Syarat dan Ketentuan Lowongan Kerja di Burger Bangor
Burger Bangor membuka lowongan untuk posisi Admin Finance Outlet – MRP Staff (Maintenance and Repair Program) – HR Staff. Loker Jogja di Burger Bangor ini dibuka sejak 2 Juli 2026.
Kualifikasi dan Persyaratan Kerja
Admin Finance Outlet
- Pendidikan minimal lulusan SMA, SMK, atau sederajat (pelamar dari jurusan Akuntansi lebih disukai).
- Memiliki kepribadian yang bertanggung jawab, teliti, jujur, dan komunikatif.
- Mampu mengoperasikan program Microsoft Excel atau Google Sheets dengan baik.
- Terbuka untuk lulusan baru (fresh graduate).
- Penempatan kerja di wilayah Yogyakarta.
MRP Staff (Maintenance and Repair Program)
- Pendidikan minimal lulusan SMA, SMK, atau sederajat.
- Mampu menguasai teknik pertukangan tingkat dasar (sipil, kelistrikan, atau perbaikan umum).
- Memiliki kepribadian yang jujur, bertanggung jawab, serta dapat bekerja sama di dalam tim.
- Bersedia untuk melakukan perjalanan dinas ke luar kota apabila diperlukan.
- Terbuka untuk lulusan baru (fresh graduate).
- Penempatan kerja berbasis di Office Burger Bangor Yogyakarta.
HR Staff
- Berpenampilan menarik, bersih, dan rapi.
- Pendidikan minimal lulusan SLTA, SMA, SMK, atau sederajat.
- Memiliki ketertarikan kuat serta pengetahuan dasar di bidang pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM).
- Mampu bekerja secara mandiri (individual) maupun berkolaborasi di dalam sebuah tim.
- Memiliki kepribadian yang jujur, rajin, teliti, disiplin, dan bertanggung jawab.
- Wajib berdomisili di wilayah Yogyakarta.
- Penempatan kerja di wilayah Yogyakarta.
Tugas dan Tanggung Jawab Utama (Khusus MRP Staff)
- Melakukan kunjungan berkala serta pemeriksaan fisik ke setiap unit outlet secara rutin.
- Melakukan tindakan perbaikan langsung di tempat (on-site repair) ketika terjadi kerusakan fasilitas di outlet.
- Melakukan pengecekan detail terhadap kondisi fasilitas operasional toko (seperti jaringan listrik, unit AC, lampu, sistem plumbing/saluran air, dan sejenisnya).
- Menjalankan program perawatan berkala (preventive maintenance) guna mencegah terjadinya kerusakan fasilitas yang dapat mengganggu operasional.
