Algoritma YouTube
Jobnas.com - Kamu punya channael youtube tetapi tidak pernah menggunakan hashtag setiap kali uploud video? Jika belum pernah dan ingin ingin tahu caranya, alangkah baiknya kamu perlu membaca artikel ini sampai tuntas terlebih dahulu.
Salah satu kegunaan dari hashtag itu sendiri adalah dalam rangka mengoptimasi channel kita.
Pasalnya, sebagaimana yang ditulis oleh MerchDope, terdapat 300 video lebih yang di-upload setiap menitnya di YouTube, kamu tidak pernah kepikiran, bukan?
Salah satu cara yang bisa kamu lakukan agar bisa bersaing dengan banyak video lainnya untuk mendapat jumlah penonton yang tinggi.adalah dengan menggunakan hashtag di video yang diuploud.
Bagaimana caranya? Simak sampai selesai penjelasan berikut ini, ya!
Apa Itu Hashtag YouTube?Berdasarkan definisi yang dilansir dari Backlinko, hashtag YouTube (sering juga disebut dengan simbol ‘#’) adalah tag yang ditambahkan ke judul dan deskripsi untuk menunjukkan topik atau kategori video.
Jumlah pengguna YouTube yang terus bertambah dari waktu ke waktu menarik banyak orang berusaha untuk meraih keuntungan dari platform media sosial terpopuler kedua tersebut, baik secara pribadi maupun organisasi. Jenis kontennya pun bermacam-macan, dari mulai konten yang khusus untuk anak-anak, tips kesehatan, tutorial, podcast, daily vlog dan lain sebagainya.
Pengguna youtube tak hanya dari kalangan melenial, mereka dari berbagai usia dan latar belakang, baik orang tua, dewasa dan anak-anak, baik kalangan menangah ke atas atau menengah ke bawah.
Dari fakta itu, kamu bisa mendapatkan penghasilan dan berkarir di YouTube. Namun, tentunya kamu harus bersaing dengan banyak Content Creator lainnya.
Ada banyak strategi yang bisa kamu pakai untuk mengoptimasi channelmu. Tujuannya adalah agar video yang kamu uploud mendapatkan rekomendasi dari youtube sehingga memiliki kesempatan lebih banyak ditonton oleh pengguna YouTube.
Salah satu cara yang bisa kamu terapkan adalah menyematkan hashtag di setiap video.
Hashtag ini menjadi salah satu cara untuk mengoptimasi channel youtubemu. Dengan menggunakan hashtag, videomu akan lebih mudah ditemukan oleh para pengguna YouTube.
Meski pada dasarnya, hashtag di YouTube tidak jauh berbeda dengan hashtag di media sosial lainnya. Ia juga menjadi tools marketing dari youtube itu sendiri.
Nah, pertanyaannya, apakah ada syarat khusus untuk bisa menyematkan atau menggunakan hashtag? Jawabannya adalah tidak ada syarat. Siapa pun bisa menambahkan hashtag di videonya meski statusnya masih sebagai content creator pemula sekalipun.
Cara Membuat Hashtag di YouTubeSelanjutnya adalah bagaimana cara membuat hashtag di youtube. Membuat hashtag di YouTube sangatlah mudah. Kamu tidak memerlukan bantuan tools atau situs lain untuk menambahkannya di videomu.
Ketika meng-upload video, kamu memiliki pilihan untuk menambah hashtag ke judul atau pada kolom deskripsi video. Tinggal tekan tanda pagar lalu pilih tag sesuai dengan judul da nisi videomu.
1. Hashtag di judulMenggunakan hashtag pada judul adalah salah satu cara untuk meningkatkan rating video.
Dengan hashtag tersebut, penonton bisa mengeksplor pilihan video lain dengan topik yang sama.
Namun, dalam praktiknya, tak banyak orang yang menggunakan hashtag pada judul karena dimungkinkan akan sulit untuk ditemukan oleh pengguna youtube.
Jika masih ingin menggunakannya pada judul, terlebih dahulu kamu harus menggunakan judul yang tepat, termasuk pilihan kata kunci yang sesuai. Barulah kamu bisa menambahkan hashtag pada judul video.
Untuk cara membuat hashtag di judul video YouTube sangat mudah.
