Menu

Marketing

Iwan Bisa
11 bulan yang lalu
0

Jobnas.com – Banyak orang meyakini bahwa Google Ads merupakan salah satu iklan online yang paling menjanjikan. Ada lima jenis Google Ads yang bisa kamu pilih untuk iklankan bisnismu.

Kelima jenis iklan tersebut memiliki format yang berbeda. Selain itu, tujuannya pun bisa saja berbeda. Oleh karena itu, kamu perlu mengetahui jenis iklan mana yang paling sesuai dengan kebutuhanmu, sebelum kamu memasang Google Ads. Di artikel ini, Jobnas.com akan menjelaskan lima jenis Google Ads untukmu : 

1. Search Ads

Kebanyakan para pengguna internet, menggunakan search engine dalam kehidupan sehari-hari, seperti digunakan untuk mencari barang atau jasa yang ingin digunakan. Tak ayal, Search Ads menjadi salah satu jenis Google Ads yang paling diburu marketer.

Singkatnya, Search Ads adalah iklan berbentuk teks yang ditampilkan pada search engine results page (SERP). Kamu bisa membikin teks untuk iklanmu. Kemudian, iklan tersebut akan muncul dengan tulisan “Ads” atau “Iklan” di samping URL. Jika keyword yang kamu gunakan relevan dan banyak dicari, besar kemungkinan produkmu akan langsung dilihat oleh pengguna Google.

2. Shopping Ads

Shopping Ads merupakan jenis Google Ads lainnya. Seperti jenis sebelumnya, Shopping Ads juga ditampilkan pada SERP. Namun, iklan ini berisi informasi detail produk, seperti nama produk, harga, dan gambar.

Seperti ditulis HubSpot, jika kamu merasa lebih perlu mengiklankan produk daripada brand-mu secara keseluruhan, Shopping Ads bisa menjadi pilihan yang tepat. Sebab, Shopping Ads memang dikhususkan untuk memasarkan produk atau jasa tertentu.

Jenis iklan yang satu ini akan sangat menguntungkan jika kamu memiliki produk yang banyak dicari orang. Sebagai contoh, kamu menjual skuter. Jika orang mencari “skuter” di Google, mereka bisa langsung menemukan informasi produkmu.

3. Video Ads

Semua orang pasti pernah mengalami ketika memutar sebuah video di YouTube, tetapi ada iklan yang muncul sebelum video itu dimulai. Itulah salah satu bentuk Video Ads yang bisa kamu pilih. Seperti dikutip dari Google, Video Ads memungkinkanmu menampilkan iklan di video sendiri atau video lainnya yang ada di YouTube dan seluruh Display Network.

Baca Juga : Gratis Pasang Iklan Lowongan Kerja

Secara garis besar, jenis Google Ads yang satu ini dapat disebut juga sebagai YouTube Ads. Setidaknya ada beberapa bentuk Video Ads yang bisa bisa kamu pilih, antara lain:

  • Outstream ads: iklan ditampilkan di situs lain, tetapi hanya bisa dilihat di smartphone dan tablet
  • Non-skippable in-stream ads: iklan berdurasi 15 detik atau kurang yang tidak bisa di-skip
  • Skippable in-stream ads: iklan ditampilkan sebelum, di tengah, atau sesudah video diputar. Setelah iklan ditampilkan selama 5 detik, penonton bisa skip video tersebut
  • Video discovery ads: iklan hanya muncul di bagian discovery YouTube
  • Bumper ads: iklan berdurasi 6 detik atau kurang dan dapat di-skip

4. Display Ads

Kamu bisa memilih jenis Google Ads yang satu ini, jika ingin menjangkau lebih banyak orang dengan target yang lebih spesifik. Dilansir dari Shopify, Display Ads memungkinkan kamu menampilkan iklan di luar SERP, yakni di lebih dari dua juta situs yang ada. 

Selain itu, ketika membuka sebuah website, pengguna bisa saja melihat iklanmu, aplikasi, atau menonton video. Sebagai gambaran, pernahkah kamu mencari suatu produk di e-commerce, lalu iklan produk tersebut terus muncul ketika kamu membuka situs lainnya?

Nah, itulah Display Ads. Jenis ini menampilkan iklan sesuai dengan topik dan minat pengguna. Sebagai imbalan, situs yang menampilkan iklanmu akan mendapat bayaran dengan sistem pay-per-click (PPC).

5. App Ads

Jenis Google Ads yang terakhir ini lebih ditujukan pada sebuah bisnis yang memiliki aplikasi. Melalui iklan yang ditampilkan di SERP, YouTube, Google Play, Google Display Network, dan sebagainya, App Ads akan mempromosikan aplikasimu. Jadi, kamu bisa mendorong audiens untuk mengunduh aplikasimu. 

Baca Juga : Proses Menyaring Insight yang Penting bagi Kemajuan Bisnis

Itulah penjelasan Jobnas.com terkait lima jenis Google Ads. Dari pemaparan di atas, kira-kira jenis Google Ads yang mana yang sangat cocok untuk bisnismu ? Apabila kamu sudah menentukan salah satu di antanya, kamu bisa segera membuka laman Google untuk membuat iklanmu sendiri.

Iwan Bisa
11 bulan yang lalu
0

Jobnas.com – Istilah “evangelism Marketing”, merupakan hal yang sangat menguntungkan bagi sebuah brand tanpa perlu mengeluarkan begitu banyak usaha. Banyak tim marketing di luar sana yang mendambakan strategi ini. Hal ini dikarenakan perusahaan tempat mereka bekerja hanya perlu membuat produk berkualitas tinggi, lalu membiarkan orang lain menyebarkan kabar baik seputar produk tersebut.

Reputasi produk dan brand diasosiasikan dengan hal-hal baik, lalu mereka bisa mengarahkan fokus ke hal lain yang mungkin lebih penting. Untuk memahami lebih dalam, Jobnas.com telah menyediakan seputar strategi ini untukmu. Yuk, simak !

Pengertian Evangelism Marketing

Evangelism marketing biasa disamakan dengan pemasaran word of mouth (dari mulut ke mulut), yang memanfaatkan pelanggan sebagai “agen pembawa kabar baik”. Dilansir dari Marketing Schools, evangelism marketing bergantung pada pelanggan setia yang menyebarkan pesan-pesan pemasaran ke calon pelanggan lainnya. 

Semisal begini, ada perempuan bernama Nadia yang pergi ke restoran “Mantap Jiwa”. Ia menyukai makanan yang disajikan dan juga pelayanan yang diberikan di sana. Syahdan, ia merekomendasikannya ke Rukmini yang merupakan kerabat dekatnya atau bahkan meng-upload di media sosial mengenai restoran tersebut.

