Menu

Google Autocomplete

Ghufron Writer
4 bulan yang lalu
0

Jobnas.com – Dalam proses seo ini, kamu bisa menggunakan Google Autocomplete untuk meriset keyword untuk sebuah konten. Selain itu, fitur ini juga tersedia secara gratis dan kamu bisa menggunakannya dengan sangat mudah. Tentu kamu semakin penasaran setelah mengetahui fakta itu. Nah, di artikel ini Jobnas.com akan mendeskripsikan terkait hal tersebut melalui penjelasan di bawah ini.

Pengertian Google Autocomplete

Secara definitif, Google Autocomplete merupakan merupakan fitur milik mesin pencari bernama ‘Google’. Cara kerjanya adalah mencoba “menebak” apa yang sedang ingin kamu cari di internet. Seperti kamu mengetik “din-f”, nah, di tengah-tengah ketikanmu akan muncul saran pencarian. Supaya lebih memahami terkait hal tersebut urutannya.

Lalu, mengapa kamu harus mengetahui fitur ini? Dilansir dari Search Engine Journal, Google Autocomplete bisa dimanfaatkan untuk SEO. Lebih tepatnya, ia bisa dimanfaatkan untuk riset keyword. 

Cara Kerja Google Autocomplete

Tentu kamu harus mengetahui terlebih dahulu terkait cara penggunaan fitur yang satu ini. Nah, dalam konteks ini, menurut Keyword Tool, setidaknya ada 4 cara untuk mengetahui cara kerjanya:

Baca juga: Tingkatkan Penjualan dengan Metode Lead Scoring & Prioritas yang Tepat

1. Lokasi dan Bahasa

Ternyata, tempatmu mencari informasi akan mempengaruhi hasil pencarian. Bahkan, hal ini juga terjadi saat kamu mencari dengan browser dengan fitur Incognito. Selain itu, bahasa yang kamu gunakan juga punya pengaruh, lho. Jika kamu memilih bahasa tertentu, saran dari Google juga akan berbeda.

2. Search History-mu

Ketika Google menyimpan deretan sejarah pencarianmu,  hal ini bisa memicu bias dalam Google Autocomplete. Dengan demikian, hapus dulu semua informasi itu, ya!

3. Topik Tren

Sebelum menggunakan Google Autocomplete untuk SEO, kamu wajib mengetahui kata kunci yang tengah banyak dicari bisa ada di saran Google bagian atas. Jika artikel yang ingin kamu gunakan bersifat evergreen, tentu keyword tersebut kurang tepat. Hal yang sebaliknya berlaku jika kamu tengah merancang konten seasonal.

Baca Juga: Bagaimana Cara Menjadi MC yang Baik? Perhatikan 5 Skill Ini

4. Banyaknya Pencari Keyword

Biasanya, Google juga menaruhnya di bagian atas saran pencarian. Biasanya, Google akan menaruh informasi yang ingin orang ketahui di bagian atas saran pencarian. Ternyata fakta ini membuat Google Autocomplete bisa dimanfaatkan untuk pencarian keyword. 

Ketik saja satu sampai dua kata yang ingin kamu tulis. Google akan memberikan berbagai kata kunci yang banyak digunakan orang.

Yang Tak Mungkin Masuk Autocomplete

Demi menjaga kualitas pencariannya, Google “membuang” beberapa keyword dari sarannya. Hal ini tentu harus kamu ketahui sebelum menggunakan Google Autocomplete untuk SEO. Melansir situs resmi Google hal-hal tersebut, di antaranya adalah:

  • Mengandung unsur pornografi (di luar pencarian fakta medis)
  • Mengandung kegiatan berbahaya
  • Mengandung kebencian pada suku, agama, ras, atau antargolongan
  • Mengandung kekerasan

Tips Memanfaatkan Google Autocomplete untuk SEO

Setelah kamu memahami cara kerja dari Google Autocomplete. Saatnya sekarang membahas implementasinya dalam SEO. Nah, Neil Patel setidaknya memiliki tiga tips untuk melakukannya, yaitu : 

1. Keluar Dari Akun Google

Tentu sudah tidak asing lagi bagi kamu ketika pergi ke Google akan menemukan search history. Nah, ternyata Search History juga bisa mempengaruhi hasil pencarian. Keluar saja dari akunmu, jika kamu tak ingin repot menghapus sejarah ini. Kamu bisa menyalakan fitur Incognito apabila dirasa terlalu repot.  Meskipun demikian, trik ini tidak mengubah pengaruh lokasi.

2. Gunakan VPN

Ingat, tempat pencarian bisa memengaruhi Google Autocomplete. Apalagi audiensmu misalnya ada di belahan dunia. Oleh karena itu, kamu dapat menggunakan VPN sebagai solusi. Jika sasaran kontenmu ada di Korea Selatan, pilih saja lokasi itu sebagai tujuan VPN-mu. Setelah itu, barulah gunakan Google Autocomplete untuk SEO.

3. Sesuaikan Bahasa

Ubah dulu bahasa akunmu ke bahasa audiens. Hal ini disebabkan karena bahasa juga dapat memengaruhi rekomendasi pencarian Google. 

Baca Juga: Yuk, Ketahui 5 Fitur Android 13 yang Berfungsi Meningkatkan Produktifitas Kalian

Itulah informasi dari Jobnas.com mengenai pemanfaatan fitur ini. Bagaimana, apakah kamu tertarik menggunakan Google Autocomplete untuk SEO? Apabila demikian, selamat, kamu selangkah lebih baik daripada kompetitor. Akan tetapi, kamu tetap wajib menerapkan trik content marketing lainnya.