Bank Mandiri merupakan salah satu bank terbesar di Indonesia yang berperan penting dalam sektor perbankan nasional. Didirikan pada 2 Oktober 1998 sebagai hasil penggabungan empat bank milik pemerintah, yaitu Bank Bumi Daya, Bank Dagang Negara, Bank Ekspor Impor Indonesia, dan Bank Pembangunan Indonesia, langkah ini diambil sebagai bagian dari program restrukturisasi perbankan oleh pemerintah Indonesia. Sejak saat itu, Bank Mandiri terus berkembang dan berkontribusi dalam pembangunan ekonomi Indonesia.
Dengan total aset mencapai Rp 2.174 triliun pada tahun 2023, Bank Mandiri menjadi bank dengan aset terbesar di Indonesia. Bank ini memiliki jaringan luas yang mencakup lebih dari 2.364 cabang di seluruh Indonesia dan tujuh cabang di luar negeri. Selain itu, Bank Mandiri mengoperasikan lebih dari 13.000 mesin ATM untuk melayani kebutuhan nasabah. Bank Mandiri juga memiliki beberapa anak perusahaan, seperti Mandiri Sekuritas, AXA Mandiri, Bank Mandiri Taspen, Mandiri Tunas Finance, dan Mandiri Inhealth.
Dalam upaya transformasi digital, Bank Mandiri meluncurkan aplikasi Livin' by Mandiri untuk nasabah ritel dan platform Kopra by Mandiri untuk nasabah korporasi. Aplikasi Livin' by Mandiri telah diunduh sebanyak 34 juta kali hingga Oktober 2023, dengan nilai transaksi mencapai Rp 2.600 triliun. Sementara itu, Kopra by Mandiri mengalami pertumbuhan pengguna sebesar 133% secara tahunan, mencapai 146.000 pengguna dalam satu tahun.
Bank Mandiri juga berkomitmen terhadap keuangan berkelanjutan dengan menyalurkan pembiayaan hijau sebesar Rp 115 triliun, meningkat 9,5% secara tahunan. Langkah ini merupakan bagian dari dukungan Bank Mandiri terhadap transisi Indonesia menuju net zero emissions pada tahun 2060 dan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB.
Kantor pusat Bank Mandiri terletak di Jl. Jenderal Gatot Subroto Kav. 36-38, Jakarta 12190, Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi nomor telepon 14000 atau +62-21-52997777, atau melalui email di [mandiricare@bankmandiri.co.id].