Menu

Marketing

Iwan Bisa
2 bulan yang lalu
0

Jobnas.com – Apakah anda ingin membangun hubungan pelanggan melalui email? Maka pertama-tama kenali berbagai istilah pemasaran email. Ini karena pemasaran email dianggap sebagai teknik pemasaran yang efektif untuk membina hubungan pelanggan jangka panjang.

Selain itu, biaya penerapan strategi pemasaran ini juga lebih murah dibandingkan jenis pemasaran lainnya. Jadi, apakah anda tertarik untuk menjelajahinya? Pahami terlebih dahulu 20 istilah dalam Email Marketing ala Jobnas berikut ini!

Ketentuan Pemasaran Melalui Email

1. Tingkat Penerimaan

Tingkat penerimaan adalah persentase email yang mencapai server email penerima. Namun, email yang masuk ke server tidak berarti masuk ke kotak surat penerima. Acceptance rate sering disebut dengan delivery rate.

2. Rasio Pentalan

Istilah selanjutnya dalam pemasaran email adalah bouncing. Rasio pentalan didefinisikan sebagai persentase email yang anda kirim yang tidak diterima oleh server email penerima. Rasio pentalan harus kurang dari 5%.

3. Surat Massal

Surat massal adalah pemasaran email yang dikirim ke sejumlah besar orang sekaligus.

4. Klik untuk Pengiriman

 Klik per pengiriman adalah persentase jumlah klik dibagi dengan jumlah email yang dikirim ke kotak masuk penerima.

5. Klik Per Pembukaan

Tidak seperti pemasaran email sebelumnya, klik per buka adalah persentase jumlah klik dibagi dengan jumlah email yang dibuka oleh penerima.

6. Biaya Per Seribu (BPS)

Biaya per seribu (CPM) adalah biaya per seribu tayangan.

7. Rasio Klik Tayang (RKT)

Rasio klik-tayang (CTR) adalah persentase penerima yang mengklik URL email anda. Rasio klik-tayang dihitung sebagai jumlah klik individual dibagi dengan jumlah email yang dibuka.

8. Kursus

Istilah umum lainnya dalam pemasaran email adalah tingkat konversi. Singkatnya, tingkat konversi adalah persentase penerima yang mengikuti ajakan bertindak (CTA) email Anda.

9. Kampanye Email

Kampanye email adalah serangkaian email yang ditujukan untuk mencapai tujuan pemasaran bersama.

10. Filter Email

Filter email adalah teknik untuk memblokir email berdasarkan pengirim, subjek, atau konten tertentu.

11. Email Sponsor

Sponsor email adalah pesan email yang berisi konten bersponsor. Biasanya, perusahaan membeli ruang iklan di buletin email atau mensponsori artikel tertentu.

12. Halaman Arahan

Halaman arahan adalah halaman situs web yang dibuat khusus untuk tujuan pemasaran, kampanye, atau promosi. Banyak situs web menambahkan alamat email ke halaman depan formulir yang anda isi. Jika pengunjung memasukkan alamat email mereka, anda dapat mengirimi mereka email pemasaran.

13. Tingkat Otentikasi

Istilah ini mungkin terdengar cukup asing bagi pemasaran email. Tingkat verifikasi adalah cara untuk menentukan identitas pengirim dan memastikan bahwa pengirim dapat mengirim dari domain tertentu.

14. Segmentasi Daftar

Segmentasi daftar adalah daftar target penerima email yang lebih detail dan relevan. Jika email mencapai tujuan yang tepat, tingkat respons akan lebih tinggi. Selain itu, pasti akan ada lebih sedikit pembatalan pesanan dan pesan spam.

15. Tarif Terbuka

Tarif terbuka adalah persentase email yang dibuka dari jumlah total email yang dikirim.

16. Personalisasi

Personalisasi adalah sesuatu yang sangat disukai pelanggan. Personalisasi membuat pelanggan merasa istimewa. Ini juga dapat diterapkan dalam pemasaran email. Anda dapat menyapa penerima dengan nama atau menambahkan konten khusus untuk setiap penerima.

17. Baca atau Buka Panjang

Durasi baca atau buka mengacu pada waktu yang dibutuhkan seseorang untuk membuka email sebelum menutupnya.

18. Poin Pengirim

Skor Pengirim adalah peringkat reputasi alamat IP email. Reputasi alamat IP dinilai pada skala 0-100. Semakin tinggi skor anda, semakin baik alamat IP.

19. Berlangganan (mendaftar)

Ruang adalah istilah yang sangat umum dalam pemasaran email. Singkatnya, berlangganan dapat diartikan sebagai keinginan untuk menerima email reguler dari perusahaan. Jadi ketika seorang pelanggan berlangganan newsletter email Anda, itu artinya mereka ingin terus mendapatkan informasi atau konten terupdate dari Anda.

20. Batalkan Pesanan (opsi)

Seperti namanya, berhenti berlangganan adalah kebalikan dari berlangganan. Berhenti berlangganan adalah keputusan pelanggan untuk berhenti menerima email dari pengirim.

Berapa banyak kata yang telah anda baca tentang 20 istilah pemasaran email hari ini? Hanya satu kata, 10 kata, atau hampir semuanya? Berapapun istilah yang anda ketahui, semoga penjelasan di atas dapat membantu Anda mempelajari email marketing.

Ada banyak area dalam pemasaran yang jelas merupakan peluang kerja bagi anda. Nah, sebelum mendalami lebih dalam dunia marketing, anda juga perlu mengetahui gaji rata-rata pekerja di bidang ini.

Iwan Bisa
2 bulan yang lalu
0

Jobnas.com – Apakah anda pernah menerima pesan teks spam? Konten ini pasti akan mengganggu kenyamanan anda. Nah, dalam dunia Email Marketing, proses yang bisa mencegah hal tersebut adalah opt-in. Sebenarnya, apa definisi dari proses ini? Juga, apakah itu diatur oleh hukum di Indonesia? Jawabannya ada di artikel Jobnas ini. Baca selengkapnya Oke!

Pengertian Ikut Serta?

Dengan meluncurkan SendPulse, ikut serta adalah metode pemasaran masuk. Faktanya, pendekatan ini adalah proses “mendapatkan izin” dalam pemasaran email. Misalnya, sebuah merek ingin mengirim email ke audiensnya. Yah, tentu saja konten ini tidak boleh dikirim sembarangan.

Audiens yang relevan harus memberi merek alamat email mereka. Selain itu, audiens juga harus menunjukkan bahwa mereka ingin menerima konten tersebut. Proses ini dapat dilakukan dalam berbagai bentuk, kata BigCommerce, termasuk:

  • Formulir pop-up di situs web Anda
  • Halaman arahan khusus
  • Widget di situs web Anda
  • dan lain-lain

Nah, sekarang mengapa proses ini harus dilakukan? Apakah Anda melanggar hukum jika tidak? Padahal, di Indonesia belum ada peraturan khusus mengenai email marketing. Meski begitu, menjangkau kontak seseorang tentu saja etis.

Inilah sebabnya mengapa ikut serta adalah proses yang sangat penting. Audiens harus setuju sebelum mengirim konten pemasaran. Tentunya Anda kesal jika ada yang menggunakan kontak Anda untuk apa pun yang mereka inginkan, bukan? Jadi, jangan anggap remeh proses ini, oke?

Di luar proses ini, masih ada panduan email marketing yang harus anda ikuti. Ada juga strategi untuk memaksimalkan pemasaran email anda. Apa yang kamu pikirkan tentang itu? Anda dapat mempelajari semuanya di Jobnas. Anad bisa belajar Seluk-beluk dunia pemasaran adalah bagian darinya.