Yang perlu kamu lakukan adalah tinggal menambahkan hashtag di awal atau akhir judul ketika hendak meng-upload videonya.
2. Hashtag di kolom deskripsiOpsi kedua adalah membuat hashtag di kolom deskripsi. Cara yang kedua inilah yang lebih banyak dipakai oleh para creator di youtube. Penempatannya bebas, namun umumnya, hashtag diletakkan di akhir deskripsi video.
Kamu tinggal menambahkan beberapa hashtag yang berkaitan dengan videomu.
Contoh sederhanya, Taylor Swift menggunakan hashtag #TaylorSwift, #thelakes, dan #folklore dalam video lirik lagu the lakes.
Ketiga hashtag tersebut merupakan nama penyanyi dan pemilik channel, judul lagu, serta judul album.
Nah, bagaimana cara membuat hashtag di kolom deskripsi video? Caranya sama seperti ketika menambahkan hashtag di judul.
Bedanya, hashtag yang kamu sematkan di kolom deskripsi oleh youtube akan ditampilkan di atas judul videomu.
Sudah paham, bukan? Demikianlah cara membuat hashtag di YouTube yang bisa saya share. Dengan menerapkan cara tersebut diharapkan pengguna akan lebih mudah menemukan videomu.
Jobnas.com - Salah satu kunci utama agar kontenmu dapat dinikmati lebih banyak orang adalah mengetahui rahasia di balik Algoritma YouTube, terlebih jika kamu sebagai seorang content creator. Dengan mempelajari rahasia algoritma YoutTube, videomu akan tampil paling atas di beranda pencarian dan dijadikan sebagai rekomendasi video yang perlu ditonton.
Baca Juga : Pentingnya Pengembangan Pelanggan dalam Strategi Perencanaan Bisnis
Ketika sudah seperti itu, untuk menjangkau audiens agar masuk ke dalam target pasarmu tentu akan lebih mudah. Di artikel ini, Jobnas.com telah merangkum tentang algortima YouTube tersebut. Yuk, simak penjelasannya !.
Mengetahui Cara Kerja Algoritma YouTube
1. Algoritma untuk Rekomendasi
Hal yang paling mempengaruhi algoritma rekomendasi di YouTube adalah seberapa banyak orang yang mengklik dan menyukai video tersebut, durasi menontonnya, komentar, dan masih banyak lagi. Terlepas dari hal tersebut tentu ada faktor lain yang perlu kamu ketahui.
Menurut Search Engine Journal, rekomendasi YouTube “diisi” berdasarkan interaksi audiens. Hal ini misalnya diukur dari yaitu berapa lama durasi mereka menonton, seberapa sering, apakah ada yang membagikan video tersebut, dan lainnya. Tidak ada masalah jika performa channel tersebut memang kurang baik sebelumnya. Jadi pada konteks ini, performa sebuah video adalah pertimbangan YouTube, bukan akun creator secara keseluruhan.
Jadi, kesimpulannya adalah tugas YouTube dalam pengaturan algoritma rekomendasi konten-konten yang diinginkan oleh audiens tersebut.
2. Algoritma untuk Hasil Pencarian
Menurut Hootsuite, relevansi, engagement, dan metadata sebuah video menjadi fokus dari algoritma YouTube untuk hasil pencarian. Menurut Hootsuite
Ketika kamu mencari “cara menanam tumbuhan herbal”, maka hal tersebut masuk dalam konteks relevansi. Sudah tentu, hasil yang akan keluar yaitu yang berhubungan dengan tumbuhan herbal, bukan cara menanam jenis-jenis tanaman palawija.
Untuk konteks engagement, sama seperti algoritma untuk daftar video rekomendasi, yaitu seberapa banyak orang berinteraksi dengan kontenmu. Sedangkan metadata bisa membawa perubahan untuk nasib videomu. Hal-hal yang termasuk dalam metadata misalnya, video, keyword yang ditargetkan, dan tags yang dicantumkan di deskripsi videomu.
Nah, itu dia seputar penjelasan tentang cara kerja algoritma YouTube. Selanjutnya, agar kamu lebih memahami seluk-beluk algoritma YouTube, Jobnas.com akan memberikan tips-tips agar algoritma YouTube-mu optimal.
