan peserta ketika ingin melakukan pembayaran. Apalagi sekarang ini dapat dilakukan secara online. Untuk iuran BPJS kelas 2 dan kelas 1 serta 3 dapat dipilih metode pembayaran yang praktis, antara lain:
- Melalui e-commerce
- ATM berbagai bank
- Loket bayar multiguna
- E-wallet
- Kantor pos dan masih banyak lagi
Pilih mana yang paling mudah dan praktis masing-masing peserta.
4. Mudah dalam Pendaftaran
Bagi peserta mandiri, cara mendaftar cukup mudah dan dapat dilakukan cek kesehatan secara online. Tentunya sangat menghemat waktu dan dapat dilakukan dimana saja kapan saja selama ada koneksi internet.
5. Jaminan Proteksi Kesehatan
Bagi pelayanan lain yang sejenis, mungkin hanya mengklaim untuk jaminan kesehatan hingga usia 100 tahun. Berbeda dengan BPJS kesehatan yang menjamin proteksi peserta sepanjang usianya.
Baca juga: 2 Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Online
Mengetahui berapa iuran dalam kelas BPJS kesehatan akan memudahkan peserta. Jika belum mendaftar dapat segera mendaftar dengan cara yang praktis juga. Selain itu manfaatnya juga banyak untuk jangka panjang bahkan seumur hidup. Berapa besar iuran BPJS kelas 2 dan dalam masing-masing jenjang yang lain telah diketahui. Untuk lebih memudahkan saat memakainya pastikan iuran lengkap dan status aktif. Dengan begitu tidak repot saat akan menggunakannya.
Baca Selengkapnya2 Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Online
Jobnas.com - Jika Anda merupakan salah satu peserta program JHT dari BPJS, maka perlu untuk tahu bagaimana cara mencairkan BPJS Ketenagakerjaan online. Cara pencairan secara online ini merupakan kemudahan yang diberikan sebagai hasil kebijaksanaan dari pemerintah.
Untuk menggunakan cara mencairkan BPJS Ketenagakerjaan dengan cara online ini dibutuhkan beberapa syarat yang harus Anda penuhi sebelumnya. Metode yang digunakan sendiri ada dua macam, yaitu melalui aplikasi serta website.
Agar lebih jelas secara detail, di bawah ini akan diuraikan mengenai beberapa syarat serta metode sebagai cara mencairkan BPJS Ketenagakerjaan online.
Syarat Mencairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan
Program Jaminan Hari Tua BPJS Ketenagakerjaan adalah sebuah program tabungan jangka panjang, yang akan dapat dimanfaatkan pada waktu tertentu sebagaimana ketentuan. Tabungan ini dapat diambil oleh Anda sebagai peserta program ketika telah memasuki masa pensiun.
Atau sebelum masa pensiun namun mengalami hal tak terduga kecelakaan, misalnya. Di Dalam kasus peserta JHT meninggal dunia, maka tabungan akan diterima oleh ahli warisnya.
Untuk dapat mencairkan BPJS Ketenagakerjaan, maka terdapat syarat mencairkan BPJS Ketenagakerjaan, sebagaimana detail berikut ini:
1. Pencairan Sebesar 10%
Beberapa syarat yang harus Anda penuhi sebagai cara mencairkan BPJS Ketenagakerjaan online tanpa resign adalah:
- Masa keanggotaan BPJS Ketenagakerjaan paling sedikit adalah 10 tahun.
- Peserta masih terdaftar serta aktif bekerja di perusahaan terdaftar.
- Menyerahkan Kartu BPJS Ketenagakerjaan asli dan salinannya.
- Menyertakan dokumen KTP baik yang asli maupun fotokopi.
- Melampirkan Kartu Keluarga asli dan turunannya.
- Melampirkan juga bukti Buku Tabungan yang asli dan fotokopi.
- Menyerahkan NPWP apabila besaran klaim melebihi 50 juta.
- Dilengkapi dengan Surat keterangan masih aktif bekerja dari perusahaan.
2. Pencairan BPJS Ketenagakerjaan 30%
Untuk pencairan dana sebesar 30% dari total nilai, maka persyaratan dokumen e-klaim BPJS ketenagakerjaan adalah sebagai berikut:
- Semua data, dokumen serta persyaratan yang diwajibkan pada jenis klaim yang total nilainya 10%, sebagaimana ketentuan di atas.
- Ditambahkan dokumen tempat tinggal, baik yang asli maupun fotokopi.
3. Pencairan BPJS Ketenagakerjaan 100%
Nah syarat yang sedikit berbeda akan diminta ketika Anda mengajukan permohonan pencairan dana JHT BPJS Ketenagakerjaan secara penuh alias 100%. Syarat pada cara mencairkan bantuan BPJS Ketenagakerjaan online adalah:
- Kartu BPJS Ketenagakerjaan baik yang asli dan fotokopi.
- Kartu tanda pengenal Penduduk resmi berupa KTP atau Paspor.
- Kartu Keluarga atau kartu KK baik yang asli maupun salinannya.
- Surat Paklaring yaitu surat keterangan telah berhenti bekerja dari Perusahaan.
- Menyertakan buku tabungan dari Bank asli dan fotokopi.
- Melampirkan pas foto yang paling baru sejumlah 4 buah, masing-masing berukuran 3×4 dan 4×6.
- Menyertakan surat pengunduran diri ke dinas tenaga kerja dan transmigrasi.
Apabila alasan berhenti kerja karena PHK, maka Anda akan diminta untuk melampirkan akta penetapan PHK yang berasal dari Pengadilan Hubungan Industrial (PHI).
- Menyerahkan email dari HRD Perusahaan tempat terakhir bekerja.
- Yang terakhir, melampirkan NPWP Asli dan fotokopi apabila total nilai klaim yang akan Anda terima melebihi dari 50 juta rupiah.
Beberapa catatan pada pelampiran dokumen adalah sebagai berikut:
- Pada jenis pengajuan secara online, maka semua dokumen yang diminta di dalam persyaratan harus berbentuk file scan yang berasal dari scanner. Tidak dibolehkan jika file memakai scan dari HP.
- Dokumen yang berjumlah lebih dari satu diminta untuk digabungkan. Semua dokumen tersebut harus telah berbentuk file Pdf sebelum diunggah.
Tahapan Pencairan BPJS Ketenagakerjaan Secara Online
Terjadinya wabah pandemi COVID-19 pada tahun 2020 yang lalu, membuat banyak pelayanan publik dan perkantoran lumpuh. Sebagai jalan keluar dari permasalahan tersebut, pemerintah mengeluarkan kebijakan cara mencairkan bpjs ketenagakerjaan online lewat HP.
Hingga saat ini, meski wabah telah melandasi pelayanan secara online untuk pengajuan pencairan dana tetap diberlakukan. Secara Garis besar pencairan dana JHT BPJS secara online akan melalui 3 tahap, yaitu:
1. Pendaftaran
Tahapan pertama ketika Anda akan melakukan pencairan dana JHT BPJS Ketenagakerjaan adalah melakukan pendaftaran. Pendaftaran tersebut dapat Anda lakukan melalui situs resmi BPJS Ketenagakerjaan, yaitu BPJSKetenagakerjaan.go.id
2. Pengajuan Klaim
Setelah Anda berhasil membuat akun, maka lakukan login ke dalam situs. Kemudian lakukan klaim saldo JHT BPJS milik Anda melalui menu yang ada di dalam situs. Nantinya Anda akan diminta untuk mengisi beberapa data pribadi. Isilah dengan lengkap dan jujur.
3. Email Konfirmasi
Setelah kedua tahapan di atas sebelumnya telah selesai Anda lakukan, maka tahap terakhir adalah menunggu email konfirmasi. Email tersebut akan Anda terima melalui alamat email yang Anda serahkan pada tahap pendaftaran tadi.
Nantinya di dalam email akan disertakan terkait jadwal wawancara secara online. Wawancara tersebut akan dilakukan antara Anda dengan petugas BPJS Ketenagakerjaan sebagai syarat verifikasi. Jika semua beres maka dana akan cair sekitar 1 hingga 2 minggu kemudian.
Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Via online
Nah setelah paham tahapan pencairan JHT BPJS, maka nantinya ada dua metode yang dapat Anda gunakan, yaitu:
1. Pencairan Via JMO
Cara mencairkan BPJS Ketenagakerjaan online lewat HP 2022 dapat Anda lakukan melalui aplikasi Jamsostek Mobile atau yang sering disingkat dengan istilah JMO. Cara klaim jenis ini merupakan pilihan mudah bagi Anda yang tak memiliki banyak waktu.
Langkah di dalam cara mencairkan bpjs ketenagakerjaan online JMO adalah sebagai berikut:
- Unduh dan pasang aplikasi JMO.
- Kemudian lakukan pendaftaran.
- Selanjutnya buka aplikasi JMO tersebut.
- Masuklah ke dalam menu Jaminan Hari Tua pada halaman pertama.
- Masuk lagi ke dalam sub menu Klaim JHT.
- Pastikan Anda sudah memenuhi upload semua dokumen yang disyaratkan agar mendapatkan 3 centang hijau, lalu klik tombol selanjutnya.
- Klik salah satu Sebab Anda mengajukan klaim, lalu klik tombol selanjutnya.
