Menu

Buku Psikologi

Iwan Bisa
1 tahun yang lalu
0

Jobnas.com – Setiap kali mendengar kata learning curve maka yang terbesit dalam pikiran kita mungkin identik dengan Ilmu Technology dan tentang bahasa pemrograman. Learning Curve jika kalian ketahui adalah bagian dari proses pelacakan kemajuan dan peningkatan produktivitas!

Selain itu, kalian dapat memanfaatkan kurva ini untuk menentukan apakah kalian telah mencapai sasaran kinerja tertentu.

Dua pragraf di atas sebagai pemantik bagi kalian yang sedang menekuni industri IT. Jika memang kalian tertarik maka lihat penjelasan lengkap mengenai learning curve dan penerapannya di dunia kerja.

Devinisi Learning Curve?

Istilah ini  pertama kali diperkenalkan oleh psikolog Hermann Ebbinghaus pada tahun 1885. Kurva pembelajaran asli digunakan untuk mengukur efisiensi produksi dan memprediksi biaya. Menurut Investopedia, Learning Curve adalah konsep yang menggambarkan secara grafis hubungan antara biaya dan output yang dihasilkan selama periode waktu tertentu.

Umumnya, kurva ini digunakan untuk mengukur kinerja tugas berulang karyawan. Kurva ini juga dikenal sebagai kurva pengalaman, kurva biaya, kurva efisiensi atau kurva hasil. Memang, kurva pembelajaran memberikan ukuran dan wawasan tentang semua aspek bisnis.

Konsep kurva ini adalah dibutuhkan waktu bagi setiap karyawan untuk mempelajari cara melakukan satu atau lebih tugas tertentu. Kemudian, saat tugas diulang, karyawan belajar bagaimana menyelesaikannya dengan cepat, mengurangi waktu yang diperlukan untuk menghasilkan hasil.

Menerapkan Learning Curve

1. Secara Umum

Kurva belajar adalah istilah yang sering digunakan dalam percakapan di tempat kerja untuk menggambarkan waktu dan upaya yang diperlukan untuk mempelajari sesuatu yang sulit. Aplikasinya bisa luas dan umum, seperti menggambarkan kurva belajar dalam proses pembelajaran hard dan soft skill baru.

Dalam hal ini, representasi grafis menggunakan matematika tidak diterapkan untuk menjelaskan kemajuan belajar. Istilah ini digunakan sebagai gambaran kualitatif tentang perkembangan pembelajaran dari waktu ke waktu.

2. Pengukuran

Konsep utama kurva pembelajaran adalah kuantitatif. Model matematika dibuat berdasarkan konsep ini untuk mewakili tingkat keterampilan atau kemahiran suatu tugas. Menerapkan kurva belajar seperti ini hanya berlaku jika digunakan untuk mengukur kemajuan aktual dalam menyelesaikan tugas tertentu dari waktu ke waktu.

Tugas harus dapat diulang, terukur, dan menyertakan satu variabel dalam proses; itu tidak dapat mengukur keseluruhan proses dengan sendirinya. Keuntungan dan Kerugian Menggunakan Learning Curve

Memang, kurva pembelajaran adalah model yang sangat berguna untuk melacak berbagai aspek kinerja dan mengidentifikasi area untuk perbaikan. Hasil analisis learning curve dapat memberikan banyak informasi yang berguna untuk pengembangan kinerja. Sayangnya, ada beberapa batasan dalam penggunaannya.

1. Manfaat

Menggunakan model pembelajaran dapat membantu kalian dalam hal-hal berikut.

  • Merencanakan strategi untuk meningkatkan hasil kerja seorang karyawan atau bahkan seluruh departemen.
  • Memotivasi karyawan dengan menciptakan budaya pembelajaran berkelanjutan dan melacak kemajuan.
  • Mengidentifikasi tren yang dapat digunakan untuk membuat prediksi yang lebih akurat dan membuat keputusan perdagangan yang lebih baik.

2. Batasan

Pertama, proses pembelajaran dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain waktu, pengalaman sebelumnya, kualitas pelatihan, dll. Oleh karena itu, mengukur hanya satu dari variabel ini dapat memberikan data yang miring.