Tambahkan pengetahuan pemasaran Anda dengan mengklik link Jobnas.com.

Nah, istilah yang sering sejalan dengan opt-in adalah opt-out. Penyisihan adalah pernyataan pelanggan bahwa dia tidak lagi ingin menerima email. Formulir itu sendiri dapat berupa tombol “berhenti berlangganan” di email yang Anda kirim. Walaupun kamu akan “ditinggalkan” oleh mereka dan merugi, kamu tetap harus datang dengan prosesnya lho. Menurut SendPulse, memilih keluar dapat dilakukan:

  • Milis Anda rapi
  • Mengurangi pelaporan spam
  • Menjaga reputasi pengirim

Keikutsertaan Tunggal atau Keikutsertaan Ganda

Ternyata istilah email marketing memiliki dua pilihan teknis. Ada pilihan untuk melakukan single opt-in, ada juga yang double opt-in. Jadi apa perbedaan antara keduanya? Rangkuman OptinMonster dan SendPulse, berikut penjelasannya.

1. Hanya

Pertama, ada proses yang unik. Dalam proses ini, calon penerima email cukup mengirimkan alamat mereka kepada Anda. Kemudian mereka mengimpor milis Anda. Langkah ini sederhana dan cepat.

Meski mudah, prosesnya juga memiliki beberapa kekurangan, lho. Salah satunya adalah pengiriman yang buruk. Sebab, ada kemungkinan masyarakat salah mengetik email saat pendaftaran. Alamat buruk ini langsung masuk ke milis Anda.

Anda kemudian melanjutkan pengiriman konten ke alamat tersebut. Ini pasti membuang-buang waktu, uang, dan energi untuk sesuatu yang tidak berfungsi. Selain itu, “alamat yang salah” ini dapat menyebabkan pesan Anda ditandai sebagai spam. Itu bisa merusak reputasi pengirim kamu lho.

2. Ganda

Nah, alternatif untuk single opt-in adalah double opt-in. Selama proses ini, calon penerima email harus mengonfirmasi langganan mereka. Misalnya, Anda mendaftar email untuk menjadi penerima buletin. Nah, Anda belum tentu mendapatkan konten apa pun dari mereka.

Ada langkah konfirmasi yang perlu Anda lakukan. Setelah memberikan alamat, Anda akan menerima email dengan tautan konfirmasi untuk langganan ini. Memang, langkah ini membuat proses ikut serta menjadi lebih lama. Karena alasan ini, calon pendaftar lebih cenderung menolak persetujuan mereka.

Ini dapat memperlambat penambahan ke milis Anda. Anda pasti harus mempertimbangkan sisi negatif ini. Jumlah milis Anda mungkin berkurang. Meski begitu, kualitasnya benar-benar meningkat. Alamat yang Anda terima sudah tidak valid. Dampak salah ketik yang dibuat penonton bisa dihilangkan.

Ghufron Writer
3 bulan yang lalu
0

Jobnas.com-Salah satu fundamen paling penting dalam dunia penjualan atau sales adalah Product Knowledge. Tanpa product knowledge, kamu seakan dapat menjalankan pitching hanya dengan membaca skrip saja. Tak ada pengetahuan mendalam seputar produk yang sedang dijual ke calon pelanggan.

Baca Juga: Kenali Website Tempat Jual-Beli Langsung yang Super Mudah Ini

Kalau begitu caranya, bagaimana mereka bisa jadi tertarik untuk membeli produkmu? Untuk mengatasi hal yang seperti itu, Jobnas.com akan mendeskripsikan lebih lanjut ihwal apa sih sebenarnya product knowledge itu, manfaatnya, serta juga cara untuk meningkatkannya. Yuk, simak selengkapnya !

Apa itu Product Knowledge ? 

Menurut Hubspot, secara definitif product knowledge merupakan sebuah situasi di saat sales representative benar-benar memahami produk yang ia jual. Nah, pengetahuan semacam ini sangat penting untuk dimiliki, terutama apabila sales rep tersebut ingin perbincangan  dengan calon pelanggan berjalan dengan lancar. 

Bagaimana yang terjadi apabila tiba-tiba mereka menanyakan detail produk tersebut, tapi kamu tidak bisa menjawab karena tidak benar-benar mempelajarinya?

Dengan kata lain, kalau kamu saja tidak yakin dengan apa yang dijual, mengapa pelanggan harus percaya dan jadi ingin membeli produkmu?

Nah, agar proses penjualan berjalan dengan lebih mulus, sebaiknya usahakan untuk memberikan informasi sedetail mungkin, jawab pertanyaan pelanggan dengan lancar.

Manfaat Product Knowledge bagi Bisnis

Nah, ternyata masih ada, lho, manfaat lain dari product knowledge selain melancarkan proses penjualan. Dikutip dari The Balance Small Business, berikut ini merupakan beberapa rinciannya: 

1. Kemampuan Komunikasi Lebih Kuat

Meningkatkan kemampuan komunikasi sales representative merupakan manfaat utama yang paling jelas dari sebuah product knowledge. 

Baca Juga: Yuk, Buat Slide Presentasi Lebih Menarik dengan Tips-Tips Berikut Ini!

Katakanlah pengetahuanmu akan sebuah produk tidak begitu baik.  Mungkin kamu mungkin akan kesulitan menjual barang saat dipertemukan dengan pelanggan yang berbeda dari biasanya. Nah, melalui product knowledge yang baik, kamu tidak perlu mengkhawatirkan hal tersebut.

2. Meningkatkan Kepercayaan Diri

Manfaat lain adalah meningkatkan kepercayaan diri, yang dapat berujung pada peningkatan penjualan secara keseluruhan.  Kepercayaan diri yang dimaksud di sini berlaku untuk para sales dan juga calon pelanggannya. Nah, kamu bisa membuat pelanggan lebih yakin dan percaya diri untuk membelinya dengan pengetahuan yang mumpuni atas sebuah produk.

3. Memiliki Aset Tak Ternilai

Kamu jadi benar-benar yakin dengan produk yang dijual merupakan manfaat selanjutnya dari product knowledge. Baik untuk perusahaan maupun pelanggan yang sedang ditawarkan produk, hal tersebut merupakan aset tak ternilai. 

Kalau kamu terlihat tahu betul apa yang dijual dan yakin dengan produk tersebut, orang yang membelinya akan merasakan hal serupa. Hafal produk di luar kepala? Di akhir pitching, kamu bisa coba menawarkan produk lain yang bersifat sebagai pelengkap apa yang ingin dibeli oleh pelanggan.

Dengan demikian, secara otomatis kamu berhasil meningkatkan penjualan tanpa perlu mengulang dari awal lagi.

4. Lebih Meyakinkan Pelanggan

Cara meyakinkan pelanggan jika pertanyaannya tidak  bisa dijawab adalah dengan menunjukkan bahwa pengetahuan akan produk dapat sangat membantu proses penjualanmu. 

Misal, saat melakukan penjualan, kamu harus tahu apa yang membuat barang tersebut berharga jika dibandingkan dengan produk kompetitor.

Kalau pelanggan mengajukan pertanyaan, kamu juga akan lebih mudah menjawabnya dan meyakinkan mereka bahwa produkmu lah yang terbaik.

5. Menciptakan Brand yang Lebih Pakem

Mayoritas orang pasti memahami bahwa perusahaan dan image sebuah brand butuh waktu untuk dibangun sampai akhirnya sukses. Tim sales dengan product knowledge yang mumpuni dapat mempermudah jalan perusahaanmu menuju kesuksesan. 

