Menu

buku

Ghufron Writer
4 bulan yang lalu
0

Jobnas.com – “Buku adalah cakrawala dunia”, begitulah pepatah yang sering kita dengar. Dengan membaca buku, horizon pengetahuan seseorang akan bertambah. Selain menambah kecerdasan intelektual kita, membaca buku juga mengandung banyak manfaat apabila dibaca sebelum tidur. 

Jika kamu merupakan seorang pekerja yang tak memiliki waktu untuk membaca buku, kamu bisa, kok, membaca buku menjelang tidur.

Kebiasaan membaca buku sebelum tidur justru sangat cocok bagi para pekerja yang mungkin sulit menyisihkan waktu di pagi hingga sore hari.meskipun hanya membaca sebentar, kamu tetap bisa merasakan manfaatnya.

Nah, di artikel ini Jobnas.com telah merangkum 8 manfaat yang baik dari membaca buku sebelum tidur untuk meningkatkan istirahat yang lebih optimal. Tak perlu berlama lagi, yuk simak !

Baca Juga: Agar Keamanan Datamu Terjaga, Pahami Software Keylogger yang Sangat Berbahaya

1. Mengurangi stres

Seringkali seseorang merasa akan sangat stres setelah seharian bekerja meskipun sudah pulang ke rumah. Belum lagi jika di malam hari kamu terlalu sibuk memikirkan to do list keesokan harinya. 

Untuk mengatasi rasa jenuhmu itu, membaca buku adalah solusinya. 

Membaca buku sebelum tidur bisa membantu pikiranmu untuk tenang sejenak.

Sebab, sebagaimana dikutip dari Sleep Advisor, ketika kamu membaca buku, pikiranmu akan  terhanyut pada bacaanmu, kamu bisa mengurangi stres hingga 68%.

2. Membantu mengatasi Insomnia

Dapat mengatasi insomnia merupakan manfaat Baca Buku sebelum tidur selanjutnya. Jika kamu termasuk orang yang mudah mengantuk saat membaca, 

itu merupakan respons yang sangat normal terutama jika kamu membaca buku fisik dan tidak terpapar sinar blue LED.

Dongeng sebelum tidur merupakan kebiasaan di malam hari yang ternyata memang berhasil mendatangkan rasa kantuk, bukan hanya pada anak-anak tetapi juga orang dewasa. Jadi, bagi kamu yang mengalami insomnia dan belum berhasil mengatasinya, bisa mencoba cara yang satu ini, ya.

3. Membantu tidur lebih lama

Dapat membantu tidurmu agar lebih lama merupakan manfaat baca buku sebelum tidur berikutnya. Menurut Healthline, meskipun kamu hanya membaca sebentar, hal itu tetap dapat membantu membuat durasi tidurmu sedikit lebih panjang.

Beberapa orang bahkan merasa bahwa membaca buku bisa mengurangi rasa cemas yang berpotensi mengganggu di tengah-tengah tidur. Kini saatnya kamu mencoba membaca buku sebelum tidur jika selama ini tidurmu kurang nyenyak dan kurang lama. 

4. Memperbaiki fokus dan konsentrasi

Meningkatkan konsentrasi merupakan manfaat baca buku sebelum tidur selanjutnya. Seperti yang telah disinggung sebelumnya, kerap kali kamu masih memikirkan soal pekerjaan ketika mau tidur, sehingga  kamu sesekali mengecek email atau file pekerjaan meskipun sudah larut malam.

Ketika berusaha membaca buku, artinya kamu berusaha memusatkan pikiran dan perhatian pada satu topik. Hal ini akan membuat kamu bisa konsentrasi dan attention span atau rentang perhatianmu.

Kebiasaan ini kemudian akan terbawa di kehidupan sehari-hari, sehingga akan berguna ketika bekerja. Kamu tahu kapan harus kembali memusatkan konsentrasi ketika fokusmu mulai pecah.

5. Membuat tenang sekaligus terhibur

Manfaat yang satu ini sebenarnya tergantung terhadap buku yang dibaca. Meski demikian,  kegiatan membaca merupakan salah satu sumber hiburan yang minim kebisingan.

Hal ini berbeda seperti hiburan di gadget, TV, atau radio. Di saat yang bersamaan, membaca buku dapat membuatmu tenang dan merasa terhibur. Jadi, buku yang bisa kamu baca sebelum tidur tidak harus selalu buku dengan topik berat.

