Jobnas

20 Kutipan Tokoh untuk Pemuda Ini Agar Semangat Kembangkan Diri dan Karir

Baca 20 Kutipan Tokoh untuk Pemuda Ini Agar Semangat Kembangkan Diri dan Karir

Jobnas.com - Ada saatnya, semangat seseorang menurun, terutama ketika sedang menapaki jenjang karir. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mengembalikan semangatmu, salah satunya dengan membaca quote alias kutipan Sumpah Pemuda berikut ini.

Di artikel ini Jobnas.com telah merangkum 20 kutipan atau quote Sumpah Pemuda yang disampaikan oleh tokoh besar dan terkenal. Ada kutipan tentang pengembangan diri, ada pula quote soal pengembangan karier. Agar tak menunggu lama, yuk simak 20 kutipannya !

Baca Juga: Cek Kartu BPJS Kesehatan Aktif Atau Tidak

Daftar Quote Sumpah Pemuda

1. Soekarno

Pertama, kutipan Sumpah Pemuda datang dari Soekarno. Presiden pertama sekaligus pelopor proklamasi itu berkata: 

“Kalau pemuda sudah berumur 21-22 tahun sama sekali tidak berjuang, tak bercita-cita, tak bergiat untuk tanah air dan bangsa, pemuda begini baiknya digunduli saja kepalanya.”

Diksi “digunduli” di sini menunjukkan pentingnya impian bagi para pemuda.

2. Hatta

Kedua, kutipan Sumpah Pemuda datang dari kawan Soekarno, yakni Mohammad Hatta. Ia juga punya kutipan yang menarik yang menyampaikan nilai dari soft skill berupa kejujuran.

Bahkan, Bung Hatta juga membandingkannya dengan hard skill. Berikut quote Sumpah Pemuda itu:

Ketidakcerdasan dapat diperbaiki melalui pembelajaran, kurang keahlian dapat diatasi dengan pengalaman. Tetapi, kejujuran yang kurang sulit untuk diperbaiki.

Kutipannya menandakan bahwa sebagai anak muda, tak hanya sekadar pintar saja. Sebab, jika dibandingkan dengan kemampuan berpikir, integritas tak kalah penting.

3. Kartini

Kutipan inspiratif ketiga datang dari tokoh emansipasi kaum wanita Indonesia, yakni Kartini. Berikut kutipannya: 

“Tahukah engkau semboyanku? ‘Aku mau!’ Dua patah kata yang ringkas itu sudah beberapa kali mendukung dan membawa aku melintasi gunung keberatan dan kesusahan. Kata ‘Aku tiada dapat!’ melenyapkan rasa berani. Kalimat ‘Aku mau!’ membuat kita mudah mendaki puncak gunung.”

Jadi, jangan lupa, terus tumbuhkan kemauan dalam diri. Ini bisa mengantarkanmu pada kesuksesan.

4. Ki Hadjar Dewantara (1)

Ki Hadjar Dewantara dikenal sebagai tokoh pendidikan yang pernah mengatakan: 

“Dengan ilmu kita menuju kemuliaan.”

Dalam bahasa aslinya, kutipan ini berbunyi “lawan sastra ngesti mulya”.

Pernyataan tersebut menandakan bahwa kamu sebagai pemuda harus terus menimba ilmu. Ingat, belajar tak hanya dilakukan di bangku sekolah atau kuliah saja. Sebab, pengembangan diri bisa dilakukan di mana pun, selama kamu mau.

5. Ki Hadjar Dewantara (2)

Selain kutipan di atas, Ki Hadjar Dewantara juga pernah mengatakan: 

“Apapun yang dilakukan oleh seseorang itu, hendaknya dapat bermanfaat bagi dirinya sendiri, bermanfaat bagi bangsanya, dan bermanfaat bagi manusia di dunia pada umumnya.”

Hal ini mengisyaratkan bahwa kita mesti membuat suatu kegiatan yang bermakna. Kamu bisa mencoba memulainya dengan melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi diri sendiri jika masih belum mampu menebar manfaat pada orang sekitar.  Setelah itu, barulah coba memberi lebih banyak pada orang-orang di luar dirimu.