- Cek kembali Data Kepesertaan Anda, lalu klik tombol Sudah jika semua data telah sesuai.
- Serahkan foto selfie sesuai ketentuan pada layar.
- Masukkan data NPWP dan Rekening tabungan yang masih aktif, lalu tekan tombol Selanjutnya.
- Berikutnya akan ditampilkan rincian saldo yang akan dibayarkan, setelah sesuai maka tekan tombol selanjutnya.
- Cek data sekali lagi, lalu tekan tombol Konfirmasi.
2. Pencairan Via Website Lapakasik
Cara mencairkan BPJS Ketenagakerjaan online lewat Lapakasik adalah metode kedua yang dapat Anda gunakan. Langkah-langkah di dalam cara mencairkan BPJS Ketenagakerjaan dengan cepat lewat website adalah:
- Masuklah ke dalam portal layanan lapakasik bpjsketenagakerjaan
- Lakukan pengisian data pribadi.
- Sistem kemudian akan melakukan verifikasi data.
- Setelah semua data terverifikasi, maka Anda akan diminta melengkapi data lanjutan.
- Anda akan diminta mengunggah semua dokumen persyaratan.
- Akan dilakukan proses verifikasi.
- Anda akan diberikan jadwal wawancara online.
- Setelah semua proses cara mencairkan BPJS Ketenagakerjaan online selesai maka saldo JHT akan dikirimkan melalui rekening yang telah Anda daftarkan sebelumnya.
Baca juga: Cetak Kartu BPJS Lewat Aplikasi dan Website
Nah, mudah sekali bukan? Cara mencairkan BPJS Ketenagakerjaan online ini dapat dimanfaatkan bagi siapa saja anggota kepesertaan yang ingin mengajukan klaim secara praktis.
Baca SelengkapnyaCetak Kartu BPJS Lewat Aplikasi dan Website
Jobnas.com - Saat ini, cara cetak kartu BPJS dengan mudah bisa dilakukan secara online. Anda pun bisa melakukannya sendiri dengan fleksibel dimana saja dan kapan saja. Untuk itu, simaklah cara cetak kartu BPJS kesehatan melalui aplikasi cetak kartu BPJS yakni JKN mobile berikut ini.
Cetak kartu BPJS kesehatan online bisa dilakukan melalui aplikasi. Sementara itu, jika Anda penasaran cetak kartu BPJS dimana maka untuk mencetak kartu BPJS kesehatan secara offline bisa dilakukan dengan menuju kantor BPJS Kesehatan setempat
Cara Cetak Kartu BPJS Kesehatan
Berikut ini terdapat beberapa cara cetak kartu BPJS yang bisa Anda lakukan. Dengan memiliki kartu BPJS cetak, maka Anda dapat dengan mudah memeriksakan kesehatan pada fasilitas kesehatan rujukan Anda. Terdapat beberapa cara yang bisa Anda coba lakukan.
Pada pembahasan artikel kali ini, akan dipaparkan dua cara untuk mencetak kartu BPJS Kesehatan. Cara tersebut yakni melalui aplikasi Mobile JKN dan melalui situs resmi BPJS Kesehatan.
1. Cetak Kartu BPJS Kesehatan melalui Mobile JKN
Cara pertama yang bisa Anda lakukan untuk cetak kartu BPJS melalui aplikasi yakni dengan mengandalkan JKN Mobile. Melalui aplikasi ini, peserta BPJS yang kehilangan kartu BPJS bisa mencetaknya kembali dengan mudah secara online.
Cetak kartu BPJS Kesehatan online ini lebih praktis karena Anda tak repot untuk mendatangi kantor BPJS setempat. Untuk bisa cetak kartu BPJS di aplikasi, unduhlah terlebih dulu aplikasi Mobile JKN pada Google Playstore untuk pengguna Android atau App Store untuk Ios.
- Setelah berhasil mengunduh aplikasi Mobile JKN, bukalah aplikasi tersebut pada perangkat Anda. Pastikan Anda telah memiliki akun Mobile JKN;
- Anda bisa login menggunakan akun yang sudah Anda daftarkan sebelumnya;
- Apabila sudah berhasil masuk ke jendela Mobile JKN, maka langkah selanjutnya yakni pilihlah menu Kartu Peserta dimana terletak pada bagian bawah di layar aplikasi. ;
- Tak berselang lama, akan muncul gambar yang menunjukkan kartu peserta KIS atau BPJS yang terletak di layar sebelah bawah dan dekat dengan menu home pada layar perangkat Anda. Anda bisa klik opsi Kirim email;
- Akan muncul notifikasi yang bertuliskan “Apakah Anda ingin mengirimkan kartu e-ID ke email?” Anda bisa memilih Ya apabila hendak mencetak kartu;
- Kemudian, dokumen kartu BPJS kesehatan tersebut akan dikirim pada email Anda yang sudah terdaftar;
- Sebelum memutuskan untuk mencetaknya. Anda dapat mengunduh terlebih dulu dokumen kartu BPJS Kesehatan yang telah dikirimkan;
- Apabila telah terunduh, maka kartu BPJS Kesehatan Anda pun sudah siap untuk dicetak.
Andapun bisa membuka file unduhan tersebut, kemudian mencetak kartu tersebut dengan cara menyambungkan pada perangkat printer. Nantinya, hasil cetak akan keluar sesuai dengan file yang sudah Anda unduh sebelumnya.
Itulah, cara cetak BPJS Kesehatan melalui salah satu situs BPJS kesehatan yakni Mobile JKN. Tutorial di atas tidak sama persis pada sistem operasi Android maupun ios, dimana pada tiap versi bisa saja memiliki letak opsi yang berbeda.
2. Cara Cetak Kartu BPJS melalui Situs Resmi
Apabila Anda peserta BPJS yang kehilangan kartu BPJS, maka Anda bisa mencetak kembali kartu Anda tersebut secara online. Cara cetak kartu BPJS ini bisa Anda lakukan hanya dengan NIK saja. Anda hanya membutuhkan data tersebut untuk mendapatkan cetakan kartu BPJS.
Cetak kartu BPJS kesehatan dengan NIK dapat dilakukan dengan cara mengunjungi situs resmi yang disediakan oleh BPJS Kesehatan. Sebelumnya, Anda harus memastikan bahwa koneksi dan jaringan yang Anda miliki stabil agar cara ini berjalan lancar.
- Pastikan Anda memenuhi syarat cetak kartu BPJS, yakni memiliki koneksi yang lancar, terdaftar sebagai peserta BPJS, dan sedang membutuhkan kartu BPJS cetak;
- Apabila sudah, maka Anda dapat mengunjungi situs resmi BPJS Kesehatan yakni pada www.bpjs-kesehatan.go.id
- Akan muncul jendela website dari BPJS Kesehatan. Anda bisa mulai login dengan email dan password yang Anda miliki dan telah digunakan untuk mendaftar sebelumnya;
- Setelah Anda berhasil login dengan lancar, maka pilihlah menu Cetak Kartu;
- Jika sudah, pada menu Data silahkan di klik. Anda pun kemudian harus memilih Cari Data;
- Pada halaman pencarian, Anda bisa menginput nomor NIK (Nomor Induk Kependudukan) yang terdaftar pada BPJS yang Anda gunakan. NIK ini menjadi data dari peserta dimana kartu BPJS tersebut hendak dicetak;
- Dalam beberapa saat, akan muncul hasil pencarian dari NIK yang Anda tuliskan. Jika sudah muncul, maka Anda dapat klik Cetak Kartu;
- Setelah itu, Anda bisa menyambungkannya pada perangkat printer. Kartu BPJS pun dapat tercetak.
Selesai, Anda pun telah berhasil untuk mencetak kartu BPJS Kesehatan melalui situs resmi dari BPJS Kesehatan. Cara ini paling aman dan mudah dilakukan oleh para peserta BPJS ketika kartu BPJSnya hilang.
Memang ketika kartu BPJS hilang, Anda akan kesulitan ketika berkunjung ke fasilitas kesehatan. Memang, saat Anda hendak berobat pada rumah sakit, kartu BPJS akan diminta oleh pihak pendaftaran pada rumah sakit.
Anda pun bisa mencetak kartu BPJS sesuai identitas Anda. Kartu BPJS ini termasuk kartu yang wajib untuk dimiliki oleh masyarakat Indonesia. Adapun fungsinya yakni sebagai perlindungan kesehatan yang berbentuk penanggungan biaya pengobatan.
Ketika sudah punya kartu BPJS, maka Anda akan dikenakan iuran wajib per bulan. Kecuali orang yang mendapatkan bantuan BPJS KIS.
Kesimpulan
Untuk dapat mencetak kartu BPJS secara online, maka terdapat dua cara yang dapat Anda lakukan yakni melalui aplikasi dan situs website. Untuk aplikasi, Anda perlu mengunduh aplikasi Mobile JKN. Sementara situs web dapat dikunjungi pada browser Anda.
Tutorial cara mencetak kartu BPJS ini penting Anda ketahui ketika Anda berada dalam kondisi kehilangan kartu BPJS maupun melupakan kartu tersebut ketika berobat. Adanya e-ID yang memuat data peserta tersebut memang dapat menggunakan kartu BPJS Kesehatan yang hilang.