Secara otomatis kamu juga akan mencari tahu seputar produk kompetitor hanya dengan mengetahui produkmu sendiri.

Kemudian,  agar produk milikmu mencapai bentuk terbaiknya, akan dilakukan pengembangan dan usaha lain. Tanpa pengetahuan akan detail produk, mungkin hal ini masih terlewat begitu saja dan tidak akan ada ruang untuk pengembangan.

Bagaimana Cara Meningkatkan Product Knowledge ?

Tentu, kamu akan penasaran bagaimana sih cara meningkatkan product knowledge secara merata setelah tahu pengertian dan manfaatnya. 

Nah, jawaban pertama tentu saja adalah mengasosiasikan seputar product knowledge kepada tim sales melalui pelatihan secara rutin.  Dengan demikian, mereka akan terbiasa dan tahu apa yang harus dijadikan acuan saat melakukan penjualan. 

Menurut Marketing91, jenis-jenis product knowledge antara lain adalah pelanggan, industri, kompetisi, spesifikasi produk, misi dan visi perusahaan saat membuat produk, dan yang terpenting, customer experience. Di samping itu, sebenarnya masih ada beberapa lagi jenis-jenisnya.  

Intinya adalah sales rep harus mengetahui tentang perusahaan tempat ia bekerja, industrinya, siapa saja kompetitornya, dan tak lupa produk itu sendiri. Jadi, mereka pada dasarnya dituntut untuk wajib mengetahui bahwa di balik sebuah produk, terdapat produksi yang mesti dilewati, nilai-nilai di luar harga pasaran, dan tujuan pembuatannya.

Pelajari cara mencari solusi, terutama dalam situasi yang kurang mengenakkan untuk para salesperson dan perwakilan perusahaan lainnya.  Hal ini dikarenakan pengetahuan akan produk seharusnya mempermudah proses problem solving dan bukan sebaliknya.

Baca Juga: Agar Keamanan Datamu Terjaga, Pahami Software Keylogger yang Sangat Berbahaya

Demikianlah penjelasan Jobnas.com mengenai serba-serbi product knowledge dan cara meningkatkannya. Diharapkan, setelah membaca artikel ini kamu langsung bisa mengaplikasikannya dalam pekerjaanmu sehari-hari. 

Iwan Bisa
3 bulan yang lalu
0

Jobnas.com – Customer loyalty, atau loyalitas pelanggan, merupakan salah satu elemen kunci dalam kesuksesan bisnis. Hal ini tidak hanya tentang mempertahankan pelanggan yang sudah ada, tetapi juga tentang menciptakan hubungan yang kuat dan berkelanjutan dengan mereka. Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan mengapa Customer Loyalty penting dan bagaimana membangunnya.

Mengapa Customer Loyalty Penting?

  1. Pendapatan yang Konsisten: Pelanggan yang loyal cenderung melakukan pembelian berulang, memberikan pendapatan yang stabil bagi bisnis Anda.

  2. Mengurangi Biaya Pemasaran: Mempertahankan pelanggan yang sudah ada biasanya lebih murah daripada menarik pelanggan baru. Pelanggan yang loyal juga cenderung memberikan referensi kepada orang lain, mengurangi biaya pemasaran secara keseluruhan.

  3. Umpan Balik yang Berharga: Pelanggan yang loyal cenderung memberikan umpan balik yang jujur dan berharga tentang produk atau layanan Anda, membantu Anda meningkatkan kualitas dan memenuhi kebutuhan pelanggan.

  4. Mengatasi Persaingan: Dalam pasar yang kompetitif, memiliki pelanggan yang loyal dapat menjadi keunggulan yang signifikan. Mereka lebih cenderung tetap setia meskipun pesaing menawarkan alternatif yang serupa.

Pernahkah kamu mendengar pepatah yang mengatakan, pembeli adalah raja? Pasti sudah mendengar, bukan? Sebab, suatu bisnis, khusunya yang bergerak di bidang penjualan, takkan bisa berjalan tanpa adanya pembeli. Dari yang awalnya berstatus pembeli, jika ia membeli produk kita berkali-kali, maka statusnya berubah menjadi pelanggan.

Dewasa ini pelanggan dibagi menjadi dua: pelanggan biasa dan pelanggan setia (custumer loyalty).

Tak bisa dipungkiri, setiap pelaku bisnis tentu menginginkan pendapatan yang besar dari produknya. Menjadi niscaya jika mereka saling berlomba-lomba dalam meningkatkan customer loyalty mereka masing-masing..

Sebab, sebagaimana yang disampaikan Hubspot, customer loyalty adalah aset yang paling berharga bagi kemajuan suatu bisnis. Merekalah yang lebih sering membeli produkmu daripada pelanggan yang lain.

Nah, pertanyaannya adalah bagaimana untuk meningkatkannya? Baca dan pahami artikel Jobnas berikut ini, ya, agar kamu tahu bagaimana meningkatkan custumer loyalty dari bisnismu.

5 Tips Membangun Customer Loyalty

Setidaknya ada beberapa langkah yang bisa kamu lakukan, yaitu:

1. Memberi customer penghargaan

Disadur dari Customer Think, memberi penghargaan merupakan salah satu cara untuk meningkatkan performa customer loyalty bagi suatu produk.

Makanya kemudian, banyak pelaku bisnis, baik yang ¬online maupun offline yang memberikan penghargaan pada custumer, baik berupa diskon harga, voucher gratis ongkir, cashback, dan lain sebagainya. Pelanggan tentu senang, bukan, jika dikasih begituan.

Dengan cara demikian, kemungkinan besar custumer loyalty akan semakin meningkat.

2. Bangun komunikasi yang baik dengan pelanggan

Jika kamu sudah mendapatkan pelanggan yang setia, maka langkah selajutnya adalah membangun komunikasi yang baik dengan mereka.

Untuk membangun komunikasi tersebut, kamu bisa melakukannya dengan menghubungi mereka secara personal, baik lewat email, media sosial atau alat komunikasi lainnya.

Tujuannya adalah untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan customer loyalty agar tetap membeli produkmu.

Selain itu, kamu juga perlu sesekali minta feedback kepada pelanggan terkait pengalamannya menggunakan produk atau layananmu. Hal itu juga bisa dijadikan bahan bahan testimoni bagi yang lain.

Langkah selanjutnya adalah mengembangkan produkmu agar lebih baik lagi agar para pelanggan tetap puas dengan produkmu.

3. Berikan layanan terbaik

Memberikan pelayanan terbaik adalah hal yang niscaya harus dilakukan oleh pelaku bisnis. Jika customer service-nya bagus, besar kemungkinan pelanggan akan tetap setia berlangganan di tempatmu.

Contoh kecilnya seperti dikolom ulasan pembeli di berbagai aplikasi marketplace. Setelah membeli produkmu secara online, mereka akan memberikan penilaian dengan memberikan bintang dan mengulasnya di kolom ulasan. Jika mereka puas dengan layananmu dan memberikan ulasan yang positif, besar kemungkinan rating tokomu akan naik sehingga bisa menjangkau pembeli baru yang lebih banyak. 

4. Membuat komunitas

Langkah keempat yang bisa kamu lakukan adalah membuat komunitas khusus pelanggan setiamu di platform media sosial, baik di Facebook, Instagram, Twitter, Youtube dan lain sebagainya.

Setidaknya langkah keempat ini berkaitan dengan langkah kedua tadi. Bedanya, selain komunitas ini bisa kamu jadikan untuk membangun komunikasi yang lebih efektif, kamu juga bisa mempromosikan produkmu lewat customer. Ibaratnya, sekali melangkah, dua gunung terlampaui.

