Menu

Instagram

Iwan Bisa
4 bulan yang lalu
0

Jobnas.com – Strategi pemasaran Instagram membutuhkan penggunaan alat analisis untuk menganalisis data. Aplikasi atau alat analitik Instagram dirancang untuk melacak tren pemasaran bisnis. Hasil analisis data dapat dijadikan acuan untuk membuat strategi pemasaran yang paling tepat untuk pengembangan usaha.

Nah, setelah Anda memahami pentingnya menggunakan aplikasi Instagram analytics, Anda pasti semakin tertarik untuk menggunakannya bukan? Di bawah ini, Jobnas mengumpulkan enam aplikasi analitik Instagram gratis untuk dicoba. Datang dan lihat!

6 Aplikasi Analisis Instagram

1. Kotak Ikon

Pertama, ada Iconosquare, aplikasi analisis Instagram gratis yang bisa Anda gunakan. Aplikasi yang satu ini sangat serbaguna karena Anda mendapatkan beberapa fitur canggih sekaligus. Dari menjadwalkan postingan konten hingga melacak komentar dan suka hingga menganalisis aktivitas Instagram.

Lacak kemajuan keterlibatan, tayangan, jangkauan, dan lainnya dengan mudah. Menariknya, Inconosquare juga menawarkan kemudahan untuk menemukan hashtag Instagram yang relevan dan melacak kompetitor.

2. Kuadrat

Squarelovin juga memungkinkan Anda melacak aktivitas Instagram bisnis Anda. Ada begitu banyak fasilitas yang harus Anda coba. Aplikasi analitik Instagram ini memberikan informasi yang diperlukan untuk menganalisis perkembangan kinerja akun Anda selama setahun.

Alasannya adalah karena Squarelovin dapat menganalisis postingan baru setiap bulan serta postingan lama. Pesan yang akan dianalisis dapat dibagi berdasarkan bulan, hari, atau bahkan jam. Jadi Anda selalu dapat mengetahui kinerja posting Instagram Anda.

3. Pixelee

Meskipun Pixlee adalah aplikasi analisis Instagram gratis, jangan remehkan karena sudah banyak brand besar yang menggunakannya. Pixlee tidak hanya membantu Anda menganalisis data, tetapi juga memudahkan pembuatan laporan kinerja bulanan yang dapat dibagikan dengan seluruh tim.

Selain itu, Anda juga dapat dengan mudah menganalisis data untuk mengetahui cara mendapatkan lebih banyak pengikut. Jika Anda ingin meminta bantuan influencer untuk memasarkan merek Anda, alat ini juga sangat berguna. Ini karena Pixlee dapat membantu menemukan influencer yang tepat untuk mempromosikan merek, membuat kampanye menjadi lebih efektif.

4. Socialbakers

Tak kalah dengan software Instagram analytics lainnya, Socialbakers juga menawarkan beberapa fitur yang memudahkan untuk melacak perkembangan Instagram. Beberapa informasi penting seperti posting dengan suka atau komentar terbanyak dapat dikenali dengan lebih mudah.

Selain itu, Socialbakers juga membuat laporan yang efektif tentang akun Anda dan membandingkannya dengan akun pesaing. Dengan cara ini Anda dapat melihat apakah strategi yang dipilih masuk akal dan cukup baik untuk bersaing atau tidak. Jika kinerjanya tidak optimal, Anda dapat langsung mengetahuinya dan mencari cara untuk memperbaikinya.

5. Crowdfire

Crowdfire juga bisa Anda jadikan pilihan untuk mengelola akun Instagram bisnis Anda. Pasalnya, program ini menawarkan beberapa kemudahan. Beberapa dari mereka menjadwalkan posting, melacak kinerja, dan menyusun beberapa konten yang terkait dengan industri kami. Dengan begini nantinya Anda bisa melihat konten atau postingan apa saja dari brand lain yang masih aktif di industri yang sama.

Hal ini berguna bagi kita untuk mengetahui apa yang sedang trending sehingga bisa menjadi pertimbangan saat memublikasikan konten tambahan. Hal menarik lainnya adalah Crowdfire dapat memvisualisasikan data analitik Instagram dalam bagan yang mudah dipahami.

6. Wawasan Instagram

Tentunya bagi Anda yang pernah membuat akun bisnis di Instagram pasti sudah tahu tentang Instagram Insights bukan? Anda mendapatkan akses otomatis ke alat analitik ini setelah membuat akun perdagangan. Informasi yang disajikan juga cukup lengkap dan mudah dipahami.

Beberapa data yang Anda lihat di Instagram Insights mencakup postingan dan tayangan dengan jangkauan teratas. Sayangnya, Instagram Insights hanya bisa diakses melalui aplikasi smartphone karena belum ada versi desktop.