Baca Juga: Aplikasi Pluang, Review Aplikasi Investasi, Kelebihan dan Kekurangan

Kamu bisa membaca novel favoritmu atau buku bergenre komedi lainnya.

Terlebih jika kamu ditemani dengan secangkir cokelat hangat. Ini sebagai alternatif bagimu untuk mengonsumsi minuman berkafein sebelum tidur karena bisa menghilangkan rasa kantuk.

6. Membuat tubuh dan pikiran lebih rileks

Kondisi tubuh dan pikiran yang masih tegang dan tidak rileks merupakan salah satu penyebab mengapa kamu susah tidur. Membaca buku barangkali dapat menjadi sebuah metode yang bisa kamu coba. 

Manfaat baca buku sebelum tidur yang satu ini bisa dirasakan terutama ketika kamu membaca buku dengan tema yang sesuai dengan masalah yang sedang dihadapi.

Misalnya saja buku tentang self healing dan self improvement. Dengan membacanya, kamu pasti bisa merasa jauh lebih rileks karena kamu bisa temukan banyak pencerahan yang mampu membuatmu jauh lebih tenang.

7. Manfaat jangka panjang untuk kemampuan kognitif

Menurut Web MD, membaca buku bisa memperbaiki “koneksi” dalam otak. Artinya, kemampuan otak untuk memahami suatu cerita dan kemampuan berpikir kritis dapat meningkat. Untuk membuktikan hal ini tentu masih diperlukan riset lebih lanjut. Kendati demikian,  sudah bukan rahasia umum lagi jika membaca memang membawa manfaat yang sangat banyak untuk pengetahuan kita.

Buku membuka jendela untuk berbagai perspektif baru dan bahkan dapat menambah pengetahuan yang berhubungan dengan technical skill, seperti buku tentang ilmu marketing. Bagi pekerja yang memiliki waktu terbatas, kamu tetap bisa mempertajam kemampuan kognitifmu dengan meluangkan waktu untuk baca buku sebelum tidur.

8. Meningkatkan rasa empati

Dengan membaca buku, kamu bisa memposisikan diri sebagai orang lain terutama ketika buku yang kamu baca merupakan novel fiksi. Novel yang termasuk salah satu karya sastra dapat membuat seseorang bisa berempati ketika membacanya. ] Setelah seharian beraktivitas, sering kali kita terlalu fokus pada diri sendiri.

Baca Juga: 7 tips Membuat Foto Profil LinkedIn Biar Semakin Kelihatan Profesional

Berbagai cerita para tokoh di dalamnya bisa kamu gunakan sebagai pembelajaran, terutama untuk menambah pandangan baru tentang berbagai keputusan dalam hidup.

Itulah 8 manfaat baca buku sebelum tidur yang telah Jobnas.com rangkum untukmu. Intinya, membaca itu penting, terutama bagi kecerdasan intelektual dan kesehatan kita. Kamu bisa membaca buku-buku dari yang paling mudah agar supaya kamu kecanduan untuk terus membaca. Yuk, mulai kebiasaan membaca buku secara rutin. 

Iwan Bisa
1 tahun yang lalu
0

Jobnas.com – Jika kalian sangat tertarik di dunia saham, kini banyak sekali para pakar investasi telah merangkum ilmunya agar mudah diakses melalui buku.

Kalau kalian minat dan niat mempelajari seluk beluk dunia investasi pasar saham kalian harus Memiliki buku tentang saham. Dengan buku kita bisa mengetahui ilmu-ilmu tentang saham.

Namun, kali ini ada ribuan buku untuk dibaca, akan tetapi, buku mana yang terbaik untuk kalian sebagai pemula yang ingin belajar saham? Untuk jawabannya di sini Jobnas sudah memilah dan memilih buku terbaik paling recommended buat kalian semua calon pengusaha muda.

6 Rekomendasi Buku Surat Berharga

Jika kalian tidak memiliki pengetahuan yang cukup tentang dunia saham. Ketika mulai baru memasuki pasar modal untuk pertama kalinya bisa menjadi pengalaman dan momok yang menyeramkan. Oleh karena itu, kalian setidaknya harus mengasah pengetahuan kalian terlebih dahulu dengan mempelajari aspek fundamental dari investasi tersebut.