Sebagai contoh, kamu bisa mengadakan giveaway secara live kepada pelanggan dengan syarat harus membagikan link live streamingmu ke media sosial mereka serta wajib menfollow semua akun media sosial yang mau miliki.

Strategi ini sudah banyak diterapkan oleh pelaku bisnis di era digital sekarang ini. Dan terbukti sangat ampuh untuk meningkatkan customer loyalty.

5. Penuhi ekspektasi pelanggan

Jika langkah keempat tadi berhubungan dengan langkah kedua, maka langkah kelima ini sangat erat kaitannya dengan langkah ketiga.

Faktanya, dua hal yang sering kali membuat pelanggan merasa kecewa terhadap suatu produk, yaitu pelayanan yang kurang baik atau barangnya tidak sesuai dengan yang diespektasikan sebagaimana di deskripsi produk.

Maka jangan pernah kecewakan pelanggan dengan dua hal tersebut, karena sekecil apapun itu akan berefek negative pada rating penjualanmu.

Kesimpulannya, kamu selaku pelaku bisnis harus semaksimal mungkin untuk terus bisa memenuhi ekspektasi dari pelanggan, agar mereka tidak beralih pada produk yang lain.

Pada dasarnya, untuk meningkatkan custumer loyalty tidak terlalu sulit dengan syarat kamu menjalankan bisnismu dengan konsisten profesional supaya pelangganmu tetap setia dengan produk-produk yang kamu tawarkan.

Ghufron Writer
3 bulan yang lalu
0

Jobnas.com-Suatu bisnis akan membutuhkan the Golden Circle dalam menjalani strategi dan membedakan diri dari kompetitor. Dilansir dari FourWeekMBA, teori ini digunakan untuk membantu bisnis mengidentifikasi tujuan mereka dan mengomunikasikannya kepada konsumen. Lantas, apa sih sebenarnya golden circle itu ? Yuk, simak penjelasan Jobnas.com berikut ini !

Pengertian Golden Circle

Secara definitif, golden circle merupakan teknik yang digunakan untuk mencari tujuan dari suatu bisnis maupun brand. Di samping itu, golden circle juga bisa digunakan untuk mencari tujuan dan motivasi pribadi.

Baca Juga: Inilah Perbedaan antara Remarketing vs Retargeting!

Dalam bisnis, golden circle akan membantu kamu untuk menemukan keinginan konsumen juga manfaat dan nilai yang kamu tawarkan.  Golden circle dideskripsikan dengan 3 lingkaran terfokus, dengan masing-masing lingkaran menggambarkan aspek tertentu dari diferensiasi pasar.

3 Pilar Golden Circle

Dikutip dari HMS, terdapat 3 pilar dalam golden circle yang perlu dipahami antara lain:

-What we do (apa yang kami lakukan): what dalam golden circle merujuk terhadap suatu produk maupun layanan yang ditawarkan oleh sebuah bisnis. Hal ini meliputi apa saja yang diproduksi oleh perusahaan.

-How we do (bagaimana kami melakukannya): how dalam golden circle adalah bagaimana tahapan sebuah bisnis membuat produk atau layanan yang sesuai dengan pasar dan konsumen.

-Why we do (kenapa kami melakukannya): why merupakan pilar utama dari golden circle, di mana pilar ini menjelaskan tujuan, sebab, dan kepercayaan yang ada pada sebuah bisnis. Ini juga menjadi alasan mengapa sebuah bisnis hadir, di samping untuk mendapatkan keuntungan. 

Simon Sinek dalam bukunya yang bertajuk Start With Why: How Great Leaders Inspire Everyone to Take Action, menyatakan bahwa banyak yang memulai bisnis dengan membuat produk dulu, baru kemudian menentukan tujuannya. Meski begitu, bagi Simon akan lebih baik untuk menentukan tujuan atau “why” terlebih dahulu dalam suatu bisnis.

Setelahnya bisa menentukan aspek “how” dan “what” dari pembuatan produk. Saat kamu memulai bisnis dengan mengidentifikasi tujuannya terlebih dahulu, ini akan memberi dorongan pada konsumen untuk mendukung tujuan brand. Oleh karena itu, bisnis akan otomatis  mendapatkan kepercayaan dan loyalitas dari konsumen.

Golden Circle dalam Perkembangan Bisnis dan Marketing

Golden circle akan membantu proses dan praktik marketing serta perkembangan bisnis sebuah brand berdasarkan karakteristiknya. Berikut ini merupakan contoh implementasi golden circle pada marketing yang perlu diketahui: 

1. Brand Mission (why)

Misi sebuah brand menjelaskan alasan mengapa brand tersebut hadir. Hal yang tak boleh dilupakan adalah bahwa dalam brand mission tidak termasuk memperhitungkan finansial dan keuntungan secara umum. 

Baca Juga: Mau tau Cara Jualan di Tiktok? Berikut 6 Strategi Marketing yang Efektif Jangkau Pelanggan Tiktok

Secara lebih personal, brand mission harus dirancang dengan baik dan positif untuk sebuah brand dan bisnis yang ingin terhubung dengan konsumennya. Brand mission dapat berupa penyelesaian masalah dan/atau isu yang dialami oleh konsumen secara luas. 

2. Brand Character (how)

Selanjutnya kamu harus fokus pada kebiasaan konsumen ketika tujuan dan misi sebuah bisnis sudah ditentukan.  Kebiasaan dan strategi suatu brand dikembangkan harus searah dengan tujuan yang akan dicapai agar supaya lebih efektif.  Brand dengan misi dan tujuan yang searah sama strategi serta kebiasaannya akan terkesan lebih autentik juga membawa aura positif. 

3. Brand Identity (what)

Identitas suatu brand merupakan sebuah bentuk fisik dari misi dan karakter yang ingin dibawa perusahaan.  Identitas brand meliputi produk, pelayanan, juga logo perusahaan serta elemen visual lainnya yang merepresentasikan perusahaan.

Baca Juga: Tingkatkan Popularitas Situsmu dengan Guest Blogging, Strategi Menulis di Situs Lain

Itulah penjelasan Jobnas.com mengenai golden circle yang perlu kamu ketahui. Hal yang tak boleh dilupakan adalah bahwa konsep golden circle merupakan salah satu yang mendeskripsikan bagaimana sebuah bisnis dapat menyediakan value yang maksimal bagi konsumen. Karena berkaitan dengan pesan dan cerita di balik adanya sebuah brand, golden circle sangat berguna untuk branding dan mengembangkan suatu bisnis. 

Iwan Bisa
3 bulan yang lalu
0

Jobnas.com – Untuk membantu meningkatkan search engine optimization atau seo, Google Chrome menawarkan banyak extension yang sangat membantu pekerjaan penggunanya.

Extension tersebut berbayar khususnya yang dengan fitur yang sangat lengkap. Namun, ada banyak extension yang terbilang lengkap dan bisa kamu manfaatkan secara gratis untuk mengetahui ranking sebuah situs, mencari keyword, memaksimalkan on-page SEO, dan lain sebagainya.

Berikut 10 rekomendasi chrome extension SEO gratis yang dibagi berdasarkan fungsinya, antara lain:

Rank Checking

Dalam dunia pemasaran online, peringkat atau ranking situs web di mesin pencari seperti Google memiliki peranan yang sangat penting. Semakin tinggi peringkat situs web Anda dalam hasil pencarian, semakin besar kemungkinan situs Anda ditemukan oleh calon pelanggan.

Melakukan Rank Checking atau memeriksa peringkat situs web Anda secara teratur adalah langkah yang krusial dalam strategi pemasaran online Anda.