Nah, dalam konteks ini, Nadia termasuk orang-orang yang menjalankan teknik pemasaran ini disebut sebagai brand evangelist. Mereka merupakan pelanggan setia yang memiliki hubungan spesial dengan sebuah brand, sehingga rela melakukan sebuah usaha untuk mempromosikan produknya. 

Baca Juga : Bagaimana Cara Menggadaikan Barang di Pegadaian?

Berbeda dengan influencer yang diberi reward untuk melakukan promosi, brand evangelist ini melakukannya secara sukarela karena puas dengan apa yang mereka dapatkan. Meskipun sering disamakan dengan word of mouth marketing, teknik ini sebenarnya sedikit berbeda.

Dengan kata lain, orang-orang yang menjalankannya memiliki keterkaitan yang lebih dalam dengan brand yang sedang disebarluaskan. Evangelism marketing dijalankan oleh orang-orang yang memiliki asosiasi dari level emosional, sehingga tidak akan berpaling ke produk lain meskipun harganya lebih murah. Bisa dikatakan brand loyalty-nya cukup tinggi, karena sudah percaya dengan produk-produk yang ditawarkan oleh brand tersebut.

Contoh Brand yang Menggunakannya

Setelah mempelajari pengertiannya, kali ini Glints ingin memberikan contoh brand yang menggunakan strategi ini, disarikan dari Study.com.

Terdapat sebuah brand celana pendek dan celana renang khusus untuk pria, Chubbies. Mereka menawarkan produk menarik dengan kualitas tinggi, lalu menjadikan pelanggannya sebagai brand evangelist.

Hal ini dilakukan dengan meminta para pelanggan untuk foto menggunakan produk mereka, lalu mengunggahnya di media sosial. 

Lalu, apa untungnya bagi pelanggan Chubbies? Tentu saja mendapatkan produk berkualitas tinggi, dengan layanan yang sangat baik juga. 

Jadi, hubungan ini bisa dibilang merupakan simbiosis mutualisme. Pelanggan senang, calon pelanggan lainnya pun akan terus-menerus datang. 

Sebenarnya ada dua tipe brand evangelist, yaitu eksternal seperti contoh sebelumnya, dan juga dari pihak dalam perusahaan. 

Contohnya adalah Guy Kawasaki yang mengurus pemasaran Macintosh pada tahun 1984. 

Ia disebut sebagai “Bapak evangelism marketing” karena mencetuskan istilah evangelist pada pelanggan setia yang percaya terhadap kualitas produk Apple.

Tentu kamu membutuhkan para evangelist untuk menjalankan evangelism marketing. Para evangelist akan datang tentu saja kalau produk dan layanan yang ditawarkan memang sudah baik dari sananya. 

Jadi, terus dengarkan feedback dari pelanggan dan utamakan kepuasannya. Alhasil, brand loyalty akan meningkat dan mereka pasti secara otomatis menyebarkan kesan-kesan baik kepada calon pelanggan lainnya. 

Baca Juga : 6 Kesalahan dalam Mengatur Keuangan Pribadi

Kalau ingin cara mudah, kamu juga bisa meminta teman satu tim atau karyawan lain di perusahaan untuk menjadi brand evangelist dan mempromosikan produk ke khalayak ramai. Bagaimana, apakah kamu jadi lebih paham tentang evangelism marketing dan tertarik untuk menggunakannya dalam strategi pemasaran produkmu?

Kalau ingin belajar lebih banyak seputar marketing dan mendapatkan tips bermanfaat seputar pengaplikasiannya, kamu bisa membaca artikel dari Jobnas.com lainnya, lho. 

Iwan Bisa
1 tahun yang lalu
0

Jobnas.com – Ada berbagai tools yang digunakan untuk membantu tim sales mendukung performa manajemen sales atau performance sales management. Sebab ia memiliki target yang harus dipenuhi, baik itu mingguan, bulanan, bahkan tahunan. Untuk mengetahui bagaimana performa penjualan produk, sales manager mesti menggunakan tools tersebut. Selain itu, tools ini juga dapat digunakan untuk memastikan penjualan produk telah mencapai target atau tidak.

Nah, di artikel ini, Jobnas.com akan mendeskripsikan apa itu Sales Performance Management? Tools apa saja yang bisa digunakan? Yuk, baca selengkapnya.

Pengertian Sales Performance Management

Dilansir dari Forbes, sales performance management merupakan manajemen berbasis data untuk merencanakan, mengelola, memberi kompensasi, menganalisis, dan meningkatkan kinerja sales. Untuk  mendorong pendapatan dan mempertahankan pertumbuhan perusahaan, manajemen ini mesti dilakukan dalam skala besar. 

Ada beberapa fungsi sales performance management menurut HubSpot, yaitu : 

  • Memprediksi tren sales di masa depan
  • Menentukan kompensasi untuk tim sales berdasarkan performa
  • Membantu tim sales meningkatkan skills yang dibutuhkan
  • Membangun jalur sales representative yang lebih kuat.

Dengan demikian, tools sales performance management mengandalkan informasi real-time, otomatisasi, dan artificial inteligence. Dari sinilah para sales manager dapat menyesuaikan strategi mereka dengan cepat dan fleksibel saat dinamika pasar bergeser. 

Setelah mengetahui tentang definisi performance sales management, kamu harus mengetahui beberapa rekomendasi dari Jobnas.com tentang tools sales performance management. Berikut rekomendasinya. 

6 Rekomendasi Tools Sales Performance Management

1. Xactly

Salah satu tools sales performance management yang populer digunakan adalah Xactly. Tools ini memiliki klaim akurasi hingga 99 persen. Tools ini menawarkan beberapa keunggulan , antara lain : 

  • Memiliki sistem keamanan
  • Mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk administrasi
  • Menganalisa performa melalui perbandingan dengan kompetitor
  • Meningkatkan performa dengan akses melalui perangkat mobile.

Banyak perusahaan yang menggunakan tools ini, seperti DocuSign, Data Bricks, Hyatt, dan Western Union.

2. Anaplan

Tools sales performance management populer lainnya adalah Anaplan. Del Monte, Pandora, hingga Brussels Airline merupakan brand terkenal pengguna setia tools ini. Berbagai fitur coba ditawarkan tools ini. Mulai dari perencanaan, analisis, hingga penentuan insentif atau kompensasi bagi tim. Selain itu, keunggulan-keunggulan dari tools ini di antaranya : 

  • Mengintegrasikan data-data perencanaan dan manajemen sales dalam satu platform
  • Mengelola strategi sales untuk masa mendatang
  • Memberikan insight dan prediksi sales yang lebih akurat.

3. Oracle

Oracle merupakan tools lainnya yang sering digunakan. Berfokus pada fungsi sales representative merupakan keunggulan dari tools yang satu ini. Mulai dari akuntabilitas, pengembangan skills, hingga mempersiapkan modul training yang dibutuhkan. Fitur yang coba ditawarkan tools ini adalah analisis white space. Sebuah fitur yang dapat membantu tim sales untuk berfokus pada akun dengan potensi pendapatan tertinggi untuk mencapai target sales yang diharapkan.

