Menciptakan Sebuah Versi Virtual Hardware Melalui Virtualization

Menciptakan Sebuah Versi Virtual Hardware Melalui Virtualization

Jobnas.com – Virtualisasi merupakan salah satu terobosan teknologi yang cukup unik seiring dengan perkembangan teknologi yang terjadi begitu cepat. Virtualization mampu menawarkan berbagai manfaat yang menguntungkan dalam industri-industri yang berbasis teknologi. Lantas, apa sebenarnya Virtualization itu dan apa saja keunggulannya ? 

Di artikel ini, Jobnas.com akan mendeskripsikan terkait hal tersebut. Yuk, simak penjelasannya. 

Pengertian Virtualization

Virtualization atau virtualisasi adalah dibuatnya versi virtual dari suatu hal, khususnya di bidang IT. Seperti sistem informasi. Banyak sesuatu yang dapat dijadikan virtual. Mulai dari sistem operasi, server, hingga hal-hal yang berkelindan dengan teknologi informasi lainnya yang berbentuk hardware atau perangkat keras. 

Butuh penggunaan software yang dapat digunakan untuk menciptakan simulasi kegunaan hardware yang ingin dijadikan virtual saat melakukan virtualization. 

Baca Juga : Hati-hati dengan Penggunaan False Advertising, Bisa Berdampak Buruk

Dikutip dari Microsoft, virtualisasi adalah cara membuat sebuah komputer fisik atau sebuah server menjadi beberapa mesin virtual yang mampu berinteraksi secara mandiri. Bahkan, mesin virtual ini bisa dijalankan menggunakan sistem operasi atau aplikasi yang berbeda meskipun menggunakan satu host machine atau perangkat yang sama.

Manfaat Virtualization

Ada beberapa manfaat Virtualisasi sebagai sebuah teknologi. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut : 

1. Efisiensi Sumber Daya

Tanpa virtualization, setiap server aplikasi membutuhkan CPU fisiknya masing-masing, tanpa Virtualization. Dalam konteks ini, staf IT perlu membeli server terpisah untuk setiap aplikasi yang ingin dijalankan. Dengan virtualization, kamu bisa memaksimalkan kapasitas penggunaan setiap satu perangkat keras. Hal ini disebabkan karena server virtualization membuat beberapa aplikasi bisa dioperasikan hanya dengan satu komputer.

2. Manajemen Sederhana

Mengganti beberapa komputer dengan virtual machine untuk virtualisasi adalah cara untuk membuat pengaturannya lebih mudah.

Bahkan, kamu bisa membuat IT service management workflow yang terotomasi.

Baca juga: 6 Prinsip Pembuatan Logo yang Mudah Dikenali dan Eye-Catching

3. Downtime Sedikit

Untuk menghadapi masalah sistem operasi dan aplikasi seperti crash yang memengaruhi produktivitas pengguna. beberapa virtual machine dapat dioperasikan. Hal ini lebih murah dibanding menggunakan beberapa server fisik lain. 

4. Instalasi Cepat

Setiap aplikasi pasti pernah mengalami membeli, meng-install, dan mengatur perangkat lunak. Tetapi dengan virtualization ini tidak perlu dilakukan. Virtual machine untuk virtualization dapat mulai bekerja dengan cepat, bahkan bisa diatur secara otomatis.

Jenis-Jenis Virtualization

Setidaknya ada enam area dalam bidang teknologi informasi yang melibatkan penggunaan virtualization menurut TechTarget, yaitu:

Network Virtualization

Metode virtualisasi semacam ini berusaha menggabungkan sumber daya dalam jaringan. Hal ini dilakukan dengan cara memisah bandwidth menjadi beberapa channel. Masing-masing channel ini bersifat independen dari satu dan lainnya. Dengan begitu, channel ini bisa di-assign pada server atau perangkat tertentu secara real time.

Baca Juga : Pentingnya Pengembangan Pelanggan dalam Strategi Perencanaan Bisnis

1. Storage Virtualization

Cara virtualisasi ini adalah dengan pooling penyimpanan fisik dari beberapa perangkat penyimpanan jaringan. Dengan kata lain, satu perangkat penyimpanan jaringan yang bisa diatur dan dikendalikan dari sebuah konsol utama. Tipe virtualization ini cukup umum digunakan dalam storage area network.

2. Server Virtualization

Untuk menyederhanakan sumber daya server sehingga lebih mudah dipahami merupakan tujuan dari virtualisasi ini. Virtualisasi ini pun juga bisa meningkatkan pembagian jaringan dan kapasitasnya untuk berkembang. .

3. Data Virtualization

Data virtualization merupakan proses abstraksi rincian data teknis tradisional dan manajemen data yang bertujuan untuk mewujudkan akses yang lebih luas untuk memenuhi kebutuhan bisnis.

4. Desktop Virtualization

Virtualisasi desktop merupakan proses virtualisasi stasiun kerja. Hal ini digunakan untuk memberi akses pada pengguna pada sebuah desktop meski secara remote.

5. Application Virtualization

Tipe ini merupakan abstraksi layer sebuah aplikasi dari sistem operasinya. Agar sebuah aplikasi bisa dijalankan dalam bentuk encapsulated tanpa harus bergantung pada sistem operasinya, maka harus melakukan virtualisasi semacam ini. Sehingga aplikasi di Windows, misalnya, bisa dioperasikan di Linux maupun sebaliknya. 

Baca Juga : Angular VS AngularJS, Mana yang Terbaik untuk Websitemu

Bagi data center operator dan service provider data ini sangat bermanfaat. Namun, teknologi ini bisa digunakan secara luas di berbagai industri.

Itu dia penjelasan singkat mengenai virtualisasi. Agar kamu tahu tentang informasi lainnya seputar dunia teknologi maupun bisnis, Jobnas.com adalah solusinya. Di situ kamu akan menemukan banyak sekali artikel yang membahas tentang hal tersebut.

0
40