Cara mempelajarinya tidak sulit, kalian bisa mempelajari semuanya dari buku yang paling terpercaya efisien dan sederhana dari sudut pandang ahli, buku saham yang dijamin dapat berkontribusi pada kesuksesan pasar saham.

Berikut di bawah ini adalah enam buku yang direkomendasi Jobnas untuk dibaca. Buku terbaik untuk pemula dalam dunia investasi saham. Catat ingat dan terapkan dengan baik!

1. How to Make Money in Stocks (1988) [Cara Menghasilkan Uang dari Saham]

Yang menjadi rekomendasi deretan kedua adalah karya William O’Neil buku ini sangat laris. How to Make Money in Stocks ini memberikan referensi sebagai panduan tujuh langkah untuk meminimalkan risiko dan memaksimalkan keuntungan di pasar saham.

Buku ini juga berisi strategi-strategi untuk membantu investor menemukan saham-saham yang akan menghasilkan keuntungan terbesar.

2. The Intelligent Investor (1949) [Investor Cerdas]

Buku ini pertama kali diterbitkan pada tahun 1949 ditulis oleh Benjamin Graham, namun telah diperbarui untuk memenuhi kebutuhan pembaca. Buku ini dianggap sebagai panduan pemula untuk berinvestasi di pasar saham.

Smart Investor berfokus pada dasar-dasar investasi dan bagaimana memanfaatkan nilai dolar. Menariknya, strategi Smart Investor telah digunakan oleh investor dan pengusaha terkenal seperti Warren Buffet. Dengan begitu buku ini menjadi rekomendasi teratas untuk buku saham terbaik.

3. A Random Walk Down Wall Street (1973) [Jalan Acak di Wall Street]

Buku ini memberikan tip bermanfaat bagi pembaca untuk menggabungkan teori dan praktik pasar saham.

Meskipun banyak istilah pasar saham yang dapat membingungkan pembaca, namun buku tentang sekuritas ini disusun dengan bahasa yang mudah dipahami.

Selain itu, ide mengindeks dunia pasar saham, cara mengambil risiko, dan menafsirkan peristiwa yang tidak dapat diprediksi disajikan dengan sangat baik.

4. When to Sell (1977) [Kapan Menjual]

Seperti judulnya, When to Sell memandu investor tentang kapan waktu terbaik untuk menjual saham mereka. Buku saham ini memberikan materi yang sangat spesifik, namun pembahasannya cukup luas. Selain itu, mengutip Wallstreetmojo, buku ini memberikan contoh dan pengetahuan yang komprehensif tentang kondisi pasar saham yang selalu berubah.

5. The Little Book That Beats The Market (2005) [Buku Kecil Yang Mengalahkan Pasar]

The Little Book of Beating the Market mengeksplorasi cara kerja pasar saham. Masih tidak yakin bagaimana memilih portofolio? Buku ini adalah bacaan terbaik untuk masalah ini.

Selain itu, bagian ini menjelaskan prinsip-prinsip yang penting dalam berinvestasi saham untuk menghasilkan keuntungan yang melimpah. Dalam bukunya, Joel Greenblatt juga menjelaskan teorinya yang berfokus pada pembelian saham perusahaan bernilai tinggi dengan harga yang relatif murah.

6. Invested (2018) [Berinvestasi]

Rekomendasi berikut mungkin tidak setua buku lainnya. Di sisi lain, buku ini berangkat dari sudut pandang seorang pemula yang telah menjadi ahli seiring perjalanan karirnya di dunia pasar saham.

Buku ini tidak memuat berbagai analisis perhitungan pasar saham, namun informasi pasar saham dan penggunaannya cukup lengkap. Sudah Berinvestasi adalah salah satu buku investasi saham terbaru.

Baca juga: 10 Macam Investasi Reksa Dana Syariah

Intinya, buku ini kini bisa menjadi sarana pembelajaran bagi kalian yang tertarik dengan dunia investasi saham. Itu saja yang dapat Jobans rekomendasikan kepada kalian mengenai enam buku saham untuk para pemula.

Selain informasi mengenai buku-buku di atas, kalian juga bisa mendapatkan berita saham dengan terus membaca artikel di blog Jobnas. Jangan lewatkan, Gratis, lho!

Iwan Bisa
1 tahun yang lalu
0

Jobnas.com – Di era yang serba berkemajuan saat ini peradaban yang menuntut kecepatan, banyak orang yang tidak menyempatkan diri dan waktu untuk membaca buku. Ini memicu perdebatan antara membaca dan buku audio.