Baca Juga : 5 Tips Membuat Instagram Live yang Menarik Banyak Followers

4. Optymyze

Optymyze merupakan tools yang dapat digunakan sales manager untuk memantau dan menganalisis performa timnya. Fitur-fitur untuk meningkatkan performa sales seperti manajemen kompensasi yang terintegrasi, tools kuota penjualan yang dapat memastikan sales representative tetap terlibat, serta fitur manajemen wilayah yang berfungsi untuk memaksimalkan potensi pendapatan, merupakan fitur yang ditawarkan tools ini. 

5. SAP CallidusCloud Sales Performance Manager

Tools SAP CallidusCloud Sales Performance Manager berfokus pada produktivitas tim sales untuk mencapai target yang diinginkan. Beragam fitur ditawarkan. Mulai dari pelatihan karyawan, pelacakan KPI, dan penilaian perwakilan penjualan. Fitur-fitur ini akan membantu sales representative. 

6. IBM SPM Solutions

IBM SPM Solutions adalah tools sales performance management yang diluncurkan oleh perusahaan teknologi terkenal IBM. Tools ini berfungsi untuk membantu tim sales meningkatkan kinerja dan efisiensi operasional. Beberapa fitur ditawarkan tools ini. Mulai dari perencanaan kompensasi dan pengelolaan wilayah yang menjadi target sales.

Baca Juga : Kuasai Bahasa Pemrograman dengan TypeScript

Itulah penjelasan Jobnas.com tentang 6 tools untuk melakukan Performance sales. management  keenam tools di atas dapat menjadi opsi bagi tim sales dan sales manager sendiri dalam performance sales management mereka. Dengan mempelajari enam tools ini pun dapat membantu kamu yang sedang berkarier sebagai sales ke level berikutnya.

Iwan Bisa
11 bulan yang lalu
0

Jobnas.com – Masih banyak merek yang sering menyesatkan calon konsumen secara berlebihan. Padahal, itu langkah yang bisa merusak reputasi brand atau merek.

Brand Credibility itu sendiri sangat penting. Karena tanpa itu, calon pelanggan bisa kabur dan tidak tertarik dengan produk Anda.

Memang, apa hubungan antar keduanya, antara merek dan calon pembeli? Jawabannya ada di artikel ini. Kalian bisa mempelajarinya lebih lanjut di bawah ini.

Apa itu Reputasi Merek?

Seperti namanya, reputasi merek atau Brand credbility ialah terkait erat dengan kepercayaan.

Yang disebut degan kepercayaan di sini yaitu berfokus pada informasi produk. Ini menunjukkan persepsi konsumen tentang hal itu.

Apakah merek bisa mampu dan memenuhi janji mereka? Jawaban atas pertanyaan ini sudah tercermin pada kredibilitas merek itu sendiri.

Marketing Huddle mengatakan kredibilitas penting dalam bisnis. Bayangkan saja, sebuah merek bisa memberikan produk atau jasa yang berkualitas. Sayangnya, calon pelanggan menilai bahwa merek tidak bisa mengangapnya dengan demikian.

Maka Calon pelanggan bisa datang dan membeli produk merek lain. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa reputasi merek sangat penting.

Mengapa Reputasi Merek Penting?

Apa keuntungan memiliki merek terpercaya?Jobnas tadi sudah menyebutkannya sebelum ini.

Apabila suatu merek dapat dipercaya, merek anda dapat dipilih oleh banyak calon konsumen. Karena mereka mempercayai merek anda. Hal yang speerti ini juga  pernah dikonfirmasi oleh sebuah artikel yang diterbitkan di Emerald Insight. Sangat begitu Jelas, reputasi merek memiliki pengaruh pada kepercayaan merek.

Bukan hanya itu, sebuah penelitian yang pernah diterbitkan dalam Journal of Retail and Consumer Services, reputasi merek juga dapat mempengaruhi kepuasan pelanggan. Selain itu, ketika meluncurkan PR Wildfire, kredibilitas akan mempengaruhi stereotip, perilaku, dan pemikiran calon pelanggan. Dengan mengacu pada alasan di atas, reputasi merek penting.

Ada 3 Metode untuk Meningkatkan Kredibilitas Merek

Jika kalian anda sudah tahu akan fungsi dari brand Credebility, apakah Anda tertarik untuk meningkatkan reputasi merek? Kalau begitu, simak metodenya di bawah ini!

1. Menyediakan Produk Berkualitas

Cobalah memposisikan diri Anda sebagai pelanggan. Apakah Anda ingin ditawari produk dengan tampilanmerek yang kurang berkualitas, bahkan lebih tidak menjanjikan dari itu? Tentu saja jawabannya pasti tidak. Jadi, untuk meningkatkan kredibilitas, Anda harus memiliki produk yang berkualitas.

Perlu dan penting untuk diingat, Anda juga harus memikirkan pelayanan. Menjadi brand ternama yang siap membantu dan memiliki customer service yang baik.

2. Hindari Hal yang terlalu Menjanjikan

Ingatlah bahwa reputasi merek terkait erat dengan informasi. Dalam hal ini, informasi yang dimaksud di sini ialah janji kepada pelanggan.

Hindari membuat janji yang begitu snagat menjajikan, bahkan sampai kepalsuan. Strategi ini hanya akan menjadi bumerang. Bayangkan, bagaimana jika permintaan Anda salah? Pelanggan mungkin berpikir bahwa produk atau layanan anda bukan merek tepercaya.

3. Manfaatkan Testimonial

Banyak orang lebih memilih bukti daripada janji. Nah, bukti ini bisa dituangkan dalam bentuk testimoni. Bagaimanapun, pendapat pelanggan yang jujur ​​lebih dapat dipercaya daripada janji manis anda. Jadi manfaatkan situasi ini sebaik-baiknya.

Carilah testimonial dan gunakan sebagai senjata anda untuk meyakinkan calon pembeli. Dengan cara ini, anda bisa terlihat lebih bisa dipercaya.

Baca juga: Kenali Email Hosting, Agar Perusahaan Terlihat Lebih Profesional

Begitulah mengenai penjelasan juga tips tentang brand credibility. Selain itu, masih banyak lagi artikel penting yang memuat informasi mengenai Marketing dan lain-lain. Maka kalian bisa terus membacanya di kolom blog Jobnas yang sudah tersedia.

Iwan Bisa
11 bulan yang lalu
0

Jobnas.com – Pada 19 Mei 2020, Instagram berhasil merilis fitur barunya, Instagram Shopping. Banyak orang yang bilang fitur ini membikin penjualan dan traffic terdongkrak. Lantas, apakah hal itu benar ? Simak paparan Jobnas.com berikut ini.

