<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>false adverstising &#8211; Jobnas</title>
	<atom:link href="https://jobnas.com/tag/false-adverstising/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jobnas.com</link>
	<description>Jobnas.com Portal Lowongan Kerja Update Loker Jogja, Semarang, Jakarta dan Surabaya</description>
	<lastBuildDate>Sun, 04 Dec 2022 13:20:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>

<image>
	<url>https://jobnas.com/wp-content/uploads/2025/05/cropped-favicon-32x32.png</url>
	<title>false adverstising &#8211; Jobnas</title>
	<link>https://jobnas.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Hati-hati dengan Penggunaan False Advertising, Bisa Berdampak Buruk</title>
		<link>https://jobnas.com/artikel/penggunaan-false-advertising/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ghufron Writer]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Nov 2022 03:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Advertising]]></category>
		<category><![CDATA[false adverstising]]></category>
		<category><![CDATA[Iklan]]></category>
		<category><![CDATA[Jobnas]]></category>
		<category><![CDATA[Loker]]></category>
		<category><![CDATA[Lowongan Kerja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jobnas.com/?p=8283</guid>

					<description><![CDATA[Jobnas.com &#8211; False Advertising adalah sebuah permasalahan yang sudah lama mengancam pengiklan di dunia maya. Tak hanya merugikan pengiklan, nyatanya, iklan palsu seperti ini&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong><a href="/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Jobnas.com</a></strong> &#8211; <em>False Advertising</em> adalah sebuah permasalahan yang sudah lama mengancam pengiklan di dunia maya. Tak hanya merugikan pengiklan, nyatanya, iklan palsu seperti ini juga bisa berdampak buruk, terutama bagi perusahaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Oleh karena itu, Jobnas.com akan menjelaskan serba-serbinya agar kamu terhindar dari risiko berbahaya iklan ini. Yuk, simak selengkapnya di bawah ini!</p>



<h2 class="wp-block-heading">Apa itu <em>False Advertising</em>?</h2>



<p class="wp-block-paragraph"><em>False Advertising</em> adalah informasi yang tidak benar atau menyesatkan pada kampanye iklan untuk membuat orang membeli sesuatu, atau untuk datang mengunjungi toko mereka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dikutip dari <a href="https://dcba.lacounty.gov/portfolio/false-advertising/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">DCBA</a>, <em>False Advertising</em> adalah sebuah iklan yang terbentuk dari kumpulan informasi dan petunjuk yang salah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tujuan <em>False Advertising</em> adalah untuk menggambarkan kualitas produk atau layanan yang baik supaya pelanggan sepakat untuk membelinya. Namun, Faktanya tidak demikian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal ini disebabkan karena pasar dan kompetisi yang semakin ketat, sedangkan produk atau layanan yang ditawarkan tidak mampu bersaing.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca juga: <a href="https://jobnas.com/ingin-jadi-sales-representative-yang-profesional-wajib-kuasai-5-skill-ini/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Ingin Jadi Sales Representative yang Profesional? Wajib Kuasai 5 Skill Ini</a></p>



<p class="wp-block-paragraph">Agar tetap relevan dengan kondisi seperti itu meskipun sedang dalam posisi yang tidak menguntungkan, perusahaan mulai membentuk <em>False Advertising</em>. Pelanggan yang kurang beli bisa jadi korban karena menggunakan jargon-jargon ‘produk terbaik’ atau ‘kualitas nomor satu’.&nbsp;</p>



<h2 class="wp-block-heading">4 Jenis-Jenis False Advertising yang Populer</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Seperti yang sudah dijelaskan, <em>False Advertising</em> terbentuk dari kumpulan informasi yang tidak benar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meskipun begitu, iklan palsu bisa dirancang menjadi berbagai tipe, sesuai dengan kebutuhan perusahaan yang melakukannya. Lalu, apa sih jenis-jenis <em>False Advertising</em> yang perlu kamu ketahui ?</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berikut ini adalah penjelasannya :&nbsp;</p>