Apa itu Rank Checking?

Rank checking adalah proses memeriksa posisi situs web Anda dalam hasil pencarian mesin pencari untuk kata kunci tertentu. Ini melibatkan memeriksa apakah situs web Anda muncul di halaman pertama, kedua, atau lebih dalam dalam hasil pencarian untuk kata kunci yang relevan dengan bisnis atau industri Anda.

Rank checking juga dapat melibatkan pemantauan perubahan dalam peringkat situs web Anda dari waktu ke waktu.

1. SEO Search Simulator by Nightwatch

SEO Search Simulator adalah chrome extension yang bisa memeriksa apakah URL-mu sudah masuk di 100 peringkat teratas Google.

Tools ini sangat berguna untuk melihat peringkat URL di berbagai belahan dunia sekaligus. Selain itu, kamu juga bisa melihat peringkat situs kompetitor.

2. SERPTrends SEO Extension

Jika ingin melihat dinamika situs di SERP Google, Yahoo, dan Bing, kamu bisa mencoba SERPTrends SEO Extension.

Dengan extension ini, kamu bisa melihat daftar situs yang naik atau turun di sebuah SERP.

Selain itu, kamu juga bisa melihat seberapa naik atau turun peringkat situs-situs tersebut.

Keyword Research

1. Keyword Surfer

Keyword Surfer adalah salah satu chrome extension SEO yang memiliki fitur sangat lengkap.

Dengan tools ini, seperti dikutip dari Neil Patel, kamu bisa melihat berbagai jenis insight di halaman pencarian Google.

Informasi insight tersebut akan muncul ketika kamu mencari suatu hal dengan keyword tertentu.

Rinciannya, kamu bisa melihat perkiraan traffic domain, volume keywords secara lokal maupun global, saran keywords, hingga jumlah backlink domain.

2. Keywords Everywhere

Keywords Everywhere disebut-sebut sebagai chrome extension SEO yang paling populer. Pasalnya, tools yang satu ini telah di-download oleh lebih dari 1 juta pengguna.

Apabila kamu melakukan pencarian di Google, Keywords Everywhere akan menunjukkan berbagai kata kunci yang berhubungan dengan keywords yang kamu cari.

Selain itu, kamu juga bisa mencari, mengekspor, dan melihat tren keyword dengan SEO tools fremium yang satu ini.

On-Page SEO

1. Free Backlink Checker by LRT

SEO tidak melulu tentang penggunaan keyword.

Lebih dari itu, kamu juga perlu memerhatikan hal-hal yang terdapat di dalam halaman situsmu. Hal itu disebut dengan on-page SEO.

Free Backlink Checker by LRT bisa jadi pilihan extension terbaik untuk mengoptimalkan on-page SEO.

Kamu bisa menganalisis hyperlink, memeriksa backlink yang rusak, tidak terverifikasi, dan sebagainya.

Tak hanya itu, kamu juga bisa mengekspor semua link yang ada di dalam suatu halaman ke dokumen CSV atau XLSX.

2. Hreflang Tag Checker

Hreflang adalah atribut HTML yang digunakan untuk menentukan bahasa dan target geografis suatu halaman website, seperti dikutip dari Ahrefs.

Sebagai contoh, kamu memiliki situs yang di dalamnya terdapat banyak halaman. Setiap halaman tersebut menggunakan bahasa yang berbeda.

Nah, Hreflang bertugas memberi tahu Google tentang penggunaan bahasa dan targetmu. Jadi, setiap halaman akan ditemukan oleh target yang sesuai.

Untuk mengoptimalkannya, kamu bisa menggunakan Hreflang Tag Checker.

Chrome extension SEO yang satu ini bisa membaca tag Hreflang dan menilai apakah URL-mu telah terdaftar di Google.

All-In-One

1. MozBar

MozBar merupakan chrome extension yang serba bisa. Tak heran, Search Engine Watch menjulukinya sebagai chrome extension SEO terbaik dibanding semua extension yang ada.

Dengan tools ini, kamu bisa melihat berbagai jenis analisis, mulai dari technical SEO, konten on-site, backlink, hingga engagement media sosial.

Menariknya lagi, kamu bisa mengekspor analisis SERP tersebut ke dokumen CSV.

2. Ahrefs SEO Toolbar

Ahrefs SEO Toolbar juga patut kamu pertimbangkan.

Dilansir dari HubSpot, Ahrefs mampu mengecek berbagai aspek di dalam situsmu, seperti keyword, SEO, link, dan ranking di SERP.

Lebih dari itu, kamu juga bisa melihat metrik halaman, domain, dan kata kunci yang digunakan.

Technical SEO

1. Google Lighthouse

Secara garis besar, Google Lighthouse bisa kamu manfaatkan untuk meningkatkan kinerja, kualitas, dan aksesibilitas aplikasi webmu.

Semua itu termasuk dalam aspek technical SEO.

Jika menggunakan Google Lighthouse untuk mengaudit situsmu, kamu akan mendapat laporan tentang kinerja website-mu.

Jadi, kamu bisa meningkatkan berbagai hal yang dinilai masih belum maksimal.

2. Link Redirect Trace

Link Redirect Trace adalah extension yang bisa menemukan URL dalam redirect chain atau rantai pengalihan, seperti 301, 302, dan JavaScript.

Selain itu, chrome extension yang satu ini bisa menganalisis SEO, SEO on-page, SEO off-page, dan SEO kompetitor.

Sepuluh chrome extension SEO di atas bisa membantumu menganalisis kinerja SEO situsmu. Jadi, kamu bisa memaksimalkan berbagai aspek yang selama ini masih kurang.

Selain menggunakan berbagai tools tersebut, tentu saja kamu tetap memerlukan pengetahuan yang mendalam soal SEO.

Iwan Bisa
4 bulan yang lalu
0

Jobnas.com – Pada dasarnya, ketika mendengar sebuah nama, di pikiran kita pasti terkonstruk pemikiran tentang tersebut , bukan? Nah, Saat mendengar nama merekmu, kira-kira, apa yang ada di pikiran audiens? Hubungan inilah yang kemudian dalam dunia Marketing disebut asosiasi merek atau brand association.

Sepintas, istilah branding itu biasa saja. Namun yang pasti, apa yang dihubungkan dengan merek bisa berpengaruh besar terhadap penjualan.

Berikut penjelasan lengkapnya. Simak sampai habis, ya!

Mengenal Brand Association

Seperti yang sudah disinggung di atas, asosiasi merek adalah koneksi di antara merek dan sebuah konsep. Hal ini dituliskan oleh Brand Marketing Blog.

Jadi, dalam kondisi ini, audiens tak sekadar melakukan brand recall. Mereka benar-benar sudah menghubungkan merekmu dengan sesuatu.

Contohnya adalah sebagai berikut:

  • Apple, mahal dan brended
  • Xiaomi, terjangkau
  • Aqua, air
  • Honda, mudah dicari spare part-nya
  • RRQ, Windah Basudara
  • dan lain-lain

Meski sekilas terlihat remeh tapi itu sangat filosofis, maka dari itu, asosiasi merek adalah hubungan yang harus kamu bangun. Dengan brand association bisa membuat bisnismu makin sukses di pasaran.

Dipertegas oleh Canto, koneksi ini bisa meningkatkan penjualan.

Sayangnya, brand association tak selalu terbangun positif. Sebab, tak jarang, merek dihubungkan dengan sesuatu yang negatif, seperti:

  • murah tapi kurang berkualitas
  • pernah punya skandal
  • banyak versi palsunya
  • dan lain-lain

Tentu saja, brand association negatif ini bisa menurunkan penjualan.