Pengertian Instagram Shopping

Instagram Shopping merupakan salah satu fitur instagram yang membuat pelanggan tak perlu keluar aplikasi untuk bekerja. Sebab, fitur yang satu ini dapat menghadirkan pengalaman bekerja di e-commerce di dalam Instagram. Di fitur ini, sang pemilik akun bisnis juga bisa membuat katalog produk. Selain itu, juga terdapat fitur Post dan Story khusus untuk melakukan Tag ke produkmu.

Baca Juga : 6 Tips Membuat Executive Summary atau Ringkasan Eksekutif

Pelangganmu pun tak perlu jauh-jauh jika ingin berbelanja. Tinggal buka akun Instagram-mu saja. Dilansir dari Kompas, sejak awal diluncurkannya fitur ini, ia perlahan telah menyentuh pasar Nusantara. 

Pentingnya Memakai Instagram Shopping

Kamu disarankan agar tetap memakai Instagram Shopping di tengah maraknya e-commerce akhir-akhir ini. Sebab, fitur ini mampu mendongkrak traffic sekaligus pendapatan. Melalui fitur yang satu ini, beberapa merek menerima kenaikan traffic sebesar 1,1416%. Merek lainnya melaporkan kenaikan pendapatan hingga hampir 20%.

Inilah mengapa NOW Marketing Group pernah mengutarakan alasan bahwa konon, Instagram merupakan panggung untuk melihat gaya hidup. Ketika lihat realitanya bahwa ketika ada seseorang yang mengikuti Instagram-mu, maka secara perlahan mereka juga akan tertarik dengan sendirinya terhadap budaya dari brand-mu itu. 

Kemudian, orang yang tertarik dengan budayamu bisa tertarik pada produkmu pula, dengan menunjukkan katalog produk di media sosial ini. Apalagi kamu bisa dengan mudah mengintegrasikannya dengan e-commerce. Sehingga dengan begitu ada kemungkinan besar mereka untuk membelinya. Dari sinilah kemudian banyak semua bisnis besar maupun UMKM terbantu oleh fitur ini. 

Nah,  mengingat kegunaanya yang cukup besar, untuk itu kamu perlu tahu bagaimana cara menggunakan instagram shopping yang baik. 

Cara Menggunakan Instagram Shopping

Dilansir dari situs resmi Oberlo dan Instagram, setidaknya ada 7 cara menggunakan Instagram Shopping, yaitu : 

1. Pastikan Usahamu Layak

Instagram punya beberapa ketentuan pengaktifan akun. Di antaranya adalah:

  • Bisnismu punya produk yang memenuhi syarat
  • Ada di tempat di mana fitur ini sudah rilis
  • Bisnis punya website tempat penjualan (untuk sementara ini, e–commerce di dalam Instagram belum tersedia di Indonesia)
  • Bisnismu sejalan dengan Perjanjian Dagang Produk Perdagangan dan Persyaratan Kelayakan Perdagangan dari Facebook

2. Ubah akun jadi Instagram Business

Hal yang perlu kamu lakukan selanjutnya adalah kamu harus mengaktifkan akunmu terlebih dahulu ke akun Instagram Business jika kamu sebelumnya memang belum pernah mengubah akunmu. 

Baca Juga : Hati-hati dengan Penggunaan False Advertising, Bisa Berdampak Buruk

3. Hubungkan dengan Facebook Page

Menguhubungkan dengan Facebook Page merupakan salah satu syarat yang mesti kamu lakukan. Ikuti langkah di bawah ini untuk melakukannya :

  • Buka halaman “Edit Profile” di “Public Business Information”
  • Pilih “Page”
  • Pilih Facebook Page yang akan dihubungkan
  • Jika belum punya, pilih “Create a New Facebook Page”

4. Upload Katalog Produk

.Kamu bisa mengisi tokomu dengan katalog melalui Facebook Business Manager. Beberapa e–commerce juga mendukung sinkronisasi katalogmu dengan katalog mereka.

5. Minta Review Akunmu

Setelah selesai upload katalog, baru kamu meminta persetujuan Instagram untuk membuka toko. Di bawah ini merupakan langkah yang bisa kamu lakukan: 

  • Buka “Settings”
  • Pilih “Sign up for Shopping”
  • Ikuti alur
  • Jika diterima, kamu akan melihat notifikasi di Instagram

Baca juga: 7 Tips Agar Tulisanmu Orisinal dan Terhindar dari Plagiarisme

6. Nyalakan Instagram Shopping

Jika permintaanmu sudah di-accept, langkah selanjutnya adalah nyalakan saja akun tokomu. Langkah yang bisa dilakukan :

  • Buka “Settings”
  • Pilih “Business”, lalu pilih “Shopping”
  • Pilih “Product Catalogue”
  • Pilih “Done”

7. Buat Konten Interaktif

Dengan mengikuti 6 langkah di atas, toko Instagram-mu sudah aktif. Selanjutnya, kamu tinggal meng-upload konten dengan tag produk agar kontenmu terlihat lebih interaktif. 

Baca Juga : Apa itu Inflasi? Berikut Penjelasan Lengkap beserta 4 Penyebab Terjadinya Inflasi

Nah, itulah penjelasan Jobnas.com mengenai Instagram Shopping. Bagaimana, apakah kamu tertarik menggunakannya?. Kamu tentu harus lebih memahami banyak trik-trik penjualan dan pemasaran di Instagram. 

Hal ini penting bagimu agar penjualanmu semakin meningkat. Bisa jadi pesaingmu akan kalah jika kamu punya amunisi semacam ini.

Iwan Bisa
11 bulan yang lalu
0

Jobnas.com – Dalam menjalankan mode bisnis, mempertahankan pelanggan merupakan langkah yang penting dilakukan. Oleh karena itu, kamu wajib mengetahui strategi Customer Retention terbaik yang bisa dijalankan. Sebab, customer retention adalah upaya untuk mempertahankan pelanggan yang sudah pernah membeli produkmu agar terus melakukan transaksi.

Baca Juga : Bagaimana Cara Menjadi MC yang Baik? Perhatikan 5 Skill Ini

Selain itu, upaya ini dilakukan agar perusahaan mendapat keuntungan sehingga tidak perlu lagi mengeluarkan biaya untuk mendapatkan pelanggan baru. Dikutip  dari Hubspot, berikut adalah daftar strategi beserta penjelasan lengkapnya.

Daftar Strategi Customer Retention

1. Membuat Program Referral

Membuat program referral merupakan strategi pertama untuk meningkatkan customer retention. Program ini akan sangat menguntungkan bagi kedua pihak.

