Menu

Belanja Online

Iwan Bisa
4 bulan yang lalu
0

Jobnas.com – Perkembangan teknologi informasi terus tumbuh berkembang dan merambah ke pelbagai lini kehidupan, bahkan untuk membeli sesuatu kita tidak perlu keluar rumah, cukup ambil hp dan order di marketplace yang diinginkan.

Karena semua hal serba mudah sekarang, kondisi seperti ini terkadang terlihat seperti positive effect dari kemajuan teknologi, mau beli apa saja, bisa dilakukan secara online. Akan tetapi, jangan salah ya, ada perbedaan yang sangat mecolok antara menjadi seseorang yang memang impulsif dan memanfaatkan kemudahan teknologi, dengan orang yang sudah kecanduan.

Penasarn, bukan? Yuk, Simak artikel ini sampai tuntas!

Ciri-ciri Shopaholic Yang Candu Belanja Online

Sebelum masuk ke tips untuk mengatasi masalah candu belanja ini, perlu kiranya untuk mengetahui terlebih dahulu kenali apa saja ciri-cirinya. Sebagaimana dilansir dari Psychology Today dan Addiction Center, berikut ini adalah beberapa ciri-ciri orang yang sudah kecanduan belanja online.

Jika kamu merasa mengalami ciri-ciri berikut, maka disarankan agar kamu segera mengubah dan berbenah diri dari kebiasaanmu saat ini.

1. Membeli apa saja yang dilihat

Belanja itu kewajaran, namun menjadi tidak wajar ketika kamu selalu ingin belanja apa pun secara online. Apalagi sampai tidak berpikir panjang prihal keuangan yang kurang memadai dan sebenarnya tidak membutuhkan barang tersebut. Itu tandanya kemungkinan besar kamu sudah masuk ke tahap kecanduan.

Semisal muncul persepsi, “kapan pun itu, dalam kondisi apa pun, rasanya belum lengkap kalau belum checkout barang-barang yang ada di keranjang.”

2. Sudah mencoba berhenti, namun tetap tidak bisa

Adapun ciri selanjutnya adalah kamu sudah ada keinginan untuk berhenti, tapi tetap tidak bisa saja akan kembali terus-menerus belanja di online shop.

3. Keluargamu sudah pernah menyinggung hobi belanjamu

Pernahkah kalian diajak berbicara oleh suami atau anggota keluargamu yang lain prihal kebiasaanmu belanja di online shop?

Jika pernah atau bahkan seringkali, itu tandanya mereka sudah mulai khawatir dengan kondisimu yang mungkin semakin hari semakin candu.

4. Sudah mengganggu aspek hidup yang lain

Selanjutnya tanda candu yang harus dikenali sedari dini adalah kebiasaan belanja online sudah mulai mengganggu, mulai dari kondisi keuangan, hubungan dengan orang terdekat, atau bahkan kariermu.

Jika ini kamu alami, maka sebaiknya kamu segera mengatasinya meski secara bertahap dan perlahan karena ini sudah menjadi candu akut yang cukup berbahaya.

5. Menyembunyikan barang yang dibeli

Ciri-ciri lain yang umumnya terjadi pada hampir semua orang yang kecanduan belanja online adalah menyembunyikan barang yang dibeli.

Alasannya sih bisa bermacam-macam, bisa karena takut dimarahi, sungkan atau berbagai macam perasaan lainnya disebabkan karena telalu sering belanja online.

6. Merasa tenang jika sudah belanja online

Ciri terakhir yang cukup akut dari kecanduan ini adalah belanja online membuatmu merasa tenang meski ada masalah lain yang sebenarnya lebih mendesak. Terlebih jika belanjanya masih ngutang dengan sistem paylater. 

Namun, meski belanja membuatmu tenang, ada rasa bersalah setiap kali selesai belanja online.

Cara Mengatasi Kecanduan Belanja Online

Nah, setelah mengenal ciri-cirinya, kita perlu juga untuk mengetahui cara mengatasinya. Berdasarkan Daily Mail, Astrid Müller, seorang psikoterapis dari Jerman, mengatakan bahwa orang-orang yang memiliki kecanduan belanja online cenderung memiliki tingkat kecemasan dan depresi yang cukup tinggi.

Kondisi ini hasil akumulasi dari kebiasaan berbelanja, utang yang mungkin dimiliki, dan hal lain dalam hidup yang mungkin akan sangat mengganggu.

Lalu, bagaimana cara mengatasinya?

Pertama, usahakan untuk tidak menggunakan fitur PayLater di aplikasi manapun, baik dengan nominal kecil, apalgi besar.

Pasalnya, kalau sudah terbiasa, akan lebih mudah bagimu untuk menghabiskan sisa saldo yang ada di fitur tersebut. Apa masih dengan nyicil.

Kedua, sangat disarankan untuk tidak menyimpan uang tunai atau mengisi saldo kartu kredit dalam jumlah banyak. Karena hal ini cukup berpotensi untuk mempermudah belanja online, baik pakai system pembayaran online atau membayar saat barang diantarkan (cash on delivery).

Ketiga, kamu bisa menerapkan belanja bulanan sebagai bentuk problem solfing dari candu ini.

Keempat, jika seandainya cara-cara di atas tidak berhasil juga, segeralah pergi ke psikolog dan meminta bantuan untuk memberikan solusi dari permasalahanmu yang satu ini.

Itulah ciri-ciri orang yang kecanduan belanja online beserta tips untuk mengatasinya. Semoga bermanfaat ya.

So, jika kalian sudah membaca dan menyimak dengan baik artikel ini, seberapa manfaatkah untuk kalian? Kasih nilai ya. Terimakasih!