Walaupun hanya dicetak dalam selembar kertas, namun e-ID yang telah dicetak tersebut fungsinya tak berbeda dengan kartu BPJS pada umumnya. Keduanya sama-sama memiliki kegunaan untuk keperluan berobat di fasilitas kesehatan.
Dengan demikian, untuk dapat mencetak kartu BPJS Kesehatan ini. Anda tak perlu lagi mempersiapkan kertas yang berjenis khusus, maupun material PVC untuk membuat kartu BPJS secara cetak. Anda hanya perlu mencetaknya biasa dengan kertas biasa di tempat fotokopi.
Baca juga: Iuran BPJS Kelas 3 Sesuai Peraturan Terbaru
Sampai disini saja, pembahasan mengenai cara cetak kartu BPJS. Dengan tutorial ini, Anda tak perlu lagi merasa panik apabila kartu BPJS Kesehatan Anda hilang maupun tertinggal di tempat tinggal Anda. Jangan lupa, untuk menggunakan kartu cetak ini Anda juga membutuhkan kartu identitas pendukung sebagai syarat validasi dari kartu BPJS Kesehatan yang Anda cetak. Anda bisa melampirkan KK maupun KTP agar tidak terkendala pada proses pendaftaran di faskes.
Baca SelengkapnyaIuran BPJS Kelas 3 Sesuai Peraturan Terbaru
Jobnas.com - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) menjadi salah satu layanan prioritas dari pemerintah kepada seluruh masyarakat Indonesia. Memasuki awal bulan Juli 2022 ini, pemerintah membuat kebijakan baru terkait iuran bpjs kelas 3.
Nominal iuran bpjs kelas 3 2022 tidak akan sama lagi dengan tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya, pemerintah akan melakukan penghapusan terhadap 3 tingkat kelas dalam kualitas layanan kesehatan. Lantas, bagaimana kebijakan baru bpjs akan bekerja?
Pengertian Dasar BPJS dan Fungsinya
Dalam permulaan pembahasan mengenai Iuran bpjs kesehatan 2022, kita perlu menyelesaikan pemahaman mengenai BPJS terlebih dahulu secara singkat. BPJS adalah pihak yang menjamin pengobatan maupun perawatan kesehatan bagi mereka yang terdaftar sebagai anggota.
BPJS pertama berdiri di Indonesia pada tanggal 1 Januari 2014. Pemberlakukan BPJS didasarkan kepada UU Pemerintah nomor 40 mengenai Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN). Adapun penyelenggara program ini adalah PT. Askes Persero.
Setiap masyarakat Indonesia boleh daftar bpjs untuk mendapatkan layanan kesehatan secara gratis di lembaga kesehatan yang sudah terkoneksi dengan BPJS selama menderita gangguan yang sesuai ketentuan berlaku.
Namun sebagai anggota, Anda diwajibkan membayar iuran setiap bulan. BPJS menyediakan tiga jenjang fasilitas kesehatan bagi para anggota dengan jumlah iuran berbeda-beda. Pembagian ini bertujuan agar masyarakat dapat memilih kelas sesuai dengan tingkat ekonomi.
Dalam layanan BPJS, kita mengenal layanan tingkat 1, tingkat 2, dan tingkat 3. Adapun uraian lebih lengkap mengenai masing-masing kelas akan kita bahas dalam sub bab selanjutnya.
Apa Itu BPJS Kelas 3?
Tentunya Anda bertanya-tanya, apa perbedaan bpjs kelas 1, 2, 3? Secara umum, perbedaan tersebut terletak pada jumlah iuran dan fasilitas perawatan kesehatan. Jadi, perbedaan hanya pada fasilitas tambahan saja, penanganan pengobatan tetap sama.
Lebih rinci, berikut penjelasan masing-masing kelas:
1. BPJS tingkat 1
Anggota tingkat 1 membayar iuran per-bulan sebesar Rp150.000. Apabila diperlukan rawat inap, pasien jenjang ini berhak mendapatkan kamar dengan kapasitas kecil yaitu antara 2 sampai 4 orang saja. Jadi, pasien maupun keluarga bisa mendapatkan privasi lebih baik.
Selain keistimewaan tersebut, anggota bpjs tingkat 1 bisa mengakses fasilitas kesehatan yang sama persis dengan anggota kelas 2 maupun 3. Layanan kesehatan gratis tersebut meliputi:
- Konsultasi dengan dokter;
- Pemberian obat Formularium Nasional maupun bukan;
- Tes penunjang seperti radiologi, rontgen, laboratorium, dan sejenisnya;
- Kamar perawatan atau akomodasi;
- Bahan atau alat medis sekali pakai;
- Layanan kesehatan penunjang lainnya.
2. BPJS tingkat 2
Perbedaan fasilitas kesehatan anggota tingkat 1 dan 2 terletak pada kapasitas ruang inap. Anggota tingkat 2 berhak mendapatkan ruangan dengan kapasitas 3-5 orang. Namun, tidak masalah jika pasien ingin upgrade kamar VIP dengan menambah biaya kamar sendiri.
Anggota BPJS tingkat 2 dikenakan iuran sebesar Rp100.000 setiap bulan.
3. BPJS tingkat 3
Jenjang ini merupakan tingkat paling rendah sekaligus paling banyak peminat. Alasannya, tentu saja harga iuran yang jauh lebih terjangkau. Iuran bpjs kelas 3 berapa? Jawabannya adalah Rp35.000 saja setiap bulan.
Pasien BPJS tingkat 3 berhak mendapatkan fasilitas rawat inap kelas 3 yang umumnya berisi 4 sampai 6 pasien. Namun tidak menutup kemungkinan pihak rumah sakit menyediakan ruang kelas 3 dengan jumlah pasien lebih banyak lagi.
Lalu, apakah pasien bpjs kelas 3 bisa upgrade kamar? Pada beberapa kasus, pihak rumah sakit memperbolehkan pasien kelas 3 memilih ruang rawat inap yang lebih tinggi ketika ruang tingkat 3 sedang penuh. Adapun selisih biayanya ditanggung oleh pasien.
Dalam memahami problem kamar kelas 3 penuh, rumah sakit juga bisa merujuk pasien ke rumah sakit lain yang masih menyediakan kamar kelas 3. Namun jika pasien menolak dirujuk, mereka tetap dapat dirawat di rumah sakit pertama sebagai pasien umum.
Berbagai ketentuan fasilitas pasien bpjs kelas 3 ini sekaligus membantah anggapan sebagian orang bahwa bpjs gratis untuk tingkat 3.
Aturan Penghapusan Kelas BPJS 2022
Bulan Juli tahun 2022 mungkin akan menjadi diskusi terakhir mengenai jumlah iuran bpjs kelas 3 terbaru. Pasalnya, pemerintah mulai memberlakukan penghapusan kelas BPJS dan menggantinya dengan istilah Kelas Rawat Inap Standar (KRIS).
Dalam peraturan baru, iuran bpjs tidak akan lagi berdasarkan jenjang kelas yang dipilih sebagaimana iuran bpjs kelas 3 mandiri atau kelas lainnya. BPJS menetapkan jumlah iuran berdasarkan persentase gaji anggota masing-masing.
Jadi, misal sebelumnya si A terdaftar sebagai anggota iuran bpjs kelas 3 tahun 2022, tidak perlu khawatir jumlah biaya akan meningkat melampaui gaji bulanan. Justru, nominal iuran bisa tetap, sedikit lebih tinggi, atau justru lebih rendah dari nilai Rp35.000
Adapun ketentuan yang berkaitan dengan pemberian fasilitas pengobatan dan penanganan pasien tetap sama seperti sebelumnya. Nominal iuran BPJS hanya mempengaruhi kualitas layanan tambahan pasien, bukan penanganan kesehatannya.
Latar Belakang dan Tujuan Aturan Baru BPJS
Peraturan pemerintah agar kelas bpjs dihapus tentu melewati pertimbangan panjang dan berbagai kesepakatan. Adapun asas utama yang menjadi pertimbangan adalah keadilan dan penegakan lebih tinggi terhadap asas gotong royong dalam asuransi.
Sistem kelas sebelumnya masih memungkinkan orang-orang yang sebenarnya mampu justru mengambil layanan tingkat 3. Dengan demikian, pendistribusian dana kesehatan menjadi minim dan kurang memenuhi kebutuhan keseluruhan anggota secara maksimal.
Dengan pemberlakukan jumlah iuran BPJS sesuai gaji, kemungkinan tersebut tidak akan terjadi. Seluruh anggota mendapatkan porsi iuran yang sesuai, adil dan tidak akan memberatkan setiap orang.
Pada dasarnya, aturan besaran iuran BPJS berdasarkan gaji bukanlah hal baru. Sistem ini sebenarnya sudah berlaku pada layanan BPJS ketenagakerjaan yang sudah terkoneksi langsung dengan perusahaan.
Perusahaan secara otomatis menanggung asuransi kesehatan pegawai dan diambil dari nilai 1% upah setiap bulan (yang 4% dibayarkan oleh perusahaan). Peraturan ini sudah mulai diterapkan oleh banyak perusahaan besar di Indonesia sejak beberapa tahun yang lalu.
