Memahami Mitologi dan Realitas Otak Kiri dan Otak Kanan

Mitologi dan Realitas Antara Otak Kiri dan Otak Kanan

Jobnas.com – Dewasa ini, masih saja orang banyak yang salah menafsirkan atau gagal paham terhadap anggapan otak kiri dan otak kanan. Beberapa orang mengatakan bahwa satu pihak bertanggung jawab atas kreativitas, sementara yang lain bertanggung jawab atas masalah logis seperti pemecahan masalah, dll.

Dengan demikian, mereka mengidentifikasi diri mereka sebagai “berotak kanan” atau “berotak kiri”. Namun, apakah itu benar? Apa sebenarnya yang membedakan bagian-bagian otak?

Pada artikel kali ini Jobnas akan membantu kalian semua agar paham dengan perbedaan antara otak kiri dan otak kanan. Jadi, bacalah sampai akhir artikel ini agar paham, ya!

Bagaimana Cara Otak Bekerja?

Semua orang tahu bahwa otak manusia terbagi menjadi dua bagian, bagian kanan dan bagian kiri.

Diambil dari National Center for Biotechnology Information (NCBI), berikut penjelasan tentang cara kerja otak pada kedua sisi. Setiap sisi otak memiliki enam area (disebut juga “lobus”) yang memiliki fungsi berbeda.

Otak adalah pusat yang bertanggung jawab untuk mengendalikan gerakan dan semua informasi sensorik, termasuk pendengaran, ucapan, kecerdasan, dan ingatan.

Otak kanan bertanggung jawab untuk memberikan informasi spasial, sedangkan otak kiri bertanggung jawab atas kemampuan bahasa dan bicara.

Ada banyak area lain di otak, dan semua area ini saling berhubungan dan berperan penting dalam kehidupan manusia sehari-hari.

Tentunya kalian pernah mengalami ketika sedang bekerja, dan tiba-tiba kalian lapar dan tidur pada waktu yang sama? Nah, bagian otak yang bertanggung jawab untuk ini adalah hipotalamus.

Faktanya adalah bahwa otak kanan dan kiri, otak atas, otak depan atau belakang semuanya bekerja sama dan memungkinkan manusia untuk melakukan operasi yang paling kompleks sekalipun.

Mitologi Otak Kiri dan Kanan

Ada mitos tentang otak, bahwa bagian kanan dan kiri mempengaruhi kepribadian seseorang, cara berpikir, apa yang bisa dilakukan.

Contohnya, orang yang dominan otak kanan dikatakan sebagai pemikir intuitif dan memiliki kemampuan kreatif yang hebat.

Mereka dianggap cocok untuk bekerja di industri kreatif dan tidak cocok untuk bekerja di sektor tertentu.

Di sisi lain, orang yang dominan otak kiri adalah kebalikannya. Mereka berpikir lebih kuantitatif dan logis.

Teori otak kiri dan otak kanan ini menjadi populer sebagai hasil penelitian ahli biologi Psikologi dan peraih Nobel, Roger W. Sperry. Teori ini didasarkan pada fakta bahwa kedua bagian otak berfungsi secara berbeda.

Di satu sisi, teori dua otak tidak salah. Namun, itu juga tidak sepenuhnya benar. Jadi apa kebenarannya?

Fakta Tentang Otak

Pada tahun 2013 Menurut Harvard Health Publishing, melakukan penelitian di University of Utah yang menunjukkan bahwa penglihatan dominan otak kanan dan kiri kurang tepat. Tapi kalian jangan lupa bahwa itu tidak sepenuhnya benar dan juga tidak sepenuhnya salah.

Otak manusia tidak sesederhana kanan kiri, tidak sesederhana “Kalau otak kanan dominan, berarti kamu kreatif tapi kurang berhitung”.

Menurut sebuah studi oleh University of Utah, hasil analisis menunjukkan bahwa aktivitas di otak kanan dan otak kiri sama, terlepas dari kepribadian atau keahlian.

Kesimpulan ini diambil dari hasil pemindaian terhadap lebih dari 1.000 otak (usia 7-29), memeriksa sekitar 7.000 bagian otak.

Verywell Mind juga menunjukkan bagaimana penelitian tentang kemampuan kita untuk mengerjakan mata pelajaran tertentu (misalnya matematika) menjadi lebih kuat ketika kedua belahan otak aktif.

Oleh karena itu, tidak ada bukti bahwa dalam beberapa hal satu pihak mendominasi pihak lain. Istilah “otak kanan” atau “otak kiri” yang menggambarkan dominasi di satu bagian otak dapat dianggap sebagai metafora, bukan deskripsi akurat tentang isi kepala yang sebenarnya.

Fakta Kebenaran dan Opini yang Beredar

Di atas sudah dijelaskan tadi bahwa ada yang berpendapat orang yang kreatif berarti otak kanannya lebih dominan dan aktif, sedangkan orang yang memiliki logika dan keterampilan pengambilan keputusan yang baik berarti otak kirinya yang paling dominan.

Meskipun tidak sepenuhnya, ada beberapa kebenaran dalam pernyataan ini, terutama untuk bagian otak yang berbeda. Jelas bahwa dalam kasus seseorang yang terkena stroke, bagian tubuhnya lumpuh atau sensor motorik hilang di sisi otak yang terkena.

Jika sisi kiri terpengaruh, orang tersebut akan kehilangan kemampuan berbicara dengan lancar. Efek dahi pada motivasi, perencanaan dan kreativitas dikatakan berkurang.

Jadi, dilihat dari posisi dan fungsi masing-masing sisi, belahan otak kanan dan kiri jelas bertanggung jawab atas hal yang berbeda.

Namun, ini tidak berarti bahwa kepribadian dan kecenderungan setiap individu (seperti menghitung, menggambar, dll.) Dipengaruhi oleh aktivitas otak.

Sampai sini dulu penjelasan kami tentang metos-mitos dan realitas otak. Jika kalian merasa ingin menghitung dan melakukan sesuatu yang masuk akal, bukan berarti itu salah. Adalah sebuah kesalahan untuk berpikir bahwa satu sisi mendominasi yang lain, karena semua sisi otak saling berhubungan dan membantu orang mencapai semua yang mereka alami.

Nah itulah penjelasan lengkap tentang otak kiri dan otak kanan yang bisa dijelaskan oleh Jobnas di artikel kali ini. Setelah membaca fakta-fakta di atas, semoga kalian bisa lebih mengoptimalkan fungsi otak.

Baca juga: Dehidrasi Mempengaruhi Kerjaan di Kantor? Begini Pencegahannya!

Jika seandainya kalian masih ingin banyak tahu lagi perihal artikel yang serupa, maka kalian bisa daftarkan diri kalian di website jobnas. Dengan begitu kalian kan lebih mudah membaca dan mengetahui informasi seputar bisnis, management, website dan lainnya.

0
38