6. Ridwan Kamil

Ridwan Kamil suatu hari pernah mengatakan: 

“Jadilah pemuda yang cerdas agar bisa bersaing. Jadilah pemuda yang peduli sebagai bakti untuk negeri. Jadilah pemuda pencari solusi, bukan pemuda pemaki-maki.”

Baca Juga: Hal yang Mengasyikkan dan Menguntungkan dari Instagram Story Template

Kalimat ini dilansir dari laman akun Facebook resminya ketika Sumpah Pemuda di tahun 2015 tengah dirayakan.  Pernyataan Ridwan Kamil tersebut menandakan bahwa kamu sebagai pemuda wajib untuk terus menempa diri. Dengan begitu, kamu tentu mampu bersaing.

7. Steve Sutanto

Steve Sutanto salah satu co–founder pernah menyampaikan:

“Kick an area of expertise you really believe in.”

Dalam bahasa Indonesia, frasa ini berarti, “kuasai apa pun yang kamu minati”. Semua bidang bisa kamu pilih, mulai dari dunia desain hingga teknologi.

Setelah kamu punya pilihan, ia menyampaikan, “stop wishing, start doing”. Deretan kata itu berarti, “berhenti sekadar ingin dan berharap, mulailah bergerak”.

8. Maudy Ayunda

Maudy Ayunda merupakan seorang penyanyi sekaligus aktris yang memiliki tingkat kepedulian yang tinggi terhadap pendidikannya pernah mengumandangkan: 

“Jangan ragu untuk ketuk pintu lain, jika satu pintu tertutup untukmu.”

Bagi generasi muda, pesan ini sangat bermakna agar tidak mudah menyerah. Kamu pasti mulai menemui banyak penolakan-penolakan yang membuatmu putus asa.

Namun, seperti halnya sebuah pintu, masih ada banyak peluang yang akan terbuka selama kamu mau terus mencoba mengetuknya.

9. Fellexandro Ruby

Di dunia digital content, nama Fellexandro Ruby barangkali sudah sering publik dengar. Ya, Fellexandro Ruby merupakan orang di balik podcast Thirty Days of Lunch jika kamu sering mendengarkannya.

Fellexandro Ruby juga menulis buku “You Do You” yang sangat cocok dibaca oleh generasi muda yang masih mencari jati diri dan passion dalam hidup.

Salah satu quote dari Ruby adalah:

“Gagal itu pasti akan dihadirkan dalam hidup kita. Gagal itu dihadirkan supaya kita bisa naik kelas. Supaya ketika di masa depan, kita bisa bilang, “I’ve been there and I’ve done that”. Jadi kita nggak disitu-situ aja. Izinkan diri kita untuk berproses.”

Jadi, jangan takut gagal karena kegagalan sudah pasti terjadi dalam hidup supaya kita bisa terus berkembang.

10. Pramoedya Ananta Toer

Pramoedya Ananta Toer merupakan seorang novelis legendaris Indonesia. Namanya bahkan sering menghias jagat kesusastraan kita berkat karya-karya monumentalnya. Salah satu perkataan yang dapat memantik semangat anak muda adalah:

“Kalau mati, dengan berani; kalau hidup, dengan berani. Kalau keberanian tidak ada, itulah sebabnya setiap bangsa asing bisa jajah kita.”

Tak hanya dalam konteks penjajahan, keberanian itu selalu dibutuhkan bahkan di kehidupan sehari-hari.

Terkadang, kita sebagai anak muda terlalu takut mengambil risiko dan mencoba hal baru. Padahal, ketika tua nanti akan ada banyak hal yang mungkin akan sulit kita lakukan. Oleh karena itu, selagi bisa, rawatlah keberanianmu untuk mencoba apapun hal yang kamu mau.

11. Najwa Shihab

Nama Najwa Shihab barangkali sudah tidak asing lagi di kalangan anak muda. Ya, Najwa Shihab populer lantaran  selalu bisa mengerakkan hati orang-orang dengan kata-katanya, termasuk anak muda. Beberapa pernyataan Najwa Shihab tentang pemuda adalah:

“Indonesia tidak tersusun dari batas peta, tapi gerak dan peran besar kaum muda”.

“Anak muda, mari kita ubah orientasi tak terjebak gaya hidup menumpuk materi. Hidup jujur sederhana, menolak jalan instan menghalalkan segala cara”.

Najwa Shihab melalui perkataannya itu seolah menyiratkan betapa besarnya peran kita sebagai generasi muda untuk membangun Indonesia.