Dalam sebuah Penelitian sendiri menunjukkan bahwa 20% pembaca di Amerika Serikat mengonsumsi buku melalui buku audio. Selain kenyamanan, buku audio juga dapat dibuat saat bepergian. Jadi, apakah buku audio jauh lebih baik daripada buku?

Dalam artikel ini, jobnas akan menjelaskannya kepada kalian secara tuntas.

Sejarah Perkembangan Buku Audio

Berasal dari Budaya Jaringan, buku audio berkembang cukup pesat. Sebagian besar pembaca buku non-fisik masih lebih menyukai format e-book, ternyata buku audio juga semakin populer dalam beberapa tahun terakhir.

Selain itu, keberadaan buku audio ini telah mengurangi jumlah buku yang dibaca rata-rata orang Amerika. Dikatakan bahwa jumlah buku yang dibaca berkurang 9% dalam setahun.

Hal ini juga didukung oleh fakta bahwa beberapa buku terlaris ada dalam format buku audio. Sedangkan faktor lain yang mempercepat perkembangan audiobook adalah munculnya beragam podcast di berbagai channel youtube atau aplikasi di ponsel pintar.

Ada sebagian penulis seperti Malcolm Galdwell mempunyai niatan untuk mengubah penulisan di bukunya agar lebih nyaman jika dibuat dalam bentuk audiobook. Perubahan penulisan ini disebabkan karena melihat masyarakat sekarang terbiasa mendengarkan podcast yang cenderung komunikatif.

Tentusaja  jika suatu buku diubah secara mentah-mentah dalam bentuk audiobook maka akan menimbulkan hal yang sangat negative yaitu bosan.

Perbedaan Antara Membaca Buku dan Mendengarkan Buku Audio

1. Praktis

Pertama-tama yang begitu cukup membedakan buku dari buku audio adalah kepraktisannya. Seperti yang kalian ketahui, buku memiliki ukuran dan berat bacaan pada kalangan tertentu. Selain itu buku juga memiliki ukuran berat.

Tentu jika sudah begitu akan pasti mengurangi kepraktisannya karena harus dibawa kemana-mana. Karena bentuk fisiknya, buku juga rentan terhadap kerusakan, seperti terkena air, sobek, dll.

Yang membedakannya dengan  buku audio, kalian cukup mengaksesnya melalui smartphone atau perangkat lain. Lebih dari itu kalian juga tidak memerlukan tempat tersendiri untuk menyimpannya. Pasalnya, buku audio seringkali dapat disimpan di smartphone atau di penyimpanan cloud.

Tentu saja, buku audio akan lebih realistis. Tetapi lain dari itu semua di atas kalian juga mendapatkan kerusakan yang lebih parah jika perengakt kalian mengakami kerusakan. Tidak hanya robek dan terkena air yang akan kalian alami. Maka musnah tidak tersisa.

2. Perasaan

Di bagian kedua ini akan meliputi akan perasaan kalian, membaca buku fisik memiliki pasti akn memiliki rasa tersendiri. Alasannya, membaca buku fisik memiliki aktivitas kognitif yang lebih tinggi.

Selain membaca, kalian juga harus memegang buku, membalik setiap halaman, bahkan beberapa orang bahkan merasakan aroma yang dikeluarkan buku itu juga memiliki rasa tersendiri. Aktivitas kognitif ini juga dianggap dapat meningkatkan pemahaman dengan membaca.

Contohnya jika kalian membaca novel yang berbentuk fisik maka akan kalian merasakan apa yang drasakan oleh tokoh dalam cerita tersebut, seperti marah, sedih dan lainnya.

Buku audio, di sisi lain, juag memiliki nuansanya sendiri. Salah satunya adalah inspirasi isi buku.

Dalam sebuah novel tentu saja terdapat banyak tokoh. Berkat buku audio, karakter-karakter ini menjadi hidup karena dibacakan oleh seorang narator dengan banyak aksen dan intonasi yang berbeda.

3. Multitasking

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, tuntutan kecepatan yang semakin meningkat menuntut kita untuk bisa multitasking. Audiobook adalah sarana untuk mendukung hal ini.

Kalian dapat mendengarkan buku audio saat mengemudi, mengantri, dan banyak lagi. Tentu saja, tidak seperti buku, ia membutuhkan tempat yang tenang dan kondisinya sendiri untuk membuatnya lebih nyaman.