Namun, jika Anda ingin mengetahui gambaran dasar tentang aktivitas Instagram, tidak ada salahnya menggunakan alat ini. Sekarang setelah Anda mengetahui perangkat lunak analitik Instagram di atas, apakah Anda ingin mencoba salah satunya?

Jika Anda tertarik untuk mempelajari lebih lanjut tentang Instagram marketing dan digital marketing, Anda bisa mencoba bergabung Jobnas sekarang ini juga.

Enol Writer
1 tahun yang lalu
0

Jobnas.com – Bagi Anda yang suka mengedit foto atau membuat konten di komputer, tentu terkadang bingung ketika ingin mengupload ke Instagram.

Selain karena memang jarang menggunakan instagram dari komputer, juga karena terbilang agak ribet.

Namun, ada beberapa cara ketika Anda ingin mengunload foto ke Instagram dari komputer Anda.

Biasanya saat memotret dengan kamera DSLR atau mirrorless, fotografer langsung memindahkannya ke laptop. Dan desainer grafis menggunakan program yang berbeda di komputer mereka. 

Namun, dengan cara berikut, Anda tidak perlu lagi mentransfer foto atau konten ke smartphone baru untuk diunduh.

Faktanya, Instagram belum meluncurkan fitur resmi yang memungkinkan pengguna mengunggah foto langsung dari komputernya. Namun, ada beberapa cara untuk mengupload foto ke Instagram dari komputer Anda. 

Cara-cara ini akan membantu Anda mengunggah foto ke Instagram dengan lebih praktis. Salah satunya adalah metode yang dijelaskan Jobnas di bawah ini. 

Namun, ada satu hal yang harus Anda perhatikan. Anda tidak dapat mengunggah lebih dari satu foto. Anda juga tidak dapat mengunduh video.

Meskipun demikian, cara ini masih sangat berguna untuk mengunggah foto ke Instagram.

Lalu, apa saja yang perlu disiapkan?

Hal pertama yang harus Anda persiapkan yaitu, Anda perlu memiliki web browser di PC. Jika sudah tersedia, Anda bisa mulai melakukan cara berikut ini.

Cara Mengupload Foto ke Instagram Melalui PC

1. Buka Laman Instagram

Cara pertama yang harus Anda lakukan adalah membuka situs Instagram di web browser. Kemudian, log in ke akunmu.

2. Klik “Inspect”

Setelah membuka Instagram pada web browser, klik kanan mouse pada halaman Instagram yang sedang Anda buka.

Kemudian, akan muncul menu drop-down yang berisi beberapa pilihan instruksi. Pilih “Inspect”. Anda juga bisa menggunakan shortcut CTRL + SHIFT + I.

Setelah itu, akan muncul tampilan inspect. Situs Instagram akan muncul di sebelah kiri dan deretan kode akan muncul di sebelah kanan.

Tampilan tersebut akan cukup membingungkan bagi Anda yang tidak terbiasa dengan coding. Namun, Anda bisa mengabaikan kode-kode tersebut.

3. Ubah menjadi tampilan smartphone atau tablet

Cara selanjutnya untuk upload foto Instagram di PC adalah mengubah tampilan Instagram menjadi seperti smartphone atau tablet.

Di bagian atas, klik menu drop-down yang berada di paling kiri. Biasanya, tulisan menu tersebut adalah “Responsive”.

Kemudian, pilih salah satu tampilan smartphone atau tablet yang tersedia. Anda bebas memilih yang mana saja. Setelah itu, refresh situs Instagram yang telah terbuka.

4. Upload foto

Tampilan Instagram-mu kini sudah menyerupai tampilan di smartphone atau tablet. Anda juga sudah bisa menemukan tanda (+) di bagian bawah untuk meng-upload foto Anda.

Klik tanda (+) tersebut dan pilih foto yang tersedia di PC Anda.

5. Pilih foto

Anda bisa memilih foto dari Windows Explorer (Windows) atau Finder (iOS). Namun, dengan cara ini, Anda hanya bisa meng-upload satu foto dalam satu post.

Anda tidak bisa meng-upload multiple post maupun video.

6. Edit foto

Cara berikutnya sebelum upload foto Instagram di PC adalah mengedit foto.

Anda bisa melakukan edit foto sederhana berdasarkan pilihan-pilihan yang ditawarkan Instagram, seperti rotate, crop, adjustment, dan filter.

7. Isi caption

Meskipun tidak bisa memilih lebih dari satu foto dan video, Anda tetap bisa mengisi caption, tag akun lain, dan menambahkan informasi lokasi.

8. Share

Setelah melakukan tujuh langkah di atas, kini Anda siap untuk melakukan cara terakhir upload foto Instagram di PC.

Anda hanya perlu mengklik tulisan “Share”. Kemudian, fotomu akan ter-upload seperti ketika Anda meng-upload-nya dari smartphone.

Demikian cara upload foto Instagram dari PC. Sangat mudah dan simple, bukan?

Baca juga: Menguasai Algoritma dan Fitur Terbaru Instagram!