Tips Mengoptimalkan Algoritma YouTube
Setelah mengetahui cara kerja algoritma YouTube, sekarang saatnya kamu mempelajari cara untuk memanfaatkannya. Kamu bisa mengoptimalkan algoritma YouTube-mu agar performa videomu semakin baik, alih-alih menganggap algoritma sebagai pembatas. Berikut ini merupakan cara agar algoritma YouTube-mu dapat optimal :
1. Buat Konten yang Konsisten
Tips pertama adalah membuat konten semenarik mungkin, dan usahakan untuk terus konsisten. Membuat konten semenarik mungkin dan usahakan agar terus konsisten menjadi tips pertama agar algoritma Youtube-mu optimal. Semisal, kamu merupakan seorang yang terbiasa membuat video review tempat-tempat wisata, dari situ kamu usahakan untuk terbiasa konsisten dengan tema besarmu itu dan bahasa yang digunakan, jangan membuat video atau vlog tentang review makanan dan dalam bahasa Inggris.
Baca Juga : JHT BPJS Ketenagakerjaan: Syarat Lengkap dan Cara Klaim
Menurut Neil Patel, salah satu cara untuk meningkatkan reach organik ke akun YouTube-mu adalah dengan meningkatkan subscriber. Nah, dalam konteks inilah membuat konten menarik dan konsisten menemukan momentumnya. Selain itu, usahakan juga untuk membalas setiap ada penonton yang meninggalkan komentar di kolom komentar YouTube-mu. Setidaknya, like komentar mereka juga sudah cukup untuk meningkatkan engagement di channel-mu.
2. Pastikan Metadata Sudah Teroptimasi
Memastikan bahwa metadata video-video di channel-mu sudah dioptimasi merupakan cara lain untuk memanfaatkan algoritma YouTube. Hal ini kamu bisa lakukan mulai dari penggunaan keyword yang relevan dan banyak dicari, penggunaan tags untuk menjangkau lebih banyak user, penulisan deskripsi yang jelas, dan masih banyak lagi. Meskipun agak terlihat sepele, metadata ini sangat membantu meningkatkan performa videomu.
3. Perhatikan Performa dari YouTube Analytics
Selain itu, agar algoritma YouTube-mu dapat optimal, salah satunya juga dengan memperhatikan performa yang tertera di Analytics. Sebab, YouTube Analytics biasanya akan memberikan data konten mana saja yang disukai oleh viewers, mana yang memiliki engagement paling tinggi, dan metrik-metrik lainnya. Kamu jadi tahu harus lebih konsisten membuat konten seperti apa, ketika kamu mengetahui performa dari YouTube Analytics. Dari sini lah kamu bisa tahu performa video-video tersebut hampir bisa dijamin akan memiliki performa yang lebih baik.
Baca juga: Kenali Paid Partnership, Tingkatkan Jangkauan Pelanggan di Instagram
4. Jangan Melupakan Faktor Eksternal
Agar performa videomu meningkat, maka salah satu cara yang bisa dilakukan adalah memastikan semua elemen dalam video sudah terpenuhi. Selain itu, kamu tidak boleh melupakan faktor-faktor eksternal juga, lho. Karena, kamu tidak bisa bergantung pada algoritma rekomendasi YouTube saja. Sebab, videomu baru akan muncul di bagian rekomendasi kalau sudah ada orang yang melakukan interaksi, walau hanya sekadar menonton saja.
Seperti yang dijelaskan Shopify, kamu bisa mengirimkan video baru ke daftar mailing list dan mempromosikannya di media sosial. Setidaknya, usaha ini akan cukup mendongkrak views video yang diupload.
5. Pastikan Thumbnail Menarik untuk Diklik
Memastikan bahwa thumbnail yang digunakan relevan dengan konten video dan juga cukup menarik perhatian merupakan cara terakhir agar algoritma YouTube bisa optimal. Hal ini disebabkan karena judul dan thumbnail pada video adalah dua hal pertama yang dilihat oleh calon viewers.
Baca Juga : Memahami Inclusive Design, Konsep Desain untuk Semua Pengguna
Itu dia penjelasan lengkap Jobnas.com mengenai cara kerja algoritma YouTube untuk hasil pencarian dan rekomendasi, serta tips mengoptimalkannya. Semoga berguna dan berhasil dipraktikkan untuk konten-konten videomu selanjutnya, ya!