Baca Juga : JHT BPJS Ketenagakerjaan: Syarat Lengkap dan Cara Klaim

Contoh pengaplikasiannya adalah ketika mereka membeli sesuatu dan memberikan kode referral ke teman yang akan melakukan transaksi juga, masing-masing pihak akan mendapatkan promo. Semisal, orang yang memberi kode mendapat gift card yang bisa digunakan untuk membeli sesuatu, lalu pihak yang menggunakan kode tersebut akan mendapatkan diskon di pembelian pertamanya.

Kamu dapat mempertahankan pelanggan lama, mendapat pelanggan baru, lalu orang yang melakukan transaksi juga mendapatkan reward dan akan tergerak untuk berbelanja lagi. 

2. Memulai Program Subscription

Untuk para pelanggan pertama, kamu dapat memulai program subscription yang berisikan konten eksklusif. Program ini tetap dapat meningkatkan customer retention rate dan juga sales growth. Kamu pun tidak perlu menggelontorkan dana seperti strategi sebelumnya. Selain itu, kamu tetap harus memastikan dengan tim untuk melakukan riset terhadap apa yang pelanggan benar-benar inginkan. Cara seperti ini memungkinkan konten yang diberikan juga akan relevan dan dapat ditargetkan dengan baik. 

3. Perjelas Distingsi antara Brand-mu dengan Kompetitor

Mempertegas distingsi atau perbedaan  antara brand-mu dengan kompetitor merupakan strategi selanjutnya untuk tingkatkan customer retention

4. Pastikan Pelayanan Berada di Platform yang Tepat

Memberikan layanan di platform yang tepat merupakan strategi lain yang bisa membantu meningkatkan customer retention rate. Mengetahui mereka menghabiskan waktu paling banyak di mana menjadi salah satu hal yang bisa menunjukkan bahwa brand-mu bisa memahami pelanggan. Hal ini berlaku ketika misalnya sewaktu-waktu ada permasalahan, kamu bisa memberikan pemberitahuan dan juga layanan kepada pelanggan di platform tersebut.

Baca juga: 7 Jenis Creative Block yang Sering Kamu Rasakan

5. Fokus pada Personalisasi

Automated message yang kelihatan kaku tentu sedikit banyak akan mengusikmu sebagai pelanggan dan membuatmu merasa seperti bicara dengan robot. Oleh karena itu, kamu bisa menggunakan strategi personalisasi untuk meningkatkan customer retention. Semisal, kamu memutuskan untuk melayani pelanggan via Twitter. Setiap mention dan DM yang masuk, usahakan untuk membalas sesuai dengan permasalahan perorangan. Jangan sampai balasan dari brand-mu menggunakan template sehingga terkesan seperti komputer.

6. Mengutamakan Kenyamanan Maksimal untuk Pelanggan

Memberikan kenyamanan ekstra untuk pelanggan setiamu merupakan strategi terakhir yang sangat berperan penting. Melebihi dari hanya sekadar meningkatkan customer retention, tetapi juga customer loyalty. Go-jek, terutama pada layanan pemesanan makanannya merupakan salah satu brand Indonesia yang menggunakan strategi ini

Sebelumnya, kamu hanya bisa memesan Go-Food untuk dikirimkan di rumah saja, membayar dengan GoPay atau uang tunai. Saat ini, kamu bisa membayar dengan GoPay langsung di restorannya, dan bahkan memesan makanan dari aplikasi untuk diambil langsung di restorannya. Tentu hal ini sangat memudahkan pelanggan, lho. 

Baca Juga : Memahami Inclusive Design, Konsep Desain untuk Semua Pengguna

Itu dia enam strategi meningkatkan customer retention pilihan Jobnas.com yang bisa kamu aplikasikan ke bisnismu. Semoga strategi yang digunakan berhasil membuat para pelanggan betah dan tidak pindah ke lain hati, ya.

Iwan Bisa
1 tahun yang lalu
0

Jobnas.com – Ketika kamu hendak membuat Logo, maka prosesnya tidak bisa dibilang remeh. Di situ ada prinsip-prinsip yang mesti kamu ikuti agar penggunaannya efektif. Dalam dunia bisnis pun, brand harus memiliki logo yang menarik, yang enak dipandang mata. Hal ini di satu sisi sebagai upaya untuk menarik pelanggan agar tertarik kepada brand-mu. Sebaliknya, jika logo brand-mu tidak menarik, ada kemungkinan besar para pelanggan tidak tertarik pula pada brand-mu. 

Baca Juga : 6 Tips Membuat Executive Summary atau Ringkasan Eksekutif

Oleh karena itu, membuat logo yang menarik atau eye-catching serta mudah dikenali menjadi hal yang wajib kamu lakukan sebagai seorang desainer, agar perusahaan dapat percaya padamu. Sebelum itu, setidaknya Jobnas.com punya 6 prinsip pembuatan logo yang eye-cacthing dan mudah dikenali : 

1. Simplicity

Sesuai namanya, simplicity merupakan hal kesederhanaan dalam prinsip pembuatan logo. Seringkali kita banyak menemukan para desainer yang ingin memasukkan banyak hal sekaligus dalam sebuah logo. Padahal, menurut 99designs, kesederhanaan adalah poin penting yang membuat suatu logo bertahan dalam waktu yang relatif lama. 

Untuk keperluan apapun, logo ini sangat mudah digunakan. Kamu bisa membuat logo yang sederhana dari segi huruf, warna, serta elemen. Kemudian satukan identitas brand-mu dalam visual yang sederhana. 

2. Originality

Prinsip originality merupakan prinsip keaslian. Artinya, jika kamu memiliki sebuah kafe, maka yang harus ditampilkan dalam logo yaitu sebuah cangkir kopi atau biji kopi. Bisa juga kamu menggunakan jenis logo Wordmarks atau nama brand dengan font yang mirip.

Baca Juga : Ingin Jadi Sales Representative yang Profesional? Wajib Kuasai 5 Skill Ini

Sementara itu, Starbucks yang merupakan brand kopi paling populer di dunia memiliki logo yang sangat berbeda dari brand kopi manapun. Meski demikian, logo Starbucks tetap mudah dikenali. Gelas kopi dan font dekoratif memang lekat dengan unsur brand kopi.

Namun, kemiripan logo bisa membuat pelanggan tertukar antara brand-mu dengan brand lainnya. Oleh karena itu, pastikan kamu menerapkan prinsip originality atau keaslian dalam pembuatan logo.

3. Versatility

Versatility adalah prinsip lain yang perlu kamu perhatikan ketika membuat logo. Dalam hal ini, versatility berarti logomu harus mudah diaplikasikan pada berbagai konteks, media, dan situasi. Seperti dikutip dari HubSpot, setiap logo harus tetap menunjukkan integritas dan tujuannya dalam situasi apapun. Dengan demikian, buatlah logo yang tetap terlihat menarik dalam warna dan background apa pun.