Sekarang, Anda tidak perlu lagi memindahkan fotomu ke smartphone dan baru meng-upload-nya. Anda bisa upload foto langsung dari laptop atau computer.

Jika penasaran dengan informasi dan tips lainnya seputar media sosial dan dunia karier, Anda bisa mengunjungi laman blog Jobnas.

Iwan Bisa
11 bulan yang lalu
0

Jobnas.com – Jika kalian menggunakan Instagram sebagai media sosial utama untuk periklanan dan pemasaran, memahami dan memperbarui algoritma dan itur terbarunya sangatlah penting.

Seperti jejaring sosial pada umumnya, algoritma Instagram akan terus disesuaikan dengan versi terbaru. Di tahun 2021, keadaan akan berbeda. Contohnya adalah meluncurkan fitur baru, atau setidaknya memperbarui fitur lama agar algoritma mengikuti perubahan tersebut.

Di bawah ini, kami akan menjelaskan algoritma dan fitur terbaru Instagram, yang sudah dikelompokkan berdasarkan kategori (Feed, Stories, dan explore). Yuk, lihat selengkapnya!

Algoritma Terbaru Instagram untuk Feed

Sebelumnya, feed beranda Instagram memuat unggahan dari orang-orang yang kalian ikuti secara berurutan. Karena fitur ini telah dihapus dan apa yang muncul di umpan tampak acak, menjadi cukup sulit untuk melihat pesan yang Anda inginkan.

Algoritma Instagram yang sebelumnya fokus pada beberapa hal saja, versi terbaru kini fokus pada 6 faktor, berikut penjelasannya.

1. Tepat Waktu / Time Liness

Meski fitur penyortiran postingan sudah hilang, algoritma terbaru Instagram masih memikirkan kecepatan atau kekinian. Posting yang paling baru diunggah akan selalu muncul di bagian atas feed.

Sadarilah bahwa sering, kan? Bagian atas adalah postingan baru, bagian bawah adalah beberapa jam yang lalu, jadi ada juga postingan dari beberapa hari yang lalu.

2. Hubungan / Relationship

Seberapa sering kalian berinteraksi dengan seseorang di Instagram? Kemungkinan besar, postingan mereka juga akan muncul secara rutin di feed.

3. Frekuensi / Frequency

Seberapa sering kalian membuka Instagram memengaruhi algoritma. Lebih seringnya, urutan feed kalian juga akan lebih teratur dan kronologis.

4. Pemakaian / Usage

Penggunaan atau durasi penggunaan. Semakin lama kalian menggunakan dan menjelajahi Instagram, semakin luas jangkauan postingan yang akan kalian temukan.

Padahal, terlepas dari algoritma terbaru yang dirilis oleh Instagram, sebagai pembuat konten intinya adalah kalian hanya perlu fokus untuk membuat konten yang semenarik mungkin.

Pastikan untuk memilih foto terbaik, gunakan keterangan yang menarik, dan jangan lupa memberi tag berdasarkan kategori foto yang akan membantu kalian menarik lebih banyak orang.

5. Following / Ikuti

Jika kalian banyak mengikuti, Instagram akan memilih jangkauan yang lebih luas, sehingga kalian jarang melihat orang tertentu.

Kecuali keterlibatan kalian masih cukup tinggi (seperti posting, komentar, atau hanya diberi tag di foto yang sama).

6. Kesenangan / Interest

Instagram menawarkan beberapa pilihan di Feed tergantung apakah kalian ingin memposting atau tidak. Pilihan ini ditentukan dari kebiasaan lama dan antisipasi terhadap apa yang akan kalian sukai.

Misalnya, kalian mengikuti akun Instagram “The Dodo” dengan konten binatang. Karena kalian sering mengklik tombol suka lalu mengomentari atau membagikan postingan The Dodo, kemungkinan besar kalian akan melihat lebih banyak postingannya di feed kalian.

Algoritma Instagram untuk Cerita

Algoritma Instagram Stories terbaru lebih berfokus pada kecepatan dan hubungan. Kalian akan sering melihat cerita terbaru dari akun yang paling sering berinteraksi dengan kalian, diikuti oleh cerita lainnya.

Karena itu, penting untuk terus memperbarui cerita dan berinteraksi dengan pengikut kalian. Metode? Misalnya, beberapa pengikut Anda mengomentari postingan terakhir Anda atau mungkin membalas utas Cerita Anda. Usahakan untuk selalu merespon agar engagement tinggi dan mereka lebih sering melihat Anda.

Baca juga: Supaya Videomu Dilihat Banyak Orang, Pelajari Rahasia Algoritma YouTube

Algoritma Instagram untuk Halaman Penemuan

Bagian dari Instagram yang terus berkembang adalah halaman Explore. Selalu miliki versi terbaru dari algoritma fitur Instagram ini. Sekarang kalian dapat melihat rangkaian postingan dengan tagar serupa, atau bahkan memilih kategori dari kolom Pencarian.