Jadi ketika seseorang membaca buku, biasanya saat mereka benar-benar memiliki waktu luang, sementara jika dibandingkan dengan mendengarkan audio book maka kalian dapat mendengarkan buku audio di waktu luang.

Menurut kalian Mana yang Lebih Baik?

Semua orang sangat dianjurkan untuk terus membaca buku tujuannya untuk menambah pengetahuan. Namun, jika murni untuk bersenang-senang, maka keduanya bisa dilakukan secara berdampingan.

Alasannya, otak akan lebih aktif dan memahami isi buku ketika kalian benar-benar melihat isinya, bukan hanya mendengarkan. Namun, jika Anda nyaman mendengarkan buku audio, ini seharusnya tidak menjadi masalah.

Itulah penjelasan Jobnas tentang membaca Buku versus buku audio. Mana yang menurut kalian paling cocok? Kalian bisa menentukannya sendiri. Di atas tadi sudah Jobnas jelaskan perbedaan antara keduanya.

Baca juga: Pahami Konsep Kepemimpinan Perusahaan yang Terdistribusi; dengan Shared Leadership

Jika kalian mempunyai informasi lain mengenai hal di atas tadi, maka jangan ragu untuk menduskusikannya. Di Jobnas.com ada semacam komunitas, di komunitas tersebut kalian bisa bertemu dengan pengguna keduanya. Jika kalian minat untuk mengikutinya maka daftarkan diri kalian sekarang juga. Dengan begitu kalian bisa berkomunikasi dan mendiskusikannya.

Ghufron Writer
4 bulan yang lalu
0

Pada hari Sumpah Pemuda, kita dapat melakukan berbagai kegiatan edukatif dan produktif, termasuk membaca buku. Dengan membaca buku yang bagus, kita dapat merasakan inspirasi yang bermanfaat. Untuk memaknai nilai-nilai Sumpah Pemuda dan mendapatkan perspektif baru, ada 5 buku yang disarankan untuk dibaca, yang telah dirangkum oleh Jobnas.com.

Yuk, simak rekomendasi buku lengkapnya di bawah ini!

Baca Juga: 4 Tren Bisnis Online untuk Kamu yang Ingin Membangun Usaha

1. Sumpah Pemuda: Makna & Proses Penciptaan Atas Sebuah Simbol Kebangsaan Indonesia – Keith Foulcher 

Sebagai simbol nasional yang penting, Sumpah Pemuda diulik dari berbagai sisi dalam buku karya Keith Foulcher ini. Penulis membahasnya dengan argumentasi yang kritis sekaligus menarik dari historisitas Sumpah Pemuda 1928 hingga saat ini. 

Pendekatan yang digunakan oleh buku ini adalah studi sejarah mengenai Sumpah Pemuda serta kepentingan politik yang menyertai kehadirannya. 

Goodreads memuat review yang menunjukkan bahwa  buku ini tergolong tipis untuk bacaan sejarah, namun tetap kompleks dan padat informasi. Buku ini dapat dijadikan daftar bacaanmu apabila kamu hendak mengetahui sejarah lahirnya Sumpah Pemuda dari perspektif yang berbeda. 

Pada tahun 2021, buku ini telah dicetak kembali untuk ketiga kalinya oleh Komunitas Bambu dan bisa didapatkan secara online melalui marketplace.

2. Bumi Manusia – Pramoedya Ananta Toer

Salah satu seri Tetralogi Buru karya Pramoedya Ananta Toer yang memukau adalah Bumi Manusia. Novel pertama dari tetralogi itu mengisahkan banyak hal, terutama terkait perjuangan anak manusia di bumi manusia. 

Terdapat 4 buku dalam seri ini yaitu Bumi Manusia, dilanjutkan Anak Semua Bangsa, Jejak Langkah, dan Rumah Kaca. Keempat novel tersebut saling berkaitan tapi juga bisa dibaca secara mandiri.

Walaupun sempat dilarang peredarannya, buku dengan tebal 535 halaman ini menjadi salah satu buku yang mendapatkan banyak apresiasi bahkan sudah diadaptasi menjadi sebuah film.

Eka Kurniawan seorang sastrawan cum penulis Rindu Harus Dibayar Tuntas pernah menyatakan bahwa Pramoedya menulis buku ini untuk menjawab pertanyaan: “Apa itu menjadi Indonesia?”.