Selain itu, beberapa kinerja atau kemajuan cukup sulit untuk diukur. Tanpa hasil yang spesifik, seperti produk atau penjualan, akan sulit untuk mengidentifikasi satu unit produksi untuk mengukur kemajuan.

Terakhir, model kurva belajar merupakan model yang tidak dapat digunakan sendiri.

Karena ada begitu banyak variabel yang dapat mempengaruhi kinerja, kami merekomendasikan penggunaan model kurva pembelajaran bersama dengan metode lain untuk mendapatkan gambaran yang lebih baik.

Rumus dan Cara Menggunakan Learning Curve

1. Pelajari Rumus Kurva

Secara matematis kurva belajar digambarkan dengan persamaan berikut.

Y= ax**b**

Variabel Y adalah waktu rata-rata untuk setiap unit output. A adalah waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas untuk pertama kalinya. X adalah jumlah percobaan atau unit keluaran. Sementara itu, variabel B merepresentasikan kemiringan fungsi.

Sederhananya, persamaan tersebut membantu Anda memahami biaya rata-rata atau waktu yang diperlukan untuk mencapai efisiensi maksimum. Semakin banyak tes yang Anda masukkan ke dalam formula, semakin lemah hasilnya.

Baca juga: Pentingnya Menjadi Pahlawan untuk Diri Sendiri Penting Kalian Ketahui

2. Cara Menggunakan Kurva Belajar

Untuk menggunakan rumus ini, Anda perlu melacak waktu dan data lain untuk keluaran yang ingin kalian ukur. Berikut langkah-langkahnya.

  1. Mulailah mengambil tindakan. Untuk mendapatkan data yang paling akurat, idealnya kalian harus dapat mengukur upaya pertama, yang kemungkinan besar akan menghasilkan biaya per unit keluaran tertinggi. Kalian kemudian akan mendapatkan ikhtisar jadwal dan total biaya yang paling akurat dan lengkap.
  2. Pastikan data yang kalian miliki selalu tertata. kalian dapat menggunakan Google Spreadsheet untuk mengatur data yang kalian terima. Pastikan untuk merekam pengukuran ini di satu tempat dan dengan cara yang jelas dan konsisten sehingga dapat dengan mudah diubah menjadi representasi visual.
  3. Tetapkan interval kalian berdasarkan jenis informasi yang diukur. Misalnya, jika kalian menerapkan metode pelatihan baru, kalian dapat menentukan latensi sebagai waktu rata-rata yang diperlukan metode lama untuk mencapai efek maksimalnya. Jika metode baru pada saat yang sama mencapai hasil yang lebih baik, kalian dapat menyimpulkan bahwa ini adalah perubahan yang efektif.
  4. Tentukan tujuan kalian. Alih-alih mencoba melihat berapa banyak produktivitas yang dapat Anda capai dalam jangka waktu tertentu, kalian dapat melihat berapa lama waktu yang kalian perlukan untuk mencapai tingkat produktivitas ideal kalian. Dalam hal ini, biarkan kalender terbuka, lalu tetapkan tujuan terukur spesifik yang ingin kalian capai.
  5. Tentukan unit keluaran yang akan diukur. Jika tidak ada tujuan untuk mengukur keluaran, Anda harus kreatif dalam mencari cara untuk mengukurnya.
  6. Tentukan beban mana yang akan diukur. Di sebagian besar aplikasinya, beban yang diukur dalam kurva pembelajaran adalah waktu. Namun, dalam beberapa kasus, kalian dapat mengukur biaya keuangan riil, seperti biaya penataan ulang layanan atau renovasi infrastruktur.

Kesimpulan dari Jobnas mengenai Learning Curva adalah metode yang dapat kalian gunakan untuk mengukur performa kerja. Dari hasil analisis ini, kalian dapat mengetahui faktor-faktor apa saja yang dapat berkontribusi secara efektif terhadap peningkatan kinerja kalian.

Baca juga: 6 Kelebihan WordPress Dibandingkan CMS Lain

Jadi begitulah kiranya mengenai penjelasan perihal Learning Curva. Tidak cukup di situ ya! Di jobnas banyak sekali informasi seputar dunia kerja dan cara meningkatkan produktivitas kalian.