Sebelum resmi diberlakukan pada bulan Juli, anggota masih tetap dikenakan iuran bpjs kelas 3 saat ini. lembaga BPJS menekankan, mereka yang sudah terdaftar sebagai anggota tidak diperbolehkan memutuskan keanggotaan dengan alasan pergantian besaran iuran.
Mengapa Kami Merekomendasikan BPJS?
Melalui uraian panjang mengenai iuran bpjs kelas 3 di atas, kita dapat menyimpulkan secara tidak langsung mengenai tingginya perhatian pemerintah terhadap jaminan sosial masyarakat. Hal ini terbukti dari berbagai pembaruan peraturan yang selalu meningkat lebih baik.
Baca juga: Cara Membuat BPJS Kesehatan Secara Offline dan Online
Mendaftar jaminan kesehatan merupakan salah satu langkah antisipasi penting terhadap berbagai musibah yang dapat menimpa kapan saja. Terlebih dengan peraturan BPJS yang baru, anggota tentu tidak akan merasa terbebani oleh jumlah iuran yang tinggi. Semoga ulasan ini dapat memberikan pemahaman terkait iuran bpjs kelas 3 yang mungkin akan ditiadakan. Segera daftar diri dan seluruh anggota keluarga menjadi bagian dari asuransi kesehatan terpercaya dari pemerintah melalui layanan BPJS.
Baca SelengkapnyaCara Membuat BPJS Kesehatan Secara Offline dan Online
Jobnas.com - BPJS Kesehatan mengupayakan agar semua masyarakat memperoleh jaminan kesehatan dan perlindungan kesehatan secara optimal. Untuk itu, dianjurkan bagi masyarakat mendaftar BPJS kesehatan ini. lantas, bagaimana sih cara membuat BPJS Kesehatan?
Cara membuat BPJS Kesehatan mudah bisa dilakukan secara offline dengan mendatangi kantor setempat ataupun melalui online. Sementara itu, cara daftar BPJS Kesehatan online dapat dilakukan melalui aplikasi JKN mobile.
Cara Membuat BPJS Kesehatan
Untuk membuat BPJS Kesehatan, maka Anda harus mengikuti beberapa langkah pembuatan terlebih dahulu. Pada artikel ini akan dibahas mengenai persyaratan, cara membuat BPJS Kesehatan, sekaligus lama waktu pembuatan.
1. Persyaratan yang Diperlukan Pada Pembuatan BPJS Kesehatan
Sebelum mengetahui cara membuat BPJS kesehatan, baik cara membuat BPJS Kesehatan online maupun offline. Maka Anda harus mempersiapkan persyaratan yang diperlukan terlebih dahulu. Berikut adalah beberapa persyaratan yang diperlukan untuk pendaftaran.
- Kartu Keluarga (KK);
- Kartu Tanda Penduduk (KTP) maupun identitas lain seperti Paspor;
- Buku tabungan yang masih aktif;
- Pas Foto terbaru 3 x 4
Itulah persyaratan yang diperlukan untuk daftar BPJS online atau offline dimana ketika Anda hendak daftar BPJS kesehatan online, maka Anda bisa mengubahnya menjadi pas foto digital dan dokumen scan digital.
Pada pendaftaran digital, Anda juga memerlukan nomor handphone beserta alamat email yang masih aktif. Hal ini akan dijadikan data yang mendukung pendaftaran akun pada aplikasi JKN Mobile.
Syarat daftar BPJS dapat Anda lengkapi terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk melakukan pendaftaran BPJS kesehatan. Setelah semua lengkap, maka Anda dapat mencoba cara membuat BPJS Kesehatan sesuai tutorial di bawah ini.
2. Cara Pembuatan BPJS Kesehatan secara Offline
Untuk melakukan pendaftaran secara offline atau luring Anda bisa melengkapi persyaratan dan dokumen yang diperlukan dalam pembuatan BPJS Kesehatan. Kemudian, langkah selanjutnya adalah mendatangi kantor BPJS Kesehatan yang terdapat di daerah masing-masing.
Dokumen yang perlu dipersiapkan tersebut dapat berupa fotokopi dari syarat yang telah disebutkan di atas. Nantinya, Anda akan diarahkan oleh petugas kantor BPJS Kesehatan untuk melakukan prosedur selanjutnya untuk mendaftar BPJS Kesehatan.
Begitulah cara membuat BPJS Kesehatan offline. Agar lebih praktis, kini Anda juga bisa melakukan pendaftaran BPJS Kesehatan secara online. Anda dapat menggunakan aplikasi yang diluncurkan secara resmi untuk membantu calon peserta agar menjadi peserta BPJS Kesehatan.
3. Cara Pembuatan BPJS Kesehatan Online
Setelah semua dokumen pendaftaran BPJS Kesehatan dipersiapkan, maka Anda dapat mendaftar BPJS Kesehatan secara online. Aplikasi daftar BPJS Kesehatan yang resmi dikeluarkan oleh pemerintah bisa digunakan yakni JKN Mobile.
Berikut merupakan cara membuat BPJS Kesehatan melalui Aplikasi yang bisa Anda ikuti:
- Unduhlah aplikasi Mobile JKN melalui Google Play Store untuk pengguna Android dan Apps Store untuk pengguna Ios;
- Setelah terunduh, lakukan instalasi pada perangkat ponsel Anda. Buka aplikasi Mobile JKN tersebut kemudian klik Daftar;
- Jika sudah. Pilihlah menu Pendaftaran Peserta Baru;
- Baca dan pahamilah ketentuan pendaftaran yang ditampilkan dengan seksama. Kemudian klik Setuju;
- Lakukan pengisian data seperti memasukkan NIK KTP kemudian melengkapi kode captcha yang muncul. Tak berselang lama, halaman smartphone Anda pun akan memperlihatkan daftar dari data keluarga sekaligus calon peserta BPJS kesehatan;
- Selanjutnya Anda harus mengisi data diri terlebih dahulu. Kemudian klik Selanjutnya;
- Terdapat beberapa pilihan, Anda bisa mulai memilih dimana fasilitas kesehatan atau Faskes yang Anda Inginkan. Pilihlah juga dokter gigi pada pilihan yang muncul;
- Nantinya akan muncul kolom pengisian email. Anda dapat mengisi email aktif yang Anda miliki. Selanjutnya klik Simpan;
- Kode verifikasi kemudian akan dikirimkan pada alamat email yang Anda daftarkan. Bukalah kotak pesan pada email Anda, kemudian carilah kode verifikasi yang baru muncul;
- Salin kode verifikasi yang diberikan oleh Mobile JKN, kemudian tuliskan pada aplikasi Mobile JKN;
- Peserta pun akan memperoleh virtual account yang akan digunakan guna pembayaran premi.
Apabila Anda telah selesai melakukan pendaftaran BPJS Kesehatan secara online, maka Anda harus segera melakukan pembayaran. Jika pembayaran telah terverifikasi, maka Anda pun sudah resmi terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan.
Anda bisa menggunakan kartu digital dan mengaksesnya melalui aplikasi Mobile JKN, atau dapat mencetak kartunya menjadi fisik. Perlu diingat, Anda wajib membawa kartu BPJS Kesehatan tersebut apabila berobat pada fasilitas kesehatan.
4. Cara Membuat BPJS Kesehatan Anak Gratis
Tutorial di atas bisa digunakan untuk pendaftar BPJS dewasa. Lantas, bagaimana pembuatan BPJS Kesehatan anak seperti bayi? Untuk bayi yang dilahirkan oleh ibu kandung dimana terdaftar sebagai PBI JK maka telah ditetapkan sebagai peserta PBI JK juga secara otomatis.
Hal ini sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku. Berikut adalah Cara membuat BPJS Kesehatan anak gratis dimana iuran peserta ditanggung oleh Pemerintah. Anda bisa membuatnya melalui Dinas Kesehatan atau Dinas Sosial.
Berikut syarat serta tata cara pembuatan BPJS gratis bagi bayi yang baru lahir :
- Menunjukkan nomor JKN serta data kependudukan ibu kandung;
- Menunjukkan surat keterangan kelahiran dari tempat kelahiran seperti Bidan, RS, fasilitas kesehatan maupun penolong persalinan;
Sementara itu, jika bayi yang lahir dari anak pertama hingga ketiga didaftarkan setelah bayi tersebut dilahirkan. Maka kepesertaannya bisa langsung aktif dimana mengacu pada status keaktifan orang tua PPU tersebut.
Pendaftaran ini bisa dikumpulkan kolektif melalui Instansi atau Badan Usaha yang mendaftarkan peserta PPU. Nantinya, peserta tersebut akan menjadi peserta BPJS Kesehatan. Syarat dan cara pendaftarannya hampir sama.
Hanya saja ditambahkan bayi yang baru lahir telah berusia lebih dari 3 bulan. Kemudian bayi tersebut juga wajib memiliki NIK yang sudah terdaftar pada Dukcapil.
5. Lama Pembuatan Kartu BPJS Kesehatan
Bagi Anda yang penasaran berapa lama kartu BPJS kesehatan bisa jadi dan siap digunakan. Maka hal ini bisa diketahui berdasarkan Peraturan No 4 Tahun 2014 mengenai Tata Cara Pendaftaran dan Pembayaran Peserta Perorangan.
