Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di Yogyakarta: Perluasan Program Makan Bergizi Gratis
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan Badan Gizi Nasional (BGN) terus diperluas melalui pembentukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Hingga Mei 2025, sebanyak 14 SPPG telah diresmikan melalui kolaborasi BGN, Kementerian Desa, dan forum BUMDes se-DIY.
Peluncuran di Tebing Breksi, Sleman, menjadi tonggak penting kerja sama lintas sektor.
Pemerintah menargetkan pendirian 23 dapur umum SPPG di DIY: 19 unit di Sleman, 1 di Kulon Progo, dan 3 di Gunungkidul.
Setiap dapur diharapkan mampu menyediakan hingga 3.500 porsi makanan bergizi per hari, sekaligus memberdayakan petani lokal sebagai pemasok bahan baku.
Salah satu contoh operasional efektif adalah SPPG Bumdes Tridadi di Sleman.
Dengan anggaran sekitar Rp800 juta per bulan, dapur ini dikelola secara profesional, melibatkan ahli gizi, dan bekerja sama dengan produsen lokal untuk memastikan kualitas pangan.
Program MBG juga telah berjalan di sejumlah sekolah Kota Yogyakarta, seperti SD Muhammadiyah Karangkajen, yang melayani 1.416 siswa dengan menu bergizi seimbang.
Selain distribusi makanan, pengelolaan sampah turut menjadi perhatian demi mendukung keberlanjutan program.
SPPG di Yogyakarta menjadi wujud nyata sinergi pemerintah dan masyarakat dalam pemenuhan gizi anak sekolah.
Selain meningkatkan kualitas gizi, program ini juga berperan dalam pemberdayaan ekonomi lokal dan ketahanan pangan daerah.