Merancang Desain User Interface yang Baik, Perhatikan 6 Prinsip Penting Ini

Desain User Interface yang Baik

Jobnas.com – Prinsip desain user interface menjadi perlu dan penting untuk diikuti ketika merancang desain baru agar peluang keberhasilan dan angka kepuasan dapat meningkat. Para desainer selalu menerapkan prinsip-prinsip ini dalam produk-produk ciptaannya. 

Dengan begitu, memahami prinsip-prinsip tersebut menjadi hal yang begitu penting untuk kamu terapkan dalam dunia desain UI. Nah, kali ini, Jobnas.com akan membagikan beberapa macam prinsip tersebut pada kamu. 

6 Prinsip Desain user interface

Bagian penting dari sebuah produk software, terutama aplikasi, adalah UI. 

Untuk menciptakan customer loyalty dan pengguna akan  mendapatkan pengalaman yang baik maka proses desain harus dilakukan dengan baik. Akan tetapi, produk dianggap tidak efisien dan pengguna akan mendapat pengalaman yang buruk ketika eksekusi desain dilakukan dengan buruk pula. 

Baca Juga : Bagaimana Cara Menjadi MC yang Baik? Perhatikan 5 Skill Ini

 Untuk itu, agar terhindar dari kualitas desain yang buruk serta tidak efektif, maka memahami prinsip utama dari desain user interface sangat penting untuk dijadikan patokan. Di bawah ini adalah x prinsip yang mesti kamu ketahui dan pahami sebelum terjun ke dunia UI designing. Simak penjelasannya. 

1. Perspektif User

Agar designer selalu memperhatikan perspektif para user merupakan prinsip utama dari desain user interface. Dikutip dari XDAdobe, prinsip utama tersebut pada dasarnya mesti memperhitungkan kebutuhan user dalam produk mereka. Untuk menggunakan produk dengan mudah dan tanpa rasa tidak nyaman, maka aspek ini sangat dibutuhkan oleh kamu. 

Kemudian, opsi yang dapat membantu user ketika menggunakan produk mereka sebaiknya disiapkan oleh desainer antarmuka.  Yang terpenting keberadaan prinsip yang satu ini berguna untuk menjadikan produk sebagai perangkat yang user friendly. 

2. Pentingnya Inovasi

Tidak dapat dipungkiri bahwa perkembangan tren di dunia UI design selalu berputar seperti halnya produk desain yang lain. Oleh karena itu, selalu ada inovasi yang tak pernah habis dari para desainer. Inovasi harus dikembangkan seiring perkembangan teknologi telah menawarkan peluang baru bagi mereka. 

Namun demikian, keperluan para user selalu beriringan dengan desain yang inovatif. Di sinilah memastikan rancangan relevan dengan kebutuhan dan saran dari para pengguna menjadi hal yang perlu diingat saat meluncurkan ide untuk desain baru. 

Baca Juga : Mau tau Cara Jualan di Tiktok? Berikut 6 Strategi Marketing yang Efektif Jangkau Pelanggan Tiktok

3. Menciptakan Produk yang Jelas

Dikutip dari Invisionapp, kemudahan dari produk dan menghindari aspek-aspek yang dapat mengurangi faktor tersebut menjadi hal penting untuk menciptakan desain yang bagus. Hal ini menjadi aspek penting dari prinsip desain user interface. Dengan kata lain, para customer ingin mengerti betul terkait cara penggunaannya. 

Oleh karena itu, desain yang diciptakan sebaiknya dirancang agar terlihat simpel. Hal ini juga sesuai dengan inovasi, di mana terkadang, estetika dan bukan fungsi produk  menjadi hal yang begitu penting. 

4. Memahami Nilai-nilai Estetika dari Desain

Hal yang cukup esensial dari produk ialah menciptakan kualitas estetika. Hal ini dikarenakan produk yang digunakan setiap harinya dapat memengaruhi kepribadian dan kesejahteraan para pengguna. Oleh karena itu, seperti dikutip dari UXDesign, untuk menanggapi kualitas yang diharapkan pengguna dari sebuah produk, maka sebuah desain antarmuka harus terlihat menarik dan bergaya. 

5. Desain yang Konsisten dan Familiar

Merancang desain yang konsisten dan familiar menjadi prinsip penting untuk menciptakan desain user interface yang baik. Bagi XD.Adobe, faktor utama dari desain UI yang baik adalah soal konsistensi. Jika sebuah desain ingin disebut intuitif maka harus membutuhkan konsistensi.

Baca Juga : Pentingnya Pengembangan Pelanggan dalam Strategi Perencanaan Bisnis

Di samping itu, hal yang perlu diketahui bahwa konsistensi adalah salah satu aspek terkuat agar pengguna dapat mempelajari fungsi dan kinerja sebuah aplikasi. 

6. Elemen Visual yang Kuat

Menciptakan rancangan yang kurang menonjolkan elemen visual merupakan kesalahan umum seorang UI designer, seperti dilansir dari UXPlanet. Pada umumnya, untuk membantu pengguna untuk memahami urutan desain di layar dengan mudah maka harus memperhatikan elemen visual.

Dengan begitu, kemungkinan untuk berpindah dengan lancar dari satu elemen antarmuka ke elemen lainnya, maka aspek ini tidak boleh dilupakan. Namun sebaliknya, apabila tampilan antarmuka terlihat begitu berantakan dan tidak menarik, maka hal ini akan menyebabkan adanya visual yang lemah. 

Itulah 6 prinsip desain user interface yang perlu kamu pahami. Pada hakikatnya, agar pengguna memiliki pengalaman yang baik ketika menggunakan perangkat maka semua prinsip di atas mesti diaplikasikan saat sedang merancang desain ahar pengguna memiliki pengalaman yang baik.

Baca juga: Mengenal LinkedIn Sales Navigator, Sales Help, Sales Help Clients

Banyak sekali informasi tentang dunia desain UI yang dapat kamu pelajari. Tenang saja, Jobnas.com telah menyediakan hal itu semua.

0
79