Baca Juga: Mengenal Strategi Forum Marketing, Sebuah Langkah Penting yang Belum Banyak Dimanfaatkan Pemasar

Akan tetapi, harus dipupuk dari sekarang nilai-nilai kejujuran agar kita tidak terjebak pada segala sesuatu yang serba instan, apalagi sampai terjebak pada keburukan.

12. Tan Malaka

Salah satu aktivis revolusioner kiri bangsa kita, Tan Malaka, pernah mengatakan beberapa kalimat yang cukup memukau dalam buku-bukunya. Salah satunya adalah: 

“Bila kaum muda yang telah belajar di sekolah dan menganggap dirinya terlalu tinggi dan pintar untuk melebur dengan masyarakat yang bekerja dengan cangkul dan hanya memiliki cita-cita yang sederhana, maka lebih baik pendidikan itu tidak diberikan.”

Tan Malaka melalui pernyataannya itu ingin agar anak muda tidak lupa terhadap saudara sebangsa dan setanah air. Hanya karena kita telah berpendidikan tinggi, bukan berarti kita bisa sombong dan merendahkan orang lain. Padahal, pendidikan tinggi ini seharusnya digunakan sebaik-baiknya untuk membangun bangsa dan membantu sesama.

13. Jenderal Soedirman

Pada masa revolusi, jenderal Soedirman merupakan seorang perwira tinggi Indonesia. Bahkan berkat kebesaran dirinya itulah ia diabadikan menjadi sebuah monumen patung Jenderal Soedirman di Jakarta. Salah satu pernyataan yang cukup memukau darinya adalah: 

“Karena kewajiban kamulah untuk tetap pada pendirian semula, mempertahankan dan mengorbankan jiwa untuk kedaulatan negara dan bangsa kita seluruhnya.”

Pernyataan itu mengisyaratkan bahwa kita tak boleh membiarkan bangsa ini begitu saja, meskipun telah merdeka. Sudah selayaknya kita selalu tanamkan rasa cinta tanah air untuk menjaga keutuhan dan keberagaman Indonesia sebagai generasi muda.

14. Cinta Laura

Kutipan tokoh berikutnya datang dari Cinta Laura, sosok perempuan yang dihormati banyak kalangan.  Saat ini, perempuan yang pernah mengenyam pendidikan di Columbia University itu aktif di berbagai kegiatan terutama di bidang pendidikan.  Salah satu quote Cinta Laura yang pas untuk pemuda ialah:

“Sadarilah bahwa apapun kondisi hidup kamu sekarang, kamu akan selalu mengalami hal hal yang positif maupun negatif. Aku benci perubahan, tapi aku sadar bahwa aku harus belajar beradaptasi dan menerima ketidakpastian yang ada dalam hidup ini.”

Pernyataan ini sangat cocok bagi anak muda. Sebab, proses adaptasi pasti tidak bisa kita hindari terutama di dunia kerja maupun dalam kehidupan secara keseluruhan.

Ditambah lagi ketidakpastian lainnya yang terkadang membuat kita terpuruk dan mudah putus asa. Cinta Laura ingin mengingatkan bahwa kita harus selalu siap menghadapi ketidakpastian tersebut.

15. Nadiem Makarim

Kutipan tokoh berikutnya datang dari seorang yang saat ini menjabat sebagai Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI dan mantan CEO Gojek, Nadiem Makarim.  Sosok yang kompeten sebagai seorang businessman ini pernah menyatakan: 

“Dalam bisnis bukan bicara siapa yang menang, tapi siapa yang mampu bertahan.”

Bagi kamu yang baru merintis bisnis, mengembangkan bisnis yang sustainable atau berkelanjutan merupakan tantangan besar .

Kompetitor akan selalu ada. Daya saing yang perlu kamu asah bukan hanya untuk mengalahkan kompetitor, tetapi juga untuk membuat bisnismu bertahan lama.

16. Butet Manurung

Jika kamu pernah mendengar film Sokola Rimba, itulah film yang diangkat dari kisah nyata seorang Butet Manurung yang berjuang menyediakan pendidikan layak bagi anak-anak di suku pedalaman. Suatu hari Butet Manurung pernah mengeluarkan kata-kata yang menginspirasi tentang pendidikan:

“Pendidikan bukanlah proses alienasi seseorang dari lingkungannya, atau dari potensi alamiah dan bakat bawaannya. Melainkan proses pemberdayaan potensi dasar yang alamiah untuk menjadi benar-benar aktual secara positif bagi dirinya dan sesamanya.”