<h3 class="wp-block-heading">1. Bait and Switch</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Seperti dilansir Forrest Lamothe, bait and switch adalah jenis <em>False Advertising</em> yang sering dimanfaatkan. Biasanya diciptakan ketika perusahaan mengiklankan produk yang sebenarnya tak akan mereka jual.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan begitu, iklan palsu ini berfungsi agar pelanggan datang ke toko retail mereka dan membeli produk-produk lainnya. Seperti misalnya, perusahaan perabotan mengiklankan produk meja lipat yang persediaannya terbatas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Akan tetapi, karyawan akan mengungkapkan bahwa meja lipatnya sudah habis ketika pelanggan tiba di toko untuk membelinya.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga :&nbsp;Memahami Inclusive Design, Konsep Desain untuk Semua Pengguna</p>



<h3 class="wp-block-heading">2. Foto yang Tak Serupa</h3>



<p class="wp-block-paragraph"><em>False Advertising</em> berikutnya dapat kamu lihat dalam kehidupan sehari-hari, biasanya saat sedang memesan makanan atau membeli barang di toko serbaguna.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terkadang, perusahaan tak ragu untuk menempatkan foto produk yang tak serupa dengan deskripsi aslinya. Tujuannya sederhana, yakni agar produk yang mereka iklankan terlihat lebih menggiurkan.</p>



<h3 class="wp-block-heading">3. Pemalsuan Harga</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Seperti disadur Justia, jenis <em>False Advertising</em> berikutnya adalah iklan yang memalsukan harga produk atau layanan. Pada umumnya, jenis iklan palsu ini dapat ditemukan pada perusahaan telekomunikasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai contoh, perusahaan mengiklankan kartu perdana dengan harga yang murah. Namun, untuk mendapatkan fitur yang seharusnya terdapat dalam paket umum, perusahaan akan mengajukan biaya tambahan yang tak ditempatkan dalam iklan.</p>



<h3 class="wp-block-heading">4. Klaim yang Tak Pernah Terbukti</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Berikutnya adalah iklan dengan jargon-jargon klaim yang sebenarnya tak pernah mereka dapatkan. Jenis iklan palsu ini ditujukan agar pelanggan merasa bahwa mereka telah membeli produk terbaik yang tak bisa mereka dapatkan di perusahaan lain.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kenyataannya, manfaat dan kualitas tersebut tak akan mereka dapatkan. Klaim-klaim kualitas terbaik ini tidak pernah diraih produk. Yang ingin perusahaan lakukan hanyalah untuk menggiur pelanggan agar membeli produk tersebut.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Dampak <em>False Advertising </em>Bagi Perusahaan</h2>



<p class="wp-block-paragraph">Mungkin, menyebarkan iklan palsu adalah suatu hal yang menggiurkan, terutama karena adanya jaminan pelanggan yang banyak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kendati begitu, jenis pemasaran seperti ini bisa membawa dampak yang sangat buruk bagi perusahaan. Nah, seperti apa pengaruh Iklan Palsu untuk perusahaan yang menyebarkannya? Menurut Chron, berikut adalah pemaparannya:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Bisnis perusahaan terancam hukuman pidana</li>



<li>Perusahaan bisa mengalami penurunan dalam bidang sales</li>



<li>Customer loyalty akan menghilang</li>



<li>Perusahaan memiliki reputasi yang buruk</li>



<li>Perusahaan akan sulit untuk berkembang</li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Pada hakikatnya, <em>False Advertising</em> adalah sebuah iklan dengan sajian informasi yang salah dan menyesatkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Iklan palsu ini bisa membahayakan bagi pelanggan, akan tetapi, bisa menjadi lebih fatal bagi bisnis perusahaan. Oleh karena itu, jenis iklan ini harus dihindari, baik sebagai seorang pelanggan ataupun advertiser.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga :&nbsp;<a href="https://jobnas.com/tips-quality-time-untuk-pasangan-yang-sibuk-kerja/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">3 Tips Quality Time untuk Pasangan yang Sibuk Kerja</a></p>



<p class="wp-block-paragraph">Itulah beberapa hal terkait dengan dunia periklanan yang dapat <em><a href="/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Jobnas.com</a></em> berikan. Setelah memahami tentang <em>False Advertising</em> di atas, apakah kamu tertarik untuk terjun dalam dunia periklanan?</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