Ingin foto atau video kalian muncul di halaman Jelajahi? Caranya ternyata sangat mudah. Yang harus kalian lakukan adalah memastikan kalian membuat konten yang paling relevan, menggunakan teks yang paling menarik, lalu memilih tagar yang umum dan sesuai.

Ceruk yang disebutkan di sini adalah tagar khusus, sehingga menargetkan orang-orang yang secara khusus mencarinya.

Algoritma Instagram untuk IGTV dan Reels

Algoritme baru untuk fitur Instagram IGTV dan Reels sebenarnya kurang lebih sama dengan algoritma untuk Streams. Konten umumnya akan diprioritaskan berdasarkan akun dan jenis postingan yang Anda sukai atau jelajahi lebih dalam.

Sejauh ini, belum lagi tingkat perayapan, penayangan, dan keterlibatan pelanggan sangat rendah. Untuk mengubahnya, salah satu tips yang dapat ditawarkan adalah “membantu” orang menemukan konten IGTV atau Reels kalian.

Metode? Saat mendownload, jangan lupa klik “post preview”. Dengan cara ini, pengikut kalian dapat dengan mudah melihat konten kalian di profil kalian dan mudah-mudahan di umpan kalian. Berikut penjelasan lengkap algoritma Instagram terbaru yang bisa memandu kalian dalam perencanaan konten untuk tahun 2021.

Baca juga: Startup Game Indonesia, dari Game Lokal Hingga Kancah Internasional

Saya harap kalian mengerti dan dapat membuat pekerjaan kalian lebih efisien di masa depan, oke?

Jika kalian menginginkan lebih banyak tip tentang media sosial dan pemasaran secara umum, kalian dapat membaca artikel Jobnas. Dan ada lagi alternatif lain yaitu kalian mendaftar di Jobnas, di sana banyak tips bermanfaat akan dikirimkan langsung ke kotak masuk kalian.

Iwan Bisa
1 tahun yang lalu
0

Jobnas.com – Selama proses interview, sekitar 44 % rekruter memantau konten media sosialmu. Dengan demikian, kamu bisa menggunakan Instagram sebagai portofolio pribadimu. Hal ini dikarenakan media sosial ini sangat populer. Bagi kamu yang masih pemula, memanfaatkan media sosial sebagai media portofolio akan jauh lebih mudah. Dari segi biaya, kamu tidak perlu mengeluarkan dana khusus untuk membuat website portofolio.

Di artikel ini, Jobnas.com akan mendeskripsikan bagaimana cara mengubah akun Instagram kamu menjadi portofolio yang menarik? Yuk, simak selengkapnya!

1. Buatlah Bio Instagram Kamu Selayaknya Cover Letter

Audiens akan melihat bio Instagram untuk melihat profilmu, termasuk calon klien atau rekruter yang akan merekrutmu. Sosok dirimu dan siapa kamu akan diketahui lewat bio. Oleh karena itu, kamu perlu bio profil yang menarik selayaknya cover letter.

Setidaknya ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan ketika menulis bio profil Instagram kamu untuk portofolio. Seperti dilansir dari Shutterstock, berikut ini merupakan hal-hal penting yang perlu kamu perhatikan ketika menulis bio di Instagrammu.  

  • Nama; klien atau rekruter akan mencari tahu kamu lebih lanjut melalui platform lain seperti LinkedIn. Oleh karena itu, pastikan kamu mencantumkan nama lengkap di bio kamu. 
  • Lokasi; lokasi menjadi salah satu faktor penentu apakah mereka akan merekrutmu, terutama bagi sebagian klien atau rekruter. Apalagi jika pekerjaan tersebut mengharuskanmu berada di lokasi yang sama dengan klien.
  • Link in bio; jika kamu juga memiliki portofolio di platform tersebut,  kamu bisa mencantumkan link dari platform lainnya.
  • Bio; kamu bisa menjelaskan hal-hal lain yang masih berkaitan dengan pekerjaanmu. Misalnya, apakah kamu bergabung di sebuah komunitas atau minat apa saja yang kamu miliki seputar pekerjaanmu. Buatlah bio kamu sejelas mungkin sehingga klien atau rekruter dapat memahami siapa dirimu dan apa pekerjaanmu. Kamu juga bisa menambahkan emoji agar bio terlihat menarik, namun jangan berlebihan.

2. Manfaatkan Feeds sebagai Portofolio

Feeds adalah hal kedua yang akan dilihat oleh klien atau rekruter ketika kamu menggunakan akun Instagram sebagai portofolio. Dengan demikian, perlakukan feeds Instagram kamu sebagai ruang portofolio. Tanyakan kepada dirimu, konten seperti apa yang ingin kamu perlihatkan kepada klienmu.

Pilih konten yang akan kamu tampilkan di feeds Instagram kamu. Beberapa pertanyaan ini mungkin dapat membantumu dalam memilih konten yang tepat untuk portofolio Instagram kamu.