Jenis Brand Association

Berangkat dari pembahasan di atas, kamu tentu sudah paham bahwa merek bisa dihubungkan dengan apa saja, mulai dari harga hingga sifati dari jenis produknya, semua bisa diasosiasikan dengan brand.

Nah, selain itu, masih ada beberap yang bisa dihubungkan dengan merek, di antaranya adalah:

1. Hasil branding-mu

Tentukan branding produkmu dengan baik. Apakah yang kamu inginkan menjadikannya produk yang terlihat prestisius? Atau menjadikannya produk yang terjangkau?

Hal ini adalah hal yang bisa memengaruhi asosiasi merek.

Hal sekecil caramu membungkus produk, bagaimana pelayanan konsumenmu, dan hal lain yang kamu lakukan juga bagian darinya.

Salah satu contohnya adalah Xiaomi. Brand ini mencitrakan dirinya sebagai penyedia produk yang terjangkau.

2. Keunggulan merek

Setiap pelanggan tentu ingin mendapat yang terbaik. Meski begitu, kata terbaik itu sifatnya relative dan mereka memiliki standar masing-masing.

Ada yang mencari barang dengan kualitas bagus, ada pula yang mencari harga terjangkau.

Ini juga bisa menjadi entitas brand association. Untuk membangunnya, cobalah pikirkan kira-kira, apa yang akan didapat pelanggan jika membeli produkmu? Mahal atau terjangkau?

3. Sikap brand

Kadang kala, brand punya sikap tertentu atas sebuah isu. Misalnya, perusahaan kosmetik yang menawarkan produk vegan.

Contoh lainnya adalah toko online yang menggunakan plastik singkong, pabrik yang membuang limbah sembarangan, dan lain-lain.

Dari contoh tersebut, kamu sudah tahu jawabannya, bukan, brand association yang akan terbangun seperti apa dan bagaiamana efeknya.

4. Tokoh

Masih ingat dengan contoh brand ambassador tadi? RRQ, salah satu grub pro player game Mobile Legend yang ambasadornya adalah Windah Basudara? Nah, itu merupakan salah satu hal yang bisa dihubungkan dengan merek.

Itulah mengapa, brand yang dimiliki selebriti tertentu punya sebuah keunggulan. Sebab, sudah ada tokoh tertentu yang dihubungkan dengan merek tersebut.

Dari semua pembahasan di atas, yang perlu diingat adalah asosiasi merek adalah hal yang bisa mendongkrak penjualan. Jadi, jangan abaikan hubungan ini.

Enol Writer
4 bulan yang lalu
0

Jobnas.com – Digital marketing merupakan salah satu bidang yang memiliki prospek karier yang menjanjikan pada tahun 2017 menurut Forbes.

Namun, untuk bisa berkecimpung dalam dunia Digital Marketing, seseorang harus memiliki beberapa keterampilan khusus.

Sayangnya, tidak banyak kelas fisik yang menyediakan pelatihan menjadi digital marketer di Indonesia, sehingga pilihan untuk mengikuti kelas yang sesuai dengan jadwal dan kebutuhan terbatas.

Sebagai solusi, kursus online menjadi pilihan yang tepat bagi orang yang ingin mengejar karier sebagai digital marketer.

Daftar Platform Kursus Digital Marketing Terbaik

Berikut ini adalah beberapa platform yang menyediakan kursus digital marketing online terbaik.

1. Skillshare

Skillshare merupakan salah satu platform kursus online yang terbaik dan populer.

Bidang digital marketing merupakan salah satu yang tersedia di platform ini.

Pengajar yang tersedia di sini merupakan praktisi ahli dari perusahaan-perusahaan ternama seperti MailChimp.

Di sini, seseorang dapat belajar menjadi digital marketer dan memilih aktivitas marketing online yang ingin dipelajari lebih lanjut, seperti EDM, SEO, atau media sosial.

Materi yang diajarkan termasuk konsep marketing, guidelines, dan sumber daya praktis.

2. Udemy

Udemy merupakan platform kursus online terbesar di dunia yang telah memiliki jutaan siswa melalui puluhan ribu program yang tersedia, salah satunya adalah digital marketing.

Selain menyediakan kursus teknis seperti SEO dan Facebook Ads, Udemy juga menawarkan kursus yang berhubungan dengan perilaku dan psikis pelanggan.

Program yang tersedia di sini juga lebih terjangkau dibandingkan platform lain.

3. Alison

Alison adalah platform yang menyediakan ratusan program kursus gratis bagi partisipan di seluruh dunia, termasuk kelas di bidang digital marketing.

Seseorang dapat memilih program mulai dari yang dasar hingga yang lebih spesifik seperti kelas Google Analytics dari ratusan institusi internasional ternama.

Jika satu kursus tidak cukup, seseorang juga dapat mengambil kelas yang lebih komprehensif hingga meraih Diploma.

4. Open2Study

Open2Study merupakan platform yang didukung oleh Open Universities Australia (OUA) yang menawarkan program kursus secara gratis bagi partisipan dari seluruh dunia.

Digital marketing dan advertising adalah program yang paling banyak diminati.

Mereka telah memiliki total partisipan lebih dari 50.000 sejak pertama kali diluncurkan.

Di sini, seseorang akan belajar digital marketing secara umum, dengan mempelajari perkembangan media, berbagai bentuk konten kreatif, dan cara mengukur campaign secara efektif melalui channel yang berbeda-beda.

5. Social Media 101 by Constant Contact

Social Media 101 by Constant Contact adalah kursus online dari salah satu penyedia email marketing yang cocok untuk orang yang baru memulai karier di digital marketing, terutama jika seseorang ingin mengambil spesialisasi di bidang media sosial.

Di sini, seseorang akan mendapatkan tutorial tentang strategi membangun presensi di media sosial melalui Facebook, Twitter, LinkedIn, Instagram, Pinterest, dan Google+.

Baca Juga: Inilah Breadcrumbs untuk Navigasi SEO yang Wajib Dipahami Pegiat Digital Marketing

6. Google Digital Garage – Fundamental of Digital Marketing

Google Digital Garage merupakan program nirlaba yang dijalankan oleh Google bersama partner-partner lain.

Salah satu program yang tersedia adalah Fundamentals of Digital Marketing, yaitu kursus digital marketing online gratis yang mengajarkan materi tentang website, Google My Business, Search Engine Optimization (SEO), Search Engine Marketing (SEM), social media, email marketing, dan content marketing.

Tujuan kelas ini adalah memberikan ilmu dasar mengenai digital marketing yang bisa diikuti oleh siapa saja, mulai dari fresh graduate hingga profesional.

7. Google Analytics Academy

Google Analytics Academy adalah kursus digital marketing online yang tidak boleh dilewatkan. Kursus ini berisi bahasan spesifik tentang program web analytics. Dari Google Analytics Academy, seseorang akan mengetahui bagaimana Google Analytics sangat bermanfaat dalam aktivitas digital marketing melalui website yang dikelola.

8. HubSpot Academy – Free Inbound Marketing

HubSpot Academy merupakan salah satu penyedia kursus digital marketing secara gratis. Seseorang hanya perlu mendaftar sebagai member untuk mengikuti kelasnya. Khusus di HubSpot Academy – Free Inbound Marketing.

Seseorang akan belajar Inbound Marketing yaitu teknik pemasaran untuk menarik pelanggan ke produk dan layanan melalui content marketing, social media marketing, dan sebagainya.

9. Twitter Flight School

Twitter flight school menjadi salah satu kursus digital marketing online yang diselenggarakan oleh Twitter untuk mengedukasi para marketer dan agency.

