Menu

Brand Association

Iwan Bisa
4 bulan yang lalu
0

Jobnas.com – Pada dasarnya, ketika mendengar sebuah nama, di pikiran kita pasti terkonstruk pemikiran tentang tersebut , bukan? Nah, Saat mendengar nama merekmu, kira-kira, apa yang ada di pikiran audiens? Hubungan inilah yang kemudian dalam dunia Marketing disebut asosiasi merek atau brand association.

Sepintas, istilah branding itu biasa saja. Namun yang pasti, apa yang dihubungkan dengan merek bisa berpengaruh besar terhadap penjualan.

Berikut penjelasan lengkapnya. Simak sampai habis, ya!

Mengenal Brand Association

Seperti yang sudah disinggung di atas, asosiasi merek adalah koneksi di antara merek dan sebuah konsep. Hal ini dituliskan oleh Brand Marketing Blog.

Jadi, dalam kondisi ini, audiens tak sekadar melakukan brand recall. Mereka benar-benar sudah menghubungkan merekmu dengan sesuatu.

Contohnya adalah sebagai berikut:

  • Apple, mahal dan brended
  • Xiaomi, terjangkau
  • Aqua, air
  • Honda, mudah dicari spare part-nya
  • RRQ, Windah Basudara
  • dan lain-lain

Meski sekilas terlihat remeh tapi itu sangat filosofis, maka dari itu, asosiasi merek adalah hubungan yang harus kamu bangun. Dengan brand association bisa membuat bisnismu makin sukses di pasaran.

Dipertegas oleh Canto, koneksi ini bisa meningkatkan penjualan.

Sayangnya, brand association tak selalu terbangun positif. Sebab, tak jarang, merek dihubungkan dengan sesuatu yang negatif, seperti:

  • murah tapi kurang berkualitas
  • pernah punya skandal
  • banyak versi palsunya
  • dan lain-lain

Tentu saja, brand association negatif ini bisa menurunkan penjualan.

Jenis Brand Association

Berangkat dari pembahasan di atas, kamu tentu sudah paham bahwa merek bisa dihubungkan dengan apa saja, mulai dari harga hingga sifati dari jenis produknya, semua bisa diasosiasikan dengan brand.

Nah, selain itu, masih ada beberap yang bisa dihubungkan dengan merek, di antaranya adalah:

1. Hasil branding-mu

Tentukan branding produkmu dengan baik. Apakah yang kamu inginkan menjadikannya produk yang terlihat prestisius? Atau menjadikannya produk yang terjangkau?

Hal ini adalah hal yang bisa memengaruhi asosiasi merek.

Hal sekecil caramu membungkus produk, bagaimana pelayanan konsumenmu, dan hal lain yang kamu lakukan juga bagian darinya.

Salah satu contohnya adalah Xiaomi. Brand ini mencitrakan dirinya sebagai penyedia produk yang terjangkau.

2. Keunggulan merek

Setiap pelanggan tentu ingin mendapat yang terbaik. Meski begitu, kata terbaik itu sifatnya relative dan mereka memiliki standar masing-masing.

Ada yang mencari barang dengan kualitas bagus, ada pula yang mencari harga terjangkau.

Ini juga bisa menjadi entitas brand association. Untuk membangunnya, cobalah pikirkan kira-kira, apa yang akan didapat pelanggan jika membeli produkmu? Mahal atau terjangkau?

3. Sikap brand

Kadang kala, brand punya sikap tertentu atas sebuah isu. Misalnya, perusahaan kosmetik yang menawarkan produk vegan.

Contoh lainnya adalah toko online yang menggunakan plastik singkong, pabrik yang membuang limbah sembarangan, dan lain-lain.

Dari contoh tersebut, kamu sudah tahu jawabannya, bukan, brand association yang akan terbangun seperti apa dan bagaiamana efeknya.

4. Tokoh

Masih ingat dengan contoh brand ambassador tadi? RRQ, salah satu grub pro player game Mobile Legend yang ambasadornya adalah Windah Basudara? Nah, itu merupakan salah satu hal yang bisa dihubungkan dengan merek.

Itulah mengapa, brand yang dimiliki selebriti tertentu punya sebuah keunggulan. Sebab, sudah ada tokoh tertentu yang dihubungkan dengan merek tersebut.

Dari semua pembahasan di atas, yang perlu diingat adalah asosiasi merek adalah hal yang bisa mendongkrak penjualan. Jadi, jangan abaikan hubungan ini.