“Apa yang ingin saya lihat jika saya adalah klien impian?”

“Apakah saya menunjukkan kepada klien apa bakat saya dan bahwa saya akan menjadi orang yang baik untuk diajak bekerja sama (profesional terhadap orang lain dan merek lain yang pernah saya tangani)?”

“Bagaimana saya menonjol dari orang lain dalam industri saya?”

“Apakah ada konsistensi dalam feeds Instagram saya?”

Baca juga: Rencanakan Revenue Model yang Matang Agar Pemasukan Bisnismu Lancar

3. Manfaatkan Fitur Instagram Story

Kamu juga bisa memperlihatkan proses pembuatan karya, selain memperlihatkan karya yang telah jadi. Digital Surgeons memerikan bahwa untuk menarik klien adalah membagikan proses pembuatan karyamu.

Ini akan membuat akun Instagram yang kamu khususkan untuk portofolio terasa lebih interaktif. Kamu bisa memanfaatkan fitur Instagram Story untuk membagikan proses pembuatan karyamu tanpa merusak feeds yang telah kamu susun.

4. Gunakan Hashtag untuk Berinteraksi dengan Komunitas dan Klien

Hal yang paling penting untuk dilakukan  adalah jangan biarkan portofolio kamu di Instagram berdiam begitu saja. Kamu tetap harus berinteraksi dengan sesama pengguna Instagram lainnya. Agar dapat meraih audiens yang tepat, kamu bisa menggunakan hashtag agar konten-konten yang kamu bagikan. Sehingga, kamu dapat terkoneksi dengan komunitas dan klien yang relevan dengan keahlianmu.

5. Konsisten Berkomunikasi dengan Klien Melalui Instagram

Pastikan kamu terus menjalin interaksi dengan klien, meski telah memanfaatkan akun Instagram kamu untuk portofolio. Hal ini dilakukan agar  kamu tetap menjadi salah satu kandidat potensial untuk kerja sama mereka berikutnya.

Berikut langkah-langkah yang bisa kamu lakukan untuk menjalin interaksi dengan klien.

  • Gunakan branded hashtag yang terasosiasi dengan klien di caption kamu. Misalnya #CareerDiscoveryWithoutLimits #Jobnas.comSharing.
  • Berinteraksi dengan klien dengan menandai mereka di postingan kamu atau dengan mengomentari kiriman mereka.

Baca Juga : 5 Tips Membuat Instagram Live yang Menarik Banyak Followers

Itulah penjelasn Jobnas.com mengenai 5 langkah mengubah Instagram menjadi portofolio pribadi. Bagi kamu yang sering mengisi waktu senggang dengan Instagram, kamu bisa mencoba memanfaatkan langkah di atas untuk mengubahnya menjadi portofolio. 

Iwan Bisa
1 tahun yang lalu
0

Jobnas.com – Sering kali seseorang lalai akan pekerjaannya dikarenakan terlalu sibuk menikmati media sosial seperti Instagram, Twetter, dan facebook. Memang menikmati di media sosial itu dampaknya tidak begitu negaitif juga.

Di sana banyak ilmu dan pengetahun baru yang akan di peroleh. Akan tetapi sagat mengganggu akan pekerjaan kita jika terlalu sering menggunakannya. Dan dampaknya pekerjaan kita tidak akan selesai.

Jika begitu? Anda perlu membutuhkan waktu khusus agar tidak terlalu sering melihat media sosial, dan saatnya untuk mencoba menguranginya.

Dikutip dari Declutter The Mind, detoks media sosial adalah upaya untuk mengurangi penggunaan dan konsumsi media sosial dalam jangka waktu tertentu. Jika anda ingin melakukannya, lihat 7 tips dari Jobnas berikut ini!

1. Hindari Media Sosial saat Bangun Tidur

Menurut data dari Survei Konsumen Seluler Global Deloitte 2016, 61% orang membuka ponsel cerdas mereka 5 menit setelah bangun tidur. Salah satu yang paling terbuka adalah media sosial.

Data menunjukkan bahwa banyak orang memulai hari mereka dengan media sosial. Bahkan, rutinitas ini bisa berlanjut sepanjang hari. Oleh karena itu, lakukan detoks sejak pagi. Triknya adalah menghindari membuka media sosial tepat setelah bangun tidur.

Untuk bisa menghidarinya anda dapat melakukan banyak hal lain, seperti berolahraga, mandi, dan sarapan.

2. Lakukan Aktivitas Lain

Detoksifikasi media sosial lebih masuk akal jika anda dapat mengabdikan diri untuk aktivitas lain yang lebih bermakna. Tentu saja, ada banyak hal positif yang dapat anda lakukan tanpa media sosial, seperti berolahraga, mengikuti kursus online, menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman.