Untuk mendapatkan informasi dari jobnas secara langsung dan mudah, kalian bisa mendaftakan akun kalian sekarang juga.

Enol Writer
1 tahun yang lalu
0

Jobnas.com – Jika ingin mempelajari beberapa pengetahuan materi yang terkait pada psikis manusia? Kamu bisa menggarap ilmu dari beberapa buku-buku pilihan tentang Psikologi.

Beberapa orang-orang dewasa ini yang gemar akan dunia psikologi dengan dapat mempelajari ilmu dari beberapa buku yang telah diciptakan oleh pakar dalam bidang tersebut.

Seorang penulis dan pemikir yang terbaik di dalam bidang ilmu psikologi yang telah memberikan semua informasi yang kami butuhkan untuk memahami bagaimana cara otak manusia yang benar-benar bekerja.

Baca juga: Sering Merasa Insecure, Awas Jadi Inferiority Complex

Untuk semua ilmu pengtahuan yang terbaik di dalam bidang ilmu psikologi telah memberikan semua sebuah informasi yang kami butuhkan untuk lebih memahami bagaimana cara otak manusia benar-benar bekerja.

Semua ilmu pengetahuan terbaik di balik kebiasaan, pemikiran, dan cara manusia mengambil keputusan telah diringkas agar mudah untuk dibaca.

Terdapat begitu banyak pengetahuan berguna yang dapat kita peroleh dengan benar-benar memahami bagaimana psikologi manusia memengaruhi kehidupan kita sehari-harinya.

Selain sukses dalam kehidupan sosial, kita juga perlu mengadopsi kebiasaan baik para pakar psikologi, dan menjadi pemikir cerdas yang mampu untuk membuat keputusan yang cepat dan efisien.

Dengan berikut ini adalah beberapa daftar buku tentang psikologi yang dapat kamu baca untuk mengembangkan pengetahuan tentang kejiwaan manusia.

Baca juga: Kenali Social Engineering, Teknik Data Breaching yang Manfaatkan Serangan Psikologis

Daftar Buku Psikologi yang Perlu Kamu Baca

5. Hewan Sosial (2011)

Telah di kutip dan di lansir dari Sparringmind, buku tentang psikologi satu ini merupakan salah satu buku dengan angka peminat paling terbanyak di situs Amazon.

The Social Animal adalah buku yang membahas ilmu psikologi dasar, khususnya psikis manusia di kehidupan sosial mereka.

Selain itu, buku ini sukses menjadi salah satu sumber yang wajib dibaca oleh mahasiswa yang mempelajari psikologi sosial.

4. Influence: Science and Practice (1984)

Buku ini wajib dibaca oleh mereka yang ingin menjadi seorang negosiator yang handal.

Bagaimana tidak? Buku karya dari seorang Robert Cialdini ini mengupas psikologi persuasi dan cara manusia saling berinteraksi.

Riset yang dilakukan Cialdini sukses menggambarkan bagaimana teknik persuasi yang baik dapat membawa keuntungan bagi individu yang menggunakannya.

Cialdini juga membahas cara membela diri dari teknik persuasi yang dimaksudkan untuk mencelakai kita seperti modus-modus penipuan modern.

3. Thinking Fast & Slow (2011)

Rekomendasi buku tentang psikologi berikutnya yang perlu kamu baca adalah Thinking Fast & Slow karya Daniel Kahneman.

Di lansir dari Wealthygorilla, pengetahuan yang terkandung dalam buku ini akan membantu kamu untuk memahami bagaimana proses berpikir itu berlangsung.

Selain itu, kamu dapat menggunakan informasi dalam buku ini sebagai sebuah keuntungan bila kamu ingin mengadopsi pola berpikir dan kebiasaan baru yang baik untuk kesehatan psikis.

Baca Juga: 6 Buku Recommended Buat Lho yang Menekuni di Dunia Saham 

2. The Emotional Brain (1996)

Buku karya Joseph E LeDoux satu ini meneliti konsep di balik emosi manusia serta proses psikis yang membentuknya.

