7 Alat yang Anda Butuhkan Untuk Menjadi Dubber (Pengisi Suara)

Avatar
Google News
Alat yang Dibutuhkan Untuk Menjadi Dubber
Alat yang Dibutuhkan Untuk Menjadi Dubber

Jobnas.com" target="_blank" rel="noopener">Jobnas.com – Kalian ingin menjadi pengisi suara dan Ingin memulainya? Sebelum kita mulai, kita perlu menyiapkan berbagai peralatan narasi yang sesuai. Alat-alat ini adalah kunci untuk melanjutkan dan mengembangkan karir kalian. Apa saja perangkat atau alat yang dibutuhkan?

Apa itu Dubber?

Dubber adalah orang yang melakukan dubbing suara dalam film atau program televisi. Dubbing adalah proses mengganti suara asli dari sebuah film atau program televisi dengan suara yang disediakan oleh seorang dubber atau aktor suara.

Dubber biasanya membacakan naskah dari layar, menirukan infleksi suara dan gerakan bibir dari karakter yang mereka dubbing. Dubbing sering digunakan untuk mengubah bahasa film atau program televisi ke bahasa lain atau untuk meningkatkan kualitas suara dari suara asli yang tidak jelas.

Peralatan Voice Over

1. Mikrofon

Perlatan pertama yang wajib engkau miliki apabila engkau ingin sebagai seseorang seniman voice over merupakan mikrofon yg memadai. Apabila engkau mempunyai budget yang memadai, engkau sanggup membeli mikrofon yang spesifik seupaya menjadi profesional. Mikrofon profesional mempunyai kualitas output bunyi yang lebih baik & lebih jernih. Sehingga, output voice over yang kalian rekam akan berkualitas baik pula.

2. Kartu Suara Kartu Suara

Adapun alat yang dibutuhkan selanjutnya adalah alat yang sangat berguna untuk merekam narasi di laptop atau komputer Anda. Lifewire melaporkan bahwa kartu suara adalah ekstensi yang memungkinkan komputer Anda mengirim informasi audio ke perangkat audio seperti speaker dan headphone. Kartu suara ini sangat penting. Menjadi sangat penting jika laptop kalian hanya memiliki satu port audio.

Oleh karena itu speaker dengan mikrofon dan headphone tidak diperbolehkan. Anda juga dapat menggunakan kartu suara jika kalian ingin bernarasi dengan pasangan atau membutuhkan lebih dari sekadar mikrofon dan headphone.

Baca juga: 6 Tips Membuat Executive Summary atau Ringkasan Eksekutif

3. Peredam Bunyi

Peralatan lain yang mampu menaikkan kualitas voice over engkau merupakan peredam bunyi. Peredam bunyi akan membantu engkau menerima output bunyi yang jernih & jelas. Peredam bunyi membantu engkau meredam noise atau bunyi-bunyi yang bisa mengganggu voice over kalian.

Peredam bunyi jua bisa meredam echo menurut bunyi engkau sendiri. Kamu bisa mendekorasi ruanganmu menggunakan panel peredam bunyi, atau menciptakan booth peredam bunyi bila engkau nir mempunyai relatif dana buat membeli panel peredam bunyi.

4. Software Editor Audio

Setelah mempunyai alat-alat buat merekam voice over misalnya mikrofon & soundcard, engkau wajib mempunyai perangkat lunak editor audio buat merekam & mengedit bunyi kalian. Voice menyebutkan, terdapat 5 hal yg wajib kalian tanyakan dalam diri kalian waktu menentukan perangkat lunak editor audio yg cocok buat kebutuhan kalian.

  • Apakah engkau ingin sebagai seseorang seniman voice over profesional?
  • Software editor audio apa yg biasanya dipakai sang klien?
  • Apakah perangkat lunak tadi gampang dipakai (user friendly)?
  • Apakah perangkat lunak tadi sinkron menggunakan kapasitas personal komputer atau laptop yg engkau pakai?
  • Bagaimana kualitas bunyi yang didapatkan sang perangkat lunak tadi?

Sesuaikanlah perangkat lunak yang akan engkau pakai menjadi editor audio menggunakan 5 hal pada atas.

Baca juga: Lakukan Optimasi Website ini Agar Tembus Page One Google

5. Headphone

Headphone digunakan untuk memantau suara yang dihasilkan selama proses perekaman dan pengeditan narasi. Anda dapat mendengar suara yang dihasilkan menggunakan speaker, tetapi headphone menghasilkan suara yang jauh lebih jernih.

Bagaimana memonitor dan mendeteksi jika hasil narasi mengandung noise atau echo. Headphone yang berfungsi ganda sebagai peredam bising untuk membantu Anda fokus saat merekam narasi.

6. Audio Recorder

Mengapa harus menggunakan Audio recorder sedangkan pada kenyataannya sudah ada. Pada alat ini mengapa jobnas begitu merekomendasikannya. Karena fitur yang ada pada umumnya sangat begitu terbatas bahkan tidak bisa mengatur settingan sesuai dengan apa yang kalian mau. Pokoknya semua fitur-fitur yang ada sangat begitu terbatas, jika ada keterbatasan pasti tidak akan bisa menciptakan hasil yang maksimal.

7. Clapper Board

Jika kamu sering menonton video atau film. Maka di terakhir setelah film itu habis biasanya clapper board pasti ada. Sebab fungsinya sangat penting. Mengapa demikian? Tanpa adanya clapper board sering kali editor dibuat pusing. Dengan adanya clapper board ini hal yang mencakup dalam subuah produksi apapun bisa berjalan dengan lancar.