3. Matikan Notifikasi

Notifikasi akan sangat mengganggu anda saat sedang bekerja, belajar atau melakukan aktivitas lainnya. Ketika pengumuman media sosial tiba, perhatian anda pasti akan tertuju padanya.

Anda ingin segera membuka jejaring sosial dan mempelajari pembaruan yang terjadi pada akun anda. Secara otommatis anda kehilangan fokus pada pekerjaan. Dari sekarang anda dapat mencoba tips ini dengan menonaktifkan notifikasi.

4. Hapus Aplikasi

Cara paling efektif untuk detoks media sosial adalah dengan menghapus aplikasi yang sering anda gunakan. Jika anda merasa kecanduan Instagram dan TikTok, hapus sementara kedua aplikasi tersebut. Dengan cara ini, anda tidak bisa lagi mencuri kesempatan untuk membuka jejaring sosial.

5. Batasi Waktu Layar

Jika mematikan notifikasi tidak cukup efektif, anda dapat membatasi waktu yang anda habiskan di media sosial. Namun, trik ini membutuhkan komitmen yang kuat dari anda. Misalnya, anda dapat berjanji pada diri sendiri untuk tidak berada di media sosial selama jam kerja. Dengan cara ini, anda dapat fokus pada apa yang perlu anda selesaikan pada saat itu.

6. Berhenti Mengikuti atau Menyembunyikan Banyak Akun

Detoks media sosial bukan hanya tentang mengalahkan kecanduan. Terlebih lagi, detoks dapat membantu anda menjaga kesehatan mental anda. Anda sering melihat orang berdebat di media sosial. Ada juga orang yang secara rutin melampiaskan amarahnya di akunnya.

Namun, Anda harus berhati-hati. Orang yang menggunakan jejaring sosial seperti ini dapat dianggap sebagai orang jahat. Akibatnya, anda dapat berhenti mengikuti atau menyembunyikan beberapa akun yang sering menyebarkan hal negatif di jejaring sosial.

7. Tantang Diri Sendiri

Mirip dengan poin ketiga, tips ini membutuhkan komitmen yang kuat dari dalam. Anda dapat membuat tantangan detoks media sosial versi anda sendiri. Biasanya seseorang mengalami penarikan dalam 100 hari atau 3 bulan.

Selama periode ini, mereka akan mengurangi atau bahkan berhenti menggunakan jejaring sosial. Namun, ini bukan referensi yang tepat. Anda dapat menentukan periode detoks sesuai dengan kebutuhan anda.

Misalnya, anda memiliki proyek besar yang harus diselesaikan dalam waktu satu bulan. Jadi kamu bisa menggunakan waktu ini untuk serius dan fokus.

Begitu tujuh tips detoks media sosial dari Jobnas yang bisa kamu lakukan. Semoga 7 tips di atas dapat membantu dan dapat mengurangi penggunaan media social anda.

Baca juga: Kenali 5 Tools Growth Hacking Supaya Bisnismu Berkembang Pesat

Di sisi lain Jobnas telah menyiapkan berbagai informasi penting lainnya. anda dapat membacanya di blog Jobnas di mana pun dan kapan pun anda berada. Menarik kan? Terus ikuti kami pada konten-konten kami selanjutnya.

Iwan Bisa
1 tahun yang lalu
0

Jobnas.com – Sebagai pengguna Instagram, tentu kamu sering melihat orang yang mengisi deretan daftar pertanyaan ringan di Instagram Story. Nah, perlu kamu ketahui bahwa konten ini merupakan jenis Instastory Template. Template ini bukan karya yang sembarangan, lho. Namun, ia bisa menjadi salah satu strategi untuk pemasaran media sosial. 

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang penjelasannya, simak ulasan di bawah ini. 

Pengertian Instastory Template

Dalam sebuah Instastory Template, semua pertanyaan audiens dituliskan ke dalam gambar. Setelah itu, gamabar akan dibagikan melalui fitur Instagram Story akun perusahaanmu. Pada titik ini, audiens tinggal men-screenshot-nya, lalu mereka dapat menjawab pertanyaan itu dan membagikannya lewat IG mereka masing-masing. Pertanyaanya pun beragam. Mulai dari checklist, pemberian pilihan, hingga permintaan untuk memasukkan GIF. 

Template ini dapat dimanfaatkan sebagai strategi pemasaran, meski terkesan remeh dan hanya untuk bersenang-senang. 

Mengapa Kamu Harus Punya Instastory Template?

Seperti yang telah disinggung Jobnas.com, template di Instastory bisa dimanfaatkan untuk marketing. Mengapa demikian?

Tentunya, template-mu sudah tentu punya identitas yang berupa logo, hingga kata-kata “nama merekmu”. Identitas ini juga ikut dibagikan saat audiens mengisi template dan mengirimnya di akun mereka. 