Pada peraturan tersebut ditetapkan bahwa kartu BPJS Kesehatan atau lama Pembuatan BPJS Kesehatan adalah 7 hari setelah pendaftaran berhasil. Ketika kartu baru tersebut aktif pada hari ke delapan. Biaya perawatan pada 7 hari sebelumnya harus ditanggung pribadi.
Baca juga: Cek Bantuan BPJS, Cara dan Persyaratannya
Ketika Anda mengalami kendala dalam pembuatan secara online, Anda bisa menghubungi pihak BPJS Kesehatan. Nomor yang dihubungi yakni 165. Anda pun bisa menghubungi layanan PANDAWA dimana beroperasi pada pukul 08.00 -15.00 hari Senin hingga Jumat.
Dapat juga menyampaikan kendala melalui layanan Telegram yakni https://t.me/Chika_BPJSKesehatan_bot. Demikianlah, pembahasan mengenai cara membuat BPJS Kesehatan. Anda bisa menyiapkan persyaratan dokumen terlebih dahulu sebelum mendaftar BPJS Kesehatan. Semoga cara yang disampaikan di atas dapat membantu Anda. Selamat mencoba!
Baca SelengkapnyaCek Bantuan BPJS, Cara dan Persyaratannya
Jobnas.com - Ada beberapa sistem bantuan yang dikucurkan pemerintah terutama bantuan BPJS. Untuk cek bantuan BPJS ini dapat dilakukan dengan cara tertentu dan dilakukan secara online.
Untuk sekarang ini Bantuan Subsidi Upah atau (BSU) dapat cek di BSU BPJS ketenagakerjaan go id dengan kriteria tertentu untuk gaji di bawah 3,5 juta rupiah. Dana akan langsung ditransfer melalui BPJS ketenagakerjaan dan disalurkan ke yang bersangkutan.
Syarat Mendapatkan BSU Bantuan BPJS
Jumlah dari bantuan ini adalah 1 juta rupiah untuk setiap yang berhak menerimanya. Target penerima sebesar 8,8 juta pekerja dengan dana yang dikucurkan sebesar 8,8 triliun rupiah. Jika memang sudah terdaftar bagi penerima dana BSU maka tinggal menunggu uang diterima.
Ada pula yang bertanya kapan cair bantuan yang penting ini. Namun, ada saja yang masih bingung bagaimana cara untuk cek bantuan BPJS.
Apakah ada pemberitahuan atau bagaimana cara yang tepat. Dengan mengetahui cara cek, maka akan meminimalisir jika mendapatkan bantuan tapi yang bersangkutan tidak mengetahui.
Untuk itu perlu dilakukan pengecekan agar tidak terlambat mengetahuinya. Ada sebagian yang heran juga kenapa bisa mendapatkan bantuan BPJS ini. Untuk yang penasaran, ada syarat khusus bagi penerima bantuan.
Syarat tersebut adaah:
1. Warga Negara Indonesia
Syarat utama dan pertama adalah sebagai Warga Negara Indonesia atau WNI. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya identitas KTP dan keberadaan NIK.
2. Peserta Aktif BPJS
Syarat berikutnya adalah peserta merupakan pekerja yang aktif dalam program BPJS ketenagakerjaan.
3. Upah di Bawah 3,5 Juta
Gaji bagi yang ingin terdaftar dalam BSU adalah gaji masih di bawah 3,5 juta rupiah tiap bulannya. Adapun apabila di tempat yang bersangkutan Upah Minimal Regional lebih dari 3,5 juta rupiah maka akan dibulatkan ke tingkat ratusan upah tersebut.
4. Wilayah Kerja
Sesuai peraturan yang ada maka pekerja berada dan bekerja di wilayah tertentu untuk PPKM level 3 dan 4.
5. Sektor Kerja
Adapun yang diutamakan apabila bekerja di sektor tertentu, misalnya saja:
- Industri barang konsumsi
- Transportasi
- Aneka industri
- Properti
- Real estate
- Perdagangan
- Jasa
Ada beda BPJS ketenagakerjaan BLT dan perkecualian yaitu di bidang pendidikan serta kesehatan. Semuanya tetap disesuaikan dengan klasifikasi data bidang sektoral.
Setelah itu data calon penerima bantuan akan didaftarkan melalui Kemnaker. Untuk dilakukan pengecekan lebih lanjut akan validasi data yang dibutuhkan. Dengan cek bantuan BPJS tersebut maka akan lebih jelas apakah akan lolos untuk mendapatkan bantuan pemerintah.
Cara Cek untuk Bantuan BPJS Melalui Kemnaker
Pemerintah memberikan bantuan untuk pekerja yang memang benar-benar membutuhkan. Untuk itu data yang diberikan akan dilakukan cek untuk kroscek agar benar dan sesuai. Jika penasaran apakah akan menerima bantuan atau tidak, dapat melalui situs Kemnaker.
Bantuan dapat diketahui dengan cara cek bantuan BPJS melalui situs resmi dari Kemnaker. Untuk tahapan prosesnya dapat dilakukan dengan cara mudah berikut ini.
1. Masuk Situs Resmi
Cara daftar pertama kali masuk dalam situs resmi Kemnaker yaitu ke kemnaker.go.id. Sebelumnya pastikan koneksi internet lancar dan stabil sehingga proses dapat dilakukan dengan lengkap hingga selesai.
2. Mendaftar
Apabila belum memiliki akun di sana, lanjutkan dengan melakukan pendaftaran. Pendaftaran mudah dilakukan hanya dalam beberapa tahap dan cepat melengkapi pendaftaran akun.
Jika telah berhasil akan muncul kode OTP dalam nomor HP yang tadi disertakan. Masukkan nomor tersebut ke tempat yang telah ditentukan untuk langkah selanjutnya.
3. Login
Untuk cek BSU BPJS 2022 perlu melakukan login jika telah melakukan pendaftaran.
4. Melengkapi Data Diri
Di sini peserta diminta untuk melengkapi data diri secara lengkap dan benar. Data yang dibutuhkan antara lain mengunggah foto profil terbaru, nama, status pernikahan dan data lainnya.
5. Cek Notifikasi
Apabila data telah dilengkapi akan muncul notifikasi yang memberitahukan apakah termasuk dalam penerima bantuan atau tidak. Dengan demikian akan lebih jelas tahu sebagai penerima untuk BPJS ketenagakerjaan atau tidak.
Mudah dan praktis untuk mengetahui cara cek bantuan BPJS ketenagakerjaan. Dengan demikian tentu calon penerima bantuan lebih tenang dan lega karena sudah dapat memastikannya dengan cek langsung.
Disamping cara tersebut ada pula cara lain untuk melakukan pengecekan. Adapun yang kedua dengan menggunakan KTP. Caranya tak kalah mudah dari langkah di atas.
Cara Cek Menggunakan KTP
Jika ingin mengetahui bantuan BPJS ketenagakerjaan dengan cara lainnya, dapat menggunakan cara lain yaitu dengan KTP. Tentunya dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan atau NIK yang tertera di KTP.
Adapun langkah-langkah yang perlu dilakukan seperti berikut ini:
1. Kunjungi Situs Resmi
Langkah pertama dengan masuk go id laman situs resminya yaitu bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id. Situs dapat dicari dengan ketik web langsung atau melalui mesin pencarian Google. Selain itu pastikan juga kondisi internet lancar dan stabil.
2. Daftar
Jika telah menemukan situs resminya, untuk cek bantuan BPJS selanjutnya melakukan pendaftaran. Tentunya untuk yang belum memiliki akun dalam situs resmi tersebut. Dokumen yang dibutuhkan:
- Nama lengkap
- NIK
- Nama ibu kandung
Kemudian lanjutkan dengan mengisi data secara lengkap dalam melakukan pendaftaran.
3. Cek Kode OTP
Kode OTP akan diberikan setelah data diisi lengkap dan melanjutkan sesuai arahan dalam situs tersebut. Maka akan diberikan kode OTP yang muncul di HP yang tadi digunakan mendaftarkan diri.
OTP sendiri berguna dalam aktivasi dari akun yang baru saja dibuat. Dengan mengaktifkannya maka baru dapat masuk ke akun tersebut.
4. Login
Langkah cek bantuan BPJS selanjutnya login ke akun yang baru saja dibuat. Di sini diminta untuk melengkapi data dan lakukan sesuai data yang sebenarnya.
5. Melengkapi Data
Data perlu diisi dengan benar termasuk status pernikahan dan tipe lokasi yang bersangkutan.
6. Cek Penerima Bantuan atau Tidak
Di langkah terakhir ini akan muncul pemberitahuan apakah termasuk penerima dana BPJS atau tidak. Jika menjadi penerima maka akan ada centang hijau sebagai penerima BSU Jika tidak maka akan ada pemberitahun tidak terdaftar di BSU 2022.
Cara di atas tidak begitu rumit dan kedua cara hampir sama. Hanya situs resminya yang berbeda tapi secara keseluruhan caranya mirip. Mana yang paling praktis coba saja untuk melakukan cek apakah menerima bantuan atau tidak.
Baca juga: Cara Naik Kelas BPJS dan Persyaratannya
Setiap bantuan yang akan dikucurkan tentu melalui syarat dan dokumentasi lengkap. Selain itu dibutuhkan cara mendaftar atau memang didaftarkan oleh instansi terkait.