Jika kalian melakukan rekaman dan hasilnya tidak maksimal. Mungkin alat yang satu ini yang ketinggalan saat kalian melakukannya. Jika Anda tertarik dengan informasi yang kami sajikan, Anda bisa terus mengikuti konten Jobnas.com Kemudian anda akan menerima berbagai informasi menarik dan relevan langsung ke kotak surat anda. Ayo bergabung dengan kami sekarang!

cara melamar menjadi dubber

Berikut ini adalah beberapa langkah yang dapat Anda ikuti untuk melamar kerja sebagai dubber:

Cari informasi tentang perusahaan yang membutuhkan dubber: Anda dapat mencari informasi tentang perusahaan yang membutuhkan dubber di internet atau melalui perekrut talenta.

Buat CV dan surat lamaran: Setelah menemukan perusahaan yang tepat, selanjutnya Anda perlu membuat CV dan surat lamaran yang menarik. Pastikan untuk mencantumkan informasi tentang pengalaman dan kemampuan Anda sebagai dubber di CV tersebut.

Ajukan lamaran kerja: Setelah CV dan surat lamaran Anda siap, selanjutnya Anda dapat mengirimkannya ke perusahaan yang Anda tuju. Anda dapat mengirimkannya melalui email atau mengajukannya secara langsung ke perusahaan tersebut.

Ikuti proses seleksi yang ditentukan oleh perusahaan: Jika lamaran Anda diterima, maka perusahaan akan mengirimkan instruksi selanjutnya tentang cara mengikuti proses seleksi. Proses seleksi tersebut mungkin berupa audisi suara atau tes kemampuan dubbing lainnya.

Berlatih terus-menerus: Selalu ada ruang untuk meningkatkan kemampuan sebagai dubber. Jadi, setelah Anda lulus dari proses seleksi dan mulai bekerja sebagai dubber, pastikan untuk terus berlatih dan belajar untuk menjadi lebih baik.

Bagaimana cara menjadi dubber

Berikut ini adalah beberapa langkah yang dapat Anda ikuti untuk menjadi seorang dubber:

Belajar tentang teknik dubbing: Sebelum mulai menjadi dubber, penting bagi Anda untuk memahami teknik dubbing yang baik. Anda dapat mencari informasi tentang teknik ini melalui buku atau kursus yang tersedia.

Belajar tentang naskah dubbing: Seorang dubber harus memahami cara membaca naskah dubbing dan menirukan infleksi suara yang tepat sesuai dengan karakter yang dibacakannya.

Latihan mengucapkan suara: Latihan adalah kunci untuk menjadi seorang dubber yang handal. Anda dapat menonton film atau program televisi dan mencoba menirukan suara para aktor yang muncul di layar.

Memperdalam kemampuan berbahasa: Jika Anda ingin menjadi dubber dalam bahasa yang tidak Anda kuasai, maka Anda harus memperdalam kemampuan berbahasa tersebut. Anda dapat melakukan ini dengan belajar bahasa tersebut secara formal atau dengan mendengarkan bahasa tersebut secara terus-menerus.

Mencari peluang kerja sebagai dubber: Setelah Anda merasa cukup siap untuk menjadi dubber, selanjutnya Anda harus mencari peluang kerja sebagai dubber. Anda dapat mencari informasi tentang perusahaan yang membutuhkan dubber dan mengajukan lamaran kerja. Anda juga dapat mencari informasi tentang audisi dubbing yang diadakan oleh perusahaan-perusahaan tersebut.

Berlatih terus-menerus: Selalu ada ruang untuk meningkatkan kemampuan sebagai dubber. Jadi, setelah Anda mulai bekerja sebagai dubber, pastikan untuk terus berlatih dan belajar untuk menjadi lebih baik.

Latihan dubbing

Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk melatih olah suara sebagai dubber:

Menonton film atau program televisi: Salah satu cara terbaik untuk melatih olah suara adalah dengan menonton film atau program televisi yang telah ditayangkan. Anda dapat mencoba menirukan suara para aktor yang muncul di layar untuk mengasah kemampuan mengucapkan suara Anda.

Latihan mengucapkan naskah: Selain menonton film atau program televisi, Anda juga dapat melatih olah suara dengan mengucapkan naskah yang disediakan. Anda dapat mencari naskah yang tersedia di internet atau menggunakan naskah yang telah Anda buat sendiri.

Berlatih membaca dengan suara yang jelas: Menjadi seorang dubber tidak hanya mengharuskan Anda untuk mengucapkan suara dengan benar, tapi juga harus membaca naskah dengan suara yang jelas dan tajam. Anda dapat berlatih membaca dengan suara yang jelas dengan menggunakan buku atau naskah yang telah Anda siapkan.

Berlatih dengan rekaman suara: Setelah Anda merasa sudah cukup terlatih mengucapkan suara, selanjutnya Anda dapat melatih olah suara Anda dengan rekaman suara. Dengan demikian, Anda dapat mendengarkan kembali suara Anda sendiri dan memperbaikinya sesuai dengan yang Anda inginkan.

Berlatih dengan bantuan instruktur: Jika Anda merasa kesulitan dalam melatih olah suara sendiri, maka Anda dapat mencari bantuan dari seorang instruktur yang berpengalaman. Instruktur tersebut dapat memberikan saran dan masukan yang bermanfaat bagi Anda dalam melatih olah suara Anda.