Menurut Butet, pendidikan ideal adalah yang tidak memaksakan satu hal pada semua anak, karena mereka memiliki bakat bawaan yang berbeda-beda.

Sebagai generasi muda, kita bisa lakukan pembaharuan termasuk pada dunia pendidikan agar lebih efektif dan efisien dalam memaksimalkan potensi anak bangsa.

17. R.A. Kartini

Selain quote legendaris dari R. A. Kartini adalah “habis gelap terbitlah terang”, dirinya juga pernah mengatakan sesuatu ihwal betapa pentingnya memiliki semangat untuk tidak mudah menyerah.

Sebagai tokoh emansipasi wanita Indonesia, daya juangnya pasti sangat besar dan sudah selayaknya disebarkan pada lebih banyak orang.

Berikut kutipan dari beliau tentang perjuangan.

“Jangan pernah menyerah jika kamu masih ingin mencoba. Jangan biarkan penyesalan datang karena kamu selangkah lagi untuk menang.”

Setiap kamu ragu untuk mencoba atau memperjuangkan sesuatu, ingatlah quote ini supaya tidak menyesal kemudian hari karena membiarkan rasa takut mengendalikan diri kita.

18. Merry Riana

Kembali berbicara tentang sesuatu yang instan, Merry Riana juga pernah mengatakan hal serupa:

“Di dalam hidup ini, kita tidak bisa berharap segala yang kita dambakan bisa diraih dalam sekejap. Lakukan saja perjuangan dan terus berdoa, maka Tuhan akan menunjukkan jalan selangkah demi selangkah.”

Semua impian dalam hidupmu termasuk dalam karier, percintaan, maupun pendidikan, semuanya membutuhkan proses dan tidak bisa terjadi dalam semalam. Jadi, terus semangat dalam mencoba dan jangan lupa berdoa.

19. Mohammad Natsir

Sebagai seorang ulama, politikus, dan pejuang kemerdekaan RI, Mohammad Natsir juga pernah bicara mengenai kegigihan dan semangat pantang menyerah.

Baca Juga: Perhatikan 7 Hal Ini, Apabila Ingin Menulis Surat Rekomendasi Kerja untuk Temanmu

Salah satunya Mohammad Natsir pernah mengucapkan tentang perjuangan yang cocok untuk Sumpah Pemuda:

“Untuk mencapai sesuatu, harus diperjuangkan dulu. Seperti mengambil buah kelapa, dan tidak menunggu saja seperti jatuh durian yang telah masak.”

Analoginya seperti mengambil buah kelapa, kamu harus mau berusaha naik pohonnya, mengambil buahnya, turun kembali sampai akhirnya kamu bisa menikmati buahnya. Sama halnya dengan mimpi dan cita-citamu. Kamu harus siap melakukan upayanya dan menghadapi kemungkinan kegagalan untuk menggapa apa yang kamu dambakan.

20. HOS Tjokroaminoto

Apabila kita membincang ihwal anak muda, tentu saja selalu dikaitkan dengan calon pemimpin di masa depan. Tak ada salahnya untuk memasukkan HOS Tjokroaminoto dalam konteks ini. Ia merupakan seorang guru besar bangsa yang pernah mengatakan sesuatu mengenai hal ini.

“Jika kalian ingin menjadi pemimpin besar, menulislah seperti wartawan, dan bicaralah seperti orator.”

Dari pernyataan tersebut kita jadi tahu bahwa betapa pentingnya menulis dan lantang menyuarakan aspirasi seperti orator. Salah satu manfaat menulis adalah merawat dan menyebarkan buah pemikiranmu agar bisa membuat dampak yang lebih luas bagi banyak orang.

Demikianlah rangkuman Jobnas.com mengenai 20 kutipan untuk pemuda agar semangat dalam mengembangkan diri dan karir. Saat butuh dorongan pengembangan diri dan karier, ingat-ingat semua itu, ya!

"Setiap pekerjaan yang dilakukan dengan hati, akan kembali menjadi rejeki yang berarti."