Di sini, seseorang dapat mempelajari cara membangun brand awareness, meluncurkan produk, mendorong penjualan, dan berinteraksi dengan audiens di Twitter.

10. YouTube Creators Academy

Kursus online yang diselenggarakan oleh YouTube untuk membantu pelaku bisnis berkembang. Dengan mengikuti kelas online gratis ini, peserta diharapkan dapat mengembangkan keterampilan marketing yang dimiliki, mulai dari memahami ekosistem digital marketing, hingga menjadi ahli TikTok ads.

11. TikTok Business Learning Center

TikTok Business menjadi tempat kursus digital marketing online yang dis juga menyediakan kursus digital marketing online untuk membantu pelaku bisnis berkembang.

Dengan mengikuti kelas online gratis ini, peserta diharapkan bisa mengembangkan keterampilan marketing yang dimiliki, mulai dari mengerti ekosistem digital marketing, sampai menjadi ahli TikTok ads.

Selain itu, seseorang juga dapat bergabung dengan Jobnas untuk mendapatkan informasi terbaru seputar kursus, lowongan kerja, atau event di bidang digital marketing.

Setelah semuanya terselesaikan, seseorang dapat mempelajari lagi cara menulis CV yang efektif untuk bidang ini. Dengan begitu, peluang seseorang untuk bersaing dengan para profesional berpengalaman akan semakin besar.

Iwan Bisa
4 bulan yang lalu
0

Jobnas.com – Saat ini, siapapun bisa menjadi marketer professional asal ada kemauan dan usaha yang gigih. Banyak media yang bisa dijadikan sebagai tempat untum mempromosikan produknya. Salah satu caranya adalah dengan melakukan Live Streaming di facebook.

Fitur live streaming di Facebook sudah diluncurkan sejak tahun 2016 lalu, kehadiran fitur baru tersebut berhasil menarik lebih dari 3 miliar penonton. Tentunya hal ini merupakan peluang besar bagi para marketer untuk memanfaatkannya sebaik mungkin.

Bagi mereka, Facebook live streaming merupakan ladang yang menjanjikan untuk mempromosikan brand mereka dan membangun hubungan dengan para pelanggan secara real-time.

Nah, untuk kamu yang masih belum tahu apa itu Facebook live streaming dan bagaimana pula cara menggunakannya, alangkah baiknya simak terus artikel ini sampai selesai, ya.

Facebook Live Streaming

Sebelum masuk pada pembahasan tips dan cara yang baik menggunakan live streaming di Facebook, menjadi penting untuk kamu ketahui dulu apa itu Facebook live.

Berdasarkan definisi yang dikemukanan oleh Hubspot, Facebook Live adalah fitur streaming dari Facebook yang memungkinkan penggunanya untuk melakukan siaran langsung secara real-time dengan menggunakan kamera laptop ataupun handphone.

Fitur ini sangat bermanfaat bagi para pelaku bisnis untuk memasarkan produknya secara online.

Tak hanya sampai di situ, Facebook live juga membantu mereka untuk menjaga hubungan dengan audiens atau para pelanggan.

Sayangnya, hanya orang-orang yang melek informasi yang tahu tentang manfaat dari fitur ini.

Padahal, jumlah interaksi dengan audien ketika melakukan siaran langsung enam kali lipat dibandingkan dengan video Facebook biasa.

Artinya, dengan melakukan live streaming kamu bisa menjangkau lebih banyak penonton karena terbantu dengan algoritma Facebook

Sampai di sini sudah paham, bukan, bahwa dengan memanfaatkan fitur tersebut, seorang marketer berkemungkinan bisa memasarkan produknya dengan jangkauan yang lebih luas..

Cara Menggunakan Facebook Live Streaming

Selanjutnya adalah bagaimana menggunakan fitur facebook yang satu ini. Seperti media sosial yang lain, untuk melakukannya tidak terlalu sulit. Siapapun bisa melakukannya.

Namun untuk lebih jelasnya, luangkan waktu sejenak untuk membaca langkah-langkahnya, yaitu:

1. Klik “Video siaran langsung”

Kamu bisa mengakses facebook lewat aplikasinya langsung atau bisa juga lewat desktop.

Untuk kamu yang ingin live melalui Aplikasi Facebook, kamu tinggal klik buat postingan, lalu pilih menu “Video Siaran Langsung”.

Kamu juga bisa melakukan live streaming lewat desktop.

Jangan lupa untuk memberi izin pada Facebook untuk mengakses video dan audiomu agar live streaminnya bisa berjalan dengan baik.

2. Pilih audiens

Setelah itu, pilih pemirsa yang bisa melihat live streamingmu. Di sana ada lima pilihan pemirasa, yaitu Publik, Teman, Teman Kecuali, Teman Tertentu dan Hanya Saya.

 Caranya, tinggal klik “To/Kepada” atau langsung klik foto profilmu, lalu pilih audiens sesuai keinginan dan tujuang dari live streaming itu sendiri.

3. Tulis deskripsi live

Langkah selanjutnya adalah menambahkan deskripsi video. Hal ini perlu untuk dilakukan agar para audiens mengatahui grand plane dari siaran langsung itu. Usahakan pilihlah deskripsi yang menarik.

Sebagaimana yang disarikan dari Hubspot, deskripsi harus dibuat semarik mungkin agar orang-orang semakin tertarik untuk menyimak pembahasanmu.

4. Mengundang teman

Selanjutnya kamu bisa mengundang teman untuk lebih memeriahkan siaran langsungmu. Mereka akan terundang otomatis setalah kamu sudah mulai live. Kamu juga bisa menambahkan lokasi dan menggunakan filter yang disediakan oleh Facebook.

5. Klik start live video

Setelah semuanya dirasa cukup dan persiapannya sudah matang, selanjutnya klik tombol biru “Siarkan Langsung” untuk memulai live stream ing.

Nah, salah satu kelebihan live streaming di facebook, kamu bisa men-download dan mem-posting hasil live streaming-mu itu ke beranda.

Tips Melakukan Facebook Live Streaming

Setelah mengetahui apa iytu facebook live streaming dan cara mmemulainya, selanjutnya kamu harus tahu tips-tips yang baik ketika tengah melakukan siaran langsung.

Tujuannya agar bisa menarik perhatian audiens khususnya bagi kamu yang ingin memasarkan suatu produk.

Nah, berikut ini tips-tips yang perlu kamu lakukan, yaitu:

1. Buat Planing yang Matang

Sebelum melakukan sesuatu, kamu pasti seringkali membuat rencana, bukan? Begitu juga ketika ingin melakukan live streaming.

Planing tersebut harus dibangun berdasarkan tujuan yang ingin dicapai. Jangan lupa lupa buat catatan materi dan konten seperti yang ingin disampaikan dan ditunjukkan ketika siaran langsung.

2. Pastikan Koneksi Internet

Hal yang perlu kamu periapkan juga adalah memastikan koneksi internet agar saat tengah melakukan siaran langsung tidak terganggu dengan koneksi yang buruk.

3. Perkenalkan dirimu

Setelah memulai live, alangkah baiknya jika diawali dengan perkenalan diri. Perkenalkan dirimu kepada audiens dan jelaskan tujuanmu melakukan live streaming.

Usahakan perkenalan tersebut disampaikan dengan kalimat-kalimat persuasive. Karena awal video itu adalah moment penting menarik perhatian audiens.

4. Harus Percaya Diri

Percaya diri merupakan modal utama untuk menggapai sesuatu yang kita inginkan. Jangan pernah takut salah.

