Karena sering dimaklumi, telat 5–10 menit lama-lama dianggap normal.
Rute sama, jam sama. Ada yang bisa on time, ada yang selalu telat.
Kalau nggak ada konsekuensi, telat terasa “aman-aman saja”.
Titip absen masih kejadian, akhirnya disiplin cuma formalitas.
Scroll HP sampai malam bikin bangun kesiangan keesokan hari.
Berangkat lebih awal dan siap dari malam sebelumnya jauh lebih ngaruh.