Startup Game Indonesia, dari Game Lokal Hingga Kancah Internasional

Google News
Startup Game Indonesia, dari Game Lokal Hingga Kancah Internasional
Startup Game Indonesia, dari Game Lokal Hingga Kancah Internasional

Jobnas.com – Dunia game tidak pernah mendapat perhatian serius di masa lalu. Game dianggap hiburan hanya saat waktu senggang atau di akhir pekan.

Siapa sangka hari ini game bisa menjadi industri yang menjanjikan? Bahkan, beberapa perusahaan game kini telah bermunculan di Indonesia. Dan sampai saat ini, industri game tanah air terus berkembang. Banyak orang mulai menganggap serius industri ini.

Oleh karena itu, pada artikel kali ini Jobnas akan membahas berbagai masalah terkait peluncuran game secara detail. Dan juga menceritakan perkembangan start-up game di Indonesia dan daftar perusahaannya. Kalian penasaran dengan topik kali ini?

Jika iya, kalian bisa membacanya sekarang!

Apa Itu Startup Game?

Kisaran 15 tahun yang lalu apakah kalian pernah mendengar ada orang yang serius ingin menjadi seorang gamer. Game selalu dilihat sebagai hiburan yang memakan waktu yang tidak memiliki nilai dan tidak menguntungkan. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, banyak yang menolak gagasan ini.

Banyak orang yang mengubah permainan bukan hanya sekadar hobi dan mengubahnya menjadi bisnis yang menjanjikan. Bahkan, beberapa di antaranya berhasil mendirikan startup video game di Indonesia.

Sebelum Jobnas membahas hal ini lebih jauh, sebenarnya apa itu startup game?

Jika kita tilik dari makna asali startup ialah sebuah perusahaan baru yang didirikan oleh satu atau lebih pengusaha untuk mengembangkan produk atau layanan yang unik. Jika digabungkan, startup game berarti perusahaan yang baru saja dibentuk untuk mengembangkan game atau dunia game.

Sebagian besar perusahaan game berfokus pada pengembangan game baru untuk smartphone (iOS dan Android), komputer, situs web, dan konsol (Nintendo dan PlayStation). Akan tetapi, ada juga startup yang lebih fokus mengembangkan tim olahraga dan menyelenggarakan event gaming.

Dan kenyataannya sampai saat ini daftar game launcher Indonesia terus bertambah. Setiap orang berusaha untuk mendominasi pasar lokal dan asing.

Perkembangan Startup Game Indonesia

Game adalah salah satu industri dengan pertumbuhan tercepat dibandingkan dengan industri lain. Industri game adalah bagian dari ekonomi kreatif negara.

Pasalnya, Sekarang ini Indonesia berada di peringkat 16 dunia dan pertama di Asia Tenggara dalam pasar game global. Lebih spesifiknya, ada 43,7 juta pemain di Indonesia pada tahun 2017. Potensi pendapatan adalah $880 juta (sekitar 11,9 triliun rubel).

Meski pertumbuhan pasarnya sangat besar, hanya sekitar 0,4% dari game produksi dalam negeri yang dijual di Indonesia. Selanjutnya, menurut Suara Asosiasi Permainan Indonesia (AGI), hanya 8% dari pendapatan game masuk ke perusahaan Indonesia.

Oleh karena itu, banyak masyarakat Indonesia yang mulai memperhatikan industri perjudian. Mereka bertugas mempromosikan industri perjudian Indonesia.

Tak heran jika daftar game startup di Indonesia kini terus bertambah. Menurut Manajer Program Agi, Ardhan Fadhlurrahman, permainan lokal setidaknya bisa menyamai permainan asing dalam lima tahun terakhir, seperti dikutip Bisnis.

Akan tetapi mayoritas perusahaan game masih menyasar pasar luar negeri seperti Eropa, Amerika Serikat, dan China. Alasannya adalah sebagian besar pasar game rumahan gratis untuk pemain.

Seperti biasa game-game tersebut dibuat oleh perusahaan besar dengan proses pembuatan yang rumit. Selain itu, biaya produksi dan periklanan juga tinggi. Namun, perusahaan game Indonesia masih berusaha mengembangkan game untuk pasar lokal.

Daftar Peluncuran Game di Indonesia

1. Agate Studio

Agate Studio didirikan pada tahun 2019 yang berasal dari Bandung. Agate Studio ialah perusahaan game Indonesia asal Bandung yang didirikan pada tahun 2009.

Di tahun berikutnya, Agate merilis game berjudul Earl Grey and This Rupert Guy. Gim ini diunduh oleh lebih dari satu juta orang di seluruh dunia dalam seminggu.

Kemudian, pada Februari 2011, Agate merilis Football Saga yang bisa dimainkan di Facebook. Setelah tiga minggu dirilis, game tersebut memiliki 10.000 pengguna aktif.

Dengan raihan tersebut, Agate masuk dalam daftar perusahaan game Indonesia yang telah menggandeng developer internasional seperti Square Enix dan Chillingo di bawah naungan Electronic Arts (EA).

2. Touchten Games

Game ini masuk dalam daftar startup gaming Indonesia yang berhasil mendapatkan pendanaan Seri B gam ini berasal dari Jakarta.

Selain masuk daftar tersebut game ini juga berhasil mengembangkan beberapa game terkenal di dunia internasional seperti Train Legend, Ramen Chain, dan Infinite Sky.

3. Own Games

Kategori ini pernah viral di tahun 2016 dengan jenis permainan Tahu Bulat.apakah kalian pernah mendengarnya? Pada saat itu, game Tahu Bulat ini naik ke puncak Google Play Store.

Startup ini juga berasal dari Kota Bandung. Di strtup ini beranggotakan lima orang yakni Edwin Viriya, Jevfin Viriya, Agustin, Ray Naldo dan Septian. Selain Tahu Bulat, Own Games juga telah merilis beberapa game lainnya seperti Agent Dodge, Own Pet Dragon dan Own Super Squad.

4. Toge Productions

Startup ini adalah salah satu game yang paling terkenal adalah Infectonator yang dijuluki dengan Toge Production. Game ini dirintis pada tahun 2009 lebih tua dari yang lainnya.

Hingga saat ini, Infectonator telah diunduh ke smartphone lebih dari satu juta kali. Selain game tersebut, studio produksi ini juga telah mengembangkan beberapa game lainnya seperti Rage in Peace, Magicat dan Rising Hell.

Berdasarkan pemaparan tadi, perkembangan startup game terbukti mampu mendongkrak industri game di Indonesia. Bahkan, daftar peluncuran game Indonesia terus bertambah dan berkembang.

Sekarang industri game tidak lagi diremehkan lagi oleh banyak orang. Industri ini sangat menjanjikan, bahkan bisa membawa nama baik bangsa ke tingkat internasional. Jadi, apakah kalian tertarik untuk terjun ke industri ini?

baca juga: Berbohong saat Wawancara Kerja? Inilah Konsekuensinya

Kalau jawaban kalian tertarik. Atau kalian masih ragu, kalian bisa menanyakannya di Corporate Culture di channel Jobnas Community.

Kalian bisa bertanya dan berbagi pengalaman di sana. Caranya gimana? Kalian cukup masuk dan mendaftarkan diri kalian. Jadi tunggu apa lagi? Ayo, daftar dan mulai percakapan!