Baca Juga : 6 Tips Membuat Executive Summary atau Ringkasan Eksekutif

Seperti yang dikatakan Upleap, hal tersebut dapat membantu merekmu agar lebih dikenal banyak orang. Selain itu, ia juga bisa membuat suatu brand terus berkembang. Seperti ketika seorang blogger pernah meningkatkan followers-nya dari 50.000 menjadi 446.000. Semua dilakukan lewat konten ini dalam waktu kurang dari seminggu.

Hal tersebut memang dapat membuat lingkaranmu kian lebar. Sebab, kamu bisa menyentuh mereka yang tidak mengikuti akunmu. Misalnya, si Z adalah follower-mu. Si C bukan follower-mu, melainkan follower si Z. Namun, si  Z mempost sebuah template IG Strory-mu. Si C, yang sama sekali belum mengetahuimu, melihat Story tersebut. Pada akhirnya, C mendengar brand-mu berkat templat yang kamu buat itu. 

Interaksi tersebut juga dapat  menyenangkan bagi audiens. Lebih baik isi template Instagram Story saja, daripada waktu luang mereka dihabiskan untuk melamun.

Ide Instastory Template

Untuk membuat sebuah template di Instastory, tentu kamu membutuhkan inspirasi yang dapat dijadikan acuan. Ada beberapa jenis template yang bisa kamu amati, tiru, dan modifikasi sebagai inspirasi. Seperti dikutip dari HopperHq, berikut ini merupakan inspirasi-inspirasinya : 

1. Pertanyaan Sesuai dengan Brand

Bentuk paling sederhana dari template IG Story adalah memanfaatkan deretan pertanyaan. Deretan pertanyaan ini berguna sebagai jawaban dari audiens atas pertanyaanmu.  Selain itu, jangan lupa ketika membuat pertanyaan harus disesuaikan dengan brand-mu. 

Misalnya, kamu bekerja di industri pariwisata. Kamu bisa membuat pertanyaan soal tempat pariwisata yang ingin dikunjungi followers. 

Selain itu, bentuknya juga tak sekadar pertanyaan saja. Kamu bisa membuat sebuah pilihan “Yes or No”, “This or That”, atau berupa permainan Bingo. 

2. Ikuti Tren

Dalam setahun tentu ada berbagai macam peringatan hari besar. Mulai dari hari pahlawan, hari pendidikan nasional, hari sumpah pemuda, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, kamu dapat membuat Instastory template yang relevan dengan semua itu. Misalnya, kamu bisa membuat template berupa daftra “10 pahlawan yang Menginspirasiku”

Baca Juga : JHT BPJS Ketenagakerjaan: Syarat Lengkap dan Cara Klaim

Orang-orang yang mereka tag juga bisa me-repost template-mu, lho. Ini bisa membuat namamu makin tersebar ke banyak akun. Namun demikian, umur dari template ini cuma sebentar, meski cukup menjanjikan. Templatemu baru bisa digunakan lagi tahun depan, jika tren sudah lewat. 

3. Lihat Kegiatan yang Banyak Dibicarakan Orang

Kegiatan spesifik juga bisa jadi kontenmu, lho. Misalnya, sedang ada pertandingan Moto Gp. Kamu bisa meminta followers melakukan tebak skor.

Sama seperti template tren, umur template ini hanya sebentar. Jika tahun depan event-nya tak ada lagi, template itu sudah tidak bisa digunakan sama sekali.

4. Minta Isi Emoji, GIF, Stiker, atau Gambar

Audiens tidak hanya bisa mengetik saja, lho. Ada juga pilihan untuk meminta mereka menggambar template-mu. Seperti, ajak mereka mengekspresikan suasana hati saat ini. Variasi dari kegiatan ini tentu bisa membuat template-mu terlihat semakin menarik. 

Kamu juga bisa meminta followers menjawab lewat emoji, GIF, atau stiker. Siapa tahu, mereka lebih tertarik memilih-milih visualisasi daripada menulis.

Nah, itulah informasi dari Jobnas tentang Instastory template. Bagaimana, apakah kamu tertarik membuatnya?

Baca juga: Di Balik Suksesnya Penjualan Produk, Ada Profesi Canvasser

Jika begitu, jangan lupa, buat ukuran template yang sesuai, ya!. Kalau kamu ingin membuat template yang sesuai, seperti dikutip dari Snappa, besarnya adalah 1080×1920 pixel, atau setara dengan 9:16. Masih banyak trik marketing lain yang dapat kamu pilih jika memang belum tertarik dengan ini. Salah satunya lewat pemasaran di Instagram. 

Kamu bisa mempelajari semua itu di Jobnas.com, lho. 

Enol Writer
1 tahun yang lalu
0

 Jobnas.com – Apa pernah kamu melihat Instagram Live yang membosankan dan penontonnya sedikit? Nah, sebenarnya ada berbagai cara untuk membuat Instagram Live yang menarik dan berkesan!

Live Instagram tersendiri merupakan bagian dari Instagram stories yang banyak sekali dimanfaatkan untuk sesuatu keperluan bisnis.