Semisal di pertengahan live streaming ada kata-kata yang salah, koneksi internet yang kurang bagus, kamera yang goyang dan lain sebagainya 

Jika terjadi hal demikian, jangan takut hingga menghilang percaya dirimu. Sikapi dengan tenang seolah-olah itu natural. Sebab ketika kita merasa takut dan kehilangan percaya diri, maka kamu akan melakukan kesalahan-kesalahan lain yang lebih fatal.

5. Ajak Audiens untuk Share Video

Agar siaran langsungmu semakin banyak yang menonton, jangan lupa untuk terus mengajak audiens untuk membagikan video live streamingmu ke akun media sosial mereka. Dengan begitu kamu bisa menjangkau audiens yang lebih banyak.

Nah, itulah penjelasan yang dapat mimin bahas tentang apa itu facebook live streaming, bagaimana memulainya dan tips-tips untuk melakukannya. Semoga bermanfaat!

Enol Writer
4 bulan yang lalu
0

Jobnas.com – Curriculum vitae (CV) adalah dokumen yang menjelaskan tentang latar belakang dan pengalaman kerja seseorang. Dalam bidang marketing, CV adalah salah satu alat yang penting untuk menunjukkan kemampuan dan pengalaman yang dimiliki oleh seorang calon pekerja.

CV merupakan salah satu bagian terpenting dari proses melamar pekerjaan, karena CV akan menjadi pertimbangan utama bagi perusahaan atau instansi yang sedang mencari kandidat untuk posisi yang dibutuhkan.

CV yang baik dan terorganisir dengan baik akan memberikan kesan yang baik bagi perusahaan dan meningkatkan peluang seseorang untuk diterima bekerja.

Jika kamu memiliki minat di industri marketing, kamu harus mempersiapkan CV yang menarik dan menyesuaikan dengan bidang yaitu CV bidang marketing.

Untuk itu, CV kamu juga menjadi branding dirimu sendiri ketika ingin melamar pekerjaan di bidang marketing. Nah, sebelum mengirimkan CVmu kepada tim HRD, ada baiknya kamu melihat tips-tips CV di bawah ini.

Berikut kriteria CV Marketing yang Baik

Dalam dunia pemasaran yang kompetitif, CV (Curriculum Vitae) yang menarik adalah kunci untuk memperoleh perhatian dari perusahaan-perusahaan terkemuka. Sebuah CV yang baik bukan hanya mencerminkan pengalaman dan keterampilan Anda, tetapi juga menonjolkan kemampuan pemasaran diri Anda. Berikut adalah beberapa kriteria yang dapat membantu Anda membuat CV marketing yang baik:

1. Personal Summary/Title

Dalam hal ini, CV menjadi hal pertama yang dilihat HRD. Untuk membuat CV marketing Anda berkesan di mata mereka, mulailah bagian ini dengan tiga kata terbaik yang menggambarkan diri Anda, namun tetap berhubungan dengan posisi terbuka perusahaan.

Hubungkan dengan minat dan pencapaian Anda. Total pencapaian Anda juga dapat digunakan sebagai highlight. Pada dasarnya, Anda perlu menunjukkan bahwa Anda profesional dan memiliki hasrat yang jelas.

Jika Anda dapat menulis paragraf pendek yang menarik dan efektif, perusahaan akan lebih percaya pada kemampuan Anda sebagai pemasar.

2. Pengalaman Relevan

Setiap pengalaman harus disertai dengan penjelasan uraian tugas masing-masing jabatan sebelumnya. Tim HRD mempertimbangkan kombinasi kinerja dan jumlah.

Misalnya, Anda melaporkan pekerjaan (aktivitas) yang dilakukan dan menjelaskan jumlah (angka) tujuan atau pencapaian pekerjaan.

Dari sana, pengalaman Anda dapat membuktikan kemampuan Anda untuk melakukan sesuatu dan mencapai tujuan Anda. Mencapai tujuan Anda sama pentingnya dalam CV pemasaran seperti halnya dalam pemasaran.

Dengan cara ini, pengalaman Anda dapat membuktikan kompetensi Anda untuk melakukan sesuatu dan mencapai tujuan, terutama jika Anda berurusan dengan kode pos setiap hari di bidang pemasaran.

Semakin jelas Anda menjelaskan poin-poinnya, semakin besar kemungkinan perusahaan akan mempekerjakan Anda.

Baca Juga: 11 Tempat Kursus Digital Marketing Paling Rekomendet 

3. Skills

Apa saja skills yang harus diperlukan oleh seorang marketer? Berikut merupakan beberapa key skills yang harus kamu miliki jika sedang membangun karier di bidang marketing.

Akan lebih baik jika kamu bisa mencantumkan skills berikut di CV bidang marketing yang kamu gunakan untuk melamar pekerjaan.

Interpersonal Communication

Ini benar-benar salah satu keterampilan yang harus dimiliki semua karyawan. Namun bagi seorang pemasar, keterampilan ini adalah kunci karier.

Anda harus mampu berkomunikasi secara efektif baik secara verbal maupun non verbal saat membangun kemitraan atau membangun relasi dengan klien.

Bagaimanapun, gaya komunikasi Anda sendiri menentukan hubungan di masa depan.

Writing Ability

Bukan hanya pidato yang bagus, seorang pemasar juga harus tahu cara menulis. Menjalankan profesi ini berarti Anda harus siap  berkomunikasi lewat tulisan, seperti menulis email (baik untuk networking maupun  campaign) dan konten untuk berbagai platform online maupun offline.

Digital Savvy

Zaman modern menuntut penggunaan platform digital di sebagian besar bidang pekerjaan, termasuk pemasaran. Apalagi sekarang ada yang namanya digital marketing.

Dengan demikian, seorang pemasar perlu mengidentifikasi penggunaan teknologi (perangkat lunak, platform online, dll.) yang terkait dengan industri ini untuk mengimplementasikan pemasaran produk untuk audiens mereka.

Kunci membuat CV untuk melamar ke pekerjaan marketing adalah kemampuan kamu dalam menunjukkan bukan hanya dari pencapaian tetapi juga antusiasme untuk menjadi bagian dari perusahaan tersebut.

Lebih baik lagi jika Anda memiliki track record di bidang pekerjaan marketing sebelumnya. Dapat berupa link atau portofolio yang bisa Anda cantumkan bersamaan dengan CV.

Dalam bidang marketing, beberapa kriteria yang biasanya dipertimbangkan dalam sebuah CV adalah:

  1. Pengalaman kerja di bidang marketing, termasuk posisi apa yang pernah diemban dan bagaimana kontribusi yang diberikan kepada perusahaan.
  2. Kemampuan menggunakan software marketing seperti Adobe Creative Suite, Google Analytics, dan sejenisnya.
  3. Kemampuan dalam menulis dan membuat konten yang menarik.
  4. Kemampuan dalam berkomunikasi, baik secara lisan maupun tulisan.
  5. Kemampuan dalam bekerja secara tim maupun mandiri.
  6. Kemampuan dalam mengelola proyek dan mencapai target.
  7. Kemampuan dalam mengikuti perkembangan terbaru dalam bidang marketing.
  8. Pendidikan formal di bidang marketing atau terkait.
  9. Kemampuan berbahasa asing, terutama bahasa Inggris.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa CV sangat penting dalam bidang marketing karena merupakan salah satu alat utama yang digunakan untuk menunjukkan kemampuan dan pengalaman seseorang dalam bidang tersebut.

Sebaiknya, pastikan bahwa CV Anda terdiri dari informasi yang relevan dan terupdate, serta tata letak yang rapi dan mudah dibaca.