Menurut Study, LeDoux melihat cara kerja biologi dan perilaku manusia untuk mencari petunjuk yang akan mengungkapkan tentang sumber dari semua emosi yang kita rasakan.

The Emotional Brain sering dianggap sebagai pionir dari buku yang membahas mengenai psikologi emosi manusia.

1. The Art of Choosing (2010)

Rekomendasi selanjutnya adalah The Art of Choosing, sebuah bacaan klasik tentang psikologi manusia ketika akan membuat pilihan dan pengaruh eksternal apa yang mempengaruhi opsi tersebut.

Menurut Sparringmind, buku ini dijamin akan memukau pembacanya dengan gagasan bahwa pilihan yang dimiliki manusia itu sebenarnya bisa sangat membahayakan.

Pilihan dapat menyebabkan manusia untuk terus menunda keputusan dan melewatkan keuntungan dari pilihan yang ditawarkan.

Itulah 5 rekomendasi buku tentang psikologi yang dapat kamu baca di waktu luang. Tentu masih banyak lagi buku-buku yang membahas tentang psikologi, namun itu yang menurut kami rekomendet.

Dewasa ini, buku bukan lagi sekadar jendela dunia. Namun, juga dapat menjadi sarana untuk self improvement dengan materi yang ditawarkannya.

Baca juga: Mau Buka Rekening sambil Rebahan? Bank Digital Solusinya!

Jika kamu masih ingin tahu seputar tips pengembangan diri, kamu bisa mengunjungi Jobnas.com, karena kami selalu menyajikan informs-informasi menarik, baik untuk pengembangan diri, lowongan kerja, adversment, dan lain sebagainya.

Tunggu apa lagi, segera pantau terus informasi terupdate dari kami setiap hari, dijamin kamu tidak akan menyesal!

Iwan Bisa
1 tahun yang lalu
0

Jobnas.com – Ketika kalian lelah dan sibuk bekerja, kalian masih layak untuk merasakan kebahagiaan. Tetapi jika kalian sedang berjuang menghilangkan dan sulit untuk mengusirnya, kalian mulai hari ini bisa membaca buku tentang kebahagiaan.

Ada enam buku yang akan direkomendasikan Jobnas yang tentu tidak akan mengajarimu untuk putus asa. Di sisi lain, buku ini akan mendorong kalian untuk menemukan sumber kebahagiaan. Jika kalian Tertarik?  Jobnas merekomendasikan enam buku untuk dibaca mulai hari ini.

Di bawah ini adalah buku-buku pengusir kesedihan silahkan dibaca sampai habis.

1. Stumbling on Happiness (2006, Daniel Gilbert)

(Tersandung pada Kebahagiaan)

Ketika kalian beranjak dewasa mungkin kalian selintas pernah memikirkan dan khawatir tidak akan bisa tidur nyenyak, makan enak, atau bertemu orang yang kalian cintai besok. Dengan adanya pikiran dan kekhawatiran semacam itu pasti kebahagiaan kalian akan meras terbatas dan berkurang.

Buku yang pertama ini, menjelaskan kelemahan pandangan manusia tentang masa depan. Kami juga menemukan prediksi tentang seberapa banyak orang akan menikmati hidup ketika mereka mencapai masa depan.

Buku ini ditulis oleh psikolog Harvard Daniel Gilbert. Selain didukung oleh penelitian ilmiah terbaru di dunia psikologi, Daniel juga memasukkan ilmu saraf kognitif, filsafat, dan ekonomi perilaku ke dalam bukunya.

2. The Happiness Project (2009, Gretchen Rubin)

(Proyek Kebahagiaan)

Buku ini menceritakan pengalaman Gretchen Rubin dalam menemukan kebahagiaan. Gretchen menghabiskan 12 bulan menguji penelitian ilmiah dan keyakinan tentang bagaimana menjadi lebih bahagia.

Pada saat penelitian itu ia berfokus satu aspek tertentu, di setiap bulannya saat menulis buku ini, baik itu spiritualitas, cinta, pekerjaan, atau hobi. Alhasil, ia berhsil menemukan beberapa hal yang sering disangkal banyak orang.