Dikutip dari Oberlo, ada sekitar 500 juta akun yang menggunakan Instagram Stories setiap hari pada 2018. Sementara itu, dari satu per tiga Instagram stories yang paling banyak dilihat berasal dari akun bisnis.

Jadi, tidak akan heran jika bakal banyak orang yang memanfaatkan Instagram Live sebagai sebuah platform branding dan marketing bisnis mereka.

Lalu, bagaimana dengan cara membuat Instagram Live yang akan menjadi menarik? Berikut Jobnas akan memberikan beberapa tips untukmu.

Tips Membuat Instagram Live Menarik Banyak Followers

1. Tentukan Tujuan “SMART”

Instagram Live sering sekali dianggap membosankan karena tidak memiliki perencanaan yang matang.

Maka seperti yang dikutip dari Hootsuite, cara pertama dalam melakukan Instagram Live adalah membuat perencanaan “SMART” yang merupakan singkatan dari specific, measurable, attainable, relevant, dan timely.

Specific. Buat tujuan yang spesifik dari Instagram Live-mu. Misalnya, kamu ingin Live-mu ditonton oleh setidaknya 350 akun.

Measurable. Tentukan tujuan yang terukur dari sesi Live-mu. Sebagai contoh, kamu ingin followers-mu bertambah 50 akun setelah live.

Attainable. Buat tujuan yang mungkin dicapai. Hindari membuat tujuan Instagram Live yang terlalu tinggi, contohnya kamu ingin followers–mu bertambah 1 juta akun setelah live.

Relevant. Tentukan tujuan live yang sesuai dengan tujuan bisnismu.

Timely. Pastikan tujuanmu memiliki deadline. Sebagai contoh, kamu ingin produkmu terjual habis dalam tiga hari usai sesi live.

Di luar itu, perencanaan lain juga perlu dilakukan. Hal itu misalnya dilakukan dengan cara mengatur durasi, topik, alur, dan poin-poin yang ingin kamu sampaikan dalam Instagram Live.

2. Promosikan Sesi Live

Sebelum melakukan Instagram Live, pastikan kamu telah mempromosikan rencana kapan kamu akan live-mu tersebut.

Kamu juga bisa mempublikasikan pengumuman bahwa kamu akan live kapan, di akun apa, dan dengan siapa (jika ada). Bagikan pengumuman tersebut di Instagram feeds dan Instagram stories-mu.

Dengan begitu, pengikutmu juga akan tahu dan menjadwalkan diri untuk mengikuti sesi live-mu.

Jadi, jangan sampai kamu pernah melewatkan cara melakukan Instagram Live yang satu ini, ya!

Baca Juga: Bagaimana Cara Menjadi MC yang Baik? Perhatikan 5 Skill Ini

3. Pin Topik Live

Cara berikutnya untuk membuat Instagram Live yang menarik adalah membuat pin berisi topik live.

Pin merupakan salah satu fitur Instagram live yang bisa kamu manfaatkan untuk menampilkan informasi penting bagi penonton.

Sebagai contoh, kamu bisa menulis, “Live bersama Maudy Ayunda – How to Find Your Work Life Balance in Pandemic”.

Selain topik, kamu juga bisa membuat pin berisi beberapa pertanyaan yang bisa dijawab oleh penonton.

4. Ciptakan Engagement

Salah satu kelebihan Instagram Live adalah penonton bisa langsung memberikan komentar secara real time. Maka, manfaatkan fitur itu dengan maksimal.

Jika ada seorang penonton yang menanyakan sesuatu, kamu bisa menjawabnya langsung pada saat sesi live.

Alternatif lainnya, kamu bisa membuat sesi question & answer (Q&A) pada bagian akhir Instagram Live. Cara ini sangat efektif dalam membangun engagement dengan penonton saat live.

5. Tutup dengan Call-to-Action

Terakhir, cara yang tidak boleh kamu lewatkan dalam melakukan Instagram Live adalah menyampaikan call-to-action (CTA).

CTA adalah sebuah ajakan agar audiens melakukan sesuatu yang kamu inginkan.

Dikutip dari Wordstream, kamu bisa membuat CTA yang sesuai dengan tujuan awalmu melakukan live.

Sebagai contoh, kamu bisa mengajak penonton untuk mengikuti akun Instagrammu agar tidak ketinggalan informasi menarik.

Itulah dia beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk membuat Instagram Live yang ciamik dan menarik. Kini, followers-mu pasti semangat untuk mengikuti setiap Instagram Live yang kamu buat!

Selain Instagram live, sebenarnya ada berbagai cara lain lagi yang bisa kamu manfaatkan untuk branding dan promosi bisnismu, salah satunya yaitu Instagram marketing.

Jika tertarik untuk mengetahuinya lebih lanjut, kamu bisa ikuti kita terus diberbagai tips dari Jobnas.