Sedangkan BSU BPJS kapan cair masing-masing berbeda waktunya. Untuk itu perlu mencari informasi lebih lanjut melalui situs resmi atau internet. Diharapkan bantuan ini berguna saat masa sulit akibat berbagai hal yang masih berlangsung.Dengan mengetahui secara rinci apakah menerima bantuan atau tidak maka akan lebih lega. Cara cek bantuan BPJS tidak sulit dan dapat dilakukan siapa saja. Semuanya dilakukan secara online sehingga hanya butuh sedikit waktu untuk pengecekannya.
Baca SelengkapnyaCara Naik Kelas BPJS dan Persyaratannya
Jobnas.com - Ada kalanya peserta BPJS ingin menaikkan layanan medis untuk dengan alasan kenyamanan. Cara naik kelas BPJS ini ada aturan dan syarat yang harus dipenuhi. Apa syarat dan ketentuannya tidak semua peserta mengatasinya secara lengkap.
Agar tahu berapa kisaran biaya tambahan atau yang terkait dengan hal tersebut tahun 2022 ini, perlu informasi yang detail. Apabila telah mengetahuinya maka akan dengan mudah menyiapkan dokumen dan dana yang dibutuhkan.
Mengetahui Biaya Untuk Naik Kelas BPJS
Hal utama cara naik kelas BPJS adalah besaran biaya yang dibutuhkan untuk naik kelas tersebut. Dengan mengetahui biayanya akan lebih mudah menentukan akan jadi naik kelas atau tidak. Jangan sampai ingin naik kelas tapi belum mencari informasi yang jelas.
Ada kalanya saat naik kelas BPJS 2022 peserta tidak tahu biaya tambahan yang dibutuhkan. Tentu saja hal tersebut akan merepotkan di kemudian hari. Mengetahui secara lengkap dan detail akan membuat peserta tidak kebingungan memutuskan akan benar-benar naik kelas.
Misalnya saja ketika menjalani rawat inap dan ingin naik kelas, dibutuhkan syarat dan ketentuan yang berlaku. Adapun biaya yang dibutuhkan untuk jenjang naik kelas dapat dilihat lengkap di bawah ini.
1. Rawat Inap dari Kelas 3 Naik ke Kelas 2 BPJS
Guna peningkatan pelayanan peserta sendiri ada perhitungan biaya ketika memutuskan naik kelas. Dalam hal ini khusus biaya saat rawat inap dari layanan kelas 3 naik ke fasilitas layanan kelas 2 mana perlu membayar selisih biaya.
Perhitungan selisih biaya berupa tarif INA-CBG pada kelas yang lebih tinggi dengan tarif INA-CBG yang sesuai hak peserta. Dengan demikian ada tambah biaya sesuai dari hak peserta yang bersangkutan.
2. Jika Layanan Naik Perawatan Kelas 1
Selain itu cara naik kelas BPJS agar pelayanan fasilitas makin optimal ada kalanya peserta BPJS ingin naik ke jenjang lebih tinggi yaitu kelas 1. Maka peserta perlu membayar selisih biaya paling besar 75% dari tarif INA-CBG kelas 1.
Dengan mengetahui besaran biaya yang dibutuhkan saat rawat inap dan untuk naik kelas dapat menentukan akan naik kelas atau tidak. Jika sekiranya memang ingin naik kelas dapat melakukan dengan beberapa cara dengan mudah.
Cara Naik Kelas untuk BPJS Kesehatan
Terdapat beberapa cara ketika ingin melakukan naik kelas BPJS ini. Tidak sulit dan dapat dilakukan secara online 2021 atau 2022 sama saja melalui aplikasinya secara langsung. Agar tidak bingung dan lebih jelas dapat cek caranya sebagai berikut:
1. Melalui Aplikasi Resmi JKN
Langkah pertama naik kelas BPJS online 2021 melalui aplikasi resmi dari JKN yaitu Mobile JKN. Aplikasi ini memiliki fitur lengkap dan mudah dipahami oleh peserta dan merupakan aplikasi yang dapat diunduh secara gratis melalui Play Store atau App Store.
Caranya dengan mengunduh aplikasinya terlebih dahulu, kemudian membuat akun. Jika sudah memiliki akun dapat langsung masuk ke Mobile JKN dan dan pilih menu ubah data peserta. Kemudian langsung masukkan perubahan kelas yang diinginkan.
2. Ubah Melalui MCS
MCS adalah singkatan dari Mobile Customer Service dan mengunjunginya lalu isi FDIP. Dengan demikian perlu menunggu hingga antrian tiba untuk melakukan pengubahan kelas layanan BPJS.
3. Melalui Care Center
Langkah ketiga cara naik kelas BPJS dapat melalui care center resmi BPJS kesehatan di nomor 1500-400. Peserta tinggal menghubungi via telepon dan menginformasikan keinginan untuk naik kelas layanan. Dengan begitu data akan diubah oleh petugasnya.
4. Melalui Pelayanan Publik
Cara yang keempat melalui mal pelayanan publik dengan memberitahukan keinginan peserta untuk naik kelas.
5. Langsung Datang ke Kantor Cabang
Cara berikutnya yang paling mudah dengan langsung datang ke kantor cabang atau pusat setempat. Peserta tinggal datang dan menemui petugas untuk memberitahukan keinginan naik kelas. Petugas akan melakukan perubahan data agar sesuai keinginan peserta.
Syarat Naik Kelas dalam BPJS
Setelah mengetahui cara naik kelas BPJS kesehatan online dan tidak dengan 5 hal di atas peserta perlu mengetahui juga syarat sebelum naik kelas. Sebaiknya cek dulu syaratnya sebelum melakukan naik kelas sesuai keinginan.
Dengan naik kelas artinya ada beberapa perubahan khususnya biaya iuran dan dokumen yang diperlukan. Dokumen ini berguna untuk kelengkapan data jika ingin mengubah kenaikan kelas fasilitas layanan secara permanen.
Untuk lebih mudahnya dapat melakukan cek dan informasi lengkap berikut ini.
1. Hanya Berlaku Kelas 2 dan 3
Tak banyak yang tahu jika naik kelas BPJS hanya untuk kelas 2 dan 3 saja. Sedangkan kelas 3 pindah 1 tidak diperbolehkan karena dianggap pemerintah dalam pra sejahtera.
2. Hanya Naik Satu Tingkat
Cara pindah kelas BPJS gratis hanya dapat dilakukan naik satu tingkat lebih tinggi. Kelas ini dari hak peserta dan hanya diperbolehkan naik satu tingkat saja.
3. Membayar Selisih Biaya
Ketika harus melakukan perawatan maka peserta diwajibkan membayar selisih biayanya. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya selisih biaya ini misalnya untuk kelas 2 naik kelas 1. Artinya harus membayar selisih biaya sesuai aturan yang berlaku
Selain itu cara naik kelas BPJS untuk rawat jalan juga dilakukan penambahan biaya yaitu selisih biaya. Tergantung dari fasilitas yang didapatkan.
4. Tidak Berlaku untuk Peserta yang Dibayarkan Pemerintah
Jika peserta PBI gratis dan dibayarkan pemerintah, Pemda dan PPU yang terkena PHK, maka tidak berlaku. Ketidakberlakuan ini termasuk untuk keluarganya.
5. Syarat Naik BPJS
Ada peserta yang ingin naik kelas secara permanen apa bisa langsung tapi perlu mengubah data di BPJS kesehatan. Hal ini dapat pula dilakukan setelah memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku dan telah ditetapkan BPJS.
Adapun syaratnya adalah dengan menyiapkan dokumen perubahan faskes, yaitu:
- KTP
- Kartu Keluarga
- Kartu BPJS Kesehatan
- Mengisi formulir perubahan data dan formulir ini ditandatangani di atas materai
Sebelumnya telah wajib lunas untuk iuran BPJS selama 12 bulan atau satu tahun dan menjadi peserta aktif. Jadi naik kelas BPJS apa langsung bisa digunakan dapat dilihat kepesertaan aktif terlebih dahulu.
Dengan memenuhi syarat dan ketentuan cara naik kelas BPJS tersebut maka peserta dapat naik jenjang satu tingkat lebih tinggi.
Pelayanan kesehatan memang membutuhkan yang paling nyaman, maka tak heran jika ingin naik kelas pelayanan BPJS. Namun, perlu dipahami syarat dan ketentuannya agar tetap lancar di kemudian hari.
Baca juga: Iuran BPJS Ketenagakerjaan Berdasarkan 5 Programnya
Jika ada yang bertanya berapa lama proses naik kelas BPJS, dengan memenuhi syarat yang ditetapkan BPJS maka naik kelas dapat dilakukan dengan cepat. Tentu saja jika peserta telah aktif terdaftar sebagai peserta minimal 12 bulan baru dapat mengajukan naik kelas ini. Itulah penjelasan mengenai cara naik kelas BPJS yang perlu Anda pahami. Selamat mencoba dan semoga berhasil!
Baca SelengkapnyaIuran BPJS Ketenagakerjaan Berdasarkan 5 Programnya
Jobnas.com - Besaran iuran BPJS ketenagakerjaan menjadi informasi yang sangat banyak dicari oleh para pekerja di Indonesia. Terlebih lagi bagi para tulang punggung keluarga, jaminan penghasilan menjadi keharusan mutlak agar kebutuhan hidup tetap tercukupi di saat-saat tidak terduga.