4. Scalability

Memperhatikan ukuran dan skala merupakan prinsip lain setelah kamu memperhatikan warna. Scability berarti logomu harus tetap apik ketika ditampilkan dalam ukuran kecil maupun besar.

Baca juga: Pahami Google Keyword Planner, Tools Gratis untuk Riset Keyword

Pembaca tidaka akan bisa membacanya ketika sebuah logo terlalu banyak detail dan tulisan kecil. Sebaliknya, kamu juga perlu memastikan bahwa logomu tetap eye-catching jika ditampilkan dalam ukuran besar. Kamu bisa membuat logo dalam format vektor agar logomu tak pecah sehingga logomu akan terlihat tajam dalam ukuran berapapun.

5. Balance & Proportion

Prinsip lainnya yang tidak kalah penting dalam membuat logo adalah balance & proportion.

Balance berarti logomu simetris dengan pertimbangan-pertimbangan tertentu. Sementara itu, proportion mengacu pada bobot setiap elemen dalam logomu.

Prinsip yang satu ini akan membuat logomu enak dipandang.

6. Timelessness

Agar logomu tidak termakan oleh zaman, kamu harus memahami prinsip timeliness. Memang, ada beberapa brand yang pernah mengubah logonya karena dianggap sudah tidak relevan dengan zaman. Namun, mengubah logo pun tentu tidak lah mudah. Mengubah logo berarti mengubah brand, nilai-nilai, beserta filosofi di dalamnya. Oleh karena itu, pada saat pertama kali kamu membuat logo, buatlah yang sekiranya relevan dengan zaman. 

Baca Juga : Apa itu Inflasi? Berikut Penjelasan Lengkap beserta 4 Penyebab Terjadinya Inflasi

Itulah enam prinsip pembuatan logo dari Jobnas.com yang wajib kamu perhatikan. Jadi, brand-mu bisa memiliki logo yang menarik sekaligus mudah diaplikasikan. Selain logo, ada hal-hal lain di dunia desain yang tidak kalah pentingnya. Kamu bisa membaca artikel-artikel serupa lainnya di Jobnas.com.

Iwan Bisa
1 tahun yang lalu
0

Jobnas.com – Paid media adalah salah satu taktik yang bisa digunakan untuk melancarkan pemasaran. Sebab, strategi content Marketing yang efektif tidak bertaut pada satu taktik saja. Menurut sebagian ahli, metode ini sangat dianjurkan. Mulai dari meningkatkan brand awareness sampai penjualan.

Di artikel ini, Jobnas.com akan membagikan terkait Paid Media. Mulai dari pengertian, alasan mengapa harus menggunakan metode paid media, dan strategi di dalamnya. 

Pengertian Paid Media

Dikutip dari Hubspot, paid media merupakan metode yang digunakan dalam digital marketing untuk mempromosikan konten secara berbayar. Seperti, display ads, paid search results, konten yang dimaksud bisa di-post di media sosial, iklan pop-up, dan lainnya. Tujuannya adalah memperluas jangkauan brand ke orang yang belum terjangkau sebelumnya, mencari lebih banyak klik, dan mendapatkan traffic yang lebih banyak pula.

Baca Juga : Mau tau Cara Jualan di Tiktok? Berikut 6 Strategi Marketing yang Efektif Jangkau Pelanggan Tiktok

Alasan Metode Ini Patut Dipertimbangkan

Supaya brand awareness dapat meningkat dan menjangkau audiens yang lebih luas merupakan salah satu alasan kenapa paid media sangat patut diperhitungkan. Dengan kata lain, dengan mensponsori sebuah konten, campaign yang tadinya tidak sampai ke beberapa orang bisa ‘dipaksa’ masuk ke radarnya.

Pada intinya, paid media digunakan untuk meningkatkan exposure dari brand-mu. Paid media tidak sama dengan earned dan owned media yang lebih berfokus pada proses yang organik. Kamu pun dapat memilih ingin fokus ke channel atau platform mana pun serta mendapatkan earned media yang bisa saja berasal dari search engine dengan banyaknya teknik dalam paid media. 

Contoh Paid Media

Beberapa contoh platform paid media yang sering digunakan di bawah ini akan semakin membuatmu memahami metode paid media itu sendiri. Dikutip dari BigCommerce, berikut deskripsinya.

Baca Juga : 6 Tips Membuat Executive Summary atau Ringkasan Eksekutif

1. PPC

Pay-per-click atau biasa lebih dikenal dengan singkatannya, PPC merupakan contoh paid media yang pertama. Platform ini terbilang cukup efektif untuk meningkatkan awareness terhadap brand, karena selalu diletakkan di bagian teratas search engine result page. Mereka akan melihat kontenmu dengan tanda “Ad” di sampingnya jika ada orang yang mencari keyword yang ditargetkan. 

2. Display Ads

Display ads, seperti iklan-iklan pop-up, banner, dan video merupakan contoh selanjutnya dari paid media ini. Kamu pasti sering melihat jenis paid media yang satu ini saat sedang menelusuri internet. Seperti, kamu membuka portal media, lalu di bagian atas ada banner, kadang muncul juga video, dan lain-lain.

Untuk meningkatkan brand awareness dan recognition saja, display ads sangat bisa diandalkan, karena user biasanya tidak begitu tertarik untuk mengkliknya.

Baca Juga : Hati-hati dengan Penggunaan False Advertising, Bisa Berdampak Buruk

3. Twitter

Salah satu platform yang cukup efektif untuk paid media adalah twitter. Twitter memiliki jenis campaign apa yang hendak dijalankan. Contoh pertama adalah campaign yang ditujukan untuk memancing action tertentu dari target, seperti memberikan kupon atau penawaran lainnya dari Tweet yang di-upload, selain itu untuk meningkatkan awareness yang bisa dicapai dengan membuat copy khusus, membuat konten yang relevan, dan lain-lain. 

4. Facebook

Facebook Ads merupakan salah satu jalur untuk menjalankan paid media di Facebook. Ketika kamu pergi ke homepage user, kamu akan sering menemukan konten facebook ads ini. Selain itu, terdapat pula carousel ads yang bisa menampilkan lebih banyak produk atau acara, karena user harus menggeser (swipe) untuk melihatnya.

3. LinkedIn

Ada dua jenis promosi yang bisa lakukan LinkedIn, yaitu di feed seperti Facebook atau InMail yang merupakan personalized message. InMail sendiri merupakan iklan hanya akan ditampilkan atau muncul di chat box user ketika mereka sedang aktif online. Dari sini lah sebetulnya keunikan dari InMail itu sendiri. Karena keunikannya itu, perhatiannya sudah pasti akan tertuju ke iklan tersebut.