Misalnya, dia mengakui bahwa tantangan adalah sumber dari kebahagiaan. Ternyata uang bisa membawa kebahagiaan jika digunakan dengan bijak.

3. A Manual for Heartache (2017, Cathy Rentzenbrink)

(Panduan untuk Sakit Hati)

Bagi yang tersesat atau terluka, Buku Pedoman Sakit Hati mungkin bisa menjadi bacaan yang menarik.

Buku ini, tidak seperti kebanyakan buku pada umumnya, buku lebih fokus membahas kebahagiaan dari sisi mereka yang mengalami kesedihan yang amat mendalam.

Ditulis oleh Kathy Lentzenbrink, menceritakan semua kehidupannya saat mengalami tragedi besar bersama keluarganya saat remaja. Cathy menceritakan bagaimana dia belajar untuk hidup melalui kesedihan dan kehilangan sampai dia menemukan sukacita dalam hidup lagi.

Seperti yang ditulis The Guardian, dia berhasil keluar dari depresi karena dia melihatnya sebagai rasa sakit yang amat dalam bisa diobati. Sebab menurutnya kehilangan dan kesedihan adalah hal yang penting. Jangan malu untuk mengakui keduanya.

4. The Gift of Presence (2020, Caroline Welch)

(Karunia Kehadiran)

Buku The Gift of Presence berbicara tentang kebahagiaan dengan fokus pada wanita, termasuk ibu yang bekerja. Wanita pekerja biasanya menangani banyak tugas pada saat yang bersamaan, seperti mengasuh anak, memasak, pekerjaan rumah tangga, dan lainnya. Dengan banyaknya tugas yang menumpuk para ibu akan rentan mengalami stress.

Sekarang, Welch mendorong kepada pembaca buku ini untuk menghilangkan stres dan menumbuhkan kedamaian diri. Menurutnya, kalian tidak perlu duduk diam berjam-jam untuk merasakan kehadiran kebahagiaan dalam. Plus, Anda dapat berlatih mindfulness kapan saja dan di mana saja.

Baca juga: Cara Mendapatkan Bantuan Modal Usaha UMKM 2023

5. The Art of Happiness (1998, 14th Dalai Lama, Howard C. Cutler)

(Seni Kebahagiaan)

Seni Kebahagiaan ditulis oleh pemimpin spiritual Tibet, Dalai Lama. Buku yang dikutip dari Oprah Magazine ini memuat memoar dan panduan spiritual tentang kebahagiaan.

Secara keseluruhan, The Art of Happiness ingin menyatakan bahwa kebahagiaan adalah makna hidup. Dengan kata lain, segala sesuatu yang dilakukan seseorang sebenarnya ditujukan untuk menghasilkan kebahagiaan.

Buku ini yang direkoendasikan kali ini sangat ringan dan mudah untuk dipahami. karena Dalai Lama menjelaskan cara mengatasi ketakutan, kecemasan, kemarahan, dan keputusasaan sehari-hari melalui dialog, bercerita, dan meditasi.

Baca juga: Apa itu Rich Snippet? Ini Penjelasannya!

6. The Happiness Trap: Berhenti Menderita dan Mulai Hidup (Russ Harris, 2007)

(Jebakan Kebahagiaan: Berhenti berjuang, Mulailah hidup)

Buku karya Russ Harris ini menjelaskan jebakan kebahagiaan. Menurutnya, kebanyakan orang berusaha mencari kebahagiaan tetapi akhirnya merasa tidak bahagia, stres, dan cemas.

Buku Jebakan Kebahagiaan: Berhentilah berjuang dan mulailah hidup. Memat dan mengajk untuk mahami ilmu dan teknologi Acceptance and Commitment Therapy (ACT). ACT membantu kalian menemukan nilai-nilai dan mengembangkan kesadaran. Semoga Anda menemukan kebahagiaan dan kepuasan Anda sendiri dalam hidup.

Semoga enam buku kebahagiaan ini bisa membuat kalian bahagia di tengah banyak pekerjaan. Jika tertarik, Anda bisa membelinya di toko buku atau toko buku online terdekat.