Daftar BPJS ketenagakerjaan adalah solusi yang bisa Anda percaya untuk menjamin kesejahteraan keluarga. Layanan resmi dari pemerintah ini menyediakan banyak layanan untuk setiap anggotanya yang mengalami kendala pekerjaan.
Mengenal Lebih Jauh Seputar BPJS Ketenagakerjaan
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan sebenarnya merupakan lembaga pengganti Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek). Tidak heran apabila banyak orang menyebut BPJS Ketenagakerjaan dengan istilah BP Jamsostek.
Berdasarkan UU no. 40 tahun 2004 mengenai Sistem Jaminan Sosial Nasional, seluruh anggota yang sudah membayar iuran BPJS ketenagakerjaan per-bulan berhak mendapatkan perlindungan atas resiko atau kendala pekerjaan yang tidak terencana.
Adapun perbedaan BPJS ketenagakerjaan dengan Jamsostek (yang terdahulu) terletak pada payung hukum yang menaungi. BPJS dipertanggungjawabkan langsung kepada presiden, sedangkan Jamsostek tidak.
Di tahun 2022, pemerintah semakin gencar mewajibkan seluruh tenaga kerja di Indonesia untuk mendapatkan jaminan sosial atas pekerjaan. Dengan semangat gotong royong, BPJS ketenagakerjaan menjanjikan meningkatnya kemakmuran masyarakat Indonesia menyeluruh.
Sebelum mendaftar, Anda perlu mengetahui jaminan serta peraturan BPJS ketenagakerjaan yang berlaku. Pengetahuan ini dapat menjadi salah satu pertimbangan mengapa Anda perlu mendaftar layanan tersebut.
5 Jenis Jaminan dalam Layanan BPJS Ketenagakerjaan
BPJS ketenagakerjaan bekerja melindungi serta mengembangkan dana peserta untuk dikembalikan kembali ketika diperlukan. Peserta dapat mengajukan klaim asuransi ketika sudah memenuhi ketentuan pencairan.
Memasuki sistem iuran BPJS ketenagakerjaan 2022, pemerintah meresmikan satu jaminan baru bagi anggota. Kini, BPJS Ketenagakerjaan menyediakan 5 jaminan bagi para tenaga kerja terdaftar sebagai berikut:
1. Jaminan Hari Tua (JHT)
Program ini menjamin peserta mendapatkan dana asuransi ketika memenuhi kriteria berikut:
- Sudah mencapai masa pensiun (usia 56 tahun);
- Masa menganggur setelah mengundurkan diri dari tempat bekerja sebelumnya;
- Mengalami cacat parah sehingga tidak memungkinkan melanjutkan pekerjaan;
- Mengalami Pemberhentian Hubungan Kerja (PHK) dan belum mendapatkan pekerjaan baru;
- Pindah domisili ke luar negeri untuk selamanya;
- Meninggal dunia.
Asuransi JHT bisa diambil dan diserahkan secara langsung kepada peserta maupun ahli warisnya. Dana asuransi merupakan kumpulan iuran selama menjadi anggota ditambah besar bunga BPJS ketenagakerjaan yang berhasil didapatkan.
2. Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)
Jaminan asuransi bagi anggota yang mengalami kecelakaan di tempat kerja sehingga membutuhkan penanganan hingga perawatan medis. Asuransi ini juga berlaku bagi anggota yang menderita sakit sebab dampak radiasi maupun lingkungan kerja kurang sehat.
Peserta program ini berhak mendapatkan gratis perawatan medis sampai sembuh, santunan cacat sebesar 56x gaji atau santunan meninggal sebesar 48x upah. Selain itu, masih ada beberapa asuransi lain yang memastikan anggota bisa kembali bekerja seperti semula.
3. Jaminan Kematian (JKM)
Asuransi ini diberikan kepada ahli waris apabila anggota meninggal dunia karena penyebab umum, bukan karena pekerjaan maupun di tempat kerja. Jaminan meliputi santunan kematian, biaya pemakaman sebesar Rp10.000.000. dan santunan berkala sejumlah Rp12.000.000
Tersedia pula beasiswa untuk 2 anak peserta yang ditinggalkan. Apabila anak tersebut belum memasuki usia sekolah, asuransi akan diberikan ketika anak mulai masuk tingkat Taman Kanak-Kanak.
4. Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP)
Jaminan ini diberikan kepada pegawai yang mengalami PHK dan sudah membayar iuran BPJS ketenagakerjaan perusahaan minimal 6 bulan berturut-turut. Asuransi ini bertujuan membantu anggota ter-PHK agar tetap dapat memenuhi kebutuhan dasar hidup seperti makanan.
5. Jaminan Pensiun (JP)
Jaminan Pensiun bertujuan melindungi para anggota yang berhenti bekerja maupun berkurang penghasilannya akibat usia senja. Dana pensiun akan didapatkan anggota hingga meninggal dunia. Adapun dana cacat bisa didapatkan sampai meninggal dunia.
Berapa Besar Iuran BPJS Ketenagakerjaan?
Sebagaimana dilansir dari laman resmi BPJS Ketenagakerjaan, angka iuran rutin anggota adalah berbeda-beda untuk setiap program. Nilainya dibedakan berdasarkan status anggota, sebagai pekerja penerima upah, bukan penerima upah, atau pekerja migran.
Berikut rinciannya secara lengkap:
1. Iuran Pekerja Penerima Upah
Bagi program JHT, pekerja penerima upah wajib membayar iuran sebesar 5,7% dari upah. Lalu, berapa persen gaji karyawan dipotong untuk BPJS ketenagakerjaan? Pembagiannya, 3,7% biaya asuransi wajib dibayarkan perusahaan sedangkan 2% dari tenaga kerja.
Nilai 2% yang ditanggung oleh pekerja sendiri diambilkan secara otomatis dari gaji yang pegawai terima setiap tanggal 1. Sebab ditanggung oleh pihak perusahaan dan pegawai sendiri, pekerja penerima upah berhak mendapatkan seluruh 5 jaminan asuransi ketenagakerjaan.
Pemerintah akan mengenakan sanksi bagi perusahaan yang tidak mendaftarkan jaminan ketenagakerjaan bagi pegawainya sesuai peraturan Pasal 17 UU nomor 24 tahun 2011 mengenai pengabaian terhadap layanan publik.
2. Iuran Pekerja Bukan Penerima Upah
Pekerja bukan penerima upah adalah mereka yang mendapatkan penghasilan dari wirausaha maupun usaha mandiri. Dokter, ojek, pedagang online, atau pemilik lahan masuk dalam kategori bukan penerima upah atau bpu.
Dengan demikian, iuran BPJS ketenagakerjaan bukan penerima upah dibayar secara penuh oleh pekerja sendiri sebesar 2% dari penghasilan per-bulan. Dengan rutin membayar iuran BPJS ketenagakerjaan bpu, anggota berhak mendapatkan jaminan JKK, JK, dan JHT.
3. Iuran Pekerja Migran
Adapun klasifikasi keanggotaan terakhir dalam BPJS Ketenagakerjaan adalah pekerja migran. Mereka adalah para pekerja asing yang menjalani pekerjaan di Indonesia minimal 6 bulan. Tentu saja, cara menghitung BPJS ketenagakerjaan program JHT berbeda dengan kelas lainnya.
Besaran iuran JHT bagi para peserta migran sebesar Rp50.000 hingga Rp600.000 per-bulan. Adapun fasilitas dan jaminan ketenagakerjaan yang mereka dapatkan sama dengan bpu yaitu JKK, JK, dan JHT.
Cara Iuran BPJS Ketenagakerjaan Online
Seiring perkembangan sistem keuangan digital, kini peserta BPJS ketenagakerjaan dapat membayar iuran secara online maupun offline. Bagi Anda yang memiliki kegiatan padat, tentu beberapa media pembayaran jarak jauh berikut ini sangat membantu:
- ATM, CMS atau Internet Banking Bank Mandiri;
- ATM, CMS atau Internet Banking Bank BRI;
- ATM, CMS atau Internet Banking Bank BNI;
- Teller dan BCA Bisnis Bank BCA;
- Teller dan ATM Bank BTN;
- Teller dan ATM Bank BJB;
- Teller Bank CIMB Niaga;
- Teller Bank DKI;
- Dan Teller Bank Muamalat.
Untuk melakukan pembayaran, peserta wajib menunjukkan kode iuran yang tertera dalam website www.BPJSketenagakerjaan.go.id bisa juga melalui SIPP BPJS ketenagakerjaan online. Kode ini bisa Anda dapatkan setelah melakukan pendaftaran.
Baca juga: Call Center & Nomor Telepon BPJS Ketenagakerjaan Terbaru
Adapun untuk cek BPJS ketenagakerjaan dalam hal keanggotaan maupun cek saldo BPJS ketenagakerjaan, peserta bisa langsung mengunjungi situs BPJStku. Syaratnya, Anda harus melakukan login BPJS ketenagakerjaan dahulu menggunakan akun pendaftaran. Demikian penjelasan lengkap seputar iuran BPJS ketenagakerjaan yang merupakan program prioritas pemerintah untuk meminimalisir dampak kecelakaan kerja. Tidak peduli jenis pekerjaannya, sebagai penduduk Indonesia Anda berhak mendaftarkan diri.