Baca juga: Cara Lengkap Pantau website Menggunakan Google Analytics

Jadi kesimpulannya bahwa paid media adalah metode yang cukup efektif dan sangat patut untuk dipertimbangkan. Hal ini terutama jika kamu ingin memperluas jangkauan brand ke audiens yang belum pernah tersentuh sebelumnya, tetapi sebenarnya bisa. Itulah penjelasan dari Jobnas.com terkait paid media. Jika kamu ingin mempelajari segala hal yang berkaitan dengan dunia teknologi dan bisnis, kamu bisa membaca artikel Jobnas.com lainnya yang membahas topik serupa.

Iwan Bisa
1 tahun yang lalu
0

Jobnas.com – Untuk meningkatkan suatu kecakapan karyawan, pelatihan dalam bidang pekerjaan adalah hal yang sangat signifikan untuk dilakukan, salah satunya melalui coaching di bidang sales. Suatu strategi yang dapat dilakukan oleh sales manager jika ingin tim yang dikelola lebih produktif dan sukses. Lalu, apa saja yang mesti dilakukan agar melakukan coaching dapat berhasil ?. Yuk, simak penjelasan Jobnas.com berikut ini !

Pengertian Sales Coaching

Secara definitif, sales coaching merupakan sebuah proses pelatihan yang dilakukan sales manager pada sales representative. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan performa kerja sales representative. Pasalnya, strategi ini dinilai usaha yang sangat efektif dibanding hanya memberitahu bawahan apa yang perlu mereka lakukan sehingga target perusahaan dapat dicapai atau bahkan terlampaui.

Seperti dilansir dari HubSpot, sales coaching yang baik adalah proses yang kontinu dan dilakukan secara individu sehingga semakin mudah diingat. Di samping itu, coaching yang dilakukan mesti bertujuan untuk memperbaiki perilaku atau usaha yang selama ini dinilai kurang efektif. Dalam konteks ini, coaching harus mampu meningkatkan kemampuan tim sales yang menjadi tanggung jawabmu tidak hanya berorientasi pada peningkatan angka target yang tercapai.

Baca Juga : Ingin Jadi Sales Representative yang Profesional? Wajib Kuasai 5 Skill Ini

Berikut ini merupakan beberapa teknik coaching yang dapat dilakukan oleh tim sales mana pun. 

Teknik Sales Coaching

1. Menggunakan Data

Pemanfaatan teknologi dan data adalah cara yang sangat membantu untuk mengetahui aspek-aspek apa saja yang tim sales-mu bisa kembangkan. Software CRM atau software sales lainnya merupakan salah satu hal yang bisa kamu gunakan. Melalui software-software tersebut, metrik konversi setiap bulannya bisa kamu ketahui. Identifikasi apa saja yang meningkat atau justru menurun dan pahami mengapa perubahan-perubahan ini terjadi.

2. Kombinasi Gaya Coaching

Kamu perlu mencari gaya variatif ketika kamu menggunakan sales coaching, karena proses yang dilakukan terus-menerus. Untuk itu, ada beberapa gaya coaching yang bisa dicoba, beberapa di antaranya adalah:

  • Strategic coaching: Strategic coaching dilakukan untuk mengajarkan penjualan ke pasar yang spesifik serta bagaimana melaksanakan proses pembelian yang kompleks.
  • Tactical coaching: Tactical coaching adalah bimbingan mengenai bagaimana memulai hubungan dengan konsumen dan lain-lain.
  • Specific skill coaching: Tipe coaching ini bisa dilakukan untuk membantu sales representative meningkatkan komunikasi dan strategi penjualan lainnya.

3. Ajak Partisipasi

Teknik yang baik agar tim salesmu dapat berinisiatif dan mendukung proses sales coaching adalah dengan mengajak partisipasi. Ajaklah mereka dalam proses pengembangan diri dan tim yang dilakukan, alih-alih menyuruh mereka melakukan sesuatu untuk meningkatkan performa. Selain itu, kamu bisa menanyakan apa yang bisa mereka kembangkan serta bagaimana performanya selama ini. Oleh karenanya, kamu harus sering mengadakan meeting one-on-one antara sales coach dan sales representative.

Baca Juga : Hati-hati dengan Penggunaan False Advertising, Bisa Berdampak Buruk

4. Sharing Antar Anggota Tim

Tawarkan dia untuk berbagi pada sales lainnya, jika ada salah satu anggota sales representative yang performanya menonjol. Hanya dengan cara seperti itu, mereka bisa belajar dari rekan setim dan meningkatkan kinerjanya menjadi lebih baik.

Tools Sales Coaching

Untuk meningkatkan dan menyederhanakan teknik sales coaching agar lebih efektif, ada banyak tool maupun sarana yang bisa digunakan. Tool-tool ini bisa digunakan sendiri-sendiri maupun bersamaan satu dengan yang lainnya. Tool-tool tersebut adalah : 

1. Chorus.ai

Untuk menyederhanakan proses penyusunan taktik dan rencana coaching berdasarkan data dari lead dan pelanggan kamu bisa menggunakan Chorus.ai yang menawarkan fitur artificial intelligence (AI).

Baca juga: Cara Buat Tangan Digital di PDF

2. Gong

Agar interaksi sales dengan pelanggan dapat ditinjau dan diidentifikasi dengan baik adalah dengan menggunakan Gong. Karena software ini menggunakan conversation intelligence capabilities. Sehingga, sales manager bisa mengidentifikasi tindakan-tindakan yang baik maupun yang kurang tepat dalam upaya sales.

3. Showpad Coach

Software yang memang khusus dibuat untuk coaching dan training adalah Showpad Coach. Software ini bisa mengatur setiap anggota timmu. Selain itu, juga bisa digunakan untuk mengulas data analitik yang berguna untuk proses coaching. 

4. ExecVision

ExecVision adalah conversation intelligence program yang sangat berguna untuk coaching tim dalam jumlah besar. Selain itu, software ini  dapat mempermudah analisis dan manajemen proses coaching secara komprehensif.

Baca Juga : Ingin Jadi Sales Representative yang Profesional? Wajib Kuasai 5 Skill Ini

Itulah beberapa hal terkait pelatihan sales coaching yang sudah dijelaskan  Jobnas.com. Sudahkah kamu lebih paham mengenai sales coaching? Proses ini adalah hal yang sangat bermanfaat untuk kesuksesan timmu. Jadi, aplikasikan pengetahuan baru ini untuk meningkatkan performa sales perusahaanmu, ya.

Di Jobnas.com, masih ada banyak tips-tips di bidang sales yang bisa dipelajari, lho. 

Iwan Bisa
11 bulan yang lalu
0

Jobnas.comAgar strategi growth hacking dapat diadopsi lebih efektif, diperlukan beberapa alat untuk mendukungnya. Growth Hacking sendiri merupakan salah satu strategi pemasaran yang dapat membantu startup berkembang pesat.