Baca Juga: Hal yang Mengasyikkan dan Menguntungkan dari Instagram Story Template

Tokoh utama buku ini yaitu Minke, terinspirasi dari Tirto Adhi Soerjo, pendiri surat kabar berbahasa Melayu pertama, Medan Prijaji. Bumi Manusia menceritakan bagaimana Minke mulai mengenal dan mencari tahu makna untuk mencintai tanah airnya, Indonesia. Buku ini bisa kamu beli secara online di ragam e-commerce, ya.

3. Menemukan Indonesia – Panji Pragiwaksono

Salah satu komika terkenal Indonesia, Panji Pragiwaksono pernah menulis buku bertajuk Menemukan Indonesia yang mengisahkan cerita-ceritanya selama menjalankan tur dengan tajuk “Mesakke Bangsaku World Tour”. 

Menurut Goodreads, dengan buku ini, Panji mengajak kamu untuk melihat komparasi-komparasi Indonesia dengan negara yang ia kunjungi. Setidaknya ada 20 kota, 8 negara, dan 4 benua menjadi tujuan tur Panji dengan misi mengenalkan dan mengenal kembali Indonesia.

Melalui buku ini kamu akan melihat seperti apakah Indonesia sebenarnya dan bagaimana Indonesia yang kamu kenal. Buku ini cocok untuk masuk rekomendasi buku bacaan untuk memberi perspektif baru bagaimana memaknai cinta tanah air.

4. Xenoglosofilia: Kenapa Harus NgInggris? –  Ivan Lanin

Menegaskan penggunaan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan merupakan salah satu nilai penting dari Sumpah Pemuda. Zaman yang kian dinamis memungkinkan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar dirasa semakin berkurang. 

Melalui buku bertajuk Xenoglosofilia: Kenapa Harus Nginggris? Ivan Lanin, seorang Wikipediawan Indonesia, mengajak pembaca untuk mencintai bahasa Indonesia. Selain itu, Ivan Lanin juga memandu kita bagaimana cara menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam kehidupan sehari-hari. 

Goodreads menyebutkan buku ini mencoba untuk menjawab ketidaktahuan dan kurangnya kepedulian penggunaan bahasa yang benar.  Buku ini ditulis dengan bahasa yang ringan dan renyah, cocok untuk jadi buku bacaan dalam memperingati hari Sumpah Pemuda. Kamu bisa memiliki buku ini di toko-toko buku terdekat seperti Toga Mas, Gramedia, dan lain sebagainya atau melalui online. 

5. Catatan Seorang Demonstran – Soe Hok Gie

Buku rekomendasi terakhir yang patut dibaca adalah Catatan Seorang Demonstran, karya Soe Hok Gie. Gie, sapaan akrabnya, merupakan seorang aktivis dan lahir dari keluarga yang bergelut dalam bidang sastra. 

Hingga saat ini, buku ini terus mendapat apresiasi dari berbagai kalangan.  Buku ini menceritakan perjalanannya menjadi seorang aktivis yang kerap mendapatkan kecaman dari berbagai pihak karena kritikannya terhadap politik, budaya, hingga ekonomi Indonesia pada masanya.

Melalui buku ini, kamu akan diajak melihat bagaimana perkembangan Indonesia dari masa ke masa hingga sang penulis menutup usia. Catatan Seorang Demonstran memberikan ilmu mengenai pemaknaan sikap toleran, hingga penyelesaian masalah dan konflik-konflik lainnya. 

Jika kamu ingin membaca buku bertajuk perjalanan sekaligus sejarah, buku ini bisa menjadi salah satu pilihan. Pemaknaan toleransi yang kuat dan penulisan apik membuat buku ini bisa jadi rekomendasi pilihan bacaan untuk memperingati hari Sumpah Pemuda. 

Baca Juga: Definisi dan Jenis-jenis Scripting Language yang Penting Diketahui Web Development

Nah, itulah informasi  rekomendasi buku bacaan dari Jobnas.com untuk memperingati hari Sumpah Pemuda. Selain untuk mengisi hari Sumpah Pemuda, kamu bisa membaca buku-buku di atas untuk mengisi waktu sengggangmu, lho. Ingat,membaca buku dengan nilai dan makna mendalam juga sangat penting untuk seorang pekerja.