Baca SelengkapnyaCall Center & Nomor Telepon BPJS Ketenagakerjaan Terbaru
Jobnas.com - Nomor telepon BPJS ketenagakerjaan penting diketahui jika suatu hari mengalami kendala tentang berbagai hal terkait BPJS. Sepertinya sepele, tapi banyak pula yang tidak tahu berapa nomor telepon penting ini.
Bagi yang belum tahu layanan telepon BPJS, perlu mencari informasi yang lengkap dan jelas. Tentunya memilih yang dapat dipercaya sehingga tidak salah nomornya. Berapa nomor penting yang harus disimpan untuk keperluan BPJS ini, cek dalam artikel lengkap.
Pentingnya Nomor Telepon BPJS
Seberapa penting nomor telepon sebuah instansi atau perusahaan tergantung dari kebutuhan masing-masing. Apabila bernaung dalam sebuah perusahaan atau instansi tentunya penting menyimpan nomor telepon BPJS ketenagakerjaan online atau perusahaan terkait pekerjaan.
Akan tetapi, kesehatan menjadi poin utama dalam hal apapun karena dengan sehat maka dapat melakukan banyak hal. Untuk itu pentingnya nomor telepon BPJS ketenagakerjaan, terkait urusan kesehatan, medis atau pencairan Jaminan Hari Tua (JHT)
Call center atau nomor telepon yang dapat dihubungi dalam sebuah instansi atau perusahaan merupakan layanan khusus. Layanan ini disediakan di setiap organisasi, perusahaan atau institusi tertentu untuk merespon dari banyak anggota atau mitranya.
Adapun respon saat telepon ke nomor telepon BPJS ketenagakerjaan ini dapat berupa:
- Menjawab pertanyaan dari banyak kalangan.
- Menanggapi mitra atau klien.
- Menjawab komplain dari pelanggan.
- Menjadi informan utama saat ada pertanyaan terkait informasi yang belum dipahami pelanggan.
- Menjawab kendala yang dialami pelanggan terkait pelayanan produk dan penggunaan.
Dengan adanya call center atau nomor telepon yang selalu siap sedia dihubungi maka pelanggan lebih cepat akses online apapun yang dibutuhkan. Segala pertanyaan yang kurang jelas dan kendalanya bisa ditanyakan secara langsung.
Tak heran Nomor telepon BPJS ketenagakerjaan menjadi sangat penting bagi peserta BPJS ketenagakerjaan saat membutuhkan sesuatu bisa langsung menghubungi. Tidak perlu login aplikasi, datang ke kantor cabang yang mungkin memerlukan waktu dan tambahan transport.
Nomor Telepon atau Call Center BPJS
Seperti halnya sebuah instansi yang penting untuk banyak pelanggannya, BPJS ketenagakerjaan memiliki nomor telepon penting. Untuk itu BPJS memiliki nomor layanan pelanggan hanya dengan 3 digit angka yaitu 175.
Layanan masyarakat 175 tanya BPJSTK atau BPJS ketenagakerjaan akan lebih memudahkan ketika peserta menanyakan sesuatu. Jika ditanya apakah call center BPJS ketenagakerjaan bebas pulsa adalah tidak, karena tetap dengan pulsa pribadi.
Adapun manfaat dan beberapa hal yang perlu diketahui terkait nomor ini adalah:
1. Mudah Diingat
Nomor telepon BPJS ketenagakerjaan mudah diingat dan sepertinya tak perlu mencatatnya karena mudah dihafal. Hanya dengan 3 digit angka yaitu 175.
2. Informasi Up to Date
Call center membantu peserta mengetahui program dari BPJS ketenagakerjaan terbaru. Dengan demikian peserta tidak akan ketinggalan informasi apapun terkait BPJS.
3. Menjawab Solusi
Manfaat berikutnya adalah mampu menjawab solusi atas kendala yang dihadapi. Misalnya:
- Bagaimana cara pencairan Jaminan Hari Tua (JHT)
- Dapat menanyakan syarat dan prosedur saat akan mengurus klaim JHT.
- Dapat menanyakan nomor BPJS yang lupa, hilang atau bingung tidak tahu caranya dan masih banyak lagi.
4. Dapat Menanyakan Iuran BPJS
Melalui telepon 175 peserta dapat menanyakan iuran yang harus dibayarkan. Jika ada denda atau tunggakan dapat pula menanyakan secara langsung. Dari iuran secara rutin ini maka peserta BPJS akan mendapatkan manfaat lainnya.
- Jaminan kematian
- Jaminan kecelakaan kerja
- Jaminan Hari Tua (JHT)
- Jaminan pensiun
5. Cek Saldo
Tak kalah menariknya adanya nomor telepon BPJS ketenagakerjaan akan memudahkan peserta ketika ingin menanyakan saldo yang dimiliki selama bekerja. Dari sini dapat ditanyakan berapa jumlahnya secara lengkap. Cek saldo dapat dilakukan melalui aplikasi dan situs resmi BPJS.
6. Pelayanan Tidak 24 Jam
Ada yang bertanya call center BPJS ketenagakerjaan 24 jam apakah buka terus dan jawabannya tidak. Perlu diketahui jika nomor ini tidak melayani selama 24 jam penuh.
Akan tetapi, buka pada pukul 6 pagi hingga pukul 10 malam. Selain itu tentunya tidak ada petugas yang menjawab telepon.
7. Layanan Cepat
Bagi peserta BPJS ketenagakerjaan yang kurang update teknologi layanan ini sangat praktis dan membantu. Hanya tinggal menelepon maka apa masalah yang dihadapi dapat ditanyakan secara langsung.
8. Efektif
Adanya layanan yang praktis dan efektif tidak membutuhkan dana berlebih. Hanya membutuhkan pulsa saja dan lebih nyaman daripada harus menuju kantor cabang karena kendala tertentu.
9. Pastikan Pulsa Mencukupi
Sebelum melakukan telepon ke nomor telepon BPJS ketenagakerjaan pastikan pulsa yang dimiliki mencukupi karena layanan ini tidak gratis. Jika ada yang bertanya call center BPJS ketenagakerjaan 175 apakah gratis jawabannya adalah tidak bebas pulsa.
Perlu pulsa mencukupi supaya saat telepon lancar dan tidak putus di tengah jalan. Jika peserta menelepon bukan lewat HP dan dari telepon rumah maka akan dikenakan tarif lokal.
Call center sangat memudahkan peserta ketika mengalami kendala apapun. Selain itu dapat digunakan untuk keperluan lain dengan lebih efisien waktu, tenaga dan dana.
WhatsApp BPJS Ketenagakerjaan Untuk Pekerja Migran
Kadang, saat telepon ke call center bpjs ketenagakerjaan yaitu 175 apakah ada kendala kendala dari peserta khususnya tenaga migran. Baik karena sinyal buruk, keterbatasan pulsa atau hal lainnya.
Jika mengalami hal demikian ada nomor WhatsApp BPJS yang dapat dihubungi. Mungkin saja dengan WhatsApp akan lebih stabil koneksinya.
Nomor WA BPJS ini khusus untuk pengaduan atau informasi bagi pekerja migran atau Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Telepon WhatsApp tersebut adalah +62 811 911 5910.
Email BPJS
Zaman digital memang memudahkan semuanya begitu juga ketika ingin mendapatkan berbagai informasi. Apabila dengan call center dan WA dirasa kurang nyaman, dapat menanyakan berbagai informasi lewat email.
Email BPJS resmi adalah care@bpjsketenagakerjaan.go.id. Peserta dapat menanyakan berbagai informasi langsung ke email tersebut.
Media Sosial
Adapun cara selain Nomor telepon BPJS ketenagakerjaan dapat digunakan melalui media sosial. Media sosial lebih praktis karena caranya dengan menulis pertanyaan di komentar. Sedangkan untuk data yang dibutuhkan dapat melalui pesan di media sosial tersebut.
1. Facebook
Akun resminya adalah FB BPJSTKU @BPJSTKinfo. Pertanyaan dapat langsung melalui inbox. Di sini biasanya akan ditanyakan data baik nama lengkap, nomor peserta, nama ibu kandung hingga NIK dari KTP.
2. Twitter
Akun Twitter resmi BPJS ketenagakerjaan adalah @BPJSTKinfo. Seperti halnya Facebok pertanyaan dapat dilakukan melalui pesan Twitter. Setelah itu akan diminta data lengkap tentang nomor kepesertaan, nama lengkap dan NIK serta nama ibu kandung.
Baca juga: Cek Status BPJS Kesehatan Paling Mudah
Mengetahui nomor telepon BPJS sangat penting di waktu genting. Perlu untuk menyimpannya jika sewaktu-waktu dibutuhkan. Jika tidak memungkinkan menghubungi call center, dapat melalui media sosial, WA atau email. Semuanya praktis dan mudah dilakukan karena efisien waktu dan tenaga. Dengan mengetahui nomor telepon BPJS ketenagakerjaan jika ada kendala yang terjadi dapat segera menghubungi untuk menanyakan solusi terbaik.
Baca Selengkapnya