Inilah sebabnya mengapa beberapa startup mulai menerapkan strategi ini agar Bisnis mereka dapat berkembang pesat. Karena kombinasi pemasaran marketing, data, dan teknologi menjadi alasan bahwa strategi ini bisa emndukung pertumbuhan bisnis secara gesit dapat secara otomatis bisnis akan tumbuh lebih cepat.

Jobnas mencoba merangkum alat peretasan pertumbuhan bisnis menjadi lima kalian dapat mencoba dan menggunakannya. Alasannya setelah kalian melakukan 5 cara ini bisnis kalian akan semakin cepat berkembang. Adapun caranya sebagai berikut

1. Ahrefs

Untuk penulis konten, Ahrefs mungkin dikenal sebagai salah satu alat yang paling akurat untuk penelitian kata kunci. Namun, di sisi lain guna dari Ahrefs sebenarnya dapat digunakan untuk hal lain, seperti penelitian pesaing.

Dengan alat ini kalian dapat mengetahui apa yang membuat peringkat situs web pesaing lewat pencarian Google. Selanjutnya, lat ini pula akan memberikan wawasan tentang bagaimana pesaing membangun backlink mereka.

Jadi jika kalian ingin situs web bisnis kalian mempuyai peringkat tinggi, tentu saja kalian dapat mempelajarinya dari pesaing-pesaing kalian. Dengan melakukan survei setidaknya mengumpulkan banyak pesaing yang sekiranya dianggap sangatbaik oleh kalian.

Setelah itu carilah kekurangan atau kesalahan satu persatu dari mereka untuk digunakan sebagai peluang untuk mengatasinya.

2. Mailchimp

Retasan atau cara berikutnya supaya pertumbuhan bisnis kalian semakin melambung tinggi ada yang perlu kalian ketahui yaitu Mailchimp. Pastinya kalian pernah mendengar tentang alat ini sebelumnya, bukan? Mailchimp adalah salah satu alat pemasaran email yang paling populer dan disukai di kalangan pemasar. Pasalnya, tool ini memiliki banyak fitur canggih yang tentunya berguna untuk proses email Marketing.

Adapun Beberapa manfaat Mailchimp termasuk kemampuan untuk mengirim email yang ditargetkan berdasarkan aktivitas pengguna. Selain itu, pemasar juga akan menerima rekomendasi waktu pengiriman yang paling tepat dan berdasarkan kinerja email sebelumnya.

3. Nimble atau Gesit

Salah satu cara untuk mempercepat pertumbuhan bisnis kalian adalah dengan menjalin hubungan yang baik dengan pelanggan sehingga mereka menjadi loyal dengan kita. Hal itu butuh terhadap tools CRM (Customer Relationship Management) dibutuhkan untuk menghubungkan perusahaan dengan pelanggan dengan lebih mudah.

Salah satu alat peretasan pertumbuhan bisnis yang dapat membantu menerapkan strategi CRM secara efektif adalah Nimble. Dengan alat ini kalian dapat menggabungkan semua kontak, email, aktivitas sosial, pengikut yang dapat membantu mengembangkan bisnis kalian.

Adpun beberapa manfaat Nimble, misalnya, kemampuan untuk mengelola banyak kontak sekaligus di beberapa saluran. Selin itu, alat ini juga memberikan pemberitahuan tentang acara penting pelanggan seperti ulang tahun.

4. OptiMonk

Pasti setiap pengusaha ingin websitenya selalu memiliki traffic yang tinggi. Sayangnya, bagaimanapun, para tamu ini sering datang dan pergi. Bahkan cendrung tidak akan ada tamu yang datang kembali jika traffic web bisnis kita jelek. Setelah tahu itu, kebanyakan tamu tidak akan membeli. Tentu saja hal ini tidak akan menguntungkan bagi perusahaan.

Inilah sebabnya mengapa alat itu sangat begitu diperlukan, gunanya untuk mencegah pengunjung situs web pergi. Bahkan jika mereka tidak berkonversi, setidaknya mereka dapat mendaftarkan diri saja.

Untuk mencegah hal di atas para pengusaha dapat melakukan cara OptiMonk ini setidaknya menjadi solusi bagi pengunjung untuk kembali ke website dan melakukan pembelian. Alat penargetan ulang ini akan membantu bisnis mengarahkan pengunjung kembali ke situs web kami.

Jadi ketika pengunjung meninggalkan situs, alat ini membantu memberikan penawaran menarik yang membuat mereka kembali lagi.

OptiMonk dapat mengintegrasikan dua informasi yang sangat penting. Pertama, halaman yang dilihat pengunjung saat mengunjungi website. Lalu ada sumber rujukan mereka seperti Google atau Facebook. Adapun hasilnya, alat ini dapat mengirimkan penawaran yang sangat relevan kepada pengguna yang telah mengunjungi situs tersebut.

5. Typeform

Alat Peretasan pertumbuhan bisnis berikutnya yang harus kalian ketahui dan mencobanya adalah Typeform. Pasalnya, survei online saat ini sangat penting untuk mendapatkan umpan balik pelanggan. Typeform dapat digunakan untuk membuat survei online yang indah, menyenangkan, dan interaktif.

Mengapa demikian? Umpan balik pelanggan penting karena dapat menjadi referensi untuk pengembangan produk atau mencoba Strategi Bisnis baru. Kebanyakan dari pelanggan, tidak semua pelanggan siap untuk menanggapi ketika mereka menerima formulir survei online, sebabmereka menggapnya begitu rumit.

Menggunakan alat Typeform ini gunanya dapat mempermudah pelanggan dalam mengisi survey karena tampilannya yang menarik. Respon survei online juga akan terintegrasi untuk analisis yang mudah. Selain survei, Typeform juga dapat digunakan untuk membuat konten interaktif seperti kuis yang dapat meningkatkan engagement dengan pengunjung website.

Itulah beberapa Tools Growth Hacking yang yang perlu kalian ketahui dan bisa digunakan untuk meningkatkan performa bisnis supaya bisnis tersebut bisa berkembang dengan cepat. Harapan itu tidak bisa dilakukan dengan memikirkan bagaimana caranya saja. Hal itu bisa selesai perlu membutuhkan tools yang canggih. Selain itu, para pengusaha jangan sampai lupa keterampilan yang mumpuni dari karyawan juga dibutuhkan untuk mendukungnya.

Baca juga: 5 Rekomendasi Podcast Terbaik Work-Life Balance yang Cocok Untukmu

Misalkan kalian tertarik untuk meningkatkan skill di bidang marketing atau bisnis, kamu bisa mengikuti terus artikel Jobnas. Kalian dapat memebacanya langsung dan bisa juga mendaftarkan diri kalian. Jika kalian sudah terdaftar Jobnas akan mengirimkan berupa artikel-artikel penting mengenai marketing dan bisnis ke akun anda. Silakan.